Home Blog Page 1804

Silaturahmi Kapolda Jatim Jelang Ramadhan Dengan AUMA dan AUTADA

SURABAYA – Jelang bulan suci Ramadhan, Polda Jatim silaturahmi dengan Aliansi Ulama Madura (AUMA) dan Aliansi Ulama Tapal Kuda (AUTADA), di gedung Mahameru Mapolda Jatim. Selasa, (30/3/2021).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara Kepolisian Jawa Timur, dengan Ulama Tapal Kuda dan Madura.

Ketua Auma KH. Kharrar Shinhaji, mengatakan. Para ulama yang tergabung dalam AUMA dan AUTADA ini juga mengutuk keras tindakan terorisme di Makassar, dan meminta Polri untuk segera menangkap komplotannya.

“Mengutuk keras tindakan terorisme di Makassar, dan meminta Polri untuk mengusut tuntas bukan hanya pelakunya saja, tetapi juga komplotan terorisme lainnya,” ucapnya di atas podium.

Lebih lanjut, Kh. Kharrar menambahkan, ulama dan pendukungnya adalah mitra pemerintah dan masyarakat, oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada pejabat atau pemerintah agar segala permasalahan bangsa dapat diselesaikan dengan diskusi atau dialog, agar bangsa ini damai dan tentram.

Wakil ketua I Autada, KH. Maksum Tirmidzi juga berpesan, agar pada saat bulan Ramadhan nanti tidak ada pembatasan atau melarang umat islam untuk beribadah di masjid.

“Agar selama bulan Ramadhan tidak membatasi atau melarang umat Islam untuk beribadah di Masjid dan surau-surau, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan,” pesannya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menyadari betul bahwa permasalahan yang terjadi di Indonesia, berpengaruh pada Jawa Timur, perubahan perubahan yang terjadi di dunia, berpengaruh di Indonesia.

“Tugas polri sudah jelas, yang pertama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Yang kedua, melindungi mengayomi dan melayani masyarakat. Yang ke tiga, melakukan penegakan hukum,” Jelasnya.

Kapolda juga menambahkan, dirinya harus melakukan komunikasi dengan para ulama yang ada di seluruh Jawa Timur, agar dapat mengemban tugas pokok Polri dengan baik.

“Sehingga keselamatan masyarakat itu menjadi bagian lebih penting, keselamatan rakyat merupakan hukum yang tertinggi,” Pungkas Jendral bintang dua asli Suroboyo ini. *

Usai Resmikan Bandara Wapres,Tinjau Vaksinasi Massal Di Barito Utara(Kalteng)

BARITO UTARA – Wakil Presiden Republik Indonesia(RI).KH. Ma’ruf Amin beserta rombongan usai,meresmikan Bandara HM.Sidik di Desa Trinsing,Barito Utara.Kalteng,langsung melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal yang dilangsuangkan di 
arena terbuka Tiara Batara Muara Teweh,Selasa(30/3/2021). 

“Dalam kesempatan ini pula,saya meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kabupaten Barito Utara.Vaksinasi ini dilakukan untuk mengejar head imunitas seluruh masyarakat,yang kita harapkan mencapai 70 persen dari jumlah penduduk 181,05 juta jiwa,”kata KH.Ma’ruf Amin.

Pelaksanaan vaksinasi ini adalah salah satu kunci kita dalam mengatasi Covid-19. 
Seperti saudara ketahui bahwa pemerintah bersungguh sungguh untuk melakukan penanggulangan Covid-19 ini,baik dari penerapan protokol kesehatan 3M, dengan 3T juga serta PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro).”Alhamdulillah,sekarang sudah mengalami penurunan yang tadinya diatas 10.000 kini turun dari 5000-4000 serta  rumah sakit sekarang ini,juga mengalami angka penurunan 87 persen dan dibawah 50 persen,”ujar Ma’ruf 

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya dari Pemerintah,terus berupaya melaksanakan vaksinasi secara intensif ke seluruh wilayah Indonesia. 

Vaksinasi ini agar terus dipercepat.Walaupun sudah ada penurunan agar tidak,merasa terlalu eporia yang dapat mengakibatkan kita menjadi kurang hati-hati atau sembrono, sehingga tidak menerapkan protokol kesehatan serta tidak mematuhi PPKM.Seperti pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat. 
Sebab bila kita salah mengelolanya,bisa saja kasus Covid-19 ini kembali naik lagi seperti dibeberapa negara lain seperti Eropa dan Amerika,”jelasnya Ma’ruf.

“Pemerintah tetap menerapkan protokol kesehatan seperti 3M,3T dan pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro dan juga pelaksanaan vaksinasi ini sebagai upaya pemerintah,yang terus menerus di lakukan agar semua warga telah  divaksinasi aman,”ungkapnya. 

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng,Suyuti Samsul menyampaikan,bahwa vaksinasi massal ini dilaksanakan hanya satu hari ini,yang telah diikuti sebanyak 400 warga. Dengan sasaran petugas pelayan publik seperti PNS, TNI,Polri,pedagang,tokoh masyarakat dalam hal ini dari FKUB. 

Menurutnya,vaksinasi ini dilakukan hanya 400 orang saja,karena menyesuaikan vaksin yang tersedia,akan tetapi pemerintah Provinsi dan Kabupaten,menjamin sampai akhir bulan enam termasuk pedagang dan aktivis,organisasi wartawan dan pelayan publik semua akan divaksin dan menyesuaikan kedatangan vaksin. (SS).

Tolak Kekerasan Pada Jurnalis Tempo, Kepparat Gelar Aksi di Bangil

PASURUAN – Buntut aksi kekerasan yang menimpa Jurnalis Tempo di Surabaya pada Sabtu 27 Maret 2021 oleh aparat Kepolisian, membuat Komite Aksi Perlawanan Pers Atas Arogansi Aparat (Kepparat) menggelar aksi.

Aksi ini dilatarbelakangi solidaritas dan dilakukan di Alun-Alun Bangil, Selasa (30/03/2021) oleh sejumlah jurnalis dan LSM se-Pasuruan Raya.

Dalam aksinya, Kepparat menebar bunga dan teatrikal kekerasan terhadap jurnalis. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari Kodim 0819 Pasuruan dan Polres Pasuruan.

Pantauan awak media, ada delapan tuntutan yang disuarakan para pilar demokrasi itu. Salah satu titik beratnya adalah meminta petinggi Polri mengusut tuntas pihak yang memberikan perintah dan yang melakukan penganiayan.

“Kami menuntut agar pihak Kapolri memerintahkan Kapolda Jatim untuk sesegera mungkin melakukan penyelidikan dan penyidikan atas peristiwa yang menimpa Nurhadi,” cetus Koordinator aksi, Henry Sulfianto.

Hal senada disampaikan oleh Direktur LSM Pusaka Pasuruan Lujeng Sudarto. Menurutnya apapun bentuk kekerasan terhadap jurnalis, itu sudah cukup merusak demokrasi dan kebebasan pers.

“Apapun alasannya, kekerasan fisik maupun psikis yang dilakukan aparat terhadap seorang jurnalis, itu sudah merobek bingkai demokrasi dan kebebasan pers sesuai amanat UU RI No.40 tahun 1999 tentang pokok pers.

Padahal menurut pria yang akrab disapa Lujeng itu, setiap aparatur sipil negara atau pun keamanan, wajib hukumnya menghormati dan menjunjung UU yang telah ditetapkan pemerintah.

“Aparatur negara harus menjaga rakyatnya dan bukan memperlakukan sebagai obyek kekerasan. Kasus Nurhadi harus dituntaskan oleh Polri, yang bertugas menegakan supremasi hukum tanpa tebang pilih,” paparnya.

Ia menyoroti, fenomena saat ini banyak aparat penjaga keamanan dan ketertiban justru dipekerjakan di instansi swasta. Akibatnya aparat lebih mementingkan pihak yang mempekerjakannya.

“Ini akan menjadikan aparatur tersebut terbelah kesetiannya terhadap negara. Saat berhadapan dengan rakyat, mereka lebih mementingkan kepentingan para pemilik kapital atau modal,” tukasnya. (qomar)

Hadiri RAT, Kapolres Lumajang : Primkoppol Resort Lumajang Agar Memberikan Pelayanan Berbasis IT

LUMAJANG – Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primkoppol Resort Lumajang, Selasa (30/3/2021) pukul 09.00 Wib di Hall Amanda Jalan Panjaitan Lumajang.

Selain Kapolres Lumajang, RAT ini juga dihadiri oleh Kapuskoppolda Jatim, Kadis Koperasi Dan UMKM Lumajang, Ketua Dekopinda Lumajang, Ka Primkoppol Resort Lumajang , PJU Polres Lumajang, Kapolsek Jajaran dan anggota Polres Lumajang.

Rapat Anggota Tahunan ini dilaksanakan dengan agenda membahas laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas tahun buku 2020.

Kaprimkoppol Resort Lumajang H. Ngateman, SH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Primkoppol Resort Lumajang memiliki 5 unit usaha yaitu Simpan Pinjam, Fitnes, Foto Copy, Pertokoan, dan Tanah Kapling.

“Meskipun 5 unit usaha ini selama pandemi ada yang tidak maksimal, namun secara keseluruhan SHU mengalami kenaikan sebanyak 2%.” ujar Ngateman.

Kapuskoppolda Jatim Kombespol (Purn) Marjono mengatakan bahwa Primkoppol Lumajang ini sangat bagus, berbeda dengan Primkoppol lain yang hanya memiliki 1 atau 2 unit usaha.

“Primkoppol Lumajang ini bagus, punya banyak unit usaha, dan kondisinya sehat, dibuktikan dengan pelaksanaan RAT tepat waktu dan kenaikan SHU, namun yang lebih penting lagi yaitu kenaikan kesejahteraan anggotanya.” ucap Marjono.

Sementara Kapolres Lumajang dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada Primkoppol ini agar mengikuti perkembangan jaman, teknologi, IT sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada anggota.

“Agar Primkoppol ini juga mengikuti perkembangan jaman, teknologi, dan IT sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada anggota.” tutur AKBP Eka Yekti sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rapat Anggota Tahunan Primkoppol Resort Lumajang ini. *

Bareskrim dan Bea Cukai Gagalkan Peredaran 42,3 Kg Sabu dan 85 Ribu Ekstasi

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan peredaran narkoba sabu seberat 42,337 Kilogram (Kg) dan 85.038 butir ekstasi. Itu merupakan hasil operasi gabungan bersama Bea Cukai.

“Kami sampaikan sejak tanggal Februaei sampai hari ini Dit tipid narkoba Bareskrim bersama Ditjen Bea Cukai khususnya Sub Firektorat Narkotika melakukan operasi gabungan diberi sandi Dewa Ruci 2021,” kata Dir Tipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/3/2021).

Krisno menjelaskan, pengungkapan pertama Pelabuhan Gosong Deli, Belawan, Sumatera Utara. Dalam operasi ini, petugas menangkap dua tersangka yakni RW (41) dan MY (38).

“Barang bukti antaranya sabu sebanyak 42.337 Gram dan Ekstasi 40.038 butir dan H5 10 butir,” ujar Krisno.

Operasi itu ketika petugas gabungan sedang melakukan patroli di jalur laut Gosong Deli. Saat bertugas, aparat melihat kapal yang mencurigakan dan melakukan pengejaran hingga akhirnya dapat dihentikan.

“Membawa muata empat paket kecil dan dua paket besar berisi pil warna merah muda dan 40 paket kemasan teh China yang diduga narkotika jenis Sabu,” ucap Krisno.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 62, Pas 60 ayar (4), Pasal 60 ayat (5) UU Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika, Pasal 114 AYAT (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsidaur Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 ayar (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selanjutnya penangkapan kedua dilakukan di Pantai Tanjung Piayu Laut, Kota Batam, Kepri. Dalam operasi itu petugas menangkap tiga orang tersangka yaitu, MA (25), MM (25), dan FK (27).

“Barang bukti yang diamankan adalah 45.000 butir ekstasi,” tutur Krisno.

Saat dilakukan interogasi, tersangka MA mengaku diperintah oleh EM warga Malaysia yang akan diberikan kepada tersangka TN yang merupakan seseorang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Akibat perbuatannya itu, mereka disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsidair Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (tim)

Tega Bunuh Teman Demi Memiliki Motor

PASURUAN – Polres Pasuruan berhasil mengungkap pelaku pembunuhan yang mayatnya ditemukan di pinggir lapangan sepak bola Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

Diberitakan sebelumnya, mayat seorang laki-laki ditemukan di lapangan Desa Cangkringmalang. Setelah ditelusuri korban diketahui bernama Ahmad Yudi (17) warga Desa Klangrong, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Saat itu korban ditemukan sudah tak bernyawa pada Selasa (23/3) pagi dengan beberapa luka akibat tusukan benda tajam.

Dari penyelidikan Satreskrim Polres Pasuruan, akhir tersangka mengarah ke TH (18) warga Desa Klangrong, Kecamatan Kejayan.

Pada konferensi pers Senin (29/3) Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan S.IK menyebutkan pelaku mengajak korban untuk masuk ke dalam lapangan sepak bola Beji.

Kemudian saat berada di lapangan sepak bola tersebut pelaku langsung berniatan mengambil barang-barang korban.

“Pelaku langsung mengambil pisau yang diselipkan di pinggangnya kemudian menusukkan pisau tersebut berkali-kali dari belakang dan dari depan. Setelah korban tidak berdaya kemudian pelaku langsung menggorok leher Korban,” ujarnya.

Dalam kasus ini petugas menemukan beberapa barang bukti, yakni, selembar kain sarung bermotif berwarna merah terdapat bercak darah, selembar kain seleyer bermotif batik warna coklat, satu buah senjata tajam jenis sangkur yang digunakan untuk membunuh korban dan satu unit sepeda motor honda vario warna putih milik korban yang digadaikan. (qomar)

Pasca Bom Bunuh Diri, Polri Amankan Lima Bom Aktif Dan Tangkap 13 Terduga Teroris Di Jakarta-Makassar-NTB

JAKARTA—- Polri melalui tim Detasemen Khusus (Densus) 88 bergerak cepat usai peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jajaranya itu menangkap beberapa terduga teroris. Di Makassar, Densus menangkap empat orang yaitu AS, SAS, MR dan AA.

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021).

Keempat terduga teroris yang ditangkap di Makassar ini, berperan memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk disiapkan bom bunuh diri.

Bersamaan dengan itu, sambung Listyo Sigit, tim Densus juga bergerak melakukan penggeledahan dan penangkapan di dua wilayah yakni Condet Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat. Empat terduga teroris diamankan yakni A, AH, AJ dan BS berikut barang bukti bom dan bahan peledak lainnya.

“Polisi temukan lima bom aktif. Jenis bom sumbu,
5 Toples besar berisi bahan kimia peledak, sulfur, flashfolder dan termometer. Bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak Jumlahnya 4 Kg , kemudian ditemukan bahan peledak lain dengan Jumlah 1,5 Kg,” jelas Kapolri.

Kemudian hasil operasi penangkapan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Densus 88 mengamankan lima terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

“Total lima pelaku telah diamankan, serta terus dikembangkan, dalam waktu dekat dapat diamankan,” pungkas Listyo Sigit.

Untuk itu, Kapolri meminta agar masyarakat di Jakarta,Makassar, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang jangan panik. Ia memastikan, bahwa jajarannya terus mengejar kelompok-kelompok teroris dan mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini.

“Saya Himbau masyarakat tetap tenang, tidak usah panik, terkait masalah teroris merupakan tugas kami untuk mengusut tuntas,” Tutup Kapolri

Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Jaringan JAD dan Pernah Ngebom di Jolo Filipina

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3/2021).

Kapolri menyebut pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. “Pelaku yang meninggal dunia ada 2 orang laki-laki dan perempuan,” katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan inisial pelaku berjenis kelamin laki-laki yakni L. Sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi. “Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina,” ungkap Sigit.

Dia pun meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri. Masyarakat, menurutnya diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. “Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” katanya.

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terimakasih atas keberanian seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja. “Kami merasa prihatin sekarang sedang dirawat di rumah sakit polri karena lukanya dan semoga lekas sembuh,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di RS Polri Makassar. Kapolri menyampaikan bahwa ada dua orang yang sudah selesai menjalani operasi. “Kondisi korban sudah sadar da bisa diajak bicara,” tutupnya.

Pasca Bom Bunuh Diri, Polri Amankan Lima Bom Aktif Dan Tangkap 13 Terduga Teroris Di Jakarta-Makassar-NTB

JAKARTA—- Polri melalui tim Detasemen Khusus (Densus) 88 bergerak cepat usai peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jajaranya itu menangkap beberapa terduga teroris. Di Makassar, Densus menangkap empat orang yaitu AS, SAS, MR dan AA.

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021).

Keempat terduga teroris yang ditangkap di Makassar ini, berperan memberikan doktrin dan mempersiapkan rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk disiapkan bom bunuh diri.

Bersamaan dengan itu, sambung Listyo Sigit, tim Densus juga bergerak melakukan penggeledahan dan penangkapan di dua wilayah yakni Condet Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat. Empat terduga teroris diamankan yakni A, AH, AJ dan BS berikut barang bukti bom dan bahan peledak lainnya.

“Polisi temukan lima bom aktif. Jenis bom sumbu,
5 Toples besar berisi bahan kimia peledak, sulfur, flashfolder dan termometer. Bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak Jumlahnya 4 Kg , kemudian ditemukan bahan peledak lain dengan Jumlah 1,5 Kg,” jelas Kapolri.

Kemudian hasil operasi penangkapan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Densus 88 mengamankan lima terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

“Total lima pelaku telah diamankan, serta terus dikembangkan, dalam waktu dekat dapat diamankan,” pungkas Listyo Sigit.

Untuk itu, Kapolri meminta agar masyarakat di Jakarta,Makassar, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang jangan panik. Ia memastikan, bahwa jajarannya terus mengejar kelompok-kelompok teroris dan mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini.

“Saya Himbau masyarakat tetap tenang, tidak usah panik, terkait masalah teroris merupakan tugas kami untuk mengusut tuntas,” Tutup Kapolri. (tim)

Linmas Wanita Itu Terlihat Gagah Berada Diantara 4 Orang Anggota Limas Pria

CIMAHI – Namanya Heni Rohaeni, panggilan akrabnya Heni. Ia adalah anggota Linmas Wanita yang ikut serta dalam rangka pemilihan Ketua RW 18 Kelurahan Cibabat pada Senin (29/03/2021).

Dengan postur tubuh yang tinggi besar untuk ukuran kaum hawa, Heni cukup tanggap dalam menjalankan tugasnya sebagai Linmas.

Dengan rambut panjang yang diikat serta pakaian Linmas yang lengkap plus HT yang terselip di kopel ikat pinggangnya, ibu dari 2 orang anak ini terlihat gagah.

Ketika ditemui seusai acara pemilihan Ketua RW 18 Kelurahan Cibabat Kecamatan Cimahi Utara, Heni menuturkan ihwal dirinya ikut aktif sebagai linmas di lingkungannya.

Di samping kesadaran dirinya akan fungsi linmas sebagai garda terdepan dalam keamanan lingkungan, ia pun mengaku telah mendapat ijin dari suaminya.

“Saya pertama ikut beraktifitas dalam kegiatan Linmas yakni sekitar tahun 2020, waktu itu awal berkembangnya Covid 19. Ketika ditawari menjadi linmas dilingkungan RW 18, saya langsung menyatakan siap sebab saya bisa ikut serta dalam mengamankan wilayah.” Ujar Heni.

“Selain itu, untuk menambah wawasan saya, sebab pertamakalinya Kelurahan Cibabat merekrut Linmas wanita.” Imbuhnya.

Dari infornasi yang ia dapat, kedepannya makin banyak linmas wanita di Kelurahan Cibabat yang akan direkrut. Ia berharap nantinya masih bisa ikut berkiprah menjadi anggota seorang Linmas.

“Ya, harapan kedepan saya masih ikut berkiprah, semoga tunjangan kedepan bisa lebih ditingkatkan lagi dan untuk bantuan kesejahteraan bagi linmas mohon diperhatikan.” Tutur Heni kepada wartawan Gempur News.

Ketika ditanyakan besaran Honor yang didapat tiap bulan menjadi seorang Linmas, Heni tidak bersedia memberikan jawaban, namun wartawan sempat mendapatkan informasi dari sumber lain jika honor yang didapatkan seorang Linmas sebanyak 172.000 tiap bulannya.

Pada kegiatan pemilihan Ketua RW 18 Kelurahan Cibabat tersebut.
Heni sangat menyadari bahwa Linmas merupakan garda terdepan dalam hal keamanan dan masalah sosial yang ada dilingkungan RW. Dari pengamatan media ini, Heni terlihat gagah berada diantara 4 orang anggota Limas pria rekan kerjanya.

“Tetap semangat, Heni sebagai Linmas wanita !! Bravo Linmas !!.” Teriak warga setempat memperhatikan kiprah Heni sebagai Linmas wanita yang semangat menjalankan tugasnya.

Achmad S.