Home Blog Page 279

Jogo Jatim Polres Probolinggo Optimalkan Sistem Keamanan Mandiri Melalui Satkamling

0

PROBOLINGGO – Warga jaga warga terus digelorakan oleh Polres Probolinggo Polda Jawa Timur untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, ketertiban serta kenyamanan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan oleh Polres Probolinggo Polda Jatim salah satunya dengan mengoptimalkan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling).

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif disela kunjungannya ke Pos Satkamling Dusun Krajan RT 03 RW 02 Desa Pondok Kelor Kecamatan Paiton, Selasa malam (16/9/25).

Kapolres Probolinggo, AKBP M Wahyudin Latif mengatakan pentingnya pos Satkamling yang nyaman agar warga terdorong ikut berjaga dan berinteraksi sosial.

“Satkamling ini sangat penting sebagai benteng pertama penjaga keamanan di desa,” ujar AKBP Latif

Melalui Satkamling ini kata AKBP Latif, akan tercipta warga jaga warga, aparat bersinergi dengan masyarakat, sehingga solidaritas yang nyata itu akan mewujudkan Kamtibmas yang terkendali.

Sementara itu Kasatkamling Desa Pondok Kelor Adi Sulaiman menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Kapolres Probolinggo.

Ia menegaskan bahwa Satkamling Desa Pondok Kelor sebelumnya telah berhasil meraih Juara 1 Satkamling tingkat Kabupaten Probolinggo pada tahun 2023 berkat sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah desa.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah menjalin sinergitas yang sangat baik dengan kami sehingga kamtibmas ditempat kami selalu kondusif,” kata Adi Sulaiman.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Pondok Kelor Federicks Ade Candrha menjelaskan bahwa pihaknya telah membangun sistem keamanan desa dengan memasang 18 titik CCTV yang tersebar di pemukiman maupun kawasan pesisir.

“CCTV ini berfungsi tidak hanya untuk memantau keamanan, tetapi juga sebagai deteksi dini bencana rob,” kata Federich.

Ia mengatakan keberadaan CCTV ini terbukti efektif menekan angka kriminalitas, khususnya kasus pencurian hewan yang kini sudah nihil.

Keberadaan 18 titik CCTV yang terintegrasi di kantor desa sangat membantu aparat dalam mendeteksi maupun mengungkap tindak kejahatan.

Usai memberikan arahan, Kapolres Probolinggo bersama rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau server CCTV di Kantor Desa Pondok Kelor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Probolinggo Kompol Haris Darma Sucipto, pejabat utama, forkopimka Paiton, Kepala Desa Pondok Kelor Federicks Ade Candrha, perangkat desa, Karang Taruna, Linmas, serta Kepala Satkamling Desa Pondok Kelor beserta anggota. (*)

Polsek Wonorejo Gandeng TNI dan Banser, Sambangi Pos Kamling untuk Cipta Kamtibmas

0

PASURUAN – Polsek Wonorejo bersama unsur TNI dari Koramil Wonorejo dan Banser melaksanakan giat sambang pos kamling serta dialogis dengan warga di Desa Karangjati Anyar, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin malam (15/9/2025).

Kapolsek Wonorejo, AKP Sugiyanto, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dengan masyarakat.

“Kami mengimbau warga agar terus mengaktifkan kegiatan siskamling sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi tindak kriminalitas,” ujarnya.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 22.00 WIB hingga selesai itu, aparat menyambangi dua lokasi pos kamling, yakni di RT 01 RW 08 dan RT 05 RW 06 Dusun Wonoanyar Tengah, Desa Karangjati Anyar.

Adapun personel yang terlibat antara lain Aipda Feri Baktiar, tiga anggota TNI dari Koramil Wonorejo, serta dua anggota Banser. Kehadiran mereka disambut baik oleh warga yang sedang berjaga di pos kamling.

Kapolsek menambahkan, pendekatan dialogis menjadi kunci untuk mempererat komunikasi antara aparat dan masyarakat.

“Alhamdulillah kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kami berharap warga semakin termotivasi menjaga keamanan lingkungannya,” kata AKP Sugiyanto.

Kegiatan sambang pos kamling ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kecamatan Wonorejo dan sekitarnya.

Polres Pasuruan Gelar Press Coference Sukses Ungkap Jaringan Kampung Narkoba dan TPPU Rp 3 Miliar

0

PASURUAN – Polres Pasuruan berhasil mengungkap jaringan peredaran narkoba di Kampung Wonosunyo, Kecamatan Gempol, serta membongkar tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan nilai aset mencapai Rp3 miliar. Selain itu, dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025, Polres Pasuruan juga mencatat prestasi dengan menempati peringkat tiga besar pengungkapan kasus di jajaran Polda Jatim.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen jajarannya dalam memberantas narkoba.

“Polres Pasuruan tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba. Keamanan masyarakat adalah harga mati yang harus kami jaga,” tegasnya saat Press Coference, Rabu (17/9).

Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan sembilan tersangka berinisial K, MA, DA, APH, AK, MS, H, Y, dan HAS. Mereka berperan sebagai pengedar hingga kurir jaringan narkotika. Penangkapan dilakukan mulai 26 Juli hingga 9 Agustus 2025 di sejumlah lokasi, termasuk sebuah vila di Kota Batu serta kawasan Legian, Bali.

Barang bukti yang diamankan cukup besar, meliputi 342,7 gram sabu, 727 butir ekstasi, dan hampir 21 gram ganja. Dari jumlah itu, polisi memperkirakan telah menyelamatkan sekitar satu juta jiwa dengan nilai ekonomis Rp876 juta.

Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan Iptu Yoyok Hardianto mengungkapkan jaringan ini dikendalikan dari Desa Wonosunyo, Gempol, lalu menyebar ke berbagai daerah.

“Para tersangka ini menjalankan bisnis narkoba untuk keuntungan pribadi. Perannya berlapis, ada yang sebagai pemasok, pengedar, hingga kurir,” jelasnya.

Selain menangani kasus narkoba, penyidik juga menemukan praktik pencucian uang yang dilakukan tersangka K sejak 2021. Uang hasil penjualan narkoba digunakan untuk membeli aset, baik atas nama pribadi maupun orang lain.

Barang bukti yang disita berupa tiga dump truck, satu mobil Terios, satu pickup Grandmax, dua sepeda motor, serta perlengkapan elektronik. Total aset ditaksir mencapai Rp3 miliar.

“Tersangka mencoba menyamarkan hasil kejahatannya lewat aset bergerak maupun tidak bergerak. Ada juga rekening bank dengan identitas fiktif,” terang Iptu Yoyok.

Dalam operasi yang digelar 30 Agustus hingga 10 September 2025, Satresnarkoba Polres Pasuruan mengungkap 24 kasus dengan 40 tersangka. Dari tangan mereka, diamankan 213 gram sabu dan 12 butir ekstasi.

Kapolres AKBP Jazuli Dani Iriawan menyatakan hasil ini merupakan kerja keras kolektif seluruh jajaran.

“Selama operasi, kami berhasil menyelamatkan sekitar 600 ribu jiwa dari bahaya narkoba dengan nilai ekonomis barang bukti Rp321 juta,” ujarnya.

Para tersangka dijerat pasal 114 dan 112 juncto pasal 132 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara hingga hukuman mati. Sementara untuk TPPU, tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara atau denda hingga Rp10 miliar.(Qomar)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Tetapkan 4 Remaja, Tersangka Tawuran di Jalan Kalilom Lor Surabaya

0

TANJUNGPERAK – Tawuran Dua kelompok remaja di Jalan Kalilom Lor, Surabaya, terus diselidiki Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak,Polda Jawa Timur (Jatim).

Hasilnya Empat remaja ditetapkan sebagai tersangka, Dua di antaranya masih di bawah umur.

Sementara itu Dua remaja dewasa diketahui membawa molotov dan melemparkannya ke lokasi.

Keempat remaja ini, MFM (19), warga Surabaya, MIA (18) warga Surabaya dan Dua Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) MRW (14), warga Tuban, dan AS (16) warga Surabaya.

“Dua tersangka dewasa terbukti membawa molotov saat tawuran. Sementara dua ABH diduga membawa sajam saat itu. Mereka dari kelompok geng Allstar,” kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak Iptu Suroto, Selasa (16/9).

Ia mengungkapkan, kejadian tawuran di Jalan Kalilom Lor, Surabaya, Senin (8/9/2025) malam itu terekam oleh ponsel warga.

Dua kelompok remaja saling serang tidak hanya menggunakan sajam, namun juga ada lemparan bom molotov.

Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim langsung menyelidiki dan akhirnya menemukan empat tersangka ini.

MRW diamankan di rumahnya dengan barang bukti celurit. Begitu juga dengan tersangka AS.

“Keduanya ABH dan saat kejadian terekam membawa sajam,” kata Iptu Suroto.

Setelah menangkap Dua tersangka ini, Polisi mengembangkan lagi dan menangkap dua tersangka dewasa MFM dan MIA.

Keduanya ditangkap melemparkan moloyiv di lokasi Jalan Kalilom Lor III, Surabaya.

“Dua tersangka ini melempar molotov di lokasi. Kami amankan pecahan botol molotov di lokasi. Saat ini masih kami kembangkan lagi,” katanya.

Keempat tersangka ini dijerat pasal 2 ayat (1) Undang – undang Darurat No. 12 tahun 1951 dan Pasal 187 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 187 bis ayat 1 KUHP dan atau Pasal 187 ter KUHP. (*)

Polres Malang Berbagi Ratusan Paket Sembako Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

0

MALANG – Satlantas Polres Malang Polda Jatim menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Kepanjen, Senin (15/9/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang jatuh pada 22 September 2025.

Sebanyak 125 paket sembako disalurkan kepada tukang becak, pemulung, pengemudi ojek online (ojol), dan warga yang membutuhkan.

Paket berisi kebutuhan pokok itu langsung dibagikan personel Satlantas ke titik-titik keramaian.

Kasat Lantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin, menegaskan kegiatan ini sebagai bentuk kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini kami maknai tidak hanya dengan seremonial, tapi dengan turun langsung membantu warga. Sembako ini memang sederhana, tapi kami berharap bisa meringankan beban mereka,” ujar AKP Alif Chelvin saat dikonfirmasi, Selasa (16/9).

Ia menambahkan, kegiatan sosial juga menjadi sarana mempererat hubungan polisi dengan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa polisi lalu lintas bukan hanya hadir saat menindak pelanggaran, tapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap momentum ini bisa menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan di jalan raya.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan hubungan yang baik, kami yakin kesadaran masyarakat akan semakin meningkat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban lalu lintas di Kabupaten Malang.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran aktif masyarakat agar jalanan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya. (*)

Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 Polres Gresik Berhasil Ungkap 16 Kasus Amankan 20 Tersangka

0

GRESIK – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik Polda Jatim berhasil mengungkap 16 kasus tindak pidana narkotika selama pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025.

Operasi ini berlangsung selama 12 hari, mulai 30 Agustus hingga 10 September 2025.

Dari hasil operasi, sebanyak 20 tersangka berhasil diamankan dengan barang bukti berupa 37,854 gram sabu-sabu dan 843 butir pil dobel L.

Wakapolres Gresik, Kompol Danu Anindhito Kuncoro didampingi Kasat Resnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani
menyebutkan, kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Manyar dan Menganti.

Adapun rincian hasil ungkap yaitu Manyar: 5 kasus, 8 tersangka, Sidayu: 3 kasus, 3 tersangka, Bungah: 1 kasus, 1 tersangka, Menganti: 6 kasus, 7 tersangka, Driyorejo: 1 kasus, 1 tersangka.

“Beberapa kasus menonjol di antaranya di Sidayu dan Bungah. Dimana 5 tersangka dengan barang bukti sabu 2,05 gram, 590 butir pil dobel L, dan uang tunai Rp354 ribu,” kata Kompol Danu, Selasa (16/9/2025).

Selain Dua daerah itu daerah lainnya yakni Menganti 1 tersangka residivis dengan barang bukti sabu seberat 2,662 gram sabu, dan uang tunai Rp300 ribu. Di wilayah Manyar 2 tersangka dengan barang bukti sabu seberat 8,42 gram dan uang tunai Rp1,2 juta.

Dalam pengembangan di beberapa lokasi, Polisi menangkap para pengedar dengan modus yang berbeda.

Di antaranya, Manyar dan Sidayu: pengedar ditangkap saat bertransaksi di jalan raya dengan barang bukti sabu dan pil dobel L.

Di wilayah Menganti seorang residivis narkoba diamankan di rumahnya dengan barang bukti sabu yang disimpan dalam bungkus rokok.

Kemudian di Manyar dua tersangka pengedar sabu ditangkap dengan barang bukti 14 paket sabu.

Wakapolres Gresik Kompol Danu menegaskan, pihaknya akan terus memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Gresik.

Kompol Danu mengimbau kepada warga, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga Gresik, jauhi dan perangi narkoba.

“Segera laporkan bila mengetahui informasi yang valid kepada Satresnarkoba Polres Gresik,karena narkoba dapat merusak moral dan masa depan generasi,” tegas Kompol Danu.

Para tersangka dijerat dengan UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan UU RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Ancaman hukuman mulai dari 5 hingga 20 tahun penjara, serta denda hingga Rp10 miliar, sesuai dengan perannya masing-masing. (*)

Perkuat Ketahanan Pangan Polres Blitar Kota bersama Forkopimda Panen Raya Jagung Kuartal III

0

KOTA BLITAR – Polres Blitar Kota bersama jajaran Forkopimda Blitar menggelar panen raya jagung serentak kuartal III di Desa Begelenan Kecamatan Srengat kabupaten Blitar, Selasa (16/09/2025).

Panen raya jagung kuartal ketiga di wilayah Kecamatan Srengat ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional 2025.

Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Blitar H. Riyanto, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, Wakil Bupatu Blitar H. Beky Herdiyansah, Wakapolres Blitar Kota Kompol Subiyantana, Direktur PT Syngenta Seed Indonesia, Kepala Bulog Blitar serta Pengurus Bhayangkari Cabang Blitar Kota.

Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly mengungkapkan, kegiatan panen raya ini merupakan hasil kerja sama berkesinambungan antara aparat kepolisian, Pemerintah Kabupaten Blitar, pihak perusahaan, dan para petani.

“Keberhasilan panen tidak hanya menjadi capaian sektor pertanian, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama menjaga stabilitas pangan daerah,” ungkapnya.

Sesuai arahan Presiden RI, lanjut AKBP Titus, Polres Blitar Kota Polda Jatim berkomitmen akan berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Diantaranya dengan menyediakan kebutuhan pertanian, penyerapan hasil pertanian, dan menjaga stabilitas harga produk,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Syngenta Seed Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Blitar Kota Polda Jatim yang secara aktif mendampingi dan memberikan rasa aman selama proses penanaman hingga panen.

“Kehadiran aparat dinilai mampu memberikan motivasi bagi petani untuk terus mengembangkan lahan pertanian jagung di wilayah tersebut,” ujar Direktur Syngenta Seed Indonesia.

Disela sela kegiatan, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus juga menyerahkan mesin pompa air dan peralatan pertanian berupa 8 unit tangki spray elektrik

Selain berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, panen raya jagung juga menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat keamanan, perusahaan, dan warga.

Sinergi ini dinilai mampu menciptakan iklim yang kondusif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah kabupaten Blitar. (*)

Polres Malang Berbagi Ratusan Paket Sembako Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

0

MALANG – Satlantas Polres Malang Polda Jatim menggelar aksi sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Kepanjen, Senin (15/9/2025).

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 yang jatuh pada 22 September 2025.

Sebanyak 125 paket sembako disalurkan kepada tukang becak, pemulung, pengemudi ojek online (ojol), dan warga yang membutuhkan.

Paket berisi kebutuhan pokok itu langsung dibagikan personel Satlantas ke titik-titik keramaian.

Kasat Lantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin, menegaskan kegiatan ini sebagai bentuk kedekatan polisi dengan masyarakat.

“Hari Lalu Lintas Bhayangkara ini kami maknai tidak hanya dengan seremonial, tapi dengan turun langsung membantu warga. Sembako ini memang sederhana, tapi kami berharap bisa meringankan beban mereka,” ujar AKP Alif Chelvin saat dikonfirmasi, Selasa (16/9).

Ia menambahkan, kegiatan sosial juga menjadi sarana mempererat hubungan polisi dengan masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa polisi lalu lintas bukan hanya hadir saat menindak pelanggaran, tapi juga saat masyarakat membutuhkan uluran tangan,” jelasnya.

Selain itu, ia berharap momentum ini bisa menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan di jalan raya.

“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Dengan hubungan yang baik, kami yakin kesadaran masyarakat akan semakin meningkat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban lalu lintas di Kabupaten Malang.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh peran aktif masyarakat agar jalanan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya. (*)

DPRD Barito Utara Gelar Rapat Paripurna II Penandatanganan Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2025

0

BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Paripurna II dalam rangka penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2025. paripuran II ini, berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Barito Utara, Selasa (16/9/2025) kemaren pagi.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua DPRD Barito Utara, Mery Rukaini, M. IP ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Barito Utara Drs. Muhlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Wakil Ketua II DPRD, anggota DPRD, Asisten I Sekda Eveready Noor, para Kepala Perangkat Daerah serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Barito Utara,  Mery Rukaini menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pembahasan perubahan KUA dan PPAS APBD 2025 sehingga dapat disepakati bersama.

Setelah mendengar laporankan mengenai kehadiran anggota DPRD disampaikan oleh Plt. Sekretaris DPRD. Dari total 25 anggota, sebanyak 23 orang yang hadir, sehingga berdasarkan Pasal 121 Peraturan DPRD Kabupaten Barito Utara nomor 1 tahun 2025 tentang tata tertib DPRD, rapat dinyatakan memenuhi kuorum.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Paripurna II secara resmi saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum,” ucap Ketua DPRD saat membuka rapat pariurna II.

“Nota kesepakatan ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah bersama DPRD untuk melanjutkan tahapan penyusunan rancangan APBD Perubahan 2025 agar program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah,” ungkap Mery Rukaini.

Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat segera menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut agar implementasi program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Barito Utara.   (SS)

PANTANG MENYERAH MBAH KOLIL DARI DESA KARANGLO MOJOWARNO TETAP BERJUALAN ROTI KELILING

0

JOMBANG – gempurnews.com. Cerita pedagang roti keliling yang setiap hari berjualan di SPBU Pertamina 54.614.16 Jl. Raya Mojowarno – Ngoro sangat penuh inspiratif tanpa pantang menyerah dengan kondisi perekonomian saat ini tetap semangat berjualan roti keliling dengan sepeda angin dan rombong di belakangnya.

Mbah Kolik yang berumur 73 warga Dusun Bajang Desa Karanglo Kecamatan Mojowarno Jombang setiap hari berkeliling dan menuju SPBU Pertamina 51.614.16 kurang lebih 5 km dari rumahnya untuk berjualan roti, ditemani sepeda angin dan rombong kecil daribahan kayu yang di kayuh setiap hari. Berjualan sejak zamannya era Presiden Gus Dur cerita Mbah Kholil ke awak media ” Kulo sadean Ket Gus Dur Niko mas ( saya berjualan dari eranya Gus Dur ) kata mbah Kholil”.

Dari pengamatan awak media kue yang di jual di rombong ada 4 jenis roti goreng, lumpia, donat dan pisang molen yang rata rata dijual dengan harga Rp. 1.500,-. Setiap hari membawa 200 roti yang di dapat dari tempat kulakan di Mojoagung dengan harga Rp. 1.000,- perbiji, kalau semua rotinya habis dapat memperoleh keuntungan Rp. 100.000,- perhari.

Saat awak media bertanya mengenai bantuan sosial dari pemerintah Mbah Kholil menerangkan kalau memperoleh bantuan berupa PKH , ” Ngeh kantuk bantuan PKH niku menawi ( ya memperoleh bantuan PKH kalau gak salah ) kata mbah kolil. Selama 2 tahun sudah berjualan tetap mulai jam 8 sampai habis atau tinggal sedikit jualannya di SPBU Mojowarno ini, ” sampun kaleh tahun Kulo Ten mriki pak, ngeh mulai dugi niku jam wolu ( sudah sejak 2 tahun sudah menetap berjualan di SPBU ini ya mulai jam 8 pagi bukanya ) ulas Mbah Kholil.

Mbah Kholil mempunyai anak 6 dan cucu 10, 4 anaknya sekarang sudah jadi Hafidz dan Hafidzah, salah satunya pernah belajar di Pondok Kalibening dan di asuh oleh Gus Rohim bahkan cucu cucunya saat ini belajar di Pondok Kalibening Mojoagung. ” Kulo gadah Anak enem, sekawan apal Qur an ngeh mondok en ten Gus Rohim Kalibening Mojoagung malah putu Kulo Ten mriko sakniki ( saya punya anak 6, 4 jadi Hafidz dan Hafidzahdan yang ngajar Gus Rohim Kalibening saat ini cucu saya belajar disana) cerita Mbah Kholil sambil merapikan jualannya.

Memperhatikan kondisi dari Mbah Kholil sangat perlu bantuan modal usaha dan juga payung agar bisa buat berteduh saat cuaca panas dan hujan. (Adi Facdiar).