Home Blog Page 192

HKN ke- 61 Arahan Menkes RI, Ungkap Tiga Capaian Program Terbaik Presiden

0

BARITO UTARA- Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, melaksanakan acara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 61 tahun 2025. Targetkan 100 persen layanan gratis bagi warga tidak mampu, telah dilangsungkan bertempat di halaman Kantor Dinas Kesehatan Barito Utara, Selasa (18/11/2025).

Acara HKN ini dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md, Sekda Drs. Muhlis, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Kajari Barito Utara, Direktur RSUD, para Dokter, Kepala Puskesmas se- Barito Utara dan segenap Bidan serta para tenaga medis.

Pada HKN ini pemimpin upacara adalah Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST. MT didampingi Wakil Bupati, Felix Sonadie Y. Tingan, AMd menyampaikan sambutan dan arahan Menkes RI, Budi G. Sadikin mengungkapkan capaian tiga program hasil terbaik cepat Presiden di bidang kesehatan yang telah menunjukkan dampak signifikan. 

“Dikatakan Bupati Shalahuddin, ST. MT dalam arahan Menkes RI, lebih dari 52 juta masyarakat telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG), sekaligus meningkatkan cakupan skrining TB hingga lebih dari 20 juta jiwa. Pembangunan dan peningkatan rumah sakit daerah juga terus berlangsung, di mana pada 2025 32 dari 66 lokus RSUD telah berjalan sesuai target.

“Selaras dengan itu, capaian transformasi kesehatan turut meliputi: enam pilar dipaparkan. 1 Transformasi layanan primer: 8.349 puskesmas telah menerapkan integrasi layanan, prevalensi stunting turun menjadi 19,8%, dan 324.380 kader posyandu telah dilatih.

Transformasi layanan rujukan: peningkatan kemampuan RS di 514 kab/kota untuk layanan kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi. Transformasi sistem ketahanan kesehatan: sebagian besar vaksin, obat, dan alat kesehatan kini dapat diproduksi di dalam negeri,” ungkap Menkes melalui Bupati Barut.

Transformasi pembiayaan kesehatan: cakupan JKN mencapai 268 juta jiwa atau 98% penduduk.
transformasi SDM kesehatan: peningkatan pemenuhan tenaga kesehatan dan program pendidikan dokter spesialis berbasiskan rumah sakit, transformasi teknologi kesehatan: integrasi data kesehatan melalui aplikasi SATUSEHAT dan pemanfaatan Al untuk deteksi dini penyakit,” jelas Menkes RI melalui Bupati Barut.

Sesaat usai upacara HKN ke- 61 pada selasa pagi pukul 09. 30 Kadiskes Barito Utara, Pariadi AR lanjut diwawancari Media Gempurnews, mengatakan bahwa pemerintah daerah terus memperkuat program jaminan kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu agar akses pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara menyeluruh.

“Keikutsertaan kita dalam program jaminan kesehatan ini adalah bentuk komitmen untuk memastikan saudara-saudara kita yang kurang mampu bisa memperoleh pelayanan kesehatan tanpa hambatan,” kata Pariadi AR

Pada tahun 2026, ujar Kadiskes, pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran agar seluruh masyarakat tidak mampu di Barito Utara, bisa ditanggung penuh. Artinya, warga dapat langsung berobat hanya dengan membawa kartu kesehatan yang dimiliki.

Terkait capaian program saat ini, ada segmen peserta telah terdata, mulai dari pekerja penerima upah, pekerja perusahaan, hingga masyarakat kurang mampu.

“Untuk masyarakat tidak mampu, Alhamdulillah saat ini sudah sekitar 70 persen yang terakomodasi. Ini bukan sekadar mengejar angka, tapi memastikan mereka yang benar-benar membutuhkan bisa mendapatkan layanan, terutama yang selama ini belum terdata atau tidak memahami prosedur,” ungkapnya.

la juga menambahkan bahwa pemerintah daerah menargetkan pada awal tahun 2026 seluruh masyarakat tidak mampu sudah masuk kepesertaan jaminan kesehatan.

“Dengan upaya yang terus kita lakukan, capaian kita mendekati 80 persen untuk masyarakat tidak mampu. Insya Allah tahun 2026 seluruhnya dapat ditanggung pemerintah daerah,” tegasnya.  

Upacara HKN ke- 61 dirangkaikan,  dengan penyerahan dua unit mobil  Ambulan dan dua unit sepedamotor Dinas operasional Kepala Puskesmas, di Kecamatan dan Desa terpencil. Modin terbebut diserahkan oleh Bupati Barito Utara, Kepada Kepala Puskesmas disaksikan seluruh yang hadir pada upacara HKN ke- 61. (SS)

Pemusnahan 138 Perkara Inkracht di Pasuruan: Aksi Kolektif Menutup Jaringan Kejahatan Terorganisir

0

Pasuruan – Upaya penegakan hukum di Kabupaten Pasuruan mencapai puncaknya lewat pemusnahan barang bukti dari 138 perkara pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.

Kegiatan yang digelar Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan pada Selasa (18/11/2025) itu tidak hanya menjadi seremoni rutin, tetapi juga menunjukkan soliditas aparat dalam memerangi kejahatan yang meresahkan masyarakat, mulai dari narkotika hingga rokok ilegal.

Bertempat di halaman kantor Kejari Pasuruan, aksi pemusnahan dilakukan secara simbolis di hadapan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Hadir Kajari Pasuruan Teguh Ananta, Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo, perwakilan Kodim 0819, Polres Pasuruan, Polresta Pasuruan, Pengadilan Negeri Bangil, Bea Cukai Pasuruan, serta sejumlah pejabat utama Pemkab Pasuruan.

Kehadiran berbagai unsur penegak hukum tersebut menegaskan pendekatan terintegrasi dalam menjaga keamanan daerah.

Data Kejari Pasuruan menunjukkan skala kejahatan yang berhasil ditekan. Barang bukti yang dimusnahkan mencakup 543,55 gram sabu-sabu, 2.543 gram pil ekstasi, 830 botol minuman keras, serta 1.873.320 batang rokok ilegal.

Selain itu, puluhan barang bukti penunjang termasuk 47 unit ponsel, 36 timbangan elektronik, dan 92 alat hisap narkoba, ikut dimusnahkan sebagai upaya memutus seluruh rantai operasional pelaku.

Dalam sambutannya, Kajari Teguh Ananta menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak boleh membuat masyarakat lengah.

“Kami mengingatkan seluruh masyarakat untuk tidak tergoda iming-iming terlibat dalam peredaran narkoba. Ancaman hukumannya sangat tinggi, dengan minimal 4 tahun penjara,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemusnahan barang bukti bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Ini adalah pesan tegas bahwa hukum ditegakkan secara nyata. Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra kami untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari kejahatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan H.M. Rusdi Sutejo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berkolaborasi dengan aparat hukum.

“Dari Kejaksaan, Polres, pengadilan, hingga Bea Cukai, kita semua mendukung langkah ini. Pemerintah Kabupaten Pasuruan siap berkolaborasi menegakkan Perda dan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Bupati Rusdi juga menyoroti maraknya rokok ilegal yang merugikan negara sekaligus mengancam industri lokal.

“Kami terus melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membeli rokok ilegal. Peredarannya tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengancam industri rokok legal yang ada,” pungkasnya.

Kegiatan pemusnahan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian putusan pengadilan periode Juni hingga November 2025, menandai kemenangan hukum atas jejaring kejahatan terorganisir yang selama ini membayangi wilayah Pasuruan.

“Satbinmas Polres Pasuruan Tanamkan Nilai Kebangsaan dan Karakter Positif di Hati Pelajar SD Dan SMP”

0

PASURUAN – Di pagi yang cerah semangat kebangsaan berkobar di berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Pasuruan. Satbinmas Polres Pasuruan dengan penuh dedikasi memulai kegiatan rutin program “Cooling System”, mengawali hari Senin dengan menghadiri dan memimpin upacara bendera di sejumlah sekolah. Langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah kinerja nyata untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dunia pendidikan, guna membangun fondasi karakter bangsa sejak dini. (18/11/2025 ).

Dengan strategi yang terencana, personel terbaik Satbinmas Polres Pasuruan turun langsung membina para pelajar. Tampak Kasat Binmas, Iptu Sunarti, S.H., M.H., membagikan semangatnya sebagai Pembina Upacara di SMPN 1 Rembang, sementara Iptu Bambang Hariyadi, S.Sos., melakukan hal serupa di SMPN 2 Rembang. Tidak ketinggalan, Aiptu Arif Kurniawan, S.H., menyemarakkan upacara di SMPN 1 Purwosari. Di jenjang yang lebih dini, Aipda Purwanto, S.H., dan Aiptu Agus Supardi masing-masing hadir sebagai pembina upacara di SDN 3 Kelurahan Kidul Dalem dan SDN 1 Dermo, Kecamatan Bangil, menanamkan cinta Tanah Air sejak usia dini.

Sementara bagi para pelajar Sekolah Dasar, materi yang disampaikan lebih menekankan pada penanaman nilai-nilai dasar kehidupan. Nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, serta pentingnya kedisiplinan dalam keseharian menjadi pesan utama. Mereka juga diajak untuk memahami dan menghargai keindahan dalam perbedaan dan keberagaman, membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga berakhlak mulia.

Melengkapi beragam tema tersebut, terdapat materi universal yang disampaikan kepada seluruh pelajar, baik SD maupun SMP. Semangat nasionalisme dan cinta tanah air dinyalakan, diiringi pesan untuk senantiasa menghormati guru dan orang tua. Pentingnya pendidikan dan budaya belajar ditekankan sebagai kunci kesuksesan. Tak lupa, rasa peduli terhadap lingkungan sekitar ditumbuhkan, menciptakan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam.

Yang membahagiakan
Kehadiran dan dedikasi seluruh anggota Satbinmas Polres Pasuruan ini pun tidak sia-sia. Mereka mendapat apresiasi yang hangat dan ucapan terima kasih tulus dari masing-masing Kepala Sekolah dan dewan guru di sekolah yang dikunjungi. Sambutan positif ini menjadi bukti bahwa sinergi antara Polri dan dunia pendidikan adalah sebuah keniscayaan dalam mencetak generasi emas Indonesia yang berkarakter, cerdas, dan bertanggung jawab. Kegiatan Binluh Satbinmas Polres Pasuruan ini diharapkan bisa mewujudkan harapan baru untuk masa depan bangsa yang lebih baik.

Personel Ops Damai Cartenz Tebar Keceriaan Bersama Anak-Anak di Distrik Bibida, Paniai

0

Paniai — Wujud nyata pendekatan humanis kembali ditunjukkan oleh personel Operasi Damai Cartenz melalui kegiatan kebersamaan bersama masyarakat di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, pada Sabtu sore (15/11/2025) sekitar pukul 16.30 WIT.

Kegiatan yang dipimpin oleh Ipda Nofri Surya Rossa tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Personel Ops Damai Cartenz tampak berbaur dengan warga setempat, terutama anak-anak yang antusias menerima kehadiran aparat di tengah mereka.
Dengan penuh semangat, para personel berbagi makanan ringan serta mengajak anak-anak bermain dan berfoto bersama.

Menurut Ipda Nofri, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Kami ingin terus membangun suasana damai di Papua melalui interaksi yang penuh kasih dan keakraban. Anak-anak adalah masa depan kita, dan kebahagiaan mereka menjadi semangat bagi kami dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Suasana di lokasi tampak hangat dan bersahabat. Warga setempat menyambut dengan senyum, sementara anak-anak terlihat ceria memegang makanan ringan dan bola yang diberikan oleh personel.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Dr. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen Ops Damai Cartenz untuk menghadirkan kedamaian melalui pendekatan yang menyentuh hati masyarakat.

“Kami terus mendorong setiap personel agar hadir dengan wajah humanis, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun rasa percaya dan kedekatan dengan masyarakat,” tutur Kombes Pol. Yusuf.

Melalui kegiatan ini, Ops Damai Cartenz kembali menegaskan bahwa kehadiran aparat di Tanah Papua bukan sekadar untuk menjaga situasi kamtibmas, melainkan juga untuk menebarkan nilai kemanusiaan dan memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.

Kapolres Blitar Kota Launching SPPG di Kelurahan Kauman

0

KOTA BLITAR – Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly meresmikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Blitar Kota Polda Jatim di Kelurahan Kauman Kota Blitar, Senin (17/11).

Pembangunan SPPG ini sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di sekolah.

SPPG ini ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan MBG lebih kurang 3 ribuan pelajar di beberapa sekolah setempat.

Kegiatan ini juga menjadi rangkaian penting dalam upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan serta ketahanan gizi generasi muda.

Dalam sambutannya, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly menyampaikan bahwa SPPG merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap kebijakan strategis pemerintah, khususnya dalam menjamin pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah khususnya di wilayah kota Blitar.

“Melalui program Makan Bergizi Gratis, kita ingin memastikan setiap anak di wilayah ini mendapatkan asupan gizi yang layak untuk tumbuh sehat dan cerdas, ” ungkap AKBP Titus.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan SPPG tersebut, terutama dengan Dinas Kesehatan Kota Blitar, untuk memastikan program ini berjalan efektif dan sesuai standar kesehatan khususnya memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak.

“Polri bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir untuk mendukung kesejahteraan masyarakat termasuk bagi anak-anak,” tambahnya.

Program ini lanjut Kapolres Blitar Kota sejalan dengan semangat Polisi Rakyat yang diamanatkan Presiden Prabowo, agar Polri senantiasa dekat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Peresmian SPPG Polres Blitar Kota turut disambut antusias oleh jajaran Forkopimda Blitar Raya, unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pelajar penerima manfaat program MBG.

Dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimda juga meninjau fasilitas SPPG dan berinteraksi langsung dengan para petugas yang bertugas mengelola pendistribusian makanan bergizi kepada siswa.

Polres Blitar Kota Polda Jatim ikut memastikan pendistribusian makanan bergizi ini berjalan aman, higienis, dan benar-benar sampai kepada anak-anak yang membutuhkan. (*)

Polrestabes Surabaya Amankan Dua Orang Terduga Pencuri Puluhan Lampu Kota Lama

0

SURABAYA – Video viral aksi pencurian lampu taman di kawasan Kota Lama Surabaya akhirnya terungkap.

Satreskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim berhasil mengamankan dua pelaku yang ternyata merupakan ayah dan anak.

Mereka diduga menjadi dalang hilangnya puluhan lampu hias yang mempercantik kawasan wisata Kota Lama.

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Rahmad Aji Prabowo, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa aksi pencurian ini telah berlangsung sejak Juni 2025.

Lokasi yang menjadi sasaran para pelaku berada di sepanjang Jalan Mliwis dan Jalan Panggung, kawasan Kota Lama Surabaya.

Menurutnya, hilangnya 77 lampu tempel awalnya diketahui melalui rekaman CCTV.

Dalam video tampak seorang pria mengenakan kaos biru mengendarai motor Honda PCX berwarna putih saat menjalankan aksinya pada malam hari.

“Dari rekaman CCTV tersebut, tim Jatanras melakukan penyelidikan mendalam hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku,” jelas Kompol Rahmad Aji, Senin (17/11).

Dua pelaku diketahui berinisial MA dan MU, warga Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Hubungan keduanya adalah ayah dan anak yang tinggal satu rumah.

Barang bukti yang turut diamankan penyidik adalah satu unit hardisk berisi rekaman CCTV saat pelaku mencuri lampu sembari mengenakan kaos putih.

Kompol Rahmad Aji menyebut tujuan pelaku murni untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Lampu yang dicuri dibongkar bagian per bagiannya sebelum dijual secara terpisah.

“Motifnya ekonomi, hasil penjualannya masih didalami. Untuk satu unit lampu, diperkirakan pelaku memperoleh sekitar seratus tiga puluh lima ribu rupiah,” tambahnya.

Dari pendalaman sementara, polisi baru mendapati 15 unit lampu yang berhasil dijual oleh pelaku.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Polrestabes Surabaya Polda Jatim juga memastikan masih terus memburu kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan penjualan lampu curian tersebut. (*)

Hujan Deras Picu Luapan Sejumlah Sungai di Perkotaan Banyuwangi, Pemkab Gerak Cepat Lakukan Penanganan

0

BANYUWANGI | Gempurnews.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Banyuwangi, Senin (17/11/2025) siang, menyebabkan sejumlah sungai di wilayah perkotaan Banyuwangi meluap hingga ke jalan dan beberapa masuk ke permukiman warga. Luapan terjadi pada aliran Sungai Kalilo, Sungai Sobo, dan Kali Bagong.

Petugas gabungan dari Pemkab Banyuwangi seperti BPBD, Dinas PU Pengairan, TNI-Polri bergerak cepat melakukan penanganan.

Beberapa pintu air langsung ditutup sebagai prosedur standar untuk meminimalkan luapan.

“Mesin pompa air portable kapasitas 140 meter kubik per jam juga kami kerahkan untuk mempercepat penyedotan genangan yang memasuki area permukiman warga,” kata Plt. Kadis Pekerjaan Umum Pengairan Banyuwangi, Riza AL Fahrobi.

Riza menyebut, luapan sungai disebabkan karena peningkatan debit imbas curah hujan tinggi di hulu. Seperti di Kali Bagong, ketinggian air sempat mencapai 180 cm, sementara debit airnya mencapai 23.147 liter per detik.

Riza mengatakan, sejumlah rumah warga yang terdampak luapan banjir seperti di Kawasan Lingkungan Sutri dan Kelurahan Sobo, dikarenakan ada tumpukan bambu yang tersangkut di Dam Untung.

Kepala BPBD Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan, petugas dari BPBD, Tagana, BMKG dan Damkar disebar di sejumlah titik untuk membantu penanganan terutama pada warga terdampak. “Teman-teman keliling dan dibagi untuk penanganan, terutama membantu rumah-rumah warga terdampak,” kata Danang.

Seperti menyedot air yang masuk ke pemukiman, di antaranya di Lingkungan Lebak, Perumahan Puring, dan kawasan Sobo. Petugas juga membantu membersihkan rumah warga terdampak genangan.

“Kami juga mengevakuasi satu keluarga di Lingkungan Gareng ke tempat yang lebih aman,” kata Danang.

Selain luapan air, juga terdapat pohon tumbang di perempatan PKM Kertosari, dan langsung ditangani. Beberapa petugas juga membantu mengatur lalu lintas karena terjadi kepadatan kendaraan.

Air berangsur surut sekitar pukul 18.00. Meski demikian menurut Danang, penanganan terus dilakukan malam ini. “Penanganan dan pemantauan tetap dilakukan hingga malam ini,” tambah Danang.

Untuk antisipasi Dinas PU Pengairan akan membersihkan DAM dari material yang terbawa luapan air. (*)

Kapolresta Banyuwangi bersama Statekholder dan Warga Bersihkan Drainase dan Atur Lalu Lintas di Lokasi Banjir

0


Banyuwangi – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., dan personel Polresta Banyuwangi bersama unsur terkait turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pembersihan saluran drainase serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar Jembatan Sungai Bagong Pakis yang mengalami luapan air hingga mengakibatkan banjir, Senin (17/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M, dan Kepala BPBD Banyuwangi Ir. Danang Hartanto, S.T, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pengairan Banyuwangi Riza Al Fahroby, S.T., M.Sc, untuk melakukan peninjauan serta koordinasi penanganan darurat. Luapan air Sungai Bagong Pakis yang terjadi akibat curah hujan tinggi membuat aliran air melimpas ke badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bersama seluruh personel yang hadir melakukan pembersihan sampah dan sedimen yang menyumbat saluran drainase. Selain itu, personel Satlantas juga diterjunkan untuk melakukan rekayasa dan pengaturan lalu lintas agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman.

“Kami berupaya mempercepat normalisasi arus air dan memastikan keselamatan masyarakat yang melintas. Sinergi bersama Pemkab Banyuwangi dan BPBD sangat penting untuk penanganan cepat,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Sementara itu, Sekda Banyuwangi Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M, menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam penanganan banjir ini.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Polresta Banyuwangi, BPBD dan Dinsos Kolaborasi seperti ini penting agar penanganan banjir bisa dilakukan lebih efektif, sekaligus mengurangi risiko yang muncul bagi masyarakat. Pemerintah daerah akan terus memantau dan menyiapkan langkah lanjutan untuk mencegah kejadian serupa,” tegas Sekda Banyuwangi.

Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat meminimalkan dampak banjir dan mempercepat pemulihan akses jalan, sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lancar dan aman.(*)

DI DUGA APARAT PENEGAK HUKUM POLRES TRENGGALEK NENERIMA ATENSI DARI BOS PERJUDIAN SABUNG AYAM.

0

Gempur News Trenggalek, – tempat perjudian sambung ayam dan perjudian dadu serta bola setan (cap ji’ki) di wilayah hukum polres trenggalek melenggang bebas menjalankan aksinya, tanpa tersentuh hukum sama sekali, bahkan terkesan ada pembiaran dari aparat penegak hukum wilayah setempat. salah satu dari perjudian tersbut terletak di karangsoko kecamatan durenan, kabupaten trenggalek.

Meski sempat di beritakan oleh beberapa media cetak maupun online, dan di laporkan ke aparat penegak hukum polres trenggalek, Kegiatan perjudian sabung ayam di desa karangsoko, kecamatan durenan, kabupaten trenggalek masih tetap nekat menjalankan aktifitas nya, yang seolah olah meremehkan peraturan hukum yang berlaku di negara ini.

Saat team melakukan investigasi lagi ke lokasi,  tempat perjudian tersebut, memang benar tempat tersebut ada kegiatan sabung ayam, dan perjudian dadu serta bola setan ( cap ji’ki ) yang buka dan beraktivitas mulai siang sampai malam hari, yang seakan akan tidak pernah terjadi permasalahan hukum.

Kalangan ayam tersebut menciptakan situasi yang kontroversial dan menarik perhatian dari masyarakat setempat. Seorang bandar yang di kenal dengan sebutan S ( inisial ) di laporkan menjadi tokoh utama di balik perjudian di tersebut.

S, adalah  seorang bandar yang telah lama dikenal dalam dunia perjudian, dikatakan menjadi tokoh kunci dalam organisasi ini. Dia di percaya sebagai penyelenggara acara sabung ayam dan sebagai pengatur taruhan. Bahkan S selama ini juga sempat di beritakan lewat media online, karna dia sering malang melintang di dunia perjudian.

Apalagi bos dari tempat perjudian sambung ayam tersebut merasa kebal hukum karna merasa di backingi oleh anggota kepolisian, sehingga dia tidak pernah merasa takut akan ancaman hukum yang berlaku.

Kegiatan perjudian sabung ayam diadakan secara teratur dan menarik minat sejumlah besar penjudi dari wilayah sekitar bahkan dari luar wilayah pun banyak yang datang ke lokasi tersebut dan tidak pernah sepi dari pengunjung.

Padahal beberapa bulan yang lalu tempat perjudian tersebut sempat di tutup oleh pihak aparat penegak hukum polda jatim, tapi kenapa kok sekarang bisa buka lagi, bahkan setiap hari desa ini menjadi saksi kehidupan yang ramai dengan aktivitas perjudian yang terjadi di lokasi yang tidak terlalu terlihat oleh otoritas setempat.

Kehadiran perjudian ini telah memicu reaksi beragam dari masyarakat setempat dan pemerintah daerah. Beberapa warga desa melihat perjudian ini sebagai sumber penghasilan tambahan dan sarana hiburan yang penting. Namun, sebagian lainnya mengkhawatirkan dampak negatif yang mungkin ditimbulkan, termasuk kecanduan, masalah keuangan, dan ketidakstabilan sosial.

Perjudian sabung ayam di kecamatan durenan ini menjadi polemik yang kompleks. Pertanyaan seputar legalitas, keamanan, dan pengaruh sosial perjudian terus menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Sementara itu, perdebatan ini masih berlanjut dan belum ada solusi yang ditemukan untuk mengatasi masalah perjudian di desa tersebut

Dan Anehnya lagi kenapa pihak aph setempat terkesan membiarkan perjudian tersebut tetap beroperasi, dan bebas menjalankan aktifitasnya. Padahal tempat sabung ayam tersebut sempat di beritakan oleh beberapa media online.

Seharusnya aparat penegak hukum (aph) menindak tegas dan menutup tempat perjudian tersebut bukan terkesan membiarkan untuk tetap beroperasi, sehingga timbul pertanyaan dan opini, apakah aph setempat menerima atensi dari bos perjudian tersebut ? Sehingga mereka melenggang bebas menjalankan aksinya, tanpa tersentuh hukum sama sekali.

Padahal perjudian tersebut jelas-jelas banyak melanggar Peraturan Pemerintah, baik itu Perda Provinsi, Pergub Jatim, sampai INPRES dan (KUHP) pasal 303 tentang Perjudian. Oleh karena itu, seharusnya tidak ada alasan bagi perjudian ini beraktivitas

Hingga berita ini dinaikkan, belum ada tindakan apapun dari Aparat Penegak Hukum setempat untuk menertibkan aktivitas perjudian yang berada di desa karangsoko Kec. Durenan, Kab. Trenggalek tersebut. Dan apa bila berita ini tidak di respon atau pun tidak di tanggapi, maka berita ini akan terus kita running sampai ada penutupan dari aph setempat. (red)

Gebyar PAUD Kota Cimahi Diikuti Oleh 650 Siswa dan Ratusan Orang tua Siswa PAUD Se-Kota Cimahi Berlangsung Meriah

0

Cimahi,Senin(17/11/2025)
Gebyar PAUD 2025 digelar Pemerintah Kota Cimahi dengan sangat meriah dengan mengusung tema”Melukis Cerita Menanam Nilai”.Kegiatan yang dihadiri oleh 650 Siswa PAUD se-Kota Cimahi, Guru Tk dan PAUD yang bernaung dibawah organisasi Himpaudi dan IGTK serta Orang tua juga Buda PAUD dari 15 Kelurahan 3 Kecamatan,Dihadiri Pula Oleh Bunda PAUD Kota Cimahi.

Kegiatan yang dibuka langsung oleha Walikota Cimahi,Letkol(Purn.) Ngatiyana, M.Ap.beserta Istri yang juga sebagai Bunda PAUD Kota Cimahi, Ibu Midjiati Ningsih, tampak jadi juga Kepala Dimas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna.
Kegiatan yang menampilkan kreasi anak berupa tari-tarian anak,Dongeng dari Kampung Dongeng serta acara meriah lainnya.


Ada hal menarik dari pantauan awak media,Bahwa penjemputan Walikota Cimahi dilakukan oleh lengser beserta para penari yang kebanyakan adalah anak TK dari Kota Cimah.

Walikota Cimahi,Ngatiyana dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan kali ini adalah Gebyar PAUD Kota Cimahi 2025 yang merupakan pengganti kegiatan manasih haji yang biasa dilakukan tiap tahun, namun untuk kegiatan kali ini lebih variatif dan edukatif, seperti kegiatan menggamnar, mewarnai serta kegiatan lainnya.

“Melalui kegiatan Gebyar PAUD Kota Cimahi 2025 ini kami memberikan arahan kepada guru dan tutor agar dapat menyiapkan anak-anak usia dini agar menjadi generasi hebat dimasa depan,Karakter, kepribadian, etika serta pengetahuan harus ditanamkan sejak usia dini,”ungkap Ngatiyana.

Ngatiyana pun menegaskan 3 nilai utama yang ingin ditanamkan melalui kegiatan yang dilaksanakan, yakni:
1.Pemnenyukan karakter dan etika.
2.Pelestarian Budaya lokal sejak usia dini.
3.Pengenalan ilmu pengetahuan sebagai bekal dimasa yang akan datang.
Pemerintah Kota Cimahi berencana memadukan undur budaya Sunda dalam proses belajar mengajar, baik melalui kurikulum ataupun kegiatan ekstrakurikuler.
“Budaya daerah khususnya budaya Sunda agar terus dihidupkan mulai dari anak-anak, hal ini akan kami dorong agar masuk dalam pembelajaran di tiap sekolah,” katanya.

Konsep panca waluya sedang di sosialisasikan dari gubernur Jawa Barat namun Ngatiyana menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cimahi menambahkan menjadi Sapta Waluya untuk lebih mengatakan nilai-nilai karakter.
Panca Waluya berisikan nilai-nilai yang didalamnya berisikan :
1.Cageur : Setiap anak diharapkan selalu sehat Jasmani nya.
2.Bageur : setiap anak berperilaku Baik
3.Bener : bersikap benar dan mentaati aturan yang ada.
4.Pintar : Setiap anak memiliki kecerdasan.
5.Singer : Setiap anak diharapkan Rajin dalam menjalankan tugas yang diberikan.
Ditambah 2 nilai yang di ambil dari Sebelas Mutiara Kehidupan yaitu :
6.Akur : Setiap anak selalu rkun dan menjunjung tinggi soliditas dalam pergaulan.
7.Jujur : Setiap anak bersikap Ksatria mengakui apa yang filakukannya dan berani mpertanggung jawabkan segala perbuatannya.

Mengakhiri keterangannya, Walikota memberikan wejangan,
” Kejujuran adalah modal dasar, anak-anak harus dibiasakan jujur dan akur sejak usia dini,” pungkas Ngatiyana.

Achmad Syafei