Home Blog Page 1796

Tanggap Bencana, Polres Lumajang Salurkan Makanan Siap Saji Pada Warga Terdampak Gempa Bumi

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si kembali menjadikan rumah dinasnya sebagai dapur umum, Sabtu (10/4/2021).

Hal itu sebagai wujud kesigapan pasca terjadinya bencana gempa bumi, dimana sejumlah wilayah di Kabupaten Lumajang, turut terdampak. Rumah tempat tinggal warga rusak, hingga sejumlah warga dikabarkan meninggal dunia.

“Malam ini, personil Polres Lumajang membuat dapur umum kembali, seperti halnya kemarin saat banjir di Kabupaten Lumajang,” ucap Kapolres Lumajang melalui Paursubbag Humas Ipda Andrias Shinta, di hari yang sama.

Paursubbag Humas menambahkan, dapur umum tersebut menyiapkan makanan jadi ( siap saji ). Hal itu menyesuaikan kondisi terkini di wilayah terdampak bencana, agar masyarakat mudah tanpa harus memasak terlebih dahulu.

“Ini kami lakukan terus, tadi sudah kami alokasikan ke warga Pronojiwo. Hasil pantauan, Tempursari yang paling banyak, namun terlalu jauh, kita jangkau Pronojiwo terlebih dulu, baru besok dilanjut ke Tempursari,” imbuh Shinta.

Terus berpacu pihaknya saat ini, selain menyalurkan tersebut di atas, pihaknya juga menyalurkan beras sebanyak 55 karung, mie instan 16 dos, selimut 20 biji. Juga melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam sisi penanganan bencana lebih menyeluruh.

“Dapur umum ini digelar hingga beberapa hari ke depan sambil melihat perkembangan situasi penanganan dampak bencana gempa,” ujar Shinta.

Seperti halnya diketahui bersama, Gempa Magnitudo melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur, satu diantaranya Kabupaten Lumajang, sore tadi.

Meski hanya hitungan detik, gempa bumi berkekuatan 6,7 skala richter itu cukup menghebohkan warga.

Dikutip dari akun Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) terkini, pusat gempa bumi terjadi di kedalaman laut 25 KM, 90 KM Barat Daya Kabupaten Malang Jawa Timur. Atau tepatnya di Lok:8.95 LS,112.48 BT.

Tidak berpotensi terjadi tsunami, akan tetapi gempa bumi tersebut menyebabkan kerusakan tempat tinggalnya warga, hingga korban jiwa.

Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah

JAKARTA – Mabes Polri menegaskan, FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP Muhammadiyah. Sebaliknya FA merupakan anggota organisasi Jamaah Islamiyah (JI) Yogyakarta.

“Kami ingin meluruskan pemberitaan yang menyebutkan terduga teroris FA adalah pengurus PP Muhammadiyah itu tidak benar. Memang strategi JI adalah membenturkan pemerintah dengan organisasi agama yang ada agar terjadi konfik,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Argo, hasil dari penyidikan, FA merupakan anggota kelompok teroris JI yang berperan cukup vital. Dia diketahui orang yang melakukan doktrinisasi terhadap anggota kelompoknya. “Yang bersangkutan melakukan perekrutan beberapa orang untuk masuk kedalam organisasi JI dan melakukan I’dad atau pelatihan militer dan mendaki Gunung Lawu yang merupakan salah satu tahapan persiapan dalam aktifitas terorisme kelompok ini,” beber Argo.

Sebagai catatatn, FA melakukan perjalanan ke Turki untuk membangun komunikasi dan jaringan terhadap tokoh-tokoh Al Qaeda dan terkait erat dengan strategi oraganisasi mereka yaitu mendukung gerakan terorisme global.

Sebelumnya, tim Densus 88 menangkap FA di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (8/4/2021) bersama istrinya DM seusai pulang dari Turki. (tim)

Kapolri: Silahturahmi dengan Ulama Jangan Pernah Putus

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan gedung baru Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Tajul Falah, Banten, Sabtu (10/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Sigit menegaskan, sejak dirinya menjabat Kapolda Banten hingga Kapolri saat ini, tali silahturami dengan para ulama dan tokoh masyarakat tidak pernah putus sedikitpun.

“Saat menjabat kapolda banten dan silaturahmi tidak pernah putus. Walaupun saat ini posisi saya jauh namun tali silaturahmi dengan para ulama tetap terjaga,” kata Sigit saat meresmikan gedung baru Ponpes Tajul Falah.

Sigit juga menyatakan bahwa, peran dan sentuhan dari tokoh agama di tengah Pandemi Covid-19 dewasa ini sangat diperlukan. Tujuannya agar masyarakat bisa bergandengan tangan dalam memutus mata rantai virus corona.

“Dengan adanya pandemi ini mari kita gandeng tangan bersama sama mengatasi pandemi ini, jauhkan rasa dengki rasa ini dengan yang lain, walaupun negara kita terdiri dari berbagai kemajemukan mari kita semua saudara membangun bangsa ini,” ujar Sigit.

Tak lupa, Sigit menekankan, kunjungannya ke Banten juga sekaligus memastikan bahwa perhatian dan kecintaannya kepada seluruh ulama dan tokoh masyarakat tersebut tidak pernah hilang.

“Hari ini sebenarnya ini temu kangen bernostalgia saja dengan sahabat-sahabat saya dengan alim ulama yang selama ini selalu bersama-sama. Walaupun saya sudah Jarang bertemu dengan sahabat-sahabat saya ulama Banten namun kecintaan saya terhadap ulama-ulama Banten tidak akan pernah pudar,” papar eks Kabareskrim Polri itu.

Dalam peresmian itu, Sigit dikalungi oleh serban putih oleh alim ulama. Ia juga diberikan kesempatan untuk menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian gedung Pesantren tersebut. (tim)

Sambut Bulan Suci Romadhon, Warga Kampung Tumpangsari Dusun Bangelan Adakan Pengajian

MALANG — Warga RW 02 yang terdiri dari RT 06, 07, 08, Kampung Tumpangsari Desa Bangelan Kecamatan Wonosari , 9 April 2021, mengadakan pengajian umum, kegiatan tersebut untuk menyambut datangnya bulan suci Romadhon 1442 Hijriyah.

Semua warga tersebut dengan antusias mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh Kyai Abdullah, SPd.I, yang merupakan pengasuh pondok pesantren Rakyat Al-Amin dari Sumberpucung tersebut, dapat memberikan ilmu serta pengetahuan tentang makna puasa Romadhon.

Sebelum acara inti, sebelumnya diadakan tahlil bersama warga, dilanjutkan kegiatan anak didik TPQ Baitul Mu’min yang berbaur dengan anak remaja dusun Tumpangsari.

Kepala desa, serta seluruh perangkat setempat, ikut hadir dalam kegiatan tersebut, disamping itu ada tamu kehormatan anggota DPRD Kabupaten Maalang, Sutrisno Murdi, SH.

Ketua panitia ,Suliadi, yang didampingi oleh Yaseri menyampaikan dalam kegiatan tersebut telah disepakati bersama, bahwa dalam bulan Romadhon untuk kegiatan tahlil bergilir dihentikan dan akan dilaksanakan kembali sehabis hari raya Idhul Fitri.

Diuraikan juga, jika seluruh masyarakat kampung Tumpangsari dalam dalam kegiatan tersebut sangat kompak dan saling bahu membahu sehingga kegiatan bisa berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan dalam menyongsong bulan suci ini dapat berjalan lancar”, Ungkap Suliadi.

Meskipun dalam pengajian yang diikuti oleh jemaah tahlil, baik laki laki dan perempuan dari kampung Tumpangsari Dusun Bangelan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan.( midi).

Larangan Mudik, Kapolda Jatim Siapkan Titik Pos Di Perbatasan

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, bersama Pejabat Utama Polda Jatim, dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Sabtu (10/4/2021) melakukan kordinasi dengan jajaran di Polresta Banyuwangi, guna menyambut lebaran Idul Fitri terkait larangan mudik dari Pemerintah.

Ada tiga hal yang disampaikan, diantaranya penanganan Covid-19 dan terkait dengan tugas-tugas pokok di dalam program presisi Bapak Kapolri, serta dalam rangka mengantisipasi bulan Ramadhan dan tentunya nanti ada lebaran.

Pemerintah sudah mengeluarkan himbauan dan larangan untuk melaksanakan mudik. Titik-titik pos sudah dibuat dari hasil rapat dengan Mabes Polri bersama jajaran Polda. Diantaranya adalah Polda Jateng, Polda Jatim dan Polda Bali.

“Kami sudah membuat tujuh titik yang masuk ke wilayah Jawa Timur, dan berkoordinasi dengan jajaran Polda Jateng maupun Polda Bali,” jelas Kapolda Jatim dihadapan awak media.

“Itu yang paling penting di sini adalah Pelabuhan Ketapang. Kami sudah berkoreksi juga dengan Polda Bali, kami akan menentukan beberapa titik di situ. Sehingga harapannya masyarakat yang Masuk itu adalah orang-orang yang bekerja hanya untuk sembako. Sedangkan yang lain harap mengikuti himbauan dari pemerintah untuk tidak melaksanakan mudik,” Lanjutnya.

Kita ketahui bahwa covid masih ada di sekeliling kita. Masih ada orang yang jatuh, sakit bahkan meninggal karena covid.

“Mari sama-sama kita ikuti apa arahan dari pemerintah, sehingga kita semua bisa menjaga diri. Jaga diri, jaga keselamatan kita masing-masing,” pesan Kapolda Jatim.

Penerapan sistem penyekatan juga akan dulakukan, guna melakukan pemeriksaan surat-surat kepada pengguna jalan atau masyarakat yang akan melakukan perjalanan luar kota maupun Provinsi.

“Kami akan menerapkan sistem penyekatan, sehingga kalau misalkan mereka tidak dilengkapi dengan surat atau misalkan rekomendasi pekerjaan terkait dengan sembako, maka kita kembalikan, jadi harus balik. KTP-nya nanti dicek, suratnya yang di bawa itu di dicek, pada titik nanti mau masuk ke Banyuwangi pasti suruh kembali kalau dari arah dari Bali. Dan dari Bali pun juga sudah pasti mengecek. Kita sudah sepakat sehingga nanti yang masuk itu ngecek sekilas,” paparnya.

“Kami juga yang dari Banyuwangi mau ke Bali itu kita cek juga. Sehingga harapan dengan masing-masing menerapkan hal ini tentunya pergerakan itu akan dikurangi kerumunan juga akan dikurangi. Dan tentunya kalau kerumunan dan pergerakan dikurangi, otomatis penyebaran covid juga bisa kita tanggulangi,” Pungkasnya. (tim)

Launcing Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua

KEDIRI – Kapolres Kediri Kota AKBP. Eko Prasetyo, S.H, S.I.K, M.H, melaunching program Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua di Ruang Rupatama, Jumat (9/4/2021).

Kapolres mengucapkan terimakasih kepada pelajar dan mahasiswa yang menuntut ilmu di wilayah kediri kota, lantaran telah membantu Polres Kediri Kota ikut berperan dalam penanganan covid-19 dan menciptakan situasi harkamtibmas yang aman dan kondusif selama ini.

Kapolres juga menyampaikan, bahwa akan ada kegiatan sosial yang melibatkan pelajar dan mahasiswa papua.

“Kedepan akan ada kegiatan sosial yang di lakukan Polres Kediri Kota, yang melibatkan peran serta para pelajar dan mahasiswa papua, antara lain dalam kegiatan sosial gotong royong dan kegiatan lainnya,” tandasnya.

Diharapkan dengan dilaunchingnya Orang Tua dan Anak Asuh Pelajar Papua ini, hubungan antara warga papua dan masyarakat kediri semakin harmonis.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Kediri Kota AKBP Eko Prasetyo, S.H, S.I.K, M.H, Dandim 0809 Kediri di wakili Kasdim, Walikota Kediri di wakili Kadinsos, Verawati Ginting (orang tua asuh mahasiswa papua), Pendeta Suhariono (orang tua asuh pelajar ADEM), Sri Minarsih (koordinator pendamping pelajar ADEM), Perwakilan pelajar dan mahasiswa Papua.

Kegiatan di akhiri dengan penyematan orang tua asuh dan pemberian doorprize dari Polres Kediri Kota untuk pelajar dan mahasiswa Papua. (tim)

From Perjuangan Mahasiswa Lakukan Aksi Tolak Rencana Penambangan Fosfat

SUMENEP – From Perjuangan Mahasiswa (FPM) menolak upaya pemerintah memberikan ruang bagi pengusaha asing untuk melakukan penambangan fosfat melalui revisi RTRW.

Mereka melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD dan Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (7/4/2021) karena penambangan fosfat dinilai akan merugikan rakyat Sumenep.

Penolakan itu terlihat dari protes keras yang terpampang pada poster bertuliskan “Tambang Fosfat Malapetaka Bagi Petani”.

Dalam aksinya mereka meminta agar pemerintah menggagalkan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang akan menambah wilayah penambangan fosfat.

“Kami menolak rencana penambangan fosfat, karena objek penambangan fosfat merupakan wilayah pertanian. Sedangkan kehidupan warga Sumenep mayoritas sebagai petani,” teriak orator aksi, Ariya Dinda Nurmala Putri.

Aktivis FPM berjanji akan terus mengawal rencana penambangan fosfat di Sumenep, karena jika akan dibiarkan legal, warga akan mendapatkan dampak negatifnya.

Aksi yang berlangsung damai dengan pengawalan ketat aparat kepolisian setempat dimulai dari Kantor DPRD Sumenep dan berlanjut ke Kantor Bupati. Setelah puas menyampaikan aspirasinya, mereka membubarkan diri dengan tertib. (tim)

13 SMA Sederajat Diduga Palsukan Data Siswa, Berikut Sanksi Diberikan Cabdin

SUMENEP – Sebanyak 13 SMA sederajat di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diberi sanksi pemblokiran lantaran diduga memalsukan data siswa dan abai terhadap pembuatan laporan penggunaan keuangan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) wilayah Sumenep, Syamsul Arifin membenarkan dugaan kasus ini. Data yang tercatat dari 13 lembaga tersebut semuanya berdomisili daratan. Rinciannya, 3 SMA dan 10 SMK.

Sebagai tindakan tegas, 13 lembaga itu sudah sempat dilakukan pemblokiran. “Selama pemblokiran, lembaga itu tidak mendapatkan bantuan berupa BOS maupun BPOPP,” terangnya, Kamis (8/4/2021).

Tidak dijelaskan olehnya, sudah berapa lama kasus tersebut dilakukan, namun katanya sanksi pemblokiran 13 lembaga SMA sederajat itu katanya sudah dibuka kembali.

“Masing masing kepala sekolah sudah kami panggil. Pihak pengelola juga sudah berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serup. Dan sudah ada kesepakatan jika itu diulangi akan kembali berstatus blokir,” tegasnya.

Masing-masing lembaga saat ini katanya, sudah sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Pihaknya sudah merekomendasikan kembali untuk mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan (BPOPP). (tim)

Mudik Lebaran, Polda Jatim Akan Lakukan Penyekatan di 7 Titik Perbatasan

BANYUWANGI – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara, dan Forkopimda Banyuwangi, Jumat (9/4/2021) sore, melakukan peninjauan Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi Dalam Rangka Pengecekan Kesiapan Penyekatan Arus Mudik Untuk Mencegah Penularan Covid-19.

Peninjauan ini dalam rangka melakukan pengecekan kesiapan kebijakan pemerintah terkait dengan himbauan untuk tidak melakukan mudik lebaran pada tahun 2021.

“Kami Melaksanakan Peninjauan Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi Dalam Rangka Pengecekan Kesiapan Penyekatan Arus Mudik Untuk Mencegah Penularan Covid-19,” jelas Kapolda Jatim, usai meninjau pelabuhan, Jumat (9/4/2021) sore.

Ditambahkan, selain meninjau kesiapan kebijakan mudik di pelabuhan ketapang, juga melihat dan mengecek Pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam rangka penanganan Covid-19 yang ada di beberapa pos serta pelaksanaan Vaksinasi.

“Saya bersama forkopimda banyuwangi mengecek kesiapan vaksinasi dan pelaksanaan Prokes,” tambahnya.

Selain itu untuk mudik lebaran pada tahun ini, akan dilakukan penyekatan yang bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 dan memastikan jalur distribusi kebutuhan pokok tetap lancar. Sementara untuk penyekatan akan dibagi menjadi tujuh rayon antara lain, Rayon Banyuwangi, Rayon Malang, Rayon Kediri, Rayon Madiun, Rayon Surabaya, Rayon Mojokerto dan Rayon Madura.

“Akan dilaksanakan sosialisasi secara masif terkait giat penyekatan yang akan dilaksanakan di Jawa Timur agar masyarakat mengetahui lebih awal,” urainya.

Dalam peninjauan tersebut, selain didampingi oleh forkopimda Banyuwangi, kapolda jatim juga didampingi oleh GM ASDP Ketapang, untuk meninjau fasilitas yang ada di pelabuhan. Diantaranya, Pengecekan kesiapan Pos Digital sebagai sarana untuk memantau apabila ada kendaraan yang memasuki wilayah Jawa Timur.

“Pengecekan jalur penumpang untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, Pengecekan kelayakan kapal dan pengecekan pos penyekatan (pintu keluar ASDP Ketapang,” sebutnya.

Selain itu, penyekatan sendiri bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 dan memastikan jalur distribusi kebutuhan pokok tetap lancar. Sementara untuk penyekatan akan dibagi menjadi tujuh rayon antara lain, Rayon Banyuwangi, Rayon Malang, Rayon Kediri, Rayon Madiun, Rayon Surabaya, Rayon Mojokerto dan Rayon Madura.

“Akan dilaksanakan sosialisasi secara masif terkait giat penyekatan yang akan dilaksanakan di Jawa Timur agar masyarakat mengetahui lebih awal,” tutup kapolda jatim. (tim)

Kapolda Jatim Terima PWI Jatim Award Kategori ‘Special Award’ dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Terbaik

SURABAYA – Bertempat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Drs. Sungkono mewakili Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, S.H., M.H. menerima PWI Jatim Award, dalam rangka puncak rangkaian HUT Hari Pers Nasional & Persatuan Wartawan Indonesia Tingkat Jawa Timur yang ke – 75, pada hari Jum’at, 9 April 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Unsur Forkopimda Jawa Timur, Ketua PWI Jawa Timur, Kepala Rumah Sakit Lapangan Covid 19, para Rektor Perguruan Tinggi Jawa Timur, Dewan Kehormatan dan Pakar Persatuan Wartawan Jawa Timur dan para undangan lainnya.

Kategori PWI Jatim Award yang dianugerahkan kepada Kapolda Jatim yaitu, “Special Award”. Dalam kontribusinya bersama dengan unsur Forkopimda Jatim lainnya dan elemen masyarakat berhasil menangani Pandemi Covid-19 di Wilayah Jatim dengan baik.

Selain dianugerahkan kepada Kapolda Jatim, PWI Jatim Award tersebut dianugerahkan kepada dua orang tokoh Nasional dan 20 orang dari berbagai tokoh Jatim lainnya. Diantaranya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur, Kajati Jatim Muhammad Dofir, Ketua Pengadilan Tinggi Jatim Herri Swantoro dan Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Tokoh Agama, Bupati/ Walikota, serta perwakilan Rektor.

“Kami terus mohon dukungan kepada unsur Forkopimda dan masyarakat terhadap media massa sebagai sumber yang dapat dipercaya karena sudah melaui proses verifikasi dan klarifikasi; bersama sama mencurahkan kepedulian kita untuk masyarakat”, ucap Ketua PWI Jatim Drs. Ainur Rohim (tim)