Home Blog Page 98

Satgas Pangan Polres Malang Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapokting Aman Jelang Ramadan

0

MALANG – Satgas Pangan Polres Malang Polda Jawa Timur melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026.

Pengecekan salah satunya dilakukan di Pasar Kepanjen dengan menyasar sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging, telur, bawang, dan cabai.

Dari hasil pemantauan, stok bapokting di wilayah Kabupaten Malang dipastikan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kelangkaan.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polres Malang Polda Jatim untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat dari potensi gejolak pasar menjelang Ramadhan.

“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen dalam kondisi aman dan mencukupi. Secara umum, harga masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan,” ujar AKP Hafiz, Sabtu (7/2).

Ia menjelaskan, Satgas Pangan Polres Malang Polda Jatim juga memberi perhatian khusus pada komoditas cabai rawit merah yang memiliki potensi kenaikan harga akibat faktor cuaca.

“Untuk cabai rawit merah memang ada potensi kenaikan harga karena tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun kami sudah melakukan mitigasi bersama stakeholder dan supplier agar lonjakan harga dapat ditekan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Polres Malang Polda Jatim bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap distribusi dan harga bapokting, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.

AKP Hafiz juga mengimbau para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Upaya penegakan hukum akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan intervensi bila diperlukan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” tegasnya. (*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 209 Personel Beri Layanan Haul ke – 549 Sunan Ampel

0

TANJUNG PERAK – Kawasan Wisata Religi Ampel berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (7/2) malam. Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah memadati puncak peringatan Haul Agung Sunan Ampel ke-549. Guna memastikan kekhidmatan acara, Polres Pelabuhan Tanjung Perak menerjunkan personel penuh untuk mengawal jalannya rangkaian kegiatan di hari kedua tersebut.

Puncak keramaian mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB. Agenda diawali dengan prosesi kirab budaya yang diikuti sekitar 600 peserta.

Mengambil start dari Kampung Margi, iring-iringan tersebut bergerak menuju area Makam Sunan Ampel. Tak ayal, rute yang dilalui dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan tradisi tahunan tersebut.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat turun langsung memantau jalannya pengamanan.

Acara ini tidak hanya menjadi magnet bagi masyarakat umum, tetapi juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi kepolisian dan tokoh agama terkemuka.

Tampak hadir di jajaran tamu VIP antara lain Kabidkum Polda Jatim Kombespol Dr Sugeng Riyadi, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Jules Abraham Abast, Direktur PPA Polda Jatim Kombespol Ganis Setyaningrum, dan Kabiddokkes Polda Jatim Kombespol dr Bayu Dharma Shanti.

Turut mendampingi pula Kapolrestabes Surabaya Kombespol Dr Luthfie Sulistiawan serta para ulama sepuh seperti Habib Abu Bakar Bin Hasan Assegaf dan KH Habib Mustofa Bin Muhammad Alaydrus.

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menyampaikan bahwa fokus utama kepolisian adalah menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan jamaah yang diperkirakan mencapai ribuan orang.
Ia menjelaskan bahwa strategi pengamanan dibagi menjadi delapan titik posko strategis.

“Kami memplot personel di titik-titik krusial, mulai dari Ring I di Makam Sunan Ampel dan Masjid Ampel Lama, hingga pos pantau di jalur akses seperti Jalan Panggung, KH Mas Mansyur, hingga area parkir pertukangan,” ujar Suroto.

Puncak kekhusyukan terjadi saat memasuki sesi Yasin dan Tahlil yang dipusatkan di area makam. Sedikitnya 4 ribu jemaah larut dalam doa bersama untuk mengenang wafatnya tokoh Wali Songo, Sayyid Ali Rahmatullah, yang merupakan pilar penyebar Islam di tanah Jawa pada abad ke-15 tersebut.

“Kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan yang melibatkan mobilisasi massa sangat besar. Fokus kami adalah memastikan kenyamanan peziarah yang datang dari dalam maupun luar kota Surabaya,” tambah Iptu Suroto.

Rangkaian haul ini berlanjut hingga Minggu (8/2). Agenda hari ketiga diisi dengan kegiatan sosial dan religius, yakni khitanan massal bagi puluhan anak pada pagi hari, serta ditutup dengan pengajian Hadroh pada malam harinya yang diprediksi akan dihadiri sekitar 1.000 jemaah. (*)

Gerakan Indonesia Asri : Polres Probolinggo Bersama Warga Percantik Destinasi Wisata Pantai

0

PROBOLINGGO – Keindahan destinasi wisata tidak hanya ditentukan oleh panorama alamnya, tetapi juga oleh kebersihan dan kepedulian bersama.

Sejalan dengan semangat tersebut, Polres Probolinggo Polda Jawa Timur bersinergi dengan masyarakat melaksanakan aksi kerja bakti di sejumlah kawasan wisata pantai sejak Jumat (6/2/2026).

Empat pantai unggulan di wilayah Kabupaten Probolinggo menjadi sasaran utama kerja bakti, yakni Pantai Pesona Dringu, Pantai Bentar, Pantai Duta, dan Pantai Bohay.

Kawasan tersebut merupakan destinasi favorit yang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata daerah.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri bersama masyarakat dalam menjaga dan merawat destinasi wisata agar tetap bersih, nyaman, serta memiliki daya tarik bagi wisatawan.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menegaskan bahwa kebersihan destinasi wisata merupakan tanggung jawab bersama dan harus dijaga secara berkelanjutan, bukan hanya pada momen tertentu.

Menurut AKBP Latif, pantai dan destinasi wisata ini adalah wajah Probolinggo.

“Kalau bersih, orang akan datang. Kalau terawat, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak, karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya membersihkan hari ini, tetapi menjaga kebersihan setiap hari,” tegas AKBP Latif, Minggu (8/2/26)

Kapolres Probolinggo juga mengarahkan jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim agar terus aktif hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

“Polri harus menjadi penggerak dan teladan. Kita hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk mengedukasi, mengajak, dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan aman,” kata AKBP Latif.

Lebih lanjut, Kapolres Probolinggo menekankan bahwa kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran di wilayah masing-masing, dengan sasaran lingkungan umum dan lokasi yang memiliki nilai strategis, termasuk kawasan wisata.

“Kami ingin semangat gotong royong ini terus hidup. Jika kebersihan menjadi budaya, maka Indonesia Asri bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar terwujud mulai dari desa hingga ke tingkat kabupaten,” ujar AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo juga memberi apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap sinergi antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang nyaman serta mendukung kemajuan pariwisata daerah.

Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan kerja bakti tersebut dan berharap dapat dilakukan secara rutin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Probolinggo. Pantai menjadi lebih bersih dan nyaman. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ungkap Pandi, salah satu warga.

Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membangun kepercayaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Dengan adanya kerja bakti serentak ini, Polres Probolinggo Polda Jatim berharap kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat dan destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo dapat berkembang secara berkelanjutan sejalan dengan Gerakan Indonesia Asri. (*)

Satgas Pangan Polres Malang Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapokting Aman Jelang Ramadan

0

MALANG – Satgas Pangan Polres Malang Polda Jawa Timur melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026.

Pengecekan salah satunya dilakukan di Pasar Kepanjen dengan menyasar sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging, telur, bawang, dan cabai.

Dari hasil pemantauan, stok bapokting di wilayah Kabupaten Malang dipastikan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kelangkaan.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polres Malang Polda Jatim untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat dari potensi gejolak pasar menjelang Ramadhan.

“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen dalam kondisi aman dan mencukupi. Secara umum, harga masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan,” ujar AKP Hafiz, Sabtu (7/2).

Ia menjelaskan, Satgas Pangan Polres Malang Polda Jatim juga memberi perhatian khusus pada komoditas cabai rawit merah yang memiliki potensi kenaikan harga akibat faktor cuaca.

“Untuk cabai rawit merah memang ada potensi kenaikan harga karena tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun kami sudah melakukan mitigasi bersama stakeholder dan supplier agar lonjakan harga dapat ditekan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Polres Malang Polda Jatim bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap distribusi dan harga bapokting, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.

AKP Hafiz juga mengimbau para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

Upaya penegakan hukum akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan intervensi bila diperlukan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” tegasnya. (*)

Ketua FWP Forum Wartawan Pemalang Desak Satpol PP Hentikan Pengurugan Proyek PT Aquatec

GN News | Pemalang — Forum Wartawan Pemalang (FWP) mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang untuk segera menghentikan seluruh aktivitas pengurugan pada proyek pembangunan pabrik pakan ternak oleh PT Aquatec Rekatama Konstruksi yang diduga belum mengantongi izin resmi.

Desakan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua FWP, Drs. Imam Santoso, setelah melakukan klarifikasi dengan Kabid Cipta Karya, Andilala, pada Selasa (2/2/2026).

“Hasil pertemuan dengan Kabid Cipta Karya ada dua poin penting. Pertama, belum ada izin pembangunan pakan ternak oleh PT Aquatec. Kedua, seluruh kegiatan pengurugan harus dihentikan,” jelas Imam Santoso pada Kamis (5/2/2026)

Menurut Imam, aktivitas pengurugan tersebut merupakan bagian dari tahapan awal pendirian bangunan. Dalam istilah konstruksi, proses ini dikenal sebagai lantai kerja, yang seharusnya hanya dapat dilakukan setelah seluruh perizinan, termasuk IMB atau perizinan bangunan, diterbitkan secara resmi.

“Kami FWP, prinsip tidak anti Investasi Namun harus memenuhi syarat perizinan, IMB saja belum ada, kok sudah mulai melakukan pembangunan gedung. Ini jelas menyalahi aturan,” tegasnya.

Selain menyoroti persoalan perizinan, Imam juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap dugaan keterlibatan oknum wartawan yang meminta sejumlah uang terkait aktivitas pembangunan proyek tersebut. Bahkan, disebutkan adanya bukti transfer uang serta pencatutan nama wartawan Pemalang.

“Kami sangat menyayangkan tindakan oknum yang mengatasnamakan wartawan. Ini mencederai profesi dan merusak kepercayaan publik,” ujar Imam.

FWP pun mendorong pihak PT Aquatec sebagai kontraktor utama untuk melaporkan dugaan pemerasan oleh oknum wartawan kepada aparat penegak hukum, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

“Kami minta pihak Aquatec berani melaporkan dugaan ini secara resmi kepada pihak berwajib. Supaya ada efek jera dan tidak menjadi preseden buruk,” pungkasnya.

FWP juga mendorong aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) untuk bertindak tegas dan memastikan seluruh proses pembangunan di wilayah Pemalang berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (**)

Pembukaan Pesta Siaga Kwartir Cabang Kabupaten Pemalang 2026 : Wadah Pembinaan Karakter Sejak Dini.

Gempurnews | Pemalang – Pembukaan Pesta Siaga Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Pemalang berlangsung dengan khidmat dan meriah di Lapangan SLB Negeri 1 Pemalang , yang diadakan pada hari Sabtu (7/2/26). Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro,sekaligus menjadi pembina upacara pembukaan pesta siaga tahun 2026, dan dihadiri Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Ketua TP PKK, Ketua Kwarcab Sukarso.,S.H.,Kepala OPD, Camat, dan ratusan peserta Pramuka Siaga dari berbagai sekolah Dasar (SD) Se Kabupaten Pemalang.

Pesta Siaga ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan Pramuka, serta mempererat tali silaturahmi antara anggota Pramuka Siaga. Acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, seperti upacara pembukaan, pertunjukan seni, permainan edukatif dan lomba antar kontingen.

“Pembukaan Pesta Siaga Kwarcab Pemalang merupakan momentum yang sangat baik untuk menjadi wadah pembinaan karakter sejak dini melalui kegiatan edukatif melatih disiplin,kerjasama,serta menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab dalam diri adik adik pramuka siaga.

Pesta Siaga Kwarcab ini akan berlangsung selama satu hari dengan berbagai kegiatan dan perlombaan yang menarik dan bermanfaat bagi para peserta pesta siaga. (yn26)

Diharapkan melalui kegiatan ini nilai nilai kebersamaan dan semangat Kepramukaan dapat tertanam dengan baik sehingga menjadi bekal adik adik Siaga dalam kehidupan sehari hari.

(yn26)

Pihak MTSN 1 Pemalang Berikan Klarifikasi Soal Beredarnya Berita Pungutan Terhadap Siswa

0

Gempurnews | Pemalang – Waka Sarpras MTSN 1 Pemalang, Susilo Hadi P. mengklarifikasi atas beredarnya pemberitaan oleh salah satu media online terkait adanya pungutan iuran siswa sebesar Rp. 500.000,- untuk kegiatan TKA itu tidak benar, Klarifikasi ini dilaksanakan di ruang kerjanya. Sabtu (7/2/26).

Dalam klarifikasi tersebut Susilo memaparkan bahwa informasi yang Ia dapat di salah satu media online yang menginformasikan tentang iuran sebesar 500 ribu yang dibebankan kepada orangtua siswa untuk di belanjakan dalam penggadaan barang fasilitas Tes Kompetensi Akademik ( TKA ) itu tidak benar.

Dan di MTSN 1 Pemalang tidak ada bentuk iuran apapun tentang TKA , semua proses TKA dilakukan secara gratis dan tidak ada biaya yang di bebankan kepada siswa maupun Orangtua siswa. “Paparnya.

Kami juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat berita tersebut. Kami MTSN 1 Kabupaten Pemalang tetap memegang komitmen untuk menjaga Integritas Sekolah,serta memastikan bahwa MTSN 1 Pemalang tetap berkualitas, Transparansi,dan Akuntabilitas dalam mengelola keuangan sekolah. “Tegas Susilo.

Perlu Kami tambahkan terkait kegiatan Outingclass yang di laksanakan pada tanggal 10 Februari 2026, dengan biaya sebesar Rp. 1.800.000,- itu tidak benar alias Hoax, yang benar adalah Rp. 1.150.000,- dan itupun atas hasil musyawarah bersama antara Orangtua siswa,Komite dan Panitia penyelenggara. “Jelas Susilo.

Ia menyampaikan bagi orangtua siswa yang memiliki pertanyaan atau keraguan atas berita tersebut,Kami mohon untuk bisa langsung menghubungi pihak MTSN 1 Pemalang untuk mendapatkan informasi yang akurat dan jelas. “Tutupnya.

(yn26)

Dari Perjuangan ke Kebanggaan, Jonrius Sinurat Lulus Sarjana Hukum di UNRIKA

0

BATAM – Perjalanan panjang penuh disiplin, doa, dan pengorbanan akhirnya menuntun Jonrius Sinurat mencapai satu titik penting dalam hidupnya. Pada Jumat, 6 Februari 2026, di ruang peradilan semu Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA), ia resmi menyandang gelar Sarjana Hukum dengan konsentrasi Hukum Tata Negara setelah dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan.

Skripsi yang ia pertahankan berjudul “Implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terhadap Perlindungan Wartawan dalam Mewujudkan Kemerdekaan Pers.” Sebuah topik yang menuntut ketajaman analisis sekaligus keberanian akademik.

Di hadapan para penguji, Jonrius mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai peneliti. Ketua Penguji, Dr. (c.) Winda Roselina Effendi, S.I.P., M.I.P., bersama dua Penguji lainnya, Dr. Seftia Azrianti, S.H., M.H., dan Rabu, S.H., M.H., menilai karya tersebut memiliki kekuatan pada analisis.

“Bapak sudah mampu menganalisis, bukan hanya mengutip wawancara. Peneliti hadir di dalam penelitian. Data primer dan sekunder sudah terpenuhi. Secara keseluruhan sesuai kaidah penulisan,” ungkapnya.

Pengakuan itu menjadi energi besar. Terlebih bagi Jonrius yang menjalani kuliah sambil memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga.

Detik penentuan kelulusan menjadi klimaks. Saat kalimat lulus dengan nilai sangat memuaskan dibacakan, ruang sidang seakan berubah menjadi ruang syukur.

Jonrius menundukkan kepala, berterima kasih dalam hati.

Di luar ruangan, dua anaknya, Cornelius Nielsen Sinurat (12) dan Nelly Laurentia Sinurat (8) sudah menunggu. Mereka mungkin tidak mengikuti seluruh dinamika akademik di dalam, tetapi mereka memahami satu hal: ayah mereka sedang berjuang.

“Kami melihat sendiri Papa belajar sampai larut. Hari ini kami ikut merasakan hasilnya,” kata Nelly.

Cornelius menambahkan, “Semoga Papa terus maju dan jadi kebanggaan banyak orang,” ujarnya dengan semangat.

Sementara itu, sang istri Lianni Nababan yang tidak bisa hadir secara fisik karena bekerja, menyampaikan pesan penuh cinta.

“Perjuangan ini panjang. Saya menyaksikan setiap lelahnya. Tapi saya juga percaya, Tuhan tidak pernah tidur. Hari ini adalah hadiah,” ucapnya.

Banjir ucapan selamat datang dari pimpinan universitas, jajaran fakultas, para dosen pembimbing, hingga kerabat dan sahabat. Dukungan itu menjadi bukti bahwa keberhasilan seseorang tak pernah berdiri sendiri.

Menariknya, kebahagiaan belum berhenti sampai di situ.

Beberapa jam setelah sidang, ibunda Jonrius menelepon. Tanpa tahu bahwa anaknya baru saja lulus, ia hanya ingin mendengar kabar. Ketika diberi tahu tentang kelulusan tersebut, sang ibu spontan bersyukur.

“Berarti ini gerakan batin,” kata Jonrius menirukan ucapan ibunya, sebuah kalimat sederhana yang justru menggetarkan hati.

Setelah semuanya usai, Jonrius, kedua anaknya, dan teman-teman seperjuangan memanfaatkan waktu untuk berfoto di berbagai sudut kampus. Tawa pecah, rasa lelah luruh, digantikan harapan.

Dalam refleksinya, Jonrius menyebut hari itu sebagai salah satu momen paling membahagiakan dalam hidupnya.

“Terima kasih untuk semua doa, dukungan, dan kepercayaan. Ini bukan akhir, tapi awal untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.

Kelulusan ini bukan sekadar akademik. Ia adalah simbol bahwa tekad, ketika dirawat dengan kesabaran, pada waktunya akan berubah menjadi kemenangan.

Dan kini, Jonrius Sinurat, S.H., menatap masa depan dengan keyakinan baru. (Gokkon)

Penguatan Gakkum Lalin Berbasis Teknologi, Korlantas Polri Terbangkan ETLE Drone Patrol Presisi di Semarang

0

JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melaksanakan kegiatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Drone Patrol Presisi sebagai bagian integral dari strategi penguatan penegakan hukum (Gakkum) lalu lintas (Lalin) berbasis teknologi di wilayah Kota Semarang.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan, menekan potensi pelanggaran, serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas pada kawasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.

Pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi difokuskan pada empat titik strategis, yaitu di depan Simpang Lima Semarang, depan Lawang Sewu, depan Akademi Kepolisian (Akpol), serta di depan Satlantas Ungaran.

Penentuan titik-titik tersebut didasarkan pada hasil analisa dan evaluasi secara komprehensif terhadap karakteristik lalu lintas, kepadatan arus kendaraan, serta potensi terjadinya pelanggaran yang berdampak pada keselamatan pengguna jalan.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum menegaskan bahwa penerapan ETLE berbasis drone merupakan langkah strategis Korlantas Polri dalam mengakselerasi transformasi penegakan hukum lalu lintas yang modern, objektif, dan berkeadilan.

“Pemanfaatan teknologi drone memungkinkan pelaksanaan pengawasan dilakukan secara luas, presisi, dan berkesinambungan tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas di lapangan,” ujarnya Jumat (6/2/26).

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa fokus utama pengawasan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang diarahkan pada pelanggaran melawan arah.

Menurutnya pelanggaran melawan arah berdasarkan hasil evaluasi lapangan masih kerap terjadi dan memiliki tingkat risiko kecelakaan lalu lintas yang tinggi.

“Pelanggaran ini berpotensi menimbulkan kecelakaan frontal dengan konsekuensi fatal, khususnya pada ruas jalan perkotaan yang padat dan dinamis,” terang Brigjen Pol Faizal.

Dirgakkum Korlantas Polri menegaskan bahwa tindakan berkendara melawan arah merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap tata tertib berlalu lintas dan keselamatan jalan.

Berdasarkan ketentuan Pasal 287 ayat (1) jo Pasal 106 ayat (4) huruf a Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pelanggar dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000 (lima ratus ribu rupiah).

Setiap pelanggaran yang terekam melalui ETLE Drone Patrol Presisi selanjutnya diproses melalui sistem ETLE nasional secara elektronik, tanpa adanya interaksi langsung antara petugas dan pelanggar di lapangan.

“Mekanisme ini mencerminkan pelaksanaan penegakan hukum yang transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi prinsip presisi dan profesionalitas,” pungkas Brigjen Pol Faizal.

Pelaksanaan kegiatan ETLE Drone Patrol Presisi kali ini berada di bawah pengawasan dan pengendalian teknis Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H.

Mantan Wadir Lantas Polda Banten itu memastikan kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi pemanfaatan perangkat drone, serta keabsahan dan validitas data hasil perekaman pelanggaran.

Evaluasi dan pengendalian dilakukan secara berkelanjutan guna menjamin kualitas penindakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kombes Pol Dwi Sumrahadi menambahkan bahwa penindakan terhadap pelanggaran melawan arah tidak hanya bertujuan memberikan efek jera.

Kombes Pol Dwi Sumrahadi menyebut penindakan pelanggaran melawan arah juga merupakan bagian dari upaya pembinaan dan edukasi kepada masyarakat agar semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas.

“Pendekatan preemtif dan preventif tetap dikedepankan secara beriringan guna membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujar Kombes Dwi Sumrahadi.

Melalui pelaksanaan ETLE Drone Patrol Presisi di Kota Semarang, Korlantas Polri berharap dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan, serta mewujudkan sistem lalu lintas yang aman, tertib, dan berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan prima Polri kepada masyarakat. (*)

Kapolresta Malang Kota Pastikan Layanan Pengamanan Maksimal Mujahadah Kubro 1 Abad NU

0

MALANG KOTA – Wujud pelayanan dan pengamanan maksimal bagi masyarakat terus ditunjukkan Polresta Malang Kota Polda Jatim terutama pada pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Pada H-1 kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana didampingi Kabag Ops Kompol Wiwin Rusli memimpin Tactical Floor Game (TFG) di Ballroom Sanika Satyawada, Jumat (06/02/2026).

TFG diikuti perwakilan seluruh unsur pengamanan dan pelayanan untuk menyukseskan Mujahadah Kubro yang digelar Sabtu–Minggu (7–8/02/2026) di Stadion Gajayana Malang, sekaligus mengantisipasi kehadiran tamu VVIP Presiden RI Prabowo Subianto.

Melalui simulasi seluruh unsur memetakan tugas, jalur, dan skema pengamanan agar kegiatan keagamaan berjalan aman, tertib, dan kondusif, seiring meningkatnya standar pengamanan VVIP.

Kapolresta Malang Kota, menegaskan, TFG merupakan jantung perencanaan pengamanan, untuk pelaksanaan mulai H -1 kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang akan dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto.

“TFG untuk menyamakan langkah seluruh unsur agar pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU benar-benar maksimal,” kata Kombes Putu Kholis usai pimpin TFG, Jumat (6/2/26).

Kombes Putu Kholis menegaskan, setiap potensi gangguan harus diantisipasi secara preventif dan preemtif, mulai dari sterilisasi lokasi, pengaturan jamaah, hingga skenario darurat.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Wiwin Rusli memaparkan skema teknis pengamanan yang dibahas dalam TFG, mulai dari drop zone, alur masuk-keluar jamaah, hingga penempatan tenda pengamanan dan kesehatan.

“Pola pengamanan dibagi terbuka dan tertutup, dengan penempatan personel di pintu masuk, patroli area, dan sterilisasi lokasi sebelum kegiatan,”ujarnya.

Dalam pengamanan Mujahadah Kubro, Polresta Malang Kota Polda Jatim menyiapkan 8 pos penjagaan di titik strategis.

Tujuh pos berfungsi sebagai pos pengamanan, sementara satu pos pelayanan didirikan di pintu masuk Stadion Gajayana.

Pos tersebut berada di: depan Perpustakaan Kota Malang Jalan Ijen, Simpang Balapan, depan Kantor DPRD Kota Malang, Simpang Talun Jalan Kawi, pertigaan Jalan Bromo–Semeru, Pintu Timur Stadion Gajayana, dan depan MOG.

Diberitakan sebelumnya, bahwa pengamanan 1 Abad NU Polresta Malang Kota siagakan 4.081 personel gabungan, tidak hanya berorientasi pada Presiden, tetapi juga pada kenyamanan jamaah dan masyarakat umum. (*)