Home Blog Page 359

Cegah Aksi Massa, Polisi Amankan 7 Warga Kayu Kebek hingga Proses Penyidikan Selesai

PASURUAN – Sebanyak tujuh warga Desa Kayu Kebek, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, saat ini berada dalam perlindungan pihak kepolisian terkait dugaan kasus asusila terhadap anak di bawah umur. Ketujuh orang tersebut diamankan guna menjaga keselamatan mereka dan mendukung proses klarifikasi awal yang sedang dilakukan oleh kepolisian.

Langkah pengamanan dilakukan pada Jumat, 18 Juli 2025, setelah Bhabinkamtibmas Desa Kayu Kebek menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya potensi aksi penjemputan oleh warga terhadap para terduga. Informasi tersebut segera direspons oleh Kapolsek Nongkojajar bersama Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, menegaskan bahwa proses penanganan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta melibatkan tokoh masyarakat guna menjaga stabilitas dan keamanan lingkungan.

“Kami bergerak cepat untuk merespons informasi dari masyarakat. Ketujuh warga saat ini sedang berada dalam perlindungan kepolisian dan dimintai keterangan sebagai bagian dari pendalaman awal. Status hukum mereka belum ditentukan karena proses penyelidikan masih berlangsung,” jelas AKBP Jazuli.

Korban dalam kasus ini diketahui seorang anak perempuan berusia 14 tahun, warga Dusun Ngaroh, Desa Kayu Kebek. Dugaan perbuatan asusila terhadap korban diduga terjadi berulang kali oleh beberapa individu sejak awal tahun 2025.

Dari tujuh warga yang diamankan, empat orang dijemput oleh aparat pada siang hari, sementara tiga lainnya secara sukarela datang dan diserahkan oleh Kepala Dusun Ngaroh kepada kepolisian pada malam harinya.

Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka. Ketujuh warga tersebut berada di bawah perlindungan polisi guna memastikan keselamatan mereka dan menjamin proses penyelidikan berjalan tanpa tekanan sosial dari pihak mana pun.

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian juga melakukan penggalangan kepada tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas), dan tokoh pemuda (Toda) agar membantu menjaga ketenangan lingkungan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menghakimi atau melakukan tindakan perundungan terhadap keluarga para terduga. Mari kita percayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum,” tambah Kapolres.

Pihak Humas Polres Pasuruan juga ditugaskan melakukan patroli siber untuk memantau dan mencegah penyebaran informasi yang tidak benar (hoaks) atau narasi provokatif yang berpotensi mengganggu situasi keamanan.

Hingga berita ini ditulis, situasi di Dusun Ngaroh, Desa Kayu Kebek, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Polisi menjamin seluruh proses akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.(Qomar)

NU Ranting Desa Sanankulon Gelar Santunan Anak Yatim, Edukasi tradisional Pemayangan.

0

Gempur News Blitar-
NU Ranting Desa sanankulon Gelar Santunan Anak Yatim, Wariskan Nilai-Nilai Keislaman
19 Juli 2025 – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa sanankulon bersama seluruh warga NU sukses menggelar acara santunan anak yatim pada hari Sabtu.pukul 18:00 WIB Kegiatan yang berlangsung khidmat dan acara terbuka untuk umum lokasi tempat diMasjid Baitul Muttaqin, Desa sanankulon ini dihadiri oleh 23 anak yatim piatu.sembolis santunan saat penyerahan santunan diiringi dengan narasi musik tradisional yang menguatkan pesan lakon dari lakon “lahir e Pandowo “

Acara santunan ini menjadi momen berharga untuk berbagi kasih sayang dan meringankan beban anak-anak yatim. Selain pemberian santunan, kegiatan juga diisi dengan pengajian yang menghadirkan penceramah KH. Ismail dan diiringi Jamiyyah Sholawat “JANUR KUNING” Dari desa sanankulon, pimpinan Gus, saefullah. Dalam tausiyahnya, Kiyai KH ismail beliau dalang dengan lakon “Lahir e Pandowo”mengisahkan kelahiran pandowo dan awal mula kehidupan lima satria pandawa yang penuh dengan ujian kesabaran dan keberanian. Meskipun mereka keturunan dewa perjalanan hidup mereka tidaklah mudah bahkan sering diwarnai kesulitan dan pengorbanan relevansi dengan santunan anak yatim piatu. Pandawa mengajarkan ketabahan mengajarkan tentang ketabahan menghadapi cobaan sama seperti anak-anak yatim piatu yang mungkin juga menghadapi tantangan hidup. Nilai-nilai luhur dari cerita pandawo dapat mengaspirasi anak-anak yang tangguh baik dan selalu berpegang pada kebenaran.perlindungan dan kasih sayang krisna pandawa dan para sesepuh selalu melindungi pandawa. ini bisa menjadi cerminan bahwa masyarakat dan kita semua memiliki tangguh jawab untuk melindungi dan mengasihi anak-anak yang membutuhkan harapan dan masa depan lahirnya pandawa membawa harapan bagi keadilan dan kebaikan demikian pula santunan ini harapankan bisa memberikan harapan dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim piatu Ulasanya.

Dalam sambutan wakil ketua pelaksanaan NU sanankulon “Hasim menyampaikan” mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan meluangkan waktu,tenaga serta pikirannaya demi kelancaran acara ini tanpa semangat kebersamaan bapak ibu dan rekan -rekan panitia sekalian acara mulia ini dapat terlaksana dengan sukses. ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap anak-anak yatim. Kita berharap santunan ini dapat bermanfaat bagi mereka dan menjadi berkah bagi kita semua,” acara santunan ini adalah bentuk kasih sayang kita semua kepada kalian kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban.ingatlah,kalian adalah anak-anak pilihan yang memiliki potensi luar biasa. Teruslah berjuang. Jadilah pribadi yang sholeh dah salihah, berakhlak, mulia ,serta kelak dapat berguna bagi agama. Beragama.bangsa, dan negara. Pungkasnya

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga NU. Hadir dalam acara tersebut para pengurus NU, tokoh masyarakat, serta para donatur yang dengan ikhlas menyumbangkan rezekinya untuk anak-anak yatim.

Dengan terselenggaranya acara santunan ini, diharapkan semakin mempererat tali ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim. Tutupnya.. (fd.sdr)

Kurang dari 24 Jam, 6 Pelaku Pengeroyokan Antar Perguruan Silat Diamankan Polres Kediri

0

Kediri– Polres Kediri menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana pengeroyokan yang melibatkan oknum anggota perguruan silat di jalan raya Desa Sumberagung, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Kamis (17/7/2025).

Konferensi pers disampaikan oleh Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasatreskrim Polres Kediri Iptu Joshua Peter Krisnawan, S.I.K., yang menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut dilakukan kurang dari 24 jam sejak laporan diterima.

“Petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan enam tersangka, tiga di antaranya masih di bawah umur,” ujar Iptu Joshua Peter Krisnawan, S.I.K.

Kejadian bermula pada Minggu dini hari (29/6/2025), saat korban MJK (22) dan rekannya pulang dari acara pengesahan warga baru salah satu perguruan silat.

Di perjalanan, korban dihadang oleh sekelompok orang tidak dikenal yang kemudian melakukan pengeroyokan secara brutal. Beberapa atribut silat korban juga dirampas oleh pelaku.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa motif utama aksi kekerasan ini adalah rasa fanatisme dan kebanggaan yang berlebihan terhadap perguruan silat masing-masing.

Para pelaku diduga sengaja melakukan konvoi dan sweeping untuk menghadang anggota perguruan lain yang diketahui sedang menggelar kegiatan.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain pakaian perguruan, sabuk, senjata besi (double stick), serta sejumlah handphone milik pelaku. Korban mengalami luka lebam dan memar di beberapa bagian tubuh sesuai hasil visum dari pihak medis.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua IPSI Kabupaten Kediri, Hari Setiawan, mengimbau agar seluruh anggota perguruan silat ikut menjaga situasi kamtibmas dan menghindari aksi negatif yang berpotensi menimbulkan konflik.

Sementara itu, Dewi Anggraini, selaku Wakil Ketua Pagar Nusa Kabupaten Kediri menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dari Polres Kediri.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan pengamanan yang telah diberikan kepada anak-anak kami. Untuk pelaku yang terlibat, kami sedang mempertimbangkan pemberian sanksi sesuai aturan internal,” ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Kediri juga menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjaga almamater perguruan masin-masing dengan sikap positif dan menjunjung tinggi persaudaraan.

Camat Petarukan Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Sehat : Fondasi Kuat Turunkan Stunting

Gempurnews | Pemalang – Kegiatan Jumat bersih merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Petarukan Kabupaten Pemalang, bersama lintas sektor dan jajaran staf .

Dalam kegiatan tersebut Camat Petarukan, Syamsul menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan masing dan kegiatan tersebut dilaksanakan serentak sesuai intruksi Bupati, dalam kegiatan ini kami dari pihak kecamatan Petarukan sama sama bergotong royong untuk menjalankan visi misi Bupati Pemalang yaitu “Resik” yang artinya adalah Bersih, Asri dan nyaman. “ucap Camat Syamsul.

Lingkungan yang bersih akan berdampak positif pada kesehatan masyarakat dan menciptakan suasana kerja lebih nyaman, Ia juga menyebut untuk kedepannya aksi jumat bersih ini akan digalakan rutin oleh pihak Kecamatan dan juga pihak desa serta masyarakat yang ada di Kecamatan Petarukan. “imbuhnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat untuk merubah kebiasaan kita berprilaku hidup bersih dan sehat khususnya di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. “ujarnya.

Di kesempatan yang sama Camat Petarukan Syamsul juga menginformasikan kabar baik, dalam tingkat stunting di beberapa desa yang ada di Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, menunjukan adanya penurunan angka stunting dan ini menunjukan adanya keberhasilan dalam penanganan stunting di tingkat desa. Jumat ( 18/7/25).

Stunting tidak hanya disebabkan faktor malanutrisi kronis, tetapi juga sangat terkait dengan lingkungan, air, dan udara yang tercemar bisa menjadi salah satu faktor stunting.

Oleh karena itu dengan menjaga lingkungan yang bersih anak anak akan lebih terlindungi dari infeksi dan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. “tutupnya.

(yn26)

Dua Pengedar Sabu Asal Prigen Ditangkap, Polisi Sita 2,3 Gram Barang Bukti

PASURUAN – Dua pria asal Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, ditangkap jajaran Satresnarkoba Polres Pasuruan karena diduga mengedarkan sabu di pinggir jalan Dusun Genengsari, Desa Pecalukan, Kecamatan Prigen, pada Jumat siang (11/7/2025).

Mereka adalah KS (45), warga Desa Gambiran, dan DP (34), warga Jalan Garuda, Desa Prigen. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sabu seberat ± 2,379 gram, satu HP Samsung, timbangan elektrik, topi rajut, bungkus plastik klip, dan satu sepeda motor Honda Vario.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli membenarkan pengungkapan tersebut.

“Kedua tersangka berperan sebagai pengedar. Mereka mendapat keuntungan Rp150 ribu per gram dan bisa memakai sabu secara gratis,” terang AKBP Jazuli, Jumat (18/7/2025).

Kapolres Pasuruan, menambahkan bahwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat. Petugas kemudian melakukan pengintaian sebelum mengamankan tersangka.

“Kami masih kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan di atasnya,” ujar AKBP Jazuli.

Kini kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal pidana seumur hidup atau hukuman mati.(Qomar)

PELANTIKAN SUMPAH DAN JANJI JABATAN ADMINISTRATOR, PENGAWAS, DAN JABATAN FUNGSIONAL TERTENTU

CIMAHI,Jum’at (18/07/2025)
Pemerintah Kota Cimahi melantik sebanyak 123 orang pejabat struktural dan fungsional dalam prosesi resmi yang digelar pada Jumat (18/7/2025) di Convention Hall Cimahi Techno Park. Kegiatan ini menandai komitmen kuat Pemkot Cimahi dalam memperkuat birokrasi, mempercepat pelayanan publik, serta mengimplementasikan sistem merit dan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) secara menyeluruh.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mencakup 122 pejabat administrator dan pengawas serta satu pejabat fungsional yang diberi tugas tambahan. Acara ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen penerapan Manajemen Talenta ASN bersama Kepala BKN Kanreg III Bandung, Wahyu, S.Kom., M.A.P., sebagai bagian dari langkah strategis menuju reformasi birokrasi berbasis profesionalisme dan transparansi.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dan rotasi dilakukan secara normatif, transparan, dan berbasis kompetensi, sesuai dengan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara. “Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi amanah besar yang harus dijalankan dengan dedikasi, integritas, dan tanggung jawab untuk mendukung roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat,” ujar Ngatiyana.

Terakhir, Ngatiyana berpesan pada seluruh pejabat yang dilantik untuk dapat mengemban amanah dengan mengedepankan kepentngan publik, “Jabatan ini adalah bentuk kepercayaan, bukan hadiah. Gunakan dengan amanah untuk melayani rakyat, dan jadilah bagian dari birokrasi yang menggerakkan perubahan bagi Kota Cimahi yang lebih mantap.”
Senada dengan itu, Kepala BKN Kanreg III Bandung, Wahyu, memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemkot Cimahi dalam mengisi kekosongan jabatan dan menjalankan kebijakan ASN nasional, termasuk pengangkatan CPNS dan PPPK secara tepat waktu. Ia juga mendorong penerapan manajemen talenta sebagai fondasi dalam penempatan jabatan yang lebih tepat guna dan efisien ke depan.
Wahyu berpesan pada para ASN yang dilantik untuk menegakkan integritas dan menunjukan etos kerja yang tinggi atas tanggung jawab yang kini diembannya. “Pelantikan ini penuh dengan integritas, tanggung jawab dan semangat pengabdian yang tinggi. Yaitu demi tercapainya Kota Jemahi lebih baik. Dan demi tercapainya pelayanan publik yang lebih baik,” tandasnya.
Melalui komitmen manajemen talenta, Pemkot Cimahi bertekad menempatkan ASN sesuai kompetensi, meminimalisir praktik non-merit, dan membangun sistem kepegawaian berbasis data serta teknologi informasi. Hal ini sejalan dengan amanat PermenPAN-RB No. 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN.
Dengan pelantikan ini, diharapkan roda organisasi pemerintah daerah berjalan lebih optimal serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.

Sumber:(Bidang IKPS)
Achmad Syafei

RAPAT KOORDINASI SMART CITY DISKOMINFO KOTA CIMAHI TAHUN 2025

Cimahi,Jum’at(18/07/2025)
Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berupaya memperkuat implementasi konsep Smart City sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang cerdas, inovatif, dan berdampak langsung kepada masyarakat. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah dengan menggelar Rapat Koordinasi Smart City di Ballroom Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi, Kamis (17/7/2025).
“Konsep Smart City atau Kota Cerdas merupakan suatu konsep dalam pengelolaan kota yang cerdas secara efisien dan efektif untuk memberikan layanan yang terbaik bagi penduduknya,” ujar Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam sambutan tertulis.
Sejalan dengan visi tersebut, Kota Cimahi telah mengimplementasikan berbagai inovasi kolaboratif sebagai bagian dari program Smart City. Evaluasi tahunan pun dilakukan secara mandiri maupun oleh pemerintah pusat untuk memastikan program-program yang direncanakan berjalan optimal dan berdampak luas.
“Alhamdulillah sesuai laporan yang disampaikan, hasil evaluasi Smart City untuk Kota Cimahi ada kenaikan dari tahun 2019 sampai tahun 2024,” tambahnya.
Beberapa capaian penting yang berhasil diraih antara lain peningkatan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dari 4.02 (Sangat Baik) pada tahun 2023 menjadi 4.15 (Sangat Baik) pada tahun 2024, menduduki peringkat 3 tingkat Provinsi dan peringkat 9 tingkat Nasional. Selain itu, evaluasi Smart City meningkat dari nilai 3.51 pada tahun 2023 menjadi 3.63 pada tahun 2024, membawa Kota Cimahi ke peringkat 2 tingkat Provinsi dan peringkat 5 tingkat Nasional.
Ngatiyana menambahkan, Indeks Keamanan Informasi mengalami kenaikan dari 409 pada 2023 menjadi 534 pada tahun 2024 berdasarkan hasil validasi dan verifikasi Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN). Keterbukaan Informasi Publik juga meningkat dari nilai 90.48 (Informatif) yang dicapai tahun 2023, menjadi 93.64 (Informatif) pada tahun 2024, menduduki peringkat 9 tingkat Provinsi.
Tidak berhenti sampai di situ, Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) naik dari 2.53 pada tahun 2023, menjadi 3.02 pada 2024, meraih juara 1 dalam kategori Tata Kelola Data Geospasial dan Perencanaan Data Statistik Sektoral Terbaik di Jawa Barat. Selain itu, pengelolaan pengaduan publik melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional / Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N Lapor) juga mendapat predikat Baik dengan tingkat tindak lanjut 100% dan waktu penyelesaian aduan rata-rata 1,2 hari.
Namun, Ngatiyana menekankan bahwa capaian angka-angka tersebut bukanlah tujuan akhir. “Sesungguhnya yang paling penting bukan hasil penilaian tersebut. Penilaian ini memang merupakan apresiasi dari pemerintah pusat atas kinerja kita, namun yang lebih penting adalah nilai kebermanfaatan dan dampak dari implementasi Smart City ini yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Hendra Gunawan menyampaikan, konsep Smart City di Cimahi melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, perguruan tinggi, hingga sektor bisnis dan budaya. “Smart City ini ‘kan keseluruhan kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat. Saat ini kita mempunyai Dewan Smart City. Jadi dari lembaga pendidikan, kebudayaan, bisnis, dan lain sebagainya kita coba kolaborasikan,” jelasnya.
Berbagai aplikasi digital yang ada di Cimahi kini telah diintegrasikan ke dalam satu portal utama yaitu Polakami dan WhatsApp layanan publik di nomor 0822-8999-9034. “Aplikasi-aplikasi seperti Dilandacita, Sidakeptri, Lapakami sudah dimasukkan dalam satu portal. Tidak boleh lagi ada inovasi digital baru, tapi harus mengembangkan aplikasi ini,” terangnya kepada awak media.
Hendra juga menjelaskan bahwa digitalisasi di Kota Cimahi telah merambah berbagai layanan publik dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat. “Digitalisasi sudah jagonya di Cimahi. Masyarakat kalau mau antrian imigrasi tinggal cek WhatsApp, layanan-layanannya ada di sana,” tutupnya.
Dengan tema “Mewujudkan Kota Cerdas yang Mantap melalui Inovasi dan Sumber Daya Manusia yang Adaptif,” rapat koordinasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada seluruh perangkat daerah tentang pentingnya peran inovasi kolaboratif dalam mendukung program Smart City.

Sumber:(Bidang IKPS)
Achmad Syafei

Giat Jumat Bersih, Babinsa Birowo Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Sungai Complang

0

Blitar – Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan kelancaran saluran irigasi pertanian, Babinsa Desa Birowo Koramil 0808/11 Binangun Kodim 0808/Blitar Pelda Amin Nuryadi bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti Jumat bersih di aliran Sungai Complang Dusun Kalijinggo Desa Birowo Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar, Jumat (18/7/2025).

Kegiatan ini menyasar pembersihan sedimen tanah, sampah dan ranting yang terbawa arus sungai dan berpotensi menghambat kelancaran aliran air. Sungai Complang sendiri memiliki peran vital sebagai sumber pengairan lahan pertanian warga sekitar, sehingga kebersihan dan kelancaran debit air menjadi sangat penting.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota Koramil 0808/11 Binangun, Kepala Desa Birowo beserta perangkatnya, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda Dusun Kalijinggo. Kebersamaan dan gotong royong menjadi semangat utama dalam kegiatan Jumat Bersih ini.

Dalam penyampaiannya, Pelda Amin Nuryadi menyampaikan, “Kami bersama masyarakat hari ini bergotong royong membersihkan Sungai Complang agar saluran irigasi pertanian tetap lancar dan tidak terganggu oleh sampah atau endapan. Ini juga sebagai langkah antisipasi banjir saat musim hujan tiba.”

Sementara itu, Kepala Desa Birowo menambahkan, “Kami mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan Koramil dalam kegiatan ini. Gotong royong seperti ini akan terus kami galakkan karena sangat bermanfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.”

Danramil 0808/11 Binangun Lettu Inf. Jony Chandra yang ditemui terpisah menyampaikan, “Kegiatan Jumat Bersih ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan secara rutin untuk menjaga lingkungan, khususnya saluran air, demi mendukung pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.”

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Selain sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, kerja bakti ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam di wilayah binaan. (Dim0808/Isr)

MIRIS CR PELAKU PENCABULAN ANAK DI PASIR JAMBU DIDUGA UPAYA MAINKAN POLRESTA BANDUNG LEWAT MEDIASI DGN KELUARGA KORBAN UNTUK MENGHINDARI JERATAN HUKUM

Kabupatén Bandung,Kamis(17/07/2025)
Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali menyita perhatian publik. Seorang pria berinisial CR, (25) warga Pasir Jambu, dilaporkan ke polisi atas tuduhan melakukan pencabulan terhadap SF korban berusia 17 tahun dan menyebabkan Korban Hamil.

Yang mengejutkan, keluarga pelaku mencoba menempuh jalur damai melalui mediasi dengan keluarga korban. Upaya ini dilakukan agar pelaku bisa terhindar dari proses hukum. Bahkan, kabar beredar bahwa pihak pelaku menawarkan kompensasi dan pernikahan sebagai bentuk “tanggung jawab”.

Namun, pihak Aliansi Pelindung Perempuan & Anak menegaskan bahwa tindak pidana pencabulan terhadap anak merupakan delik biasa yang tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

“dalam kasus anak di bawah umur, proses hukum tetap berjalan. Tidak ada kompromi untuk perlindungan anak,” ujar Agus Dwi, SH, saat dikonfirmasi,

Kasus ini menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat bahwa hukum pidana, terutama yang menyangkut kekerasan seksual terhadap anak, tidak bisa diselesaikan hanya dengan perdamaian keluarga.

Lembaga Perlindungan Anak setempat juga angkat suara. Mereka menilai mediasi seperti ini berpotensi merugikan korban dan memberi ruang impunitas bagi pelaku.

“Pernikahan atau ganti rugi tidak bisa menghapus trauma korban. Ini bukan soal nama baik keluarga, tapi hak anak untuk tumbuh tanpa kekerasan,” tegas Agus Dwi dari Aliansi Pelindung Perempuan & Anak.

Hingga saat ini, pelaku CR masih bebas berkeliaran dan tidak dilakukannya penahanan ditetapkan sebagai tersangka.
Sehingga Pihak Masyarakat & Aktivis Perlindungan Perempuan dan anak, mempertanyakan Pihak Polresta Bandung dan berharap keadilan bisa ditegakkan dan pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku.

Red.

Kapolres Lumajang Pimpin Sertijab Sejumlah Kapolsek, Tekankan Adaptasi Cepat di Wilayah Baru

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Kapolsek di lingkungan Polres Lumajang.

Upacara dilaksanakan di Halaman Mapolres Lumajang, Jumat (18/7/2025) dan diikuti oleh Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, perwira, serta anggota Polres Lumajang.

Dalam prosesi Sertijab tersebut, dilakukan penandatanganan berita acara serah terima, pengambilan sumpah jabatan, serta pembacaan Pakta Integritas para pejabat baru.

Sejumlah pejabat yang mengalami rotasi, di antaranya:

AKP Maryanto, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kedungjajang, kini memasuki masa pensiun dan menempati jabatan baru sebagai Pama Polres Lumajang.

Jabatan Kapolsek Kedungjajang kini diisi oleh AKP Rudi Isyanto, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Klakah.

Posisi Kapolsek Klakah digantikan oleh AKP Ilham Ade Putra, S.T.K., M.H.

Sementara itu, Kapolsek Randuagung Iptu Suryo Sakti berpindah tugas sebagai Ps. Kasubbag Begpal Bag Log Polres Lumajang.

Jabatan Kapolsek Randuagung kini diemban oleh Iptu Much Dirga Pradhira Irianto Yasir.

Dalam amanatnya, AKBP Alex Sandy Siregar menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari dinamika organisasi dan sistem pembinaan karier yang berjalan secara sistematis.

“Mutasi jabatan adalah bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka pembinaan dan penyegaran. Kami harap pejabat baru segera menyesuaikan diri, pahami karakteristik wilayah tugas, serta bangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolres.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan para tokoh masyarakat.

“Kenali tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan pahami adat istiadat setempat. Masyarakat adalah mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tambahnya.

Upacara Sertijab berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa tanggung jawab sebagai simbol kesinambungan kepemimpinan dalam institusi kepolisian.