Home Blog Page 1878

Luar Biasa ! Ditengah Pandemi Corona Sempat Gubah Lagu

CIMAHI – Pandemi Covid 19 memang sangat berdampak luarbiasa bagi segala sendi kehidupan. Baik dari sisi kesehatan, perekonomian, lapangan kerja maupun cara bersosialisasi yang dibatasi.

Tetapi ada hal yang cukup unik, masa pandemi covid 19 seperti ini malah mampu menginspirasi menciptakan lagu yang isinya menghimbau masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan.

Adalah ibu Titin Kusmayanti, kader PKK di RW 23 Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan. Ia telah menciptakan sebuah lagu yang berisi pesan melaksanakan 3 hal, yakni mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan menjaga jarak.

Ditanya proses pembuatan dan motivasi memciptakan lagu bertemakan Covid 19 tersebut, Tintin menjelaskan bahwa syair yang ia buat adalah penggalan dari brosur Covid 19, dengan motivasi biar masyarakat selalu ingat pentingnya menjaga kesehatan.

” Syair lagu yang saya ciptakan ini, saya ambil dari penggalam brosur-brosur yang isinya tentang covid 19. Kemudian saya rangkai menjadi syair. Untuk musik pengiring, saya menggunakan alat seadanya, yakni keyboard jadul hadiah ulangtahun saya yang ke 50,” tutur Ibu Titin

“Saya berharap dengan lagu ini semua warga masyarakat baik Cimahi, Jawa Barat, Nasional bahkan warga dunia pun akan tergugah dan melaksanakan protokol kesehatan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19.” Pungkas Ibu Tintin menyudahi penjelasan kepada awak media Gempur News.

Luar biasa Ibu-ibu Kader PKK RW 23 Kelurahan Melong ini. Ditengah pandemi corona melanda dunia, malah sempat menciptakan sebuah lagu yang didedikasikan bagi masyarakat, untuk mengingatkan Bahaya penyebaran covid 19. (EDISON)

Jejak Sriwijaya Air SJ/SJY182 Sebelum Hilang Kontak

0

JAKARTA – Pesawat Sriwijaya rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak, terakhir kali terekam di laut utara Pulau Jawa.
Jejak penerbangan pesawat Sri ini terpantau lewat situs FlightRadar24. Pesawat itu lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.36 WIB.
Saat ini, status penerbangan di situs FlightRadar34 tertulis ‘Unknown’. Tidak ada keterangan soal waktu mendarat.
Dari jalur yang ditampilkan, pesawat tersebut terbang ke arah barat, lalu ke utara. Sebelum akhirnya hilang kontak, pesawat terpantau berada di atas Laut Jawa, tepatnya di sisi utara Pulau Jawa.
Sebelumnya, Manajer Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Haerul Anwar, mengatakan pesawat Sriwijaya Air itu hilang kontak di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.
Haerul membenarkan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ/SJY182 hilang kontak. Lokasi terakhir kontak di kawasan Kepulauan Seribu.
“Hilang kontak di sekitar Tanjung Pasir Pulau Lancang,” kata Haerul. (tim)

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Hilang Kontak

0

JAKARTA – Pesawat Sriwijaya Air dengan rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, pada Sabtu (9/1/2021). Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB.
“Telah terjadi lost contact pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan call sign SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati ketika dikonfirmasi, Sabtu.
Dia mengatakan, hilangnya kontak Sriwijaya Air saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” kata dia. (tim)

Pencuri Sepeda Motor di Area Persawahan Ditangkap

LUMAJANG – Unit Reserse Kriminal Polsek Sukodono bersama Tim Resmob Res Lumajang, menangkap seorang tersangka pencuri sepeda motor yang diparkir di area persawahan Desa Klanting Kecamatan Sukodono Kabupaten Lumajang, Jum’at (8/1/2021).

Kapolsek Sukodono AKP Ahmad Sutiyo SH membenarkan pihaknya baru saja menangkap pelaku yang mencuri sepeda motor. “Ya, baru saja kami melakukan penangkapan terhadap pelaku pencuri sepeda motor di Klanting,” ujar Ahmad dalam keterangan tertulis pada Sabtu (9/1/2021).

Kaposek Ahmad mengatakan, pelaku mengambil sepeda motor yang diparkir di area persawahan dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci T, lalu dibawa lari ke arah utara.

Sementara korban berlari mengikuti pelaku sampai di Desa Kebonagung. Tepat di utara makam umum, pelaku ditabrak oleh korban dari samping kiri hingga jatuh dan pelaku berusaha lari. Selanjutnya, pelaku dikejar dan ditangkap oleh korban dan diamankan oleh warga.

Kanit reskrim Polsek Sukodono bersama Tim Resmob Res Lumajang mengamankan pelaku ke Polsek Sukodono .

“Sejumlah Barang bukti berupa Sebuah kunci T, 1 unit Sepeda motor honda Grand warna hitam tahun 1998 No. Pol : N 2867 YZ, Fotocopi STNK dan fotocopi BPKB telah kita amankan” tambah AKP Ahmad Sutiyo SH.

“Saat ini pelaku EK, Lk, 20 tahun, Swasta, alamat Dsn. Darungan Ds. Merakan Kec. Padang Kab. Lumajang diamankan di mako dan satu pelaku lainnya msh DPO, atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP.” pungkas AKP Ahmad Sutiyo SH. (bam)

Jadi Langganan Banjir, Warga Pertanyakan Kinerja Tagana

SUMENEP – Kinerja Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipertanyakan masyarakat. Tagana dinilai jarang turun lapangan saat ada bencana alam.

Salah seorang warga Desa Pamolokan, Sumenep, Moh. Jakfar, mengaku rumahnya menjadi langganan banjir setiap musim penghujan. “Tidak ada yang turun ke sini. Tim Tagana saja tidak ada saat banjir,” katanya, Jumat (8/1/2021).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Sumenep, Moh. Ikhsan menjelaskan, penanganan setiap ada bencana sudah dilakukan. Bahkan, tim Tagana juga diterjunkan.

“Dari 100 tim Tagana sudah kami terjunkan. Jika tidak menyeluruh, memang keterbatasan personel,” dalihnya.

Ia mengaku kekurangan personel untuk mengatasi masalah yang terjadi di tengah kehidupan masyarakat. Misalnya, saat banjir. Otomatis, sebagian warga ada yang merasa tidak tersentuh.

“Honor mereka juga kecil. Kami juga perlu memerhatikan mereka,” dalihnya.

Menurutnya, tugas Tagana sangat banyak. Mulai dari sosialisasi, penanganan bencana dan waspada dalam menghadapi bencana. “Dengan banyaknya aktivitas, juga perlu ada anggaran,” katanya.

Sementara, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sumenep, Syamrawi menambahkan, tim Tagana kurang ideal. Ditambah lagi dengan kekurangan jumlah personel.

“Kurangnya personel dapat menghambat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Makanya perlu ada penambahan tim,” pungkasnya.(*)

Bupati Malang : Kemungkinan Proyek Tol Malang-Kepanjen Dapat Terwujud.

MALANG Kemungkinan besar proyek tol Malang-Kepanjen dapat terwujud. Pasalnya, proyek tersebut termasuk janji Presiden Jokowi ketika kampanye dulu. Hal ini sebagaimana disampaikan Bupati Malang, Sanusi, seperti dikutip dari Surya Malang.

“Kemungkinan proyek tol diteruskan sampai Blitar dan Tulungagung. Namun, menteri PUPR bilang akan memprioritaskan Tol Malang-Kepanjen dulu,” ujarnya

“Kami berharap itu segera terlaksana,” beber pengusaha tebu asal Gondanglegi ini.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 80/2019, pembangunan fisik tol Malang-Kepanjen dimulai tahun 2020.
Tapi, realisasi pembangunan tertunda akibat wabah virus corona.

“Itu kebijakan pemerintah pusat. Namun kalau diteruskan ke Blitar, ya alhamdulillah,” ucap Sanusi.

Sanusi menyambut baik pembangunan tol Malang-Kepanjen untuk mendongkrak perekonomian di Kepanjen.

“Kepanjen adalah ibu kota Kabupaten Malang. Tol akan berdampak positif karena transportasi ke Kepanjen lebih mudah,” terang Sanusi. (srj).

Kasus Suap Bansos, KPK Geledah Kantor PT ANM dan PT FMK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggeledah kantor PT ANM dan PT FMK dalam penyidikan kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) yang disangka melibatkan Juliari Peter Batubara alias JBP (menteri Sosial RI saat dugaan suap terjadi).

“Terkait penyidikan dugaan korupsi di Kemensos dengan tersangka JPB dan kawan-kawan, hari ini tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Gedung Patrajasa, Gatot Subroto, Jakarta,” kata Plt Jurubicara KPK Ali Fikri, Jumat (8/1/2021).

Ali mengatakan penggeledahan tersebut dilakukan sejak pukul 10.00 WIB. KPK akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut.

“Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut,” ucap Ali.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Juliari Batubara sebagai tersangka bersama empat tersangka lainnya, yakni dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) serta dua orang dari unsur swasta Ardian IM (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).

KPK menduga Juliari menerima suap senilai Rp17 miliar dari fee program bantuan sosial sembako Covid-19 di Jabodetabek.***

Tega Nian Sang Anak Jebloskan Ibu Kandungnya ke Penjara

DEMAK – Entah setan apa yang merasuki seorang anak di Demak, Jawa Tengah, hingga tega menjebloskan ibu kandungnya ke penjara. Anak perempuan tersebut berinisial A (19), sedangkan ibu kandungnya berinisial S (36).

S dipolisikan oleh anak kandungnya, A. Sedangkan S. tidak terpikir pertengkaran dengan anaknya berujung dirinya mendekam di tahanan Polres Demak.

Betapa tidak, setelah bercerai dengan suami, ia malah dilaporkan oleh A atas kasus penganiayaan.

Wanita yang keseharian berjualan pakaian di Pasar Bintoro menceritakan, kasus tersebut bermula saat anaknya yang selama ini tinggal bersama mantan suami di Jakarta datang ke rumah hendak mengambil pakaian.

Saat itu, A datang bersama mantan suaminya. Akan tetapi, semua pakaian milik A telah disingkirkan oleh S karena jengkel dengan sikap anaknya yang sekarang telah membencinya.

“Sejak ikut mantan suami, anak saya ini selalu menentang. Karena jengkel semua pakaiannya saya buang,” kata S, Jumat (8/1/2021) Dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com

Selanjutnya, keduanya kemudian terlibat pertengkaran hebat. Namun, A tetap bersikeras memproses kasus tersebut ke jalur hukum.

“Pelaku kita jerat Pasal 44 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT subsider Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, ancaman hukuman 5 tahun penjara,” ungkap Mujiono.*

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Gara-gara Pakaian, Seorang Ibu di Demak Dipolisikan Anak Kandungnya

Masa Pandemi Covid-19, Sinau Bareng Solusi PTM

LUMAJANG – Setelah beredarnya Surat Edaran Gubernur Provinsi Jawa Timur, Nomor : 420/8174/101.1/2020 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menerapkan Program Sinau Bareng (PSB) sebagai salah satu solusi penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Selama pandemi, ini memang tidak menentu, sehingga semua kebijakan yang di gelontarka bisa jadi tidak permanen. Kita menghormati semua kebijakan, tapi selama ini kita masih melakukan langkah untuk bisa menyiasati dan mencari solusi, sehingga menemukan alternatif namanya PSB, ini merupakan upaya pembelajaran di massa pandemi,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Agus Salim saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (8/1/2020).

Ia juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan PSB bersifat kondisional dan fleksibel, artinya pihak sekolah dapat berkeputusan melaksanakan PSB sesuai dengan kondisi penyebaran covid-19 di masing-masing wilayah.

“Itulah sifat PSB yang bisa hidup di zona apapun, karena sifatnya fleksibel, jadi yang menentukan adalah pihak sekolah, kemudian sekolah kepada komite dan ujungnya kepada orang tua. Prinsipnya adalah keselamatan dan kesehatan,” terang dia.

Adapaun beberapa ketentuan dalam pelaksanaan PSB, diantaranya yakni guru pendidik maupun siswa diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan.

Agus Salim berharap, PSB bisa mewakili harapan masyarakat sekaligus mengobati rasa rindu anak terhadap sekolahnya.

“Adanya PSB, saya harap mutu pendidikan tidak berkurang dan tetap berjalan dengan bagus,” pungkasnya. (Kom/red)

Berharap Tidak ‘Diobok-obok’ KPK, Pegiat Anti Korupsi dan Ormas Gelar Doa Bersama

LUMAJANG – Prihatin terhadap kasus korupsi di berbagai daerah, pegiat anti korupsi yang tergabung dalam LSM Lumajang Bersatu, melakukan ritual do’a di pinggiran Kali Asem yang berlokasi di jantung kota, Kamis (7/1/2021).
Do’a bersama yang dipimpin oleh Koordinator LSM Lumajang Bersatu, Muad, dalam rangka memanjatkan do’a agar Pemerintah Kabupaten Lumajang di selamatkan dari kasus korupsi.
Aktivis Lumajang tersebut berharap, agar teman-teman komunitasnya senantiasa berdo’a ini, supaya Lumajang bersih dari korupsi sehingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak ‘mengobok-obok’ (pemerintah) Lumajang.
“Marilah kita berdo’a memohon kepada Allah SWT agar pejabat di Kabupaten Lumajang tidak ada yang tersandung kasus korupsi. Semoga pula KPK tidak mengobok-obok pemkab sebagaimana yang terjadi di Kota Batu belakangan ini,” ujar Bang Muad, panggilan karib aktifis jalan Iptu Jama’ari tersebut.
Acara doa bersama dipicu dari rumor yang beredar pada berbagai ormas dan pegiat anti korupsi terkait keberadaan tim KPK di Kota Lumajang.
Diketahui juga, belakangan ini penyidik KPK melakukan penggeledahan di Bappelitbangda Kota Batu pada Jumat (8/1/2021).
Sebelumnya, KPK juga menggeledah ruang kerja wali kota Batu di lantai lima Balaikota Among Tani Batu terkait kasus gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017. (duk)