Home Blog Page 1716

Kapolda Jatim: Saya Salut Dengan Kekompakan TNI Polri dan Pemda di Jatim

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkopimda Jatim, Minggu (11/7/2021) pagi, memberangkatkan bantuan Bakti Sosial Bhayangkara untuk Negeri. Bantuan beras yang dibagikan sebanyak 21 ton dan 42.000 paket sembako.

Bantuan ini akan dibagikan dan didistribusikan kepada masyarakat yang terkena dampak Pandemi Covid-19. Selain itu, bantuan tersebut juga dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim secara simbolis melepas bantuan yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, selain melaksanakan operasi yustisi, tentunya juga perhatian pemerintah, perhatian Panglima TNI dan Kapolri itu, diberikan juga dalam bentuk bakti sosial.

Hal ini dilaksanakan secara serentak di 38 kabupaten/ kota, yang dilaksanakan oleh 39 Polres/ Polresta jajaran polda Jawa Timur.

“Pelaksanaannya akan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama dengan tim kelurahan dan Satpol PP. Sasarannya tentunya kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi covid,” kata kapolda jatim, Irjen Nico Afinta, di mapolda jatim, Minggu (11/7/2021) pagi.

Lanjut Nico, bahwa dirinya salut dengan kekompakan anggota TNI Polri di jawa timur, Yang telah sinergi secara bersama-sama dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam penanganan Covid-19.

“Saya salut dengan kekompakan anggota TNI Polri dan Pemda di Jawa Timur. Yang selalu sinergi dalam penanganan Covid,” tambahnya.

Kami berharap, di masa Pandemi Covid-19 sekarang ini, masyarakat jawa timur, tetap mentaati aturan dengan menerapkan 5M. Yakni, jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan kurangi mobilitas.

“Sehingga pandemi ini bisa segera berakhir, dan aktifitas masyarakat bisa kembali normal, roda ekonomi bisa kembali berjalan,” tutup Kapolda Jatim. (tim)

Nyaris Remuk Dihajar Warga, Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Keboncandi

PASURUAN – Minggu, 11 Juli 2021 sore, unit Reskrim Polsek Keboncandi mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan/curanmor An. IM (21) warga Dsn Dongol Ds. Sibon Kec. Pasrepan Kab. Pasuruan.

IM diringkus Unit Reskrim Polsek Keboncandi atas sangkaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau pencurian kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud Pasal 363 KUHP.

Tersangka diringkus atas laporan Abd. Kodir warga Dsn. Podokaton Ds. Bayeman Kecamatan Gondangwetan Kab Pasuruan yang kehilangan motor Honda Vario 125 pada Minggu, 11 Juli 2021, sore yang terpakir di teras rumahnya.

Dalam laporannya, Abd Kodir menceritakan, sebelum kehilangan motornya yang terparkir di teras rumah dalam kondisi setir terkunci, dia melihat seorang mondar mandir disekitar rumah pelapor.

Tak berselang lama, kecurigaan korban pun terbukti. Dia mengetahui orang yang terlihat mondar mandir tersebut telah mengendarai motornya.

Sontak saja korban mengejarnya dan berhasil menarik kaos pelaku hingga pelaku terjatuh.

Akhirnya, korban dengan dibantu warga berhasil meringkus tersangka sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Polsek Keboncandi.

Dari penyidikan awal, diketahui aksi yang dilakukan tersangak dilakukan bersama temannya bernama Sikin (24), yang tinggal di Ds. Lemahbang Kec. Pasrepan Kab. Pasuruan.

Waktu itu Sikin berperan untuk menunggu di pinggir jalan menggunakan depeda motor Vega protolan warna hitam dan berhasil kabur dari kejaran warga. (tofa)

Musim Okmar Poktan Banyak Tanam Padi, Sebaliknya Musim Asep Jarang

BARITO UTARA-Bupati Barito Utara(Barut),H Nadalsyah bersama Kepala Dinas Pertanian(Distan), Syahmilludin A.Surapati, Kadis Lingkungan Hidup (LH),Ir Edy Nugroho dan Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan(KPP),Ir Sugeng.Melakukan monitoring tanaman padi sawah Inpari-30 yang telah berusia 42 hari,di Lahan Pertanian Kelompok Tani Mitra Laba Di Desa Paring Lahung,Kecamatan Montallat, Sabtu(10/7/2021). 

Monitoring ini untuk mengidentifikasi pengendalian hama atau organisme pengganggu tanaman,memeriksa tanah dan air serta kandungan logam atau mineral,juga memeriksa pengaflikasian bahan organik Demplot dari produk NASA.

Selain itu dilakukan juga, penebaran benih ikan papuyu,nila dan patin pada kolam yang tersedia di sekitar lahan persawahan.

Bupati Barito Utara, mengatakan lahan Kelompok Tani(Poktan) Mitra Laba Desa Paring Lahung,dapat dijadikan sebagai percontohan yang sangat baik,kolaborasi tanaman padi dan ikan. 

“Kedepannya kita akan tanami dengan tanaman sayuran dan palawija,jadi lengkap untuk kebutuhan keluarga di dapur,”kata Bupati.
 

Dengan bergandengan tangan bersama dalam mengelola lingkungan,membuka isolasi lahan percontohan untuk budidaya pertanian dan perikanan serta perkebunan sehingga dapat mewujudkan ketahanan pangan di Kabupaten Barito Utara,”sambungnya.

“Pemkab Barito Utara,melalui instansi terkait sesuai bidangnya akan mensupport dan mendukung upaya masyarakat,dalam turut serta mensukseskan pembangunan di Barito Utara. 

Untuk pertanian akan disupport oleh Dinas Pertanian,bidang perikanan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, infrastruktur oleh Dinas PUPR,dan bidang lainnya dengan instansi terkait yang membidanginya,”jelas Bupati. 

“Semoga apa yang kita lakukan dapat mewujudkan Kabupaten Barito Utara,yang Kuat dengan masyarakatnya yang sehat dan pertumbuhan ekonominya kian meningkat,”harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Barito Utara,Syahmiludin A. Surapati.Mengatakan, bahwa Dinas Pertanian ini sangat mendukung dari sisi teknis terkait penanaman dan hal  lainnya.

“Alhamdulillah Barito Utara, untuk musim tanam Asep ditahun 2021 dilahan persawahan seluas 1.000 hektar,”kata Syahmiludin. 

Dijelaskan Syahmiludin, biasanya pada musim tanam Okmar yang banyak petani menanam padi. Sedangkan dimusim Asep sangat jarang yang menanam padi.Sistem pengairan yang digunakan yakni sistem pompanisasi, dimana saat ini masih menggunakan diesel sebagai penggerak pompanya.  (SS).

Hari Minggu, Petugas Gabungan Patroli Sasar Tempat Wisata dan Keramaian Umum

LUMAJANG – Untuk menyikapi pemberlakuan PPKM daruat guna menekan penyebaran Covid-19, petugas gabungan melaksanakan patroli ke tempat wisata di wilayah Kabupaten Lumajang, Minggu (11/7/2021).

Patroli Petugas gabungan melibatkan Polres Lumajang, Kodim 0821, Satpol PP, dan Dishub Lumajang menyasar ke tempat wisata dan tempat keramaian di wilayah Kabupaten Lumajang.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta mengatakan, operasi yustisi penerapan PPKM darurat dilaksanakan pemantauan ditempat wisata guna memastikan tidak adanya aktifitas ditempat wisata selama berlakunya PPKM Darurat.

“Hasilnya tempat wisata Siti Sundari, dan pemandian Selokambang tutup tidak ada pengunjung,” ungkapnya.

Selain memantau tempat wisata, Petugas memberikan himbauan kepada pengelola wisata agar tidak buka sampai masa berlakunya PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021.

“Tujuannya ini adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lumajang,” ujarnya.

Selama kegiatan patroli, petugas gabungan juga mensosialisasikan PPKM darurat dan mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan. Imbauan tersebut disampaikan menggunakan pengeras suara di sepanjang rute patroli.

Namun ditengah perjalanan tepatnya di Pasar Hewan Senduro petugas gabungan mendapati lima warga tidak menggunakan masker dan di berikan peringatan serta di beri masker.

“Petugas memberikan himbauan agar jaga jarak, dan tetap menggunakan masker,” ujar Ipda Andrias Shinta.

Ia menyampaikan, PPKM darurat merupakan upaya pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19. Sehingga masyarakat harus berperan aktif menyukseskan PPKM darurat yang berlangsung pada tanggal 3 – 20 Juli 2021.

“Saat ini, kami melaksanakan pengawasan, penertiban, dan imbauan, bahkan memberikan sanksi kepada pelanggar prokes,” tegas Shinta. (Hum)

Bupati Hendy beserta Istri Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi bagi Warga Jember

JEMBER – Bupati Jember H. Hendy Siswanto didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Jember Kasih Fajarini meninjau pelaksanaan vaksinasi kepada warga Jember yang dilaksanakan di Lingkungan Ledok, Kelurahan Jember Kidul Kecamatan Kaliwates, Sabtu (10/07/2021).

Pelaksanaan vaksinasi covid-19 ini, dilaksanakan guna mengantisipasi lonjakan kasus positif virus Corona di Kabupaten Jember.Bupati Hendy mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. telah menerima tambahan dosis vaksin dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim.

“Beberapa hari lalu vaksin habis di Jember, Alhamdulillah saat ini kami sudah mendapatkan vaksin datang 26 ribu vaksin, monggo silakan warga Jember untuk melakukan vaksin, gratis semuanya,” seru Bupati Hendy.

Bupati lalu melanjutkan peninjauan pelaksanaan vaksinasi dan swab test kepada seluruh atlet Persid Jember yang dilaksanakan di Pendopo Wahyawibawagraha.

Bupati Hendy meminta,seluruh masyarakat Jember untuk melakukan vaksinasi, agar terbentuk Herd Immunity dalam tubuh untuk menangkal virus covid-19.Bupati juga mengatakan agar kita jangan sampai lupa berdo’a kepada Tuhan agar pandemi covid -19 ini segera berakhir.

“Dan jangan lupa kita juga harus ikhtiar secara ilahiyah dengan perbanyak berdoa, meminta kepada Allah SWT supaya pandemi Covid-19 ini segera dicabut dengan kuasa-Nya, Amin,” pesan Bupati Hendy.

Pelatih Persid Jember Riono Asnan mengatakan,selain rutin berlatih pelaksanaan vaksinasi dan swab test ini merupakan bagian dari persiapan timnya untuk berlaga di Liga 3 yang akan dilaksanakan pada tahun ini untuk memastikan para pemain dan pelatih dalam keadaan sehat dan bebas covid-19.

“Selain rutin berlatih, kita juga wajib memastikan pemain kita dalam keadaan sehat dengan divaksinasi dan swab sekarang ini,” kata Riono.(yas)

Sebanyak 23 orang pemain dan juga 4 orang pelatih persid mendapatkan vaksin dan melaksanakan swab test. Setelah pemain dan pelatih melakukan skrining kesehatan. (tim)

Tak Kunjung Ditepati, Korban Calo Tanah Segera Tindaklanjuti Ulah Oknum BPN Melalui Jalur Hukum

PASURUAN – Lagi-lagi, Fauzi, warga Desa Krajan Oro Bulu, Kecamatan Rembang, kembali merasa dikecewakan oleh Theresia, oknum BPN Kota Pasuruan yang menjadi calo pengurusan sertifikat tanah miliknya.

Diberitakan sebelumnya rencana Fauzi untuk memiliki sertifikat tanahnya melalui Theresia yang sudah hampir 4 tahun lamanya, tak kunjung selesai karena diduga ada unsur penggelapan atau penipuan yang dilakukan oleh Theresia.

Dugaan itu muncul karena Fauzi merasa dipermainkan oleh oknum BPN tersebut, yang berjanji akan mengembalikan biaya pengurusan tanah sebesar 13,5 juta menggunakan surat perjanjian yang telah dibuatnya bersama salah satu pria yang mengaku sebagai anggota lembaga/LSM bernama Anshori.

Perlu diketahui bahwa beberapa waktu lalu telah terjadi pertemuan/mediasi yang diinisiasi oleh Anshori perihal masalah tersebut, antara Theresia dan perwakilan Fauzi, yakni Qomarudin dari LSM Penjara Indonesia, dengan Anshori sebagai saksi.

Dalam mediasi tersebut disepakati bahwa Theresia akan mengembalikan uang sebesar 13,5 jt yang sudah diberikan Fauzi kepada dirinya hingga batas akhir tanggal (1/5/2021) yang terlampir di surat pernyataan yang mana Anshori selaku dari pihak Theresia sebagai saksi di surat tersebut.

Namun kenyataannya, hingga batas waktu perjanjian yang telah disepakati bersama itu, Theresia tidak juga menepatinya.

Bahkan, Fauzi merasakan, Theresia cenderung berbelit-belit saat disinggung soal perjanjian itu.

Sebelumnya, Fauzi merasa dirinya tertipu oleh oknum pegawai BPN yang juga berperan sebagai calo dan sepertinya tidak ada itikad baik untuk penyelesaian masalah tersebut.

Hingga akhirnya, Theresia berjanji akan mengembalikan semua biaya yang telah dikeluarkan Fauzi untuk pengurusan sertifikat tanah pada bulan Mei, namun hingga memasuki bulan Juli, belum juga ditepati.

Masih pada berita sebelumnya, Theresia saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut melalui chat WA pada Minggu (02/05/2021) menyampaikan, dirinya mohon maaf karena belum bisa menepati janjinya pada Fauzi. Yakni mengembalikan uang Fauzi senilai 13,5 juta Rupiah.

“Karena yang janji (orang lain) ke aku pada awal bulan ternyata sampai sekarang meleset,” kilah Theresia.

Sementara itu, salah satu anggota LSM Penjara Indonesia, Qomarudin menyampaikan bahwa perbuatan Theresia ini merupakan tindak pidana penipuan dan penggelapan.

Sedangkan terkait perjanjian pengembalian, imbuh Qomaruddin, Theresia telah wanprestasi.

“Jadi saya berasumsi, pelanggaran pidana dan perdata dilakukan oleh Theresia,” ujar Qomaruddin.

Bahkan, masih kata Qomaruddin, pelanggaran administrasi juga terjadi karena dia sebagai PNS merangkap sebagai calo pengurusan sertifikat tanah.

“Segera akan kita konsultasikan masalah ini ke Polres Pasuruan, termasuk juga Badan Pertanahan Nasional Provinsi, biar masalah ini segera selesai dan tidak timbul korban lain akibat perbuatan Theresia,” pungkas Qomarudin. (tim)

Ribuan Banser dan Komunitas Disuntik Vaksin Covid-19 di Polresta Sidoarjo

SIDOARJO – Sebanyak 2.000 anggota banser yang ada di Sidoarjo disuntik vaksin Covid-19 di Polresta Sidoarjo, Minggu (11/7/2021). Selain ada dari Banser, peserta vaksinasi juga dihadiri komunitas, netizen ILS dan warga Sidoarjo.

Yusron, dari Banser Sidoarjo mengatakan antusias dirinya bersama anggota Banser lainnya untuk mengikuti Vaksinasi Covid-19 begitu tinggi. “Kami ucapkan terima kasih kepada Polresta Sidoarjo yang memfasilitasi vaksinasi untuk Banser. Dan kami siap mensukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah dalam menangani pandemi,” ujarnya.

Upaya percepatan terbentuknya herd immunity melalui serbuan vaksinasi di tengah pandemi Covid-19, memang terus dilakukan pemerintah bersama TNI-Polri. Polresta Sidoarjo kembali menyediakan Gerai Vaksin Presisi di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo.

Di lokasi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan bahwa upaya percepatan vaksinasi Covid-19 merupakan gerak bersama Pemerintah dan TNI-Polri untuk percepatan target vaksinasi 60-70 % penduduk indonesia menuju herd immunity di tengah pandemi covid 19. Polresta sidoarjo menggelar beberapa gerai vaksin dengan target sasaran 1000/hari.

Usai masyarakat disuntik vaksin, Kapolresta Sidoarjo menghimbau agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan. Patuhi segala aturan pencegahan Covid-19, apalagi saat ini kita sedang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. “Patuhi protokol kesehatan 6M dan tetap di rumah saja,” tambahnya. (tim)

Forkopimda Jatim Lepas Baksos Bhayangkara Untuk Negeri

SURABAYA – Forkopimda Jawa Timur, berangkatkan bantuan Bakti Sosial Bhayangkara untuk negeri, di Mapolda Jatim pada (11/7/2021). Bantuan tersebut nantinya akan di distribusikan kepada masyarakat yang terkena dampak secara langsung pandemi covid-19.

Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti, hadir dalam rangka melaksanakan pelaksanaan baksos Bhayangkara Untuk Negeri, hal ini menjadi bagian dalam penanganan PPKM darurat yang saat ini dilaksanakan.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Jatim secara simbolis melepas bantuan yang didistribusikan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa, di masing – masing kelurahan. Bantuan dalam rangka Bakti Sosial Bhayangkara untuk negeri ini sebanyak 21 ton beras, dan 42.000 paket sembako, dan di berikan kepada masyarakat yang membutuhkan, atau yang mengalami dampak langsung pandemi covid-19.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan. Selain melaksanakan operasi yustisi, tentunya juga perhatian pemerintah, perhatian Panglima TNI dan Kapolri itu, diberikan juga dalam bentuk bakti sosial.

Hal ini dilaksanakan secara serentak di 38 kabupaten / kota, yang dilaksanakan oleh 39 Polres Polresta di jajaran Jawa Timur.

“Pelaksanaannya akan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama dengan tim kelurahan dan Satpol PP. Sasarannya tentunya kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi covid,” jelasnya Kapolda Jatim usai melepas pendistribusian bantuan.

Harapannya Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta petugas kelurahan yang berada di garda terdepan, bisa mengecek siapa saja masyarakat yang terkena dampak.

Kapolda juga mengajak kepada masyarakat Jatim bersama – sama menghadapi covid ini, karena yang paling penting adalah peran serta masyarakat, yaitu dengan disiplin prokes.

“Sementara ini kami mohon untuk tetap di rumah, karena covid masih ada di sekitar kita,” pesannya Irjen Pol Nico Afinta.

Pasalnya saat ini juga tidak sedikit personil TNI, Polri dan tenaga kesehatan yang terpapar covid-19 setelah melaksanakan tugas. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mematuhi aturan dan mematuhi protokol kesehatan.

“Saya kira kalau masyarakat mau aktif bersama-sama dengan kami, dengan cara diam di rumah melaksanakan 5M, covid ini bisa kita lalui. Ingat disiplin tetap menjadi bagian penting,” tandasnya Kapolda Jatim dihadapan awak media.

“Ayo meneng nang omah disek, (ayo diam di rumah dulu), ayo jaga kesehatan kita dengan masyarakat 5M. Saya kira penting untuk kita semua menjalankan hal tersebut. Saya ucapkan terima kasih juga seluruh tim yang telah bekerja dengan baik,” pungkasnya Jenderal Polisi asli Suroboyo ini. (tim)

Polri-TNI Pasuruan Bagikan Sembako untuk Warga yang Terdampak Covid-19

PASURUAN – Polisi dan TNI membagikan paket sembako bagi warga Pasuruan yang terdampak Penyebaran Covid-19 menerima bantuan sosial (bansos). Paket sembako berupa beras, mie instan, gula pasir, telur dan minyak goreng.
Paket sembako langsung dibagikan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K, M.Si, dengan mendatangi satu per satu para pedagang Klontongan, Warung Kopi, Tukang becak dikawasan Plaza Bangil

Kehadiran Polri dan TNI sungguh mengejutkan warga saat membuka pintu rumah yang didatangi. Paket sembako yang diberikan sontak membuat mereka gembira.

“Terima kasih Pak Kapolres untuk bantuannya,” ucap Sokhib, yang tinggal di Da. Kolursari, Kec. Bangil , itu.

Shohib mengaku, dirinya merupakan keluarga yang terdampak karena mata pencaharian sehari hari sebagai sopir angkutan semakin sepindan nutut untuk bayar setoran dan Alhamdulillah pagi ini bisa menghemat pengeluaran belanja

Sementara Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Sl menuturkan, ada sebanyak 350 paket sembako yang dibagikan kepada keluarga yang tidak mampu dan membutuhkannya

“Menjadi tugas kami,” membantu warga yang membutuhkan dan Ada 350 paket sembako yang kita bagikan dengan sasaran warga yang tidak menerima bantuan sosial,” ungkap Frendriz kepada penerima di sela pembagian paket sembako semoga bermanfaat, Minggu (11/7/2020).

Mantan Kapolres Bondowoso ini mengaku, pihaknya juga menyiapkan beras, ratusan dus mie instan, gula pasir, telur, dan minyak goreng sebagai cadangan yang siap distribusikan kepada warga yang ditemukan belum menerima bantuan sosial di tengah pandemi Corona ini.

“Semua akan distribusikan secara bertahap, sampai semua masyarakat bisa terakomodir. Jika ada masyarakat yang membutuhkan sembako, bisa langsung menyampaikan ke Polsek untuk segera kami respon.

Apalagi dalam dalam.kurun waktu dua Minggu ini, telah dilaksanakan PPKM Darurat. Masyarakat yang membutuhkan bahan pangan bisa cepat menginfokan ke Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa agar kami bisa berupaya dan Berkoordinasi dengan Stick holder Pasuruan untuk memenuhinya

Kodim 0819 bersama Polres Pasuruan terus menghimbau kesadaran masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Pasuruan

“Sekaligus dengan pembagian paket sembako, kami menghimbau masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah untuk mengikuti protokol kesehatan. Seperti disiplin menerapkan PPKM Darurat, menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah,” pungkas Erick. (tim)

Diduga Gangguan Mental, Pria Mengaku Raja Ngamuk Ancam Lapor ke PBB

BEKASI – Seorang pria diduga mengalami gangguan mental, mengaku sebagai Raja dari Kerajaan Sunda Asia mengamuk di bengkel las depan PT Indo Beras Unggul.

Kejadian itu tepatnya di jalan Rengasbandung KM 60, Desa Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Selasa (6/7/2021).

Selain merusak beberapa sepeda motor yang terparkir di sebuah bengkel las tersebut, ia pun mengancam akan melaporkan kejadian ini ke PBB. Tak jelas pula apa yang ingin dilaporkannya.

“Saya orang yang direkayasa penyakit dan negara ini sedang diawasi oleh PBB,” kata Pria tersebut.

Atas peristiwa itu, anggota linmas segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan segera membawanya ke kantor Polsek Cikarang Timur.

Anggota Unit Reskrim Polsek Cikarang Timur Bripka Anggi Berrindo mengatakan untuk mengantisipasi amukan warga, pria yang diduga memiliki gangguan mental tersebut dibawa ke tempat rehabilitasi.

“Tadinya warga mau bawa ke kantor Desa, saya khawatir si Bapak tersebut mengamuk di desa lalu diamuk masa akhirnya saya bawa ke Polsek Cikarang Timur. Kita sedang koordinasi dengan Satpol PP,” kata Anggi kepada wartawan. *