Home Blog Page 273

Libatkan Warga Sekitar, Wakapolri Sebut SPPG Polri di Gedawang Sebagai Bukti Kepedulian Polri Pada Masyarakat

0

Polda Jateng, Kota Semarang | Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meninjau langsung progres pembangunan Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) Polri yang berlokasi di Aspol Gedawang, Jalan Empu Sendok Raya, Banyumanik, Kota Semarang, Sabtu (20/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Wakapolri didampingi Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Wakapolda Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi, serta jajaran PJU Polrestabes Semarang.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa SPPG Gedawang akan memiliki kapasitas produksi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah di sekitar lokasi.

“Setiap harinya, SPPG ini mampu memproduksi hingga 4.100 porsi makanan bergizi yang akan didistribusikan kepada 1.840 siswa SD, 1.675 siswa SMP, dan 585 siswa SMA/SMK di wilayah Gedawang dan sekitarnya. Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga memperkuat upaya pemerintah dalam penanggulangan stunting secara nasional,” ungkapnya.

Kepala Proyek, Dwi Agung, SPPG Polri Gedawang menjelaskan bahwa dibangun di atas lahan seluas 1.535 m² dengan luas bangunan mencapai 611 m². Proses pembangunannya berlangsung cepat, hanya memakan waktu dua bulan sejak awal Agustus, dan ditargetkan rampung pada akhir September 2025. Dirinya menyebut pembangunannya selama ini telah berjalan sesuai dengan rencana dan diharapkan SPPG ini sudah mulai beroperasi pada awal Oktober mendatang.

“Progres pembangunan sudah hampir selesai, dan kami optimistis SPPG ini dapat segera berproduksi sesuai jadwal,” jelasnya.

Dalam operasionalnya, SPPG Gedawang tidak hanya mengedepankan kuantitas, tetapi juga kualitas. Hal itu ditegaskan Annisa Shafa, ahli gizi di SPPG Gedawang.

“Sebagai ahli gizi, tugas kami memastikan menu yang disiapkan seimbang, bergizi, dan sesuai standar. Selain itu, kami juga mengawasi sanitasi dan kebersihan mulai dari proses produksi hingga makanan siap didistribusikan. Harapannya, SPPG ini memberi manfaat luas, tidak hanya untuk anak sekolah, tapi juga ibu hamil dan menyusui,” tuturnya.

Selain memberi manfaat kesehatan, SPPG juga membuka lapangan kerja baru. Sebanyak 54 tenaga kerja lokal dari Kelurahan Gedawang dilibatkan sebagai pegawai, mulai dari tenaga produksi, administrasi, hingga distribusi.

Salah satunya adalah Prinawati, warga Gedawang yang kini bertugas sebagai akuntan. Dirinya tertarik menjadi pegawai di SPPG Polri Gedawang usai mendapat informasi pekerjaan ini dari ketua RT dan kelurahan.

“Saya tertarik bergabung karena ingin ikut mendukung program pemerintah memenuhi gizi anak-anak sekolah. Semoga program ini berjalan lancar dan bisa membantu mengentaskan stunting, sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung program-program strategis yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan hadirnya SPPG Polri Gedawang, diharapkan kualitas gizi generasi muda meningkat, masalah stunting dapat ditekan, sekaligus memberikan dorongan ekonomi bagi warga sekitar.

“Keberadaan SPPG ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi Polri dengan pemerintah dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta mendukung program ini, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi generasi mendatang,” tandasnya.

Polres Pasuruan dan PMII Salurkan 6.000 Liter Air Bersih ke Desa Karangjati Lumbang

0

PASURUAN – Polres Pasuruan Polda Jawa Timur bersama organisasi mahasiswa PC Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pasuruan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 6.000 liter untuk warga Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan yang terdampak kekeringan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasat Intelkam Polres Pasuruan, AKP Lubis Ibroril Chosam, S.A.P, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polisi bersama mahasiswa terhadap masyarakat.

“Bantuan ini untuk warga yang terdampak krisis air bersih sebagai wujud kepedulian Polisi dan rekan – rekan Mahasiswa kepada masyarakat,” kata AKP Lubis, Minggu (21/9).

Selain itu menurut AKP Lubis, penyaluran bantuan air bersih tersebut adalah wujud sinergi antara kepolisian dengan mahasiswa untuk hadir dan membantu masyarakat dalam mengatasi persoalan sehari-hari, khususnya kekeringan.

Diberitakan sebelumnya, dampak kemarau kali ini sejumlah desa terdampak kekeringan hingga menyebabkan krisis air bersih diantaranya di Desa Karangjati Kecamatan Lumbang Kabupaten Pasuruan.

Melihat hal tersebut, Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan memerintahkan anggotanya untuk droping air bersih di lokasi terdampak kekeringan.

Turut hadir dalam kegiatan itu antara lain Kabag SDM Polres Pasuruan AKP Sonie Febianto, Kasat Samapta AKP Rudi Santoso, Kasat Binmas IPTU Sunarti, Kapolsek Lumbang IPTU Sumbut P., serta jajaran pengurus PC PMII Pasuruan. (*)

Gebyar Hiburan Pemdes Sumbermujur Candupuro Sajikan Bermacam Kreatifitas Warga.

0

Lumajang – Gardanusantaranews,com/Agenda tahunan desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, pada Sabtu (20-09-2025) Strat dari siang hingga malam hari dipenuhi dengan antusiasme dan semangat masyarakat yang datang untuk menyaksikan gebyar Suond horeg di ajang karnaval yang di selenggarakan oleh Pemdes Sumbermujur.

Dalam agenda moment memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Sumbermujur menyelenggarakan karnaval akbar yang diikuti 27 peserta dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari lembaga sampai tingkatan umum.

Karnaval Desa Sumbermujur yang dimulai pukul 13.00 WIB dengan titik start Gapura Pramuka Peduli Huntap dan finis Dusun Krajan, yang mana sejak pagi masyarakat telah memenuhi area sekitar area start, baik untuk ikut serta sebagai peserta maupun sekadar menyaksikan saja jalannya arak-arakan para peserta karnaval tersebut.

Berbagai penampilan kreasi dan kreatif warga desa sumbermujur menunjukkan, antusiasme masyarakat mulai dari barisan  anak-anak sekolah, kelompok ibu-ibu, hingga pemuda serta karang taruna dengan busana adat, pemuda yang mengusung tema budaya dan perjuangan, hingga hiasan kendaraan yang ditata unik dan penuh warna.

Rute karnaval melintasi jalan utama Desa Sumbermujur disambut rasa bahagia warga yang begitu antusias menyaksikan di sepanjang jalan.yang dilalui arak-arakan. Banyak masyarakat yang sengaja membawa keluarga untuk turut menyaksikan kemeriahan moment Karnaval kemudian berakhir di Dusun Krajan tempat panitia menyiapkan panggung hiburan serta pembagian hadiah menarik bagi para pesertanya.

Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimca yaitu Plt Camat Candipuro Shela Fazri, S.TP, M.M., Kapolsek Candipuro Lugito beserta Babinkamtibmas dan jajarannya, Danramil Candipuro Baidlowi Abdullah beserta Babinsa dan jajarannya, Kepala Desa Sumbermujur Yayuk Sri Rahayu S.Pd dan Bpk Sapi’i beserta seluruh jajaran panitia, dalam sambutannya Yayuk Sri Rahayu S.Pd menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata partisipasi pemuda dan warga,dalam menjaga semangat kemerdekaan sekaligus mempererat tali persaudaraan serta kerunan dalam berwarga masyarakat.

“Kami ingin karnaval ini menjadi ruang bagi warga untuk berekspresi, menunjukan kretifitas dalam melestarikan budaya, dan yang terpenting memperkuat rasa persatuan. Terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Forkopimca yang telah mendukung penuh terselenggaranya acara ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan nilai-nilai gotong royong dan nasionalisme.

“HUT RI ke-80 adalah peringatan bersejarah. Kita semua patut bersyukur dan menjaga semangat kemerdekaan dengan kebersamaan. Karnaval ini bukti bahwa masyarakat Desa Sumbermujur kompak dan penuh kreativitas,” ungkapnya.

Kepala Desa Sumbermujur, Yayuk Sri Rahayu, S.Pd juga menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas terselenggaranya acara ini. Beliau menjelaskan bahwa setelah lama vakum, pemerintah desa berupaya memfasilitasi dan mewujudkan keinginan masyarakat untuk kembali mengadakan karnaval.

“Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam menyambut karnaval ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan di desa Sumbermujur,” imbuhnya.

Camat Candipuro, Shela Fazri, S.TP, M.M., turut menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta dan penonton. Beliau menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung.

“Mari kita hindari penyalahgunaan narkoba dan minuman keras agar acara karnaval ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif,” pungkas Camat Shela Fazri.

Karnaval ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan desa Sumbermujur dan menjadi daya tarik wisata lokal yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Selain arak-arakan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik berupa apresiasi khusus bagi penampilan terba

Malam Puncak Batik In Motion, Ribuan Masyarakat Saksikan Peluncuran Batik Kanekrembang

0

PROBOLINGGO,
Ribuan masyarakat memadati Stadion Bayuangga, Sabtu (20/9) malam, untuk menyaksikan Batik in Motion 2025 yang bertajuk “Gerak dalam Batik, Jelajah dalam Alam”. Gelanggang olahraga terbesar di Kota Probolinggo, yang berada di Jalan Kaca Piring, Kelurahan Sukabumi, seolah menjadi lautan manusia yang merayakan harmoni budaya, kreativitas, dan kebanggaan atas warisan batik lokal.

Acara yang diselenggarakan hingga tanggal 21 September ini menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo. Malam penuh warna tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Elistiano Dardak, bersama Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Ketua Dekranasda Kota Probolinggo, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda, para kepala OPD, hingga tamu istimewa dari Dekranasda berbagai daerah di Jawa Timur serta komunitas ULD Indonesia.

Pra acara dibuka dengan tarian Jaran Bodag yang dibawakan oleh 100 penari dari Sanggar Bayu Kencana. Gerakan kompak dan penuh energi ini memukau para tamu undangan. Dilanjutkan dengan tarian medley Nusantara dari Sanggar Senam Elizabeth yang menghadirkan keindahan gerak lintas daerah, serta performa line dance dari ULD Indonesia.

Puncak penampilan malam itu adalah sendratari kolosal yang menceritakan momen bersejarah lahirnya kembali Batik Kanekrembang—motif khas Probolinggo yang memadukan kembang arimbang dan bango. Filosofi motif ini mengajarkan tentang umur panjang, keberuntungan, kesetiaan, keanggunan, dan harapan.

Batik Kanekrembang bukan sekadar kain indah, tetapi sebuah filosofi keseimbangan antara tradisi dan modernitas, antara bumi dan langit, antara gerak dan diam.

Kanekrembang digarap oleh pegiat batik muda Kota Probolinggo, Ananda Nico Sawiji. Karya ini menjadi bukti bahwa kreativitas generasi muda mampu menjembatani warisan leluhur dengan karya berkelas dunia.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, meresmikan peluncuran Batik Kanekrembang sebagai batik khas Kota Probolinggo tahun 2025. Dalam kesempatan itu, ia bersama istri tampil mengenakan motif Kanekrembang sebagai simbol lahirnya identitas baru kota.

“Peluncuran ini bukan hanya tentang batik, tetapi tentang identitas dan kebanggaan kita sebagai kota yang memiliki warisan luhur. Kami ingin batik menjadi sumber kehidupan yang menyejahterakan para pengrajin, UMKM, dan pelaku industri kreatif lokal,” ungkap Aminuddin.

Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Elistiano Dardak, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Probolinggo.

“Acara ini menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif. Dengan kemajuan digitalisasi, batik semakin mudah dikenalkan kepada generasi muda. Batik Kanekrembang yang lahir kembali ini adalah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata RI, Vinsensius Jemadu, melalui video ucapannya menegaskan pentingnya acara ini bagi sektor pariwisata.

“Malam Batik in Motion bukan hanya panggung seni, tetapi momentum yang menumbuhkan rasa bangga pada budaya bangsa. Ini adalah ruang pertemuan antara tradisi dan inovasi, serta langkah nyata memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata budaya yang berdaya saing global,” tuturnya.

Acara juga dimeriahkan dengan fashion show batik inkubasi yang melibatkan desainer muda, pelajar, dan pegiat batik Probolinggo. Busana-busana kreasi segar dari batik Kanekrembang dipamerkan dengan penuh gaya, memperlihatkan bagaimana tradisi bisa menyatu dengan tren masa kini.

Melalui Malam Puncak Batik in Motion 2025, Pemerintah Kota Probolinggo meneguhkan tujuan besar dengan apresiasi budaya menjaga, melestarikan, dan memperkenalkan kembali kekayaan batik kepada generasi muda; Penguatan ekonomi kreatif – menjadikan batik sebagai sumber kesejahteraan bagi pengrajin, UMKM, dan industri lokal; dan Identitas Kota Probolinggo – batik sebagai kebanggaan dan daya tarik wisata budaya.(Ali)

Polres Probolinggo Kota Amankan 10 Tersangka Jaringan Narkoba Dalam Operasi Tumpas Semeru 2025

0

KOTA PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Kota, Polda Jatim menangkap sebanyak 10 orang tersangka kasus penyalahgunaan narkoba dari Operasi Tumpas Semeru 2025.

Ke 10 orang tersangka narkoba yang kini sudah ditahan itu terdiri atas 1 orang tersangka sebagai bandar, sedangkan 9 orang tersangka lainnya sebagai pengedar.

Adapun 8 dari 10 tersangka ini juga merupakan 1 jaringan.

Hal itu seperti dikatakan Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri S.I.K M.I.K dalam siaran pers di Mapolres Probolinggo Kota, Jumat (19/9/25) pagi.

Ia menjelaskan, pengungkapan ke 10 tersangka narkoba itu merupakan hasil operasi yang digelar selama 12 hari, yakni mulai 30 Agustus hingga 10 September 2025.

“10 tersangka yang berhasil kita amankan diantaranya adalah FZ, RH, MZZ, RNR, ARFH, MFB, JK, MSH 8 orang ini adalah 1 jaringan. Sedangkan 2 pengedar lain yang kita amankan adalah JS dan AA” Ucap Kapolres.

Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu seberat kurang lebih 39,66 gram, 11 unit HP sebagai alat komunikasi, 6 unit timbangan digital, 404 plastik klip kosong serta uang hasil penjualan Rp. 3.100.000,-. ( Tiga juta seratus ribu rupiah )

Kapolres Probolinggo Kota mengungkapkan, terkait dengan 8 orang tersangka yang merupakan 1 jaringan, bandarnya adalah tersangka FZ yang diamankan di Kota Pasuruan.

FZ ini juga terhubung dengan tersangka lain yang mempunyai nama alias “changcuters” yang merupakan bandar dari FZ yang sampai saat ini masih dalam daftar DPO jajaran Polres Probolinggo Kota.

“Operasi ini juga untuk menciptakan kondisi kamtibmas di wilayah Kota Probolinggo ini agar tetap aman dan terkendali.”, kata AKBP Rico.

Atas perbuatannya itu, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 dan 2 junto Pasal 112 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara, atau bahkan seumur hidup.

Kapolres Probolinggo Kota juga mengatakan, keberhasilan petugas dalam mengungkap kasus narkoba dalam jumlah banyak kali ini, tidak lepas dari peran aktif semua pihak yang ada di Kota Probolinggo. (*)

Patroli Polres Blitar Melalui Program Kopling Wujudkan Kedekatan Polisi dan Masyarakat untuk Harkamtibmas

0

BLITAR – Dalam mewujudkan serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) Polres Blitar Polda Jatim gencar melaksanakan patroli dialogis.

Polres Blitar Polda Jatim menghadirkan inovasi dalam menjaga kamtibmas tersebut dengan program unggulan yang saat ini gencar dilaksanakan adalah Kopling (Kopi Keliling).

Pelaksanaan Kopling ini yakni kegiatan Patroli dialogis bersama warga dalam suasana santai sambil menikmati kopi sebagai sarana untuk menyerap informasi ditingkat bawah dan menyampaikan himbauan kamtibmas.

Kapolres Blitar,Akbp Arif Fazlurrahman, melalui Kasat Binmas, AKP Indrayana menegaskan bahwa program Kopling merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Program Kopling menjadi wadah komunikasi Dua arah yang efektif antara Polri dan masyarakat,” ujar AKP Indrayana, Sabtu (20/9).

Ia menegaskan melalui kegiatan ini, jajaran kepolisian dapat menyerap aspirasi, mendengarkan masukan, serta mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Sebaliknya, masyarakat juga mendapatkan informasi, arahan, dan himbauan kamtibmas secara langsung dari aparat kepolisian.

Kegiatan Kopling dilaksanakan secara rutin Tiga kali dalam sepekan, dengan lokasi menyasar titik-titik tempat masyarakat biasa berkumpul, seperti pos kampling, balai desa, maupun titik keramaian lainnya.

“Dengan pola jemput bola ini, Polri berupaya hadir lebih dekat, sehingga masyarakat merasa nyaman untuk berinteraksi dan menyampaikan pendapatnya,”kata AKP Indrayana.

Seperti pada pelaksanaan yang digelar tadi malam, Sat Binmas Polres Blitar hadir di Pos Kampling Desa Popoh, Kecamatan Selopuro.

Acara berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB dan diikuti masyarakat setempat dengan penuh antusias.

Suasana akrab tercipta saat warga dan aparat kepolisian duduk bersama membicarakan situasi kamtibmas di lingkungan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Sat Binmas juga menyampaikan himbauan kepada warga untuk mengaktifkan kembali Pam Swakarsa sebagai salah satu bentuk partisipasi nyata dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Keterlibatan masyarakat dinilai sangat penting sebagai mata dan telinga Polri di lapangan,” kata AKP Indrayana.

Dengan konsistensi pelaksanaan Kopling, Polres Blitar berharap terwujud hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.

“Kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra yang siap mendengarkan, melayani, dan bekerja sama demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Blitar,” pungkas AKP Indrayana. (*)

HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025, Polres Kediri Gelar Donor Darah Bersama Ojol dan masyarakat

0

Kediri,– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025, Polres Kediri menggelar serangkaian kegiatan sosial yang bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online (ojol).

Salah satu kegiatan utama yang digelar adalah donor darah massal yang diikuti langsung oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji S.H., S.I.K., M.Si, bersama ratusan driver ojol dan TNI yang diadakan di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres setempat, pada Jumat pagi, 19 September 2025.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji S.H., S.I.K., M.Si, menuturkan kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama, sekaligus wujud nyata sinergi antara Polri dengan masyarakat, terutama komunitas ojol.

” Di HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun tahun 2025, kami mengadakan donor darah bersama komunitas Ojol untuk masyarakat yang membutuhkan,” tutur AKBP Bramastyo.

Dengan menggandeng komunitas Ojol yang selama ini telah membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan pelayanan terbaik. Selain itu juga para pengemudi ojol yang selama ini kerap menjadi ujung tombak untuk menjadi pelopor keselamatan berlalulintas.

Dalam kegiatan itu Kapolres Kediri memberikan bantuan sembako kepada para komunitas Ojol.

” Selain kegiatan sosial, kami juga ingin mengingatkan masyarakat dan para pengemudi ojol untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas demi terciptanya keselamatan bersama di jalan raya,” ungkap AKBP Bramastyo.

Program 100 Hari Kerja Bupati Terpilih Priode 2025- 2030 Komitmen Wujudkan Visi dan Misi 

0

BARITO UTARA- Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara terpilih H.  Shalahuddin- Felix Sonadie Y. Tingan komitmennya untuk mewujidkan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat selama masa kampanye. Hal ini diutarakannya saat konferensi pers,  setelah penetapan dirinya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara bertempat di Gedung Pertemuan Balai Antang Muara Teweh, Sabtu (20/9/2025) kemaren.

Pada kesempatan saat konferensi Pers tersebut, Shalahuddin menyampaikan bahwa program kerja 100 hari pertamanya akan difokuskan pada pelayanan dasar masyarakat, terutama pendidikan dan kesehatan.

“Bupati terpilih Shalahuddin bersama Wakilnya Felix Sonadie Y.  Tingan, menggarisbawahi pada alokasi dana untuk sekolah gratis, kesehatan gratis, serta kelancaran kegiatan perniagaan ekonomi. Perbaikan infrastruktur jalan untuk menunjang mobilitas masyarakat juga menjadi prioritas kami.

la menegaskan, visi dan misi yang telah disampaikan selama kampanye akan menjadi pedoman utama pemerintahan yang dipimpinnya.

“Visi dan misi itu adalah kitab suci kami. Semua akan kami masukkan dalam perencanaan strategis dan kerja tahunan, sehingga jelas apa yang harus dikerjakan dan dicapai,” tambahnya.

Bupati terpilih ini juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan pemanfaatan tenaga aparatur pemerintah daerah secara maksimal.

Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara terpilih ini, berencana berkoordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Poltekda dan pihak- pihak terkait, untuk memastikan pengawasan internal berjalan baik. Dihadapan Insan Pers, Shalahuddin mengajak semua pihak untuk bersatu dan meninggalkan perbedaan politik pasca Pilkada.

“Hari ini tidak ada lagi 01 dan 02. Proses Pilkada telah selesai dan telah ditetapkan pemenangnya. Mari kita bergandengan tangan, bersatu padu membangun Barito Utara yang kita cintai, sejalan dengan Pemerintah Provinsi dan Bapak Gubernur,” tegasnya.

Menurut Bupati Barito Utara terpilih ini, perubahan yang dibawa bukan berarti menghapus program yang sudah baik. “Yang sudah baik kita pertahankan, yang perlu diperbaiki akan kita tingkatkan menjadi lebih baik lagi,”selesai mengakhiri penyampaian Visi dan Misinya.  (SS)

CAMAT MOJOAGUNG MENJADI INSPEKTUR UPACARA PADA APEL SIAGA WORLD CLEANUP DAY

0

JOMBANG – gempurnews.com. Apel siaga dalam rangka World Cleanup day di Dam Jetis, Mancilan Mojoagung Jombang mendapuk Camat Mojoagung untuk jadi Inspektur Upacara

World Cleanup Day yang jatuh pada tanggal 20 September 2025 mengadakan upacara apel siaga di Dam Jetis Desa Mancilan Mojoagung Jombang pukul 7.30 Wib yang di pimpin oleh Sekda Jombang Agus Purnomo di karenakan Bupatii Jombang berhalangan hadir, masih ada di tugas di jakarta.

Dalam sambutan pada apel siaga World Cleaning Day Bupati Jombang Warsubi melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah merupakan isu krusial yang membutuhkan penanganan segera. Berdasarkan data hingga akhir tahun 2024, persentase pengelolaan sampah di Kabupaten Jombang baru mencapai 46%. Artinya, masih ada sekitar 54% sampah yang belum terkelola dari total 530 ton sampah yang dihasilkan setiap harinya.

“Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen serius untuk meningkatkan capaian pengelolaan sampah secara bertahap dan selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, menuju Indonesia Bersih dan Jombang Resik tahun 2029,” tegas sekda Jombang.

Bupati Jombang Warsuibi juga menitipkan pantun naik becak keliling kota, ke pasar legi membeli batik, kelola sampah tugas kita, jombang cantik tanpa sampah plastik. ” Naik becak keliling kota josss, ke pasar legi membeli batik josss, kelola sampah tugas kita josss, Jombang cantik tanpa sampah plastik ucap Sekda sambil di sauti joss peserta apel “.

Apel siaga ini diakhiri oleh laporan inspektur upacara camat Mojoagung Anjik Eko Saputro, SH. Msi ke pemimpin upacara Sekda Jombang Agus Purnomo, SH. Msi. Bahwa Upacara apel dalam rangka World Cleaning Day telah selesai dilaksanakan, ” Lapor Upacara apel siaga World Cleaning Day telah selesai dilaksanakan ucap camat baru Mojoagung “.

Dalam pengamatan awak media hadir Forkompinca kecamatan Mojoagung, Kepala Desa Mancilan dan Gambiran, juga dari perwakilan Kementrian Lingkungan Hidup, komisi C DPRD Jombang, juga peserta upacara dari pelajar pelajari sekolah – sekolah di Mojoagung Nampak perwakilan SMA Negeri Mojoagung, juga penyelenggara acara Dinas Lingkungan Hidup Jombang Mohammad Amin Kurniawan, S.T., M.Ling. Sekretaris pada Dinas Lingkungan Hidup ( Adi Facdiar ).

Apresiasi Kafilah MTQ dari Banyuwangi, Bupati Ipuk Sambangi Langsung

0

Jember | Gempurnews.com – Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) asal Banyuwangi mendapat kejutan. Mereka yang sedang mengikuti MTQ ke-31 Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Jember itu, disambangi langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Jumat (19/9/2025).

“Saya ingin mengapresiasi langsung dedikasi kafilah MTQ Banyuwangi untuk terus memberikan support dan semangat. Sengaja saya memilih hari terakhir agar tidak mengganggu persiapan dan konsentrasi kalian,” pesan Ipuk saat menemui kafilah Banyuwangi di penginapannya.

Menurut Ipuk, apapun hasil dari MTQ yang diikuti kali ini, harus dijadikan motivasi untuk mengembangkan kemampuan terbaik. Utamanya dalam mensyiarkan Al-Quran kepada masyarakat secara luas. “Kami berharap, ilmu yang kalian miliki, tidak semata dicurahkan untuk lomba. Tapi, juga diamalkan dan diajarkan kepada orang lain,” harapnya.

Kehadiran orang nomor satu di Banyuwangi itu, memberikan semangat tersendiri bagi para kafilah. “Anak-anak senang sekali bisa dijenguk langsung oleh ibunya. Ini menjadi penyemangat usai satu pekan penuh konsentrasi mengukuti kegiatan,” ujar salah satu pendamping Ustadz Syamsul Huda.

Pada keikutsertaan tahun ini, Banyuwangi kembali meraih juara di cabang Musabaqah Fahmi Quran (MFQ). Dalam MFQ Putri, Banyuwangi berhasil keluar sebagai juara pertama. Mereka terdiri dari Auline Alvira Syafa Azzahra, Anggun Dwi Wahyuni, dan Alwa Sakna Fuadiyah.

Sedangkan di kategori MFQ Putra, delegasi Banyuwangi mampu meraih juara tiga. Mereka terdiri dari Wahyu Iqbal Hidayat, Ahmad Mazin Rafil Al-Fawaz dan Saif Sayyid Khan. Disusul pula oleh Khamidatus Sholehah sebagai juara tiga kategori MHQ 30 juz putri dan Yasmin Najma Falihah sebagai juara 3 kategori MHQ 1 Juz Tilawah Putri.

Menurut Ketua Kafilah Banyuwangi yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Banyuwangi Yanuar Bramuda, hasil tersebut akan terus dimaksimalkan dalam penyelenggaraan MTQ mendatang. “Kami akan membuat Tilawah Center ke depannya. Untuk menggembleng dan membina para talenta muda Banyuwangi dalam ilmu Quran,” pungkasnya. (*)