KEDIRI – Kepala Desa Sukoharjo, Ahmadi perintahkan ketua ketua RT untuk melakukan kerja bakti membersihkan makam dan lingkungan. Hal itu ia lakukan karena tak ingin lingkungan desanya tetlihat kuotor dan kumuh. Khusunya areal tempat pemakaman di desa setempat.
Kepala Desa Sukoharjo mengakui bahwa warganya sangat antusias membersihkan makam dan lingkungan masing masing. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menjadwalkan kerja bakti tersebut pada setiap hari jum’at.
“Ya, warga sini memang antusias kerja bakti membersihkan lingkungan dan juga tempat pemakaman. Ketua RT hanya memerintahkan saja, seluruh warga sudah datang pada dengan sukarela melakukan kerja bakti di lingkungan masing masing,” kata Kades Ahmadi.
Ahmadi menjelaskan bahwa dimasa pandemi corona, warga tidak ingin makam menjadi penghalang memutus penyebaran corona. Dalam menghadapi semua itu, pihaknya pun melakukan upaya lainnya termasuk memberikan penerangan lampu jalan.
“Lampu jalan desa sudah dipasang walaupun belum 100%. Kendati begitu masyarakat sudah merasakan manfaat lampu penerangan jalan, jam berapa pun walau lewat jalan makam selalu nyaman. Pemandangan sekarang menjadi enak karena makamnya bersih dan steril,” kata Ahmadi, Minggu (31/1/2021) lalu.

Di tempat terpisah, wartawan Gempurnews mewawancarai, Kusnadi (47) warga desa setempat saat baru pulang dari dari mengikuti kegiatan kerja bakti, mengaku lega atas terpasang lampu penerang jalan desa tersebut.
“Alhamdulillah mas, Bapak Ahmadi adalah sosok kepala desa yang pertama kali mempunyai tekat dan niat untuk memberi penerangan jalan desa, jadi keluarga mau pergi kemana pun pulang malam hari tidak dihantui oleh rasa takut karena sepanjang jalan Sukoharjo sudah dipasang lampu penerangan jalan,” ungkapnya.
“Semoga Pak Ahmadi selalu diberi kesehatan mas, karena saya sangat bangga dengan keberaniannya untuk menciptakan masyarakat Sukoharjo menjadi tenang. Apalagi tempat makam juga sudah steril bersih sekali, kami bangga mas,” tuturnya lebih lanjut.
Informasi didapatkan mulai bulan kemarin, balai desa sudah mau dibangun gedung serbaguna, sedang warga banyak tidak tahu dana dari mana. Namun warga sangat percaya kalau Pak Ahmadi adalah sosok yang jujur apa adanya, tidak akan ada yang ditutup-tutupi.
Demikian pula dalam hal kekompakan mengatasi bantaran ambrol, masyarakat bahu-membahu memperbaiki bantaran agar tidak ambrol dengan cara tradisional goni diisi tanah untuk sementara sebagai penahan air. Itupun tanpa menunggu perintah.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala desa Ahmadi berharap, agar kekompakan masyarakat desanya tetap terpelihara dengab baik. Pihaknya berjanji akan menjadikan Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri ini lebih baik.

“Semoga dengan niat yang tulus ikhlas masyarakat Desa Sukoharjo semakin lebih baik dari tahun tahun kemarin. Semua ini saya lakukan dengan niat ibadah. Sedangkan bantaran sungai yang sudah diperbaiki untuk sementara kita amankan, semoga pengairan ke masyarakat kami bisa lancar dan tidak terkendala, mohon doanya mas ya,” tutup Kades. (joko).



