Home Blog Page 280

YBHP Dibawah Naungan PT. PAMA SMMS MCIP Education Awards 2025

0

BARITO UTARA, Buhut Jaya- Ratusan perwakilan dari 20 sekolah binaan Yayasan Bina Harati Pama. (YBHP) Bersorak sorai merayakan capaian pendidikan, di area Mining Cluster Improvement Program  (MCIP) Kalimantan Tengah.
 
Yayasan Bina Harati Pama (YBHP) di bawah naungan PT. Pamapersada Nusantara dan Tuah Turangga Agung Group kembali menggelar MCIP Education Awards pada Sabtu, 13 September 2025 lalu.

Acara yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna SMK Maharati ini menjadi ajang apresiasi yang selalu dinanti setiap tahunnya oleh para Insan Pendidik,  di area Mining Cluster Improvement Program (MCIP) Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Utara. 

Achmad Ibnu Hasan selaku Dept. Head CSR PAMA SMMS mengatakan, tahun ini terdapat lebih dari 20 kategori penghargaan yang diberikan kepada sekolah, kepala sekolah, guru, dan siswa atas berbagai prestasi dan pencapaian luar biasa dalam program pendampingan sekolah binaan selama tahun 2024-2025. 

“Berbagai pencapaian yang didapat menjadi bukti keberhasilan kerjasama dan buah konsistensi dari banyak pihak dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di area operasional perusahaan,” jelasnya, Selasa (16/9)

Adapun yang menjadi juara umum dalam MCIP Education Awards 2025 adalah SMPN- 5 Timpah Satu Atap dari Kabupaten Kapuas dan SDN- 2 Paring Lahung dari Kabupaten Barito Utara. Kedua sekolah tersebut memang memiliki catatan pencapaian terbaik selama pelaksanaan program pendampingan, yang dijalankan oleh YBHP dalam kurun waktu satu tahun ke belakang. 
 
“Harapannya, kegiatan ini tetap akan berjalan setiap tahun sehingga mampu memberikan apresiasi dan motivasi di masing- masing sekolah binaan untuk terus berprestasi. 

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, H. Suwarno Muriyat dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiludin A. Surapati. 

Keduanya sangat mengapresiasi terlaksananya MCIP Education Awards 2025 beserta program CSR di bidang Pendidikan yang selama ini dijalankan oleh YBHP dan seluruh entitas PAMA Group.

“Kami sangat mengapresiasi semua program CSR Pendidikan yang diajalankan oleh teman-teman dari Perusahaan dalam mendidik anak-anak Kabupaten Kapuas menjadi hebat, termasuk dibangunnya Rumah Pintar. Hal tersebut sangat sejalan dengan visi misi Kabupaten Kapuas “BERSINAR” yang salah satu nilainya adalah berdaya saing.” kata Suwarno.

Hal senada juga  disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara.

“Sebagaimana yang kita ketahui, selama ini Barito Utara menang dari segi sumber daya alam. Namun, perlu diakui bahwa sumber daya manusia kita masih kurang. Untuk itu, hadirnya pembinaan dan pendampingan yang dilaksanakan oleh teman-teman Perusahaan ini patut kita syukuri. Saya sendiri sudah ketiga kalinya hadir dalam acara MCIP Education Awards.” tegas Syahmiludin A. Surapati.

Dalam kesempatan kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Yayasan Bina Harati Pama, dan Perwakilan Perusahaan menandatangani nota kesepahaman (MoU) program peningkatan literasi “Saya Suka Membaca” yang akan dijalankan di seluruh sekolah binaan mulai bulan September 2025 ini.   (SS)

Maksimalkan Peran Polisi RW, Polresta Malang Kota Perkuat Siskamling

0

KOTA MALANG – Polresta Malang Kota Polda Jatim terus perkuat strategi pencegahan gangguan kamtibmas, Salah satunya dengan memaksimalkan peran Polisi RW sebagai ujung tombak pengamanan berbasis lingkungan.

Peran Polisi RW jadi prioritas setelah muncul berbagai potensi kerawanan, termasuk penyebaran isu provokatif dan informasi tidak jelas kebenarannya yang berpotensi memecah belah.

Kapolresta Malang Kota,Kombes Pol Nanang Haryono melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto menjelaskan Polisi RW secara intens turun langsung ke pemukiman selain pembinaan juga siap mendampingi warga di seluruh wilayah Kota Malang.

“Polisi RW sebagai mitra masyarakat menjaga lingkungan, selain membangun komunikasi, siap memberi pemahaman tentang potensi gangguan kamtibmas dan mengajak warga agar lebih peka pada kondisi sekitarnya” kata Ipda Yudi, Senin (15/9/2025).

Diketahui Kota Malang memiliki sekitar 557 RW dari 57 Kelurahan di Lima Kecamatan (Blimbing, Lowokwaru, Klojen, Sukun dan Kedungkandang).

Anggota Polresta Malang Kota yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar 614 Personel baik dari Polisi RW dan Bhabinkamtibmas.

Dengan pola ini, diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh isu atau kabar yang tidak jelas sumbernya.

“Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau provokasi, warga diminta segera melapor,” ujar Ipda Yudi.

Laporan bisa disampaikan ke Polisi RW, Bhabinkamtibmas atau layanan cepat 110, Layanan Jogo Malang Presisi via WhatsApp di 0811-3780-2000 agar warga bisa lebih mudah mengakses Polisi, hanya lewat genggaman tangan.

Menurut Ipda Yudi, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat, Polisi RW akan meneruskan informasi ke petugas Bhabinkamtibmas di tingkat kelurahan sehingga koordinasi penanganan berjalan lebih efektif dan terarah.

“Dengan pola komunikasi yang baik, setiap persoalan bisa segera direspons sehingga potensi gangguan tidak berkembang lebih besar,” ujarnya.

Dalam menjaga stabilitas kota, selain memperkuat peran Polisi RW, Polresta Malang Kota bersama Forkopimda juga rutin melaksanakan patroli skala besar baik siang maupun malam hari.

Bahkan Patroli KRYD juga dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi kerawanan, termasuk pascademonstrasi di akhir Agustus 2025 lalu.

“Harapannya, warga juga ikut aktif menjaga lingkungannya dengan mengaktifkan kembali Siskamling, adanya Polisi RW masyarakat bisa lebih terbiasa melapor jika menjumpai adanya potensi gangguan keamanan.” jelasnya.

Melalui Polisi RW, Polresta Malang Kota Polda Jatim optimistis bisa mempersempit ruang Gerak kriminalitas, provokasi hingga informasi palsu.

“Soliditas polisi dan warga menjadi kunci, sebab dengan komunikasi yang terjalin baik, sinergi dipastikan mampu menjaga Kota Malang tetap aman, damai dan kondusif,” pungkas Ipda Yudi. (*)

Dengan Kopling Polisi Ajak Warga Jaga Kamtibmas di Sidoarjo

0

SIDOARJO – Guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polresta Sidoarjo Polda Jatim mengoptimalkan program Basu Dewa atau Kopling (Kopi Keliling Bhabinkamtibmas)

Seperti halnya yang dilaksanakan oleh Polsek Balongbendo yang merupakan jajaran Polresta Sidoarjo kali ini di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Senin (15/9/2025).

Anggota Bhabinkamtibmas dengan motor patroli yang dimodifikasi untuk tempat kopi mengajak warga ngopi bareng sambil menyampaikan pesan kamtibmas dan menyerap aspirasi warga di tingkat bawah.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB ini dipimpin Panit Bimas Polsek Balongbendo Aiptu Maksum, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Jabaran Aiptu A. Yasin, serta diikuti oleh perwakilan linmas dan warga.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran kepolisian menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi ajakan yang bersifat anarkis.

“Aksi unjuk rasa anarkis tidak lagi mewakili masyarakat Sidoarjo,karena itu kami mengingatkan agar warga tetap waspada dan tidak ikut-ikutan hal-hal yang bisa mengganggu kamtibmas,” terang Aiptu Maksum.

Selain itu warga juga diminta segera melaporkan ke Kantor Polisi terdekat jika menemukan hal-hal mencurigakan.

Dari hasil dialog, para linmas dan perwakilan warga sepakat untuk tidak mudah terprovokasi, serta berkomitmen menjaga keamanan wilayah bersama-sama.

“Kami siap Jogo Sidoarjo bareng-bareng supaya tetap aman dan kondusif,” ujar Novi, salah satu perwakilan warga.

Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistiyono menyampaikan apresiasinya atas partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Kami harap sinergi antara Polisi, elemen terkait dan masyarakat ini terus terjaga demi kondusifitas wilayah Balongbendo,” ujarnya. (*)

Dua Pekan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, Polres Kediri Ungkap 14 Kasus

0

Kediri, Polres Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah hukumnya. Dalam rangkaian Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 yang digelar selama dua pekan, Polres Kediri berhasil mengungkap 14 kasus penyalahgunaan narkoba dan mengamankan 16 tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran barang haram tersebut.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji S.H., S.I.K., M.Si, menuturkan bahwa operasi ini merupakan dalam menekan angka peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Kediri. Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 selama dua pekan mulai tanggal 30 Agustus sampai 10 September 2025.

” Dari Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, kami berhasil mengungkap 14 kasus dengan total 16 tersangka. Dengan rincian 10 pengedar dan 6 pemakai,” tutur AKBP Bramastyo, saat konferensi pers di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Kediri, pada Senin (15/9/2025).

Dari operasi tersebut, selain mengamankan belasan tersangka turut pula diamankan barang bukti narkotika 98,48 gram dan pil jenis dobel L sebanyak 223.902 butir. Selain itu, 15 ponsel berbagai merek, 1 korek api gas, 1 pipet kaca, 2 alat bong, 2 timbangan digital dan 1 pack plastik klip kecil.

” Untuk narkotika ada 9 kasus dengan 10 tersangka sedangkan obat keras atau pil dobel L 5 kasus dengan mengamankan 6 tersangka,” jelas Kapolres Kediri.

Dikatakan AKBP Bramastyo, ada tiga TO yang diungkap. Dengan rincian pada 30 Agustus 2025, dengan barang bukti sabu sabu 17 plastik berat 89,22 gram beserta plastik klip bersihnya 84,87 gram.

Selain itu TO kedua tanggal 1 September dengan BB sabu sabu sebanyak 2 plastik 0,91 gram, berat bersihnya 0,51 gram, dan pil dobel L 1003 butir. Dan T0 terakhir 2 September okerbaya pil dobel L 22.022 butir dalam tiga kardus berwarna coklat.

” Para tersangka yang diamankan saat ini masih dimintai keterangan,” kata AKBP Bramastyo.

Lebih lanjut diungkapkan AKBP Bramastyo, pihaknya terus melakukan upaya dalam rangka mengurangi kemungkinan potensi banyak narkotika maupun okerbaya di wilayah hukum Polres Kediri.

” Langkah kami juga melakukan mitigasi dengan upaya pencegahan yang sudah kami lakukan imbauan dan sosialisasi di sekolah baik SMP dan SMA maupun di masyarakat sehingga setelah pelaksanaan tumpas ini kami mohon dapat mengawasi peran putrinya untuk tidak menyalahgunakan narkoba,” ucap AKBP Bramastyo.

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Kacab BRI Adalah Pindahkan Rekening Dormant

0

Jakarta. Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik penculikan berujung pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih, MIP (37). Penculikan ini dilakukan oleh 18 tersangka.

Para tersangka tersebut adalah C alias K, DH, AAM, JP, E, REH, JRS, AT, EWB, MU, DSD, Kopda FH, Serka N, AW, EWH, RS, dan AS. Selain itu, ada satu buron berinisial EG yang masih dilakukan pengejaran. Para tersangka ini dibagi menjadi empat klaster yaitu otak perencana, eksekutor penculikan, eksekutor penganiayaan, dan tim surveilans/pembuntutan korban.

“Motif daripada pelaku melakukan perbuatan, para tersangka berencana melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang telah disiapkan,” jelas Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wira Satya Putra, dalam konferensi pers, Selasa (16/9/25).

Terkait dengan satu buron, Kombes Pol. Wira menyampaikan, perannya adalah membuntuti korban. Polda Metro Jaya pun memperlihatkan peran DPO tersebut.

“EG perannya sebagai tim, masuk kategori klaster 4, yaitu ikut membuntuti korban,” ungkapnya.

Polisi Tetapkan 14 Tersangka Kerusuhan Unjuk Rasa 30 Agustus di Bali

0

Denpasar – Kepolisian Daerah (Polda) Bali menetapkan 14 orang tersangka dalam kasus unjuk rasa yang berujung anarki di depan Mapolda Bali dan kantor DPRD Provinsi Bali, Denpasar, pada 30 Agustus 2025.

Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Selasa (16/9/2025). Ia didampingi Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirressiber, Kabid Humas, Kabid Propam, dan Kabid Labfor.

“Sesuai hasil penyidikan, pemeriksaan 24 orang saksi, termasuk rekaman CCTV di seputaran TKP dan barang bukti yang ada, Polda Bali menetapkan 14 orang tersangka di antaranya 10 orang dewasa dan 4 orang anak-anak,” ujar Kapolda Bali.

Para tersangka diduga terlibat pengerusakan kantor Mapolda Bali dan Ditreskrimsus Polda Bali, perusakan kendaraan dinas Polri milik Sat Samapta Polresta Denpasar, hingga penjarahan isi randis Polri berupa peralatan pengendalian massa (PHH) serta pengambilan amunisi gas air mata. Polisi juga menemukan barang bukti berupa bahan bakar Pertalite dan bom molotov yang rencananya akan digunakan saat aksi berlangsung.

Tak hanya itu, para pelaku disebut menyerang personel Polri yang tengah bertugas mengamankan jalannya unjuk rasa, mengakibatkan 13 personel Polda Bali luka serius dan harus dirawat di IGD RS Bhayangkara serta RS Prof Ngoerah Sanglah.

Dari 14 tersangka, 10 orang dewasa kini ditahan di Rutan Polda Bali. Sementara empat tersangka anak dikembalikan ke orang tua masing-masing dan wajib menjalani proses diversi sesuai sistem peradilan pidana anak.

Adapun inisial dan peran tersangka dewasa di antaranya FI (19), AT (20), MT (25), AS (18), NR (18), KM (19), PB (18), RI (18), MR (18), dan MF (18). Mereka diduga melakukan perusakan, penganiayaan terhadap petugas, hingga membawa atau meracik bom molotov.

Sedangkan empat tersangka anak berinisial PY (15), KW (16), KA (16), dan KL (17) diduga ikut melempari kendaraan dinas Polri dengan batu dan mengambil barang-barang di dalamnya.

Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengerusakan secara bersama-sama, Pasal 363 ke-2e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, serta Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 187 bis KUHP jo Pasal 55 KUHP tentang membahayakan keamanan umum.

Kapolda Bali mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing.
“Kita semua sangat menyesalkan kejadian tersebut dan kami menghimbau seluruh lapisan masyarakat Bali mari kita aktif menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing agar Bali yang kita cintai tetap aman dan kondusif, serta menjaga anak-anak kita jangan sampai terprovokasi dengan hal-hal negatif hingga berujung bermasalah dengan hukum,” tegasnya.

KONTINGEN SMAN 8 KOTA KEDIRI MENDAPAT”LIST JUARA DANDIM CUP 2025

0

Mengikuti kejuaraan Dandim Cup 3 Provinsi Jawa Timur,kota Kediri Tahun 2025 bertempat di GOR JOYOBOYO kontingen SMAN 8 Kota Kediri dengan mengirim Atlit dan Official sejumlah 18 arang yang tergabung dalam satu kontingen sman 8 kota kediri,Medali emas:1.YORICH GIGA SANKARA/Kategori Fighter kelas C Remaja, 2.SEPTIANA PUTRI RAMADHAN/Kategori Fighter kelas E remaja, 3.WILDAN NURIL HABIBI/kategori Fighter kelas F remaja,4.KESYA JASMINE IKHWAN PRATIWI/kategori seni tunggal putri remaja. Medali perak:1.MUHAMAD AMIR ZAKY FAKHRURROZI. Medali Perunggu:1.Rafi Satria Adi/kategori Fighter kelas B dewasa, /2.VICKY CAMDRA ALDIAN SAPUTRA/Kategori Fighter kelas H remaja, 3.M.SYAIFFULLOH ROMADHON/kategori Figter kelas I remaja, 4.UKASYAH MAXIMIHANO/Kategori Fighter kelas B remaja, 5.WINDA PUTRI MEGANTARA/Kategori Fighter kelas B remaja, 6.M.DIMAS FATIH/Kategori seni tunggal putri remaja ,7. GRUISTIARA ALMIRATHUFAILA/Kategori seni tunggal putri remaja, 8.KARIN ADISTYA/Kategori seni tunggal putri remaja,9,ATHA RAHMA AYU FATIMA/ kategori seni tungfal putri remaja. Pembina ekstrakuler sman 8,Shahru munir(mas munir) mengatakan bahwa keberhasilan berkat,semangat,disiplin,sesuai dengan jorganya “SATU RAGA SATU JIWA JUARA”,”SMADELA HEBAT MAJUU TRUS RAIH PRESTASI”

Meringankan Beban Masyarakat : LANAL Tegal Gelar PASAR SEMBAKO MURAH DI POSAL Tanjungsari

0

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal melalui Staf Teritorial (Steral) menggelar kegiatan Pasar Sembako Murah bagi masyarakat, bertempat di Posal Tanjungsari, Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Sugiwaras, Kabupaten Pemalang, Selasa (16/9).

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pemasaran kepada warga nelayan dan masyarakat umum di sekitar Posal Tanjungsari. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, hingga pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 200 paket sembako murah telah terjual habis dalam keadaan aman dan tertib.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Pasiter Lanal Tegal Lettu Laut (P) Agus Efendi, Danposal Tanjungsari Letda Laut (P) Fauzan Abdilah, personel Teritorial Lanal Tegal, serta personel Posal Tanjungsari.

Kegiatan pasar sembako murah ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, menjaga daya beli, serta mendukung kestabilan harga di pasaran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan TNI Angkatan Laut dengan masyarakat pesisir, menciptakan komunikasi yang harmonis, sekaligus wujud nyata kepedulian TNI AL kepada rakyat.

Melalui kegiatan ini, Lanal Tegal berharap keberadaan TNI Angkatan Laut semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sejalan dengan semangat TNI yang selalu hadir di tengah rakyat dan untuk rakyat.

(yn26)

Polres Blitar Berhasil Ungkap Kasus Pencurian 4 Tersangka Diamankan

0

BLITAR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap Tiga kasus pencurian.

Dua kasus di antaranya merupakan pencurian kotak amal di Tempat Pemakaman Umum (TPU), sementara Satu kasus lainnya adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dalam pengungkapan itu Polisi mengamankan Empat tersangka yang kini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman melalui Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwanto Pratomo dalam konferensi pers pada Senin (15/9/2025).

Kasus pertama terjadi di TPU Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Kamis (11/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dua pelaku, yakni S.A (25) dan S.T (19), kakak beradik asal Kecamatan Udanawu, nekat membobol kotak amal dengan menggunakan tang dan palu.

Kasus kedua juga menimpa kotak amal di TPU Dusun Sumberglagah, Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, pada Sabtu (13/9/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pelaku berinisial D.H (32), warga Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, diketahui berusaha membongkar kotak amal.

Saat berusaha kabur, ia berhasil diamankan warga sebelum diserahkan ke Polsek Wonotirto.

Pelaku diketahui merupakan residivis kasus serupa yang baru bebas dari Lapas Tulungagung pada 2024.

Kasus ketiga adalah pencurian sepeda motor yang terjadi di Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Senin (28/7/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban memarkir sepeda motor Honda Beat warna hitam di pinggir jalan dengan kunci kontak masih menempel. Hanya dalam waktu 20 menit, motor tersebut hilang.

Unit Reskrim Polsek Kesamben yang bekerja sama dengan Polsek Kromengan berhasil mengamankan pelaku berinisial B.S alias Oceng (38), warga Malang, di wilayah Kediri Jawa Timur.

Dari tangan pelaku, Polisi menyita barang bukti berupa Honda Beat hitam, STNK, surat dari Finance FIF, serta Yamaha Mio ungu yang terlibat kasus lain.

Pelaku mengaku beraksi bersama dua rekannya I (sudah diamankan) dan F (masih buron).

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwanto Pratomo, mengatakan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat.

“Kami mengapresiasi warga yang berani melaporkan dan membantu petugas dalam menangani kasus-kasus pencurian ini,” ujarnya.

Ia berpesan agar masyarakat meningkatkan pam swakarsa di desa masing-masing untuk menciptakan lingkungan yang aman.

“Selain itu, kami imbau agar warga selalu berhati-hati menjaga barang pribadi, terutama di tempat umum saat malam hari,”pungkasnya. (*)

Maksimalkan Peran Polisi RW, Polresta Malang Kota Perkuat Siskamling

0

KOTA MALANG – Polresta Malang Kota Polda Jatim terus perkuat strategi pencegahan gangguan kamtibmas, Salah satunya dengan memaksimalkan peran Polisi RW sebagai ujung tombak pengamanan berbasis lingkungan.

Peran Polisi RW jadi prioritas setelah muncul berbagai potensi kerawanan, termasuk penyebaran isu provokatif dan informasi tidak jelas kebenarannya yang berpotensi memecah belah.

Kapolresta Malang Kota,Kombes Pol Nanang Haryono melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto menjelaskan Polisi RW secara intens turun langsung ke pemukiman selain pembinaan juga siap mendampingi warga di seluruh wilayah Kota Malang.

“Polisi RW sebagai mitra masyarakat menjaga lingkungan, selain membangun komunikasi, siap memberi pemahaman tentang potensi gangguan kamtibmas dan mengajak warga agar lebih peka pada kondisi sekitarnya” kata Ipda Yudi, Senin (15/9/2025).

Diketahui Kota Malang memiliki sekitar 557 RW dari 57 Kelurahan di Lima Kecamatan (Blimbing, Lowokwaru, Klojen, Sukun dan Kedungkandang).

Anggota Polresta Malang Kota yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar 614 Personel baik dari Polisi RW dan Bhabinkamtibmas.

Dengan pola ini, diharapkan masyarakat tidak mudah terpengaruh isu atau kabar yang tidak jelas sumbernya.

“Jika menemukan aktivitas mencurigakan atau provokasi, warga diminta segera melapor,” ujar Ipda Yudi.

Laporan bisa disampaikan ke Polisi RW, Bhabinkamtibmas atau layanan cepat 110, Layanan Jogo Malang Presisi via WhatsApp di 0811-3780-2000 agar warga bisa lebih mudah mengakses Polisi, hanya lewat genggaman tangan.

Menurut Ipda Yudi, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat, Polisi RW akan meneruskan informasi ke petugas Bhabinkamtibmas di tingkat kelurahan sehingga koordinasi penanganan berjalan lebih efektif dan terarah.

“Dengan pola komunikasi yang baik, setiap persoalan bisa segera direspons sehingga potensi gangguan tidak berkembang lebih besar,” ujarnya.

Dalam menjaga stabilitas kota, selain memperkuat peran Polisi RW, Polresta Malang Kota bersama Forkopimda juga rutin melaksanakan patroli skala besar baik siang maupun malam hari.

Bahkan Patroli KRYD juga dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi kerawanan, termasuk pascademonstrasi di akhir Agustus 2025 lalu.

“Harapannya, warga juga ikut aktif menjaga lingkungannya dengan mengaktifkan kembali Siskamling, adanya Polisi RW masyarakat bisa lebih terbiasa melapor jika menjumpai adanya potensi gangguan keamanan.” jelasnya.

Melalui Polisi RW, Polresta Malang Kota Polda Jatim optimistis bisa mempersempit ruang Gerak kriminalitas, provokasi hingga informasi palsu.

“Soliditas polisi dan warga menjadi kunci, sebab dengan komunikasi yang terjalin baik, sinergi dipastikan mampu menjaga Kota Malang tetap aman, damai dan kondusif,” pungkas Ipda Yudi. (*)