Home Blog Page 328

DPRD Pakpak Bharat Gelar Sidang Paripurna Bahas Hasil Reses ll Tahun 2025

0

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pakpak Bharat menggelar Sidang Paripurna hari ini. Sidang Paripurna ini dilaksanakan guna mendengarkan Laporan Hasil Reses II Tahun 2025 oleh segenap anggota DPRD Pakpak Bharat yang telah melaksanakan Reses II beberapa waktu lalu di beberapa kecamatan se Kabupaten Pakpak Bharat.

Kami telah melaksanakan kunjungan reses II, untuk mendengarkan dan menyerap masukan dan aspirasi masyarakat diberbagai kecamatan dan desa, serta melihat langsung pelaksanaan pembangunan diberbagai sektor, ucap Marta Rizki Oktavia Berutu, S.P, anggota Tim A Reses II di gedung DPRD.

Sidang Paripurna ini dihadiri Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM dan sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Selain itu sejumlah tokoh masyarakat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah juga hadir di ruang sidang.

Reses DPRD adalah kegiatan yang dilakukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di luar masa sidang untuk bertemu dan menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan mereka. Ini adalah waktu di mana anggota DPRD turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan keluhan, usulan, dan harapan masyarakat.(Tumangger)

Pasukan Gabungan SMPN 3 Belik (PASGATIB) Ikuti Perkemahan Tingkat Kwaran Belik

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka menyambut hari Pramuka ke- 64 Gudep SMPN 3 Belik ikut serta kegiatan perkemahan di Kwaran Belik yang diikuti dari berbagai sekolahan di Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang selasa (12/8/25).

Kepala Sekolah SMPN 3 Belik Budiman, menyampaikan PASGATIB (Pasukan Gabungan SMP Tiga Belik) gudep 127.128 yang diikuti 30 siswa ikut berpartisipasi dalam kegiatan perkemahan tingkat Kwaran untuk menyambut Hari Pramuka pada tanggal 14 Agustus 2025, disamping itu kegiatan kemah ini dilakukan untuk melatih kemandirian siswa dan berkerjasama antar anggota kelompok. “ungkapnya.

Gugus Depan 127.128 SMPN 3 Belik mengikuti kegiatan perkemahan ini selama 3 hari 2 malam yang dimulai hari Selasa tanggal 12 sampai 14 Agustus 2025.,oleh karena itu upaya dan partisipasi semua pihak diperlukan guna mensukseskan kegiatan perkemahan ini dengan tujuan melatih para peserta didiknya memiliki Jiwa Kepemimpinan,Kemandirian dan menanamkan karakter yang bertanggung jawab. “ujar Budiman.

Budiman selaku Kepala Sekolah SMPN 3 Belik, memberikan support dan apresiasi kepada anggota PASGATIB dan berharap dengan adanya kegiatan semacam ini dapat melahirkan karakter karakter dan budi pengerti yang baik di kalangan pelajar khususnya dalam dunia Kepramukaan.
“harapnya.

Lebih lanjut Budiman berpesan kepada anggota PAGASTIB, agar selama mengikuti kegiatan perkemahaan ini dapat mengikuti arahan semua komando dari pembina,pembimbing dan pengasuh sehingga banyak pesan dan pelajaran yang berharga untuk meniti karir dan cita cita di masa yang akan datang. “lanjutnya.

Kegiatan Perkemahan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Belik dan dilanjutkan dengan berbagai jenis lomba yang akan memilih regu regu terbaik di tingkat gugusdepan. (yn26)

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Kediri Beri Motivasi Awal Pekan

0

KEDIRI– Mengawali pekan, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin apel pagi di halaman Mapolres Kediri, Senin (11/8/2025).

Dalam arahannya, Ia memberikan motivasi kepada seluruh personel agar siap menjalankan tugas dengan maksimal.

“Hari Senin kita anggap hari yang paling siap untuk kita berkegiatan,” tegas Kapolres Kediri di hadapan peserta apel.

Ia menambahkan, kesiapan harus terlihat sejak awal, mulai dari kerapian dan kebersihan pakaian, celana, hingga sepatu.

Menurutnya, tugas pokok, fungsi, dan tanggung jawab akan terlaksana tuntas tanpa kendala berarti jika seluruh anggota menjaga kesiapan dan disiplin kerja.

Untuk itu, usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang personel, mencakup kerapian seragam, kelengkapan atribut, dan kebersihan diri sebagai bentuk disiplin serta kesiapan dalam melayani masyarakat.

Penekanan ini diharapkan mampu menjaga profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polres Kediri.

Kejari Dairi dan Pemkab Pakpak Bharat Teken PKS Untuk Dampingi Proyek Strategis

0

Kejaksaan Negeri Dairi melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) bersama beberapa Organisasi perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam rangka pendampingan proyek strategis di Kabupaten Pakpak Barat.

Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Cahyadi Sabri, SH, MH, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan strategi proyek agar berjalan sesuai ketentuan hukum dan administratif.

Untuk memberikan pendampingan hukum dan administratif pada strategi proyek di Kabupaten Pakpak Barat, agar pelaksanaan proyek sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan, dan menghindari permasalahan hukum di kemudian hari. Pendampingan ini juga untuk memperkuat kolaborasi antara Kejaksaan dan Pemerintah Daerah dalam menjalankan strategi pembangunan melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama sebagai bentuk kesepakatan resmi antara Kejaksaan Negeri Dairi dan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam melakukan pendampingan dan pengawalan proyek, jelas Kajari dalam sambutannya.

Cahyadi Sabri juga menjelaskan dalam kapasitasnya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Dairi sering terlibat dalam berbagai kegiatan yang mendukung pembangunan dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, termasuk memberikan materi, pengawalan, dan memfasilitasi pelaksanaan proyek strategis di wilayah kerjanya, khususnya Pakpak Barat. Pendampingan ini merupakan bagian dari fungsi kejaksaan dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang menitikberatkan pada perlindungan hukum dan kepastian hukum bagi Pemerintah Daerah.(Tumangger)

GROUNDBREAKING PEMBANGUNANPUSKESMAS CIBEUREUM

CIMAHI,Selasa(12/08/2025)
Pemerintah Kota Cimahi resmi memulai pembangunan Puskesmas Cibeureum melalui seremoni peletakan batu pertama pada Selasa (12/08) di Jalan Tirta Indah Nomor 88A, Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan.


Pembangunan puskesmas baru ini menjadi bagian dari sasaran strategis Pemkot Cimahi 2025–2030 untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Fasilitas tersebut akan menggantikan puskesmas pembantu di lokasi lama yang tak lagi memenuhi standar. Di atas lahan 585 meter persegi akan dibangun gedung dua lantai seluas total 800 meter persegi.


Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyebut puskesmas ini sebagai prototipe yang lebih representatif untuk pelayanan kesehatan di wilayah padat penduduk. “Cibeureum ini salah satu kelurahan dengan jumlah penduduk terbesar di Cimahi, lebih dari 62 ribu jiwa. Dengan bangunan yang representatif, fasilitas lengkap, dan layanan terintegrasi, kami ingin memastikan setiap warga mendapat akses cepat, aman, dan berkualitas,” jelasnya.


Puskesmas Cibeureum akan mengusung konsep Integrasi Layanan Primer (ILP) yang mengutamakan promotif dan preventif, disertai layanan kuratif, rehabilitatif, dan paliatif. Seluruh ruang pelayanan kesehatan ditempatkan di lantai pertama untuk memudahkan akses pasien, sementara lantai kedua difungsikan sebagai pusat manajemen (klaster manajemen- klaster 1).


Ngatiyana menegaskan bahwa Puskesmas Cibeureum akan menjadi percontohan bagi puskesmas lain di Cimahi dalam hal desain, tata ruang, dan pola layanan. “Setelah ini, kita harapkan puskesmas di wilayah lain juga bisa mengadopsi standar yang sama,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Mulyati menjelaskan bahwa pembangunan Puskesmas Cibeureum ini sesuai dengan Permenkes No. 19 tahun 2024, dimana pelayanan yang ada di puskesmas ini adalah pelayanan yang promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif.
Mulyati menjelaskan lebih rinci bahwa puskesmas yang akan dibangunmerupakan Puskesmas dengan Integrasi Layanan Primer, “Jadi akan ada lima klaster. Klaster 1 itu nanti ada di lantai 2, kaitan dengan manajemen. Klaster 2 itu Adalah pelayanan kesehatan ibu dan anak. Klaster 3 itu Adalah pelayanan kesehatan lansia dan usia produktif. Kemudian klaster 4 adalah untuk pemberantasan penyakit dan kesehatan lingkungan. Kemudian klaster 5 adalah lintas klaster, di dalamnya termasuk IGD, pelayanan gigi, dan laboratorium,” jelasnya.
Mulyati juga menjelaskan bahwa target pembangunan akan rampung pada akhir tahun 2025. “Kalau tidak ada hambatan berarti, insyaallah pada awal tahun 2026 Puskesmas Cibeureum sudah mulai beroperasi dan melayani masyarakat,” pungkasnya.

Achmad Syafei
Sumber: (Bidang IKPS)

Polresta Banyuwangi Bongkar Sindikat Curanmor, Enam Orang Ditangkap

BANYUWANGI— Gempurnews.com. Kepolisian Resor Kota Banyuwangi membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sejumlah wilayah sejak Juni hingga Agustus 2025.

Sebanyak enam orang tersangka berhasil diamankan, terdiri dari dua pelaku utama sebagai eksekutor dan empat penadah.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si.,M.H., dalam konferensi pers di Mapolresta, Selasa (12/8/2025), mengungkapkan bahwa modus yang digunakan tergolong tidak lazim. Para pelaku, berinisial DA (30) dan KR (40), tidak menggunakan kunci T seperti kebanyakan pencuri motor. Mereka memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci asli di tempat yang mudah ditemukan, seperti digantung atau disimpan di dalam jok motor.

“Pelaku melakukan hunting, mencari kendaraan yang kurang aman. Begitu menemukan kunci asli, mereka langsung membawa kabur motor tersebut,” ujar Kombes Pol. Rama.

Dari pengungkapan ini, polisi menyita 10 unit sepeda motor—delapan di antaranya merupakan hasil curian dan dua digunakan pelaku saat beraksi. Polisi juga mengamankan sejumlah ponsel dan dokumen kendaraan sebagai barang bukti.

Kedua pelaku utama dijerat Pasal 363 Ayat 1 ke-4 Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. Sementara empat penadah dijerat Pasal 480 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara.

Kapolresta Banyuwangi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, selalu mengunci ganda kendaraan, serta memarkir di lokasi yang aman. “Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat, tetapi juga karena ada kesempatan,” pungkasnya.(*/Biro)

Pemkab Pakpak Bharat Ikuti Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat 2025

0

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melaksanakan Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025 (06/08/2025). Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd mengikuti acara ini, bersama Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM dan sejumlah pejabat lainnya, melalui aplikasi virtual zoom meeting di ruang rapat garuda, kantor Bupati Pakpak Bharat, yang tersambung langsung dengan tim verifikator di gedung Kementerian Kesehatan RI, dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat terus aktif melakukan berbagai upaya dalam rangka mengikuti verifikasi lanjutan sebagai kandidat Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025.

Langkah-langkah strategis terus dilakukan diantaranya mengoptimalkan fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, dan posyandu yang merata, guna mendukung tercapainya indikator Kabupaten/Kota Sehat.

Kami juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis dan aktif melakukan pembinaan kesehatan masyarakat di tingkat desa hingga kecamatan. Selain aspek kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat juga serius menangani pengelolaan lingkungan hidup. Program penghijauan, pengelolaan sampah terpadu, pelestarian sumber air bersih, hingga pengendalian pencemaran menjadi agenda penting dalam persiapan verifikasi. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang asri, sejuk, dan bebas dari polusi, jelas Wakil Bupati.

Kabupaten/Kota Sehat adalah kondisi di mana suatu wilayah (kabupaten atau kota) memiliki lingkungan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk dihuni penduduknya, serta didukung oleh berbagai program pembangunan yang berwawasan kesehatan. Program ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk kesehatan dan kesejahteraan.(Tumangger)

Kemnaker dan Austria Perkuat Kerja Sama Pelatihan Vokasi di BPVP Banyuwangi

Banyuwangi – Gempurnews.com. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Pemerintah Austria bekerjasama memperkuat pendidikan vokasi di Banyuwangi. Kolaborasi itu dilakukan lewat pengembangan kejuruan pariwisata dan pengelasan (welder) di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi.

Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan dokumen Development of Vocational Training Center (Pusat Pengembangan Pelatihan Vokasi) Banyuwangi dalam acara Inauguration of School Operation BPVP Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (11/8/2025).

BPVP Banyuwangi yang berada di Kecamatan Muncar telah menyelenggarakan ratusan pelatihan yang telah diikuti ribuan warga Banyuwangi sejak 2019. Ada tujuh kejuruan yang saat ini dikembangkan BPVP Banyuwangi yaitu kejuruan Pariwisata, Teknologi Pengolahan Pertanian, Fashion Technology, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Otomotif, Pertanian, dan Teknik Las.

Menaker Yassierli menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Austria atas kerjasama ini. Austria tidak hanya memberi dukungan pendanaan penuh tapi juga transfer pengetahuan, penguatan manajemen pelatihan, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kapasitas SDM pelatihan melalui supervisi dan pendampingan para ahli dari Austria

“Bidang pariwisata dan welder merupakan dua bidang yang saat ini banyak dibutuhkan. Ini adalah upaya untuk menghubungkan industri dan SDM dengan kompetensi yang terstadarisasi dan dibutuhkan,” kata Menaker Yassierli.

Yassierli berharap melalui kerja sama ini, masyarakat, khususnya generasi muda Banyuwangi dan sekitarnya, akan memiliki akses terhadap pelatihan keterampilan yang modern, berstandar industri, dan siap bersaing untuk masuk ke pasar kerja domestik maupun global.

“Banyuwangi sendiri dipilih untuk kerjasama yang strategis ini karena memiliki potensi ekonomi dan pertumbuhan pariwisata yang tinggi. Juga disini industri konstruksinya tengah berkembang dimana terdapat permintaan yang tinggi terhadap SDM dengan ketrampilan welder professional,” kata Menaker.

“Penguatan vocational training centre ini sangat penting untuk menjawab kebutuhan industri. Harapan saya BPVP bisa menjadi pusat pelatihan vokasi di timur Jawa,” imbuh Menaker.

Duta Besar Austria Thomas Loidl mengatakan pengembangan pendidikan kejuruan tersebut merupakan bagian kerjasama panjang kemitraan selama 70 tahun dengan Pemerintah Indonesia.

“Austria punya tingkat non empemloyment yang sangat rendah, hal ini karena pendidikan vokasi kami yang kuat. Kami senang bisa terlibat dalam kerjasama ini. Saya berharap pengembangan pendidikan vokasi di Banyuwangi akan berjalan dengan baik dan sesuai harapan,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Kemnaker dan Austria yang telah melakukan penguatan pendidikan vokasi di Banyuwangi.

“Harapan kami dengan adanya pendidikan vokasi dengan standar internasional ini sebagai langkah peningkatan kualitas SDM daerah. Peluang anak-anak muda Banyuwangi semakin lebar untuk berkiprah hingga mancanegara. Bahkan bisa menjadi bekal untuk berwirausaha,” harapnya.

Ditambahkan Kepala BPVP Muncar Arsad untuk workshop pariwisata saat ini ada lima jurusan yang telah dibuka yakni management kitchen, management restaurant, management front office,house keeping dan tour guide. Masa pendidikan berlangsung selama 6-8 bulan yang dilanjutkan dengan on job training.

“Untuk workshop Welder akan segera digulirkan. Pendidikannya gratis dan ada asrama bagi peserta dari luar kota. Informasi pendaftaran bisa diakses secara online,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan dokumen kerja sama antara BPVP Banyuwangi dengan 10 mitra industri strategis di Banyuwangi dalam rangka penguatan kolaborasi pelatihan vokasi. (*/Biro)

Polisi Gelar Gerakan Pangan Murah di Kota Probolinggo Dukung Stabilitas Harga Beras

KOTA PROBOLINGGO – Polres Probolinggo Kota Polda Jawa Timur (Jatim) bersama seluruh Polsek jajaran menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) berupa beras SPHP dari Bulog kemasan 5kg.

Hal ini merupakan upaya Polri dalam mendukung program stabilisasi pasokan dan harga pangan di pasaran.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri melalui Plt. Kasi Humas Iptu Zainullah menerangkan, Gerakan Pangan Murah ini berlangsung mulai hari ini sampai 7 hari kedepan yaitu 17 Agustus 2025.

Adapun syarat pembeliannya sangat mudah, masyarakat cukup datang ke Polres Probolinggo Kota atau 8 Polsek jajaran yang ada di bawah Polres Probolinggo Kota Polda Jatim yaitu Polsek Mayangan, Polsek Kademangan, Polsek Wonoasih, Polsubsektor Kanigaran, Polsubsektor Kedopok, Polsek Tongas, Polsek Sumberasih dan Polsek Wonomerto.

“Silahkan masyarakat khususnya Kota Probolinggo datang ke stand yang kami siapkan termasuk di seluruh Polsek jajaran yang ada,”terang Iptu Zainullah, Senin (11/08/25).

Beras SPHP produksi Bulog ini dibrandol dengan harga yang lebih murah yaitu Rp.57.000,- per sak ukuran 5kg sehingga per kilogram jatuh di angka Rp.11.400,-. Harga ini lebih rendah dari HET (Harga Eceran Tertinggi) sebesar Rp.12.500,-.

Iptu Zainullah menegaskan kegiatan bazar ini merupakan kerjasama Polres Probolinggo Kota Polda Jatim dengan Bulog Probolinggo dalam menjaga stabilisasi harga pangan khususnya beras.

“Harapannya, bisa membantu masyarakat agar bisa memperoleh beras dengan harga yang lebih murah, “ jelas Iptu Zainullah.

Ia mengatakan kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Polsek jajaran Polres Probolinggo Kota Polda Jatim sebagai bentuk komitmen Polri mendukung program pemerintah dalam stabilisasi harga pangan serta membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. (*)

Polda Jatim Kerahkan Tim Jatanras Buru Pelaku Curanmor di Lumajang

POLDA JATIM – Menyikapi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memicu langkah cepat Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Personel dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim diterjunkan untuk memperkuat jajaran Polres Lumajang dalam memburu pelaku.

Langkah ini menjadi bukti keseriusan Polda Jatim memberantas kasus kejahatan jalanan di wilayah Jawa Timur khususnya di Kabupaten Lumajang.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, membenarkan pengerahan satu tim khusus Jatanras guna mempercepat pengungkapan kasus.

“Tim sudah bergerak untuk melacak keberadaan pelaku. Perbantuan personel ini untuk mendukung kinerja jajaran Satreskrim Polres Lumajang,” ujarnya, Senin (11/8/2025).

Sepekan terakhir, rentetan kasus curanmor di Lumajang menyedot perhatian publik. Beberapa kejadian bahkan berlangsung dalam waktu berdekatan.

Salah satunya menimpa dua mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso. Sepeda motor yang terparkir di kantor desa raib setelah pelaku berhasil masuk gedung kantor .

“Tim di lapangan bekerja siang dan malam. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk membasmi kejahatan jalanan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Jatim telah menangkap 12 pelaku komplotan curanmor asal 4 Kabupaten, Malang, Pasuruan, Lumajang dan Probolinggo pada Jum’at (01/8/2025) lalu, diduga kuat sindikat yang beraksi di Lumajang belakang ini, adalah kelompok lain. (*)