Home Blog Page 1869

Nikmati Panorama Anjasmoro dari Puthuk Pegat

0

SIDOARJO – Meski pandemi belum berakhir, saat ini mulai banyak dedtinasi wisata yang mulai buka kendati harus mengikuti protokol kesehatan (prokes).
Salah satu destinasi yang buka adalah wisata alam pendakian yang berada di daerah Pacet, tepatnya di Km 2 hutan Boss Pinus yang terkenal dengan puncak Puthuk Pegat.
Puthuk Pegat ini berbeda dengan Gunung Pegat atau yang disebut puncak Rengganis.
Meski hanya berada pada ketinggian sekitar 1000 Mdpl saja, namun memiliki jalur tracking yang sangat eksotis dan sangat cocok untuk pendaki pemula.
Membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 1jam 20 menit, kita akan sampai di puncak untuk menikmati paronama pegunungan Anjasmoro yang mempesona dengan suasana yang sejuk.

Panorama Anjasmoro dari Puthuk Pegat
Panorama Anjasmoro dari Puthuk Pegat

Tak hanya itu, di lokasi ini pula kita juga bisa menikmati kesegaran air terjun Cuban Waru, dengan arah yang sama dengan jalur pendakian.

Destinasi Puthuk Pegat ini tergolong baru karena baru di buka untuk umum pada 21 Januari 2021. Kendati destinasi baru, ditempat ini sudah tersedia tour guide untuk menemani perjalanan.

Menurut penuturan Dimas dan Andik, pengelola Puthuk Pegat, untuk registrasi sebelum menuju puncak pengunjung harus registrasi langsung di basecamp ataupun bisa DM dahulu di Instagram @pendakianMTPuthukpegat. (soleh)

Gara-gara Chating dengan Pria Lain, Suami Bunuh Istri

0

PROBOLINGGO – Kasus tewasnya seorang perempuan di kamar kos Jl. Letjen Sutoyo Gg. V Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Probolinggo Kota, Kamis (21/1/2021).
Pelaku tak lain adalah suami korban yaitu Sahrizal, 27, warga Desa Batuampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Ia tega membunuh istri sirinya itu, setelah melihat istrinya sedang chatting dengan pria lain.

Identitas korban yaitu Nurul Fadiillah, 26, warga Keluruhan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.
Terungkapnya kasus pembunuhan itu, setelah pelaku menyerahkan diri ke Polres Probolinggo Kota, pada Rabu malam kemarin.
Dalam rilis yang digelar di halaman Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (21/1/2021)  Kepala Unit IV Satreskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Joko Murdianto mengatakan, beberapa jam setelah pihaknya melakukan olah TKP, pelaku menyerahkan diri ke polisi.
Joko, sapaannya, menerangkan, ada dua motif yang mendasari tersangka sehingga tega membunuh istrinya sendiri. Pertama, keluarga korban tidak menyukai pelaku.
“Kedua, tersangka mengetahui korban komunikasi dengan pria lainnya,” terang Joko.
Selain itu, Joko mengungkapkan, dari hasil autopsi, diketahui bahwa korban dicekik lehernya oleh pelaku. Setelahnya, pelaku mencoba melakukan bunuh diri dengan cara menyemprot mulutnya dengan cairan pembasmi nyamuk.
“Juga mengikat kabel cas handphone di lehernya,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15  tahun penjara.


Sementara itu, tersangka Sahrizal, mengaku bahwa statusnya sebagai suami siri sudah berlangsung hampir 1 tahun dan ia meninggalkan rumah korban sejak sepekan lalu.
Sahrizal menuturkan, ia sempat pergi ke Jakarta dikarenakan sakit hati dengan sikap keluarga istrinya. Bahkan ia menyebut, bahwa dirinya sempat dipelet agar ia lupa dengan Nurul, pujaan hatinya.
Warga Batuampar itupun mengakui, bahwa ia tega membunuh istrinya karena keluarga Nurul tak menyukai dirinya.
“Istri juga komunikasi dengan pria lain” katanya.
Dalam komunikasi dengan pria lain itu, Sahrizal pernah membaca chatingan sang istri yang menjurus pada pembahasan seks. Meski begitu, namun cintanya kepada Nurul cukup besar. Bahkan menginginkan agar ia mati bersama Nurul.
“Gak apa-apa meninggal, daripada dimiliki lelaki lain” ujarnya.
Sementara, saat Media mendatangi rumah korban, terungkap bahwa Sahrizal merupakan suami kedua Nurul.
Hal itu disampaikan oleh kakak pertama korban, Totok Pitono, 50, warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kota Probolinggo, dan ayah korban, Muwaji, 70.
Totok Pitono menuturkan, bahwa adiknya pernah menikah dengan pria pertamanya, Inung, kemudian cerai dan dikaruniai 1 orang anak.
Setelah cerai itu, pada bulan April 2020, Nurul  mereka siri dengan Sahrizal. Dua sejoli itu tidak sampai menikah sah, lantaran kondisi masih pandemi.
Menurut Totok, keduanya kenal melalui media sosial Facebook, dan Sahrizal mengaku bekerja di perusahaan batubara, di Provinsi Riau.
Tapi selama mengarungi rumah tangga, Nurul dan Sahrizal kerap bertengkar hingga terjadi tindak kekerasan.
“Ya, mukul begitu,” bebernya.
Menurut Totok, konflik rumah tangga adiknya itu terjadi karena Sahrizal jarang menafkahi keluarganya, terutama saat Sahrizal jadi pengangguran. Sementara, Nurul mencari uang dengan cara berjualan kosmetik secara online.
Kini, keluarga Sahrizal dan Nurul sudah sirna. Nurul telah meninggal di tangan suaminya sendiri.
Totok pun seakan tak percaya dengan kepergian adiknya. Memang, sebelumnya Nurul tak pulang ke rumah mulai Rabu siang kemarin hingga malam harinya. Namun saat pukul 21.15 WIB, ayah Nurul mendapat telepon dari kepolisian dan diminta datang ke Mapolres Probolinggo Kota. “Di sana ada Sahrizal,” tutupnya.
Diketahui, Nurul ditemukan meninggal di sebuah kamar kos di Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Rabu (20/1/2021) malam kemarin. Dari hasil olah TKP, perempuan beranak satu itu tewas akibat cekikan pada lehernya.
Tak lama setelah polisi melakukan olah TKP, pelaku yang tak lain suami siri Nurul, yaitu Sahrizal, menyerahkan diri ke Polres Probolinggo Kota. (ali)

Tak ingin Kehilangan Icon, Pemkab Ganti Beringin Tumbang

0

LUMAJANG –
Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan Indah Amperawati tanam pohon beringin baru di Alun-alun Lumajang, Jum’at (22/01/2021). Penanaman dilakukan pasca salah satu icon Kabupaten Lumajang yang berumur 141 tahun tersebut tumbang pada 17 Januari 2021 lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Thoriqul Haq menyampaikan bahwa beringin menjadi simbol khas Alun-alun Kabupaten Lumajang yang harus tetap ada. Pohon beringin berusia 5 tahun yang baru ditanam tersebut merupakan hibah dari pasangan Irawan dan Ica warga Karangsari, Sukodono.

“Beringin tetap menjadi identitas Alun-alun yang akan tetap berdiri kokoh, sebagai simbol tempat bertemunya masyarakat, tempat masyarakat mencari senang dan kebahagiaan,” ujar bupati.

Bupati meminta kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Yuli Harismawati agar membuat tulisan di sekitar beringin agar masyarakat yang berkunjung mengetahui informasi tentang sejarah beringin Alun-alun Lumajang.

“Kami berharap roboh dan penanaman kembali beringin ini menjadi catatan sejarah yang bisa diketahui oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang mengajak masyarakat agar memaknai penanaman pohon beringin di Alun-alun kabupaten lumajang menjadi simbol semangat masyarakat Lumajang bahwa masyarakat Lumajang mampu bangkit dari setiap keterpurukan termasuk mampu bangkit dari hantaman ekonomi akibat wabah Covid-19.

“Sebagaimana komitmen bupati dan saya, kami menanam sebagai simbol pemerintahan, karena selalu setia mendampingi pemerintah kabupaten lumajang, karena berhadapan dengan kantor pelayanan rakyatnya, sebagai tempat yang membahagiakan rakyatnya,” ujarnya.

Bunda Indah menjelaskan bahwa pohon beringin yang tumbang sengaja tidak dipindahkan, hanya dibersihkan dan dipercantik berdampingan dengan pohon beringin baru dengan harapan dapat tumbuh lebih cantik dan indah. (red)

Satlantas Polresta Pasuruan Gelar Gerakan Jumat Berkah

0

PASURUAN – Untuk membantu meringankan warga tidak mampu, khususnya akibat beban ekonomi gara-gara pandemi Covid 19, Satlantas Polresta Pasuruan menggelar gerakan Jumat berkah.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satlantas Polresta Pasuruan yang dipimpin, AKP Yudiyono, S.H membagikan paket sembako pada warga kurang mampu Desa Warungdowo Kecamatan Pohjentrek Kabupaten Pasuruan.
Hadir dalam kegiatan tersebut; Ps Kanit Dikyasa, anggota Satlantas, PHL Dikyasa, Sekdes beserta perangkat Desa Warungdowo dan 4 warga penerima bantuan.
Yudiyono, pada kesempatan itu mengungkapkan, kegiatan baksos ini bertujuan meringankan ‘beban hidup’ warga yang tidak mampu, utamanya di masa pandemi covid-19.

Selain itu, masih kata Yudiyono, kegiatan itu juga merupakan bentuk kepedulian Satlantas kepada masyarakat.

Acara yang dilaksanakan pada pada Jumat, 22 Januari 2021 itu berjalan tertib, lancar dan aman. (qomar/tofa)

Bantuan dari Polda Jatim dan Bhayangkari Tiba di Majene

0

MAJENE – Bantuan peduli kemanusiaan yang dikirim oleh Polda Jawa Timur (Jatim), PD Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Jatim, telah mendarat di lokasi korban gempa bumi, di Majene, Sulawesi Barat, pada Kamis (21/1/2021).

Penyerahan bantuan peduli kemanusiaan berupa barang-barang kebutuhan, atau Sembako dari Polda Jatim, PD Bhayangkari, dan YKB Daerah Jawa Timur ini diterima oleh Pemerintah Provinsi Sulbar, yang wakili oleh Bupati Majene, H. Lukman, di Pendopo Bupati Majene, Provinsi Sulbar.

Bantuan ini diantar langsung oleh perwakilan dari Polda Jatim, diantaranya Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Andi Syahriful Taufik, S.I.K., M.Si., Kabagwatpers Ro SDM Polda Jatim, AKBP Budi Santosa, S.I.K., M.H., Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Muh. Indra Nadjib, S.I.K, M.Si., Katimsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Yudhi Triananta Syaeful M. S.T.K., dan Bamin Subbagkhirdinlur bagwatpers Ro SDM Polda Jatim, Bripda Saktiyanto Pratama Siswadi.

Bantuan tersebut disambut hangat oleh Pemerintah Sulbar, dalam hal ini diwakili oleh Bupati Majene, H. Lukman, beserta jajaran Pemerintah Majene, dan perwakilan dari Polda Sulbar, diantaranya Kapolres Polman, AKBP Ardi Sutiyono, S.H., S.I.K., M.Hum., Wakapolres Majene, Kompol Jufri S.H., dan Kabagops Polres Majene, AKP Ujang, S.I.K.

Penyerahan Bantuan Peduli Kemanusiaan secara simbolis dari Polda Jatim, PD Bhayangkari, dan YKB Daerah Jawa Timur ini, diwakili oleh Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Andi Syariful Taufik, S.IK., M.Si. Selaku Ketua tim penyerahan bantuan untuk para korban bencana gempa bumi di Sulbar, dan diterima oleh Bupati Majene, H. Lukman.

Sementara untuk pendistribusian bantuan tersebut, telah dilakukan pada Kamis 21 Januari 2021, dengan berkoordinasi bersama pemerintah setempat, guna tepat sasaran.

Teknis pendistribusian bantuan tersebut, dari arah selatan dipusatkan di pendopo Bupati Majene, sedangkan untuk distribusi ke seluruh kecamatan wilayah Majene dan Tappalang, diatur di posko Pendopo dan dikawal oleh anggota Polri. Khusus bantuan dr arah utara diatur pendistribusiannya di Posko induk.

Kegiatan ini berlangsung aman, lancar, dan tertib serta tetap mematuhi Protokol kesehatan Covid 19. (qomar/tofa)

Komjen Listyo Sigit Siapkan Rencana Aksi

0

JAKARTA–Melalui rapat paripurna, DPR RI telah menyetujui pengangkatan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Listyo mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mengikuti seluruh rangkaian proses persetujuan dirinya sebagai Kapolri yang ke-25.

“Terima kasih kepada seluruh teman-teman media dan Komisi III yang sudah mengikuti mulai dari tahapan pendalaman oleh PPATK, kemudian Kompolnas. Dan hari berikutnya kita menyerahkan makalah dan hari Rabu kemarin kami melaksanakan kegiatan tanya jawab dan diakhiri dengan pendapat Fraksi,” kata Listyo Sigit usai rapat paripurna DPR RI, Kamis (21/1).
Usai disahkan DPR, Listyo Sigit mengaku bakal mempersiapkan rencana aksi untuk menjabarkan program yang telah dituangkanya ke dalam makalah saat uji kepatutan dan kelayakan atau Fit and Proper Test di Komisi III.
“Tentunya setelah ini, kami akan segera melakukan rapat kesiapan dalam rangka melaksanakan rencana aksi, bagaimana makalah yang kami presentasikan, semoga bisa menjadi program yang akan kita laksanakan sebagai Kapolri nanti,” tandas Sigit.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menyetuji pengangkatan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri melalui rapat paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani bersama dengan unsur pimpinan lainya, Rachmat Gobel, Sufmi Dasco, Aziz Syamsyddin dan Muhaimin Iskandar di ruang rapat Parpurna, Kompleks Parlemen.
Sebelum pengesahan, diawali dari laporan Komisi III terkait hasil fit and proper test Listyo Sigit yang dibacakan Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni.
Setelah itu Sahroni pun memabacakan pemberhentian dengan hormat Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri dan persetujuan pengangkatan Komjen Listyo sebagai Kapolri.
Ketua DPR Puan Maharani pun menanyakan kepada anggota dewan yang hadir apakah Listyo Sigit dapat disetujui hasil Fit and Propernya. Kemudian ditetapkan sebagai pengganti Idham Azis. (qomar/tofa)

BLT Tahap Pertama Anak Sekolah di Jombang Cair

JOMBANG – Program Keluarga Harapan (PKH) berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada anak sekolah tahap pertama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur sudah cair pada Rabu (6/1/ 2021) lalu.

“Untuk bantuan kemarin sudah cair pada bulan Januari ini, yang merupakan tahap pertama di tahun 2021,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Hari Purnomo, Kamis (21/1/2021).

Dijelaskan, bantuan anak sekolah untuk SD/MI yang diterima sebanyak Rp 900 ribu per tahun, SMP/MTS sebanyak Rp 1,5 juta per tahun dan SMA/MA sebanyak Rp 2 juta per tahun.

“Bantuan tersebut dicairkan tiap 3 bulan sekali. Jika dalam satu keluarga memiliki 3 anak yang sedang sekolah di SD/SMP/SMA maka masing-masing akan menerima sebanyak besaran yang sudah ditetapkan, begitupun dengan balita dan ibu hamil. Jadi tiap KK maksimal yang mendapat bantuan ada 4,” kata Hari.

Ia menambahkan, jika dalam satu KK ada 2 orang yang masih sekolah ditingkat yang sama maka yang hanya mendapat bantuan hanya 1 orang saja. Sedang untuk cairnya bantuan tiap bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.

Ditenui terpisah, salah seorang pendamping PKH, Nasrudin menjelaskan jika syarat mendapatkan bantuan tersebut adalah miskin yang sudah terdaftar diDKTS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

“Data tersebut memang langsung turun by name, by addres dari Kabupaten. Sehingga kita bisa menentukan mana yang layak dapat dan tidak,” ujar Udin, sapaan karibnya.

“Sedangkan untuk pengambilan bantuan bisa diambil di bank milik negara yang ditunjuk,” imbuhnya (anw)

DPR RI Setujui Komjen Listyo Sigit Sebagai Kapolri

0

JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi menetapkan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri terpilih menggantikan Jenderal Idham Azis.
Hal tersebut sebagaimana dilakukan dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani dengan didamping oleh Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin, Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco dan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar.
Awalnya pengesahan diawali dari laporan Komisi III terkait hasil fit and proper test Listyo Sigit. Dimana dibacakan Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni.
Setelah itu Sahroni pun membacakan pemberhentian dengan hormat Jenderal Idham Azis sebagai Kapolri dan persetujuan pengangkatan Komjen Listyo sebagai Kapolri.
Lantas, Ketua DPR Puan Maharani pun menanyakan kepada anggota dewan yang hadir apakah Listyo Sigit dapat disetujui hasil fit and propernya. Kemudian ditetapkan sebagai pengganti Idham Azis.
“Sidang dewan yang kami hormati sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat apakah laporan Komisi III DPR RI atas hasil uji kelayakan terhadap calon Kapolri tersebut dapat disetujui?” kata Puan, Kamis (21/1/2021)
“Setuju,” jawab anggota DPR.
Dengan begitu, pengesahan Listyo sebagai Kapolri baru pengganti Jenderal Idham Azis sudah disetujui oleh DPR. Saat ini hanya tinggal menunggu dilantik oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (qomar/tofa)

Listyo Inginkan Pelayanan Polri Semudah Memesan Pizza

0

JAKARTA – DPR resmi menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna DPR, Kamis (21/1/2021).

Setelah keputusan itu, Lastyo menginginkan masyarakat mendapat pelayanan dari Polri semudah memesan pizza. Demi merealisasikannya, dia ingin menata kembali layanan darurat kepolisian atau hotline dengan pemberlakuan nomor tunggal secara nasional.

“Jadi diharapkan ke depan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan Polri semudah memesan pizza,” ujarnya.

Mekanisme tilang pun akan diubah secara bertahap menjadi serba elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE).

Dia juga tidak ingin penegakan hukum bersifat tajam ke bawah. Menurutnya, tidak boleh ada lagi kasus seperti yang menimpa Nenek Minah yang mencuri tiga buah kakao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan (RSA) diproses secara hukum oleh Polri.

Secara garis besar, Listyo ingin memperbaiki tata kelola dan keorganisasian di Polri jika menjabat Kapolri berikutnya.

Dalam makalahnya saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR pada Rabu lalu, Listyo menyatakan mengusung konsep transformasi Polri yang Presisi. Presisi dalam konsep tersebut merupakan akronim dari Prediktif, Responsibilitas, Transparasi berkeadilan.

Menurutnya, konsep ini merupakan kelanjutan dari konsep Profesional, Modern, dan Terpercaya (Promoter) yang telah diusung sejak era kepimpinan Tito Karnavian sebagai Kapolri. (tim)

Pindah ke Kalbar, Ketua Pengadilan Negeri  Muara Teweh Pamit pada Bupati

0

BARITO UTARA – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh Barito Utara Kalteng, Cipto Hosari Parsaoran Nababan berpamitan pada Bupati Barito Utara H. Nadalsyah yang didampingi Wakilnya Sugianto Panala Putra, SH di rumah dinas Bupati Muara Teweh, pada Kamis (21/1/21).
Dalam pertemuan itu, Cipto meyampaikan terimakasih sekaligus pamit dari Muara Teweh karena pindah tugas ke Pontianak Kalimantan Barat.
“Saya sampaikan terimakasih banyak atas kerjasama yang baik selama ini, antara Pengadilan Negeri dengan  pemerintah Kabupaten Barito Utara,” ucap Cipto.
Sementara itu Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah meyampaikan apresiasinya atas pengabdian dan dedikasi Cipto selama ini.
“Semoga betah di tempat yang baru dan membawa Pengadilan Negeri lebih maju lagi kedepannya,” kata Nadalsyah..
Sesaat kemudian, acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan cinderamata, dari Ketua Pengadilan Negeri Muara Teweh Ke Pemkab Barito Utara, begitu juga sebaliknya Pemkab Barut memberikan cinderamata pada Cipto sebagai bentuk kenangan selama bertugas di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan Barito Utara. (SS)