Home Blog Page 571

PPDB SMK Maharati Tahun Ajaran 2025/2026  Disosialisasikan

0

BARITO UTARA- Menjelang tahun ajaran, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Maharati yang didukung sejumlah entitas/perusahaan seperti Pamapersada Nusantara dan Tuah Turangga Agung serta Yayasan Bina Harati Pama (YBHP) menggelar sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025/2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN- 1 Teweh Selatan, SMPN- 5 Timpah Satap, SMPN- 4 Muara Teweh, SMPN- 4 Montallat, SMPN- 4 Kapuas Tengah dan GSG SMK Maharati pada 13-15 Januari 2024 lalu. 

Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bertujuan untuk memberikan informasi kepada calon siswa dan orang tua mengenai prosedur, jadwal, dan persyaratan pendaftaran, juga menjadi forum untuk berdiskusi dan bertanya jawab.

Aris Dianto selaku Kepala SMK Maharati menyampaikan, Tahun Pelajaran 2025/2026, SMK Maharati membuka seleksi penerimaan peserta didik baru dengan kuota 108 siswa yang tersebar ke dua jurusan, yakni : Jurusan Teknik Alat Berat (TAB) : 72 siswa dan Jurusan Multimedia (DKV) : 36 siswa. 

Proses Seleksi PPDB dibagi menjadi 3 Gelombang pendaftaran. PPDB TP. 2025/2026 berdeda dengan tahun tahun sebelumnya, karena pada PPDB TP. 2025/2026 dibuka jalur Prestasi (Gelombang 1)  yang bisa diikuti oleh semua peserta didik yang mempunyai prestasi akademik maupun non akademik.

“Dengan adanya improvisasi PPDB ini, kami berharap siswa yang lolos seleksi sebagai siswa SMK Maharati adalah siswa siswi terbaik,” ujarnya. 

Singkap, S. Pd. selaku Kepala SMPN- 5 Timpah Satap menyampaikan ucapan terimakasih atas kebermanfaatan kegiatan ini bagi peserta didiknya yang ingin melanjutkan jenjang pendidikanya yg lebih tinggi bersama SMK Maharati. 

Dirinya berharap para peserta didiknya dapat berhasil diterima di SMK Maharati sesuai dengan jumlah yang mendaftar.

Sementara Baldut, S.Pd. selaku Kepala SMPN- 4 Muara Teweh menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan Sosialisasi PPDB Tahun Ajaran  2025/2026 oleh SMK Maharati. 

Dirinya memperhatikan antusias peserta didik hingga orangtua terlihat pada saat penyampaian materi sosialisasi tersebut.

“Semoga melalui kegiatan ini para orangtua maupun peserta didik benar-benar teredukasi dan tertarik untuk dapat bergabung di SMK Maharati,” ungkapnya. (SS)

Pasar Hewan Lumajang Masih Ditutup Hingga 31 Januari 2025

0

LUMAJANG – Pasar Hewan Lumajang ditutup sejak tanggal 20 hingga 31 Januari 2025. Upaya itu dilakukan Pemkab Lumajang untuk mencegah meluasnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Seluruh pihak diajak bekerja sama untuk menjaga kesehatan dan keberlanjutan sektor peternakan di tengah tantangan perubahan cuaca ekstrem.

Dalam postingan platform media sosial resmi Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Senin (20/1/2025), langkah ini diambil sebagai respons atas peningkatan kasus PMK yang terjadi di beberapa kabupaten di Jawa Timur sejak November 2024 hingga Januari 2025.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor B-03/PK.320/M/01/2025, pasar hewan menjadi salah satu lokasi dengan risiko tinggi penyebaran penyakit hewan menular strategis (PHMS) seperti PMK. Imbauan itu ditijukan kepada Masyarakat dan Peternak.

Pemkab Lumajang juga mengimbau masyarakat dan pelaku usaha peternakan untuk tidak melakukan aktivitas jual beli di pasar hewan maupun di sekitar lokasi pasar.

Selain itu agar tetap menjaga kebersihan kandang, peralatan, dan lingkungan dengan penyemprotan disinfektan dan memberikan pakan dan minum berkualitas untuk menjaga kondisi tubuh ternak.

Menerapkan biosekuriti kandang dengan membatasi akses orang luar. Mengisolasi ternak yang sakit dan segera melapor ke petugas peternakan dan kesehatan hewan.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk melindungi sektor peternakan dan mencegah kerugian yang lebih besar.

Pemerintah berharap masyarakat dapat mendukung langkah ini demi kesehatan hewan ternak di Lumajang. Pemerintah juga akan terus memantau perkembangan kasus dan memberikan pendampingan kepada peternak. (red)

Studi Tour Marak Kembali di Beberapa Sekolah,Ini Termasuk Pungli

0

Cimahi,Selasa(29/01/2025)
Dalam kegiatan cuti bersama akhir-akhir ini terpantau banyak sekolah negeri yang mengadakan kegiatan wisata bersama siswa yang ad dibtiap sekolah,hal ini banyak dipertanyakan oleh beberapa kalangan Tokoh pemuda dan Tokoh Masyarakat yang ada di Kota Cimahi.
Kegiatan Wisata para siswa di berbagai sekolah menuju tempat-tempat wisata terkenal di luar propinsi tentu saja dibiayai oleh orang tua siswa dengan besaran yang cukup lumayan besar,menurut kabar yang di terima di lapangan,biaya yang harus dirogoh oleh para orangtua siswa kisaran 1,2 juta sampai 1,3 juta untuk tujuan Yogyakarta.

Hal ini tentu saja cukup memberatkan para orang tua siswa yang kurang beruntung karena tidak dapat membayar biaya anaknya untuk ikut dalam kegiatan wisata tersebut.Kegiatan study tour tersebut saat ini beralih nama menjadi outing class dengan tujuan mendapatkan pelajaran diluar kelas,namun yang menjadi permasalahan adalah pembayaran dibebankan kepada orang tua.

Menurut Ketua Yayasan Gapura Sadulur Sajati,Ade Irwan menanggapi terkait maraknya Studi tour atau outing class yang dilaksanakan oleh beberapa sekolah di Kota Cimahi,
“Sekolah adalah tempat untuk menuntut ilmu pengetahuan dan mengembangkan keterampilan. Memang untuk mencari ilmu bisa dimana saja,akan tetapi jika kegiatan outing class sudah sering dilaksanakan dan dengan biaya yg cukup besar itu tidak baik, karena tingkat ekonomi orang tua murid tidak sama.
Bahkan, banyak diantara mereka yg tidak mampu jangankan untuk membayar sekolah untuk biaya hidup sehari-haripun kesulitan. Saya prihatin dengan kondisi ini,bahkan orang murid banyak yang mengadu ke Yayasan kami, para orang tua merasa keberatan hampir seminggu bisa 3-4 kali anaknya harus memphoto copy pelajaran sekolah. Sekalinya bisa mencapai 30-40 ribu.dan ini sangat memberatkan orang tua murid. Saya minta Pihak pemerintah melalui Disdik harus mengingatkan sekolah,”Ungkapnya.

Dari beberapa tokoh Masyarakat yang enggan sebutkan namanya sependapat dengan yang diungkapkan Ketua Yayasan Gapura Sadulur Sajati,
“Pendidikan jika mengacu pada UUD 45 pasal 31 ayat (2) seharusnya gratis namun pada kenyataannya para orang tua siswa masih dibebani biaya yang diakomodir oleh pihak komite sekolah,padahal jika tidak salah Studi t Tour atau Outing Class merupakan salah satu yang dilarang oleh Saber pungli.Kami berharap pihak sekolah melalui komite seharusnya menggalang bantuan yang tidak dipungut dari para orang tua siswa,namun menggalng bantuan dari berbagai pihak diluar orang tua siswa.”Pungkasnya.

Achmad Syafei

Outing Class SMPN 07 Bersama Biro Tour & Travel GATTRA Pemalang

Gempurnews | Pemalang – SMPN 07 Pemalang melaksanakan Outing Class dengan tujuan Yogyakarta yang di selenggarakan pada hari Selasa ( 28/1/25 ).

Outing Class ini bertujuan untuk merancang kegiatan yang tidak hanya menyenangkan namun juga memberikan nilai tambah bagi siswa sebagai ajang pembelajaran di luar sekolah.

Outing Class ini bukan sekedar rekreasi tetapi juga harus ada nilai nilai pendidikan yang di ambil termasuk wisata pendidikan.

Biro perjalanan wisata Gattra memamparkan berbagai fasilitas yang menarik untuk destinasi tersebut.

Mulani berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap pelanggan atau konsumen Gattra dan selalu menjalin kerjasama dengan dinas,sekolah manapun seperti halnya SMPN 07 Pemalang.ucapnya.

Outing Class ini akan berkunjung ke Yogyakarta dengan Rundown sebagai berikut ;

RUNDOWN OUTING CLASS SMP 7 PML

Selasa 28 Jan 2025
06.00 Persiapan & Check Peserta
07.00 Romb berangkat
10.00 LUNCH di LOCAL RESTO
11.00 OTW ke Saloka
11.30 Wisata di Saloka
15.00 OTW ke Tugu Coklat Yogya
17.00 Wst Edukatif TUGU COKLAT
19.00 DINNER di Tugu Coklat
20.30 OTW ke GRAND ORCHID Hotel
21.15 Check in Hotel (4 ssw/kmr)

Rabu 29 Jan 2025
06.00 BREAKFAST di Hotel
07.00 Check Out, OTW Lava Tour
08.00 Wst LAVA TOUR (Short Paket)
11.00 LUNCH di LOCAL RESTO
12.00 OTW ke Pusat oleh oleh Yogyakarta
12.30 Wisata oleh oleh Yogyakarta
13.30 OTW ke HeHa Sky
14.30 Wisata HeHa Sky
16.00 OTW ke Malioboro
17.00 Wisata Malioboro
19.00 OTW ke Rumah Makan
19.30 DINNER di Local Resto
20.30 OTW ke Pemalang

Kamis 30 Jan 2025
01.00 Diperkirakan tiba di SMP 07 Pemalang.

H.Mulani mengatakan ” puji syukur Alhamdulillah dengan makin banyak yang mengenal biro tour & travel Gattra, semoga makin banyak pula kepercayaan pihak sekolah baik di tingkat SD, SMP, SMA / SMK , yang menggunakan jasa biro tour & travel Gattra.pungkasnya.

Biro perjalanan wisata Gattra adalah sebagai biro perjalanan edukasi sekolah yang sudah berdiri selama 3 tahun.
Dan besar harapan kami, makin banyak sekolah sekolah SD, SMP, SMA di Kabupaten Pemalang menggunakan jasa biro travel & tour Gattra.tegasnya.

( Yn 26 )

MENGERIKAN, DAK SD 30,47 MILYAR Diduga Dijadikan Ajang Pungli Oleh Oknum Pejabat Disdik Kabupaten Malang, INSPEKTORAT : Kami Akan Panggil Kepsek Penerima Anggaran Nya

0

MALANG – gempurnews.com //Dugaan pungutan liar (pungli) yang menjerat oknum pejabat dinas pendidikan (disdik) disikapi inspektorat Kabupaten Malang.

Dalam waktu dekat, inspektorat akan memanggil 47 kepala sekolah (Kasek) SD penerima Dana Alokasi Khusus (DAK).

Seperti diberitakan, oknum pejabat Disdik Kabupaten Malang dilaporkan melakukan pungli terhadap sekolah yang menerima dana DAK.

Dari 49 sekolah penerima DAK 2024, sekitar 20 sekolah di antaranya melaporkan pungli tersebut ke Pusat Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (Pusdek).

Laporan disampaikan pada awal Januari 2025 lalu.

Masing-masing Kasek diminta menyetorkan uang kisaran Rp 600 ribu hingga Rp 1,6 juta.

Besarnya setoran tergantung jumlah dana DAK yang diterima.

Semakin besar dana yang diterima, semakin besar tarif setoran yang diminta oknum tersebut.

Dilansir dari laman jawaposradarmalang.com,, oknum tersebut berinisial LS dan membawahi SDSD di Kabupaten Malang.

Oknum tersebut sudah diperiksa oleh inspektorat pada Senin lalu (20/1).

Inspektur Inspektorat Kabupaten Malang Nurcahyo mengatakan, pekan depan pihaknya akan memanggil 47 Kasek yang mendapat DAK Tahun 2024.

Mereka diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pungli.

Mereka juga akan diminta bukti-bukti terkait dugaan pungli yang menjerat LS.

Jika keterangan dari sekitar 47 Kasek dinilai masih kurang, pihaknya akan memanggil semuanya, yakni 49 Kasek.

“Sementara kami fokus mencari bukti dan saksi berdasar keterangan pelapor dan terlapor,” ujar Nurcahyo kemarin (26/1).

Untuk hasil penyelidikan, Nurcahyo belum bisa membeberkannya.

Sebab data yang diperoleh masih belum berimbang dari dua sisi.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Pusdek Asep Suriaman menjelaskan, pungli yang diduga dilakukan tidak secara terang-terangan.

Sebelum berkunjung ke sekolah sekolah penerima DAK, dia memberi kode agar sekolah menyediakan sejumlah uang.

Uang yang sudah disediakan dimasukkan dalam amplop.

Saat akan pulang dari kunjungan, baru uang tersebut diberikan padanya.

“Bahasa halusnya ya minta uang transport, tapi tidak terang-terangan,” ujar Asep.

Asep terang-terangan menyebut pejabat berinisial LS adalah Langgeng Supriyanto.

Dia menjabat Kabid SD Disdik Kabupaten Malang.

Terkait pemanggilan inspektorat, Asep mengatakan, para Kasek tersebut ketakutan.

”Sekarang mereka ketakutan akan di panggil inspektorat. Maklum, kalau guru kan jarang beruru san dengan hukum,” lanjut Asep.

Menurutnya, bukti fisik akan sulit didapat karena mayoritas korban memberikan uang secara tunai.

Artinya, minim jejak digital yang bisa dijadikan barang bukti.

Namun karena Asep berkata ada puluhan kepala sekolah yang menjadi korban, saksi-saksi tersebut diyakini berpotensi menjadi bukti yang kuat.

Untuk diketahui, DAK SD tahun anggaran 2024 diperuntukkan bagi 49 sekolah.

Anggarannya mencapai Rp 30,47 miliar.

(Team)

Editor/Publih : (R_80)

Ditpolairud Polda Jatim Siagakan 2 Kapal Patroli Amankan Selat Bali Selama Libur Panjang

0

BANYUWANGI – Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menjadi salah satu atensi Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur (Jatim) selama libur panjang.

Ditpolairud Polda Jatim mengerahkan dua kapal patroli untuk mengamankan perairan Selat Bali selama libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek.

Kedua armada tersebut secara bergantian melakukan penyisiran di kawasan Selat Bali dan sekitarnya.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, menyatakan bahwa pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan cuaca selama libur panjang.

Penyisiran dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat, terutama yang menggunakan jasa penyeberangan Ketapang-Gilimanuk.

“Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama libur panjang Isra Miraj dan Tahun Baru Imlek,” ungkap Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Senin (27/1/2025).

Ia menjelaskan, pelabuhan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk merupakan salah satu lintasan terpadat di Indonesia.

Patroli yang dilakukan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama liburan.

“Kami fokuskan pengamanan di wilayah Ketapang-Gilimanuk, karena merupakan lintasan terpadat di Indonesia,” jelas Arman.

Selain kapal patroli, Ditpolairud Polda Jatim juga mengerahkan puluhan personel yang siap membantu masyarakat yang membutuhkan. (*)

Polresta Banyuwangi, Siapkan Skenario Rekayasa Lalu Lintas di Pelabuhan Ketapang Saat Libur Panjang

0

BANYUWANGI – Satlantas Polresta Banyuwangi Polda Jatim menyiapkan skenario pengamanan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama libur panjang, Isra Miraj dan cuti bersama Tahun Baru Imlek.

Liburan panjang ini berlangsung mulai 25-29 Januari 2025.

Langkah ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama KP-DRJD 304 Tahun 2025, nomor HK.201/2/5/ DJPL/2025, nomor 6/1/2025/Korlantas, dan nomor 01/PKS/Db/2025, tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan selama masa libur panjang memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Tahun Baru Imlek 2025.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.i.k., M.Si., M.H., melalui Kasatlantas Kompol Elang Prasetyo mengatakan, pengamanan akan difokuskan pada area Pelabuhan Ketapang.

“Kami prioritaskan kenyamanan masyarakat dengan pengaturan lalu lintas yang efektif, terutama di sekitar pelabuhan,” jelasnya, Sabtu (25/1).

Dijelaskan, penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk, pada 24 Januari hingga 2 Februari 2025 diprioritaskan untuk sepeda motor, mobil penumpang, dan bus.

Untuk kendaraan barang tidak menjadi prioritas selama periode tersebut.

Sistem penundaan perjalanan (delaying system) juga akan diterapkan untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan sekaligus membatasi operasional kendaraan logistik.

Sejumlah buffer zone disiapkan untuk kendaraan barang.

Untuk kendaraan dari arah utara, buffer zone berada lapangan Desa Bangsring, Terminal Sritanjung, area parkir Pelindo Tanjung Wangi, dan Kampung Anyar Desa Ketapang.

Dari arah Jember, disiapkan ruang parkir di belakang Rumah Makan Warung Ayu dan Dermaga Bulusan.

“Kami juga akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas berupa sistem buka tutup jika terjadi lonjakan kendaraan, serta menyiapkan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan,” sambungnya.

Satlantas juga sudah berkoordinasi dengan ASDP Ketapang dan ada 57 kapal siap dioperasikan, terdiri dari 54 kapal reguler dan 3 lainnya masih dalam doking.

Saat normal, 24 kapal akan beroperasi setiap hari selama 24 jam. Jika dibutuhkan jumlah kapal yang dioperasikan bisa ditambah untuk menghindari antrean panjang di pelabuhan.

Sedangkan di kawasan Pelabuhan Tanjungwangi, 4 unit armada kapal siap beroperasi dengan rute Banyuwangi-Lembar.

Dia menambahkan, patroli akan ditingkatkan di sekitar pelabuhan untuk memastikan keamanan.

Rambu tambahan dan posko informasi juga akan disiapkan untuk mempermudah pengguna jalan.

“Agar masyarakat dapat menikmati libur panjang dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (*)

Polres Blitar Beri Layanan Trauma Healing untuk Keluarga Korban Mutilasi Koper Merah

0

BLITAR – Polres Blitar Polda Jawa Timur akan memberikan layanan trauma healing bagi keluarga korban mutilasi di Blitar.

Hal ini menunjukkan wujud simpati dan kepedulian Polres Blitar Polda Jatim terhadap keluarga korban kasus mutilasi yang menggemparkan masyarakat beberapa waktu lalu.

Diharapkan dengan Trauma healing itu dapat mendukung pemulihan mental dan emosional keluarga korban.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman saat bersama jajarannya takziah ke rumah duka keluarga Uswatun Khasanah di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum.

Dalam kesempatan itu, AKBP Arif menyampaikan duka kepada keluarga Uswatun.

Tak hanya itu, Kapolres Blitar itu tampak menghibur dua anak almarhumah Uswatun.

AKBP Arif juga menyerahkan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sosial Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya keluarga yang terdampak langsung oleh tragedi tersebut.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral dan psikologis kepada keluarga korban. Kami memahami betapa beratnya beban yang mereka tanggung, dan kami ingin memastikan mereka tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” ujar AKBP Arif Fazlurrahman.

Selain itu, Polres Blitar Polda Jatim juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan psikologis, terutama terkait kasus-kasus yang berdampak besar pada kesehatan mental.

“Kami berharap keluarga korban dapat perlahan-lahan bangkit dan menjalani kehidupan dengan lebih baik,” tambah Kapolres Blitar.

Kasus mutilasi ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan.

Polres Blitar Polda Jatim terus mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan demi mencegah terjadinya tindakan kriminal serupa di masa depan. (*)

Terkait Isu Tambang Yang Di Backup Oknum Ormas GIBAS, Ketua Umum Ormas GIBAS Angkat Bicara

0

Bandung,Senin,(27/01/2025)
Berawal dari peristiwa yang terjadi pada hari Jumat (24 Januari 2025),Dimana telah terjadi sebuah aksi Demo Pekerja tambang di Kabupaten Subang,yang Ditutup oleh Pemerintah setempat karena diduga belum mengantongi ijin tambang.

Namun diantara peserta aksi yang ikut dalam kejadian tersebut tampak terlihat ada salah seorang Oknum yang menggunakan atribut ormas Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (Gibas). Dengan dipergunakannya atribut Ormas Gibas tersebut DPP Pusat Ormas Gibas yang dipimpin langsung Ketua Umum Ronny Romdhony SH. Senin, (27/1/2025) menggelar klarifikasi di kantor DPP Gibas Jln.Cipaganti Bandung.

Ronny Romdhony melalui siaran video yang dibagikan ke hampir semua elemen menyatakan dengan tegas dan menyampaikan klarifikasi perihal aksi demo sekelompok orang yang terlibat terkait penutupan tambang ilegal di pimpin oleh Iwan Prayoga yang mengaku sebagai ormas Gibas.

Namun Ketua Umum DPP Gibas dalam keterangannya menyampaikan bahwa,Iwan Prayoga sudah di berhentikan menjadi anggota Gibas sejak tahun 2021.

“Maka Iwan Prayoga bukan lagi menjadi bagian dan anggota Ormas Gibas,” tegas Ronny Romdhony.

Di ungkapkan bahwa mereka merupakan sekelompok orang yang hanya memanfaatkan nama Ormas Gibas untuk kepentingan – kepentingan pribadi atau hanya kelompok mereka saja.

Diakui juga oleh Ronny bahwa Ormas Gibas akan menempuh upaya – upaya dengan jalur hukum terkait tindakan mereka yang telah mencemarkan organisasi Gibas.

Dalam kesempatan tersebut Ronny Romdhony juga menyerukan himbauan agar seluruh pengurus dan anggota Gibas di manapun berada untuk menahan diri akibat pencemaran nama baik Gibas oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab.

Achmad Syafei

Jaga Kondusifitas, Inilah Yang Dilakukan Babinsa 11/Beji

0

Terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kondusifitas di wilayahnya, Serda Zaenal Arifin Babinsa Desa Gununggangsir Koramil 0819/11 Beji, melaksanakan pengamanan dan monitoring pengukuran tanah jalan desa dan pembongkaran bangunan yang masuk di atas jalan desa di Dusun Kesemi RT.02/RW.05 Desa Gununggangsir Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Babinsa untuk memastikan keamanan dan kelancaran dalam proses administrasi pertanahan di desa binaannya. (Senin, 27/01/2025)

Sebagai aparat keamanan di wilayah, Babinsa memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memantau setiap kegiatan yang berlangsung, terutama yang melibatkan masyarakat secara luas. “Kegiatan seperti ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami sebagai babinsa untuk memastikan semuanya berjalan sesuai prosedur dan aman,” ujar Serda Zaenal Arifin.

Menurut Serda Zaenal Arifin, pengawasan terhadap kegiatan pengukuran tanah jalan desa dan pembongkaran bangunan sangat penting, mengingat potensi konflik atau ketidakjelasan batas wilayah bisa menjadikan problem. Dengan kehadiran Babinsa di lapangan, diharapkan segala hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak dini.

Tidak hanya berperan dalam pengamanan, Babinsa juga berfungsi sebagai fasilitator antara masyarakat dan pemerintah, khususnya dalam hal pertanahan. “Sebagai Babinsa, kami memiliki kewajiban untuk mengawasi seluruh kegiatan di wilayah desa binaan, termasuk pengukuran tanah. Ini penting untuk mendukung keteraturan dan kejelasan hak kepemilikan tanah bagi warga,” puskasnya.(Qomar)