Home Blog Page 1773

Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pemdes Sumberanyar bagikan Insentif RT, RW dan BPD

BONDOWOSO – Kegiatan
pembagian honor insentif RT,RW dan Badan Permusyawarahan Desa (BPD) bertempat di Aula Desa Sumberanyar kecamatan Jambesari kabupaten Bondowoso Selasa( 11/04/2021).

Nampak hadir Kepala Desa Sayidi S.Sos beserta Perangkat Desa Sumberanyar, Bhabinkamtibmas,
Bhabinsa setempat Bapak Trans dan Ketua RT, RW dan BPD sewilayah Desa Sumberanyar.

Kegiatan tersebut
tetap mentaati protokol kesehatan Covid 19, kegiatan ini berjalan dengan situsi, aman dan lancar tidak ada kendala apapun.
Penyerahan insentif honor tersebut sangat terbuka jujur di perlihatkan di saat pembagian dan di saksikan oleh Babinsa Sumberayar dan semua RT,RW sewilayah desa Sumberanyar.

Menurut keterangan Kades Sayidi S.Sos Penerima insentif sebayak 19 orang Ketua RT, 4 orang Ketua RW dan anggota BPD 7 orang.

Pembagian honor harus mengikuti peraturan dan sesuai dengan daftar hadir absensi untuk penerima honor tersebut sesuai nama dan tanda tangan RT, RW tidak bisa di wakil kan oleh siapa pun.(Sy/Dar)

OTT Bupati Nganjuk Wujud Sinergitas KPK dan Polri yang Pertama Kali

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Polri bersinergi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dalam kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk. 

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan penangkapan Bupati Nganjuk ini merupakan wujud sinergitas pertama kalinya KPK dan Polri dalam mengungkap perkara korupsi yang melibatkan kepala daerah.

“Ini pertama kali dalam sejarah KPK dan Bareskrim Polri bersinergi mengungkap kasus dugaan suap kepala daerah,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Argo menjelaskan, lembaga antirasuah dan Korps Bhayangkara bersinergi mulai dari pelaporan, penyelidikan, pengumpulan data, sampai OTT bersama-sama.

“Sinergitas antar lembaga penegak hukum ini akan terus dilakukan dan dipertahankan agar jauh lebih baik lagi,” ungkap jenderal bintang dua itu.

Diketahui, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat ditetapkan sebagai tersangka setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan KPK bersama
Bareskrim Polri di Ngajuk, Jawa Timur, Senin (10/5/2021). Turut disita sejumlah uang.

Selain bupati, enam orang lainnya juga ditetapkan tersangka. Mereka adalah Camat Pace Dupriono (DR), Camat Tanjungnaom Plt. Camat Sukomoro Edie Srijato (ES), Camat Berbek Haryanto (HY), Camat Loceret Bambang Subagio (BS), mantan Camat Sukomoro Tri Basuki Widodo (TBW), dan Ajudan Bupati Ngajuk M. Izza Muhtadin. (tim)

Antisipasi Covid 19, Pemkab Lunajang Menutup Tempat Wisata

LUMAJANG – Untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19 pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkeputusan akan menutup tempat-tempat wisata secara keseluruhan.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengatakan, penutupan itu merupakan langkah-langkah Pemkab dalam mencegah terjadinya kerumunan/keramaian pada perayaan hari raya, sebab hal tersebut sangat beresiko terhadap penularan Covid-19.

“Pemerintah yang memiliki tugas utama untuk memberikan jaminan kepada kesehatan masyarakat dan kelangsungan penanganan yang berkenaan dengan Covid-19, maka kami jajaran Forkopimda berkeputusan bahwa tempat wisata kami tutup,” katanya, pada Konferensi Pers di Lobi Pemkab Lumajang, Senin (10/5/2021).

Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya bersama TNI dan Polri akan melakukan pengamanan dan pengawasan untuk mengantisipasi apabila ada pengunjung ke lokasi wisata.

“Nanti akan ada pengamanan dan pengawasan dari TNI, Polri serta Satpol PP Lumajang,” pungkasnya. (red).

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat Terjaring OTT KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Minggu, 9 Mei 2021. Penangkapan Novi diduga karena suap beli jabatan di pemerintahan kabupaten (Pemkab) Nganjuk, Jawa Timur.

“Diduga TPK (tindak pidana korupsi) dalam lelang jabatan,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi, Senin (10/5/2021).

Adapun Novi merupakan Bupati Nganjuk periode masa jabatan 2018-2023, Novi yang berpasangan Marhaen Djumadi berhasil menjadi pemenang Pilbup Nganjuk 2018 dengan mengantongi 303.195 suara, keduanya diusung oleh PDIP, PKB dan Partai Hanura.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria kelahiran Nganjuk, 2 April 1980 itu merupakan lulusan sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Islam Balitar pada 2005. Kemudian, Novi melanjutkan pendidikan magister dengan mengambil Studi Magister Manajemen di Universitas Islam Kadiri pada 2006.

Sebelum menjadi kepala daerah, dia tercatat pernah menduduki jabatan tinggi di perusahaan bidang properti hingga sawit, selain menjadi Bupati Nganjuk, Novi juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur 2021-2026.

Kendati begitu, DPP PKB membantah bahwa Novi adalah kadernya. PKB pun berharap tidak lagi disebut dan dikaitkan dengan penangkapan Bupati Nganjuk oleh KPK.

“Dengan adanya bukti link video tersebut, saya mohon keberadaan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat tidak dikait-kaitkan dengan PKB,” ujar Sekretaris Gerakan Sosial dan Kebencanaan DPP PKB Luqman Hakim dalam keterangannya, Senin.

Novi disebut mempunyai 36 perusahaan, yang semua dirintis sejak masih duduk di bangku SMA.

Novi Rahman dikenal cukup aktif berorganisasi. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Real Estate Indonesia Kediri sejak 2010 hingga 2015, dia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris dan Bendahara di PBI Kediri.

Sebelum menjabat Bupati Nganjuk, karier Novi Rahman cukup moncer sebagai pengusaha. Novi tercatat pernah menjadi Kepala Wilayah KSP Tunas Artha Mandiri Jawa Timur (2003-2005); Direktur HRD KSP Tunas Artha Mandiri (2005-2007), Direktur Utama Tunas Artha Mandiri (2007-2016).

Tak hanya itu, Novi juga pernah menjabat sebagai Komisaris Bidang Pengembangan Bisnis PT Tunas Terafulk Line (2010-2018), Ketua Umum KSU Kembang Wijaya Kusuma (2008-2018), Komisaris Utama PT Putra Mandiri Real Estate (2008-2018), Komisaris Utama PT Putra Mandiri Plastik (2008-2018), Komisaris Utama PT Putra Mandiri Sawit (2011-2018), serta Direktur Utama PT Putra Mandiri Jaya (2006-2018).

Sebagai informasi, KPK mengamankan sejumlah uang saat menangkap Bupati Nganjuk. Tim KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status Novi.(Tim)

Selama Ramadan, Polres Pasuruan Amankan 21 Pecandu Narkotika dan Tembak Mati Bandar

PASURUAN – Jelang datangnya hari raya Idul Fitri, Polres Pasuruan menggelar pres release kasus narkotika, Senin (10/5) siang. Ada puluhan tersangka berhasil diamankan pihak polres.

Total ada 21 tersangka narkotika yang berhasil diamankan selama hampir satu bulan terakhir atau saat bulan Ramadan. “Itu dari 17 perkara atau surat laporan,” terang Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan S.IK.

Dari 21 tersangka itu, barang bukti yang diamankan yakni ada sabu dengan berat 74,9 gram. Kemudian ada juga senjata api rakitan beserta enam peluru aktif.

Senjata tersebut adalah milik dari bandar sabu dengan inisial B alias Arip, atau biasa disapa Abah dan Boy. Dia merupakan warga asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Dia ditangkap di daerah Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, pertengahan April lalu.

Ketika hendak diamankan di tempat tinggalnya tersebut, Arip memilih melarikan diri ke belakang rumahnya. Dia memasuki wilayah hutan.

Tak mengenal menyerah petugas kemudian terus memburunya. Saat itu petugas lanjut memberikan tembakan peringatan yang diarahkan ke udara sebanyak enam kali.

Namun, Arip tetap tak menghiraukan peringatan petugas ini. Dia justru berusaha menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam jenis kujang.

Akhirnya terpaksa Arip dilumpuhkan dengan ditembak pada bagian kaki. Saat tertembak itu Arip langsung terjatuh dan membentur bebatuan tubuhnya.

Setelah itu petugas kemudian coba membawanya ke rumah sakit Bhayangkara di Porong, Sidoarjo. Namun, sayang nyawanya tak tertolong.

Dari tersangka Arip petugas mengamankan beberapa barang bukti seperti 73 gram sabu, dan satu kardus klip untuk wadah sabu. Selain itu ada juga 13 STNK, 2 BPKB. Sementara untuk senjata api yang ditemukan yaitu sebuah senapan angin kaliber 5,5 mm, satu pistol rakitan dan tujuh butir peluru kaliber 32. “Dan ada lima sajam,” imbuh perwira dengan pangkat dua melati ini.

Selain bandar sabu, pelaku memiliki jejak rekam kejahatan lain sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan. Tertangkapnya Arip ini setelah dua pelaku lain dengan inisial IM dan S tertangkap sebelumnya lebih dahulu. (qomar)

Tim Supervisi Mabes Polri, Lakukan Pengecekan Penerapan Prokes di Tempat Wisata Jawa Timur

BATU- Sambut perayaan Idul Fitri, Tim Supervisi Mabes Polri melakukan pengecekan dan pemantauan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat – tempat wisata, hal ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung pada saat libur lebaran.

Tim Supervisi Mabes Polri di pimpin oleh Irwasum Polri, Komjen Pol Agung Budi Maryoto, bersama Kakorsabhara Polri, Irjen Pol Nanang Avianto dan Irjen Pol Luki Ardiansyah, melakukan kunjungan di tempat – tempat wisata Jawa Timur, didampingi Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, bersama Pejabat Utama Polda Jatim serta seluruh Kapolres Malang Raya.

“Tim Supervisi Mabes Polri dibagi ke Polda – Polda, karena ini sudah mendekati di hari-hari terakhir puasa tentu pasca Idul Fitri biasanya banyak yang berkunjung ke tempat wisata,” ujarnya Komjen Pol Agung Budi Maryoto, usai melakukan kunjungan di tempat wisata Museum Angkut, Batu. Senin (10/5/2021).

Dalam kunjungannya, Tim Supervisi melakukan pengecekan penerapan Prokes di tempat wisata, dari mulai pintu masuk hingga penyediaan tempat isolasi bagi pengunjung yang suspek covid-19.

“Oleh karena itu, kita cek standar protokol kesehatan di lokasi – Lokasi wisata, dan alhamdulillah tadi hasil pengecekan kami di Taman Safari Prigen, kemudian di Jatim Park 3 dan Moseum Angkut sudah memenuhi standar SOP dari satgas covid, yang kita harapkan,” papar Katim Supervisi Mabes Polri, Irwasum Polri. Komjen Pol Agung Budi Maryoto.

Lebih lanjut, Katim Supervisi Mabes Polri ini menekankan kepada Manajemen tempat wisata, untuk memperhatikan di setiap krumunan. Oleh karena itu harus bekerja sama antara Manajemen dengan satgas Covid-19 di masing-masing daerah.

“Tetap harus mewaspadai kerumunan-kerumunan kalau pengunjung berlebih. Agar itu harus bekerja sama antara dengan manajemen dengan satgas covid untuk bisa menjaga protokol kesehatan Intinya gitu,” Pungkasnya Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Irwasum Polri.

Sementara dalam kunjungannya di tempat wisata di kawasan Batu ini, Katim Supervisi Mabes Polri juga memberikan bantuan berupa masker kepada manajemen, untuk dapat mencegah penyebaran virus Covid-19 tempat wisata. (tim)

Pejabat Utama Polda Jatim dan Polres/ta Jajaran Terima Pengarahan dari Irwasum Mabes Polri

SURABAYA – Tim supervisi Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, Senin (10/5/2021) pagi, memberikan pengarahan Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jatim, yang dilaksanakan di ruang Rupatama, Mapolda Jawa Timur.

Pengarahan yang diberikan oleh Irwasum Polri, terkait dengan Operasi Ketupat Semeru 2021.

Hadir dalam giat tersebut, Kakorsabhara Baharkam Polri, Widyaswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri, Wakapolda Jatim, Irwasda Polda Jatim, Kabaginfolog Rojianstra Slog Polri, Kabagdukminops Robinops Sops Polri, Pejabat Utama Polda Jatim, Kasubbagdastik bagpullahjianta Rodalops Sops Polri dan Kapolrestabes/Resta/Res Jajaran Polda Jatim secara virtual.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta menjelaskan, bahwa situasi kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Jatim saat ini kondusif. Ditandai dengan menurunnya angka kriminalitas serta perkembangan penanganan Covid-19 melalui PPKM Mikro efektif menekan laju angka penularan Covid-19.

“Polda Jatim telah melaksanakan Rapat koordinasi Lintas Sektoral dengan Forkopimda yang telah menjadi landasan dalam mengeluarkan kebijakan sehingga selaras dengan kebijakan Pemerintah,”jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Senin (10/5/2021) pagi.

Hasil pelaksanaan Rapat koordinasi Lintas Sektoral dengan Forkopimda yaitu, telah diterbitkan Surat Edaran Gubernur Jatim No 451/10180/012.1/2021 tentang pelaksanaan sholat Idul Fitri 1442 H / 2021 dimasa pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

“Kami telah memploting anggota di titik penyekatan yang ada di Wilayah Hukum Polda Jatim. Meliputi 8 (delapan) titik penyekatan perbatasan dengan Jawa Tengah, satu titik penyekatan perbatasan dengan Pulau Bali, 45 titik penyekatan exit tol, 20 wilayah aglomerasi dan titik penyekatan di tujuh Rayon,” lanjut Nico.

Sementara itu Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, Irwasum Polri Selaku Katim Supervisi Mabes Polri dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021, mengingat meningkatnya angka kematian Personil Polri yang terpapar Covid-19, agar diingatkan kepada personil yang melaksanakan tugas di lapangan tetap mematuhi protokol kesehatan dan melengkapi perlindungan diri.

“Wilayah Jawa Timur merupakan salah satu wilayah rawan bencana alam, maka dari itu perlu diantisipasi dan dikoordinasikan dengan Forkopimda Jatim terkait kesiapan siagaan personil apabila sewaktu waktu dibutuhkan,” pungkasnya. (tim)

Kapolri Sebut Kebijakan Larangan Mudik untuk Lindungi Masyarakat

BREBES – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan Operasi Ketupat 2021 di Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (9/5/2021). Dalam tinjauan ini, Kapolri ditemani Ketua DPR Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Kapolri menyebut secara keseluruhan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dengan melakukan penyekatan mudik berjalan dengan baik. Ia mengakui bahwa penyekatan mudik memang membuat masyarakat tidak nyaman.

“Namun hal ini dilakukan untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular varian baru virus COVID-19,” kata Sigit.

Menurutnya, tugas kepolisian adalah menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Untuk itu, ia meminta masyarakat memahami kebijakan larangan mudik agar kasus COVID-19 tak lagi meningkat.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, penyekatan kendaraan dilakukan dengam ditambah pemeriksaan protokol kesehatan pengendara.

“Penyekatan dilakukan juga di hotel dan tempat wisata agar tidak menyebar COVID,” katanya.

Mantan Kapolda Banten ini juga mengucapkan terima kasih atas pengertian masyarakat dan kerja keras anggota di lapangan yang berperan aktif menekan penyebaran COVID-19.

“Terima kasih atas kerjasamanya dengan partisipasi pengertian masyarakat dan  kerja keras anggota di lapangan,” katanya. (tim)

Pejabat Utama Polda Jatim dan Polres/ta Jajaran Terima Pengarahan dari Irwasum Mabes Polri

SURABAYA – Tim supervisi Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, Senin (10/5/2021) pagi, memberikan pengarahan Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jatim, yang dilaksanakan di ruang Rupatama, Mapolda Jawa Timur.

Pengarahan yang diberikan oleh Irwasum Polri, terkait dengan Operasi Ketupat Semeru 2021.

Hadir dalam giat tersebut, Kakorsabhara Baharkam Polri, Widyaswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Lemdiklat Polri, Wakapolda Jatim, Irwasda Polda Jatim, Kabaginfolog Rojianstra Slog Polri, Kabagdukminops Robinops Sops Polri, Pejabat Utama Polda Jatim, Kasubbagdastik bagpullahjianta Rodalops Sops Polri dan Kapolrestabes/Resta/Res Jajaran Polda Jatim secara virtual.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta menjelaskan, bahwa situasi kamtibmas di Wilayah Hukum Polda Jatim saat ini kondusif. Ditandai dengan menurunnya angka kriminalitas serta perkembangan penanganan Covid-19 melalui PPKM Mikro efektif menekan laju angka penularan Covid-19.

“Polda Jatim telah melaksanakan Rapat koordinasi Lintas Sektoral dengan Forkopimda yang telah menjadi landasan dalam mengeluarkan kebijakan sehingga selaras dengan kebijakan Pemerintah,”jelas Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Senin (10/5/2021) pagi.

Hasil pelaksanaan Rapat koordinasi Lintas Sektoral dengan Forkopimda yaitu, telah diterbitkan Surat Edaran Gubernur Jatim No 451/10180/012.1/2021 tentang pelaksanaan sholat Idul Fitri 1442 H / 2021 dimasa pandemi Covid-19 di Jawa Timur.

“Kami telah memploting anggota di titik penyekatan yang ada di Wilayah Hukum Polda Jatim. Meliputi 8 (delapan) titik penyekatan perbatasan dengan Jawa Tengah, satu titik penyekatan perbatasan dengan Pulau Bali, 45 titik penyekatan exit tol, 20 wilayah aglomerasi dan titik penyekatan di tujuh Rayon,” lanjut Nico.

Sementara itu Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, Irwasum Polri Selaku Katim Supervisi Mabes Polri dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2021, mengingat meningkatnya angka kematian Personil Polri yang terpapar Covid-19, agar diingatkan kepada personil yang melaksanakan tugas di lapangan tetap mematuhi protokol kesehatan dan melengkapi perlindungan diri.

“Wilayah Jawa Timur merupakan salah satu wilayah rawan bencana alam, maka dari itu perlu diantisipasi dan dikoordinasikan dengan Forkopimda Jatim terkait kesiapan siagaan personil apabila sewaktu waktu dibutuhkan,” pungkasnya. (tim)

Picu Kerumunan Massa di JLS, Polres Lumajang Amankan Komunitas Sound System

LUMAJANG – Kurang dari 24 Jam jajaran Polres Lumajang berhasil mengamankan puluhan orang pemilik kendaraan truk yang dilengkapi sound system, Minggu (9/5/2021) malam

“Kami telah berhasil mengamankan sebanyak 32 orang pemilik kendaraan truk yang dilengkapi dengan sound system,” ujar Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho

Ke 32 orang pemilik kendaraan yang telah dikantongi identitasnya diamankan polisi dirumahnya masing-masing, ada juga yang di tempat kerjanya, kemudian dibawa ke Polres Lumajang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini hingga hari Senin (10/5/2021) pukul 02.00 Wib ke 32 pemilik kendaraan tersebut kami amankan bekerja sama dengan Polsek dan Reskrim. Hari ini mereka akan di proses lebih lanjut,” ujar Bayu Halim Nugroho.

Diketahui, kerumanan massa yang dilakukan komunitas Sound System dilakukan di Jembatan Jalan Lintas Selatan (JLS) Selowangi Perbatasan Desa Selokanyar Kecamatan Pasirian dengan Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Kab.Lumajang, Minggu (9/5/2021).

Kemudian petugas gabungan Polsek Pasirian dan Tempeh membubarkan kerumunan massa yang dilakukan oleh komunitas Sound System.

Sementara menurut Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta, Pembubaran kerumunan massa menggunakan sound system dilakukan, setelah warga menginformasikan ke polsek adanya kerumunana yang menggunakan sound system dan meresahkan warga sekitar.

“Setelah mendapatkan laporan warga, petugas Polsek Pasirian dan Polsek Tempeh menuju lokasi langsung membubarkan kerumunan massa yang tidak sesuai prokes,” ujarnya. (tim/red)