Home Blog Page 214

Pembahasan RAPBD 2026, Komisi I DPRD Banyuwangi Minta Efisiensi Anggaran Tidak Mengurangi Kualitas Pelayanan Masyarakat

0

Gempurnews.com | BANYUWANGI – Tiga hari berturut turut Komisi I DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat kerja bersama mitra kerja dalam rangka pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026.

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila menyampaikan, pembahasan RAPBD tahun 2026 banyak mengalami penyesuaian anggaran disebabkan adanya pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

” KUA-PPAS APBD 2026 telah kita sepakati bersama dengan angka APBD kita sebesar Rp. 3,4 triliun, bahkan nota pengantar RAPBD 2026 telah disampaikan Bupati, namun di tengah perjalanan dana transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat berkurang sebesar Rp. 665 miliar, maka KUA-PPAS APBD 2026 yang kemarin tidak berlaku sehingga butuh penyesuaian , ” ucap Rifa panggilan akrab Ketua Komisi I saat dikonfirmasi, Jum’at (31/10/2025).

Dalam rapat kerja, lanjut Rifa, pihaknya ingin mengetahui sejauh mana penyesuaian anggaran yang dilakukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mitra kerja karena efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi dan menganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.

” Kita sarankan pemangkasan anggaran pada program program yang tidak prioritas dan sejatinya efisiensi anggaran itu bertujuan untuk menekan pengeluaran yang tidak produktif , ” ucapnya.

Rifa mengatakan, kebijakan efisiensi anggaran juga dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas ekonomi. Dengan mengurangi belanja yang kurang efektif dan mengalokasikan anggaran ke sektor-sektor yang lebih produktif pemerintah daerah sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

” Dinas Penanaman Modal,Pelayanan Terpadu Satu Pintu kita minta untuk mempermudah proses perijinan agar banyak investor masuk ke Banyuwangi , ” ucap Rifa.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, persentase pemotongan anggaran di masing-masing SKPD mitra kerja berbeda-beda berkisar 10 persen hingga 30 persen. Namun khusus Inspektorat tidak ada pemangkasan anggaran.

” Ada ketentuan regulasi, jika APBD kita sebesar Rp 1 triliun maka 1 persennya untuk anggaran Inspektorat, Rp. 1 triliun hingga Rp, 2 trilliun, 0,75 persen kalau diatas Rp. 2 triliun, 0,50 persen, ” ucap Rifa.

Rifa menambahkan, pemerintah pusat berencana mengganti skema Dana Transfer ke Daerah (TKD) dengan alokasi program pusat senilai sekitar Rp 1.300 triliun. Skema baru ini memungkinkan pemerintah daerah (pemda) untuk mengakses dana tersebut melalui program-program yang dijalankan oleh kementerian dan lembaga di tingkat pusat.

” Ada anggaran sebesar Rp. 1300 triliun di Pemerintah Pusat yang bisa diakses pemerintah daerah se Indonesia maka jika kabupaten membutuhkan maka bisa mengajukan proposal ke pusat untuk digunakan kegiatan infrastruktur, sepertinya kita kembali ke sistem sentralisasi, ” pungkasnya.(*/Sgt)

Pemkab Banyuwangi Rencanakan Bentuk Dana Abadi Daerah untuk Jaga Keberlanjutan Pembangunan

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga kesinambungan pembangunan daerah melalui pembentukan Dana Abadi Daerah (DAD). Skema ini akan mendapat pendampingan dan pengawasan dari aparat penegak hukum. DAD dirancang sebagai instrumen keuangan jangka panjang yang akan menjamin ketersediaan dana bagi kepentingan publik, bahkan ketika kondisi fiskal mengalami fluktuasi.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi, Cahyanto Hendri Wahyudi menjelaskan, dana abadi daerah ini nantinya akan berfungsi sebagai tabungan investasi daerah yang hasil pengembangannya bisa digunakan untuk mendukung berbagai program strategis.

Cahyanto menyebut modal awal pembentukan dana abadi ini dihimpun dari sumber-sumber legal, seperti dividen saham, hasil investasi daerah, serta pendapatan sah lainnya. Dana tersebut tidak akan habis dibelanjakan, tetapi diinvestasikan kembali melalui instrumen keuangan yang aman dan produktif.

“Kita siapkan dana yang ditempatkan pada instrumen investasi yang aman dan produktif, lalu hasil pengelolaannya digunakan untuk pembiayaan kegiatan prioritas masyarakat. Semua prosesnya akan didampingi dan diawasi aparat penegak hukum,” jelas Cahyanto usai rapat dengar pendapat bersama legislatif dan elemen masyarakat, yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, di Gedung DPRD Banyuwangi, Kamis (30/10/2025).

Keuntungan dari hasil pengelolaan itulah yang nantinya dapat digunakan untuk mendanai berbagai program prioritas, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur fisik, hingga pengembangan ekonomi kreatif.

“Skema ini memungkinkan hasil kekayaan daerah tidak langsung habis untuk belanja rutin, melainkan diputar menjadi sumber pendapatan berkelanjutan. Dengan cara ini, Banyuwangi akan mendapatkan sumber pendapatan baru, melengkapi dana transfer pusat atau PAD tahunan,” kata Cahyanto.

Dana Abadi Daerah akan dikelola secara profesional dengan pengawasan ketat, melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, akademisi, dan praktisi keuangan. Pemkab memastikan tata kelola dana ini mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

Skema yang disiapkan juga akan mengatur agar pokok dana tidak boleh digunakan untuk belanja, melainkan hanya hasil pengembangannya yang dapat dimanfaatkan. Dengan demikian, dana abadi ini akan tetap utuh dan terus berkembang dari waktu ke waktu.

“Ini bukan dana yang boleh diambil seenaknya. Justru kita jaga agar terus tumbuh, menjadi penyangga keuangan daerah di masa depan,” jelas Kepala Badan Pendapatan, Samsudin.

Ditambahkan Samsudin, melalui pembentukan Dana Abadi Daerah, Banyuwangi ingin memastikan bahwa berbagai program unggula, mulai dari peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, hingga pengembangan ekonomi kreatif tetap bisa berjalan meskipun kondisi fiskal berubah.

“Ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk menyiapkan Banyuwangi masa depan. Kita ingin generasi mendatang tetap merasakan manfaat dari hasil pengelolaan sumber daya hari ini,” pungkas Samsudin. (*)

Polsek Kalipuro Gerak Cepat gerebek Judi Sabung Ayam

0

Banyuwangi – Jajaran Polsek Kalipuro, Polresta Banyuwangi bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat dan pemberitaan media online terkait dugaan adanya arena judi sabung ayam di Lingkungan Secang Timur, Kelurahan/Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

Kapolsek Kalipuro AKP Sukirman, S.H. mengatakan, tindakan tersebut merupakan respon cepat informasi masyarakat.

“Begitu kami menerima informasi, personel langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenarannya. Kami tidak ingin aktivitas seperti ini mencoreng ketertiban di wilayah hukum Kalipuro,” tegas AKP Sukirman, Jumat (31/10/2025).

Setibanya di lokasi, tim yang terdiri dari Kanit Intelkam, Kanit Reskrim, dan anggota Polsek Kalipuro mendapati area bekas arena sabung ayam di tengah kebun kelapa.

Meski tidak ditemukan aktivitas perjudian, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk kegiatan tersebut, di antaranya dua sangkar ayam bambu berukuran satu meter, alas arena sabung ayam, dan selembar terpal.

Barang-barang tersebut kemudian dimusnahkan di tempat dengan disaksikan Ketua RT setempat Junaidi, sebagai bentuk penegasan bahwa kegiatan perjudian tidak boleh dibiarkan tumbuh di lingkungan masyarakat.

“Selain pemusnahan, kami juga memberikan himbauan langsung kepada masyarakat Jika mengetahui aktivitas serupa, segera laporkan ke pihak kepolisian agar bisa kami tindaklanjuti,” tambah Kapolsek Sukirman.

Kapolsek menegaskan, Polsek Kalipuro tidak akan berkompromi terhadap segala bentuk praktik perjudian di wilayah hukumnya. “Kami ingin menjaga Kalipuro tetap aman, kondusif, dan bersih dari penyakit masyarakat,” tegasnya.

Ungkap Kasus Curanmor Non-TO, Polsek Purwosari Amankan Dua Pelaku Residivis dalam Operasi Sikat Semeru 2025

0

PASURUAN – Unit Reskrim Polsek Purwosari, Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curanmor) non-TO dalam rangka Operasi Sikat Semeru 2025.

Dua orang pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti sepeda motor hasil curian di wilayah hukum Kecamatan Purwosari.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. membenarkan pengungkapan tersebut.

“Benar, Unit Reskrim Polsek Purwosari berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor dengan pemberatan pada Kamis (30/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Pengungkapan ini merupakan bagian dari kegiatan Operasi Sikat Semeru 2025,” ujar Kapolres.

Kedua pelaku diketahui bernama Toni Irawan (31), warga Desa Cendono, Kecamatan Purwosari yang merupakan residivis kasus curanmor, dan Setya Bayu Ramadhani (20), warga Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya diduga kuat melakukan pencurian 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tahun 2020 dengan Nopol N-5152-EBA, atas nama Abdul Jamil, warga Kabupaten Malang.

Aksi itu terjadi pada Selasa, 30 September 2025, sekitar pukul 10.27 WIB di garasi rumah kos milik Korik, Dusun Kembangsore, Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari.
Kapolres menjelaskan modus operandi para pelaku.

“Kedua pelaku beraksi bersama-sama. Salah satu pelaku bertugas merusak kunci kontak menggunakan kunci palsu, sedangkan pelaku lainnya mengawasi situasi di luar garasi. Setelah berhasil, keduanya membawa kabur sepeda motor korban untuk dimiliki,” terang AKBP Jazuli.

Akibat kejadian tersebut, korban bernama Ucik Swastikawati (26), warga Kabupaten Malang, mengalami kerugian materiil sekitar Rp12 juta.

Polisi turut mengamankan beberapa barang bukti, antara lain foto kopi BPKB, surat keterangan dari Koperasi Al-Hikmah, satu unit motor Yamaha Jupiter warna merah nopol W-2922-NCD yang digunakan pelaku sebagai sarana kejahatan, serta pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi.

Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Purwosari, “Kami terus melengkapi berkas perkara, memeriksa saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya,” tambah Kapolres.

Kasus ini menambah daftar keberhasilan jajaran Polres Pasuruan dalam menekan angka kejahatan konvensional selama pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2025.

Gerakan “He For She” Dinsos KBPP Pemalang: Gerakan Pria Melindungi Perempuan dan Anak

Gempurnews | Pemalang – Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPP) Kabupaten Pemalang kembali menghadirkan gebrakan inspiratif lewat Gerakan Pria Melindungi Perempuan dan Anak “He For She”, sebuah inisiatif yang mengajak kaum laki-laki menjadi pelopor dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan yang digelar di Hotel Winner Pemalang ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinsos KBPP Kabupaten Pemalang, Supadi, Aks., M.H., yang juga tampil sebagai narasumber pertama dengan materi bertajuk “Kebijakan Pemerintah Kabupaten dalam Mendukung Pembentukan RPPA di Kecamatan Berdaya.” Acara dipandu oleh Asih Budiningrum, SKM., Penelaah Teknis Kebijakan Bidang PPPA.

Dalam sambutannya, Supadi menegaskan bahwa gerakan He For She adalah langkah nyata untuk mengubah paradigma lama bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan hanya tanggung jawab kaum perempuan, tetapi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Inovasi He For She merupakan terobosan dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di tingkat desa dan kelurahan. Kami ingin laki-laki hadir sebagai pelopor kampanye pencegahan, deteksi dini kerentanan, serta penanganan kasus kekerasan,” ujarnya.

Sementara itu, Triyatno Yuliharso, S.IP., M.P., yang tampil sebagai narasumber kedua dengan materi “Inovasi He For She”, memaparkan bahwa angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Pemalang masih cukup tinggi. Ironisnya, sebagian besar pelaku justru berasal dari lingkungan terdekat korban.

Menurutnya, melalui gerakan He For She, pihaknya berupaya melibatkan para laki-laki dari beragam latar belakang — mulai dari perangkat desa, tokoh agama, kader perlindungan anak, hingga kelompok masyarakat — untuk menjadi pelindung aktif dan agen perubahan sosial.

“Kami sudah bergerak hingga ke desa-desa dan pondok pesantren, membangun kesadaran bersama. Kami juga berkolaborasi dengan Kementerian Agama agar gerakan ini dapat terintegrasi dalam pendidikan berbasis agama,” jelas Triyatno.

Suasana semakin hidup saat sesi diskusi berlangsung. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan kritis, seperti:

Bagaimana solusi terbaik untuk penanganan kasus kekerasan?

Apakah pelapor kekerasan benar-benar dilindungi secara hukum?

Apa langkah hukum terhadap pelaku kekerasan yang berulang, termasuk terhadap korban hamil?

Menjawab hal itu, Sekretaris Dinas menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor melalui keberadaan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) yang kini hadir di setiap Kecamatan Berdaya. RPPA menjadi garda terdepan dalam memberikan layanan cepat, terpadu, dan berbasis masyarakat untuk memastikan korban mendapat perlindungan hukum, pendampingan sosial, layanan kesehatan, hingga pemulihan psikologis.

“Pemerintah daerah menjamin perlindungan hukum bagi pelapor dan korban, termasuk dukungan dari UPTD PPA, kepolisian, serta perangkat desa,” tegas Supadi.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Pemalang, serta lintas organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Bappeda, Disdikbud, Dinas Kesehatan, Kominfo, Dispermasdes, Satpol PP, BPBD, dan RSUD dr. M. Ashari.

Kehadiran lintas sektor tersebut menandai komitmen bersama untuk membangun ekosistem perlindungan yang solid dan berkelanjutan dari tingkat kabupaten hingga desa.

Sebagai penutup, Dinsos KBPP menegaskan bahwa gerakan He For She kini telah diterapkan di lima desa percontohan dan akan diperluas ke 203 desa/kelurahan lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar Pemalang menuju Kabupaten Layak Anak dan Daerah Ramah Perempuan.

(yn26)

Melalui “Polantas Menyapa”, Satlantas Polres Mojokerto kab. Sosialisasi Wajib Pajak di Samsat Mojokerto kab.

0

Mojokerto kab- Satlantas Polres Mojokerto kab. terus berupaya memberikan pelayanan terbaik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib administrasi kendaraan bermotor. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan edukasi kepada wajib pajak di Kantor Samsat Mojokerto kab. tentang program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang tengah berlangsung, Jum’at (31-10-2025)

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polantas aktif memberikan sosialisasi kepada para wajib pajak yang sedang mengurus administrasi kendaraan. Mereka menjelaskan secara detail tentang manfaat program pemutihan pajak, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menghapus denda pajak dan biaya administrasi keterlambatan pembayaran pajak kendaraan. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak.

Kanit Regident Polres Mojokerto kab, IPTU M.IBNU KATSIR RIZKA, S. Tr.K.,S.H. S.I.K. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya taat pajak.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa membayar pajak kendaraan bukan hanya kewajiban, tapi juga bentuk partisipasi dalam pembangunan daerah. Melalui program pemutihan ini, masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan untuk menunaikan kewajibannya tanpa terbebani denda,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi secara langsung, petugas juga membagikan brosur dan menjawab pertanyaan wajib pajak seputar syarat serta mekanisme pelaksanaan program pemutihan. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang datang ke Samsat Mojokerto kab. karena banyak di antara mereka merasa terbantu dengan adanya penjelasan langsung dari petugas.

Dengan kegiatan ini, Polantas Polres Mojokerto kab. berharap tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor semakin meningkat, serta mampu mendukung terwujudnya tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Mojokerto kab.

Bupati Barito Utara Hadir pada Kunjungan Tim Wasev Tinjau Kegiatan TMMD Ke- 126 di Desa Jamut 

0

BARITO UTARA- Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. (PUPR)  M. Iman Topik, S. IP., M. Si menghadiri kegiatan kunjungan kerja tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Tentara Manungal Membangun Desa (TMMD) ke- 126 Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh, yang berlokasi di desa Jamut Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara,  Kalimantan Tengah (Kalteng) Kamis (30/10/2025) kemaren pagi.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST. MT dalam pernyataannya dikutip melalui “Media Nusantaranews. Co,” bahwa pemerintah daerah Barito Utara mendukung penuh kegiatan TMMD ke-126 di desa Jamut, Kecamatan Teweh Timur ini. Kita tadi sudah melihat secara langsung, itu luar biasa hasilnya untuk jalan lingkungan. Kemudian bedah rumahnya juga kita lihat juga, dan pembuatan MCK.

“Dan tadi semua kita lihat kondisi jalan yaitu dari simpang desa Jamut, (Eks Transmigrasi) ini harus segera kita anggarkan pada tahun 2026. Insyaallah sebut Bupati Shalahuddin, nanti kita lakukan peningkatan jalan, sampai dengan pengaspalan. 

“Karena seperti yang disampaikan masyarakat tadi, kalau akses jalan ini sudah baik dan fungsional mereka gampang membawa hasil buminya ke kota,” imbuhnya.

Ketua Tim Wasev TMMD ke- 126 Kolonel Infantri Shofanudin mengatakan semabgat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat, dilihat dari hasil yang sangat luar biasa program TMMD bukan hanaya membangun fisik, tetapi mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ini bukti nyata semangat kebersamaan TNI dari rakyat, oeleh rakyat dan untuk rakyat. 

Irdam Kodam XXII Tambun Bungai Brigjen TNI Triwahyu Mutaqin Akbar mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Bupati Barito Utara,  atas semua support nya kepada pelaksanaan TMMD ke-126 ini, termasuk Pak Dandim yang melaksanakan dengan baik kegiatan ini dengan melibatkan TNI-POLRI masyarakat setempat. Sehingga kita harapkan hasil dari TMMD ini dapat bermanfaat bagi masyarakat
desa setempat. 

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) PUPR Kabupaten Barito Utara (Barut), M.Iman Topik mengatakan bahwa apa yang diperintahkan oleh Bapak Bupati kami tindaklanjuti, mulai dari perencanaan dan persiapan pelaksanaan kegiatan di tahun 2026. Jadi mohon dukungan dan doa warga desa Jamut serta teman- teman semua. 

Warga desa Jamut pak Dwi dan Ibu Solekah turut menyampaikan rasa terimakasihnya, atas kehadiran dan kerja keras TNI yang melaksanakan kegiatan TMMD ke- 126 di desa Jamut ini. Kami selaku warga desa merasa lebih dekat dengan TNI dan sangat terbantu, lebih- lebih tegur sapa, salam dan sopan satun anggota Satgas TMMD dan menyentuh hati kami. Dan kami pula berharap kepada TNI bisa tetap bertahan di desa ini untuk mendampingi masyarakat,” ungkap dua warga desa ini denagn gembira.  (SS)

Polres Jombang Launching Aplikasi E-Pelayanan Masyarakat dan WhatsApp Center ‘Lapor Pak Kapolsek’

0

JOMBANG – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polres Jombang Polda Jatim meluncurkan dua inovasi pelayanan publik, yakni aplikasi e-pelayanan masyarakat dan WhatsApp Center ‘Lapor Pak Kapolsek.

Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Bakti Bhayangkara (GBB) Polres Jombang, Selasa (28/10/2025) malam.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menjelaskan, peluncuran ini menjadi bagian dari semangat Sumpah Pemuda untuk memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Dalam semangat Sumpah Pemuda tahun ini, kami dari Polres Jombang bersama Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh komponen masyarakat, berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan perlindungan bagi masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan inovasi pelayanan, Polres Jombang Polda Jatim kini menghadirkan WhatsApp Lapor Pak Kapolsek, yang melengkapi layanan WA Lapor Pak Kapolres yang telah berjalan sebelumnya.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat menyampaikan laporan, keluhan, saran, maupun informasi gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) secara langsung dan cepat.

“Laporannya bisa langsung melalui WhatsApp, yaitu WA Lapor Pak Kapolsek. Kami bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan Indosat, di mana nomor belakangnya menggunakan 110,” jelas AKBP Ardi Kurniawan.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan dan kerahasiaan identitas pelapor dijamin sepenuhnya.

“Kami menjamin keamanan dan kerahasiaan pelapor. Semua laporan terkait gangguan kamtibmas, keluhan, curhat, maupun saran pasti kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Berikut daftar nomer WA Lapor Pak Kapolsek jajaran Polres Jombang :

  1. Polsek Bandarkedungmulyo
    (081615227110)
  2. Polsek Bareng
    (081615225110)
  3. Polsek Kabuh
    (081615334110)
  4. Polsek Kudu
    (081615337110)
  5. Polsek Megaluh
    (081615229110)
  6. Polsek Mojoagung
    (081615222110)
  7. Polsek Mojowarno
    (081615119110)
  8. Polsek Ngusikan
    (081615336110)
  9. Polsek Perak
    (081615228110)
  10. Polsek Plandaan
    (081615335110)
  11. Polsek Ploso
    (081615333110)
  12. Polsek Tembelang
    (081615115110)
  13. Polsek Kesamben
    (081615118110)
  14. Polsek Ngoro
    (081615226110)
  15. Polsek Gudo
    (081615332110)
  16. Polsek Sumobito
    (081615116110)
  17. Polsek Jombang
    (081615112110)
  18. Polsek Peterongan
    (081615114110)
  19. Polsek Wonosalam
    (081615224110)
  20. Polsek Jogoroto
    (081615117110)
  21. Polsek Diwek
    (081615113110)

Dengan hadirnya e-pelayanan masyarakat dan WA Lapor Pak Kapolsek, Polres Jombang Polda Jatim berharap dapat mempercepat respons terhadap berbagai laporan masyarakat dan memperkuat sinergi antara Polri dengan warga dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Jombang. (*)

Kapolri Tekankan Jaga Persatuan-Kesatuan saat Silaturahmi ke Ponpes An-Nur Malang

0

Jatim – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al-Murtadlo Bululawang Malang, Jawa Timur (Jatim), Kamis, 30 Oktober 2025. Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergisitas antara Umara dan Ulama.

“Jadi kalau Umara dan Ulama bersama-sama, tentu kita pastikan negara Indonesia ini akan menjadi maju dan sejahtera,” kata Sigit mengawali sambutannya.

Silaturahmi ini sendiri, kata Sigit juga sekaligus dalam rangka momen memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2025, lalu.

Lebih dalam, Sigit menekankan, dengan semakin menguatnya sinergisitas antara Umara dan Ulama tentunya hal tersebut menjadi kunci untuk menghadapi segala bentuk tantangan zaman yang ada.

“Bergotong-royong untuk bisa menyelesaikan apa yang menjadi tujuan besar mewujudkan tujuan nasional, mewujudkan Indonesia yang makmur, sejahtera dan mencapai cita-cita bersama menuju Indonesia yang kita harapkan Indonesia Emas 2045,” ujar Sigit.

Sigit menegaskan, modal utama untuk mencapai hal tersebut adalah menjaga dan merawat bingkai nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Dan kita bersama mungkin ini yang harus selalu kita ingatkan, harus selalu kita jaga bahwa persatuan dan kesatuan tentunya menjadi modal yang penting,” ucap Sigit.

Menurut Sigit, persatuan dan kesatuan adalah kunci untuk menghadapi ancaman yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Di sisi lain, Sigit berharap dengan terjalinnya silaturahmi, para Ulama dan tokoh agama dapat memberikan masukan maupun doa kepada Polri maupun seluruh anggotannya agar dapat dilancarkan dalam melaksanakan tugasnya dimanapun.

“Tentunya harapan kami dengan silaturahmi-silaturahmi dengan pertemuan-pertemuan yang ada ini tentunya kita bisa saling mengisi. Bisa saling mengingatkan dan kami juga tentunya butuh untuk diberikan masukan, nasihat. Sehingga kami semua jajaran institusi Polri terus bisa melaksanakan tugas pokok kami dengan sebaik-baiknya,” tutup Sigit.

Humas Polda Jatim Raih Peringkat 1 Nominasi Keaktifan Video Polri Zona A

0

SURABAYA – Bidang Humas Polda Jawa Timur kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri, Divisi Humas Polri memberikan berbagai penghargaan bagi satuan kerja terbaik, salah satunya, Humas Polda Jatim yang berhasil meraih peringkat 1 dalam nominasi Keaktifan Video Polri Zona A.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho kepada Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast, di sela kegiatan Sarasehan dan Dialog Kebangsaan yang digelar di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Dalam peringatan hari jadi ke-74 Humas Polri tahun ini mengusung tema “Transformasi Polisi Humanis Guna Mendukung Harapan Masyarakat”.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Mabes Polri, pejabat Divisi Humas Polri, para Kabid Humas Polda jajaran, para mantan Kadiv Humas Polri, serta pimpinan redaksi media nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diraih.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas penghargaan ini. Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami di Humas Polda Jatim untuk terus berinovasi, bekerja profesional, dan menyampaikan informasi kepolisian secara cepat, akurat, dan humanis kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Abast.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Humas Polda Jatim dalam mendukung transformasi komunikasi publik Polri yang transparan.

Melalui berbagai inovasi media, termasuk produksi konten video yang edukatif dan informatif, Humas Polda Jatim terus memperkuat citra positif Polri di mata masyarakat. (*)