Home Blog Page 212

Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Polinema Lumajang Gelar Festival Musik dan Turnamen Futsal dalam Rangka Dies Natalis

0

Lumajang, Gempur News

Dalam rangka memperingati Dies Natalis, Himpunan Mahasiswa Teknik dan Informasi (HMTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) kampus Lumajang mengadakan acara spektakuler yang terdiri dari Festival Musik HMTI Polinema Lumajang 2025 dan turnamen Futsal se-Kabupaten Lumajang.

Festival Musik: Wadah Kreativitas dan Silaturahmi

Festival Musik HMTI Polinema Lumajang 2025 akan digelar pada tanggal 8 November 2025 di Auditorium Polinema. Acara ini menampilkan berbagai band lokal dan mini konser musik yang bertujuan untuk mewadahi kreativitas anak muda dalam bidang musik dan seni. Selain itu, festival ini juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antar pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Lumajang.

Menurut Ketua Panitia, Rois Agung Nuryansyah, rangkaian acara pada festival musik ini antara lain penampilan band lokal maksimal 10 grup band, kompetisi band, dan pertunjukan konser musik dari band terkemuka di Lumajang. “Kami juga akan menampilkan Guest Star Band Holistic dari Malang,” ungkapnya.

Pendaftaran untuk kompetisi band telah dibuka dan dapat dilakukan melalui situs resmi HMTI Polinema Lumajang. Dengan adanya festival musik ini, diharapkan dapat memacu semangat kreativitas dan inovasi di kalangan mahasiswa Polinema, serta menjadi wadah bagi mereka untuk mengekspresikan diri melalui musik dan seni.

Turnamen Futsal: Ajang Kompetisi dan Silaturahmi

Selain festival musik, HMTI Polinema Lumajang juga menyelenggarakan turnamen Futsal untuk pelajar SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Lumajang. Turnamen ini akan diadakan setelah festival musik dan konser di GOR Wirabakti Lumajang.

Bagi penggemar olahraga ini, segera daftarkan diri ke panitia karena masih ada kuota untuk tingkat SMA sederajat. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi bagi pelajar di Kabupaten Lumajang.

Ketua HMTI Polinema Lumajang Naufal Ubaidillah menyatakan bahwa;
Dengan adanya festival musik dan turnamen futsal ini, HMTI Polinema Lumajang berharap dapat mempererat hubungan antar pelajar dan mahasiswa, serta memacu semangat kreativitas dan inovasi di kalangan mahasiswa Polinema.( Joe/BB).

Cimahi Creative Day 2025 Menjadi Ajang Kolaborasi dan Inovasi Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

0

Cimahi,Sabtu( 10/11/2025)
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) bekerja sama dengan Komite Ekonomi Kreatif Kota Cimahi kembali menggelar Cimahi Creative Day (CCD) 2025 untuk kali kedua. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 1 November 2025 di kawasan Ekowisata Cimenteng ini menjadi ajang kolaborasi dan inovasi bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Cimahi.
CCD 2025 menghadirkan Creative Exhibition yang menampilkan berbagai potensi lokal, dirangkaikan dengan beragam kegiatan menarik seperti workshop, talkshow, lomba, pertunjukan seni, hingga hiburan rakyat. Sebanyak delapan subsektor ekonomi kreatif terlibat dalam kegiatan ini, meliputi film, video animasi, kuliner, fesyen, kriya, musik, seni pertunjukan, seni rupa, dan fotografi.
Berbagai atraksi menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari “Pasar Awi Menyala” yang menghadirkan permainan lampu di kawasan Pasar Awi Campernik, layar tancap nonton bareng, kolaborasi seni rupa dan musik, modern dance competition, hingga Cimahi Happy Brewing Competition. Tidak hanya itu, terdapat pula lomba cipta produk oleh-oleh khas Cimahi yang menumbuhkan kreativitas dan kebanggaan terhadap produk lokal.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menyampaikan bahwa Cimahi Creative Day menjadi bagian dari agenda rutin pemerintah kota dalam menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif.
“Ekonomi kreatif ini merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kota Cimahi dengan 17 subsektor. Kegiatan seperti Cimahi Creative Day penting untuk terus diselenggarakan, karena selain mendukung para pelaku ekraf, juga menjadi ruang hiburan dan rekreasi bagi warga Cimahi tanpa perlu keluar kota,” ujar Wakil Wali Kota Cimahi saat membuka kegiatan di Ekowisata Cimenteng.
Lebih lanjut, Adhitia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan roadmap pengembangan pariwisata Cimahi lima tahun ke depan, yang dibagi dalam tiga koridor utama.
“Kami punya tiga spektrum pengembangan wisata, yakni koridor utara dengan Ekowisata Cimenteng dan Taman Kehati, koridor tengah dengan Cimahi Military Heritage Tour yang akan diperkaya teknologi kekinian seperti Artificial Intelligence, serta koridor selatan dengan Kampung Adat Cirendeu yang akan dikembangkan sebagai kawasan konservasi adat, budaya, dan lingkungan,” paparnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengembangan destinasi wisata olahraga tengah dioptimalkan melalui beberapa lokasi seperti Lapangan Mini Soccer Cibaligo, Lapangan Sangkuriang, dan rencana pembangunan Stadion Gerida di Cimahi Selatan.
“Pemimpin yang hebat bukan yang punya segalanya, tapi yang mampu membangun di tengah segala keterbatasan. Itulah semangat yang kami bawa untuk terus memajukan Cimahi,” tegasnya.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastian, menambahkan, Cimahi Creative Day diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi antara pelaku industri kreatif, akademisi, komunitas, dan masyarakat.
“Melalui CCD, kami ingin mengangkat keunikan dan potensi lokal, memperkuat branding Kota Cimahi sebagai kota kreatif, serta memberikan ruang bagi generasi muda untuk berekspresi,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan Cimahi Creative Day, Pemerintah Kota Cimahi berupaya memperkuat identitas dan daya saing daerah melalui pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi lokal. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk menampilkan keragaman karya kreatif, sekaligus memperkuat citra Kota Cimahi sebagai kota yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

Penguatan sektor ekonomi kreatif tidak dapat dibebankan hanya kepada Disbudparpora sebagai perpanjangan tangan Kemenparekraf RI. Diperlukan keselarasan program dan kolaborasi lintas OPD agar pembinaan, fasilitasi, dan ekosistem kreatif di Kota Cimahi dapat berkembang secara terarah dan berkelanjutan. Melalui Cimahi Creative Day, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat membangun kolaborasi untuk mendorong lahirnya inovasi dan peningkatan kontribusi ekonomi kreatif bagi pembangunan daerah.
Pemerintah Kota Cimahi optimistis, dengan dukungan dan keterlibatan pelaku industri kreatif, Cimahi dapat terus melahirkan karya dan gagasan bernilai strategis sehingga mampu memperkuat posisinya sebagai kota kreatif unggulan baik di tingkat nasional maupun global.

Achmaf Syafei
Sumber:(Bidang IKPS).

TNI-Polri Bersama Warga Bersihkan Material Longsor di Jalur Piket Nol Candipuro

0

Lumajang– Personel TNI-Polri bersama warga bergotong royong membersihkan material tanah longsor yang menimbun sebagian badan jalan di Jalur Piket Nol KM 56, Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (1/11/2025) malam.

Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lumajang sejak sore hari.

Material berupa batu dan tanah menutupi sebagian bahu jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan warga sekitar bergerak cepat melakukan evakuasi material longsor untuk membuka akses jalan.

“Petugas gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor menggunakan alat manual dan dibantu satu unit alat berat. Langkah ini dilakukan agar arus lalu lintas segera kembali normal,” ujar Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, saat dikonfirmasi, Minggu (2/11/2025).

Selain melakukan pembersihan, petugas kepolisian juga mengatur arus lalu lintas dengan sistem buka tutup di lokasi kejadian untuk menghindari kemacetan panjang.

“Arus lalu lintas masih bisa dilewati kendaraan dengan sistem buka tutup. Kami mengimbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati, terutama saat melintas di jalur rawan longsor seperti Piket Nol,” tambah Ipda Untoro.

Menurutnya, faktor penyebab longsor diduga akibat curah hujan tinggi yang membuat struktur tanah dan batuan pada lereng tebing menjadi tidak stabil. Kondisi ini diperparah oleh adanya aktivitas penggalian tebing untuk perluasan jalur nasional di kawasan tersebut.

Hingga malam hari, proses pembersihan material longsor masih terus dilakukan agar jalur dapat segera dilalui dengan lancar dan aman.

Polinema Lumajang gelar Lomba ACESS dan Bazar untuk Pelajar SMA sederajat Se-kabupaten Lumajang.

0

Lumajang, Gempur News.

Politeknik Negeri Malang (Polinema) Kampus Lumajang mengadakan kompetisi tahunan Akuntansi and English Competition (ACCESS) 2025 pada Sabtu, 1 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan di bidang akuntansi dan bahasa Inggris bagi siswa SMA/SMK/MA se-Kabupaten Lumajang.

Kompetisi yang menarik ini terdiri dari beberapa kategori lomba, yaitu:

  • Lomba Akuntansi SMA/SMK/MA: Kompetisi ini bertujuan untuk menguji kemampuan siswa SMA/SMK/MA dalam bidang akuntansi.
  • Speech Contest: Kompetisi ini bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam berbicara bahasa Inggris.

Nabila Zahiya, Ketua Panitia Pelaksana ACCESS 2025, menjelaskan bahwa kompetisi ini menggunakan tiga tahapan, yaitu babak penyisihan, semifinal, dan final. Penghargaan pemenang akan dilaksanakan langsung setelah perlombaan usai. Dewan juri terdiri dari dosen pembimbing dari Polinema Lumajang.

Selain kompetisi, juga diadakan lomba bazar yang diikuti oleh 10 stan dengan 12 peserta mahasiswa Polinema Lumajang. Penilaian bazar berdasarkan stan terbaik, dengan kriteria penilaian kreativitas dan penyajian.

Dosen pembimbing acara, Leli Indah Kurnia, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa ACCESS merupakan lomba tahunan yang rutin digelar di Polinema Lumajang. Tujuannya tidak hanya memberikan ajang kompetisi bagi pelajar SMA/SMK/MA, tetapi juga memperkenalkan kampus Polinema Lumajang sebagai kampus negeri yang berkualitas.

Dengan adanya ACCESS 2025, diharapkan dapat menjadi ajang kompetisi yang bermanfaat bagi generasi muda untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan di bidang akuntansi dan bahasa Inggris.( Joe/BB)

RW 2 mengikuti karnaval Desa Yosowilangun Kidul dalam rangka HUT RI ke-80:

0

“RW 2 Desa Yosowilangun Kidul turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan mengikuti karnaval desa yang diselenggarakan pada ; Sabtu ( 01/11/2025).. Acara yang dimeriahkan dengan berbagai tarian dan penampilan seni ini menjadi ajang bagi warga desa untuk menunjukkan semangat nasionalisme dan kreativitas.

Dalam karnaval ini, RW 2 menampilkan tarian tradisional dan kostum yang unik dan penuh warna, menggambarkan kekayaan budaya Indonesia. Partisipasi aktif dari warga RW 2 ini menunjukkan semangat gotong-royong dan kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.

Kepala Desa Yosowilangun Kidul menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam karnaval ini. “Karnaval ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas budaya dan menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan di kalangan warga Desa Yosowilangun Kidul. ( BB)

POLSEK GAMPENGREJO MENGADAKAN KEGIATAN PENGECATAN MARKA JALAN.

0

Kediri, -Kapolsek Gampengrejo AKP Irfan Widodo bersama Forkopimca mengadakan kegiatan pengecatan marka jalan serta penambalan jalan berlubang di wilayah Desa Turus, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, pada Jumat pagi, (31/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Gampengrejo, Kapolsek Gampengrejo, Kepala Desa Turus beserta perangkat desa, Danposramil 04 Gampengrejo, Bhabinkamtibmas Desa Turus, Babinsa Turus, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Kapolsek Gampengrejo AKP Irfan Widodo menyampaikan bahwa kegiatan pengecatan marka jalan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian aparat terhadap keselamatan masyarakat di jalan raya.

“ Marka jalan memiliki peran penting dalam memberikan panduan dan batas jalur bagi pengendara. Dengan adanya pengecatan ulang dan penambalan jalan yang rusak, diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan ketertiban di jalan desa,” ujar AKP Irfan Widodo.

Selain itu, pihak Pemerintah Kecamatan Gampengrejo bersama jajaran TNI–Polri dan perangkat desa juga mengimbau warga agar turut menjaga kondisi jalan tetap baik dan tidak melakukan kegiatan yang dapat merusak fasilitas umum.

” Dengan selesainya kegiatan ini, jalan desa di wilayah Turus kini tampak lebih rapi, aman, dan siap mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari,” ungkap AKP Irfan

Festival Kuntau Bupati Barut Cup Open Regional Kalteng 2025 Resmi dibuka Bupati Barito Utara

0

BARITO UTARA- Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST. MT diwakili melalui Staf Ahli Bupati bidang perekonomian dan keuangan, Hery Jhon Seteawqn, S. Pd membuka dengan resmi Festival Kuntau Bupati Barito Utara Cup Open Regional Kalimantan Tengah tahun 2025 dilangsungkan bertempat di lapangan Volly Yonof 631 Antang Muara Teweh, Sabtu (1/11/2025).

Hadir pada kegiatan Festival ini adalah Staf Ahli Bupati, Kadisdiknas Barito Utara, Syahmiludin A  Surapati, Ketua Panitia Pelaksana Festival, Ashari Permady, S. AP, Ketua Perhimpunan Seni main Kuntau, Nordiansyah, S  AP, Dewan Juri dari berbagi daerah, perwakilan Danyonif 631 Antang, mewakili Kapolres Barito Utara, Kabag Samapta Polres Barito Utara, AKP. Purna serta 114 peserta festival Kuntau dari barbagai daerah.

Ashari Permady, S. AP selaku ketua panitia pelaksana dalam laporannya, menjelaskan bahwa festival ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai dari tanggal 31Oktober sampai dengan 2 November 2025. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan serta menumhukembangkan kecintaan generasi muda proaktif dalam seni bela diri tradisional kuntau.

Festival Kuntau tahun ini diikuti oleh 93 peserta dan official dari berbagai kabupaten, kota se- Kalimantan Tengah, di antaranya: Palangka Raya, Katingan, Murung Raya, Barito Timur, Kotawaringin Timur, Kapuas, dan Barito Utara sebagai tuan rumah. Ditambah 21 orang panitia, total peserta mencapai 114 orang,” jelas ketua panitia pelaksana.

Ketua Perhimpunan Seni Main Kuntau (PSMK) Huma Ije Pakat Barito Utara, Nordiansyah, S. AP dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi ajang bergengsi bagi para praktisi Kuntau ini.

“Dalam sambutannya, Nordiansyah mengatakan kegiatan Festival ini,  merupakan salah satu upaya nyata kami, dalam melestarikan seni bela diri tradisional Kuntau, yang merupakan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Kalimantan Tengah, secara khusus di Kabupaten Barito Utara, Kuntau bukan hanya sekadar bela diri, juga warisan nilai- nilai luhur seperti disiplin, keberanian, dan rasa hormat yang perlu terus ditanamkan dan dilestarikan pada generasi muda.

“Ketua PSMK juga menegaskan bahwa ajang festival ini, bukan  hanya menjadi tempat untuk berkompetisi, tetapi menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar daerah serta memperkuat semangat kebersamaan di Kalimantan Tengah.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST. MT dalam sambutannya dibacakan melalui Staf Ahli Bupati bidang perekonomian dan keuangan, Hery Jhon Setiawan, S. Pd, menyampaikan Festival Kuntau ini bukan sekadar ajang perlombaan bela diri, tetapi juga merupakan wadah pelestarian budaya dan jati diri masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Barito Utara. Kuntau merupakan perpaduan antara seni bela diri dan seni tari yang memiliki unsur keindahan gerak sekaligus teknik ujar Hery Jhon saat pertahanan diri,” membacakan sambutan Bupati.

Lebih lanjut, Staf Ahli menjelaskan bahwa seni bela diri Kuntau tidak hanya memiliki nilai olahraga, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang patut diwariskan kepada generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat memperkuat semangat sportivitas, persaudaraan, menanamkan nilai- nilai luhur yang terkandung dalam seni bela diri Kuntau, yakni keberanian, kedisiplinan, dan kehormatan,” jelas Staf Ahli Bupati.

Bupati juga menegaskan bahwa festival ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga sarana mempererat hubungan antar atlet, pelatih, dan komunitas bela diri lintas daerah.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan di bidang olahraga mampu melampaui batas wilayah dan perbedaan, sekaligus menjadi sarana untuk menyatukan semangat kebersamaan demi kemajuan olahraga daerah kita,” tegasnya.   (SS)

Pelarian Berakhir, Polres Bangkalan Amankan Narapidana Rutan Kelas IIB Sumenep yang Kabur Terlibat Kasus Curanmor

0

Bangkalan, Satreskrim Polres Bangkalan berhasil menangkap seorang narapidana yang kabur dari Rutan Kelas IIB Sumenep sekaligus masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polres Bangkalan.

Penangkapan tersebut disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Hafid Dian Maulidi didampingi Plt Kasihumas Polres Bangkalan IPDA Agung Intama di Mapolres Bangkalan.

“Kami telah melakukan penangkapan terhadap seorang narapidana yang kabur dari Rutan Kelas IIB Sumenep, yang juga merupakan DPO kasus curanmor di wilayah Bangkalan. Tersangka berinisial NR (33), warga Socah, Kabupaten Bangkalan,” ujarnya di hadapan awak media pada Kamis (30/10/2025)

Tersangka diketahui sebelumnya menjalani hukuman atas kasus pencurian sepeda motor di wilayah Sumenep dengan vonis 20 tahun penjara.

“Menurut keterangan pihak rutan, NR melarikan diri pada 9 Agustus 2025, setelah menjalani sekitar enam bulan masa hukuman. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka sempat melarikan diri ke Bali, kemudian kembali ke Bangkalan. Dari informasi masyarakat, kami berhasil melacak keberadaannya dan melakukan penangkapan,” lanjut AKP Hafid.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 25 Oktober 2025 sekira pukul 01.00 WIB, di Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan.

“Saat ditangkap, tersangka kedapatan membawa senjata tajam jenis keris yang diselipkan di pinggang sebelah kiri dan tertutup oleh baju,” imbuhnya.

Selain itu, penyidik juga tengah melanjutkan proses pemberkasan terhadap kasus curanmor yang melibatkan tersangka NR.

“Tersangka kini dalam penahanan Satreskrim Polres Bangkalan. Untuk kasus curanmor, ada empat TKP di Bangkalan dan beberapa lainnya di wilayah Sumenep dan Madura sekitarnya,” jelasnya.

Barang bukti yang diamankan berupa sebilah senjata tajam terbuat dari besi dengan gagang dan sarung kayu berwarna coklat.

“Atas perbuatannya, tersangka kini dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam tanpa izin,” tutup Kasatreskrim.

(Tan)

Kedua Tersangka Kasus Pembunuhan di Kecamatan Padang Diringkus Polres Lumajang

0

Lumajang –Gardanusantaranews, com/Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lumajang kembali berhasil mengamankan tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Mojo, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang pada 2 September 2025 lalu.

Pelaku yang diamankan berinisial MA (35), warga Desa Kedawung, Kecamatan Padang. Ia diketahui merupakan rekan dari pelaku utama AA (22), yang sebelumnya telah ditangkap karena membacok tetangganya berinisial AZ (24) hingga tewas.

Kasubsi Pidm Si Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro.Sh menjelaskan, penangkapan terhadap MA dilakukan di tempat kerja pada Jumat (31/10/2025).

“Pelaku ini merupakan teman dari tersangka AA yang nekat membacok tetangganya hingga tewas karena diduga korban menyelingkuhi istrinya. Peran MA ini adalah membonceng pelaku utama saat menuju lokasi kejadian,” ungkap Ipda Untoro.

Usai kejadian, pelaku utama AA dibonceng kembali oleh MA untuk meninggalkan lokasi pembunuhan.

“Tersangka MA mengakui bahwa ia mengetahui pelaku utama hendak melakukan pembacokan terhadap korban,” tambahnya.

Kasus ini telah berjalan selama dua bulan. Menurut Ipda Untoro, fokus penyelidikan awal difokuskan terhadap pelaku utama hingga akhirnya penyidik memperoleh bukti yang cukup untuk menetapkan MA sebagai tersangka.

“Setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh Satreskrim Polres Lumajang dan gelar perkara, akhirnya MA ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan,” jelasnya.

Tersangka MA dijerat Pasal 340 juncto Pasal 56 subsider Pasal 338 juncto Pasal 56 KUHP tentang pembunuhan berencana dan turut serta dalam tindak pidana.

“Kami pastikan bahwa penanganan perkara ini sudah sesuai dengan tahapan dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Tidak ada kesalahan prosedur dalam proses penyidikan,” tegas Ipda Untoro.

Diketahui, pelaku utama AA telah lebih dulu diamankan pada 2 September 2025. Saat ini, berkas perkara pelaku utama telah masuk tahap I, sementara penyidikan terhadap tersangka MA masih terus berlanjut di Satreskrim Polres Lumajang.(Djk.P)

Kapolsek Kejayan Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim, Harap Keberkahan dan Kondusivitas Wilayah

0

PASURUAN – Dalam upaya mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial, Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H., bersama jajaran anggota Polsek Kejayan menggelar kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim di Mapolsek Kejayan, Jumat (31/10/25) siang.

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.30 hingga 14.00 WIB itu dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan, di antaranya Kepala Kelurahan Kejayan Amelia, S.E., pendamping anak yatim, serta 16 anak yatim penerima santunan.

Dalam sambutannya, Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo memperkenalkan diri sebagai pucuk pimpinan baru di Polsek Kejayan. Ia menyampaikan harapan agar kehadirannya dapat membawa keberkahan serta menjaga keamanan wilayah tetap kondusif.

“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini semoga mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Saya berharap dapat mengemban amanah dengan baik di wilayah Kecamatan Kejayan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Agus Purnomo.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti santunan anak yatim diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat hubungan antara kepolisian dengan warga.

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan membantu dalam keseharian para anak yatim,” tambahnya.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kapolsek, pembacaan tawasul dan doa bersama, kemudian pemberian santunan kepada anak yatim, dan ditutup dengan doa penutup.