Home Blog Page 1084

Safari Ramadhan 1444 H Bupati Jember Dan J-Berbagi

0

JEMBER-Di Bulan Ramadhan 1444 Hijriyah merupakan bulan penuh berkah Pemerintah Kabupaten jember melangsungkan agendanya yakni J-Berbagi dan acara ini dimulai hari ini dengan mengambil lokasi awal kunjungan kerja Bupati Jember Hendy Siswanto adalah Kecamatan Puger yang bertempat di Desa Puger Wetan Sambil berwisata di Too In One yang bersebelahan dengan rumah Kepala Desa Inwan Nulloh. Selasa 28-03-2023.

Setelah rombongan bupati pulang dari Ibadah umroh langsung melakukan kegiatan kunjungan kerjanya dan Bupati Hendy Siswanto bekerja dengan melakukan turun ke bawah kunjungan ke desa desa seperti pada bulan puasa tahun yang lalu, Dan jika dulu dikenal dengan Program Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR) sekarang di ganti dengan program Jember Berbagi J-Berbagi.

J-Berbagi merupakan visi-misi dan menampung aspirasi rakyatnya juga sekaligus berbagi sampai akhir bulan Ramadhan 1444 Hijriyah dan di tegaskan. pula selama menjadi Bupati Jember program ini akan terus dilakukan selama bulan ramadhan dan semoga kita semua dalam lindungannya sehat jasmani dan rohani.

Bupati menyampaikan dengan program jember berbagi ini akan melihat jalan yang di lalui dan membangun jalan yang rusak sekaligus membagikan paket sembago dengan jumlah 217.000. Juga bantuan langsung tunai bagi masyarakat yang belum mendapatkan bahkan tak lupa pasar murah yang di pimpin langsung oleh Bambang Saputro Kepala Dinas Perdagangan kabupaten jember.

Sembari pamit kepada masyarakat Puger, Bupati Jember dan rombongan Forkopimda melanjutkan kunjungannya ke Kecamatan Wuluhan dan Berbuka bersama di lanjutkan dengan Sholat Taraweh.( jen )

Editor : dhw_robhin

Kepala Desa Wringin Agung Membagikan Tunjangan Hari Raya

0

JEMBER-Selasa 28-3-2023 Bertepatan bulan suci ramadhan ini Kepala Desa Wringin Agung Sutinah Kecamatan Jombang Kabupaten Jember Jawa Timur Bertempat di Pendopo Balai Desa Wringin Agung Membagikan Tunjangan Hari Raya ( THR ) 1444 Hijriyah bagi para ketua rukun tetangga dan ketua rukun warga sejumlah 141 rt-rw yang terbagi empat dusun dan untuk Tunjangan Hari Raya bagi Perangkatnya akan menyusul Insa alloh minggu depan.

Tunjangan Hari Raya ( THR ) Bagi rt-rw tahun ini sudah diberikan berupa satu buah Kain Baju Kain Celana juga Sirup bahkan kue lebaran untuk perorang ini sebagai langkah motivasi atas jabatan yang diembannya.ujar Kepala Desa Sutinah
Kita semua tahu bahwa jabatan ketua rt-rw selama ini bersifat sosial, sehingga THR kami berikan untuk menghargai perjuangan mereka selama ini.

Sedangkan Nuryadi Camat Jombang selaku pembina kepala desa sangat mengapresiasi atas pemberian Tunjangan Hari Raya ( THR ) kepada ketua rt-rw tersebut diberikan sekali dalam setahun dan semoga bermanfaat bagi mereka dan menjadikan semangat kerjanya, Waktu di hubungi via selulernya.

Salah satu ketua rt 03 dusun krajan 1 Wringin Agung Sumitro menyampaikan banyak banyak terima kasih kepada Kepala Desa Sutinah yang mana baru kali ini memberikan Tunjangan Hari Raya kepada kami.( antok )

Ulama Apresiasi Kinerja Polri Dalam Meningkatkan Kepercayaan Publik Terhadap Institusi Polri

PASURUAN – Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei tingkat kepercayaan terhadap Kepolisian Republik Indonesia (Polri) pada periode Februari – Maret 2023 meningkat, berada di angka 70,8 persen. Ketua Umum Rabithah Al-Alawiyah (Organisasi Pencatat dan Penghimpun Keluarga alawiiyin atau para Habaib di Indonesia) Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf mengapresiasi terkait meningkatnya kembali kepercayaan publik kepada Institusi Polri.

“Saya ucapkan Selamat kepada Institusi Polri atas peningkatan kinerjanya sehingga kepercayaan publik kepada Polri semakin bertambah. Tentu kepuasan kepercayaan publik kepada Polri ini merupakan buah dari kerja keras Kapolri dan jajarannya hingga ke bawah dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik di tengah isu yang mendera kepolisian saat ini,” ucap Habib Taufiq di kediamannya, Jln. Jawa, Gg : II Kota Pasuruan, Selasa (28/03/2023).

“Polri dan TNI merupakan bagian dari kebutuhan kita semua dalam ber-negara, karena untuk menjaga stabilitas dan keamanan NKRI adalah tugas mereka, harapan kita adalah dengan adanya Polri dan TNI yang Professional, Disiplin, dan Jujur dalam melaksanakan tugas, maka masyarakat akan merasa terayomi dan masyarakat akan terjamin keamanannya, bukan malah sebaliknya masyarakat akan ketakutan dan merasa terancam,” kata Pembina Yayasan Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah ini.

Sebagai bangsa yang besar, negara Indonesia harus mempunyai Polisi yang mampu memberikan perlindungan, Pengayoman, Pelayanan kepada masyarakat dengan baik, sehingga Polri bisa mendapatkan kepercayaan dan dicintai masyarakat.

“Alhamdulillah Allah SWT telah mengungkap penghianatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang merusak institusi Polri, dan alhamdulillah perlahan sudah terungkap semuanya, mudah-mudahan untuk ke depannya Polri akan lebih cermat dan akan lebih terawasi sehingga pelanggaran tidak terjadi kembali,” kata Habib Taufiq.

Habib Taufiq menghimbau agar masyarakat tidak boleh pesimis tetapi masyarakat harus tetap mendukung Kepolisian untuk menjadi tonggak keamanan dan kedaulatan di negeri ini.

“Kita harus tetap bersama-sama dalam keadaan apapun untuk menjaga NKRI, Polri adalah milik kita bersama, kami semuanya masyarakat tidak pernah berpisah dan dipisahkan oleh Polri dan TNI, karena itu harapan kita, ayo kita berbenah diri dan kita mendukung yang benar untuk kebenaran, dan yang salah harus berhenti,” tutup Habib Taufiq.

Berikut data tren kepercayaan masyarakat terhadap Polri dari tahun ke tahun:

April 2014. : 57,6%
Januari 2015. : 68,6%
Agustus 2016. : 73,2%
September 2017 : 76,5%
September 2018 : 79,8%
Februari 2019 : 80,5%
September 2020 : 72,3%
September 2021 : 70,9%
November 2021 : 80,2%
Desember 2021 : 74,1%
Februari 2022 : 75,2%
April 2022. : 77,3%
Juni 2022. : 76,4
Agustus 2022 : 69,6%
September 2022 : 62,6%
November 2022 : 64,5%
Desember 2022 : 70,4%
Februari 2023.    : 70,8%.

Polresta Mojokerto Grebek Judi Sabung Ayam, Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Jumat Curhat

Kota Mojokerto – Kembali Polresta Mojokerto Polda Jatim menindaklanjuti keluhan warga terkait adanya tempat sabung ayam yang diduga ada unsur perjudiannya.

Kali ini melalui Polsek Magersari Poresta Mojokerto menggerebek judi sabung ayam di Kawasan Bung Cino Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Wiwit Adisatria, S.H, S.I.K, M.T melalui Kapolsek Magersari, Kompol Roy Aquary Prawirosastro menyebut adanya sabung ayam yang disinyalir ada unsur perjudian di dalamnya itu telah membuat resah warga masyarakat.

Hal itu kata Kompol Roy Aquary Prawirosastro seperti pernah didengarnya pada saat Polresta Mojokerto menggelar Jumat Curhat yang dalam kegiatan tersebut warga masyarakat dipersilahkan menyampaikan keluhan,usul dan saran terhadap situasi yang ada termasuk kinerja kepolisian.

“Ada warga yang curhat bahwa keberadaan sabung ayam menurutnya sangat meresahkan masyarakat karena di dalamnya ada unsur judi,” ujar Kompol Roy usai memimpin penggrebekan lokasi sabung ayam, Selasa (28/3).

Saat petugas melakukan penggrebekan, para penyambung ayam berhasil melarikan diri karena mengetahui adanya petugas yang datang.

Namun demikian, Polisi berhasil telah menyita barang bukti yang ditinggal para penyabung, diantaranya 4 ekor ayam jago, 1 set arena Judi berbentuk segi empat dan alas karpet warna putih krem, 1 buah jam dinding, dan 2 buah kurungan ayam.

“Barang bukti berhasil kami amankan, dan lokasi sabung ayam kami tutup,”ujar Kompol Roy.

Selanjutnya kata Kompol Roy, Polsek Magersari akan segera berkoordinasi bersama tiga pilar di wilayah tersebut untuk memastikan tempat sabung ayam di wilayah Kota Mojokerto pada umumnya dan Kecamatan Magersari khususnya tidak akan ada lagi.

“Kami akan lakukan penyelidikan terkait para pejudi sabung ayam yang melarikan diri. Selain itu juga koordinasi 3 Pilar, agar lokasi tersebut tidak dijadikan tempat Judi Sabung Ayam kembali,” pungkas Kompol Roy.

Pemerintah Desa Sumbergondo Upayakan Masyarakatnya Segera Miliki Identitas Kependudukan Digital

0

Gempurnews.com–Banyuwangi. Berbagai upaya gencar dilakukan Pemerintah Desa Sumbergondo guna memastikan masyarakatnya memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Hal ini disampaikan Kepala Desa Sumbergondo Noerman Iswandi melalui Kasi Pemerintah Desa Sumbergondo Rohimatun, Selasa (28/03/2023).

“Program terbaru saat ini yang dicanangkan ibu bupati yaitu Identitas Kependudukan Digital (IKD), sesuai arahan Bupati untuk semua penduduk kabupaten Banyuwangi yang telah memiliki E-KTP agar segera mengakses aplikasi IKD.” Pungkasnya.

Menyikapi hal itu kini Pemerintah Desa Sumbergondo tengah gencar melakukan sosialisasi. Selain itu untuk memastikan masyarakatnya segera memiliki IKD, setiap pelayanan yang diberikan langsung di desa, mewajibkan masyarakat untuk mengakses aplikasi IKD.

“Kita upayakan untuk masyarakat yang mengakses pelayanan di desa wajib mendownload aplikasinya, selain itu kami gencar melakukan sosialisasi ke kader-kader, bahkan ditingkatkan RT/RW kita juga memanfaatkan group WhatsApp maupun Smart Kampung yang ada.” Ujarnya.

Digital ID atau Identitas Kependudukan Digital sejatinya merupakan salah satu inovasi Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk digitalisasi dokumen kependudukan yang saat ini digunakan oleh penduduk Indonesia ke dalam handphone baik itu berupa foto, ataupun QR Code. 

“Bicara fungsi melalui aplikasi IKD, masyarakat nanti dapat mengakses ID dokumen kependudukan pribadi secara digital. ID dokumen tersebut seperti, kartu keluarga, akta kelahiran, akta nikah, akta perceraian, akta kematian, sertifikat Vaksin, bahkan NPWP dapat terekam lengkap dan tersimpan rapi didalam genggaman sehingga hal ini memberikan kemudahan jangkauan bagi masyarakat.” Paparnaya.

Selain itu manfaat langsung aplikasi Identitas Kependudukan Digital, warga dapat mencetak sendiri dokumen kependudukan yang dibutuhkan.

Kepada awak media Rohimatun juga menambahkan, bahwa tidak semua usaha bisa berjalan mulus, minimnya pemahaman masyarakat pedesaan terhadap teknologi terutama usia lansia menjadi kendala pemerintah desa, namun pihaknya akan tetap berusah sembari menunggu arahan lanjutan dari pihak-pihak terkait.

“Tidak semua masyarakat paham IT mas ya, dan tidak semua masyarakat memiliki smart phone, utamanya lansia, itulah yang mungkin akan jadi kendala kami, tapi kami optimis pasti nantinya ada solusi, sembari menunggu intruksi lanjutan dari pihak terkait.” Imbuhnya. (*/Sgt)

Ketua LSM AMPP dan PH Minta DPRD Kabupaten Probolinggo Mengakumulasi Aturan Terkait Kasus Kades Temenggungan

0

Probolinggo,
Ancaman 7 tahun penjara yang menanti dalam kasus memberikan keterangan palsu dibawah sumpah oleh Kepala Desa Temenggungan Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo, Moch. Iqbal Ali Warsa semakin panas untuk ditelusuri lebih jauh. Kasus ini menyeruak setelah kades tersebut ditetapkan statusnya menjadi terdakwa.
Terkait proses hukum menyangkut status Moch Iqbal Ali Warsa yang belum sepenuhnya dijalankan sesuai mekanisme termasuk yang berkaitan dengan jabatan Iqbal selaku Kades Temenggungan, maka Ketua LSM AMPP H. Lutfi Hamid BA didampingi Kuasa Hukumnya H. M. Samiran, SH mendatangi kantor DPRD Kabupaten Probolinggo dalam upaya meminta anggota legislatif dapat menindaklanjuti persoalan yang menjerat Kades Temenggungan tersebut minimal dengan cara mengakumulasi aturan utamanya yang berhubungan dengan status terdakwa dan aturan Pemerintah yang memuat teknis dalam kepemimpinan tingkat desa.
M.Samiran SH saat bertemu dengan staf sekretariat DPRD dan menyerahkan surat untuk ketua dewan menjelaskan bahwa pihaknya berupaya agar persoalan ini dapat terselesaikan sesuaidengan aturan dan regulasi yang ada menyangkut status terdakwa yang dihubungkan dengan aturan pemerintahan. Kami menyampaikan surat meminta waktu pada DPRD untuk beraudensi guna mengakomodir aspirasi dari rekan-rekan terkait kasus kades Temenggungan sesuai register perkara nomor 77/Pid.B/III/2023/PN.Krs.”ujarnya.

Ditambahkan oleh Samiran, menyangkut status Iqbal Ali Warsa sebagai terdakwa bahwa sesuai dengan KUHP Pasal 242 dan Undang-undang desa nomor 6 tahun 2014 yang semuanya telah mengatur dengan jelas konsekweni yang harus diterima oleh yang bersangkutan termasuk ancaman hukuman. Kami telah mengirimkan surat ke sejumlah instansi termasuk Pemerintah Daerah, namun hingga saat belum ada titik terangnya termasuk langkah Wakil Bupati dalam memberikan kebijakan terkait kasus ini.tambahnya.
Sementara ketua AMPP H. Lutfi Hamid menjelaskan bahwa kedatangan pihaknya ke kantor legislatif sebagai upaya untuk memberikan pemahaman pada masyarakat bahwa dimata hukum tidak ada perbedaan. Diharapkan DPRD dapat memfasilitasi penyampaian aspirasi melalui audensi, agar persoalan ini bisa disikapi secara transparan.ujarnya.
Dihari yang sama dan waktu berbeda, Pengadilan Negeri Probolinggo di Kraksaan, kembali melaksanakan sidang pidana memberikan keterangan palsu di atas sumpah, dengan agenda tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas nota keberatan (eksepsi) dari penasehat hukum terdakwa, Prayuda SH. Menurutnya sidang tersebut adalah tanggapan dari jaksa penuntut umum (JPU) atas nota nota keberatan, Kami mengajukan eksepsi karena kami menilai dakwaan jaksa itu cacat, dan kalau dari kami hakim nanti akan memutus yang terbaik.ungkap Yuda.
Perkara dengan register No.77/Pid.B/2023/PN.Krs mampu menyita perhatian masyarakat terutama pemerhati hukum yang ada diwilayah kbupaten Probolinggo, pasalnya dengan adanya kasus memberikan keterangan palsu dibawah sumpah ini, Kades M. Iqbal Ali Warsa bisa dijerat Pasal 242 ayat 1 KUHP dengan ancaman 7 Tahun penjara. (Suh)

Pemdes Sumber Salam Serahkan Bantuan 260 Alat Pertanian Dan Peternakan

0

BONDOWOSO– Dalam upaya peningkatan ketahanan pangan Pemerintah Desa (Pemdes) Sumber salam Kecamatan Tenggarang kabupaten Bondowoso, memberikan bantuan sarana dan prasarana 130 alat pertanian Handsprayer dan dalam bidang peternakan 130 alat Argo/gerobak sorong, bertempat di pendopo balai Desa Sumbersalam selasa (28/3/2023)

Penyerahan bantuan tersebut diserahkan secara simbolis langsung oleh Kades H.Muhammad Holis di dampingi Camat Tenggarang, Pendamping Desa Perangkat Desa dan Babinsa setempat.

Kepala Desa Sumber salam H. M Holis menyapaikan bantuan tersebut meminta agar masyarakat penerima bantuan untuk menjaga dan merawatnya dengan baik, jangan di jual dan bilamana ada yang meminjam alat semprot agar meminjaminya.” papar kades

“Lanjut Kades, menghimbau kepada masyarakat agar dapat menggunakan dan memanfaatkan sebaik mungkin apa yang sudah Pemerintah desa berikan kepada masyarakat itu perlu di jaga dan rawat, agar apa yang menjadi milik kita tetap terjaga kualitasnya agar bisa bertahan lama.

”Bagi masyarakat yang belum kebagian bantuan kami selaku pemerintah desa tetap akan mendata agar peruntukan pemberdayaan ini bisa merata sehingga tidak ada yang namanya pilih kasih, karena program ini benar benar tepat sasaran.” terang kades.

Sehingga saya harap bantuan ini dapat membantu meringankan beban dalam melaksanakan aktifitas pertanian dan peternakan di wilayah desa Sumber salam.” paparnya.

program pemberdayaan yang tertuang dalam APBDes Tahun 2023 ini sudah tepat sasaran, untuk meninkatkan usaha pertanian dan peternakan dalam upaya peningkatan ketahanan pangan.”pungkasnya.
(Dar)

TUMBUHKAN IKLIM INOVASI DAERAH, KOMPETISI INOVASI ChiMA 2023 RESMI DIBUKA

0

CIMAHI – Selasa (28/03/2023)
Dalam upaya mendorong daya saing daerah dan menumbuhkan iklim inovasi di Kota Cimahi, Pemerintah Daerah Kota Cimahi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Cimahi menyelenggarakan Kompetisi Inovasi Cimahi Motekar Awards (ChiMA) tahun 2023.
Kompetisi inovasi ChiMA tahun 2023 secara resmi dibuka oleh Pj. Wali Kota Cimahi, Dikdik S. Nugrahawan, di Aula Gedung A Gedung Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Senin (27/03).
“Tuntutan kehidupan dalam menghadapi era global megatrend mendorong kita untuk terus melakukan inovasi di segala bidang dengan memanfaatkan teknologi,” ujar Dikdik saat membuka Kompetisi Inovasi ChiMA 2023.
Dikdik juga menyampaikan ide-ide dan gagasan kreatif dan inovatif dari seluruh lapisan masyarakat menjadi sebuah hal yang sangat ditunggu dan harapkan oleh Pemerintah Daerah Kota Cimahi, “Oleh karena itu, sebagai salah satu upaya untuk menstimulus ide-ide dan gagasan inovatif dari seluruh lapisan masyarakat di Kota Cimahi, Pemerintah Kota Cimahi hari ini kembali menyelenggarakan Kompetisi Inovasi ChiMA tahun 2023,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan berbagai apresiasi dan penghargaan terbaik di bidang inovasi serta kreatifitas yang telah diterima oleh Pemerintah Kota Cimahi sepanjang tahun 2022 bukanlah akhir dari perjuangan, “Hal ini justru menjadi bukti komitmen dan konsistensi dari pemerintah kota dan seluruh stakeholders dalam menjaga keberlanjutan pengembangan inovasi di Kota Cimahi,” tegasnya.
Dikdik juga berharap inovasi yang dihasilkan pada kompetisi ini diharapkan dapat sinergis dan mendukung terhadap rencana prioritas pembangunan kota pada tahun 2023.
Kompetisi Inovasi ChiMA tahun 2023 merupakan yang ketiga kalinya diadakan oleh Pemkot Cimahi. Tema kompetisi ChiMA tahun 2023 adalah “Penguatan Inovasi untuk Peningkatan Daya Saing Daerah”, sedangkan tagline kompetisi inovasi tahun ini adalah “Ngahiji (mengembangkan hadirnya jiwa inovasi) untuk prestasi Cimahi” yang selaras dengan tagline Kota Cimahi yaitu “Cimahi Ngahiji” yang berarti bersatu membangun Cimahi.
Rangkaian pelaksanaan kompetisi direncanakan akan dilaksanakan mulai hari ini senin 27 Maret 2023 yaitu Launching Kompetisi Inovasi ChiMA Awards 2023, hingga penetapan pemenang serta penyerahan hadiah yang akan dilaksanakan pada bulan Juni 2023 bertepatan dengan perayaan HUT Kota Cimahi yang ke 22.
Kategori inovasi yang dilombakan pada Kompetisi Inovasi ChiMA tahun 2023 meliputi kategori sosial, ekonomi, kapasitas sumberdaya manusia, birokrasi serta kategori infrastruktur wilayah. Sedangkan tahapan kompetisi ini dimulai dari tahap pendaftaran dan pengisian data inovasi melalui aplikasi Piramida, sosialisasi dan bimbingan teknis kompetisi inovasi, seleksi 1 untuk penentuan 5 besar finalis dari setiap kelompok peserta, seleksi 2 untuk penentuan 3 besar finalis dari setiap kelompok peserta yang dilanjutkan dengan tahap presentasi dan penilaian video via youtube sehingga akhirnya didapatkan pemenang ChiMA Awards 2023.
Untuk menjaga obyektifitas penilaian sekaligus diharapkan dapat memberikan umpan balik untuk penyempurnaan inovasi-inovasi yang mengikuti kompetisi, pada Kompetisi Inovasi ChiMA 2023 tim juri penilai berasal berbagai unsur, meliputi unsur pemerintahan, akademisi, bisnis, komunitas serta unsur media. Selain itu untuk memastikan validitas data pendukung inovasi serta menjaga netralitas penilaian, tim verifikator eksternal yang berasal dari kalangan akademisi juga akan dilibatkan dalam tahapan penilaian.
Adapun kompetisi inovasi tahun ini diikuti oleh peserta kompetisi yang terbagi kedalam 7 kelompok, meliputi:
a. Kelompok 1 Perangkat Daerah terdiri dari Perangkat Daerah, Kecamatan, RSUD Cibabat, dan bagian pada Setda;
b. Kelompok 2 Puskesmas /UPTD /BLUD /Kelurahan;
c. Kelompok 3 Karyawan Pemkot Cimahi yang terdiri dari PNS, PPPK, Non-ASN (THL, Tenaga ahli, Outsourcing);
d. Kelompok 4 Pelajar dan Mahasiswa yang terdiri dari pelajar mencakup seluruh jenjang pendidikan serta mahasiswa perguruan tinggi;
e. Kelompok 5 Tenaga Pendidik dan Pengajar yang terdiri dari Guru SD, SMP, SMA/SMK serta Dosen Perguruan Tinggi;
f. Kelompok 6 Masyarakat umum meliputi Komunitas, Perorangan, Koperasi dan UKM;
g. Predikat khusus yaitu Perangkat Daerah Terinovatif.

Achmad $
Sumber:(Bidang IKPS/Dy)

Beraksi di Toko Kelontong, Tiga Pemuda Kediri Diamankan Polisi

0

Kediri – Petugas Satreskrim Polres Kediri, Polda Jatim amankan tersangka dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) di Kecamatan Wates.

Aksi pencurian dilakukan pada hari Senin (27/3/2023) dini hari, sekira pukul 01.00 WIB. Tempat kejadian perkara (TKP) merupakan toko kelontong milik Mamik Suparmi (54) yang berada di depan Stadion RT/RW 006/009 Dusun Tawangsari Desa Tawang.

Dari kejadian ini, Polisi berhasil mengamankan tiga pemuda Wates selaku tersangka, yakni satu orang dewasa berinisial AZR (18) dan dua anak dibawah umur DP (17) dan CA (15).

Menurut kesaksian PSY (27), AZR masuk ke dalam toko dengan cara memanjat dinding kemudian masuk ke dalam toko melalui atap untuk melakukan pencurian.

Aksi tersebut pertama kali diketahuinya saat tengah memantau toko melalui CCTV di handphone. Melihat pria asing membobol toko, Ia langsung menghubungi anggota Polsek Wates dan Satreskrim Polres Kediri.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan bahwa ketiga tersangka memiliki peran masing-masing.

“AZR bertugas masuk ke toko, sedangkan DP dan CA bertugas mengantar ke TKP kemudian menjemputnya apabila berhasil melakukan pencurian,” terang Kasat Reskrim.

Kini tersangka berikut barang bukti berupa satu buah sabit yang digunakan saat beraksi, 31 pack rokok dengan berbagai merek, tiga CCTV rusak, dan uang sebesar Rp. 22.000,- telah diamankan di Mako Polres Kediri.

Atas kejadian itu tersangka dijerat Pasal 363 ayat (2) KUH Pidana tentang pencurian di malam hari yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, dengan hukuman penjara paling lama sembilan tahun. (Ageng)

FASILITASI PELAKU USAHA DAN WARGA, PEMKOT GELAR BAZAR RAMADAN-PASAR MURAH

0

PROBOLINGGO,
Selama 19 hari warga Kota Probolinggo dan sekitarnya dapat menikmati waktu ngabuburit di Alun-alun sambil berkunjung ke Bazar Ramadan 1444 H dan Pasar Murah yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP). Ya, giat tersebut dimulai pada Senin (27/4) sampai 14 April mendatang, dibuka mulai pukul 14.00 sampai pukul 17.30 WIB.

Pada seremonial pembukaan , Fitriawati Kepala DKUKMP mengatakan bahwa selain merupakan acara rutin setiap tahunnya dalam menyambut bulan suci Ramadan, sekaligus untuk meningkatkan akselerasi ekonomi masyarakat, pelaku usaha dan PKL.

“Ini juga merupakan upaya mengendalikan inflasi daerah, juga memberikan kesempatan pada pelaku usaha mengenalkan dan memasarkan produknya dan memperkokoh persatuan di antara umat Islam serta melestarikan budaya kebersamaan dalam konteks budaya yang positif,” jelas Fitri dihadapan peserta undangan yakni perwakilan forkopimda dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Fitri, sapaan akrabnya, juga menjelaskan bahwa Bazar dan Pasar Murah yang diikuti oleh 120 peserta yaitu 100 peserta bazar dan 20 peserta pasar murah yang didukung oleh lembaga swasta dan perangkat daerah. Lokasi bazar dekat dengan pujasera agar masyarakat lebih mudah mengakses kuliner. “Kami ingin mempermudah masyarakat yang ingin mencari kuliner, kalau mencar-mencar nanti kan ga enak. Semua mendapat kesempatan untuk berjualan,” jelasnya.

Event tersebut disambut antusias oleh para UKM dan Pelaku Usaha di Kota Probolinggo, seperti yang dikatakan oleh UKM Kecamatan Mayangan yang menyiapkan beberapa macam produk jualan mereka seperti kue kering, camilan, roti, dan produk minuman, “Ini ada roti, sari dele, ini produk khas kami, kami dari seluruh UKM di Kelurahan Mayangan, ini sebenarnya ada lebih banyak lagi, namun tadi sempat hujan jadi belum bisa bawa banyak,” kata Mistianingsih, Koordinator UKM Kecamatan Mayangan.

Bukan hanya pelaku usaha dan UKM yang bersemangat menjual barangnya, warga Kota Probolinggo pun ikut senang dengan adanya giat tersebut. Ditemui setelah berburu produk murah, Ibu Ina yang hadir bersama rekannya bercerita dengan senang bahwa mereka baru saja membeli produk mie instan dengan harga sangat murah. “Ini loh satu kresek gini harganya cuman Rp 17 ribu aja, dapet mug lagi, pokok murah disini, tadi aja belinya rebutan. Rame banget, untung kebagian,” ungkapnya bangga.

Pengguntingan pita yang dilakukan oleh Asisten Pemerintahan Gogol Sudjarwo dan Perwakilan Forkopimda menandakan telah resmi dibukanya giat tersebut. Mereka pun menilik lebih lanjut apa yang dijual dalam giat tersebut sesekali bercengkerama dengan para pelaku usaha. Salah satu perusahaan yang ikut dalam pasar murah adalah Jawa Pos Radar Bromo yang menjual sembako murah. Saking antusiasmenya pembeli dagangan mereka pun laris manis. Selain itu juga ada Bulog dan perusahaan tekstil ikut meramaikan kegiatan tersebut.(Ali)