Home Blog Page 72

Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Hal itu diungkapkan Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

“Oleh karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret,” kata Sigit.

Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.

“Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujar Sigit.

Sigit juga mengungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat, dan ada sedikit perubahan. Sehingga kemudian Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas, betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi.

Di sisi lain, Sigit menyatakan, dalam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran.

“Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” tutup Sigit.

Kapolri Sarankan Metode First Come First In Cegah Penumpukan Arus Mudik di Pelabuhan

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Rapat digelar di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Salah satu yang menjadi perhatian dalam pengamanan dan pelayanan arus mudik dan balik adalah wilayah Banten. Wilayah ini nantinya akan menjadi para pemudik dari pulau Jawa menyebrang ke pulau Sumatera.

Sigit menuturkan, rekayasa lalu lintas dan pemanfaatan tiga pelabuhan yang ada akan dilakukan dalam arus mudik dan balik Lebaran 2026.

“Pada situasi hijau di Pelabuhan Merak ada 7 dermaga yang dimanfaatkan, ada jalan kaki, roda 4 penumpang, dan seterusnya. Situasi hijau antrean dalam keadaan normal. Kemudian situasi kuning, antrean kendaraan sampai dengan SPBU Cikuasa Atas. Dan situasi merah manakala antrean kendaraan sampai dengan Gerbang Tol Merak,” kata Sigit.

Kemudian untuk di 3 dermaga di wilayah Pelabuhan Ciwandan, kata Sigit, pengaturan juga sama saat situasi hijau, kuning, dan merah.

Kemudian di Pelabuhan BBJ, khusus untuk truk tangki, truk tronton dan alat berat, pihaknya juga membagi situasi yang sama. Ada situasi hijau pada saat arus lancar, situasi kuning pada saat kendaraan sampai dengan pintu masuk pelabuhan, dan situasi merah pada saat buffer zone di PT SMI dan di Jalan Lingkar sudah tidak bisa menampung.

Dalam kesempatan ini, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan khususnya pada puncak arus mudik, ia menyarankan menggunakan metode first come first in.

Sebab, lanjutnya, kalau melihat dari kapan para pemudik membeli tiket kapal dan kemudian harus masuk sesuai dengan tanggal yang ada di tiket kapal, akan mengakibatkan terjadinya potensi penumpukan.

“Jadi di puncak arus mudik, kami mohon izin kepada stakeholder terkait, siapa yang datang duluan dia langsung masuk kapal. Oleh karena itu mohon juga ada kebijakan-kebijakan terkait dengan hal-hal yang menyangkut penyeberangan,” ujarnya.

Untuk diketahui, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.

Walikota Cimahi,Sambangi Warga Sukawargi Kelurahan Cibabat di Masjid Alhasanah

Cimahi,Senin(02/03/2026)
Pemerintah di Kota Cimahi memanfaatkan momentum Ramadan 1447 Hijriah/2026 untuk memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat melalui program Safari Ramadan yang berlangsung dari 24 Februari hingga 12 Maret 2026.

Kegiatan ini digelar di berbagai masjid yang tersebar di 15 kelurahan dan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi keagamaan, hingga perangkat daerah.

Program tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah dan silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana menyerap aspirasi warga secara langsung di lingkungan masing-masing.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengawali rangkaian Safari Ramadan dengan mengunjungi Kelurahan Cibabat, tepatnya di Masjid Al Hasanah,

Dalam kunjungan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan lingkungan, mulai dari infrastruktur hingga fasilitas umum.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ngatiyana langsung menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan peninjauan lapangan guna memastikan adanya tindak lanjut nyata.

Ia menegaskan, pembangunan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah tersedia.

“Pemerintah akan terus hadir untuk merespons kebutuhan masyarakat. Namun, keberlanjutan pembangunan juga membutuhkan peran serta warga dalam merawat fasilitas yang ada,” ungkap Ngatiyana.

Achmad Syafei.

Safari Ramadhan,Wali Kota Cimahi Sholat Tarawih Bersama di RW 17 Cigugur Tengah Bersama Warga

Cimahi,Senin(02/03/2026)
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, melaksanakan silaturahmi sekaligus sholat tarawih bersama warga RW 17, Kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi, Minggu (01/03/2026), pada momentum bulan suci Ramadan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Cimahi untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung, khususnya di wilayah Kelurahan Cigugur Tengah.

Diharapkan, melalui silaturahmi ini, berbagai masukan dan harapan masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan arah kebijakan pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Wali Kota Ngatiyana menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai sarana mendengar, memahami, dan merespons kebutuhan warga.

“Dengan komunikasi yang baik, kita ingin kebijakan yang diambil benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Cimahi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga mengingatkan makna puasa Ramadan yang tidak hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu serta memperkuat nilai kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana tarawih dan silaturahmi berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, mencerminkan kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Cimahi yang lebih baik.

Turut mendampingi acara tersebut anggota DPRD kota Cimahi, kasat pol PP damkar,ketua RW, tokoh masyarakat dan warga RW 17 kelurahan Cigugur Tengah.

Achmad Syafei

Polres Kediri Berikan Puluhan Penghargaan, Apresiasi Dedikasi Personel dan Masyarakat

0

KEDIRI– Sebanyak 30 penghargaan diberikan kepada personel Polres Kediri dan Polsek jajaran, serta masyarakat yang dinilai berkontribusi membantu tugas kepolisian, Senin (2/3/2026).

Berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Kediri, penghargaan dianugerahkan kepada anggota berprestasi dan sejumlah elemen masyarakat dari berbagai latar belakang, mulai dari tokoh masyarakat, pelaku usaha, unsur pemerintahan, hingga pelajar.

Mereka dinilai aktif berkontribusi dalam mendukung tugas kepolisian serta menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Kediri.

Dalam amanatnya, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa pemberian penghargaan merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Penghargaan ini adalah wujud terima kasih atas kontribusi positif yang telah diberikan kepada Polri, khususnya Polres Kediri. Apa yang dilakukan rekan-rekan semua sangat berarti dalam mendukung tugas kepolisian,” jelas AKBP Bramastyo.

Diharapkan penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus inspirasi bagi seluruh pihak untuk terus berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kemitraan antara TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama menjaga stabilitas kamtibmas. Jadikan momentum ini untuk mempererat sinergi dan komunikasi yang sudah terjalin baik,” tambah AKBP Bramastyo.

Beliau juga mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan soliditas internal, memperkuat sinergi dengan TNI dan pemerintah daerah, serta mengintensifkan patroli kewilayahan.

Lebih lanjut, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara humanis dengan terus menggencarkan sosialisasi layanan gratis Kepolisian 110.

Menutup amanat, AKBP Bramastyo mengajak seluruh peserta apel penghargaan pagi itu untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan serta mendukung program pemerintah, termasuk atensi Presiden RI terkait gerakan Indonesia Asri.

Pelanggaran “ Ngeblong “ Dinilai Beresiko Tinggi Memicu Lakalantas, Satlantas Polres Kediri Kota Lakukan Langkah Antisipasi

0

KEDIRI KOTA – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota, Jawa Timur, melakukan langkah antisipasi terhadap bus “ngeblong” yang melanggar lampu lalu lintas maupun marka jalan, pada Sabtu 28 Februari 2026. Kegiatan yang dilakukan di simpang empat Alun-Alun Kota Kediri, yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai itu dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Yudho didampingi Kaurbinops Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Murnianto, Kanit Turjagwali Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Arifin, serta sejumlah personel Satlantas. Pengawasan difokuskan pada kendaraan bus yang melintas di kawasan pusat kota yang dikenal memiliki tingkat kepadatan arus lalu lintas cukup tinggi, khususnya pada akhir pekan.

Petugas melakukan pemantauan langsung di setiap sudut persimpangan untuk memastikan kepatuhan pengemudi terhadap rambu lalu lintas dan marka jalan. Dalam pelaksanaannya, bus yang kedapatan menerobos lampu merah ( traffic light ) atau melanggar marka jalan maka akan dihentikan untuk diberikan teguran dan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain penindakan, petugas juga memberikan edukasi kepada pengemudi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas. AKP Tutud Yudho Prastyawan menegaskan bahwa tindakan bus ngeblong sangat berbahaya dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, terutama di persimpangan padat yang dilalui kendaraan dari berbagai arah serta pejalan kaki.

“ Kami tidak ingin ada kecelakaan yang disebabkan oleh pelanggaran rambu lalu lintas ( traffic light ) maupun marka jalan. Bus berukuran besar memiliki risiko dampak yang lebih tinggi apabila terjadi lakalantas. Karena itu, kegiatan antisipasi ini kami lakukan secara intensif,” ujar AKP Yudho, Sabtu ( 28/02 ) di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, langkah antisipasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Pendekatan yang dilakukan, kata dia, tetap mengedepankan sisi humanis, namun tidak mengurangi ketegasan dalam penegakan hukum.

“ Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, tetapi apabila ditemukan pelanggaran yang membahayakan, tentu akan kami tindak sesuai aturan. Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama,” katanya.
Menurut dia, simpang empat Alun-Alun Kota Kediri merupakan salah satu titik strategis dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap traffic light dan marka jalan menjadi hal yang tidak bisa ditawar.

AKP Yudho juga mengimbau kepada seluruh pengemudi bus dan kendaraan lainnya untuk tidak memaksakan diri menerobos rambu demi mengejar waktu tempuh. “ Lebih baik tertib dan selamat sampai tujuan daripada mengambil risiko yang dapat merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi arus lalu lintas terpantau berjalan lancar, terkendali, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya.

Bupati Subandi Serahkan Bantuan Kursi Roda Dan Program RLTH

Sidoarjo | Gempurnews – Bupati Sidoarjo, Subandi, turun langsung menyerahkan bantuan didampingi Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Martha Wara Kusuma, Baznas Sidoarjo, Camat Krian, anggota DPRD, serta Forkopimka setempat.


Bantuan kursi roda diberikan kepada Siti Maimunah (63), warga Kelurahan Tambak Kemerakan, serta Dwi Sri Wahyuningsih (60), warga Desa Jerukgamping yang menderita stroke.


Subandi berharap bantuan tersebut dapat menunjang aktivitas penerima manfaat, terutama menjelang Lebaran.


“Kami ingin warga yang membutuhkan tetap bisa beraktivitas dan bersilaturahmi dengan nyaman,” ujarnya dalma keterangannya, Senin (2/3/2026).


Kepala Dinas Sosial Sidoarjo, Martha Wara Kusuma, menambahkan total tiga kursi roda disalurkan setelah melalui proses survei kelayakan penerima manfaat oleh tim di lapangan.


Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan membantu mobilitas warga sesuai kondisi kesehatannya.


Selain menyerahkan kursi roda, Subandi juga meninjau dua rumah yang masuk kategori tidak layak huni.


Rumah Rokanah di Dusun Gresikan, Kelurahan Tambak Kemerakan, serta rumah Ony Murdianto (50) di Desa Kraton akan segera mendapat program bedah rumah. Ony diketahui merupakan korban PHK yang telah lima tahun menganggur.


Pemkab Sidoarjo berkoordinasi dengan Baznas untuk memulai renovasi setelah Hari Raya Idul Fitri. Perbaikan meliputi pembenahan dinding, atap, lantai, hingga fasilitas kamar mandi agar lebih layak ditempati.


Langkah ini menjadi bagian dari penguatan program sosial daerah melalui kolaborasi pemerintah, kecamatan, desa, dan Baznas. Pemkab berharap intervensi tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup warga serta memastikan bantuan tepat sasaran. (Yl)

Pebalap Muda Astra Honda Tampil Kencang di Laga Pembuka Moto4 Asia Cup Buriram

Jakarta – Pebalap muda Indonesia tampil kompetitif pada putaran pertama ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) yang berlangsung di Chang International Circuit, Buriram Thailand Sabtu dan Minggu, 28 Februari-1 Maret 2026. Kegigihan para pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) ini jelas terlihat. Podium ketiga berhasil diraih oleh Bintang Pranata Sukma pada balapan pertama dan posisi kelima dalam balapan kedua.

Bintang Pranata Sukma, Resky Yusuf, Maulana Malik, dan Muh Badly Ayatullah memiliki motivasi tinggi dalam menaklukan sirkuit Chang di putaran awal IM4AC yang digelar dalam 15 lap. Sesi kualifikasi membuat Bintang start dari posisi kelima, Resky keempat, Badly ke-11 dan Maulana ke-14. Di balapan pertama (28/2), pada lima lap pertama, ketiga pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yakni Bintang, Resky dan Badly mampu bersaing di posisi podium, namun ketatnya persaingan membuat posisi terus berubah. Mereka pun terus bertahan dengan melakukan manajemen ban dan fokus terhadap strategi yang akan dieksekusi.

Memasuki lap akhir, motivasi tiap pebalap semakin tinggi. Serangan dalam beberapa sektor pun dilakukan. Bintang dan Resky terus memacu NSF250R, berusaha menyelinap di antara pebalap rivalnya. Memasuki tikungan akhir, fokus pebalap dalam melakukan titik pengereman diuji. Bintang yang berada di posisi lima, menusuk masuk lewati dua pebalap di depannya dan melakukan cornering yang mulus. Podium ketiga menjadi milik Indonesia. Dalam balapan ini, Resky finish di posisi ke-10, Badly ke-14 dan Maulana ke-15.

Pada balapan kedua yang berlangsung Minggu (1/3), Bintang memulai jalannya balapan pada posisi lima dan langsung memimpin jalannya balapan. Memasuki lap kedua Badly dan Resky bersaing di posisi lima besar, sementara Maulana berupaya masuk dalam persaingan 10 besar. Terlihat dalam persaingan di balapan kedua ini setiap pebalap memiliki strategi tersendiri dengan menjaga ritme balapnya. Posisi podium terus berubah, Badly dan Resky sempat memimpin.

Persaingan memasuki lap akhir, tensi meninggi, Bintang dan Badly sempat melebar dan terlempar dari perebutan posisi podium. Petaka, Resky menabrak pebalap lain hingga terjatuh dan harus kembali ke paddock lebih awal. Bintang finish di posisi keempat namun ia terkena penalti sehingga harus turun 1 posisi, sementara Badly finish di posisi enam, dan Maulana di posisi 14. Hasil ini membuat Bintang berada di posisi empat klasemen sementara dengan 27 poin, Badly di posisi 10 (12 poin), Resky di posisi 13 (6 poin), dan Maulana di posisi 17 (3 poin).

“Alhamdulillah, round pertama Moto4 Asia Cup sudah selesai, perjalanan race dua tadi cukup menantang. Beberapa kali saya mencoba mencuri posisi podium bahkan terdepan, sayang di lap akhir banyak insiden yang membuat saya tertahan dan terlibat insiden hingga harus turun 1 posisi menjadi ke-5. Terimakasih atas dukungannya, saya akan mempersiapkan diri lebih baik lagi di seri Qatar,” ujar Bintang.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya menyatakan apresiasi atas kegigihan yang ditampilkan oleh pebalap-pebalap belia lulusan AHRS di putaran pertama ajang IM4AC 2026.

“Para pebalap muda mampu menampilkan pertarungan yang kompetitif dalam bersaing dengan pebalap potensial Asia lainnya. Hal ini tentu menjadi bekal positif bagi mereka. Melalui semangat Satu Hati, kami akan terus mendukung mereka untuk tumbuh sebagai pebalap yang berprestasi dan membanggakan bangsa,” ujar Andy.

Gelaran IM4AC akan kembali berlangsung pada bulan April mendatang dan dilaksanakan di Lusail International Circuit, Qatar.(Gokkon)

Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan Sabu, Ekstasi dan Vape Etomidate di Pelabuhan Batam Centre

Batam – Bea Cukai Batam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan cartridge vape yang mengandung etomidate di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre pada Minggu (22/02) lalu.

Penindakan bermula sekitar pukul 19.15 WIB saat Tim K-9 Bea Cukai Batam melakukan pemeriksaan rutin terhadap barang dan penumpang kapal MV MDM Express 09 yang tiba dari Pasir Gudang, Malaysia. Dalam proses pemeriksaan, anjing pelacak K-9 menunjukkan atensi terhadap seorang penumpang laki-laki berinisial S (WNI).

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan melalui mesin X-Ray dan pemeriksaan badan secara mendalam. Berdasarkan hasil tes urine, penumpang tersebut dinyatakan positif mengandung methamphetamine dan amphetamine. Selain itu, ditemukan dua bungkusan yang dilekatkan pada bagian tubuh atau body strapping.

Hasil pengujian laboratorium menunjukkan satu bungkus berisi kristal bening yang diduga methamphetamine seberat 52 gram. Pada bungkusan kedua ditemukan 14 butir ekstasi utuh dan 3 butir hancur dengan total berat 7,2 gram. Petugas juga mengamankan satu cartridge vape berisi cairan yang mengandung etomidate dengan berat bruto sekitar 8,8 gram.

Selanjutnya, Bea Cukai Batam menyerahkan tersangka beserta seluruh barang bukti kepada Polres Kota Barelang untuk proses hukum lebih lanjut. Perbuatan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Agung Widodo, menegaskan bahwa pengawasan terhadap penyelundupan narkotika terus diperketat karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

“Dari penindakan ini, diperkirakan 318 jiwa generasi muda berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika, dengan estimasi penghematan biaya rehabilitasi negara mencapai sekitar Rp508 juta,” ujar Agung.

Sebagai garda terdepan pengawasan perbatasan, Bea Cukai Batam akan terus meningkatkan kewaspadaan di seluruh pintu masuk internasional guna memastikan keamanan masyarakat serta menjaga kedaulatan negara dari peredaran barang terlarang.(Gokkon)

DPRD Kota Probolinggo Tetapkan Rekomendasi LHP BPK,Perkuat Pengawasan Pendidikan

PROBOLINGGO,
DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian dan penetapan rekomendasi atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Tahun 2025 terkait kegiatan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar tahun 2024 hingga Triwulan III 2025. (02/03)

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Probolinggo, Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, dan dihadiri Walikota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, Sp.OG, jajaran anggota dewan, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, lurah, serta insan pers.

Dalam pembukaan, pimpinan rapat menyampaikan bahwa pembahasan LHP BPK merupakan tindak lanjut atas ketentuan Pasal 21 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. DPRD berkewajiban menindaklanjuti hasil pemeriksaan sesuai fungsi pengawasan.

Laporan hasil pembahasan disampaikan oleh Haji Abdul Hamid dari Komisi I. Dasar laporan merujuk pada surat Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Timur Nomor 11/S.LHP/BPK-Jatim/03/2026 tertanggal 27 Januari 2026.

Dalam pembahasan bersama Sekretaris Daerah, Dinas Pendidikan, Inspektorat, dan sejumlah kepala sekolah, Komisi I menemukan beberapa catatan, antara lain kelemahan pada Sistem Pengendalian Intern (SPI), perencanaan dan pelaksanaan anggaran, serta laporan keuangan di satuan pendidikan.

Komisi I kemudian menyampaikan sejumlah rekomendasi, di antaranya:

Pemutakhiran data Dapodik secara real-time untuk setiap pengadaan sarana pendidikan.
Sinkronisasi aturan pengadaan barang dan jasa sesuai standar teknis pemerintah pusat.
Penegasan kewajiban Berita Acara Penelitian (BAP) atas perubahan pekerjaan fisik.
Penekanan kepada penyedia jasa agar memenuhi volume kontrak sesuai hasil audit.
Kewajiban dokumentasi aset dan barang rusak sebagai bukti belanja pemeliharaan.
Ketelitian administrasi kontrak, termasuk pemisahan istilah pengadaan barang dan jasa.
Perbaikan penatausahaan dan inventarisasi buku yang bersumber dari dana BOS.

Setelah pembacaan rancangan keputusan DPRD, pimpinan sidang meminta persetujuan seluruh anggota dewan. Seluruh anggota yang hadir menyatakan setuju, dan keputusan ditetapkan melalui ketukan palu.

Keputusan DPRD tentang rekomendasi atas LHP BPK RI Tahun 2025 tersebut selanjutnya ditandatangani oleh Ketua DPRD dan Walikota Probolinggo untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota dan instansi terkait.

Rapat paripurna ditutup dengan agenda penandatanganan keputusan dan dinyatakan berlaku sejak tanggal ditetapkan pada Maret 2026.