Home Blog Page 225

Wujud Komitmennya Dinsos Pemalang Bentuk RPPA Di 7 Kecamatan

Gempurnews | Pemalang – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pemalang telah membentuk Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) program ini bertujuan untuk memperkuat sistem Perlindungan Perempuan dan Anak di tingkat Kecamatan dengan menyediakan layanan aduan dan perlindungan yang terintegrasi dan cepat.

Dinas Sosial melalui Kepala Bidan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliarso, mengatakan RPPA ini adalah tempat di tingkat Kecamatan yang bergungsi sebagai pusat perlindungan terpadu untuk korban kekerasan serta menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan .”pungkasnya.

Masyarakat tidak perlu datang ke Dinas Sosial jika memiliki persoalan tentang Perlindungan Perempuan dan Anak, dan kami Dinas Sosial akan menjawab pertanyaan pertanyaan mereka dilengkapi dengan peraturan daerah, peraturan Kementerian Sosial serta bantuan layanan terpadu gratis. ‘pungkas Triyatno.

Triyatno berharap dengan adanya rumah layanan ini masyarakat dapat memanfaatkan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak serta dapat meningkatkan penanganan kasus kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. “ujarnya.

Triyatno juga menginformasikan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Pemalang, bahwa Rumah layanan ini sudah dibuka di 7 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang yang meliputi : Kecamatan Pulosari, Kecamatan Randudongkal, Kecamatan Bantarbolang, Kecamatan Ampelgading,Kecamatan Petarukan, Kecamatan Comal dan Kecamatan Ulujami. “tambahnya.

Melalui RPPA Dinsos Pemalang melalui Kabid PPPA Triyatno Yuliarso berkomitmen dalam menciptakan lingkungan ramah anak yang aman melalui sistem Perlindungan yang Inklusif dan kolaboratif.

(yn26)

Seminar Nasional PGRI dan YPLP DM PGRI JT Cabang Pemalang : Membangun Sinergitas dan Budaya Kolaboratif

Gempurnews | Pemalang – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan PGRI membangun sinergitas dan budaya kolaboratif untuk meningkatkan profesionalisme guru dan kualias pendidikan secara keseluruhan,dan ini dilakukan melalui berbagai langkah strategis yang melibatkan kerjasama Internal dan eksternal.

Hal ini tercermin dalam Seminar Nasional PGRI dan YPLP DM PGRI JT Cabang Pemalang, yang dilaksanakan di gedung SMK PGRI 1 Taman dihadiri oleh Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah dan sekaligus Wakil Ketua Komite I DPD RI ( DR. H.Muhdi.,S.H.M.Hum.),Bupati Pemalang (Anom Widiyantoro), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemalang ( Ismun Hadiyo), Ketua PGRI Kabupaten Pemalang (Slamet S.Pd.,M.Pd),Ketua YPLP DM Jawa Tengah Cabang Kabupaten Pemalang,( Sus Tafip Priadi.,S.Pd.), Ketua YPLP Jawa Tengah ( Mualip.,S. Pd., M.M)serta para jajaran pengurus PGRI Jawa Tengan dan Jajaran Pengurus PGRI Pemalang. Selasa (21/10/25)

Sus Tafip Priadi selaku Ketua Panitia dalam pidatonya mengucapkan selamat datang para peserta seminar nasional PGRI dan semoga mendapatkan keberkahan dan kesehatan dari Allah SWT, sepuluh bulan yang lalu tepatnya tanggal 8 Februari 2025,Kami mendapat tugas sebagai Ketua Pengurus YPLP DM Jawa Tengah PGRI Cabang Pemalang, dan tugas ini Kami pandang tidak mudah dan tidak ringan tetapi akan Kami jalankan dengan Ikhlas, dan Kami berharap bisa meneruskan hal hal yang baik yang sudah di ukir pendahulu pendahulu Kita agar lebih baik.

Dalam kesempatan yang sangat luar biasa ini PGRI YPLP juga menyambut baik program Pemerintah untuk mempercepat Program Profesi Guru (PPG) dan sudah banyak tenaga pendidik sekolah sekolah PGRI yang berhasil menjadi P3K, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. “ujarnya.

Ia menambahkan tujuan di adakan Seminar nasional ini adalah meningkatkan profesional pendidik juga untuk menjawab tantangan pendidik dalam menghadapi perkembangan kemajuan teknologi pendidikan yang begitu cepat.

YPLP PGRI Pemalang juga berupaya mensukseskan program Pemerintah Kabupaten Pemalang dan Kami sedang memproses pendirian tiga PKBM yang terbagi dalam tiga wilayah kerja yaitu PKBM Madani, di wilayah Pemalang tengah, PKBM Mandiri di wilayah Pemalang timur, dan PKBM Handayani di wilayah Pemalang selatan, dan Insya allah di tahun 2026/2027 bisa beroperasi. “tambahnya.

Di kesempatan yang sama Ketua YPLP DM Jawa Tengah Mualip. S.Pd.,M.M dalam Sambutannya mengatakan bahwa yayasan pembina lembaga pendidikan dasar menengah PGRI JT Provinsi Jawa Tengah yang memiliki 32 cabang di Kabupaten dari 35 Kabupaten yang ada, karena ada 3 Kabupaten yang tidak memiliki sekolah sekokah PGRI, adalah alat kelengkapan Organisasi PGRI di semua tingkatan yang di beri amanah berjuang menjadi mitra strategis Pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. “ucapnya.

Hari ini pengurus YPLP DM PGRI JT Cabang Pemalang mengadakan seminar nasional dalam rangka Hari Ulang Tahun PGRI dan Hari Guru Nasional ke 80, adalah sebagai bentuk komitmen bahwa PGRI tetap memegang prinsip Yunitanistik yang tidak lagi membatasi mana guru TK mana guru SD mana guru SMA/SMK, dan ketika kita sudah sepakat menjadi anggota PGRI maka disana yang ada adalah guru.

Kemudian prinsip yang kedua adalah bahwa PGRI selalu memegang prinsip sebagai mitra strategis Pemerintah daerah yang berbasis pada kemandirian. “pungkasnya.

Mualip juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pengurus YPLP DM JT PGRI cabang Kabupaten Pemalang yang telah mensukseskan acara seminar nasional ini, dengan narasumber Bapak DR. Muhdi, Ketua PGRI Jawa Tengah sekaligus Wakil Ketua Komite I DPD RI Dan semoga hasil dari seminar nasional ini bisa menjadi masukan khususnya di Pemerintah Kabupaten Pemalang yang bersama sama meningkatkan pendidikan dengan segala persoalannya. “tutupnya.

(yn26)

“Pemkab Pakpak Bharat Gelar Sosialisasi Pengelolaan Dana BOS Untuk Sekolah”

0

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan Sosialisasi Pengelolaan Dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tingkat Sekolah Dasar dan SMP se Kabupaten Pakpak Bharat. Dilaksanakan di aula bale sada arih, kantor Bupati Pakpak Bharat, sosialisasi ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM mewakili Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor yang berhalangan hadir.

Jalan Berutu dalam arahannya menyampaikan beberapa pesan Bupati Pakpak Bharat bagi para Kepala Sekolah dan Bendahara Pengelola Dana BOS dari seluruh sekolah yang hadir pada kegiatan ini, diantaranya bahwa Pemerintah Daerah mempunya fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap pengelolaan dana BOS untuk menjaga agar dana dimaksud bisa dikelola secara efisien, tertib, ekonomis, efektif, tranparan dan bertanggung jawab.

Secara khusus saya minta kepada bapak dan iby sekalian, upayakan seminimal mungkin terjadinya permasalah disekolah-sekolah, managemennya diatur dengan bagus, jaga diri anda, teman anda dan insttusi masing-masing dari terjadinya penyimpangan-penyimpangan, dari pelanggaran-pelanggaran yang pada akhirnya bisa berimbas pada permasalahan hukum, pesan Jalan Berutu.

Sementara itu Inspektur Kabupaten Pakpak Bharat, Drs. Leonardus Sihotang menjelaskan, Sosialisasi inu dilaksanakan sebagai upaya untuk menciptakan sistim pengelolaan dana BOS yang trasparan dan akuntabel, serta tepat sasaran sebagai salah satu bentuk nyata upaya menciptakan generasi emas Kabupaten Pakpak Bharat.(Tumangger)

Pemkab Pasuruan Ajukan Keberatan atas Pemotongan Dana Transfer Pusat 24%

0

PASURUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menyatakan keberatan atas kebijakan pemerintah pusat yang memotong dana transfer ke daerah (DTK) secara signifikan. Pemotongan yang diperkirakan mencapai 24% ini dinilai dapat mengganggu sejumlah program prioritas yang telah direncanakan.

Kekhawatiran ini disampaikan langsung oleh Bupati Pasuruan, H. Rusdi Sutejo, usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/10/2024).

“Kami sudah mengajukan nota keberatan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan terkait pemotongan dana transfer ke daerah. Ini berpotensi mengurangi realisasi dari yang sudah kami rencanakan sebelumnya,” tegas Bupati Rusdi.

Ia menjelaskan, dengan asumsi anggaran yang sama seperti tahun 2024, efisiensi dari pusat justru berujung pada pengurangan DTK. Untuk Kabupaten Pasuruan, pengurangannya diperkirakan sekitar 24%.

“Contohnya, dana bagi hasil (DBH) yang turun. Informasinya, transfer pusat ke Provinsi Jatim pada 2025 sekitar Rp 3,5 triliun, tapi di 2026 hanya menjadi Rp 1,8 triliun,” ujarnya menambahkan.

Menghadapi kondisi ini, Pemkab Pasuruan terpaksa melakukan penyesuaian dengan memprioritaskan program tertentu. Bupati menyatakan bahwa program dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan program strategis seperti kesehatan dan pendidikan akan diutamakan.

“Kalau memang pengurangan ini berlanjut, yang kami dahulukan adalah program yang prioritas dan sesuai dengan RKPD. Jika terpaksa, ada beberapa tunjangan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang akan kami eselonisasi atau tunda pembayarannya di awal tahun untuk menyesuaikan pengurangan dana tersebut,” jelas Rusdi.

Ia juga mencontohkan program prioritas lain yang bersumber dari BPJS Jaminan Hari Tua (JHT) akan dioptimalkan untuk memastikan cakupan layanan kesehatan universal (UHC) tetap dinikmati masyarakat.

Namun, beberapa proyek fisik terpaksa ditunda. “Mungkin yang kita rencanakan seperti pembangunan rumah sakit di wilayah Selatan, terpaksa kita tunda dulu,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, Bupati mengakui bahwa pembangunan dari APBD mungkin tidak sebesar sebelumnya. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan mengandalkan dana Instruksi Presiden (Inpres) dan Bantuan Presiden (Banpres).

“Jadi, dana Inpres dan Banpres itu nanti bisa dialokasikan untuk perbaikan sekolah-sekolah yang rusak, salah satunya,” kata Rusdi.

Ia menekankan bahwa sistem penganggaran saat ini telah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan adanya skema dana seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Inpres, dan Banpres. Untuk menyikapi hal ini, Pemkab Pasuruan akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat.(Mar)

78 Siswa SMKN 3 Batam Ikuti Uji Kompetensi Keahlian Bersama PT Capella Dinamik Nusantara

0

Batam – Sebanyak 78 siswa kelas XII jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Negeri 3 Batam mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Kompetensi yang digelar selama lima hari bekerja sama dengan PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menyiapkan lulusan SMK yang memiliki kemampuan dan daya saing sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dalam mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang teknik sepeda motor. Melalui kegiatan ini, para siswa diuji untuk memastikan kemampuan teknis mereka telah memenuhi standar kompetensi level Junior Mekanik berstandar industri Honda.

Selama lima hari pelaksanaan, para peserta menghadapi serangkaian ujian praktik yang meliputi dari penggunaan alat ukur (general), servis perawatan berkala (engine, elektrik, fuel system, dan chasis), hingga penanganan trouble shooting sepeda motor Honda.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Capella Dinamik Nusantara dalam mendukung pengembangan kompetensi generasi muda di bidang otomotif. Dengan pengalaman dan jaringan industri yang kuat, perusahaan berperan sebagai mitra strategis sekolah untuk memastikan keterampilan siswa benar-benar siap digunakan di dunia kerja.

“Melalui kegiatan uji kompetensi ini, kami ingin memastikan para siswa memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri. Tidak hanya paham teori, tapi juga mampu bekerja sesuai standar bengkel resmi Honda. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari kontribusi kami dalam mencetak tenaga kerja muda yang kompeten dan siap kerja,” ujar Johandi, Technical Service Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepulauan Riau.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut positif kolaborasi ini. Menurut mereka, pelaksanaan uji kompetensi bersama industri merupakan kesempatan berharga bagi siswa untuk mengukur kemampuan sekaligus mengasah kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

“SMK Negeri 3 Batam dengan bangga melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian bagi 78 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor. Kegiatan ini diselenggarakan selama 5 hari bekerja sama dengan PT Capella Dinamik Nusantara. Tujuannya untuk mengukur dan mengembangkan kompetensi siswa sesuai standar industri, sehingga mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja di bidang Teknik Sepeda Motor. Kami berterima kasih kepada PT Capella Dinamik Nusantara atas dukungan dan kerjasamanya yang solid,” tutur Agus Sahrir S.Pd. Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Batam.

Dalam pelaksanaannya, para instruktur dari PT Capella Dinamik Nusantara turut berperan sebagai asesor, memastikan seluruh tahapan uji berjalan sesuai prosedur dan standar kerja bengkel resmi. Setiap peserta diuji secara individual untuk menunjukkan kemampuan mendiagnosis, memperbaiki, dan merawat sepeda motor sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku di jaringan Honda.

Kolaborasi antara PT Capella Dinamik Nusantara dan SMK Negeri 3 Batam ini diharapkan menjadi model kemitraan berkelanjutan antara industri dan lembaga pendidikan. Selain memperkuat keterampilan siswa, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat hubungan dunia pendidikan dengan dunia industri otomotif di Kepulauan Riau.

Dengan terselenggaranya uji kompetensi ini, diharapkan para siswa SMK Negeri 3 Batam dapat menjadi tenaga kerja siap pakai yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki etos kerja dan profesionalisme tinggi sesuai dengan semangat Sinergi Bagi Negeri yang senantiasa diusung oleh Honda.
(Gokkon)

Deandelicious Bakery, sebuah usaha roti rumahan di Sukaramai, kecamatan Kerajaan. Namanya mungkin terdengar asing, agak sulit dilafalkan. Tapi soal rasa, jangan tanya, maknyuss lah.!!

0

Deandelicious Bakery adalah usaha rumah tangga milik Sani Indah Bako, ibu satu anak yang telah eksis dibidang roti dan kue-kuean sejak tiga tahun lalu. Memasarkan produk-produk kue buatan tangannya sendiri melalui bsrbagai media sosial, Sani Indah Bako ternyata mampu meraup laba bersih hingga tiga jutaan perbulan. Para pemesan umumnya berasal dari sekitar Sukaramai, Salak, Tinada, Sibande, dan berbagai wilayah lainnya. Belakangan ini bahkan pesanan datang dari bandung dan Jakarta yang memesan kue buatan Sani Indah untuk diantar kepada keluarga di sekitaran Pakpak Bharat.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor berkesempatan mengunjungi industri rumah tangga ini, berdialog dengan Sani Indah Bako yang didampingi suaminya, melihat langsung proses pembuatan aneka roti di tempat ini, serta berdialog tentang pengembangan usaha kuliner yang telah dia rintis sejak tiga tahun lalu. Dikesempatan ini juga Bupati berjanji akan membantu usaha ini.

Apa yang perlu kami bantu,?, perlu pelatihan pembuatan kue?, peralatan pembuatan kue,? nanti kita bantu. Rumah Produksi juga akan kita bantu, nanti dikoordinasikan ya, segera.! pesan Bupati kepada Sumantri Bancin, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Pakpak Bharat yang turut mendampinginya.

Yang penting kalau sudah dibantu penjualan harus naik! pesan dia kemudian.

Saat ini Deandelicious Bakery hanya memasarkan hasil produknya melalu platform media sosial. Para pemesan melihat produk-prosuk yang dipasarkan, melalukan pemesanan, serta pembayaran melalui transaksi-transaksi elektronik.

Terimakasih kepada seluruh pelanggan kami yang mempercayakan pesanan kepada kami baik itu kue ulang tahun, makanan ringan berbagai acara, serta pesanan lainnya. Media sosial yang telah berkembang selama ini memang sungguh membantu kami, ucap Sani Indah Bako hari ini.(Tumangger)

“Siswa SMP Pakpak Bharat Raih Prestasi Gemilang di Lomba Coding dan Matematika”

0

Dia adalah Sahpen Dericho Berutu, pelajar kelas IX SMP N 1 Singgabur yang berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dalam lomba coding SATRIA (Smart AI and Tech Competition for A Rising Indonesia), peringkat Bronze Medal, serta mendapat CREDIT di Junior level Australian Mathematics Competition 2025 dan termasuk dalam Top 60% of year and region (Indonesia).

Hal ini membuktikan bahwa peserta didik dari Kabupaten Pakpak Bharat mampu bersaing secara global.

Sahpen Berutu adalah putra keempat dari pasangan Derianto Berutu dan Nurlia Bancin. Pemalu dan pendiam, tidak suka basa basi, tapi rumus matematika serumit apapun akan terurai diotaknya. Tidak heran kalau dia bercita-cita ingin menjadi pakar matematika.

Sahpen berangkat ke Jakarta mengikuti pelatihan matematika metode Gasing (Gampang, asyik dan menyenangkan) atas kerja sama Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dengan Gasing Academy binaan Prof Johannes Surya, penemu dan pencetus Gasing. Sahpen bergabung dengan banyak putra-putri terbaik dari berbagai daerah seluruh tanah air, menyerap metode Gasing langsung dari Prof Johannes Surya. Mereka di ina dan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kompetisi science Nasional dan Internasional.

Untuk 2026, kami kembali mengadakan program intensif Gasing yang didesain untuk mempersiapkan peserta didik tidak hanya untuk kompetisi Matematika dan Coding, namun juga untuk kompetisi Science baik lokal, nasional, ataupun internasional. Kami berharap dari Kabupaten Pakpak Bharat dapat kembali mengirimkan perwakilannya untuk Gasing Intensif Program 2026 sehingga ada tongkat estafet prestasi berkelanjutan dari Sahpen ke peserta didik lainnya di Kabupaten Pakpak Bharat, pesan Prof Johannes Surya.(Tumangger)

Walikota dan Wakil Walikota Batam Hadirkan Kehangatan di Tengah Laut Santri

0

Batam – Suasana religius mewarnai peringatan Hari Santri Tingkat Kota Batam Tahun 2025 di Dataran Engku Putri, Rabu (22/10/2025). Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, tampil mengenakan sarung, jas hitam dan peci, sementara Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, tampil anggun dalam balutan busana serba putih dengan kerudung.

Apel yang diikuti para santri se-Kota Batam dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut berlangsung khidmat. Tema Hari Santri tahun ini ialah “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad membacakan amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Mengawali amanatnya, ia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kita semua berduka, bangsa ini berduka. Semoga seluruh korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Amsakar.

Ia menyampaikan, kehadiran pemerintah melalui Kementerian Agama di lokasi musibah menjadi bukti nyata bahwa negara peduli terhadap pesantren dan para santri. Tragedi tersebut, katanya, menjadi pengingat agar semua pihak lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan santri di masa mendatang.

Lebih lanjut, dalam amanat tersebut disebutkan bahwa penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada lahirnya Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari pada 1945. Fatwa itu menyerukan kewajiban berjihad mempertahankan kemerdekaan Indonesia, yang kemudian memicu perlawanan rakyat hingga peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya.

“Sekarang bangsa kita telah merdeka. Tak lagi terdengar dentuman meriam dan tembakan. Ini semua adalah nikmat agung dari Allah SWT, berkat darah para syuhada dan doa para ulama,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momentum istimewa, karena menandai satu dekade peringatan Hari Santri sejak pertama kali ditetapkan pada 2015. Dalam rentang waktu itu, pesantren telah membuktikan perannya sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.

“Dari rahim pesantren lahir tokoh-tokoh bangsa pejuang kemerdekaan, pemimpin umat, hingga ilmuwan yang kini berkiprah di tingkat nasional dan internasional,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menegaskan bahwa santri masa kini harus menjadi pelaku sejarah baru, bukan hanya penonton perubahan zaman. Santri diharapkan mampu menguasai ilmu agama sekaligus teknologi dan sains modern, serta membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin ke dunia global.

Dalam amanatnya, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas perhatian besar terhadap pesantren melalui berbagai kebijakan, termasuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi para santri.

“Program tersebut menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya santri mendapatkan layanan kesehatan dan gizi gratis secara masif. Ini bentuk nyata negara hadir untuk pesantren,” Amsakar menyampaikan dalam amanat tersebut.

Sebagai penutup, Amsakar menyampaikan pesan agar seluruh santri terus berjuang menuntut ilmu dan menjaga akhlak.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, peluk inovasi zaman, dan bawalah semangat pesantren ke ruang publik. Dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” ujarnya.

Peringatan Hari Santri 2025 di Batam berlangsung penuh makna. Kehadiran ribuan santri, para tokoh agama, dan pimpinan daerah menjadi simbol semangat kebersamaan dalam mengawal Indonesia menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban.

(Gokkon)

Polresta Banyuwangi Siap Menuju Zero ODOL 2027, Wujud Sinergi Keselamatan di Jalan Raya

0

BANYUWANGI – Upaya mewujudkan jalan raya yang aman, tertib, dan berkeadilan terus dilakukan oleh Polresta Banyuwangi Polda Jatim.

Melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polresta Banyuwangi menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Menuju 2027 Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) di Rupatama Polresta Banyuwangi, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.H., M.Si., dan dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, mulai dari Ketua DPRD Banyuwangi, Kepala Dinas Perhubungan, Dinas PU CKPP, Dinas Koperasi, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, BBPJN Jatim–Bali, hingga pengusaha ekspedisi dan komunitas sopir truk.

FGD ini menjadi wadah sinergi dan kolaborasi bersama dalam mencari solusi komprehensif atas persoalan kendaraan ODOL yang berdampak pada keselamatan lalu lintas dan kerusakan infrastruktur jalan.

Dalam sambutannya, Kapolresta Banyuwangi menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya.

Ia menegaskan keselamatan adalah hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto).

“Masalah ODOL tidak bisa diselesaikan secara sepihak, perlu kolaborasi dan kesepahaman agar target Zero ODOL 2027 benar-benar tercapai,” ujar Kombes Rama.

Kombes Pol. Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., juga menambahkan, Banyuwangi menjadi salah satu daerah yang menginisiasi forum lintas sektor sebagai langkah nyata menuju perubahan dan ketertiban dalam dunia transportasi.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi memberikan apresiasi terhadap langkah Polresta Banyuwangi yang mengedepankan pendekatan dialogis dan solutif.

“Masalah ODOL ini menyangkut banyak kepentingan. Kami siap memberikan dukungan politik dan regulasi agar Banyuwangi benar-benar siap menuju Zero ODOL 2027,” tegasnya.

Dalam pemaparannya, Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H., mengungkapkan bahwa kendaraan ODOL menyumbang kerugian negara hingga Rp37 triliun per tahun akibat kerusakan jalan, serta menjadi penyebab 10–20% kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas juga mengusulkan agar pengemudi truk mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan mengingat tingginya risiko kerja di lapangan.

Diskusi berjalan hangat dan interaktif. Para sopir serta pelaku usaha transportasi menyampaikan harapan agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan tanpa tebang pilih, disertai kebijakan yang mempertimbangkan aspek ekonomi dan sosial bagi pelaku usaha.

Sebagai bentuk komitmen bersama, seluruh peserta kegiatan menandatangani Pakta Integritas Menuju Banyuwangi Zero ODOL 2027.

Dalam pakta tersebut, para pihak menyatakan siap mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan, tidak melakukan pelanggaran Over Dimension dan Over Loading (ODOL).

Selain itu juga memastikan seluruh kendaraan angkutan memenuhi standar teknis dan laik jalan dan mendukung penuh program pemerintah menuju Indonesia bebas ODOL serta siap menerima sanksi apabila terbukti melanggar komitmen ini.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan aksi simbolis pemotongan bak truk yang dimensinya melanggar ketentuan, dilakukan langsung oleh Kapolresta Banyuwangi dan disaksikan oleh seluruh peserta FGD.

Kegiatan tersebut menjadi simbol nyata keseriusan Polresta Banyuwangi dalam membangun budaya tertib berlalu lintas serta mewujudkan transportasi yang aman, manusiawi, dan berkeadilan di Banyuwangi. (*)

Hadapi cuaca Ekstrim BPBD kabupaten Lumajang siaga penuh.

0

Lumajang, Gempur News.

— Peerubahan cuaca dari musim kemarau ke penghujan bisa menimbulkan cuaca ekstrem BPBD tingkatkan kesiapsiagaan demikian disampaikan Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi Ap.Msi. Pada Rabu ( 22/10/2025) di ruang kerjanya.

Cuaca ekstrem ini bisa hujan deras dan angin puting beliung, hujan deras yang tiba-tiba bisa menyebabkan banjir ataupun banjir lahar dingin oleh karena itu masyarakat diminta waspadai cuaca ekstrem ini ungkapnya
Jadi personil kami sudah siap siaga melalui pos pantau, grup Wa dan HT selalu memantau kondisi cuaca ekstrem terutama di daerah rawan bencana ungkapnya.

Selanjutnya Patria mengungkapkan, BPBD Kabupaten Lumajang meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi se waktu waktu

Lumajang termasuk wilayah Jawa Timur yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem pada periode tertentu. Kepala BPBD Lumajang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan deras dan angin puting beliung yang dapat menyebabkan banjir atau banjir lahar dingin.¹

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau update informasi cuaca terbaru dan mengikuti arahan dari BPBD Lumajang. Dengan kesiapsiagaan penuh, diharapkan dampak negatif dari cuaca ekstrem dapat diminimalkan dan masyarakat dapat tetap aman. ( Jo/BB).