Gempurnews.com | Banyuwangi – Tapanrejo menggema, bertemakan “Keberagaman Dalam Persatuan” Kirab Budaya dan Pawai Soud Horeg mewarnai peringatan HUT RI yang ke.80 Desa Tapanrejo Kecamatan Muncar. Sabtu (20/09/2024).
Kegiatan ini merujuk pada harapan sebagai pemersatu dalam keberagaman yang ada di Desa Tapanrejo, hal ini disampaikan langsung Kepala Desa Tapanrejo, Drs. Sulaiman.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan kreasi, kreativitas warga masyarakat dalam hal seni budaya, selain itu juga sebagai sarana hiburan masyarakat Desa Tambakrejo dan yang paling utama kegiatan ini bisa menjadi sarana perekat atau pemersatu seluruh elemen masyarakat maupun kelompok-kelompok masyarakat berbagai titik diwilayah Desa Tapanrejo.” Terangnya menyambut pembukaan kirab budaya.
Hal yang sama juga disampaikan Sekertaris Desa Tapanrejo, Mohamad Hasim Malik Ibrahim, “Merujuk pada tema Keberagaman Dalam Persatuan guna membangun Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, menuju Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045, kegiatan ini kami kemas dengan menyatukan berbagai keragaman budaya maupun agama yang ada didesa kami, kami juga memberikan ruang selebar-lebarnya untuk masyarakat menuangkan Kreasi, seni, budaya dan sebagainya,” Pungkasnya.
Masih Hasim,” Kegiatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat, ada sekitar 15 barisan yang akan mengikuti kirab budaya, yang diantaranya juga diikuti dari berbagai lembaga pendidikan, dari tingkat Paud/TK, SD, SMP hingga SMA, selanjutnya pada puncaknya akan ada iring-iringan atau pawai Sound Horeg yang diikuti 35 peserta yang umumnya didatangkan dari luar kota.” Imbuhnya.
Dibuka tepat pada pukul 13:00, kirab budaya menempuh jarak 3,5 Km, dimulai dari lokasi Start Perempatan Pasar menuju arah SMAN 1 Muncar. Semarak kemeriahan terjadi ketika tarian seremonial yang dilakukan ibu-ibu perangkat desa bersama ibu-ibu kader PKK membuka acara pawai budaya sebagai wujud rasa terimakasih pada sang pencipta, sekaligus membawa doa dan harapan agar tercipta kesatuan dan persatuan dalam keberagaman menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
“Saya atas nama Pemerintah Desa, menginginkan Tapanrejo bisa menjadi lebih baik, lebih maju, keberagaman masyarakatnya yang cerdas-cerdas tidak mudah tersulut oleh fitnah atau ujaran kebencian, mari kita membangun desa bersama-sama, tidak bisa membangun desa itu hanya diberikan pada pundak pemerintah Desa, namu masyarakat harus tetap kita libatkan, termasuk teman-teman media, saya berharap ilmu dan pengalaman teman-teman media juga bisa tercurahkan pada desa kami.” (*/Sgt)


