Home Blog Page 357

PT. MPG Salurkan Bantuan Alkes Untuk Desa Sei Rahayu I

BARUTO UTARA- Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan Pabrik Pengelolaan Kelapa Sawit (PKS) di kabupaten Barito Utara PT. MULTIPERSADA GATRAMEGAH (PT. MPG) kembali  menunjukkan  kontribusinya di bidang kesehatan dengan menyalurkan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) berupa alat 1 (satu) unit lemari obat, 1 (satu) unit timbangan bayi, satu (1) set alat cek gula darah (kolestrol) dan asam urat beserta stik , 1 (satu) unit plosotan anak untuk Posyandu.

Bantuan ini diberikan  guna mendukung dan meningkatkan fasilitas kesehatan di Desa Sei Rahayu l. Bantuan peralatan tersebut di serahkan langsung oleh Etna Adriana selaku humas PT. Multipersada Gatramegah kepada  Kepala Desa Sei Rahayu I, Suharto Hartono yang di dampingi oleh tenaga kesehatan Desa Sei Rahayu I, Sabtu (19/7/2025) dua hari yang lalu.

Kepala Desa Sei Rahayu I mengucapkan terima kasih kepada PT. Multipersada Gatramegah atas bantuan yang di berikan.

“Kami bersyukur atas bantuan yang di berikan dan kami merasa sangat terbantu. Karena  bantuan ini sangat kami butuhkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di desa kami,” ungkap Suharto Hartono . 

Pimpinan PT. Multipersada Gatramegah, Andhiko menyampaikan bahwa pihak perusahaan akan  selalu mendukung segala bidang dalam hal untuk menyejahterakan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional.

“Kali ini kami memberikan alat – alat kesehatan guna mendukung pelayanan kesehatan di Desa Sei Rahayu I,” tutur  Andhiko.
(SS)

Desa Pendreh Menjadi Mitra PT. SMM dan PT. PAMA

BARITO BARITO- Perwakilan management PT. Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) dan PT. Pamapersada Nusantara (PAMA) sampaikan rasa terhormat dan bangga bisa menjadi mitra strategis masyarakat khususnya dalam Program Kampung Iklim (Proklim) Desa Pendreh. Hal ini disampaikan Eko Fery dalam sambutannya saat perayaan Puncak Pekan Kampung Iklim Desa Pendreh 2025, sekaligus kegiatan SMM-PAMA BERDIKARI AWARD di Halaman SDN 2 Pendreh, Minggu (20/7/2025). 

“Hari ini menjadi istimewa, karena bukan hanya menjadi penutup dari rangkaian kegiatan
Program Kampung Iklim (ProKlim) yang telah berjalan dengan sangat dinamis sepanjang tahun ini, tetapi juga menjadi momen penghargaan dan perayaan atas kerja keras serta semangat kolaborasi masyarakat dalam membangun lingkungan yang tangguh terhadap perubahan iklim,” jelas Eko Fery yang mewakilianagemen PT SMM dan PAMA. 

Sebagaimana kita ketahui, Desa Pendreh belum lama ini telah melalui proses verifikasi
nasional ProKlim yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Bagi kami, proses ini adalah tonggak penting, bukan hanya karena status yang akan
disematkan, tetapi karena menunjukkan betapa kuatnya komitmen masyarakat lokal dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. 

Lebih lanjut menurut Eko, dalam perjalanan tersebut, PT Suprabari Mapanindo Mineral (SMM) merasa terhormat dapat
berperan aktif sebagai mitra strategis masyarakat.Komitmen kami terhadap keberlanjutan
bukan hanya menjadi bagian dari kewajiban korporasi, tetapi merupakan nilai inti dari cara kami menjalankan operasional perusahaan.

“Melalui puncak acara SMM PAMA BERDIKARI AWARD (Bersama Desa untuk Kemandirian dan Inklusi), kami telah dan akan terus berupaya menjadi bagian dari solusi atas tantangan pembangunan desa, khususnya dalam menghadapi isu lingkungan dan perubahan iklim,” tegasnya. 

Dukungan perusahaan terhadap ProKlim di Desa Pendreh dilakukan tidak hanya dalam bentuk bantuan infrastruktur, pelatihan, dan sarana prasarana, tetapi juga dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat melalui pendekatan partisipatif.

Beberapa inisiatif yang telah dijalankan antara lain pembangunan fasilitas pengelolaan sampah
rumah tangga, penyediaan bibit tanaman produktif dan konservasi, pelatihan pembuatan biopori
dan kompos, instalasi panel surya di fasilitas umum, hingga penguatan kapasitas kelompok
masyarakat melalui pelatihan pengelolaan lingkungan berbasis kearifan lokal.

“Kami percaya bahwa setiap langkah kecil yang diambil bersama, baik oleh masyarakat,
pemerintah desa, hingga perusahaan dapat menghasilkan perubahan besar yang berdampak jangka panjang. Oleh karena itu, keberhasilan Desa Pendreh dalam mengikuti ProKlim bukanlah keberhasilan satu pihak, melainkan keberhasilan bersama sebagai satu
ekosistem yang saling mendukung,” tutur Eko Fery. 

Melalui ajang SMM-PAMA BERDIKARI AWARD hari ini, kami ingin memberikan penghargaan dan apresiasi kepada para pelaku perubahan di tingkat komunitas. Kepada para RT yang telah berinovasi, kepada ibu-ibu yang menjaga lingkungan dari rumah tangga masing-masing, dan kepada generasi muda yang mulai peduli dan terlibat, kami sampaikan rasa hormat yang
setinggi-tingginya.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra, termasuk PT Pamapersada Nusantara, Pemerintah Desa, serta seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga apa yang telah kita capai hari ini menjadi inspirasi dan energi baru untuk terus menumbuhkan desa yang mandiri, tangguh iklim, dan lestari. Mari kita jadikan momentum hari ini sebagai pemicu semangat untuk terus bergerak
maju. Tidak hanya untuk Desa Pendreh, tetapi juga untuk masa depan generasi yang akan
datang,” kata Eko Fery.   (SS)

Kapolres Probolinggo Serahkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Gempa di Tiris

Probolinggo,
Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif turun langsung meninjau warga yang terdampak Gempa di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Minggu (20/7/2025).

Selain melakukan peninjauan, Kapolres juga memberikan bantuan sosial paket sembako guna meringankan beban warga yang terdampak. Adapun sasaran lokasi pemberian bantuan sosial yakni Desa Ranu Agung, Desa Tiris, dan Desa Segaran.

“Kami memberikan bantuan sembako kepada warga yang tertimpa musibah. Semoga  bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga,” kata AKBP Latif.

Gempa berkekuatan magnitudo 1,9 hingga 3,3 yang terjadi di Kecamatan Tiris pada Jum’at (18/7/2025) tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan 21 rumah warga mengalami kerusakan.

Warga yang menerima bantuan mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan kepedulian Kapolres Probolinggo bersama anggota yang telah memberikan bantuan baik berupa sembako, tenaga, maupun lainnya.

“Terima kasih kepada bapak kapolres atas bantuan yang diberikan. Semoga dampak dari Gempa ini bisa segera tertangani,” ucap M. Tohir.(Ali)

Beredar Luas Diunggahan Titok Seorag PNS Melecahkan Profesi Wartawan

0

Malang || Gempur news.com – Profesi Wartawan yang seharusnya dihormati dan dijunjung tinggi malah mendapat perlakuan tidak pantas dari seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Inisial (V) yang diduga menjabat di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.

Inisial (V) diduga dengan sengaja mencinderai serta melecehkan nama baik profesi Wartawan Melalui unggahan komentarnya di media sosial Tik-Tok, inisial (V) menuliskan komentarnya yang dinilai melecehkan profesi Wartawan di akun media sosial Tik-Tok Menaratoday.com pada Minggu (20/7/2025).

“Pasti ini ke Puskesmas gak dikasih amplop jadi ada aja bahan buat berita. Udah hafal modelan Wartawan kek gini, ke kantor-kantor minta amplop kalau nggak dikasih ada aja yang dibahas,” tulis inisial (V) di akun Tik-Tok, Minggu (20/7/2025).

Bagaimana tidak? Wartawan, Sebagai Pilar keempat demokrasi, memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun, dengan entengnya, inisial V yang berstatus sebagai abdi negara justru menunjukkan sikap yang jauh dari kata Etis.

Sebagai seorang oknum PNS, seharusnya (V) memahami Etika dalam berkomunikasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial Tik-Tok. Apalagi, media bekerja dengan berlandaskan kode Etik Jurnalistik dan dilindungi oleh undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dalam pasal 18 UU pers disebutkan bahwa barang siapa yang menghambat atau menghalangi kerja jurnalistik dapat dipidana dengan Hukuman 2 tahun penjara atau denda 500 juta rupiah

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Wonosari mengucapkan terimakasih kepada awak media atas masukan yang diberikan. Pihaknya juga tanggap dan respon setelah ramai pemberitaan mengenai bendera merah putih tersebut langsung diganti dengan bendera baru dan langsung dipasang.

“Matur nuwun sanget atas masukannya. Sampun kami tindaklanjuti, sampun dipasang Bapak. Harapan kami ke depan menjalankan tugas dengan maksimal. Matur nuwun sanget nggih Pak. Ngapunten saya masih pelayanan visite pasien. Matur nuwun semuanya,” ucapnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (15/7/2025).

Sangat disayangkan, saat dikonfirmasi mengenai dugaan pelecehan profesi Wartawan yang diduga dilakukan oleh oknum PNS di Kecamatan Pagak, Camat Pagak, Sugeng lebih memilih bungkam enggan memberikan tanggapan maupun komentar, kendati pesan masuk terlihat centang dua sudah dibaca. Bersambung… (midianto)

Kapolri: SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Global Darussalam Academy Siapkan Calon Pemimpin Harapan Bangsa

DIY. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan SMA Global Darussalam Academy. Kedua sekolah unggulan ini menjadi yang pertama didirikan.

“Suatu kebahagiaan yang luar biasa kita hari ini bisa berkumpul bersama untuk melaksanakan pembukaan dan peresmian angkatan bersama sekolah unggulan yang menjadi desain Bapak Presiden untuk membangun sekolah unggulan. Alhamdulillah bahwa hari ini Global Darussalam Academy dan SMA KTB menjadi salah dua yang dilaunching pertama,” jelas Kapolri, Minggu (20/7/25).

Jenderal Sigit menyatakan, terdapat 11.000 calon siswa yang mengikuti seleksi untuk menjadi siswa di kedua sekolah unggulan ini. Kemudian, terdapat 120 anak yang lolos menjadi siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara dan 67 untuk SMA Global Darussalam Academy.

Menurut Kapolri, materi tes yang dijadikan landasan penilaian berdasar pada nilai IPA, Bahasa Inggris, dan Matematika minimal 80. Para murid juga dites jasmani, psikologi, dan kesehatan.

“Saya bangga dan berkali-kali menceritakan hal tersebut karena khusus ade-ade ini saya sebagai Kapolri engga bisa mengintervensi kelulusan mereka. Jadi mereka ini betul-betul lulus dari hasil tes mereka murni dan ini menjadi harapan yang baik bagi kita semua,” ungkap Kapolri.

Diharapkan Kapolri, para murid dari kedua sekolah unggulan ini dapat benar-benar menjadi generasi penerus kader pemimpin bangsa. Mereka juga diharapkan bisa mencetak prestasi di dalam dan luar negeri.

Dengan adanya dua sekolah unggulan ini, ujar Kapolri, para siswa diharapkan dapat menjadi generasi yang pandai, pintar, dan siap mengisi serta menjadi pemain utama pada Indonesia Emas 2045. Jenderal Sigit pun mengibaratkan para siswa di dua sekolah unggulan ini sebagai mutiara.

“Kalian adalah mutiara-mutiara yang tersebar dan saat ini bs kita temukan. Ibarat emas kalian dididik, digembleng menjadi emas 24 karat dan oleh karena itu saya titip kepada guru dan pembina, baik di bidang akademik maupun pengasuhan tolong bentuk mereka siapkan mereka sehungga betul-betul bisa menjadi emas 24 karat” ujar Kapolri.

Dijelaskan Kapolri, sekolah unggulan ini menjadikan tenaga pengajar dan pengasuh dengan rekam jejak prestasi yang memukau. Bahkan, para pengasuhnya adalah lulusan pertama Taruna Nusantara yang diharuskan melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas.

“Saya titip betul pola pengasuhan yang ada, tanamkan disiplin, nilai-nilai kebhayangkaraan, nilai-nilai nasionalisme. Di satu sisi tentunya bagaimana mencetak mereka menjadi anak-anak yang pandai, pintar dan siap mengisi dan menjadi pemain utama untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Kapolri.

Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Pelabuhan Tanjungperak Fokus Tindak Pelanggaran Kasat Mata

TANJUNGPERAK – Selama Empat hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim mencatat sebanyak 1.370 pelanggaran lalu lintas berhasil ditindak.

Operasi yang berlangsung sejak 14 Juli ini bertujuan menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas di masyarakat serta menurunkan angka kecelakaan di jalan raya.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto menjelaskan bahwa dari total pelanggaran tersebut, sebanyak 369 penindakan dilakukan melalui sistem ETLE mobile, 751 pelanggar dikenai tilang manual, dan 250 pengendara diberikan teguran tertulis.

Iptu Suroto mengatakan angka tersebut menunjukkan masih tingginya pelanggaran di jalan, terutama oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm dan pengemudi yang melawan arus.

“Penindakan dilakukan dengan pendekatan persuasif namun tetap tegas, baik melalui ETLE maupun tilang langsung di lapangan,” jelas Iptu Suroto, Sabtu (19/7).

Dalam operasi ini, jajaran Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak dibantu unit-unit fungsional dan Polsek setempat.

Penindakan dilaksanakan di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, termasuk kawasan pelabuhan dan jalur distribusi logistik.

Iptu Suroto menambahkan bahwa selain penindakan, pihaknya juga gencar melakukan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi langsung di jalan dan komunitas, serta memanfaatkan media sosial resmi kepolisian.

“Kami berharap masyarakat bisa lebih sadar bahwa pelanggaran sekecil apa pun berpotensi menimbulkan kecelakaan. Ini bukan hanya soal aturan, tapi juga soal keselamatan,” tegasnya.

Operasi Patuh Semeru 2025 akan berlangsung hingga 27 Juli mendatang dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas 2045”.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama.(*)

SIMULASI PERTOLONGAN PERTAMA SAAT KEBAKARAN OLEH ANGGOTA PMR SMP NEGERI 10 JEMBER BERLANGSUNG TEGANG TETAPI MERIAH

0

Jember, GempurNews– Palang Merah Remaja (PMR) SMPN 10 Jember punya cara tersendiri mengenalkan organisasinya kepada ratusan siswa baru, Sabtu 19 Juli 2025. Dalam MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), PMR SMPN 10 Jember mengadakan simulasi bencana kebakaran di sekolah. Tak heran, ratusan siswa baru antusias menyaksikan simulasi yang diperankan anggota PMR SMPN 10 Jember tersebut.

Tak ingin kalah dengan ektrakurikuler yang lainnya, PMR SMP Negeri 10 Jember menampilkan aksinya dalam dalam kegaiatan MPLS dengan memukau. Dengan mengusung tema Simulasi Pertolongan Pertama saat Terjadi Kebakaran, kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota PMR SMP Negeri 10 Jember. Dengan diadakan simulasi kebakaran ini untuk menunjukkan bahwa rasa saling tolong menolong merupakan hal yang tidak boleh dikesampingkan.

“Kegiatan seperti ini bisa membentuk karakter anak-anak menjadi pribadi yang lebih bertanggungjawab serta memiliki jiwa sosial yang tinggi,” ucap Bu Uvi pembina PMR SMP Negeri 10 Jember.

Dengan simulasi yang tegang namun penuh warna dan edukasi ini, PMR SMP Negeri 10 Jember semakin memperkokoh peranannya dalam membangun kesadaran kesiapsiagaan bencana kebakaran di lingkungan sekolah. Sekaligus memperkenalkan ekstrakurikuler PMR yang bermanfaat bagi perkembangan karakter dan kemampuan siswa.

Simulasi ini juga salah satu upaya untuk mengenalkan ektrakurikuler PMR kepada Siswa-siswi baru, agar tertarik dan minat untuk bergabung dengan ektrakurikuler PMR. “Tujuannya utamanya adalah untuk menunjukan bahwa PMR SMP Negeri 10 Jember selalu sigap dan memiliki respons yang cepat ketika ada kondisi darurat,” tutur Azam Ketua PMR SMP Negeri 10 Jember.

Selain itu, juga untuk menunjukkan kepada siswa-siswi baru tentang peran PMR dalam lingkungan sekolah, “Teori memang penting, tapi aksi nyata jauh lebih penting,” ujarnya.(son)

Jalan Sehat dan Pembagian Doorprize Meriahkan SMM PAMA Berdikari Award 2025

BARITO UTARA- Diawali dengan jalan sehat yang diikuti pelajar Sekolah Daaar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta warga masyarakat dari 5 Rukun Tetangga (RT) di Desa Pendreh, kegiatan SMM PAMA Berdikari Award berlangsung meriah, pada Minggu di Halaman SDN- 2 Pendreh (20/7/2025)

Kegiatan ini merupakan puncak pekan Program Kampung Iklim (Proklim) Desa Pendreh yang dilaksanakan sejak 12 Juli 2025. Ratusan peserta jalan sehat dipandu dan dilepas oleh Kepala Desa Pendreh, Ating J. 

Kades Pendreh, Ating J menyampaikan bahwa jalan sehat ini menjadi bagian dari puncak kegiatan evaluasi dan penilaian Proklim Desa Pendreh untuk kategori Utama.

“Harapan kami, Desa Pendreh dapat meraih piagam penghargaan dan trofi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam ajang bergengsi ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program kampung iklim dan berharap seluruh warga bisa menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung,” ucap Ating.

Sementara, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara melalui Kabid Tata Lingkungan mengapresiasi seluruh rangkaian kegiatan pekan Program Kampung Iklim Desa Pendreh yang telah terlaksana dengan baik. 

“Kegiatan hari ini merupakan puncak dari rangkaian penilaian Proklim Desa Pendreh yang kemaren dilaksanakan oleh tim verifikasi dari Kementerian Lingkungan Hidup,” ungkapnya. 

Selain itu, beberapa hari lalu juga sudah ada penilaian dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Barito Utara bekerjasama dengan PT.  SMM dan PAMA terkait Lomba Rumah Sehat, Lomba Penataan RT, Lomba Aksi Kompak RT dan 
Lomba RT Berseri yang pada hari ini akan diumumkan para pemenang serta pembagian hadiahnya. 

“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup mengharapkan dengan adanya program kampung iklim, Desa Pendreh akan semakin berkembang dan semakin maju.

Camat Teweh Tengah, Dudy Bagus Prasetyo, yang hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan SMM PAMA Berdikari Award atas nama Pj. Bupati Barito Utara,  berharap agar program Kampung Iklim tidak berhenti sampai di sini, namun terus dikembangkan oleh pemerintah desa dan perusahaan.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini murni program lingkungan dan tidak bernuansa politik. Namun demikian, ia mengingatkan masyarakat agar turut menyukseskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus 2025 mendatang dengan datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya.

“Jangan sampai golput. Kita juga harap masyarakat bersama pemerintah desa menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Semoga Desa Pendreh makin maju dan sejahtera,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Camat teweh Tengah ini juga menyampaikan salam hangat dari Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan kepada segenap unsur pemerintahan desa dan seluruh warga masyarakat Desa Pendreh. 

Kegiatan Jalan Sehat SMM PAMA Berdikari Award 2025 ini juga diikuti Babinsa Koramil Teweh Tengah dan Babinkamtibmas dari Polsek Teweh Tengah serta seluruh jajaran Pemerintah Desa Pendreh.  (SS)

Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Program Tebar Benih Ikan di Desa Trahean

BARITO UTARA- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Utara, Patih Herman AB, memberikan apresiasi tinggi terhadap program penebaran bibit ikan yang laksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Barito Utara, di Dam Trahean seminggu yang lalu.

Program yang dilaksanakan dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan melestarikan ekosistem perairan ini dihadiri oleh Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, SE. MPA yang turut serta dalam proses penebaran benih ikan.

Dalam kesempatan tersebut, Patih Herman AB menyampaikan bahwa program restocking yang diinisiasi oleh pemerintah daerah sangat penting, terutama untuk meningkatkan stok ikan di perairan umum yang berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun ekologi.

“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah dalam melaksanakan kegiatan ini. Program tebar benih ikan ini tidak hanya menjaga keberlanjutan sumber daya ikan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat, terutama kelompok nelayan,” ujar Patih Herman AB, Minggu (20/7/2025) di Muara Teweh.

la juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada pengelolaan yang baik serta kerjasama antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam menjaga kelestarian perairan.

Pengawasan terhadap aktivitas ilegal fishing dan penggunaan alat tangkap berbahaya menjadi hal yang perlu diperhatikan agar dampak positif dari program ini dapat maksimal.

Sementara saat kegiatan tebar benih ikan, seminggu yang lalau Pj. Bupati Indra Gunawan dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produksi ikan.

Program tebar benih ikan dan pasar murah ini disambut baik oleh masyarakat setempat yang antusias, mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan di Barito Utara.   (SS)

Camat Genteng Resmi Larang Pargoy dan Sound Horeg Dalam Kegiatan Agustusan

Banyuwangi – Gempurnews.com. Camat Genteng Satrio angkat suara ihwal surat terbuka yang dibuat komunitas grup Facebook Arek Genteng mendesak pelarangan sound horeg dan joget pargoy. Sebelum surat itu nangkring di mejanya, Satrio sudah mewanti-wanti tidak ada sound horeg dan joget pargoy dimunculkan dalam perayaan HUT RI.

Bahkan, pelarangan sound horeg dan joget pargoy tampil sudah dilakukan Satrio dan jajarannya sejak ia menjabat. Tapi, sejumlah pihak justru ngeyel dan bersikukuh memasukkan kedua entitas itu mengaspal pada acara agustusan di Kecamatan Genteng.

“Sejak menjabat tiga tahun lalu sudah saya larang itu sound horeg dan joget pargoy,” kata Satrio, Sabtu (19/7/2025).

Pelarangan itu bukan hanya dimulut. Satrio mengumpulkan seluruh kepala desa dan jajaran terkait membahas pelarangan ini.

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, dituangkan kesepakatan dalam berita acara melarang sound horeg dan joget pargoy. Akan tetapi kenyataan dilapangan berbicara lain.

“Sebenarnya sudah kami tuangkan kesepakatan bersama melarang sound menggunakan truk (horeg) dan joget pargoy. Dan sudah ditandatangani dalam berita acara. Tapi saat pelaksanaan sejumlah pihak justru ngeyel,” ungkapnya.

Berkaca pada Agustusan sebelumya, Satrio menyelipkan pesan khusus agar tak ada lagi sound horeg dan joget pargoy tampil tahun ini. Pesan itu disampaikan Satrio ketika pembentukan panitia HUT kemerdekaan RI Kecamatan Genteng.

Dijelaskan olehnya, karnaval umum menjadi pintu masuk sound horeg. Kemudian diselipi joget pargoy yang mengekor dibelakang pengeras suara.

Atas dasar itu ia menegaskan kepada panitia untuk menghapus karnaval umum dari daftar acara Agustusan. Namun seusai rapat, panitia justru memunculkan karnaval umum pada jadwal kegiatan.

“Sudah saya tekankan kepada panitia untuk tidak dimunculkan karnaval umum. Namun tetap saja panitia memunculkannya. Makanya ini besok Senin saya undang panitia dan Forpimka membahas masalah ini,” tegasnya. (*/Biro)