Home Blog Page 574

Rayakan HUT Ke 3 Tahun GATTRA Pemalang Mengusung Tema Dari Perjalanan Menuju Wisata Nusantara

Gempurnews | Pemalang – Menyambut Hari jadi GATTRA ke 3 tahun, gabungan Biro wisata pemalang menggelar Rakor yang dihadiri oleh Ketua GATTRA dan para jajaran anggotanya di RM.Pringsewu Kawasan GCC Pemalang,Jumat ( 24/1/25 ) sore.

Hadi Sucipto ketua GATTRA mengatakan tentunya usia 3 tahun,bukan sekedar angka melainkan perjalanan penuh tantangan dan inovasi untuk terus berbenah dan berkembang,dalam moment ini Gattra juga memberikan promo promo menarik di setiap perjalanan wisata. ucapnya

Perayaan secara sederhana dengan memotong tumpeng dan doa bersama, tak mengurangi kemeriahan dan rasa solidaritas yang tinggi terhadap anggotanya.

Biro perjalanan Gatra Pemalang sendiri sudah Eksis dan pengalaman dalam menangani berbagai perjalanan wisata,dengan kepuasan dan pelayanan konsumen yang sangat baik.

Di kesempatan yang sama, H.Mulani sebagai pengawas dan penasihat Gattra, saat diwawancarai oleh Gempurnews mengatakan, bahwa biro perjalanan Wisata Gattra menyediakan armada bus bus keluaran terbaru yang sesuai standart dengan fasilitas yang memuaskan,dengan harga terjangkau.

Kami juga berkolaborasi dengan instansi pemerintah untuk kemudahan akomodasi para anggotanya dalam mendukung pemerintah di sektor wisata.jelasnya

Bentuk dukungan kami adalah menyediakan fasilitas perjalanan,dan menyediakan harga korporat untuk traveling.

Kerjasama tersebut secara resmi dituangkan dalam perjanjian kesepahaman ( MoU ) pemerintah dengan Gattra, nota kesepahaman juga dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi semua kalangan baik instansi ataupun non instansi yang berkeinginan melakukan perjalanan wisata ke luar kota maupun dalam kota dengan harga terjangkau.ungkap mulani.

Hadi juga menambahkan, tasyakuran HUT GATTRA ini semoga bisa menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara masyarakat, pemerintah dan Gattra dalam mendukung serta membuka ruang untuk berbagi pengalaman,berdiskusi untuk langkah langkah strategis bagi kemajuan bersama.pungkasnya.

( Yn 26 )

Jumlah Korban Tanah Longsor Pekalongan Bertambah 22 Orang

PEKALONGAN – Jumlah korban meninggal dunia terkait peristiwa tanah longsor di Pekalongan, Jawa Tengah menjadi 22 orang, setelah Tim SAR menemukan satu jenazah sekitar 200 meter dari titik pencarian utama dalam kondisi terkubur di kedalaman dua meter.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan, 4 orang masih dinyatakan hilang pasca bencana tanah longsor di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suhariyanto, standart operasional pencarian pasca bencana memiliki waktu 7 kali 24 jam. Namun Suhariyanto memastikan untuk pencarian korban tanah longsor di Pekalongan akan terus dilakukan hingga korban ditemukan sebelum memasuki batas waktu 7 kali 24 jam.

“Kami berharap, sebelum 7 kali 24 jam, korban dapat segera ditemukan,” kata Suhariyanto, Jum’at (24/1/2025).

Selanjutnya, BNPB akan melakukan modifikasi cuaca di Pekalongan pasca terjadinya tanah longsor. Ia mengatakan hal itu berawal dari hasil rapat koordinasi dengan Pj Gubernur Jawa Tengah, Pangdam Jaya, Basarnas, BPBD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

“Modifikasi cuaca dilakukan untuk mempermudah tim SAR Gabungan dalam melakukan pencarian terhadap orang hilang pasca bencana tanah longsor,” tambahnya.

Ia menyebutkan vahwa modifikasi cuacana ini agar tidak terjadi bencana susulan di lokasi tanah longsor. (red)

Pembagian Ghanimah di Zaman Nabi Muhammad SAW dan Relevansinya dalam Sistem Kantor Hukum

Pembagian ghanimah (harta rampasan perang) di masa Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu contoh nyata dari penerapan prinsip keadilan, transparansi, dan penghargaan atas kontribusi. Sistem ini tidak hanya relevan dalam konteks peperangan, tetapi juga dapat menjadi rujukan dalam kehidupan modern, termasuk dalam pengelolaan sebuah kantor hukum.

Kisah Sejarah: Pembagian Ghanimah dalam Perang Hunain

Pada Perang Hunain, setelah kaum Muslimin memperoleh kemenangan, mereka mendapatkan ghanimah berupa hewan ternak, emas, dan barang-barang berharga lainnya. Rasulullah SAW, sebagai pemimpin, membagi harta rampasan ini dengan sangat bijaksana berdasarkan prinsip yang diatur dalam Al-Qur’an:

Surah Al-Anfal Ayat 41

وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِّن شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِن كُنتُمْ آمَنتُم بِاللَّهِ وَمَا أَنزَلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا يَوْمَ ٱلْفُرْقَانِ يَوْمَ ٱلْتَقَى ٱلْجَمْعَانِ ۗ وَٱللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya:

“Dan ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan ibn sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”  (QS. Al-Anfal: 41)

Prinsip yang digunakan:

1.            Seperlima untuk Allah dan Rasul

Bagian ini digunakan untuk kepentingan umum, membantu orang-orang miskin, yatim, serta menguatkan ukhuwah Islamiyah. Rasulullah SAW mengutamakan keadilan sosial agar semua pihak merasa dipenuhi haknya.

Sebagai contoh, beliau memberikan bagian lebih kepada orang-orang yang baru masuk Islam, seperti para pemimpin Quraisy, untuk menguatkan hati mereka terhadap Islam. Hal ini disebut dengan istilah “muallaf qulubuhum”.

2.            Empat perlima untuk para pejuang

Bagian ini dibagi kepada para prajurit dengan pembagian yang adil. Rasulullah memberikan tambahan bagian untuk pejuang berkuda karena mereka membawa kuda yang berkontribusi signifikan dalam perang. Hal ini menunjukkan penghargaan terhadap kontribusi yang berbeda.

Rasulullah bersabda:

Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim:

الْفَرَسُ لَهُ سَهْمَانِ، وَصَاحِبُهُ سَهْمٌ

Artinya:

“Kuda mendapat dua bagian, sedangkan pemiliknya mendapatkan satu bagian.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW membedakan pembagian ghanimah berdasarkan kontribusi masing-masing, seperti memberikan bagian tambahan kepada mereka yang membawa kuda karena kuda memberikan kontribusi strategis dalam perang

Implementasi dalam Kantor Hukum

Dalam konteks modern, prinsip pembagian ghanimah dapat diterapkan dalam sebuah kantor hukum untuk mengelola pendapatan secara adil di antara para personalnya. Berikut adalah sistem yang bisa diadaptasi:

1. Alokasi untuk Kepentingan Bersama (Seperlima untuk Allah dan Rasul)

Bagian ini dapat disamakan dengan alokasi untuk kebutuhan operasional kantor, pengembangan profesional, dan pelayanan masyarakat (pro bono). Contohnya:

•             Pengembangan Tim: Menggunakan sebagian keuntungan untuk pelatihan, seminar, atau pengadaan fasilitas pendukung kerja.

•             Kegiatan Sosial: Melakukan kegiatan pro bono atau layanan hukum gratis bagi masyarakat tidak mampu.

2. Pembagian berdasarkan Kontribusi (Empat Perlima untuk Para Personal)

Sama seperti penghargaan kepada para pejuang dalam Islam, para anggota kantor hukum bisa mendapatkan bagian berdasarkan kontribusi mereka.

•             Pengacara Senior: Mendapatkan bagian lebih besar karena pengalaman dan kontribusi strategis mereka dalam menangani kasus-kasus besar.

•             Pengacara Junior: Meskipun pengalaman mereka masih sedikit, mereka tetap mendapatkan bagian yang proporsional.

•             Staff Pendukung (Administrasi, Paralegal): Bagian ini menunjukkan bahwa kontribusi non-pengacara juga penting untuk keberhasilan kantor secara keseluruhan.

3. Transparansi dalam Pembagian

Rasulullah SAW selalu memastikan bahwa pembagian ghanimah dilakukan secara terbuka di depan para sahabat. Dalam kantor hukum, hal ini dapat diterapkan dengan menyusun kebijakan pembagian keuntungan yang jelas dan disepakati bersama. Transparansi akan meningkatkan rasa keadilan di antara para anggota.

4. Penghargaan atas Kontribusi Khusus

Dalam Islam, pejuang berkuda mendapat bagian tambahan karena peran strategis mereka. Prinsip ini bisa diterapkan dalam kantor hukum dengan memberikan bonus atau insentif tambahan kepada pengacara yang berhasil memenangkan kasus besar atau memberikan dampak signifikan bagi klien dan reputasi kantor.

Contoh Praktik: Sistem Pembagian Keuntungan dalam Kantor Hukum

Jika sebuah kantor hukum mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100 juta dari satu kasus, berikut contoh pembagian berdasarkan prinsip ghanimah:

  1. 20% (Rp 20 juta) untuk Kepentingan Kantor;
    • Operasional kantor, pelatihan, dan layanan hukum pro bono.
  2. 80% (Rp 80 juta) untuk Tim
    • Pengacara senior (40%): Rp 40 juta
    • Pengacara junior (20%): Rp 20 juta
    • Staff administrasi/paralegal (20%): Rp 20 juta

Pembagian ghanimah yang diterapkan Nabi Muhammad SAW mengajarkan prinsip keadilan, penghargaan terhadap kontribusi, dan transparansi yang dapat menjadi pedoman dalam kehidupan modern, termasuk dalam dunia profesional seperti kantor hukum. Dengan menerapkan sistem ini, sebuah kantor hukum dapat memastikan keberhasilan bersama, kesejahteraan personalnya, dan pelayanan yang adil kepada masyarakat.

Semoga prinsip ini dapat menjadi inspirasi untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis dan penuh keberkahan.

Penulis : Slamet Efendi, A.ma,. S. Pd.I,

Lahir : Lumajang, 19 Juli 1984, Guru, Juga menempuh Jurusan Hukum, Proses menyelesaikan Studi S2 M.H dan M.Pd di Unmuh Sidoarjo, Pemerhati Pemangku Kebijakan, aktif in Organisation Non Government, Mondok 7 Thn, Anggota Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah & Keadillan 2023 – 2024, Aktif di Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Publick di Lumajang Periode 2023 – 2028), Aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat LBSI Divisi Hukum.

Babinsa Koramil 0819/14 Gondang Wetan Terjun Langsung Pencarian Korban Terbawa Arus Sungai

0

Serda Alfian Babinsa Koramil 0819/14 Gondangwetan memberikan bantuan dalam pencarian korban kecelakaan air seorang santri yang hilang terseret arus di sungai Desa Bayeman Kec. Gondangwetan Kab. Pasuruan. Jumat (24/01/25)

Kejadian tragis tersebut terjadi saat sekelompok santri pondok pesantren Al Hasyimi Podokaton melakukan aktivitas berenang di sungai setempat pada Kamis sore (23/01/25), secara tiba tiba air besar datang dan salah satu santri terbawah arus. Melihat temannya terbawa arus dan tidak bisa menolong sekelompok santri yang sedang berenang meminta tolong kepada warga.

Serda Alfian Babinsa Desa Bayeman mendengar ada salah satu santri di Podokaton hilang terbawah arus sungai dan langsung turun tangan kelokasi untuk membantu mencari korban bersama petugas, relawan dan masyarakat. Namun hingga malam hari pencarian korban belum juga ditemukan, karena keterbatasan akhirnya pencarian dihentikan.

Pada Jum’at pagi pencarian kembali dilakukan dan Dengan berbekal pengalaman dan keterampilan yang dimiliki sebagai Babinsa Serda Alfian mampu memberikan arahan dan koordinasi yang tepat agar proses pencarian korban dapat berjalan lancar.

Melalui upaya keras dan kerja samanya dengan tim pencari lainnya, akhirnya korban kecelakaan air berhasil ditemukan di lokasi yang berjarak sekitar kurang lebih 700 m dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Diketahui korban bernama Haikal 14 tahun santri Ponpes Al Hasyimi Podokaton

Kehadiran Serda Alfian dalam operasi pencarian tersebut sangat diapresiasi oleh warga setempat dan menjadi contoh bagi para Babinsa lainnya untuk senantiasa siap membantu dalam berbagai keadaan darurat.

Kapten Inf Hadi Erlanto Danramil 0819/14 Gondang Wetan mengapresiasi dedikasi Serda Alfian dalam menjalankan tugas mulai dari hilangnya santri Podokaton sampai ketemu siang ini. “Kami bangga dengan kerja keras Serda Alfian dalam memberikan bantuan dan perlindungan kepada masyarakat di saat-saat genting seperti ini,” Pungkas Kapten Inf Hadi Erlanto.(Qomar)

Ipda Purnomo, Polisi Baik Polres Lamongan, Bantu Warga Lumpuh Hidup Sebatang Kara

0

LAMONGAN – Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Ipda Purnomo, S.E, Kanit Binpolmas Satbinmas Polres Lamongan Polda Jatim.

Ia kembali melakukan aksi mulia dengan membantu seorang warga bernama Nurrohman, seorang pria yang telah mengalami kelumpuhan bertahun-tahun dan hidup sebatang kara di Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Atas inisiatif pribadi yang penuh empati, Ipda Purnomo bersama perangkat desa setempat mengambil langkah nyata untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi Nurrohman.

Melalui koordinasi dengan pihak desa, Nurrohman dibawa ke Yayasan Berkah Bersinar Abadi yang dimiliki oleh Ipda Purnomo akan merawatnya seumur hidup.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial kami kepada masyarakat. Bapak Nurrohman telah mengalami kondisi yang berat, dan kami tidak ingin membiarkan beliau menjalani kehidupan yang sulit tanpa dukungan,” ujar IPDA Purnomo, Jumat (24/1/25).

Aksi ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk warga Desa Botoputih, yang merasa terbantu dengan perhatian dan tindakan cepat yang diambil oleh IPDA Purnomo.

Tindakan ini mencerminkan kepedulian yang mendalam dan menunjukkan wajah humanis dari institusi kepolisian.

Nurrohman kini telah diterima di yayasan tersebut dan akan mendapatkan perawatan serta pendampingan yang layak.

Kehadiran Ipda Purnomo dan perangkat desa Botoputih tidak hanya membawa perubahan nyata bagi Nurrohman, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus peduli terhadap sesama.

Semoga aksi mulia ini menjadi contoh nyata akan pentingnya gotong royong dan kepedulian dalam membangun masyarakat yang lebih baik. (*)

Cangkrukan Kamtibmas Polsek Wates, Imbau Liburkan Pasar Hewan Antisipasi Maraknya PMK

0

KEDIRI– gempurnews.com //Polsek Wates Polres Kediri menggelar Cangkrukan Kamtibmas bersama unsur Muspika, tokoh masyarakat (Tomas), dan pedagang pasar hewan Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (23/1/2025) di area pasar hewan Desa Wonorejo.

Kapolsek Wates AKP Agus Sudarjanto, S.H. memimpin langsung kegiatan tersebut.

Dalam pertemuan ini, Kapolsek bersama Muspika mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memelihara situasi yang aman, tertib, dan kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Wates,” ujar AKP Agus.

Selain itu, juga disampaikan arahan terkait pandemi penyakit mulut dan kuku (PMK) yang berdampak pada aktivitas di pasar hewan.

“Selama pandemi PMK, kami harap masyarakat memahami situasi dan meliburkan sementara aktivitas di pasar hewan guna mencegah penyebaran virus,” tambahnya.

Kehadiran jajaran Muspika dan Tomas mencerminkan sinergi yang baik dalam menciptakan kondisi wilayah yang aman dan kondusif.

Kegiatan Cangkrukan Kamtibmas ini berhasil mempererat hubungan harmonis antara kepolisian, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga.
(Humas)

Dewan Pimpinan Pusat(DPP) Gibran Fans Garuda Indonesia Laksanakan Konsolidasi Dengan (DPW) Gibran Fans Garuda Indonesia

0

Kota Bandung,Sabtu(18/01/2025)
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gibran Fans Garuda Indonesia (GFGI) mengadakan silaturahmi dan konsolidasi dengan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat. Acara ini digelar di Sekretariat DPW GFGI Jawa Barat Gedung Sekretariat DPD GFGI di Ponpes Darut Taubah Jl. Hidayat no 2 Andir Kota Bandung.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus DPP GFGI seperti Dr. K.H. Haryosulistyo Dharmawan selaku Dewan Pembina DPP GFGI, Riadhus Surya Setiabudi, S.Pd. (Ketua Umum DPP GFGI), Muhammad Alky (Sekjend DPPGFGI) dan jajaran Pengurus DPW seperti KH. Ahmad Haedar (Ketua DPW GFGI Jawa Barat), Wawan Hidayat, S.Pd.I (Wakil Sekretaris DPW GFGI Jawa Barat).
Tak hanya itu,turut hadir pula ketua DPW GFGI Banten Ahmad Ramdani dan perwakilan pengurus dari berbagai kabupaten/kota lainnya, seperti Kota Bandung, Kab. Bandung, Kota Cimahi dan Kab. Bandung Barat.

DPP GFGI melalui Dewan Pembina dan Pengurus menyampaikan :

  1. Ucapan terima kasih dan apresiasi atas sambutan dan kekompakan dari para pengurus DPW dan DPD yang hadir. Semoga semakin erat tali silaturahmi dan kekeluargaan diantara semuanya.
  2. Mengingatkan bahwa Jawa Barat merupakan daerah yang paling banyakserta padat penduduknya di antara seluruh propinsi di Indonesia. Dimana terdapat 27 Kota Kabupaten di dalamnya dengan segala potensi yang ada. DPW GFGI diharapkan menjadi jembatan untuk menyerap aspirasi masyarakat di bawah serta menyalurkan program dari Pusat ke daerah.
  3. Dalam sebuah organisasi dibutuhkan soliditas dari para pengurus. Dalam hal ini DPW GFGI Jawa Barat dihimbau untuk segera melengkapi dan membentuk selanjutnya mengadakan pelantikan untuk DPW GFGI Jawa Barat dan DPD GFGI se-Jawa Barat.
  4. Indonesia merupakan Negara dan Bangsa yang besar yang terdiri dari 1340 suku bangsa, 724 bahasa dengan jumlah penduduk lebih dari 281 Juta jiwa. GFGI merupakan organisasi yang harus bisa menampung kemajemukan daripada suku bangsa dan bahasa tersebut. DPW GFGI Jawa Barat harus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan hal tersebut di daerahnya Gibran Fans Garuda Indonesia merupakan perpanjangan tangan dari Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden terpilih. Organisasi ini memiliki misi untuk menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus mendukung program-program Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menuju INDONESIA EMAS.
    DPP GFGI juga menyampaikan beberapa program strategis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat diantaranya : Dana Abadi Pesantren, Makan Siang Gratis, Pengembangan UMKM, Pengelolaan Sampah dan sebagainya.

Dengan adanya silaturahmi dan konsolidasi ini, GFGI berharap mampu mempererat persatuan anggotanya sekaligus menjadi wadah yang berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Wilayah Jawa Barat.

Bahrudin Ismet
Viki

Polda Jatim Berhasil Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Kota, Amankan 134 Ranmor

0

SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) dan seluruh jajaran satuan wilayah (Polres/ta/tabes) berhasil mengungkap jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sebanyak 157 kasus sepanjang Januari 2025.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabidhumas) Polda Jatim,Kombes Pol Dirmanto saat konferensi pers di halaman Gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Jumat (24/1/25).

Kombes Pol Dirmanto mengatakan, dari pengungkapan itu Polda Jawa Timur juga berhasil mengamankan 142 orang tersangka dan barang bukti 134 kendaraan bermotor jenis roda dua dan roda empat.

“Pengungkapan ini dalam kurun waktu lebih kurang Tiga Minggu di Bulan Januari 2025,” kata Kombes Pol Dirmanto.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Reses Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Farman mengatakan, pelaku yang berhasil diamankan ini merupakan hasil dalam kurun waktu 23 hari, mulai dari 1 Januari sampai dengan 23 Januari 2025.

Kombes Pol Farman mengatakan rincian dari hasil ungkap kasus curanmor tersebut, Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap 5 kasus dengan 7 tersangka dan mengamankan barang bukti 14 unit kendaraan roda dua.

Sedangkan Satreskrim Polres/ta/tabes jajaran sebanyak 152 kasus dengan 135 tersangka, dengan barang bukti sebanyak 120 unit kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat.

“Untuk tersangka yang diamankan oleh Satreskrim jajaran ada 130 dewasa 5 diantaranya masih anak-anak,” terang Kombes Pol Farman.

Lebih lanjut, Kombes Pol Farman mengatakan, dari sejumlah kasus yang berhasil diungkap, ada sejumlah tersangka yang merupakan pelaku lama atau resedivis.

“Ada yang resedivis, antara lain di Polres Lamongan ada 2 tersangka, Polres Pasuruan Kota 2 tersangka dan di Polrestabes 1 tersangka,” terang Kombes Pol Farman.

Masih kata Kombes Pol Farman, dalam pengungkapan kasus atau perkara curanmor ini yang paling banyak mengungkap adalah Polrestabes Surabaya.

“Kami memberikan apresiasi kepada Polrestabes Surabaya, yang sudah berhasil mengungkap 18 tersangka, dengan jumlah barang bukti sebanyak 14 kendaraan bermotor dan kasusnya sebanyak 25 kasus,” ungkap Kombes Farman.

Pada kesempatan ini, Kombes Pol Farman menyebut, ada sejumlah barang bukti kendaraan bermotor, termasuk plat nomor sebanyak 114 hasil curian yang kemudian dijual di beberapa daerah.

Kombes Pol Farman menegaskan, untuk para pelaku curanmor atau pelaku kejahatan lain, pihaknya tidak segan-segan akan melakukan tindakan tegas terukur.

“Kami menegaskan kepada para pelaku dan para resedivis, kami tidak segan-segan untuk melakukan tindakan tegas terukur apabila kemudian kami temukan ada dilakukan perbuatan pencurian pemberatan, apalagi pencurian kekerasan yang belakangan ini marak terjadi,” tegasnya.

Menurut Kombes Pol Farman, pelaku menjual barang hasil kejahatannya melalui grup medsos, atau secara perorangan dari mulut ke mulut dari lingkaran mereka.

“Biasanya itu dijual agak jauh, apakah itu wilayah Madura, atau wilayah yang berdekatan dengan perkebunan atau pegunungan,”pungkasnya.

Pada kesempatan itu juga Ditreskrimum Polda Jatim menyerahkan secara simbolis, 1 unit kendaraan roda dua, kepada salah satu korban kejahatan yang sudah terjadi dan berhasil diungkap. (*)

Peringati HUT Persit KCK ke-79, Persit Kodim 0819 Pasuruan Gelar Donor Darah

0

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persit Kartika Chandra Kirana ke-79 tahun 2025, Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 0819 Pasuruan menggelar kegiatan donor darah di Aula Makodim Pasuruan, Jl. Veteran No. 05, Kota Pasuruan. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini diikuti oleh ibu-ibu Persit Kodim Pasuruan, Bhayangkari, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, anggota Kodim, Polri,
anggota Pramuka, serta masyarakat umum. Jum’at (24/01/25).

Ketua Persit KCK Cabang XXXIII Kodim Pasuruan, Ny. Ayu Noor Iskak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian sosial Persit terhadap masyarakat. “Donor darah adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu mereka yang membutuhkan serta memperkuat solidaritas antara TNI, Polri, dan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa aksi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Persit KCK yang bertujuan untuk menumbuhkan jiwa sosial dan kebersamaan.

Kegiatan donor darah ini mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk dari pihak Palang Merah Indonesia (PMI) yang turut serta dalam proses pengambilan darah. Antusiasme para peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ny. Ayu Noor Iskak juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan di masa mendatang untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata dalam bidang kesehatan. Selain itu, Persit KCK Cabang XXXIII Kodim 0819 Pasuruan berharap dapat terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.(Qomar)

Grebek Sarang Narkoba di Huta Rakyat, Polres Dairi Rubuhkan Gubuk Tempat Para Pemakai, 1 Orang Diamankan

0

SIDIKALANG // Polres Dairi bersama TNI dan Satpol PP melakukan razia gerebek sarang narkoba yang berada di Desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Kamis (23/1/2025) .

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Kapolres Dairi, AKBP Faisal Andri Pratomo bersama Kasat Narkoba Polres Dairi, AKP Amrizal Hasibuan serta petugas dari Samapta Polres Dairi, Subdem Pom, dan Satpol PP.

“Ya hari ini kami melakukan grebek sarang narkoba, yang berada di desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang, ” ujar Kapolres.

Dalam razia tersebut, petugas melakukan penangkapan terhadap salah seorang tersangka yang berinisial NS (39) warga Sidikalang.

“Ada satu orang yang berhasil kami amankan yakni berinisial NS warga Sidikalang, ” jelasnya.

Adapun barang bukti yang disita petugas yakni 1 plastik klip berukuran kecil yang berisikan sabu seberat 0,30 gram, 1 buah kaca pirex, 1 buah bong alat hisap sabu yang terbuat dari gelas pelastik, dan 2 buah mancis.

Selain menangkap para tersangka, petugas juga merubuhkan salah satu bangunan yang diduga menjadi tempat para pemakai narkoba.

“Kami juga merubuhkan sebuah gubuk ya, yang terbuat dari besi dan seng, dimana gubuk ini diduga menjadi tempat para pemakai narkotika, ” ungkapnya.

Kapolres Dairi, AKBP Faisal Andri Pratomo, SH, SIK, M.M. M.Si juga menegaskan komitmen Polres Dairi untuk terus memerangi narkoba.

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika di Kabupaten Dairi. Upaya ini akan terus kami tingkatkan melalui operasi rutin yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan institusi terkait. Kami ingin menciptakan wilayah yang aman dan bebas dari ancaman narkoba,” tegas Kapolres.

Operasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang berharap agar Sidikalang dan sekitarnya segera bersih dari peredaran narkoba.

Polres Dairi berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan serupa guna menekan angka peredaran narkoba, menciptakan keamanan, dan menumbuhkan rasa aman di tengah masyarakat.(L.Tumanggor)