Home Blog Page 1868

Manggala Garuda Putih Garda DPP Wilayah Cimindi Gelar Rapat Evaluasi

0

CIMAHI – Bertempat di Sekretariat Garda Manggala DPP Wilayah Cimindi Ranting Sariwangi yang beralamat di RT 02 RW 07 Desa Sariwangi Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat rapat evaluasi ormas digelar pada Sabtu (22/1/2021)

Rapat yang dihadiri oleh Struktur Kepengurusan Manggala Garuda Putih Wilayah Cimindi, Ketua Ranting Sariwangi beserta jajaran juga Ketua RW 07 Desa Sariwangi tersebut membahas konsolidasi, evaluasi kinerja program dan restrukturisasi lembaga.

Dalam pembukaan rapat tersebut, Sekretaris Manggala Garuda Putih Garda Wilayah Cimindi, Dadang Kumis memaparkan, gelaran ini merupakan rapat evaluasi organisasi yang tetap harus dijalankan sehubungan banyak permasalahan yang harus diselesaikan. “Namun tetap dengan menjaga semangat kekeluargaan. Sekaligus menyampaikan Amanat Dan Garda DPP bahwa Garda DPP Wilayah Cimindi Harus tetap berdiri, menjaga kerukunan dan kekeluargaan serta mempertahankan prestasi yang telah diraih di bidang kemanusiaan,” terang dadang disela-sela acara.

Hasil dari rapat evaluasi dan konsolidasi tersebut menghasilkan beberapa poin yang nantinya akan dilaksanakan sesuai dengan mekanisme Organisasi yang berlaku.

Ketua Garda Maggala Garuda Putih Wilayah Cimindi, Maman Jin menambahkan, ada beberapa evaluasi terkait segala sesuatu yang terjadi beberapa bulan belakangan ini. “Rapat ini dilaksanakan agar mencari solusi terbaik sehingga roda organisasi akan berjalan normal kembali. Kita mendapat apresiasi dari DPP disisi Baksos dan Kemanusiaan. Semoga Semua hasil Rapat malam ini akan menyelesaikan semua masalah yang timbul,” tukas Maman Jin, Ketua Garda DPP Manggala Garuda Putih Wilayah Cimindi. (Edison/Syafei)

Kejari Probolinggo Ekspos Penetapan Tersangka Dugaan Penyimpangan Dana KUR

PROBOLINGGO – Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo melakukan ekspose penetapan tersangka perkara tindak pidana korupsi dugaan penyimpangan dana kredit usaha rakyat (KUR).

Dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BRI Unit Leces, Probolinggo, Jawa Timur, senilai lebih kurang Rp 1 miliar diduga dikorupsi oleh oknum karyawan berinisial MH.

MH diduga membujuk dan mengarahkan nasabah penerima dana KUR untuk membeli motor bekas di showroom salah satu rekannya, pemilik shoroom sepeda motor bekas berinisial YA.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo, Adhryansah menyebut oknum karyawan BRI Unit Leces, MH, tidak melaksanakan peraturan Kementerian Perekonomian dalam menyalurkan dana KUR. Menurut Adhryansah, atas perbuatan YA, negara telah dirugikan sebesar Rp 1.059.202.822.

“Dana KUR yang dicairkan BRI Cabang Probolinggo itu diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki usaha agar usaha kecilnya berkembang. Tapi, oleh MH yang bertugas sebagai peneliti kelayakan calon penerima KUR, ternyata tidak dilaksanakan sebagaimana diatur BRI dan Kementerian Perekonomian,” kata Adhryansah, Selasa (19/1/2021), dikutip dari Kompas.com

“Jadi MH ini mengarahkan nasabah yang menerima KUR membeli motor bekas di showroom milik YA,” tambahnya.

Kasus tersebut terungkap setelah BPKP melakukan audit dan menemukan fakta kerugian negara akibat perbuatan MH adalah sebesar Rp 1.059.202.822.

Menurut Ardhyansyah, kejaksaan melakukan penyelidikan. Ia mengaku, hasil audit yang dilakukan BPKP menjadi pintu masuk bagi kejaksaan untuk mengunkap kasus itu.

Akibat perbuatannya, pelaku disangka dengan Pasal 2 jo Pasal 3 jo Pasal 18 ayat 1 huruf b Ayat 2 dan Ayat 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 jo Pasal 65 Ayat 1 KUHP. (tim)

Polda Jatim Salurkan Bantuan Hingga 1,8 M ke Kalsel dan Sulbar

0

SURABAYA – Dalam upaya meringankan beban korban Gempa Bumi di Sulawesi Barat dan bencana banjir di Kalimantan Selatan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr. Nico Afinta, bersama staf serta jajaran dan Bhayangkari enyalurkan bantuan obat-obatan, kebutuhan bahan pokok, sembako dan uang dengan total bantuan 1,8 Milyar.
Bantuan sosial yang disalurkan untuk korban bencana gempa bumi yang terjadi Sulawesi barat, diterima oleh Bupati Mamuju. Sedangkan bantuan korban bencana banjir di kalimantan selatan telah disalurkan oleh polda Kalimantan Selatan ke polres-polres di jajarannya.
Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, menyebutkan bahwa Polda Jatim bersama staf dan jajaran serta Bhayangkari, sudah menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, kebutuhan bahan pokok, sembako, dan uang dengan total bantuan 1,8 Milyar kepada korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan bencana banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan.
“Kapolda Jatim beserta staf dan Bhayangkari telah memberikan bantuan untuk saudara kita yang tertimpa musibah bencana gempa bumi dan banjir yang terjadi di sulawesi barat dan kalimantan selatan,” ucap Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Sabtu (23/01/2021) malam.
“Bantuan tersebut sudah tiba di polres-polres jajaran Polda Kalimantan Selatan. Sedangkan bantuan untuk korban gempa bumi diterima oleh Bupati Mamuju. Nantinya bantuan ini akan disalurkan ke korban baik yang ada di kabupaten maupun yang ada di kota di wilayah Sulbar,” tambahnya.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah,” pungkasnya. (tofa)

TPU Margamulya Terkesan Kumuh, Pengurus Makam Harapkan Perbaikan

0

CIMAHI – Sabtu(23/01/2021)
Tempat Pemakaman Umum (TPU) Marga mulya yang terletak di Wilayah RW 01 Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, terkesan kumuh dan menghawatirkan, padahal TPU ini merupakan tempat untuk memakamkan jenazah warga sekitar Kelurahan Cimahi Bahkan Warga Kelurahan Cibabat (Sukawargi).

Awak media yang sempat berkunjung dan menemui pengurus makam yang juga merupakan anak tertua juru kunci makam yakni Bapak Ukar, sedikit memyampaikan keluhan terkait pemeliharaan makam. Sedangkan jurukunci makam, Ibu Karyati sedang dalam keadaan sakit karena usia yang sudah senja yakni 80 tahun dan berada dirumahnya.

Anak tertua dari Ibu Karyati yang dijumpai awak Media Gempur News, menerangkan keadaan TPU Margamulya ini, dulu dipegang oleh Pak Ajat untuk perawatannya. Kemudian diteruskan oleh Ibu Karyati sampai sekarang namun karena Ibu Karyati Sakit diteruskan oleh Pak Ukar.

“Sebenarnya saya sudah mendapatkan surat dari Kelurahan tahun 2017 lalu, tapi karena Ibu Karyati masih ada saya tidak berani mengklaim saya sebagai pengurus makam disini.” Terang Pak Ukar.

Sebagai pengurus TPU Margamulya, Pak ukar menyampaikan harapannya untuk memperbaiki Saung yang selama digunakan sebagai tempat berteduh dan menerima tamu yang berkepentingan untuk pemakaman, karena menurut dia Saung tersebut sudah kurang sedap dipandang mata.

“Beberapa waktu yang lalu sempat pak Walikota Cimahi berkumjung dan berjanji akan mperbaiki Saung makam ini, namun sampai saat ini belum ada realisasinya.” Tuturnya.

“Saya pun berharap ada WC umum yang diperuntukan bagi para pengunjung TPU yang melakukan Ziarah kubur, agar pengunjung makam tidak kebingungan ketika ingin buang air kecil dan sekedar mencuci tangan.” Tambah Pak Ukar.

TPU Margamulya sudah lumayan padat bahkan kabarnya sampai satu lubang kubur digunakan oleh 2 jenazah, yang paling miris adalah keberadaan Saung yang sudah tidak layak gentingnya di tutup oleh plastik serta kumuh. Bahkan informasi yang didapat media ini, Pak Ukar selama ini tidak menerima insentif sebagai pengurus makam dikarenakan TPU Margamulya ini tidak termasuk TPU yang di kelola oleh Dinas pemakaman.
Edison

10 Tahun Berkiprah, LSM KOMPAS Tingkatkan Program Peningkatan SDM

0

CIMAHI – Di tahun 2021 ini, Lembaga Swadaya Masyarakat Koordinat Masyarakat Pejuang Aspirasi (LSM KOMPAS) genap 10 tahun berkiprah di masyarakat. Sebagai wujud rasa syukur dalam menyambut hari jadinya, rangkaian kegiatan unggulan yang berbasis peningkatan kapasitas sumberdaya manusia pun telah terprogram dan digulirkan pada Sabtu (23/1/2021)
Pada Januari ini, melalui Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (PKSDM) LSM KOMPAS menyalurkan 500 paket bantuan perlengkapan sekolah yang diberikan kepada penerima manfaat kategori keluarga kurang mampu di 6 (enam) kabupaten/Kota, diantaranya Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Cianjur.
Menurut Keterangan Koordinator Nasional LSM KOMPAS, Fajar Budhi Wibowo, program ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Bantuan ditujukan kepada pelajar SD, SMP, SMA sederajat yang belum tersentuh oleh program PIP/KIP didaerahnya.
Masih dalam rangkaian kegiatan tersebut, sebagai organisasi nasionalis, LSM KOMPAS juga menggulirkan program Syiar NKRI dan Deradikalisasi (SAKRAL) dalam bentuk kompetisi video Hafalan Teks-Teks Nasionalisme (Pancasila, Sumpah Pemuda, Tri Sakti Bung Karno dan Pembukaan UUD 1945).
“Kompetisi ini diikuti secara antusias oleh pelajar tingkat SD sampai dengan SMA dari berbagai daerah. Video Hafalan tersebut diunggah pada kanal Youtube LSM KOMPAS, yang mana nantinya akan dijaring peringkat 10 (sepuluh) besar video dengan viewers/penonton terbanyak dan 3 (tiga) video hapalan terbaik.” jelasnya.
Kompetisi tersebut bertujuan untuk memupuk jiwa nasionalisme dikalangan generasi muda. Sebagai apresiasi, penghargaan dan motivasi bagi para pemenang, LSM KOMPAS telah menyediakan hadiah dalam bentuk Bantuan Dana Penunjang Pendidikan serta beasiswa Kuliah S1 bagi pelajar kelas 12 bila ada yang masuk menjadi pemenang.
Selain memberikan perhatian kepada masyarakat melalui program-program unggulan, LSM KOMPAS pun memiliki cara yang berbeda yang menjadi ciri khas dalam melakukan penjaringan pada kader-kader organisatorisnya.
Hal itu dilakukan sejalan dengan salah satu misi yang diembannya, yakni Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia. Seleksi ketat dilakukan dari mulai penyaringan usia, pendidikan, sikap mental dan dedikasi. Yang lebih menarik lagi adalah, setiap anggotan yang terjaring diwajibkan melaksanakan tugas belajar dengan Program Beasiswa S1.
Hal tersebut dilakukan untuk menjawab tantangan berbagai problematika atas situasi dan kondisi masyarakat saat ini dan agar terciptanya kader-kader organisatoris pemberdaya di internal LSM KOMPAS yang handal dan unggul, memiliki daya saing serta berkualitas.
Masih menurut Fajar, kader-kader organisatoris pemberdaya LSM KOMPAS diwajibkan mengamalkan dan mengimplementasikan ilmu hasil tugas belajar tersebut untuk memberdayakan diri sendiri, keluarga dan organisasi terutama dapat memberdayakan masyarakat binaannya.
“Semua upaya tersebut dilakukan dengan harapan tertanamnya loyalitas yang dibarengi dengan terciptanya kemandirian, tumbuhnya jiwa enterpreunership dan leadership dikalangan anggota,” pungkasnya. (Achmad Syafei)

Nekat Buka Saat PPKM, Rumah Karaoke Digerebek Polisi

SURABAYA – Karaoke Pop City Jalan Kenjeran 223, kembali disegel Polisi karena nekat buka saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, Sabtu (23/1/2022) sore.
Terpantau beberapa karyawan diamankan untuk dibawa ke Mapolrestabes Surabaya dan lokasinya kembali disegel.
Sebelumnya, karaoke itu juga pernah disegel oleh Satpol PP pada bulan Sepetember lalu, karena melanggar aturan dalam Perwali Surabaya No. 33.
Diketahui, Karaoke Keluarga yang juga menyediakan purel itu diketahui nekat buka dan beroperasional pada, Sabtu (23/1/2021) siang.
Karaoke itu nekat buka kembali dan dugaannya melanggar Perwali 67 tahun 2020 sekaligus aturan PPKM hingga kembali disegel.
Kapolsek Tambaksari Surabaya Kompol Akay Fahli mengatakan, adanya informasi jika karaoke keluarga ini buka, maka petugas Tiga Pilar mengecek kebenarannya.
Di lokasi memang tampak jika karaoke itu buka sehingga dilakukan penutupan paksa dan kembali disegel oleh Pol PP Kota Surabaya.
“Karena sesuai intruksi pemerintah bahwa tempat hiburan tidak boleh buka dalam masa pandemi, dan lebih-lebih kita masih dalam PPKM,” sebut Kompol Akay, Sabtu (23/1/2021).
Begitu ada informasi dari masyarakat jika karaoke buka, langsung cepat respon di datangi dan dilakukan upayakan tutup dan pemiliknya kita dibawa ke Polrestabes untuk dimintai keterangan.
“Selain dimintai keterangan di Unit Reskrim Polres, nantinya pihak management hiburan umum ini juga harus membayar denda,” tambah Akay. (tofa)

Wagub Kalteng Tinjau Infrastruktur Jembatan dan Islamic Center Barito Utara

0

BARITO UTARA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Ismail Bin Yahya beserta rombongan melakukan peninjauan Infrastruktur Jembatan dan Islamic Center di Kota Muara Teweh Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah pada Sabtu (23/1/21).
Rombongan Wagub Kalteng disambut oleh Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah yang didampingi oleh Wakilnya, Sugianto Panala Putra, SH dan Sekretaris Daerah, Ir. H. Jainal Abidin, M.AP serta beberapa Kepala Perangkat Daerah.
Wagub Kalimantan Tengah bersama rombongan langsung, meninjau infrastruktur jembatan yang menghubungkan kota Muara Teweh dengan Kelurahan Jingah dan Jambu yang berada di Water Front City Muara Teweh. 
Setelah meninjau pembangunan jembatan, rombongan Wagub juga melihat perkembangan pembangunan Islamic Center yang nantinya akan dijadikan salah satu ikon Barito Utara.
Dalam Paparannya, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah di tengah kunjungan kerjanya mengatakan, “Alhamdulillah kita ucapkan puji syukur Kepada Allah SWT. Tuhan yang Maha Esa, karena proses pembangunan sarana ibadah dan infrastruktur lainnya, hampir rampung dibangun dan sebelumnya saya tertarik, untuk mengunjungi pembangunan ini.”
Dia mengimbuhkan, sebelumya dia hanya melihat keindahan pembangunan Islamic Center ini dari media sosial saja.
“Setelah melihat dari dekat, betapa luar biasanya infrastruktur Islamic Center ini. Saya juga baru tahu juga dalam pembangunannya ternyata banyak sumbangan Pribadi oleh Bupati Nadalsyah dan keluarganya,” ungkap Wagub.

Mengakhiri paparannya, dia mengatakan sangat yakin jika masjid ini bakal menjadi ikon Barito Utara ini.
“Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada Bupati Barito Utara dan masyarakat. Mudah-mudahan masjid ini dapat menjadi sarana ibadah yang berguna bagi masyarakat dalam memperkuat keimanan,” harapnya. (SS)

KPK Dalami Kasus Korupsi di PG Jatiroto

0

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami kasus dugaan korupsi terkait pengadaan dan pemasangan Six Roll Mill di PG Jatiroto 2015-2016, Kamis (21/01/2021).

Kepala Kantor Urusan Sipil dan Traksi Divisi Teknik PTPN XI tahun 2015 – 2017, Subagio diperiksa KPK sebagai saksi dalam penyidikan perkara tersebut.

Lembaga anti rasua terus mendalami keterangan terkait proses aanwijzing yang diikuti oleh yang bersangkutan dalam pengadaan “six roll mill”

“Kami mendalami terkait hal teknis khususnya mesin dan alat berat,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat.

KPK juga memanggil mantan Staf Divisi Pengadaan PTPN XI Tahun 2014-2015 Djoko Martono. Namun, yang bersangkutan tidak hadir dan meminta penjadwalan ulang pemanggilan.

Sebelumnya pada Rabu (20/1), KPK juga telah memeriksa dua saksi dalam penyidikan kasus itu, yakni Kepala Urusan Perencanaan Bisnis Divisi PPB PTPN XI 2015-sekarang Agus Amanda dan pensiunan PTPN XI Sutarno.

“Agus Amanda didalami pengetahuannya terkait jabatan yang bersangkutan saat masih menjabat Kaur (Kepala Urusan) Rencana Bisnis pada PTPN XI yang melakukan usulan rencana pengadaan pada PTPN XI,” kata Ali.

Sedangkan saksi Sutarno didalami pengetahuannya terkait jabatan yang bersangkutan saat bertugas sebagai Staf Teknik yang turut dilibatkan dalam proses pengadaan “six roll mill”.

Namun, terdapat seorang saksi yang tidak menghadiri panggilan pada Rabu (20/1), yaitu Direktur PT Hastaco Multi Sarana Adi Wijarwo.

“Tidak hadir dan akan dilakukan penjadwalan kembali,” ujar Ali.

Sebelumnya diinformasikan, KPK tengah mengusut dugaan kasus korupsi di Pabrik Gula Djatiroto PTPN XI tersebut.

“Saat ini, KPK sedang melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan dan pemasangan “six roll mill” di Pabrik Gula Djatiroto PT Perkebunan Nusantara XI periode tahun 2015-2016,” kata Ali dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Namun sesuai kebijakan Pimpinan KPK, Ali menyatakan untuk saat ini lembaganya belum bisa menginformasikan lebih lanjut siapa saja tersangkanya.

“Sebagaimana kebijakan pimpinan KPK saat ini bahwa untuk publikasi konstruksi perkara dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan pada saat telah dilakukan upaya paksa, baik penangkapan maupun penahanan terhadap para tersangka dimaksud,” ujar Ali pula. (tim)

3 Tahun Dikubur Jasad Kiai Masih Utuh, Bermula Makam Ambruk

SAMPANG – 3 Tahun jasad KH Ahmad Baidowi dikuburkan, namun sungguh mengagetkan para santri dan masyarakat karena jasad almarhum diketahui masih utuh setelah digali.

Utuhnya jasad ulama Sampang Madura tersebut terungkap setelah putra almarhum, KH Sofyan Ahmad mengetahui makam ayahandanya ambruk akibat diguyur hujan deras pada Senin (23/11/2020) silam.

“Bahwasanya makam almarhum ambruk, terus berinisiatif untuk menggali karena tanahnya terlalu ke bawah, dalam, digali dengan masyarakat, para santri,” kata Sofyan dikutip dari tayangan MNC TV.

Sofyan menceritakan kejadian saat penggalian dilakukan. Ketika sampai ke alas paling bawah, jasad KH Ahmad Baidowi masih dalam keadaan utuh.

Bahkan, Sofyan mengaku sempat menyentuh rambut dan kulit almarhum dan didapatinya masih utuh juga.

“Tidak berbau apa-apa, dan posisi almarhum masih seperti semula,” imbuhnya lagi.

Utuhnya jasad kiai kampung tersebut membuat para santri dan warga sekitar menambah kain kafan KH Ahmad Baidowi.

Setelah kain kafannya ditambah dengan yang baru, jasad KH Ahmad Baidowi kembali dikebumikan seperti sedia kala.

Sofyan dalam wawancara virtual tersebut juga mengungkapkan amalan-amalan ayahnya semasa hidupnya.

“Biasa saja, seorang kiai kampung itu biasanya bermasyarakat. Setiap Jumat, setiap hari itu biasanya bermasyarakat dengan berbagai cara bertamu atau dengan cara yang lain,” ujar Sofyan. (biro)

Bangun Kebersamaan, Kapolres Cangkrukan Bareng Awak Media

LUMAJANG – Keberadaan media massa sangat penting bagi institusi Polri sebagai mitra untuk memberikan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Untuk itu, sebagai pimpinan baru di Polres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, S.I.K., M.Si langsung mengadakan acara Kumpul Bareng bersama Awak Media di Lumajang.

Acara diadakan di Saung Aspol Polres Lumajang Jalan Panjaitan 77 Lumajang pada Jum’at (22/01/2021) malam. Hadir Wakapolres, Kasat lantas, Kasat Narkoba, Kasat reskim dan jajaran Polres Lumajang serta sejumlah awak media cetak, elektronik dan media online.

Dalam perkenalannya, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti mengharapkan kepada semua awak media saling bekerjasama dalam menciptakan suasana yang penuh keakraban.

“Saya berharap sinergitas kita ini bisa menciptakan suasana yang sejuk dan penuh keakraban, kami dari Polres akan terbuka kepada rekan-rekan untuk memberikan informasi. Bersama awak media kami megharap dukungan dan kerjasamanya dalam bersosialisasi program serta bisa menangkal berita hoax,” ucap Kapolres AKBP Eka Yekti.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Eka Yekti juga menyampaikan bahwa dirinya akan memberikan tempat silaturahmi wartawan yakni media center yang ditempatkan di pojok kantor Polres Lumajang.

“Teman teman saya sediakan ruangan ukuran 2X4 meter, sehingga disana bisa bertugas menulis berita atau dijadikan tempat diskusi antar wartawan. Kami juga menyiapkan kopi dan teh termasuk AC ruangan, meja dan kursi kami siapkan lengkap dengan wifi,” ungkap Kapolres.

Ia menambahkan, cangkrukan bareng ini tetap akan menjadi program berlanjut, namun dengan konsep yang berbeda. Mungkin bulan depan bisa kita adakan di lokasi pemancingan, kata dia.

Pada kesempatan itu Kapolres Lumajang juga memberikan apresiasi buat Kasat Narkoba dimana saat ini Sat Resnarkoba Lumajang lagi panen banyak tangkapan.

“Untuk kasus yang meresahkan warga, kita upayakan segera kita tuntaskan. Satgas Keamanan Desa (SKD) akan kita bangkitkan guna membantu tugas polisi,” imbuhnya. (duk)