Home Blog Page 1861

Kapolda Jatim: Pelayanan Publik Harus Lebih Ditingkatkan

0

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, serta Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir, dan juga Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana, Kamis (4/2/2021) pagi, meresmikan Ruang Pelayanan Khusus (RPK), Gedung Satintelkam dan Gedung Siwas, di Mapolrestabes Surabaya.

Usai mengunjungi dan meresmikan tiga gedung di mapolrestabes surabaya, Kapolda menyatakan bahwa dengan adanya gedung baru ini, pelayanan publik (masyarakat) harus lebih ditingkatkan.

“Gedung baru ini cukup bagus, dengan adanya gedung baru, pelayanan kepada publik harus lebih ditingkatkan,” kata Irjen Nico Afinta, Kamis (4/2/2021).

Sementara itu terkait dengan Pandemi Covid-19, Kapolda menyebutkan, bahwa kita semua harus mendukung program pemerintah terkait dengan Vaksinasi. Baik Forkopimda Jatim, Forkopimda Kabupaten/ Kota maupun masyarakat, kita semua harus mendukung serta mensukseskan program Pemerintah.

Kapolda juga menambahkan, Polri (Polda Jatim) bersama dengan jajaran TNI, akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sementara itu untuk di Daerah tingkat II, Kapolrestabes akan berkoordinasi dengan forkopimda kota surabaya.

“Kita dukung program vaksinasi, sehingga angka Covid-19 bisa ditekan dan musibah ini bisa segera berakhir,” pungkasnya. (tofa/qomar)

LSM Penjara Indonesia Adukan Unggahan Video Hiburan Musik di Porong

0

SIDOARJO – LSM Penjara Indonesia Jawa Timur mendatangi Mapolresta Sidoarjo pada Rabu (3/02/2021) untuk mengadukan akun facebook ratna antika fans club yang mengunggah video kegiatan terbuka berupa hiburan musik dangdut.

Dalam video tersebut diperlihatkan kerumunan massa di saat pemberlakuan Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Akibat unggahan tersebut, banyak masyarakat yang merasa resah karena kerumunan tersebut berpotensi menimbulkan cluster covid 19 baru.

Kedatangan anggota LSM Penjara Indonesia, dibawah komando Wardah diterima langsung oleh Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji.

Pada Gempur News, Wardah mengatakan pengaduan ini didasari atas beredarnya beberapa video konser hiburan, yang diunggah oleh sebuah akun yang bernama “RATNA ANTIKA fans club”.

“Kami mengadukan dugaan kegiatan hiburan terbuka yang mendatangkan kerumunan massa di masa pandemi Covid 19 dan Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat masih diberlakukan, karena masyarakat merasa resah,” jelas Wardah.

Diketahui, akun facebook RATNA ANTIKA fans club mengunggah video pertunjukan panggung dangdut pada 24 Januari 2021 sekitar pukul 15.43 WIB.

Dalam video itu, tampak seorang artis, mirip Ratna Antika, sedang bernyanyi di atas panggung menghibur para penonton yang berkerumun tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Sontak unggahan akun tersebut mendapat respon negatif dari publik. Bahkan menimbulkan berbagai spekulasi dan persepsi buruk bagi Aparatur Negara termasuk Polri yang merupakan bagian dari Satuan Tugas Penanganan Covid 19.

Saat menemui LSM Penjara Indonesia, Kapolresta Sidoarjo didampingi Kasat Reskrim dan Kasat Intel dan Kapolsek Porong mengakui pihaknya kecolongan atas kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa tersebut.

Namun demikian, Polresta Sidoarjo akan melakukan langkah hukum untuk menindaklanjuti pengaduan LSM Penjara Indonesia dengan memanggil pemilik akun FB dan pihak event organizer. Termasuk juga pemanggilan terhadap Ratna Antika yang diduga menjadi salah satu artis dalam kegiatan hiburan tersebut.

“Saya berterimaksih kepada teman teman dari LSM Penjara Indonesia yang telah mendengarkan keresahan masyarakat serta melaporkan kejadian ini pada kepolisian. Hari ini juga pengaduan ini sudah kami tindaklanjuti dengan pelacakan akun pengunggah video. Kami juga segera memanggil pihak-pihak yang terlibat. Saya berjanji bahwa Polresta Sidoarjo tidak akan tebang pilih dalam memproses segala bentuk pelanggaran hukum,” tegas Kombes Pol Sumardji di ruangannya.

Seraya keluar dari ruangan Kapolresta, Warda mengatakan bahwa pengaduan ini perlu dilakukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja penegak hukum, khususnya Kepolisian. (tim)

Polres Lumajang Ungkap Kasus Curat, Residivis Kambuhan Dilumpuhkan

LUMAJANG – Tim Resmob Satreskrim Polres Lumajang yang di pimpin kanit idik II Satreskrim IPDA Ahmad Fahri, S. Tr. K berhasil mengungkap Kasus dugaan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan dengan pasal yang disangkakan yaitu pasal 363 KUHP.

Korban inisial MM (55) warga Mlawang Kecamatan Klakah Kabupaten Lumajang. Sedang tersangka Inisial CD (24) warga Buwek Kecamatan Randuagung.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang, Ipda Andreas Shinta mengatakan telah terjadi tindak pidana pencurian 1 (satu) Unit Sepeda Motor Kawasaki Hitam dengan No. Pol P5270 T.

“Saat kejadian, kendaraan tersebut diparkir di teras rumah. Pelaku mengambil sepeda motor milik korban dengan cara merusak kunci sepeda motor dengan kunci Palsu (leter T),” kata Shinta.

Saat penangkapan, pelaku sedang berada dirumahnya yang beralamat di Desa Mbuwek Kecamatan Randuagung Lumajang, Rabu (03/02/2021) sekitar pukul 04.00 WIB.

Barang bukti yang diamankan berupa 1 (Satu) unit sepada motor Kawasaki Ninja warna hitam dengan No.Pol P 5270 T.

Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka melakukan perlawanan terhadap petugas, akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur, kemudian tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk dilakukan perawatan.

Berdasarkan hasil pengembangan interogasi tersangka mengakui pernah melakukan tindak pidana curanmor 9 kali di wilayah Kabupaten Lumajang.

  1. TKP di Teras rumah Jalan Linduboyo Desa Klakah, Kecamatan Klalah – Lumajang. Membawa kabur 1 unit sepeda motor Kawasaki Ninja. Pelaku beraksi bersama ND (tertangkap).
  2. TKP Yosowilangun-Lumajang. Membawa kabur 1 unit kendaraan roda 3 Merk Viar warna hitam. Pelaku beraksi bersama FD (belum tertangkap).
  3. TKP Klanting-Lumajang. Membawa kabur Honda Beat Hitam. Pelaku beraksi bersama SL (belum tertangkap) dan ND (tertangkap).
  4. TKP Klanting-Lumajang. Membawa kabur Warna Merah. Pelaku beraksi bersama SL (belum tertangkap) dan ND (tertangkap).
  5. TKP Labruk Kidul-Lumajang. Membawa kabur Honda Cbr Warna Orange. Pelaku beraksi bersama SL (belum tertangkap) dan ND (tertangkap). 6. TKP Kabuaran-Lumajang. Membawa kabur Honda Supra 125 Hitam. Beraksi dengan ND (tertangkap).
    7.TKP Labruk Kidul-Lumajang. Membawa 1 (satu) unit Ranmor Honda Supra 125 Hitam. Beraksi dengan ND (tertangkap).
    8.TKP Jalan Ghojali-Lumajang. Membawa kabur Honda Vario 150 Putih. Pelaku bersama ND (tertangkap).
  6. TKP Sumberbringin, Kecamatan Klakah-Lumajang. Percobaan pencurian bersama ND (tertangkap) dan IT (belum tertangkap). (*)

Banjir Kepulungan Rusak Rumah Warga, Dua Orang Dikabarkan Hilang

PASURUAN – Hujan lebat sejak sore mengakibatkan air Kali Kambeng meluap dan mengalir ke perkampungan warga di Kepulungan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, Rabu (2/2/2021) malam.

Bencana banjir tersebut merusak sejumlah rumah milik warga, bahkan dua orang yakni nenek dan cucu, dikabarkan hilang.

Atas kejadian itu, Pemerintahan Desa Kepulungan dan warga setempat terus melakukan pencarian.

Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono menuturkan, ada sekitar delapan rumah warga di Dusun Kepulungan Dua, Kampung Genuk Watu, RT 06 RW 05, ambruk.

“Ada delapan rumah warga ambruk atau rusak parah. Rumah warga tersebut ambruk usai tergerus air sungai yang meluber,” ungkapnya.

Sedangkan beberapa warga di dusun yang mengalami luka-luka akibat banjir tersebut, segera dievakuasi ke Puskesmas Kepulungan.

“Yang luka-luka dibawa ke puskemas. Tinggal dua orang belum diketemukan, yakni cucu dan neneknya,” kata Kades Didik.

“Bagi korban selamat dan rumahnya rusak, kami ungsikan ke balai Dusun Kabunan,” tambahnya.

Pasca kejadian, warga Dusun Genok Watu dan sekitarnya dibantu personel dari BPBD Kabupaten Pasuruan, TNI hingga Polri, masih mencari nenek dan cucu yang hilang. (qom/ari)

LSM LIRA Soroti Kelangkaan Pupuk Bersubsidi Saat Musim Tanam

LUMAJANG – Kelangkaan pupuk di Lumajang, khususnya, pada saat musim tanam menjadi perhatian organisasi masyarakat.

Perhatian itu lantas dituangkan dalam gelaran Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan di salah satu kedai kopi pada kawasan terminal lama kota Lumajang pada Selasa (2/2/2021)

Dalam FGD, tampak Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang Iskhak, perwakilan petani, dan dari DPD Lira Lumajang sedang membahas kelangkaan pupuk yang terjadi saat ini.

Bupati DPD LSM LIRA Kabupaten Lumajang, Angga Dhatu Nagara, menyatakan secara teknis ketersediaan pupuk di tengah pandemi Covid-19 sangat rawan, untuk membantu produkvitas petani.

“Namun keberadaan pupuk saat ini sulit didapatkan,” ungkap Angga.

Dia menambahkan, hasil investigasi di lapangan, petani sulit membeli pupuk karena keterbatasan stok dan tingginya harganya.

“Padahal harga dari produsen itu masih normal. Namun pihak kios atau toko dan distributor terkesan menaikan harga sendiri tanpa koordinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula, Angga menyampaikan, tujuan dilaksanakannya diskusi ini juga sebagai acuan dan menyetarakan persepsi harga pupuk bersubsidi.

“Hal ini supaya ketersediaan pupuk dapat terjaga di Kabupaten Lumajang di tengah pandemi virus Covid-19. Karena, pupuk merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam produktivitas pertanian,” jelasnya.

Kendati demikian, Angga mengakui, pemerintah telah melakukan penyediaan pupuk subsidi. Namun dalam pelaksanaannya terdapat lemahnya pengawasan, serta penyaluran yang belum tepat sasaran,” jelas pria dengan kunciran rambutnya yang khas ini.

Oleh karena itu, masih menurut Angga, diperlukan perbaikan, mulai dari penyusunan kebijakan, manajemen pengelolaan, termasuk juga sistem pengawasannya agar memenuhi kriteria, sebagaimana Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Penetapan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi untuk sektor pertaniannya, yaitu tepat waktu, tepat harga, tepat mutu, tepat jumlah, tepat jenis, dan tepat tempat. (gus)

Forkopimka Randuagung Sosialisasikan Pendisiplinan Prokes Covid 19

RANDUAGUNG – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang, sosialisasikan pendisiplinan protokol kesehatan Covid 19, Rabu (3/2/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan guna membudayakan masyarakat menerapkan prokes, mencegah penularan virus corona atau Covid 19, serta disiplin mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

”Forkopimka Randuagung selalu berperan aktif dalam rangka mengajak masyarakat untuk bersama memerangi penyebaran virus Covid 19 yang hingga kini tidak ada tanda akan berakhir,” kata Camat Randuagung kepada media.

Pada kesempatan itu ia juga menjelaskan, Forkopimka Randuagung tetap konsisten menangani pencegahan Covid 19 dengan berbagai upaya yang terus dilakukan. (asil)

LSM KOMPAS Tuding Tindakan Penahanan Bayi di RSUD Cibabat Perbuatan Dholim

0

CIMAHI – LSM KOMPAS menyikapi keras adanya penahan bayi sebagai jaminan untuk permasalahan biaya dan administrasi di RSUD Cibabat. Hal itu disampaikan seorang aktivis LSM Kompas kepada redaksi Gempurnews.

“Ini perlu disikapi oleh semua pihak. Kami berfikir ini adalah tindakan dholim dan kesemena-menaan terhadap masyarakat yang kurang mampu. Kami siap mengadvokasi pihak keluarga bayi bila diijinkan,” demikian disampaikan melalui whatsApp (WA)

Negara kita telah menjamin akses kesehatan rakyatnya dengan dikeluarkannya Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Sebagaimana pasal 5 ayat (1) menyatakan bahwa : “Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan.

Sedangkan dalam ayat (2) menyatakan: “Setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau”.

Dalam pasal 19 dinyatakan
juga bahwa “Pemerintah memiliki tugas dan tanggung jawab atas ketersediaan segala bentuk upaya kesehatan yang bermutu,
aman, efisien dan terjangkau”.

Rumah sakit merupakan salah satu sarana umum yang memiliki peran penting bagi masyarakat. Mengenai pelayanan rumah sakit juga diatur dalam kode etik rumah sakit, di mana kewajiban rumah sakit terhadap karyawan, pasien dan masyarakat diatur berdasarkan pasal 29 ayat (1) Undang-Undang
No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, yang antara lain adalah:

  1. Memberi pelayanan kesehatan yang aman, bermutu antidiskriminasi dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien dengan standart pelayanan rumah sakit.
  2. Menyediakan sarana dan pelayanan bagi masyarakat tidak mampu atau miskin
  3. Melaksanakan fungsi sosial antara lain dengan memberikan fasilitas pelayanan pasien tidak mampu/miskin, pelayanan
    gawat darurat tanpa uang muka, ambulan gratis, pelayanan korban bencana dan kejadian luar biasa, atau bakti sosial
    bagi misi kemanusiaan.

Adapun kasus jaminan bayi yang terjadi di RSUD Cibabat, dalam konteks hukum positif, yang tertuang dalam pasal 1131 KUHPer Tentang Jaminan, dinyatakan bahwa segala kebendaan debitur baik yang ada maupun yang akan ada baik bergerak maupun yang tidak bergerak merupakan jaminan terhadap pelunasan hutang yang dibuatnya. Yang disita jika seseorang tidak mampu membayar adalah barang (yang mempunyai nilai ekonomis).

Dalam kontek ini, LSM KOMPAS menyatakan bahwa bayi bukan merupakan objek hukum, karena bukan merupakan barang yang dapat dijadikan jaminan.

Bayi juga bukan merupakan subjek hukum yang bisa dijadikan sebagai penanggung, karena belum cakap hukum.

Adapun berdasarkan hukum positif (KUHPer), pasien dikatagorikan sebagai subjek hukum yang wanprestasi, karena tidak melaksanakan kewajibannya, yaitu berupa pelunasan biaya persalinan dan tindakan penahanan bayi sebagai jaminan tersebut tidak diperbolehkan karena bayi bukan merupakan benda, sehingga tidak dapat dijadikan jaminan.

Meskipun mungkin bisa saja akan memunculkan dalih dari Pihak RSUD Cibabat, bahwa penahanan bayi tersebut tetap selama masih dalam sifat humanisme atau dalam perilaku kemanusiaan, dengan cara bayi itu dirawat dengan baik.

Selama pihak pasien belum dapat memenuhi kewajibannya yang berupa pembayaran biaya persalinan.

Maka, pertanyaan yang akan timbul adalah mau sampai kapan atau berapa lama rumah sakit menahan bayi tersebut, bilamana keluarga bayi tidak memiliki kemampuan untuk membayar dengan cepat.

LSM KOMPAS berharap, Manajemen RSUD Cibabat dan Pemerintah dapat mengkaji ulang kebijakan tersebut. Tindakan-tindakan yang tidak elok seperti ini janganlah terus dipertontonkan kepada masyarakat, katanya.

Rumah sakit bisa saja menjalankan bisnisnya dan menerapkan aturan yang ketat terkait administrasi. Lantas apakah permasalahan tersebut akan mengenyampingkan persoalan kemanusiaan yang ada?. Memisahkan sang bayi dengan Ibunya itu adalah tindakan kedholiman, tutupnya melalui WhatsApp tersebut. (Achmad/Edison)

Tekan Penyebaran Covid-19, Forkopimda Barut Bagikan Masker

0

BARITO UTARA – Saat ini pandemi covid-19 belum ada tanda-tanda berakhir. Bahkan cenderung mengalami peningkatan jumlah penderitanya.
Menyikapi keadaan yang kian memprihatinkan ini, TNI-Polri, Pemda dan stakeholder di Barito Utara, melakukan pembagian masker gratis kepada masyarakat Muara Teweh di Water Front City Barito Utara, pada Rabu (3/02/21).

Dalam kegiatan pembagian masker tersebut dihadiri, Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma, S.I.K, Dandim 1013 Muara Teweh yang diwakili Kasdim 1013 Muara Teweh, Mayor Inf. Mahsun Abadi, S.Ag beserta Perwira Staf, Kadis Kesehatan Siswandoyo, Kasatpol PP, Wakapolres, Kompol Masharsono, SH. MH dan Ormas.

Mewakili Pemerintah Daerah, Kadis Kesehatan Barito Utara, Siswandoyo berkesempatan untuk memimpin apel dalam kegiatan pembagian masker menyatakan, “saat ini pandemi covid-19 masih berlangsung. Kita harus tetap waspada serta mentaati protokol kesehatan dengan 3M, 3T dan vaksinasi.

Sementara itu, Kapolres Barito Utara, AKBP Dodo Hendro Kusuma,S.I.K, menyatakan, sesuai arahan Komando diharapkan bisa memperkuat sinergi untuk menekan laju penyebaran covid-19, yang saat ini masih belum reda. 

“Kegiatan pembagian masker gratis kepada warga ini bakal dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan Kodim 1013 Muara Teweh, Polres Barito Utara, Organisasi masyarakat, Pemda dan stakeholder lainnya,” tuturnya.

Dengan dibagikan masker gratis ini, imbuhnya, akan memudahkan masyarakat mentaati protokol kesehatan demi memutus rantai dan penularan virus corona di Barito Utara ini.

Masih di tempat yang sama, Dandim 1013 Muara Teweh, Letkol Kav. Rinaldi Irawan, M. Han melalui Kasdim 1013 Muara Teweh, Mayor Inf. Mahsun Abadi, S.Ag berkata pandemi covid-19 yang masih mewabah ini mengisyaratkan kepada semua warga untuk selalu mentaati protokol kesehatan. 

Ditambahkannya pula, masyarakat sudah banyak yang sadar betapa pentingnya memakai masker. Namun di pasar-pasar masih dijumpai warga yang enggan memakai masker terus menerus. Padahal di pasar itulah kerap terjadi interaksi, yang permanen dan berpotensi menimbulkan adanya penularan covid-19.

“Langkah bersama pembagian masker kepada masyarakat ini, mari kita dukung sebagai upaya memudahkan bagi masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan. Dengan perkuat sinergi antar elemen, baik itu Pemda, Kodim, Polres, Satpol PP, BPBD, Ormas dan Media,” tandasnya. (SS)

Tetap Patuhi Prokes, Kegiatan Posyandu di Dusun Kebun Seket Dilaksanakan

CANDIPURO – Kegiatan posyandu di Dusun Kebun Seket Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro, kembali dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, Rabu (03/02/2021).

Kegiatan posyandu dilaksanakan oleh para Kader posyandu, yakni Uswatun Chasanah, Supinah, Susi Susanti, Juminem serta Siswanto dibawah pimpinan Yayuk Sri Rahayu, dan dipandu oleh Bidan Desa Lovia Murni Astuti.

Sebelum memulai kegiatan para pengunjung diharuskan mengikuti aturan protokol kesehatan (Prokes), dengan dipastikan menggunakan masker dan disarankan mencuci tangan terlebih dahulu serta dihimbau untuk menjaga jarak.

Seperti biasanya, rangkaian kegiatan posyandu dilaksanakan, selain kegiatan rutin hari ini juga dilakukan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada para balita yang hadir dalam kegiatan posyandu tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ketua Posyandu Sri Rahayu merasa bersyukur karena kegiatan bulan timbang di Dusun Kebon Seket, tepatnya di Gerbangmas Bangun Rampal Desa Sumbermujur dapat berjalan dengan lancar.

“Pada hari ini penimbangan dan pemberian vitamin A berjalan dengan lancar. Semua balita hadir dan ibu ibu balita rupanya sudah merasa sadar bahwa anaknya sudah saatnya untuk diperiksakan setiap bulan,” kata Yayuk kepada wartawan.

“Di masa pandemi sesungguhnya mereka sudah menunggu nunggu untuk segera memeriksakan putra putrinya. Kebetulan saat ini Desa Sumbermujur sudah memenuhi zona hijau, jadi untuk balitanya bisa dikumpulkan seperti ini.” Tambah Yayuk.

Meskipun begitu pihaknya tetap menyampaikan persyaratan dengan memenuhi 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak.

“Alkhamdulillah mereka semua sudah mematuhi aturan prokes tersebut. Saya ucapkan terimakasih kepada ibu ibu balita disini,” tutupnya.

Kontributor : Markasan
Editor : Bambang Irawan

Jauhkan Kekumuhan, Kades Sukoharjo Bersama Warga Bersihkan Makam

0

KEDIRI – Kepala Desa Sukoharjo, Ahmadi perintahkan ketua ketua RT untuk melakukan kerja bakti membersihkan makam dan lingkungan. Hal itu ia lakukan karena tak ingin lingkungan desanya tetlihat kuotor dan kumuh. Khusunya areal tempat pemakaman di desa setempat.

Kepala Desa Sukoharjo mengakui bahwa warganya sangat antusias membersihkan makam dan lingkungan masing masing. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menjadwalkan kerja bakti tersebut pada setiap hari jum’at.

“Ya, warga sini memang antusias kerja bakti membersihkan lingkungan dan juga tempat pemakaman. Ketua RT hanya memerintahkan saja, seluruh warga sudah datang pada dengan sukarela melakukan kerja bakti di lingkungan masing masing,” kata Kades Ahmadi.

Ahmadi menjelaskan bahwa dimasa pandemi corona, warga tidak ingin makam menjadi penghalang memutus penyebaran corona. Dalam menghadapi semua itu, pihaknya pun melakukan upaya lainnya termasuk memberikan penerangan lampu jalan.

“Lampu jalan desa sudah dipasang walaupun belum 100%. Kendati begitu masyarakat sudah merasakan manfaat lampu penerangan jalan, jam berapa pun walau lewat jalan makam selalu nyaman. Pemandangan sekarang menjadi enak karena makamnya bersih dan steril,” kata Ahmadi, Minggu (31/1/2021) lalu.

Antusias Warga Membersihkan Makam dan Lingkungan Masing Masing
Antusias Warga Membersihkan Makam dan Lingkungan Masing Masing

Di tempat terpisah, wartawan Gempurnews mewawancarai, Kusnadi (47) warga desa setempat saat baru pulang dari dari mengikuti kegiatan kerja bakti, mengaku lega atas terpasang lampu penerang jalan desa tersebut.

“Alhamdulillah mas, Bapak Ahmadi adalah sosok kepala desa yang pertama kali mempunyai tekat dan niat untuk memberi penerangan jalan desa, jadi keluarga mau pergi kemana pun pulang malam hari tidak dihantui oleh rasa takut karena sepanjang jalan Sukoharjo sudah dipasang lampu penerangan jalan,” ungkapnya.

“Semoga Pak Ahmadi selalu diberi kesehatan mas, karena saya sangat bangga dengan keberaniannya untuk menciptakan masyarakat Sukoharjo menjadi tenang. Apalagi tempat makam juga sudah steril bersih sekali, kami bangga mas,” tuturnya lebih lanjut.

Informasi didapatkan mulai bulan kemarin, balai desa sudah mau dibangun gedung serbaguna, sedang warga banyak tidak tahu dana dari mana. Namun warga sangat percaya kalau Pak Ahmadi adalah sosok yang jujur apa adanya, tidak akan ada yang ditutup-tutupi.

Demikian pula dalam hal kekompakan mengatasi bantaran ambrol, masyarakat bahu-membahu memperbaiki bantaran agar tidak ambrol dengan cara tradisional goni diisi tanah untuk sementara sebagai penahan air. Itupun tanpa menunggu perintah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala desa Ahmadi berharap, agar kekompakan masyarakat desanya tetap terpelihara dengab baik. Pihaknya berjanji akan menjadikan Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri ini lebih baik.

Kades Sukoharjo
Kades Sukoharjo

“Semoga dengan niat yang tulus ikhlas masyarakat Desa Sukoharjo semakin lebih baik dari tahun tahun kemarin. Semua ini saya lakukan dengan niat ibadah. Sedangkan bantaran sungai yang sudah diperbaiki untuk sementara kita amankan, semoga pengairan ke masyarakat kami bisa lancar dan tidak terkendala, mohon doanya mas ya,” tutup Kades. (joko).