Home Blog Page 378

Jika Benar KDM Tidak Perlu Bekerjasama Dengan Perusahaan Media, Maka KDM Telah Lupa Diri dan Lupa Ingatan

Cimahi,Rabu(03/07/2025)
Statemen Bapak Aing (KDM) yang menyatakan berulang kali bahkan terlontar pada sebuah acara di salah satu perguruan tinggi di Bogor yang menyatakan tidak perlu bekerja sama denga perusahaan media karena akan membuat gaduh insan Pers,dinilai sangat melukai banyak awak media yang hidupnya berprofesi sebagai kuli tinta.

Seyogyanya seorang pemimpin tidak melontarkan hak yang justeru akan membuat gaduh,hanya dengan alasan bahwa pimpinan sekarang bisa menggunakan medsos pribadi seperti halnya KDM yang penghasilannya sudah mencapai milyaran rupiah.

Namun tentu saja Teory phentahelix yang digaungkan selama ini oleh pihak pemerintah menjadi tidak sempurna dengan dihilangkannya fungsi Media.

Banyak mulai terjadi pernyataan dari para insan Pers yang menyayangkan Statemen KDM yang dianggapnya sebagai “Hilang Ingatan”,”Egois”,”Lupa Daratan” dan lain sebagainya.

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Média Independent Indonesia(AJMII),Achmad Syafei sangat menyayangkan Jika benar sikap yang dilakukan oleh KDM memang terbukti seperti itu,

” Setelah banyaknya kasus Pembungkaman,Kriminalisasi Wartawan dan sekarang ditambah apa yang dilakukan oleh KDM seolah-olah KDM tidak memerlukan Awak media karena sudah memiliki Medsos tersendiri bahkan kabar yang beredar dari hasil yang didapat dari Medsos KDM yang nilainya Milyaran rupiah,KDM selalu membagikan minimal hampir 30 juta tiap hari,Kepopuleran KDM tidak dapat disanksikan sehingga siapapun yang bersebrangan dengan Bapak Aing(KDM) maka siap-siap dirujak Netizen.

Tapi sangat disayangkan jika KDM tidak berpihak kepada awak media yang dinaungi oleh Perusahaan pers,insan pers,jurnalis atau apapun namanya tidak diberikan porsi seperti yang diamanatkan dalam Teory phentahelix.

Semoga Kang Dedi Mulyadi(KDM) alias Bapak aing bisa melihat dari Nurani yang paling Dalam,ada ribuan manusia yang menggantungkan hidupnya di Perusahhan media,banyak wartawan yang kehilangan uang tambahan untuk dibawa pulang untuk anak istrinya,’Ungkap Achmad.

Kemudian Ketua AJMII menambahkan,
“Saya berpesan kepada bapak aing(KDM) mewakili puluhan ,ratusan perusahaan media yang menaungi ribuan wartawan,kudu inget ka “Temah Wadi” kudu inget” Kana Wiwitan”

“Raja bakal murag,Ratu Bakal Rubuh Dina waktuna”,Jangan sampai saat jadi pemimpin melupakan minoritas rakyat yang lainnya seperti dalam pikukuh Sunda Buhun

“Haywa dicawuh-caeuh kena Ngaresi sasana.”pungkas Ketua Umum Aliansi Jurnalis Média Independent Indonesia(AJMII).

Red.

Menjadi Tuan rumah Piala Suratin U-17 PSIL Lumajang targetkan lolos sebagai juara grup.

Lumajang, Gempur empur News

— Menyongsong piala Suratin U-17 yang akan di langsungkan di stadion Semeru Lumajang, PSIL Lumajang tengah mempersiapkan diri untuk target lolos juara grup N,hal itu disampaikan Ketua PSIL Lumajang Bambang Herikartono saat menerima awak media ini pada Kamis ( 03/07/2025).

Dalam kesempatan itu ketua umum PSIL ini menyatakan Alhamdulillah kita sudah siapkan tim u-17 ini dengan latihan yang cukup intensif dan beberapa kali uji coba , mengenai penggunaan stadion alhmdulillah sudah dapat rekom dari Dispora ungkapnya.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan bahwa kita tuan rumah di Grup N zona Jawa Timur yang grup ini di isi oleh 4 ( empat) kesebelasan yaitu 1. PSIL, 2. Persikab Pasuruan,3. Arema Indonesia dan 4. Hizbul Wathan.semuamya akan bertanding di stadion Semeru Lumajang pada Tgl.12,13, dan 15 Juli pekan depan, adapun target kita PSIL adalah juara grup N, mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Lumajang agar target tercapai.
Bambang Herikartono selanjutnya menyebutkan bahwa Tom PSIL akan di manageri oleh Bapak Syamsul Arifin Kades Banjar waru, adapun pelatih kepala ( Head Coach) Ahmad Fatoni yang dibantu 2 asisten pelatih ,Budi Prayitno dan Alfin Pungkasnya ( Joe).

Bupati Bondowoso Memutasi Beberapa Pejabat

Bondowoso,Gempur News – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Administrator bertempat di Pendopo Bupati, kamis (3/7/2025).

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh, Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir,, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, S.E., Pj. Sekretaris Daerah Anisatul Hamidah, M.Si., serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan undangan lainnya.

Pejabat yang dilantik antara lain Muhammad Raehan Muktibillah dari Sekcam Tlogosari menjadi Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Novim Dwi Handoyo dari Kabid Bina Marga Dinas PUPR dipindah menjadi Sekcam Tlogosari.

Sofiah Adi Kurniawati sebelumnya Kabid PSP Dinas Pertanian kini menjabat Kabag Umum.

Roro Defi Susana Sari dari Kabag Umum bergeser menjadi Kabag Organisasi.

Selain itu, Sidik Waluyo dilantik sebagai Camat Tapen.

Suhari Ali Candra yang semula menjabat Kabag Prokopim kini menempati posisi Kabag Perencanaan dan Keuangan.

Raden Saudia Yourdan Islami Taufik yang sebelumnya Camat Curahdami digeser menjadi Kabag Protokol dan Komunikasi.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menekankan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar pengisian posisi jabatan, melainkan bagian dari proses penataan sistem pemerintahan yang mengedepankan aspek kompetensi, integritas, dan orientasi pada hasil kerja.

“Pelantikan pejabat dalam struktur birokrasi adalah bagian dari siklus manajemen kepegawaian yang bertujuan memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan,” ujar Bupati Hamid.

Ia memastikan bahwa seluruh tahapan pelantikan telah dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati juga menegaskan pentingnya peran pejabat administrator sebagai penghubung antara kebijakan strategis dengan pelaksanaan teknis di lapangan. Menurutnya, posisi ini membutuhkan ketangkasan, ketegasan, dan kepemimpinan yang efektif.

“Dalam era perubahan yang cepat dan kompleksitas masalah publik, pejabat administrator dituntut untuk bekerja secara responsif, inovatif, dan kolaboratif. Kepemimpinan bukan hanya soal posisi, tetapi juga soal keteladanan,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk membangun komunikasi terbuka, menjalin koordinasi yang solid, dan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Ia menekankan agar mereka tidak hanya menjadi pelaksana administratif, tetapi juga menghadirkan solusi yang humanis dan berdampak langsung pada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hamid Wahid turut menyampaikan beberapa agenda prioritas pembangunan daerah, di antaranya reformasi birokrasi, penguatan ekonomi lokal, penanggulangan kemiskinan ekstrem, digitalisasi pelayanan publik, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.**

Kapolda Jatim Pantau Langsung Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim turun langsung melakukan pemantauan udara ke lokasi pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Kamis (3/6).

Tindakan cepat ini merupakan bentuk keseriusan Polda Jatim dalam menangani insiden kecelakaan laut yang terjadi di jalur perairan antara Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Gilimanuk, Bali.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa sebanyak 6 kapal milik Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Jatim telah dikerahkan untuk membantu pencarian para korban yang diduga masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Tak hanya itu, 1 unit Helikopter milik Polri turut dilibatkan dalam misi pencarian dari udara guna mempercepat proses identifikasi titik-titik potensial keberadaan korban maupun puing kapal.

“Polda Jatim juga mengerahkan berbagai peralatan pencarian dan penyelamatan seperti life jacket, drone bawah laut, tabung selam, tali pertolongan, navigasi bawah laut, motor bawah laut, serta dua unit perahu karet,” jelas Kombes Jules di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Kamis (03/7/2025).

Sebanyak 35 personel kepolisian diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari tim penyelam, operator drone bawah laut, dan petugas SAR gabungan.

“Mereka bekerja dalam koordinasi ketat dengan Basarnas serta pihak terkait lainnya,” terang Kombes Pol Abast.

Upaya pencarian korban KM Tunu Pratama Jaya masih terus dilakukan secara intensif mengingat kondisi cuaca dan arus laut yang cukup menantang.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

Polda Jatim mengimbau kepada masyarakat dan pihak keluarga korban untuk bersabar dan terus memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi kepolisian. (*)

DPRD Kota Probolinggo Sahkan Persetujuan Bersama Penetapan Raperda RPJMD 2025–2029

PROBOLINGGO,
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penetapan Keputusan DPRD tentang Persetujuan Bersama atas Penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Probolinggo Tahun 2025–2029. Sidang paripurna berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD, Rabu (2/7).

Agenda utama rapat kali ini meliputi Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap Raperda RPJMD 2025–2029, Jawaban Akhir Kepala Daerah, serta Penetapan Keputusan DPRD. Rangkaian ini merupakan tahapan lanjutan setelah pembahasan mendetail bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD dan penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi sebelumnya.

Penyampaian pendapat akhir fraksi dimulai oleh Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara Syahrir, diikuti Fraksi Gerakan Pembangunan Indonesia Raya (Fraksi Gembira) oleh Riyadhus Sholihin, Fraksi PKB oleh Eko Purwanto, serta fraksi-fraksi lain yakni Fraksi Partai Golkar, Fraksi NasDem, dan Fraksi PKS. Seluruh fraksi pada prinsipnya menyatakan menyetujui dan mendukung Raperda RPJMD dimaksud, dengan sejumlah masukan agar arah pembangunan Kota Probolinggo lima tahun ke depan lebih optimal dan menyejahterakan masyarakat.

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, dalam pendapat akhirnya menyampaikan bahwa RPJMD menjadi pedoman penting bagi Pemerintah Kota, seluruh perangkat daerah, serta pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan pembangunan daerah secara sistematis, terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

“RPJMD ini, setelah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, akan menjadi payung hukum penyusunan rencana pembangunan tahunan yang dituangkan dalam RKPD, KUA-PPAS, dan APBD Tahun 2026–2030. Dokumen ini juga menjadi acuan DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menekankan apresiasi dan penghargaan kepada DPRD Kota Probolinggo atas kerja sama yang baik dalam pembahasan bersama eksekutif dan Pansus DPRD, hingga menghasilkan naskah Raperda yang substansinya telah dicermati secara komprehensif.

“Melalui rapat paripurna ini, seluruh proses pembahasan Raperda RPJMD 2025–2029 telah kita selesaikan bersama. Kami berkomitmen untuk segera melaksanakan tahapan lanjutan, termasuk pengiriman rancangan kepada Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” imbuh Wali Kota.

Usai penyampaian pendapat akhir Kepala Daerah, rapat dilanjutkan dengan penandatanganan persetujuan bersama Raperda RPJMD oleh unsur pimpinan DPRD dan Wali Kota Probolinggo. Dokumen persetujuan tersebut akan dikirimkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna proses evaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Hadir dalam rapat paripurna ini, Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, serta seluruh anggota DPRD yang telah mencapai jumlah kuorum.(Ali)

Rakor Digelar KPU Barito Utara, Dalam Rangka Persiapan Debat Publik 

BARITO UTARA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan sosialisasi persiapan fasilitasi debat publik serta kampanye iklan Media Massa sebagai tindak lanjut Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 313 tahun 2025.

Dalam Rakor tersebut dihadiri Ketua dan anggota KPU Barito Utara, Asisten bidang pemerintahan dan kesra, Eveready Noor, Kaban Kesbangpol Barito Utara, Kabag Ops Polres Barito Utara, Kompol. Masriwiyono,  mewakili Dandim 1013 Mtw, Kapten Inf. Trio Pramono, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Hariman, tim sukses paslon dan mewakili kepala perangkat daerah serta undangan lainnya.

Rapat ini menjadi bagian dari pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara yang akan berlangsung selama 45 hari, terhitung sejak 19 Juni hingga 2 Agustus 2025 mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Barito Utara Siska Dewi Lestari, SH  menyampaikan bahwa dua agenda utama yang menjadi fokus fasilitasi oleh KPU sesuai ketentuan PKPU adalah debat publik kampanye yang hanya dilaksanakan satu kali dan layanan iklan kampanye melalui media massa dan media elektronik.

“Kedua hal ini menjadi bagian penting dalam rangka memberikan ruang yang setara bagi pasangan calon untuk menyampaikan visi-misi mereka kepada masyarakat secara luas,” katanya.

Sementara Asisten I Sekda bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,  Eveready Noor, SE  menyampaikan bahwa pada prinsipnya Pemkab Barito Utara siap memfasilitasi tempat kegiatan pengamanan dalam dan luar pada tempat kegiatan dan siap melakukan pengaturan lalu lintas dan tempat parkiran untuk kegiatan tersebut serta siap melakukan life streming kegiatan tersebut.

“Segala fasilitas yang bisa kami bantu kami siap membantu untuk KPU Barito Utara untuk kegiatan tersebut,” kata Eveready Noor.

Kabag Ops Polres Barito Utara, Kompol. Masriwiyono menjelaskan bahwa secara umum Polres Barito Utara siap mengamankan rangkaian tahapan PSU Kabupaten Barito Utara.

“Secara umum nanti Polres Barito Utara akan melakukan pembagian ring, Ring I, Ring II dan Ring III, Ring I di dalam, Ring II di luar pagar gedung dan Ring III. Dan diharapkan ini nanti tidak mengganggu aktifitas masyarakat sehingga lalu lintas tidak dilakukan penutupan.

Jadi memang benar- benar harus dibatasi bagi peserta yang akan masuk ke dalam gedung, parkir maupun yang mau melihat secara langsung. Kami juga sarankan agar di deoan kantor Pemkab diadakan videotron bagi masyarakat untuk bisa melihat atau menonton kegiatan tersebut,” kata Kabag Ops Polres Barito Utara.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Provinsi Kalimantan Tengah, Hariman menyampaikan aturan dan kebijakan yang terkait fasiltasi kampanye dalam hal ini Debat Publik yang rencana dilaksanakan pada  Gedung Balai Antang Muara Teweh, hari Juma’at 25 Juli 2025.   (SS)

Seorang Anak Yang Gagal di Jalur Domisili Akhirnya Harus Tersingkir Dalam SPMB 2025 di Kota Cimahi

Cimahi,Kamis(06/07/2025)
Hari ini merupakan hari terakhir daftar ulang untuk anak Sekolah menengah pertama yang ada di Kota Cimahi.Banyak kasus yang ditemukan yang merupakan gambaran ketidak profesional an dan kegagalan Dinas Pendidikan Kota Cimahi dalam melaksanakan SPMB,sehingga banyak riak ketidak puasana yang muncul di masyakarat baik dari kalangan Ormas,LSM,Pemerhati Pendidikan dan tentu saja pihak orang tua.


Contohnya adalah seorang anak yang seharusnya bisa masuk lewat jalur Jarak atau tahun lalu disebut Zonasi akhirnya harus tersingkir dan menerima kenyataan tidak bisa masuk ke sekolah negeri yang diinginkan hanya karena sistem yang dinilai kurang siap dalam kajian dan sosialisasi terhadap masyarakat.

Sebut saja Ade yang berharap masuk ke salah satu SMP yang diinginkan dan sudah dianggap aman dalam jalur Jarak antara rumah ke sekolah namun setelah adanya peraturan Domisili dinyatakan tidak bisa mendaftar karena aturan baru,tentu saja hal ini membuat kekecewaan baik bagi Ade maupun orang tuanya.

Hal ini Jelas menggambarkan kegagalan Dinas Pendidikan Kota Cimahi yang dalam melaksanakan kegiatan SPMB,belum lagi sistem yang sulit diakses serta tercatat beberapa kali mengalami masalah alias tidak jalan.Beberapa informasi informasi masyarakat melaporkan adanya kejanggalan setelah diterima disalah satu SMP yang dituju namun setelah adanya gangguan dengan berbagai alasan dari pihak Dinas pendidikan tiba-tiba dinyatakan tidak diterima disekolah yang tadinya dinyatakan diterima,bahkan ada yang sebaliknya setelah dinyatakan tidak diterima beberapa saat kemudian jadi diterima.hal ini tentu saja merugikan siswa dan orang tua siswa warga Kota Cimahi.

Saat ditemui di rumah Orang Ade di wilayah Kelurahan Citeureup,Bapak R menyatakan merasa bingung dan kecewa dengan apa yang dialami anaknya,
“Jujur saya tadinya berharap anak saya masuk ke sekolah yang berada di Kelurahan Cibabat,karena merupakan jarak paling dekan ke sekolah,namun karena aturan Domisili anak saya harus masuk ke swasta,karena jarang terdekat ke sekolah negeri yang ada di Citeureup ini sekitar 900 meter,Sementara jarak ke sekolah yang berbeda Kelurahan yaitu Kelurahan Cibabat hanya sekitar 600 meter,”Ungkapnya penuh kekecewaan.

Sorotan SPMB Kota Cimahi juga datang dari Dewan Pendidikan Kota Cimahi yang jelas-jelas membuat surat pernyataan yang isinya tidak menerima alasan klasik yang diungkapkan oleh pihak Dinas pendidikan Kota Cimahi dan menilai bahwa Dinas Pendudukan Kota Cimahi tidak Profesional dalam SPMB tahun 2025 ini.Syrat pernyataan Sikap dari Dewan Pendidikan Kota Cimahi dengan nomor surat :01/SP-DPKC/CMI/VI/2025 yang isinya diantaranya menyatakan tidak bisa menerima alasan yang terindikasi tidak profesionalnya Dinas Pendidikan Kota Cimahi serta menganggap alasan yang diungkap oleh dinas Pendidikan Kota Cimahi hanya alibi yang diulang tiap tahun.Hal ini tentu saja membuat preseden Buruk bagi rona wajah Dinas Pendidikan Kota Cimahi dan Secara umum Masyarakat menilai Dinas Pendidikan Kota Cimahi telah Gagal melaksanakan SPMB tahun 2025.

Achmad Syafei.

Carut Marutnya SPMB 2025 di Kota Cimahi,Sebuah Kenyataan Dinas Pendidikan Kota Cimahi Tidak Profesional

Cimahi,Kamis(06/07/2025)
Ketua Umum Ormas COBRA Commando Baros Ranger) Deddy Supriadi mengkritik mekanisme anyar,Dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.Menurut dia, sistem pengganti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ini tidak ada bedanya dengan sistem sebelumnya yang sarat akan masalah,malah terkesan lebih banyak masalah yang timbul.

“Buktinya, SPMB 2025 kembali diwarnai oleh protes dan kecurangan, karena banyak pihak berasa bahwa sistemnya masih belum berkeadilan untuk semua,” ujar Deddy melalui keterangan tertulis pada beberapa waktu yang lalu.

Kemudian Ketua Umum Commando Baris Ranger(Cobra),Deddy menambahkan,
“Ada laporan Pengaduan dan temuan tentang SPMB tingkat SMP di Kota Cimahi,diantaranya Atas nama seseorang jan 11.30 diketahui dalam pengumuman dinyatakan tidak diterima disalah satu SMP, namun selang beberapa jam tepatnya sore hari,Klik lagi Website dan dalam pengumuman tersebut dinyatakan Lulus dan diterima , padahal nama Siswi dan tujuan sekolah sama diduga ada Oknum Dinas yang memainkan dan merubah data,bukti dokumen kami simpan. Dan masih ada 3 kasus lagi yang kami simpan atas dasar aduan masyarakat, dan ada yang sebaliknya,”Tambahnya

Deddy mengatakan setidaknya ada tiga masalah sistemik yang menyebabkan permasalahan lama terus terjadi hingga hari ini. Pertama, sistem baru ala Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah Abdul Mu’ti ini masih terjebak mengurusi soal perebutan kursi di sekolah negeri.

Deddy menyebut hal itu terjadi karena pemerintah lebih fokus mengurusi seleksi murid yang akan menduduki sekolah negeri, alih-alih memperhatikan jalan keluar untuk murid-murid yang tidak akan tertampung karena keterbatasan kuota.

Deddy memberikan perumpamaan rebutan kursi ini seperti kapasitas penumpang dalam muatan bus. “Kapasitas bus sudah jelas-jelas tidak muat, mengapa pemerintah hanya sibuk urus seleksi calon penumpang yang ingin naik bus saja?,Padahal penumpang yang tidak tertampung jauh lebih banyak” ungkapya.

Dalam konteks ini, masalah paling besar umumnya terjadi di jenjang SMP/SLP. Sebabnya, rata-rata daya tampung SMP/SLP Negeri di berbagai Kota hanya 50 persen, sementara 50 persen sisanya terpaksa harus terpental ke sekolah swasta.
Perebutan sengit inilah yang membuat kasus jual beli kursi atau okmun yang bermain akan terus terjadi. “Ini mengikuti hukum pasar supply and demand. Semakin tinggi permintaan karena barang yang langka, maka semakin tinggi harga jual,” katanya. Jika tidak dibenahi, kondisi ini berpotensi mengakibatkan tingginya angka putus sekolah di jenjang SMP dan rendahnya angka partisipasi sekolah.

Masalah sistemik kedua, Ketua Uum COBRA menilai Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 masih sangat membingungkan, terutama terkait dengan penerapan jalur penerimaan. Misalnya, pada jalur domisili tingkat SMP, yang menjadi ukuran adalah kemampuan akademik, bukan jarak tempat tinggal ke sekolah. Keanehan serupa juga ditemukan pada jalur afirmasi yang ternyata malah mengukur jarak.
Sementara jalur domisili jenjang SD yang diukur malah usia. “Pusing bukan? Saya yang mengikuti tiap tahun saja pusing, apalagi orang tua,” kata Deddy berkeluh kesah.

Terakhir, Ketua Umum Cobra menyoroti ketidakpatuhan pemerintah terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Pasal 34 ayat 2 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang mengatur sekolah tanpa dipungut biaya di SD dan SMP. Menurut Deddy , SPMB 2025 semestinya mengatur skema pembiayaan full gratis bagi calon murid yang masuk ke sekolah swasta karena terpental dari sekolah negeri.
Sayangnya,aturan SPMB 2025 tidak tegas mewajibkan pemerintah daerah untuk membiayai anak-anak di sekolah swasta. Adapun dalam Pasal 5 Peraturan Menteri itu Kementerian hanya menyinggung bahwa pemerintah daerah boleh memberikan bantuan pendidikan.” katanya.
Lantas Deddy mengakhiri keterangannya,
“Hal ini menunjukkan rendahnya kemauan politik pemerintah dalam melindungi hak anak atas pendidikan,” pungkasnya.

Achmad Syafei

Peringati Hari Bhayangkara ke -79 Kapolda Jatim Minta Anggota Tingkatkan Pelayanan Publik

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar acara Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-79 dengan penuh khidmat dan kekeluargaan di Gedung Mahameru Mapolda Jatim Senin (1/7/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kajati Jatim, Kalanti Jatim, Kalanti TUN, Ketua DPRD Jatim, Dankodiklatal, Pangkoarmada II, Gubernur AAL, Pangdivif-2 Kostrad, Danlanud Muljono, Danpasmar 2, Danpuspenerbal, Kaskogartap III Surabaya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jatim, Danlantamal V Surabaya, Kadispsial, serta seluruh unsur Forkopimda dan pejabat utama Polda Jatim.

Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., menyampaikan selamat Hari Bhayangkara kepada seluruh jajaran Bhayangkara Polda Jatim dan mengajak seluruh personel untuk terus memberikan pengabdian terbaik.

“Semoga kita semua diberi kekuatan, kesehatan, dan keselamatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan serta mendukung Jawa Timur sebagai gerbang Nusantara baru,” tutur Irjen Nanang Avianto.

Kapolda Jatim menekankan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya seremoni, melainkan refleksi atas perjalanan panjang Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Di tengah era globalisasi dan ketidakpastian ekonomi dunia, kita harus hadir sebagai penjamin stabilitas dan keadilan sosial,”ujar Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menyebut rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

Hal itu bisa melalui kegiatan seperti bakti sosial, pembangunan fasilitas air bersih, bedah rumah, hingga doa lintas agama menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, TNI, Pemda, dan elemen masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak mudah.

Menurut Kapolda Jatim diperlukan pembenahan berkelanjutan, adaptasi, serta keterbukaan terhadap kritik dan aspirasi dari masyarakat.

“Kami menyadari tugas Polri belum sempurna. Oleh karena itu, setiap kritik dan masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk terus berubah dan menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Tak lupa, Irjen Nanang Avianto menyampaikan terima kasih atas dukungan dari seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga seluruh mitra kerja.

“Kami berkomitmen menjadi Bhayangkara sejati yang mengabdi tanpa henti untuk masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya (*)

Desa Pulo datangkan PMI ,warga Desa donorkan darahnya secara sukarela.

Lumajang, Gempur News.

— Desa Pulo Kecamatan Tempeh pada Hari Rabu ( 02/07/2025) mendatangkan petugas kesehatan dari PMI Lumajang untuk melayani donor darah di Balai Desa Pulo.

Kepala Desa Pulo Kecamatan Tempeh Moh. Jasadi menerangkan bahwa acara donor darah ini sebenarnya merupakan agenda rutin di Desanya namun beberapa bulan terakhir ini mungkin karena PMI banyak kesibukan sehingga tidak bisa dilakukan, maka dengan itu kami pemerintah Desa Pulo melalui bidan Desa mengajukan kembali dan Alhamdulillah bisa terlaksana kembali ungkapnya.
Selanjutnya pak Kades mengemukakan bahwa sebenarnya dia dan para perangkat Desa Pulo merupakan pendonor darah juga tapi karena ada beberapa yang lupa minum obat jadi tidak bisa di ambil darahnya hari ini insya Allah bulan depan ungkapnya.
Selanjutnya pak Kades Pulo menghimbau kepada masyarakat desa Pulo dan sekitarnya kalau memiliki tubuh yang prima kita ikut berpartisipasi menyumbangkan setetes darah untuk kemanusiaan, karena banyak saudara saudara kita yang sakit dan memerlukan tambahan darah untuk pemulihan kesehatan pungkasnya.

Sementara itu salah satu Tim kesehatan PMI Lumajang Novan Prasdika AMD Kep. Menyampaikan bahwa persyaratan pendonor darah yaitu berusia mulai 17 SD 60 Tahun dalam keadaan sehat, Tekanan darah normal, Hemoglobin normal dan berat badan minimal 45 kg, dan untuk sekali donor di ambil 350 ml tiap kali pengambilan darah adapun setelah berdonor darah nanti akan dikasih Vitamin supaya lekas pulih kembali.

Acara donor darah di Desa Pulo ini bersifat umum jadi siapapun boleh ikut dan ini ada beberapa desa lain seperti Jokarto, Gesang dan dari Desa Pulo sendiri tambah Novan Prasdika.( Joe).