Home Blog Page 1847

Kerja Keras Siaga Bencana, Sinergitas TNI, Polri dan Relawan Patut Diapresiasi

NGANJUK – Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Tagana, Relawan. Terus melakukan pencarian korban bencana longsor yang terjadi di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupatem Nganjuk.

Dari peristiwa tanah longsor yang terjadi, sedikitnya 19 orang menjadi korban. 13 orang sudah ditemukan meski dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dan saat ini 6 orang tersisa sampai saat ini masih dalam pencarian.

Guna mempermudah proses pencarian, Polda Jawa Timur sendiri menerjunkan (K-9) untuk mencari keberadaan korban di titik-titik tertentu, di area terjadinya tanah longsor.

Sementara itu untuk masyarakat yang lainnya, yang berada di dekat dengan lokasi terjadi tanah longsor. Saat ini sudah dilakukan evakuasi oleh Tim SAR. Hal ini sebagai upaya antisipasi terjadinya tanah longsor susulan.

Kapolda Jawa Timur bersama dengan Pangdam V Brawijaya, meninjau secara langsung di wilayah Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupatem Nganjuk.

Sinergitas TNI, Polri serta tim dari Tagana, BPBD maupun relawan, sampai saat ini sudah bekerja keras untuk mencari keberadaan korban yang masih tertimbun tanah longsor. Selain itu, guna mempermudah pencarian di titik-titik tertentu juga menerjunkan anjing pelacak (K9) di lokasi kejadian. Selain itu juga adanya bantuan dari Biddokes untuk melakukan identifikasi jika ditemukan korban yang belum ditemukan atau terditeksi.

“Sinergitas TNI, Polri, Tagana, BPBD serta para relawan sampai saat ini masih terus berupaya melakukan pencarian,” kata Kapolda Jatim, usai meninjau lokasi tanah longsor.

“Selain itu untuk membantu pencarian korban tanah longsor, juga diterjunkan K9 untuk mencari keberadaan korban di titik-titik tertentu. Selain itu, Biddokes juga diterjunkan guna melakukan identifikasi jika korban kembali ditemukan,” tambahnya.

Kapolda berharap, masyarakat dihimbau untuk tetap waspada jika terjadinya perubahan cuaca. Selain itu, petugas dilapangan juga diharapkan tetap memberikan himbauan kepada masyarakat. (tim)

Desa Mukut Dideklarasikan Sebagai Kampung Tangguh Siaga Bencana

0

BARITO UTARA – Lewu Isen Mulang yaitu (Kampung Tangguh) siaga penanggulangan Covid-19 serta siaga bencana alam di Desa Mukut, telah dideklarasikan di Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara, pada Rabu (17/02/21).

Kegiatan deklarasi dihadiri Kepala Desa, Sekdes, Ketua BPD Mukut, Babinsa Koramil 06 dan Bhabinkamtibmas Lahei.

“Anggota Babinsa Ramil 06 Lahei semua, siap sedia terjun di lapangan membantu dan mendukung kegiatan guna, bergotong royong mengatasi penyebaran pandemi Covid-19 di Kecamatan Lahei khususnya di Desa Mukut ini,” ujar Babinsa Ramil 06 Lahei.

Sementara itu, Danramil 1013-06 Lahei, Kapten Inf. Joko Sutikno menjelaskan, selain mengatasi pandemi Covid-19 kegiatan ini juga mendeklarasikan Lewu Isen Mulang sebagai Kampung Tangguh dan siaga bencana alam,”ungkapnya. (SS)

Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Desa Ngetos Kabupaten Nganjuk

NGANJUK, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, bersama dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (17/2/2021) sore, mengunjungi wilayah Banjir dan Tanah Longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

Selain meninjau lokasi longsor, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, juga melakukan peninjauan di Posko Tanggap Darurat Tanah Longsor serta di lokasi pengungsian.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta menyebutkan, bahwa pihaknya telah mengerahkan 400 personil, itu gabungan dari TNI, Polri, Tagana serta para relawan untuk mencari korban bencana yang masih tertimbun tanah longsor.

Selain mengerahkan ratusan personil gabungan, anjing pelacak juga dikerahkan untuk menditeksi korban yang ada di titik-titik tertentu serta menerjunkan psikolog untuk melakukan trauma healing untuk memulihkan trauma bagi anak-anak korban bencana.

“Untuk mencari korban yang belum ditemukan akibat bencana tanah longsor, kami menerjunkan 400 personil gabungan. Selain itu juga menerjunkan tim psikolog untuk memulihkan trauma healing bagi anak-anak,” kata Kapolda Jatim, usai meninjau lokasi longsor, Rabu (17/2/2021) sore.

Sampai saat ini korban yang belum ditemukan sebanyak 6 (enam) orang, diharapkan korban yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi.

Pelantikan Pengurus Andalan Pramuka Kwartir Ranting Cimahi Tengah

0

CIMAHI – Pelaksanaan acara pelantikan bertempat di Aula Kecamatan Cimahi Tengah yang beralamat di Jalan Terusan Kota Cimahi. Pelantikan yang dihadiri oleh jajaran Mabida (Majelis Pembimbing Daerah) Kota Cimahi, Kak Endang Ahmad serta Mabiran (Majelis Pembimbing Ranting) yakni Camat Cimahi Tengah, Tri Lospala Candra. Acara berlangsung khidmad seiring nyanyian Himne Pramuka, Selasa (16/02/2021).

Usai acara pelantikan, Mabiran Cimahi Tengah Tri Lospala Candra memberikan keterangan kepada awak media, bahwa waktu pelaksanaan pelantikan pengurus Ranting Kecamatan Cimahi Tengah, tertunda karena adanya PPKM.

“Hari ini kita melaksanakan pelantikan pengurus Ranting kecamayan Cimahi tengah, yang sebenarnya kegiatan ini sudah beberapa kali mengalami penundaan. Waktu pelaksanaan yang seharusnya ditahun 2020 sudah ada pelantikan, namun karena adanya PPKM yang terus diperpanjang, maka kita baru bisa melaksanakan hari ini, Selasa 16 Februari 2021,” terang Tri.

Ia menyebut, bersama jajaran kepengurusan yang hari ini dilantik, labih dulu melakukan pertimbangan serta berkoordinasi dengan Satgas Covid19 Kota Cimahi. Kemudian melalui pertimbagan harus segera melaksanakan program kegiatan, dengan dilandasi legalitas formal, maka pelantikan kepengurusan ranting Cimahi tengah dilaksanakan pada hari Selasa 16 Februari 2021.

Dalam kegiatan pelantikan tersebut tetap mengedepankan aturan protokol kesehatan yang ketat, dengan cara mengurangi jumlah agar ada jarak aman, menyediakan tempat cuci tangan dan sanitizer serta wajib menggunakan masker, juga mempersingkat acara sehingga kurang dari 1 jam acara pelantikan telah selesai.

Tri selaku Ketua Majelis Kwartir Ranting Cimahi Tengah, kepada awak media Gempur News menuturkan, dengan dilantiknya jajaran pengurus ranting ini diharapkan bisa segera melaksanakan program kegiatan yang menyesuaikan dengan masa pandemik seperti sekarang ini, ditengah keterbatasan yang ada, tetap harus berkarya untuk membantu masyarakat yang bersifat sosial, khususnya dimasa pandemik ini.

Sementara Sekretaris Kwartir Cabang Kota Cimahi Kak Endang Ahmad menegaskan pengembangan Gerakan Pramuka selanjutnya.

“Pada hari ini, kami telah melaksanakan pelantikan Majelis Pembimbing Ranting Cimahi Tengah, yang kita ketahui bahwa Majelis Pembimbing Ranting dan Kwartir Ranting sebagai penyelenggara kegiatan di tingkat ranting, ini merupakan posisi yang ideal yang akan menentukan pengembangan Gerakan Pramuka selanjutnya, karena gugus depan yang ada di tiap sekolah di wilayah Cimahi Tengah ada dibawah kwartir ranting Cimahi Tengah tentunya.

“Kami berharap, kedepan walaupun dalam masa pandemi seperti sekarang ini, jadilah Pramuka yang bisa menjadi suri tauladan di lingkungan mayarakat, karena yang bisa kita perbuat adalah yang bisa kita lakukan, jangan sampai Pramuka hilang begitu saja karena adanya pandemi covid 19 ini.” Pungkas Endang Ahmad menutup perbincangan dengan Wartawan Gempur News.
Achmad /Edison

Perkuat Ketahanan Pangan Danramil 1013-03 Teweh Tengah Hadiri Panen Raya

0

BARITO UTARA – Untuk memenuhi ketersediaan beras dalam rangka ketahanan pangan, Babinsa Koramil 1013-03 Teweh Tengah bersama muspika dan masyarakat melakukan kegiatan panen raya padi sawah Varietas Sertani di Dusun Trans Bangdep Desa Bintang Ninggi I Kecamatan Teweh Selatan Kabupaten Barito Utara (17/2/21).

Kegiatan panen raya tersebut dihadiri Camat Teweh Selatan, Kapolsek Teweh Selatan, Kepala Dinas Ketahanan pangan dan perikanan, Kepala dinas Pertanian, Kepala Desa Bintang Ninggi I, Kepala BPS Barito Utara, Ketua Poktan, dan Kabid TPH.
 
Danramil 1013-03 Teweh Tengah, Lettu Inf. M. Guntur menyampaikan, kegiatan Panen Raya ini memberikan bukti kepada kita semua khususnya masyarakat Dusun Trans Bangdep, Desa Bintang Ninggi I tetap produktif di bidang pangan.
“Hal ini untuk kebutuhan dan memenuhi ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19,” kata Lettu M. Guntur.

Dikatakannya juga, meski berada di masa wabah pandemi Covid-19, para petani dapat  menjalankan aktivitas di sawah seperti biasa, namun mereka tetap menerapkan Protokol kesehatan dengan ketat. 

Lebih lanjut Danramil menambahkan, ditengah pandemi Covid-19, masyarakat tidak boleh terlena dengan kondisi seperti saat ini.
“Tetap waspada dan berhati-hati dalam menjaga kesehatan, baik kesehatan secara pribadi maupun didalam kelurga,” jelas Danramil. (SS)

Gelar Pelatihan, Kades Sumbermujur: Terimakasih DLH

CANDIPURO – Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Provinsi Jawa Timur, menggelar Pengembangan Ekowisata di Taman Wisata Keanekaragaman Hayati Berbasis Masyarakat di Kabupaten Lumajang, di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Rabu (17/02/2021).

Hadir di gelaran tersebut Sekretaris Dinas DLH Provinsi, Ir Uda Hari Pantjono beserta jajaran, Sekretaris DLH Kabupaten Lumajang, Agus Rizal beserta jajaran.

Kepala Desa Sumbermujur, Safi’i mengucapkan terimaksih kepada para nara sumber pelatihan lingkungan. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan bisa merubah pola pikir masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

“Kepala DLH Provinsi atau yang mewakili, Kepala DLH Kabupaten Lumajang atau yang mewakili. Seluruh nara sumber dan rekan rekan dari pelatihan peduli lingkungan,” kata Safi’i dalam sambutannya.

Ucapan terimaksih, juga diucapkan kepada masyarakat yang hadir dan mengikuti pelatihan peduli lingkungan. Pihaknya mengaku senang karena warga desa paling ujung pun turut hadir.

“Kami atas nama Pemerintahan Desa Sumbermujur, mengucapkan banyak banyak terimakasih, panjenengan sudah hadir, meskipun diwilayah ujung sendiri yaitu diwilayah yang paling dingin,” ungkapnya.

“Bapak Ibu sekalian tentunya pada hari ini sudah sesi ketiga, banyak hal hal yang kita dapat, banyak hal hal yang akan dirubah melalui nara sumber. Mungkin kalau kemarin kami ada pembimbing yang seperti ini, mungkin tahun 2020 kemarin kami akan mendapatkan tropy,” sebutnya.

“Kader kader saya hanya memiliki semangat proklim berkelanjutan. Bahwa meskipun kami kalah, kami akan tetep semangat. Bahkan akan lebih semangat lagi. Untuk apa, ya untuk menciptakan udara udara yang ada di Lumajang khususnya, agar tetap segar. Bukan hanya di Sumbermujur saja,” lanjutnya.

Safi’i menyebutkan bahwa saat ini para Kepala Desa yang hadir disini sebenarnya sangat sibuk sekali. Sebenarnya banyak rapat yang dipimpin oleh Sekda Lumajang dalam hal kepentingan udara yang ada di Kabupaten Lumajang.

“Iya, para Kades ini bersedia datang hanya untuk sekedar menimba ilmu,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Kepala Desa Sumbermujur, Safi’i berharap agar ilmu yang didapat dari nara sumber secepatnya dapat dilaksanankan.

Selain itu, pihaknya berjanji akan bekerja keras untuk mencari inves, mencari pedagang pedagang lainnya agar nantinya tidak terlalu banyak uang diserap di sampah.

“Mudah mudahan kami tidak memberatkan DLH. Tapi untuk yang di kawasan wisata, nanti kami akan mendengarkan dulu dari narasumber kita,” pungkasnya.
Operator : Markasan
Editor : Bambang Irawan.

Angin Kencang Obrak-Abrik Sejumlah Wilayah di Jember

JEMBER – Rabu, 17 Februari 2021 sore, sejumlah wilayah di kabupaten Jember diobrak-abrik angin.
Dilaporkan, 1 pohon tumbang dan menimpa sebuah mobil Toyota Innova berplat nomor P 1987 GC, milik Evi Sieto (31).
Tak hanya mobil, sebuah motor Yamaha Jupiter Z berplat nomor P 2469 KR juga rusak di bagian depan. Andre (24) sang pengendara mengalami luka lecet di tangan dan lidah robek akibat timpaan pohon tumbang itu di Jl. Trunojoyo, Kel. Kepatihan, Kec. Kaliwates

Sementara itu di Jl. Sriwijaya, Kel. Karangrejo, Kec. Sumbersari dan Perum Gunung Batu, Kel. Sumbersari, Kec. Sumbersari, serta Area PG Semboro sedikitnya 1 pohon tumbang.

Sedangkan di Dsn. Krajan, Ds. Ampel, Kec. Wuluhan 1 pohon dilaporkan tumbang dan 1 rumah mengalami rusak ringan.

Angin kencang yang melanda Dsn. Timur Gunung, Ds. Wonojati, Kec. Jenggawah menyebabkan 1 pohon tumbang dan menimpa pejalan kaki.

Sementara di depan Dira Kencong, Kec. Kencong dilaporkan seorang pengendara motor harus mendapat perawatan di PKM Cakru setelah tertimpa papan reklame. (son)

Babinsa Ramil 10 Tanah Siang Imbau Warga Patuhi Prokes

0

BARITO UTARA – Babinsa Koramil 10 Kecamatan Tanah Siang Saripoi Kabupaten Murung Raya (Mura) mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro posko terpadu di Desa Konut Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya, Rabu (17/02/21).

Tugas operasional Babinsa dalam PPKM skala mikro yaitu melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di wilayahnya yakni melaporkan secara berkala pada posko, melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin protkes dan membantu pendistribusian logistik pendukung (masker, bansos).

Adapun tugas Babinsa selaku Tracer diantaranya melakukan deteksi kasus baru Covid-19, melakukan pelacakan kontak erat dari laporan kasus informasi maupun dari kasus probable dan suspek, dan melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa, RT dan RW, Satgas Covid-19 dan pemerintah daerah.

Ada beberapa langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyekatan ini yaitu, menempatkan tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi pelintasan warga, melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan. Termasuk juga mengatur giliran jaga warga di cek point sehingga dapat diawasi selama 24 jam danmengatur buka tutup dan keluar masuk warga ke wilayahnya selama dalam penyekatan.

Danramil 10 Kecamatan Tanah Siang Saripoi Serma Maryono mengatakan, pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memperkuat komunikasi publik tentang protokol kesehatan secara mikro.
“Karena satuan tugas terkecilnya yaitu lewat RT, maka gerakan door to door untuk menjelaskan protokol kesehataan ini sangat diperlukan. Posko juga berperan aktif dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan serta memiliki peranan dalam melakukan tracking (pelacakan) dan tracing (penelusuran),”ujarnya.  (SS)

Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Desa Ngetos

NGANJUK – Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, bersama dengan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim serta Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (17/2/2021) sore, mengunjungi wilayah Banjir dan Tanah Longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

Selain meninjau lokasi longsor, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim, juga melakukan peninjauan di Posko Tanggap Darurat Tanah Longsor serta di lokasi pengungsian.

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta menyebutkan, bahwa pihaknya telah mengerahkan 400 personil, itu gabungan dari TNI, Polri, Tagana serta para relawan untuk mencari korban bencana yang masih tertimbun tanah longsor.

Selain mengerahkan ratusan personil gabungan, anjing pelacak juga dikerahkan untuk menditeksi korban yang ada di titik-titik tertentu serta menerjunkan psikolog untuk melakukan trauma healing untuk memulihkan trauma bagi anak-anak korban bencana.

“Untuk mencari korban yang belum ditemukan akibat bencana tanah longsor, kami menerjunkan 400 personil gabungan. Selain itu juga menerjunkan tim psikolog untuk memulihkan trauma healing bagi anak-anak,” kata Kapolda Jatim, usai meninjau lokasi longsor, Rabu (17/2/2021) sore.

Sampai saat ini korban yang belum ditemukan sebanyak 6 (enam) orang, diharapkan korban yang belum ditemukan bisa segera dievakuasi. (tim)

Koramil 02 Montallat Bentuk Posko Terpadu PPKM

0

BARITO UTARA – Koramil 02 Montallat mengimplementasikan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan pembangunan posko terpadu di Kelurahan Tumpung Laung Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara, pada Rabu (17/02/21).

Kegiatan PPKM dihadiri Babinsa Ramil 02 Montallat, Bhabinkamtibmas Polsek Montallat dan Ketua RT IV Kelurahan Tumpung Laung.

Babinsa Ramil 02 Montallat, Serda Zeny Biegi mengatakan, pencegahan penularan Covid-19 dengan memperkuat komunikasi publik tentang protokol kesehatan secara mikro sebagai satuan terkecilnya melalui RT.
“Gerakan dor to dor untuk menjelaskan hal tersebut itu sangat diperlukan. Posko ini juga berperan aktif dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan serta memiliki peranan penting dalam melakukan tracking (pelacakan) dan tracing (penularan),” ujarnya.

Melalui posko ini pula berbagai kegiatan penegakan prokes dilakukan.
“Salah satunya adalah membagikan masker kepada masyarakat yang ada disekitar RT II dan RT IV Kelurahan Tumpung Laung,Kecamatan Montallat,” kata Babin.

Dia juga menjelaskan, ada beberapa tugas operasional Babinsa dalam PPKM sekala mikro yaitu melakukan pencatatan data kasus serta pelaksanaan 3T di wilayahnya, melaporkan secara berkala pada posko, melaksanakan monitoring, peneguran dan disiplin prokes dan membantu pendistribusian logistik pendukung (masker, bansos).

Zeni mengatakan, adapun tugas Babinsa selaku Tracer diantaranya melakukan deteksi kasus baru Covid-19, melakukan pelacakan kontak erat dari laporan kasus informasi maupun dari kasus protable dan suspek, melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa, RT/RW, satgas Covid-19 dan pemerintah daerah  terkait dalam rangka persiapan pelacakan kontak erat, menyiapkan kebutuhan logistik bagi kontak erat dan keluarga yang bersumber dari puskesmas.

“Langkah-langkah Babinsa dalam PPKM pada masa penyeketan ini adalah, menempatkan tanda-tanda dilarang masuk di tempat-tempat yang menjadi pelintasan warga, melaksanakan pengecekan suhu tubuh dan surat keterangan Covid-19 di cek point dan tempat-tempat yang telah ditentukan, mengatur giliran jaga warga di cek point sehingga dapat diawasi selama 24 jam dan mengatur buka tutup serta keluar masuk warga ke wilayah lain selama dalam penyekatan,” jelas Babinsa Zeny.  (SS)