Home Blog Page 73

Kapolres Pasuruan Pimpin Apel dan Berikan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi

PASURUAN – Polres Pasuruan menggelar Apel Pagi Jam Pimpinan yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) berprestasi, Senin (2/3/2026) pukul 08.00 hingga 08.50 WIB. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Sarja Arya Racana dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono.

Apel diikuti para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, satuan fungsi, ASN, serta 227 personel PNPP Polres Pasuruan. Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan Apel, pelantunan Asmaul Husna, pembacaan doa, menyanyikan Mars Polri, pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri, hingga pembacaan Keputusan Kapolres Pasuruan terkait pemberian penghargaan.

Sebanyak 38 personel menerima penghargaan atas berbagai capaian kinerja sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Sat Reskrim Polres Pasuruan menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap 17 tempat kejadian perkara (TKP) kasus pencurian dengan pemberatan yang tersebar di wilayah hukum Pasuruan.
Unit Reskrim Polsek Gempol turut diapresiasi setelah meraih peringkat pertama Selra tingkat Polsek jajaran se-Jawa Timur tahun 2025, serta berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu jaringan lintas daerah, curanmor, dan pertolongan jahat dengan lebih dari 20 TKP. Sementara itu, Unit Intelkam Polsek Gempol dinilai berprestasi dalam optimalisasi pelayanan perizinan usaha sesuai Perpol Nomor 7 Tahun 2023 serta menyumbang PNBP SKCK terbesar di jajaran Polres Pasuruan sebanyak 8.060 lembar atau senilai Rp241.800.000.

Penghargaan juga diberikan kepada personel SPKT atas raihan medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship 7 Tahun 2026. Bag SDM diapresiasi atas kontribusi dalam program ketahanan pangan dengan peningkatan kompilasi laporan lahan dari 2,5 hektare menjadi 972 hektare pada 2025.

Sat Resnarkoba memperoleh penghargaan atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika dengan barang bukti 4.988,8 gram sabu senilai sekitar Rp6,5 miliar. Sementara Sat Lantas meraih penghargaan dari Ditlantas Polda Jatim atas capaian penginputan data E-Turjawali dan teguran presisi terbanyak semester II tahun 2025.
Dalam arahannya, Kapolres Pasuruan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan integritas seluruh personel. Ia menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memperkuat soliditas dan sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan.

Dinsos Sidoarjo Gerak Cepat, Lakukan Asesmen Warga Balongdowo 14 Tahun Tidak Bisa Berjalan

Sidoarjo | Gempurnews – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. Setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kondisi seorang warga Desa Balongdowo RT 04 RW 02, Kecamatan Candi, yang telah 14 tahun menderita sakit hingga tidak mampu berjalan, Dinsos langsung turun tangan melakukan asesmen ke lokasi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Mharta Wara Kusuma, segera memerintahkan staf Rehabilitasi Sosial, Muhammad Syaiful Hakim, untuk melakukan peninjauan langsung ke rumah warga yang dimaksud.
Didampingi Kepala Dusun (Kasun) Desa Balongdowo, Muhammad Syaiful Hakim mendatangi kediaman Masruri, warga yang selama belasan tahun hanya bisa terbaring karena kondisi kesehatannya. Setibanya di lokasi, rombongan Dinsos disambut hangat oleh putri Masruri, Nurul Hidayati.
Dengan penuh harap, Nurul Hidayati mengantar petugas menuju kamar sang ayah. Di ruangan sederhana itulah Masruri menjalani hari-harinya selama 14 tahun terakhir, tanpa mampu berjalan atau beraktivitas seperti sediakala.
Suasana haru pun tak terelakkan saat tim Dinas Sosial melihat langsung kondisi Masruri. Asesmen dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi kesehatan, kebutuhan alat bantu, hingga kemungkinan intervensi bantuan sosial maupun rujukan medis lanjutan.
Awak media yang turut hadir kemudian menghubungi Kepala Dinas Sosial, Mharta Wara Kusuma, melalui sambungan telepon untuk meminta keterangan lebih lanjut. Dalam wawancara tersebut, ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk tidak mengabaikan laporan masyarakat.
“Kami bergerak cepat setiap ada laporan warga yang membutuhkan penanganan, khususnya terkait kondisi disabilitas atau sakit menahun. Setelah asesmen dilakukan, kami akan menindaklanjuti sesuai kebutuhan dan kewenangan yang ada, baik melalui program rehabilitasi sosial, bantuan alat bantu, maupun koordinasi dengan instansi terkait,” ujar Mharta Wara Kusuma.
Tak hanya itu, awak media juga mewawancarai staf Rehabilitasi Sosial, Muhammad Syaiful Hakim, usai melakukan asesmen di kediaman Masruri. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah awal untuk memastikan bentuk bantuan yang tepat sasaran.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi Bapak Masruri, agar data yang kami miliki benar-benar sesuai dengan fakta di lapangan. Dari hasil asesmen awal, kami akan menyusun laporan dan merekomendasikan tindak lanjut, baik berupa bantuan sosial, alat bantu mobilitas, maupun koordinasi rujukan layanan kesehatan. Prinsipnya, kami ingin memastikan beliau mendapatkan haknya sebagai warga yang membutuhkan perlindungan sosial,” jelas Muhammad Syaiful Hakim.
Ia juga menambahkan bahwa proses pendampingan tidak berhenti pada kunjungan hari ini, melainkan akan terus dikawal hingga ada solusi konkret yang bisa dirasakan oleh keluarga.
Sementara itu, Nurul Hidayati, putri Masruri, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas kedatangan Dinas Sosial ke rumah mereka.
“Kami sangat berterima kasih karena akhirnya ada perhatian dari pemerintah. Selama ini bapak sudah 14 tahun tidak bisa berjalan. Kami hanya bisa merawat sebisanya di rumah. Harapan kami, semoga ada bantuan atau solusi agar kondisi bapak bisa lebih baik,” tutur Nurul dengan mata berkaca-kaca.
Kunjungan dan asesmen ini menjadi bukti bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam memastikan tidak ada warga yang terabaikan. Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo menegaskan akan terus mengawal proses pendampingan terhadap Masruri hingga mendapatkan penanganan yang layak.” Pungkasnya (Yl)

Operasi Ketupat 2026, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan

JAKARTA – Polri melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah selama dua pekan sejak tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan telah menyiapkan 2.746 posko untuk memberikan pengamanan hingga pelayanan yang maksimal terhadap masyarakat saat arus mudik dan balik Lebaran.

Sigit merinci sebanyak 1.624 posko akan difokuskan untuk pengamanan serta sebagai pusat informasi dan pengaturan arus lalu lintas. Ribuan posko ini bakal disiapkan di seluruh Indonesia.

Sementara, 779 lainnya akan digunakan sebagai posko pelayanan untuk tempat istirahat bagi pengemudi yang kelelahan. Sedangkan 343 posko terpadu akan digunakan sebagai pusat kendali operasi ketupat 2026.

“Yang tentunya di dalamnya juga ada tempat rest area dan berbagai macam layanan yang kita siapkan bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik dan balik,” kata Sigit di rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Lebih lanjut, Sigit mengatakan total ada 185.608 objek pengamanan yang menjadi fokus petugas. Mulai dari tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

“Tentunya perlu ada pelibatan stakeholder terkait untuk bersama-sama memberikan pelayanan di tempat wisata, tempat ibadah, transportasi umum, jalur mudik baik tol maupun arteri, jalur penyeberangan lintas pulau, dan pusat perbelanjaan serta rest area,” tutup Sigit.

Polres Probolinggo Kota Optimalkan Satkamling Wujudkan Kamtibmas Kondusif

KOTA PPROBOLINGGO — Polres Probolinggo Kota Polda Jawa Timur terus memperkuat keamanan lingkungan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah melalui kegiatan pembinaan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling).

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri mengatakan peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya selama bulan Ramadhan sangat penting.

“Jika masing – masing lingkungan dapat dikendalikan, maka Kota Probolinggo secara umum akan menjadi kondusif,” ujarnya, Senin (1/3/26).

Sebelumnya, Kapolres Probplinggo Kota juga telah memberikan pembinaan serta arahan kepada para petugas Satkamling di wilayah hukum Polres Probolinggo Kota.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Satkamling menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan permukiman warga.

Selain memberikan pembinaan, Kapolres Probolinggo Kota juga menyerahkan bantuan senter secara simbolis kepada perwakilan tiga petugas Satkamling di Kelurahan Jrebeng Lor.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan ronda malam serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, terlebih di bulan Ramadhan,” ujar AKBP Rico.

Melalui optimalisasi dan pembinaan Satkamling, Polres Probolinggo Kota berharap sistem keamanan lingkungan dapat berjalan lebih optimal, terorganisir, serta mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas di tengah masyarakat. (*)

Polri Siapkan Rekayasa Lalin One Way hingga Contraflow saat Arus Mudik Lebaran 2026

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa, Polri tetap menyiapkan strategi rekayasa lalu lintas (lalin) saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Menurut Sigit, strategi rekayasa lalu lintas masih dinilai efektif untuk diterapkan terkait mengurai potensi kemacetan arus lalu lintas akibat peningkatan volume kendaraan saat arus mudik dan balik Idul Fitri.

“Kemudian tentunya strategi rekayasa lalu lintas juga akan terus kita lakukan berdasarkan pengalaman yang ada,” kata Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas terkait kesiapan operasi ketupatan di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

Rekayasa lalin yang bakal diterapkan ketika arus mudik dan balik Lebaran 2026 di antaranya adalah One Way, Contraflow, pengaturan di Rest Area, pembatasan kendaraan sumbu tiga.

“Pemberian imbauan dan peniadaan tilang, delaying system di wilayah penyeberangan, dan pengalihan arus tentunya menjadi rekayasa-rekayasa yang akan kita lakukan,” ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit menekankan, dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran pada tahun lalu, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah sekira Rp137 Triliun. Diharapkan, tahun ini juga mengalami peningkatan agar terjadinya pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Tentunya kita harapkan pengamanan operasi ketupat Tahun 2026 ini juga bisa berhasil dengan maksimal, sehingga multiplier effect bagi perekonomian di daerah tentunya juga akan berdampak signifikan,'” tutup Sigit.

Personel Polsek Tanjung Raja Laksanakan Patroli Subuh Selama Bulan Suci Ramadhan

Ogan Ilir, Sumsel. gempurnews.com – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, personel Polsek Tanjung Raja melaksanakan kegiatan Patroli Subuh pada Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan patroli ini dilaksanakan di sejumlah lokasi yang menjadi tempat berkumpul masyarakat, khususnya setelah pelaksanaan salat Subuh, antara lain di Lapangan Bola Tanjung Raja dan Jembatan Sungai Ogan Tanjung Raja.

Patroli dipimpin oleh personel Polsek Tanjung Raja yang terdiri dari Aipda Amar Iqbal, Briptu Andi Oktawijaya, Briptu Rizky Alfajri, Bripda M. Andes, dan Bripda Ahmad Linggar.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan di titik-titik rawan serta lokasi yang sering menjadi tempat berkumpul muda-mudi. Selain itu, personel juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga keamanan, ketertiban, serta mematuhi norma selama menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP ZahirIn, menyampaikan bahwa kegiatan Patroli Subuh ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

“Patroli ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja tetap terjaga dengan baik selama bulan Ramadhan.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Berbagi di Bulan Ramadhan, Satlantas Bangkalan dan Ojol Perkuat Sinergi Ciptakan Kamselticarlantas

0

Bangkalan – Satlantas Polres Bangkalan kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan sosial bertajuk Polantas Menyapa pada Minggu (1/3/2026) sore.

Seperti yang tampak bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik, yakni Pangkalan Gojek Online Jalan Z. Alim Bangkalan dan Simpang Tiga Pos Bangkalan.

Kegiatan tersebut melibatkan Kanit Turjawali, anggota Kamsel, serta petugas Pos Halim yang turun langsung menyapa para pengemudi ojek online sekaligus membagikan nasi kotak untuk berbuka puasa.

Selain berbagi takjil, personel Satlantas juga menyampaikan imbauan keselamatan berlalu lintas, mengingat meningkatnya aktivitas kendaraan menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan.

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., M.I.K., mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis.

“Tidak lain kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita para pengemudi ojek online yang setiap hari bekerja di jalan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Momentum bulan suci Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan menunjukkan bahwa polisi lalu lintas hadir tidak hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para pengemudi ojek online memiliki mobilitas tinggi dan peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, sehingga keselamatan berkendara harus selalu menjadi prioritas utama.

“Kami juga mengimbau agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm standar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Jangan sampai karena mengejar order, keselamatan justru diabaikan. Keselamatan adalah yang utama, keluarga menunggu di rumah,” tegasnya.

Ojek online dan kepolisian bersifat kemitraan strategis dalam menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

“Dimana Ojek online merupakan pengguna jalan dengan mobilitas tinggi dan intensitas berkendara yang sangat sering. Karena itu, Satlantas Polres Bangkalan memandang teman-teman Ojek online sebagai mitra penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas,”tutupnya.

(tan)

Mengantar Hingga Akhir Hayat: Kisah Pengabdian Aipda Raja Faisal di Perbatasan NKRI

Batam, Sabtu (28/2/2026) — Pengabdian seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tak selalu terlihat di bawah sorot kamera. Di wilayah perbatasan NKRI, tepatnya Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Aipda Raja Faisal Mushawir menjalani pengabdian sunyi namun berdampak besar bagi kemanusiaan.

Pria kelahiran Tarempa, Juli 1986 ini telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri selama 21 tahun. Selain menjalankan tugas kepolisian, sejak 2017 ia secara sukarela menjadi sopir mobil jenazah gratis bagi masyarakat. Baginya, menjadi polisi adalah profesi, sementara mengantar jenazah adalah panggilan hati.

Aipda Raja Faisal dikenal luas oleh warga sebagai sosok yang selalu hadir ketika duka datang. Kapan pun diminta, ia siap mengantar jenazah dari RSUD Tarempa ke rumah duka, dari rumah duka ke pemakaman, maupun dari rumah ke rumah sakit. Tidak hanya bagi jenazah yang memiliki keluarga, tetapi juga jenazah tanpa identitas serta dari kalangan non-Muslim.

Pengabdian kemanusiaan tersebut berawal dari kiprahnya di organisasi sosial pengurusan jenazah Babul Khairat, yang bernaung di Masjid Nurul Ihsan Tarempa. Saat organisasi tersebut mengalami keterbatasan, termasuk ketiadaan sopir ambulans karena kendala pendanaan dan sebagian pengurus yang telah lanjut usia, Aipda Raja Faisal menawarkan diri untuk membantu.

Sejak itulah, ia menjadi pengemudi tetap mobil jenazah satu-satunya milik warga Desa Tarempa yang melayani hampir 20 ribu jiwa masyarakat di Kecamatan Siantan, Siantan Tengah, dan Siantan Selatan. Mobil jenazah pertama merupakan hibah pemerintah daerah yang telah dimodifikasi, sebelum kemudian pada 2017 organisasi Babul Khairat menerima bantuan mobil jenazah baru melalui Program Kemitraan Bank Riau Kepri.

Selama hampir satu dekade, Aipda Raja Faisal mengaku tidak lagi mampu menghitung berapa banyak jenazah yang telah ia antarkan. Masa paling berat ia rasakan saat pandemi COVID-19, ketika intensitas pelayanan meningkat tajam. Selain mengantar jenazah, ia juga diminta mengawal evakuasi pasien COVID-19 yang menolak karantina, mendampingi tenaga kesehatan, dan membantu penanganan darurat di wilayah kepulauan yang hanya dapat dijangkau melalui transportasi laut.

“Pernah terlintas di pikiran saya, saat mengantar jenazah di tengah malam, mungkin suatu hari nanti saya juga akan berada di posisi yang sama. Semua hanya soal waktu,” kenang Aipda Raja Faisal.

Dedikasi tersebut juga mendapat dukungan penuh dari keluarga. Istrinya, Maryam, berprofesi sebagai bidan di Kecamatan Siantan dan kerap menjadi rujukan masyarakat untuk berbagai persoalan kesehatan. Keduanya sering bergandengan tangan membantu warga, mulai dari mengantar ibu melahirkan yang tidak memiliki biaya, hingga mencarikan obat-obatan yang sulit diperoleh melalui jejaring Pemolisian Masyarakat (Polmas).

Pengabdian tanpa pamrih itu berbuah kepercayaan dan kebersamaan warga. Saat keluarga Aipda Raja Faisal membutuhkan donor darah pasca-persalinan, masyarakat datang berbondong-bondong membantu. Bahkan, dukungan sederhana seperti kiriman lauk makanan menjadi simbol kuatnya keguyuban di tanah kelahirannya.

Dukungan juga datang dari pimpinan Polri. Setiap kali ada panggilan kemanusiaan, pimpinan di Polsek Siantan, Polres Kepulauan Anambas, hingga Polda Kepulauan Riau memberikan izin penuh. Hal ini karena apa yang dilakukan Aipda Raja Faisal sejalan dengan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Atas dedikasi dan loyalitas tersebut, pada peringatan Hari Kesadaran Nasional 2026, Aipda Raja Faisal Mushawir menerima penghargaan dari Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri, khususnya di wilayah perbatasan NKRI yang jauh dari pusat perhatian.

Kisah Aipda Raja Faisal menjadi cermin Polri yang humanis dan hadir sepenuh hati di tengah masyarakat. Sebuah pengabdian yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menemani warga hingga perjalanan terakhir kehidupannya.

Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk

BONDOWOSO – Ramadhan bukan sekedar bulan menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum memperkuat empati dan memperluas kepedulian.

Di tengah denyut aktivitas Pasar Induk Bondowoso yang tetap ramai menjelang waktu berbuka, kehadiran Polisi Wanita Polres Bondowoso Polda Jatim menjadi penanda bahwa nilai berbagi terus dihidupkan dalam tindakan nyata.

Polwan Polres Bondowoso Polda Jatim yang menggelar aksi sosial itu membagikan 500 paket takjil kepada pengguna jalan, pedagang, dan juru parkir di sekitar Pasar Induk Bondowoso.

Lokasi Pasar Induk dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan titik strategis perlintasan kendaraan.

Dengan demikian, pembagian takjil dapat berlangsung efektif dan tepat sasaran.

“Alhamdulillah, kegiatan berbagi takjil berjalan lancar. Pasar Induk kami pilih karena merupakan pusat kegiatan masyarakat. Jika lokasi kurang ramai, tentu akan memerlukan waktu lebih lama untuk menyalurkan 500 paket takjil,” ujar Ipda Otty Diana Novita, Minggu (1/3/26).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan berbagi yang digagas Kapolres Bondowoso, AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, sebagai bentuk kepedulian sosial selama bulan suci Ramadhan.

Program tersebut tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga mempererat silaturahmi serta membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan warga.

Dalam perspektif nilai keagamaan dan sosial, berbagi di bulan Ramadhan memiliki makna yang mendalam.

Ramadhan mengajarkan kesabaran, pengendalian diri, serta kepekaan terhadap sesama, terutama mereka yang berada dalam keterbatasan.

Setiap paket takjil yang dibagikan bukan sekedar makanan pembuka puasa, melainkan simbol perhatian, solidaritas, dan kebersamaan.

Peran Polwan Polres Bondowoso dalam kegiatan ini juga mencerminkan kontribusi strategis Polisi Wanita dalam institusi Polri.

Tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, Polwan hadir sebagai representasi pendekatan humanis yang mengedepankan sentuhan empati, komunikasi persuasif, dan keteladanan.

Keberadaan mereka di ruang publik membawa pesan bahwa kepolisian adalah sahabat masyarakat, termasuk dalam momentum religius seperti Ramadhan.

Masyarakat yang menerima takjil menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan Polres Bondowoso.

Senyum dan sapaan hangat yang terjalin di antara aparat dan warga menjadi gambaran harmonisasi yang terus dibangun.

Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, Polwan Polres Bondowoso menegaskan bahwa pengabdian tidak berhenti pada tugas formal semata.

Di bulan penuh berkah, kehadiran mereka menjadi pengingat bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, menghadirkan keteduhan serta harapan di tengah kehidupan masyarakat. (*)

Giat Posyandu Dusun Kebonseket Sumbermujur Jaga Kesehatan Balita dan Lansia

Lumajang, — Kegiatan rutin jaga kesehatan ,dalam satu bulan satu kali Posyandu ILP Bambu Rampal
Dusun kebonseket ,Subermujur Candipuro lumajang(senin
02-03-2026)
Dalam giat tersebut bertujuan untuk menjaga kondusifitas kesehatan balita dan lansia, untuk balita berjumlah 35 sedangkan untuk lansia sebanyak 32
Meraka, perlu perhatian supaya tetap sehat terjaga asupannya,agar dapat mencegah masuknya segala penyakit,”jelas Revita selaku bidan yang menangani sekaligus kepala Posyandu.

Kemudian menurut bidan Revita yang didampingi, perawat/Trida oktama berharap kepada ibu balita supaya tetap, bersemangat meskipun dibulan puasa, untuk membawa balitanya ke posyandu dengan semangat berarti, mendukung jalannya, kegiatan posyandu, dan juga mendukung adanya kesehatan keluarganya sendiri,”terangnya.

Selanjutnya kata Revita dan harapannya, kepada ibu balita serta lansia, monggo kesempatan ini digunakan dengan baik dan semangat selalu untuk menghadiri giat posyandu ini, semua demi kesehatan dirinya dan keluarganya, jika badan sehat terdapat jiwa yang kuat pula.”tutupnya(Markasan)

Bidan : REVITA WIDYA PRATIWI
Perawat : TRIDA OKTAMA FIRMANSYAH
Jumlah balita : 35 balita
Jumlah yang hadir : 32 balita