Home Blog Page 312

Ribuan Warga Desa Tanjung Rejo turun kejalan ikut meriahkan HUT ke-80 Dengan pawai karnaval

Probolinggo gempurnwes.com
Karnaval ini dirancang untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dengan upaya pelestarian kearifan lokal.agar Masarakat Sekitar Khususnya Desa Tanjung Rejo adapun Pesertanya dari tingkat Dusun dan PKK hingga Kader desa Tanjung Rejo kecamatan tongas Probolinggo

Tidak hanya sebagai ajang hiburan, karnaval ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan penghormatan kepada para pahlawan dan para leluhur kita yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.”

“Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, sangat meriah ribuan warga pada turun kejalan untuk melihat Anak anaknya Dan tentangganya yang ikut karnaval disiang ini Minggu 24 Agustus 2025

kepala desa tanjung Rejo pelaksana karnaval HUT RI KE 80 kecamatan Tongas menambahkan bahwa seni dan tradisi lokal seperti tari tarian,jaranan ,musik Adau Sound Horeg istilahnya seperti itu hingga reog,gandrung dan baju adat daerah Jawa Timur lebih lebih ada Probolinggo lainya diharapkan dapat terus ditampilkan dan diperkenalkan ke panggung yang lebih luas.

kepala Desa Tanjung Rejo Suryo,,Harapan saya ada budaya-budaya lain yang merupakan kearifan lokal bisa ditampilkan, sehingga ketika ada event di tingkat kecamatan lebih lebih di kabupaten, kita bisa ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Pria yang menjabat kepala desa Tanjung Rejo kecamatan Tongas ini berharap dengan adanya karnaval ini, Kecamatan Tongas tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang bagi UMKM untuk menampilkan produk lokal mereka.agar perekonomian DiDesa Ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga dan memperkenalkan kearifan lokal di tengah perayaan nasional yang penuh makna. Pungkas pria 57 tahun,

Waktu di temui dilokasi sedang menyiapkan peserta karnaval.Distand pemberangkatan peserta karnaval yang waktu segera brngkat ke stand Finis ucapnya kepada awak media saat ditemui(Ali)

Perayaan HUT RI ke-80, Majelis Al-Muarif Sajikan Lomba Tradisional dan Kebersamaan

0

PASURUAN– Dalam semangat memperingati *Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-80, Majelis Al-Muarif menyelenggarakan serangkaian lomba yang meriah dan penuh keceriaan. Acara yang digelar pada *Minggu, 24 Agustus 2025 itu bertempat di kompleks pesantren di Dusun Krajan, Desa Oro-Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Pengasuh Majelis Al-Muarif, Ustadz Samsul Ma’arif, S.Pd.I., menyatakan bahwa penyelenggaraan beragam lomba ini merupakan bentuk syukur dan partisipasi aktif dalam memupuk semangat kebangsaan. “Event ini bukan sekadar perlombaan, tetapi media untuk memperkuat rasa cinta tanah air, persaudaraan, dan jiwa sportivitas, khususnya di kalangan santri ,” ujarnya.

Beragam lomba tradisional dan religi menghiasi perayaan tersebut. Beberapa di antaranya adalah lomba adzan, yang menggema membangunkan semangat keimanan, lomba kaligrafi (khat) yang menyalurkan kreativitas seni Islami.

Tidak ketinggalan, lomba-lomba yang memeriahkan suasana seperti makan kerupuk antar santri juga menjadi daya tarik utama. Gelak tawa dan sorak-sorai penonton menyemarakkan kompetisi yang berlangsung penuh kekeluargaan ini.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para santri, tetapi juga mendapat sambutan antusias dari seluruh masyarakat sekitar. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi pemantik untuk terus menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan, merawat warisan budaya tradisional, serta memperkokoh hubungan silaturahmi antara pondok pesantren dan masyarakat.

“Melalui semangat 17 Agustus, kita terus tanamkan nilai-nilai perjuangan, patriotisme, dan gotong royong kepada generasi muda,” pungkas Ustadz Samsul menutup perbincangan.(Qomar)

Polri Untuk Masyarakat : Polres Gresik Hadirkan Ambulan Gratis Layanan Cepat Tanggap Bagi Warga

0

GRESIK – Polres Gresik Polda Jawa Timur (Jatim) konsisten menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menghadirkan layanan mobil Ambulans Gratis.

Program yang dijalankan melalui Sie Dokkes ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu, yang membutuhkan pertolongan medis darurat.

Pada Sabtu (23/8/2025) malam, layanan ini kembali bergerak setelah adanya laporan yang masuk melalui hotline ‘Lapor Kapolres Cak Roma’.

Seorang warga, bernama Rudiono (69), dari Kelurahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik dilaporkan membutuhkan ambulans untuk segera dibawa ke rumah sakit.

Mendapat laporan tersebut, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu langsung memerintahkan tim Dokkes untuk bertindak cepat.

Dipimpin oleh Kasidokkes Polres Gresik Iptu Sugioto, tim medis segera menjemput Rudiono di kediamannya dan membawanya menuju IGD RSUD Ibnu Sina Gresik guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolres Gresik menyampaikan harapannya agar warga segera mendapat perawatan yang cepat dan tepat, serta bisa lekas pulih.

Menurutnya, layanan ini bukan hanya sekadar fasilitas transportasi medis, tetapi juga bentuk nyata kepedulian Polres Gresik Polda Jatim terhadap kesehatan warganya.

“Polisi tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pelayan dan penolong masyarakat. Ambulans gratis ini kami hadirkan dari hati, untuk sesama,” ujar Kapolres Gresik, Minggu (24/8/25).

Kapolres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tidak segan menghubungi layanan ini bila membutuhkan.

“Warga bisa langsung menghubungi Polres Gresik atau melalui hotline “Lapor Kapolres” di 0811 8800 2006 untuk mendapatkan bantuan ambulans gratis,” terangnya.

Dengan hadirnya layanan ini, Polres Gresik membuktikan bahwa kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan secara nyata, tanpa membedakan latar belakang dan kemampuan. (*)

Polrestabes Surabaya Berhasil Redam Perselisihan Dua Kelompok di Embong Malang, Pastikan Tak Ada Aksi Lanjutan

0

SURABAYA – Langkah cepat Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil meredam ketegangan antar dua kelompok warga yang terlibat perselisihan di kawasan Jalan Embong Malang, Surabaya, Minggu dini hari (24/8/2025).

Informasi awal diterima dari Taruna Command Center 1.0, terkait adanya keributan dengan penggunaan senjata tajam (sajam).

Mendapat laporan tersebut, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan langsung turun ke lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Setibanya di lokasi, Kapolrestabes Surabaya mendapati kondisi kedua kelompok sudah terlibat cekcok hingga memanas.

Kericuhan pun sempat pecah dengan aksi lempar batu antar pihak yang bertikai, hingga seorang anggota kepolisian terkena lemparan.

Melihat situasi semakin tak terkendali, Tim Jogoboyo 97 segera meminta tambahan personel dari Tim 2, 3, dan 4 untuk mempertebal barisan pengamanan.

Tidak lama berselang, bentrokan adanya aksi saling serangpun dapat dikendalikan.

Meski situasi sempat saling serang, Polrestabes Surabaya dengan cepat melakukan pengamanan dan mengedepankan pendekatan persuasif.

Upaya mediasi yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya akhirnya membuahkan hasil.

Kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dan sepakat tidak memperpanjang konflik.

“Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk memecah persatuan. Kita semua bersaudara, mari menjaga Surabaya tetap aman dan damai,”tegas Kombes Luthfi.

Polrestabes Surabaya Polda Jatim fokus pada respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Kapolrestabes Surabaya menegaskan bahwa Polisi akan selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai penengah yang menjunjung tinggi perdamaian.

“Dengan tercapainya mediasi antara kedua kelompok, situasi di kawasan Embong Malang kembali kondusif,” pungkas Kombes Luthfi.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan mempercayakan penyelesaian konflik kepada aparat berwenang. (*)

Semarak HUT RI ke-80 di RW 07: Kreativitas Anak Muda dan Ibu-ibu PKK Bikin Bangga

0

Sidoarjo, Gempurnews.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di RW 07 Desa Keboananom, Kecamatan Gedangan, berlangsung semarak dan penuh kesan. Pada Sabtu malam (23/8/2025), warga disuguhkan pentas seni yang menghadirkan drama kolosal Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso dengan balutan tarian dan pertunjukan kreatif dari anak-anak hingga ibu-ibu PKK.

Acara ini sejatinya merupakan hajatan besar RW 07, yang digagas dan dipimpin langsung oleh pengurus RW bersama Karang Taruna serta ibu-ibu PKK. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, acara tersebut juga dianggap sebagai salah satu capaian penting kepengurusan RW 07 periode sekarang, di bawah kepemimpinan Ketua RW yang dinilai berhasil menggerakkan semangat kebersamaan warga.

Rangkaian acara dibuka dengan Tari Remo, tarian khas Jawa Timur yang dimainkan penuh penghayatan. Suasana semakin hidup ketika drama utama dimainkan oleh para pemuda Karang Taruna, yang piawai membawakan kisah legenda cinta dan kutukan tersebut. Penampilan mereka diselingi beragam tarian mulai dari anak-anak TK, remaja, hingga ibu-ibu PKK, yang menambah warna dalam setiap babak.

Tidak hanya koreografi dan penampilan, tata cahaya (lighting) yang ditampilkan juga menuai pujian. Sorotan lampu yang dramatis membuat jalan cerita semakin terasa hidup. Keindahan pertunjukan semakin lengkap dengan dekorasi panggung yang apik dan penuh kreativitas. Properti panggung berupa candi-candian buatan tangan anak-anak Karang Taruna berhasil menciptakan nuansa magis yang mendukung jalan cerita. Tata panggung ini membuat penonton seakan benar-benar dibawa ke dalam kisah legenda Roro Jonggrang.

Puncaknya, acara ditutup dengan flashmob meriah dari anak-anak Karang Taruna yang sukses membuat penonton bersorak riuh.

“Luar biasa, saya benar-benar kagum. Anak-anak Karang Taruna bisa menyajikan acara yang begitu rapi, kreatif, dan menghibur,” ujar Ketua RW 07. Ungkapan tersebut turut ramai disambut warga lain di grup WhatsApp RW, termasuk anggota BPD dan perangkat desa yang sama-sama memberi apresiasi.

Rasa bangga juga disampaikan sejumlah tokoh desa. Menurut mereka, hajatan ini menunjukkan kekompakan warga RW 07 sekaligus membuktikan bahwa di bawah kepemimpinan Ketua RW saat ini, kegiatan masyarakat bisa berjalan sukses, kreatif, dan membawa manfaat besar.

“Ini bukan sekadar hiburan, tapi wujud nyata kebersamaan warga dalam memperingati kemerdekaan. Generasi muda bisa tampil percaya diri, ibu-ibu juga ikut berperan. Semua bersatu untuk memeriahkan HUT RI,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.

Perayaan ini akhirnya bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antarwarga. Semangat kebangsaan, kreativitas, gotong royong, serta kepemimpinan yang solid menjadikan malam itu sebagai salah satu momen tak terlupakan bagi masyarakat RW 07 Keboananom.

SMA Negeri Umbulsari Jember Pastikan Pengambilan Ijazah Gratis

0

Jember, Jawa Timur – SMA Negeri Umbulsari di Kabupaten Jember memastikan bahwa pengambilan ijazah siswa-siswinya tidak dikenakan biaya apa pun. Plt. Kepala SMA Negeri Umbulsari, Hj. Rahmah Hidana, S.Pd., (tautan tidak tersedia), menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan komitmen sekolah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan orang tua.

“Pengambilan ijazah di SMA Negeri Umbulsari tidak dikenakan biaya apa pun. Kami memastikan bahwa setiap siswa berhak memperoleh dokumen pendidikannya secara gratis,” kata Rahmah Hidana pada Jumat, 23 Agustus 2024.

Rahmah Hidana menjelaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan ketentuan dari Kementerian Pendidikan yang melarang pungutan biaya untuk pengambilan ijazah. “Kami ingin memastikan bahwa siswa dan orang tua tidak terbebani dengan biaya tambahan apa pun dalam proses pengambilan ijazah,” tambahnya.

SMA Negeri Umbulsari sendiri memiliki reputasi yang baik dalam hal kualitas pendidikan. Sekolah ini memiliki akreditasi A dengan nilai 93 dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah/Madrasah dan mengimplementasikan kurikulum SMA Merdeka.

Dengan komitmen untuk tidak memungut biaya pengambilan ijazah, SMA Negeri Umbulsari menunjukkan keseriusannya dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas dan adil bagi seluruh siswa. Kebijakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan orang tua. (Muh).

Deddy Firmansyah: Raperda Kepariwisataan Lumajang untuk Meningkatkan Potensi Wisata

0

Lumajang, Gempur News.

  • Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang, Deddy Firmansyah, menyatakan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan di Lumajang bertujuan untuk meningkatkan potensi wisata di kabupaten tersebut. Dalam wawancara dengan wartawan Tabloid Prestasi, Deddy Firmansyah menjelaskan bahwa Raperda ini akan membahas beberapa poin penting, seperti pemenuhan infrastruktur, aturan ticketing, dan pengelolaan wisata.

Menurut Deddy Firmansyah, Lumajang memiliki potensi wisata yang sangat besar, termasuk sumber daya alam dan sumber daya masyarakatnya. Namun, sistem pariwisata saat ini masih belum terkontrol dengan baik. “Kalau ngomong wisata, Lumajang itu sangat potensi sekali ya. Banyak potensi yang bisa kita kembangkan, mulai dari potensi sumber daya alam dan sumber daya masyarakatnya,” ujarnya.

Raperda ini diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam menghadirkan tata kelola pariwisata yang inklusif. Deddy Firmansyah menambahkan bahwa Raperda ini juga membahas tentang wisata heritage dan sejarah, serta potensi wisata lainnya seperti wisata alam, buatan, dan edukasi.

“Pokoknya potensi yang ada di Lumajang kita bahas semuanya di sana,” kata Deddy Firmansyah. Proses penyelesaian Raperda ini masih menunggu hasil evaluasi dari Gubernur, setelah itu Raperda akan disahkan dan Peraturan Bupati (Perbup) akan segera diterbitkan untuk melengkapi regulasi.

Dengan adanya Raperda ini, diharapkan pariwisata di Lumajang dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lumajang juga berharap bahwa Raperda ini dapat menjadi dasar hukum yang kuat untuk pengelolaan pariwisata dan mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.( Joe)

Warga Orobulu Rayakan HUT RI ke-80 dengan Semangat Membara, Lomba Rias Gang Jadi Sorotan Baik

0

Pasuruan – Desa Orobulu, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-80 dengan penuh semangat dan antusiasme. Beragam perlombaan dan kegiatan digelar untuk memeriahkan hari kemerdekaan, dengan Lomba Rias Gang yang bertema kemerdekaan menjadi sorotan utama.

Perayaan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Orobulu, Syaikhu, Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peringatan HUT RI bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan mengekspresikan kreativitas warga.

“Perayaan ini adalah ajang bagi kita semua untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Semangat gotong royong inilah yang menjadi fondasi dalam membangun desa kita,” ujar Syaikhu.

Pesan serupa disampaikan oleh Perangkat Desa, khoi, yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta lomba. Ia mendorong warga untuk berkompetisi dengan semangat sportivitas yang tinggi dan menikmati setiap momen kebersamaan.

“Yang terpenting bukan hanya kemenangan, tetapi semangat juang dan kebahagiaan yang kita dapatkan dalam setiap perlombaan. Berkompetisilah dengan jujur dan penuh semangat,” tambah khoi.

Lomba Rias Gang yang mengusung tema kemerdekaan menjadi pusat perhatian dalam perayaan tahun ini. Kegiatan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat dari 23 RT yang tersebar di tiga dusun, yaitu Dusun Dadapan, Krajan, dan Nyato. Setiap RT berlomba-lomba menghias lingkungan mereka dengan dekorasi bernuansa merah putih dan simbol-simbol perjuangan, menciptakan pemandangan yang meriah dan patriotik di seluruh penjuru desa.

Selain Lomba Rias Gang, digelar pula berbagai perlombaan tradisional yang memadukan semangat kompetisi dan gelak tawa, seperti lomba balap karung, makan kerupuk, menghias tumpeng

Puncak acara peringatan HUT RI ke-80 ini akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2023 mendatang. Pada acara tersebut, seluruh pemenang dari berbagai lomba, termasuk Lomba Rias Gang, akan diumumkan. Kegiatan pun akan ditutup dengan acara senam jantung sehat bersama yang terbuka untuk seluruh warga, sebagai simbol komitmen masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran di tengah semangat perayaan.(Qomar)

Semangat kemerdekaan Kegiatan HUT RI ke-80 di Dusun Genengan, Blitar

0

Gempur News Blitar-
Warga Dusun Barat, Genengan, Desa Sanankulon, Blitar, dengan penuh semangat memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80. Acara dimulai sejak pagi dalam suasana cerah dan meriah.diselenggarakan oleh panitia PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional)yang mewakili 5 RT diwilayah tersebut.

Kegiatan Utama
Senam Pagi (pukul 06.00 WIB), dipandu oleh Subeky, untuk menjaga kebugaran warga.

Jalan Sehat sejauh 2 km, diikuti oleh warga dari berbagai usia sebagai wujud semangat dan kepedulian terhadap kesehatan.

Hadiah Doorprize
Panitia PHBN menyediakan hadiah menarik seperti kulkas, kompor gas, kipas angin, dll., hasil iuran warga dan donasi.

Kepala Desa, Bapak Eko Triono, s
S.sos. M.A.p. turut hadir dan membagikan doorprize berupa uang kepada 10 peserta kehadiran beliau semakin menambah semangat warga dalam merayakan hari kemerdekaan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan .ulasanya.

Apresiasi Harapan penyampaian
Ketua PHBN menyampaikan terima kasih atas partisipasi warga dan panitia

Hajah Sukowati, warga Genengan, mendukung kegiatan acara HUT RI ke 80 harapan tahun depan kegiatan bisa lebih meriah diadakan dengan tambahan lomba-lomba.ucapanya.

Makna Kegiatan
Kegiatan ini mencerminkan nasionalisme, kebersamaan, dan rasa syukur warga atas perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.tutupnya (fd/sdr)

Gebyar Lomba Baris Berbaris Warnai Peringatan HUT RI ke-80 di Rembang, Pasuruan

0

Pasuruan – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, menggelar Lomba Baris Berbaris (LBB) yang meriah. Ajang yang berlangsung di sepanjang jalan utama ini menjadi wadah unjuk kebolehan dan penanaman semangat kebangsaan bagi para peserta.

Suasana jalanan tampak semarak dengan iringan langkah tegap dan komando yang lantang. Puluhan tim dari berbagai kalangan tampil dengan seragam dan atribut terbaik, menghadirkan pemandangan patriotik yang menghibur ratusan warga yang memadati tepian jalan untuk menyaksikan gelaran tahunan ini.

Salah seorang Pelaksana kegiatan, Samsul Muarif, S.Pd.I., menyampaikan bahwa format lomba tahun ini memiliki perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya. “Tahun ini, kami menerapkan format baru untuk membuat lomba lebih tertata dan kompetitif. Lomba kami bagi dalam dua sesi. Sesi pertama dikhususkan untuk peserta dari tingkat SD dan MI, sementara sesi kedua terbuka untuk tingkat SMP hingga kategori umum,” ujar Samsul.

Pembagian kategori ini dinilai sangat positif. Kategori SD/MI memberikan ruang bagi generasi muda untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, dan rasa cinta tanah air sejak dini. Sementara itu, kategori yang melibatkan SMP hingga umum, yang diikuti oleh pelajar, karang taruna, dan organisasi kepemudaan, menunjukkan antusiasme seluruh elemen masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan.

Lomba Baris Berbaris ini tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan kegigihan dalam memaknai nilai-nilai perjuangan. Melalui kegiatan seperti ini, semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 diharapkan dapat terus menyala dan menginspirasi seluruh masyarakat Kecamatan Rembang (Qomar)