Home Blog Page 1129

Patroli Malam Antisipasi Ganguan Kriminalitas 3C di Daerah Sepi

0

Lumajang-Di jalan yang sepi ini sangat rawan dan merupakan tempat setrategis bagi para begal maupun jambret dan kejahatan lainnya.

Untuk itu, personil Polsek Gucialit jajaran Polres Lumajang melakukan patroli keliling di daerah sepi rawan kriminalitas.

Selain melakukan patroli, petugas juga melakukan silaturahmi dan dialogis bersama warga masyarakat.

“Patroli keliling jalan yang sepi sebagai antisipasi kejahatan terus dilakukan anggota Polsek Gucialit,” Ungkap Kapolsek Gucialit Iptu Arie Udiyanto melalui Kasubsi Penmas Subbag Humas Polres Lumajang Aiptu Eko Budi Laksono.

Eko menuturkan, patroli malam ini memilih Jalan sepi sebagai sasaran patroli, karena di jalan sepi bisa dimungkinkan timbul tindakan kejahatan

“Untuk itu dengan kehadiran petugas kepolisian sangat tepat jika berpatroli ditempat itu untuk mencegah tindakan kejahatan,” Ujarnya.

Untuk menimbulkan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat yang beraktivitas, Anggota Polsek Gucialit melaksanakan Patroli agar tidak ada tindakan kejahatan yang terjadi serta untuk mencegah terjadinya Ganguan Kriminalitas.

Kapolda Jatim Beri Apresiasi Polres Kediri Terkait Kondusifitas Wilayah

0

Kediri- Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Drs. Toni Harmanto, MH melakukan kunjungan kerja (kunker) di Mapolres Kediri, pada Rabu (1/2/2023) siang.

Kapolda Jatim datang bersama sejumlah petinggi Polda Jatim yakni Irwasda Kombes Pol Mohamad Aris, SH SIK MSi, Karo Ops Kombes Pol Puji Santosa, Dir Samapta Kombes Pol Drs. H. Yudi Sumartono, MM, dan Dir Polairud Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, SH SIK.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho, SIK didampingi Wakapolres Kompol Hendry Ibnu Indarto, SH SIK MSi, para pejabat utama (PJU), dan Kapolsek jajaran menyambut langsung kedatangan Kapolda beserta rombongan.

Dalam kunjungannya, Kapolda melakukan pengecekan secara langsung kesiapan pelayanan personel terhadap masyarakat dan memberikan pengarahan kepada PJU, Kapolsek jajaran dan Pa Polres Kediri dan sesi tanya jawab.

AKBP Agung selaku penanggung jawab kamtibmas di wilayah Kabupaten Kediri melaporkan bahwa situasi secara umum dalam kondisi aman dan kondusif, kegiatan masyarakat juga berlangsung normal dan baik.

Selain itu, Kapolres menyampaikan beberapa hal terkait situasi politik, perkembangan harga sembako, capaian vaksinasi Covid-19 dan permasalahan yang belakangan viral yaitu konflik antar perguruan silat.

“Saat ini sudah dibentuk forum perguruan silat sebagai wadah silaturahmi apabila terdapat gesekan antar perguruan dapat segera teratasi. Juga dibentuk Sispamkota (simulasi sistem pengamanan dalam kota) yang kami gelar setiap Sabtu Minggu dengan tujuan untuk meminimalisir kejadian serupa,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda mengucapkan terimakasih kepada Kapolres, Wakapolres dan seluruh anggota atas keberhasilan dalam menjaga harkamtibmas. Kedepannya, Ia berharap pola kerja Polres Kediri tetap dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah tidak ada hal yang menonjol dan di media juga tidak terdapat konten maupun pemberitaan yang buruk terhadap institusi kita,” ucap Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda mengatakan bahwa kunker yang merupakan kegiatan silaturahmi dilaksanakan dengan harapan tiap-tiap permasalahan yang ada di kewilayahan dapat tersampaikan dengan terbuka untuk kemudian didiskusikan bersama dan ditemukan solusinya.

“Kejadian gesekan antar perguruan pencak silat yang saat ini sering terjadi menurut kami tidak ada kaitannya dengan politik kecuali kalau ada yang menunggangi mereka,” tutup Kapolda.

Selain melakukan kunker, kunjungan ini digelar dalam rangka penanaman pohon dan pemberian santunan kepada anak yatim yang ditutup dengan sesi foto bersama. (Humas)

Kapolda Jatim Sampaikan Terima Kasih atas Upaya Harkamtibmas di Kota Kediri

0

Kediri Kota – Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto,MH menekankan pada seluruh personel di jajaran Polres Kediri Kota agar maksimal dalam menjaga Kamtibmas utamanya mencegah keributan dan tawuran anak anak muda.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Polres Kediri Kota, pada Rabu (1/2/2023) pagi.

Menurut Kapolda Jatim, keributan atau tawuran anak muda terus berulang setiap tahun. Rata-rata keributan muncul karena mereka bergabung dalam komunitas yang berbeda.

Karena mereka masih pelajar dan berusia muda, emosinya gampang tersulut dan sulit dikendalikan.

“Apalagi membawa senjata tajam dan sebagainya. Kalau hal tersebut masuk pidana tetap akan diproses hukum,” beber Kapolda Jatim.

Tak hanya itu, Irjen Pol Toni Harmanto juga berterima kasih kepada Kapolres, Kabag, Kasat di jajaran Polres Kediri Kota yang aktif melakukan upaya – upaya menciptakan situasi Kamtibmas di wilayahnya.

Kapolda Jatim juga menegaskan, tidak boleh terjadi tawuran di setiap konvoi atau acara komunitas anak muda.

“Saya sampaikan terima kasih atas masukannya dan kami akan menyikapinya,” lanjut Kapolda.

Selain itu Irjen Pol Toni Harmanto dalam sambutannya juga menyampaikan, kunjungan kerja (kunker) kali ini merupakan agenda ke sebelas di polres-polres yang ada di wilayah Jawa Timur.

Tujuannya untuk bersilaturahmi dan tatap muka secara langsung dengan anggota yang ada di jajaran termasuk Polres Kediri Kota. Agar bisa berdialog interaktif serta mendengar masukan-masukan dari anggota yang ada di jajaran.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra menyampaikan ada delapan kecamatan yang masuk di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

“Lima wilayah Kabupaten Kediri yakni Kecamatan Mojo, Semen, Banyakan, Grogol, dan Tarokan. Kami siap menerima arahan dari jenderal (Kapolda Jatim),”ungkap AKBP Teddy Chandra.

Dalam kesempatan tersebut AKBP Teddy Chandra juga menjelaskan penanganan Covid-19, vaksinasi, hingga memperkenalkan masing-masing pejabat utama Polres Kediri Kota, Kabag, Kasat, maupun Kapolsek Jajaran.

“Apa yang menjadi kesulitan maupun keinginan dan sebagainya di Polres Kediri Kota selama ini belum terakomodir bisa disampaikan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Teddy mengatakan, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri sampai saat ini kondusif. Merupakan hasil sinergitas dari personel TNI, pemerintah maupun semangat seluruh personel Polres Kediri Kota.

Sementara itu Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason saat meminta arahan atau masukan kepada Kapolda Jawa Timur menyampaikan bahwa beberapa bulan terakhir ada kegiatan konvoi perguruan pencak silat di Kediri.

“Kami juga lakukan deklarasi dengan perguruan silat bersama dengan Polsek jajaran, tujuannya biar tidak ada keributan antar perguruan,” tuturnya.

Selesai pengarahan kepada anggota Kapolda memberikan santunan kepada anak yatim di masjid Polres Kediri Kota dilanjutkan naik becak ke TK Bhyangkari Polres Kediri Kita untuk penanaman Pohon. (Humas)

Petani Milenial Tuntut RK Dan Dinas Terkait Di Jabar

0

BANDUNG – Program Petani milenial yang saat ini dalam polemik besar ini terbukti pada akun twiter@marzxini yang bertaut akun@rudwankamil sedang dalam pembicaraan hangat diberbagai media sosial. Pada Rabu (1/2/23).

Di akun twitter @mazzini yang mentaut akun @ridwankamil tersebut, postingan tentang petani milenial yang bermasalah tersebut sudah dilihat lebih dari satu juta viewer, 11 ribu like, hampir 5 ribu retwit dan 500 dikomen maka sudah layak untuk diangkat sebagai isu yang jadi perhatian publik..

“Dengan demikian DPRD JABAR sudah saatnya memanggil gubernur mengklarifikasi masalah ini.” Tutur aktivis Jabar Mujahid Furqon.

Pada komentar warganet di postingan tersebut sudah tergambar modus yang digunakan dimana untuk menjadi peserta petani milenial harus menggunakan anggaran pribadi padahal saat panen gubernur nimbrung seakan- seakan itu adalah keberhasilan program gubernur.

“Pada kenyataannya anggaran yang dijanjikan Gubernur tidak pernah turun. ” Katanya.

Namun dari keterangan ini, sudah tergambar modus pidananya dan sudah waktunya aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan, diawali dengan meminta data peserta PETANI MILENIAL tersebut kemudian ditindaklanjut dengan penyidikan aliran dananya.

Sementara di tempat terpisah ketua ARM Furgon Mujahid “desak KPK dan Kejagung-RI tindaklanjuti kasus Petani Milenial di Jawa Barat dengan alokasi anggaran yang cukup besar namun hasilnya petani yang dijadikan korban atas program tersebut.” Tegasnya.

ARM juga mendesak agar Ridwan Kamil mempertanggungjawabkan program tersebut ke ranah hukum. “Ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan Pihak terkait masih belum memberikan tanggapan dikarenakan kesibukan dan tugas lain yang harus mereka selesaikan terlebih dulu.

Mari kita tunggu jawaban dari pihak Gubernur Jabar bagaimana seharusnya dan seperti apa kebijakan dari Ridwan Kamil terkait isu santer tersebut.

(Achmad S)
Editor : dhw_robhin

Gerak Cepat, Satlantas Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Kasus Tabrak Lari

0

PASURUAN – Tragedi kecelakaan tabrak lari kembali terjadi antara 1 unit motor Honda Vario dengan kendaraan Truck Car Carrier yang dikendarai oleh IIS (29), yang mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka.

Dengan kejadian tersebut, Satlantas Polres Pasuruan langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan investigasi. Hal itu sebagaimana yang diungkapkan Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra, S.I.K., M.H.

Waktu kejadian, Petugas Piket Unit Gakkum Satlantas menerima laporan atau pengaduan dari masyarakat, bahwa telah terjadi tabrak lari dijalan umum jurusan Surabaya – Malang (U-S), tepatnya di depan Pabrik PT. Yanmar, Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Begitu petugas piket menerima laporan adanya laka lantas sekitar pukul 09.00 WIB, langsung mengecek rekaman CCTV di Pos Satpam PT. YANMAR dan diketahui bahwa Kendaraan yang diduga melarikan diri adalah jenis Truck Car Carrier warna Merah, Selasa (31/01/2023).

Kasat Lantas menerangkan bahwa dalam kejadian tersebut, IIS (29) yang merupakan warga Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto usai menabrak pengendara motor Honda Vario langsung melarikan diri dari TKP.

“Setelah kita telusuri, Kanit Lantas Polsek Pandaan Besera Anggota dan Kanit Turjawali Besera Anggota serta Kanit Gakkum melakukan koordinasi untuk melakukan pengejaran kendaraan Truck yang diduga melarikan diri dan diperkirakan melewati jalan By Pass Pandaan menuju ke Simpang empat Taman Dayu” ungkapnya.

Kemudian, sambung AKP Yudhi, di Simpang empat Taman Dayu langsung dilakukan penghadangan oleh anggota Turjawali, kemudian setelah kendaraan Truck berhasil dihentikan dan di lakukan pemeriksaan terkait adanya kejadian laka lantas kepada pengemudi kendaraan Truck, ternyata memang benar setelah dicek oleh anggota Turjawali didapatkan bukti bahwa kendaraan tersebutlah yang terlibat laka lantas dan melarikan diri adalah jenis Truck Car Carrier warna merah.

“Selanjutnya pelaku tabrak lari IIS (29) dilakukan pemeriksaan dan Truck Car Carrier warna Merah dilakukan penyitaan untuk dilakukan Proses Hukum selanjutnya,” ungkap AKP. Yudi.(Qomar)

Petani Milenial Tuntut RK Dan Dinas Terkait di Jabar

0

Bandung – Program Petani milenial yang saat ini dalam polemik besar ini terbukti pada akun twiter@marzxini yang bertaut akun@rudwankamil sedang dalam pembicaraan hangat diberbagai media sosial. Pada Rabu (1/2/23).

Di akun twitter @mazzini yang mentaut akun @ridwankamil tersebut, postingan tentang petani milenial yang bermasalah tersebut sudah dilihat lebih dari satu juta viewer, 11 ribu like, hampir 5 ribu retwit dan 500 dikomen maka sudah layak untuk diangkat sebagai isu yang jadi perhatian publik..

“Dengan demikian DPRD JABAR sudah saatnya memanggil gubernur mengklarifikasi masalah ini.” Tutur aktivis Jabar Mujahid Furqon.

Pada komentar warganet di postingan tersebut sudah tergambar modus yang digunakan dimana untuk menjadi peserta petani milenial harus menggunakan anggaran pribadi padahal saat panen gubernur nimbrung seakan- seakan itu adalah keberhasilan program gubernur.

“Pada kenyataannya anggaran yang dijanjikan Gubernur tidak pernah turun. ” Katanya.

Namun dari keterangan ini, sudah tergambar modus pidananya dan sudah waktunya aparat penegak hukum melakukan penyelidikan dan penyidikan, diawali dengan meminta data peserta PETANI MILENIAL tersebut kemudian ditindaklanjut dengan penyidikan aliran dananya.

Sementara di tempat terpisah ketua ARM Furgon Mujahid “desak KPK dan Kejagung-RI tindaklanjuti kasus Petani Milenial di Jawa Barat dengan alokasi anggaran yang cukup besar namun hasilnya petani yang dijadikan korban atas program tersebut.” Tegasnya.

ARM juga mendesak agar Ridwan Kamil mempertanggungjawabkan program tersebut ke ranah hukum. “Ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan Pihak terkait masih belum memberikan tanggapan dikarenakan kesibukan dan tugas lain yang harus mereka selesaikan terlebih dulu.

Mari kita tunggu jawaban dari pihak Gubernur Jabar bagaimana seharusnya dan seperti apa kebijakan dari Ridwan Kamil terkait isu santer tersebut. 

(Red)

Polisi Ungkap Ciri-ciri Mayat Pria Ditemukan di Sungai Bondoyudo

0

Lumajang-Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di aliran Sungai Bondoyudo Dam Umbul, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Selasa (31/1/2023). Polres Lumajang mengungkap beberapa ciri-ciri mayat tersebut.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hari Siswanto mengatakan, Korban ditemukan menggunakan kaos warna kuning kombinasi abu-abu, menggunakan celana panjang jeans warna biru dan menggunakan gasper atau ikat pinggang dari kulit warna hitam.

“Korban diperkirakan berusia 45 tahun, tinggi 165 cm dan ciri-ciri rambut lurus,” katanya.

Mayat tersebut diperkirakan sudah satu minggu sejak meninggal. Saat ditemukan kondisi badan korban membengkak dan mengeluarkan bau.

“Saat ini jenazah korban masih kamar jenazah RSUD dr Hariyoto Lumajang,” katanya.

Dari hasil olah TKP, posisi mayat alam kondisi terlentang hanyut di pusaran air menggunakan pakaian kaos warna kuning kombinasi abu-abu dan celana panjang jeans warna biru. Gaspes atau ikat pinggang terbuat dari kulit warna hitam.

“Korban dalam kondisi sudah meninggal dunia dalam keadaan badan membengkak dan mengeluarkan bau,” ungkapnya.

Kasat Reskrim mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Imam penjaga pintu Dam Umbul.

“Awalnya warga sedang melakukan pengecekan pintu air di dam umbul, kemudian melihat mayat laki-laki mengapung dengan kondisi tengkurap,” ujarnya.

Tangkap 16 Pengedar Sabu, Kapolres Lumajang: Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kejahatan di Lumajang!

0

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. menjamin jajarannya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan di Kota Pisang. Hal tersebut disampaikan AKBP Boy Jekson saat melakukan konferensi pers pengungkapan kasus tindak pidana yang ditangani jajaran Polres Lumajang periode Januari, Rabu (1/2/2023).

“Saya pastikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lumajang bahwa jajaran Polres Lumajang akan bekerja keras memastikan tidak ada ruang bagi siapapun untuk melakukan kejahatan yang mengganggu kamtibmas di Kota Pisang. Tindakan tegas tanpa kompromi sesuai peraturan perundang-undangan akan kami terapkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman melakukan aktivitasnya di Lumajang,” ucap AKBP Boy Jeckson.

“Kepada siapapun yang ingin coba-coba mengganggu suasana kondusif di Lumajang, lebih baik urungkan niat tersebut dan mari hidup sesuai norma-norma yang berlaku. Mari bersama-sama wujudkan Lumajang Sae yang bukan sekadar berarti bahwa Lumajang memiliki kekayaan alam yang indah, tetapi masyarakatnya juga memiliki kualitas hidup yang baik berkat suasana kondusif,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Boy Jeckson menyampaikan bahwa jajarannya berhasil mengungkap 13 kasus peredaran dan penyalahgunaan sabu-sabu sepanjang Januari 2023. Sebanyak 16 tersangka juga diamankan beserta barang bukti 30,88 gram sabu-sabu. Pada periode yang sama, petugas juga mengungkap dua kasus okerbaya di mana dua tersangka turut diamankan dengan barang bukti 2.183 butir pil.

Selain itu, jajaran Polres Lumajang juga menangkap empat orang pria yang terlibat kasus pencurian sepeda motor. Satu orang di antaranya disangkakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun, dua orang dikenai pasal pencurian dengan pemberatan (363 KUHP) yang terancam hukuman 7 tahun, sementara satu lagi dikenai pasal pencurian dengan kekerasan (365 KUHP) di mana pelaku diancam hukuman 9 tahun penjara.

Selain memastikan akan melakukan tindakan tegas kepada pelaku kejahatan, AKBP Boy Jeckson juga mendorong peran serta masyarakat dalam menjaga suasana kondusif di wilayahnya.

“Kami telah menyediakan layanan Laporke Cak Kapolres di mana masyarakat tinggal mengirimkan WhatsApp ke nomor 085933800900 bila melihat, mengetahui, atau mengalami tindak kejahatan maupun perilaku meresahkan lainnya,” ucap AKBP Boy Jeckson.

“Semua laporan itu akan langsung masuk ke ponsel yang dipegang oleh saya sendiri sebagai Kapolres Lumajang sehingga akan bisa cepat ditindaklanjuti. Dengan peran serta semua pihak dan dukungan masyarakat, Lumajang akan menjadi tempat yang nyaman untuk ditinggali,” ucap mantan Kapolres Nganjuk tersebut.

Kapolres Pasuruan Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Anggota Polres Pasuruan

0

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin upacara korps raport kenaikan pangkat pengabdian anggota Polri TMT 01 Februari 2023, Rabu (01/02/2023).

Upacara Korps Raport kenaikan pangkat yang dilaksanakan di lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan juga diikuti Wakapolres Pasuruan Kompol Hendry Ferdinand Kennedy, S.H., S.I.K., M.I.K., para PJU, Kapolsek Jajaran, Perwira dan seluruh anggota Polri serta ASN lingkup Polres Pasuruan.

Kenaikan pangkat pengabdian merupakan wujud perhatian serta penghargaan dari Institusi Polri. Kenaikan pangkat Pengabdian bukan merupakan keharusan namun merupakan hasil penilaian dan prestasi serta kinerja personel itu sendiri yang telah dengan sungguh-sungguh mengabdikan dirinya kepada Insitusi Polri.

Adapun anggota yang mendapatkan kenaikan pangkat pengabdian yakni AKP Thohari, S.E., dia mendapatkan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari AKP (Ajun Komisaris Polisi) menjadi Kompol (Komisaris Polisi).

Sebagai wujud rasa hormat, Kapolres Pasuruan memasangkan langsung pangkat dan pet kepada anggota yang naik pangkat tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan mengucapkan selamat kepada anggota yang menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi tersebut.

“Atas nama Pimpinan dan keluarga besar Polres Pasuruan, saya sampaikan selamat kepada anggota yang telah memperoleh kenaikan pangkat pengabdian setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya selama 3 (tiga) bulan menjelang pensiun,” ucap Kapolres.

Kenaikan pangkat bukanlah sekedar hak anggota saja, dan bukan dimaknai sekedar tahapan waktu, kenaikan pangkat sebenarnya dimaknai dengan apresiasi, penghargaan, dedikasi, dan kinerja anggota terhadap Institusi Polri.

Kapolres menambahkan, dengan kenaikan pangkat ini, tentunya rasa syukur harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jadikan kenaikan pangkat yang diperoleh untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan diwujudkan dalam bekerja dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian sebagai pelayan prima kepada masyarakat, serta pupuk rasa kebanggaan diri untuk menjadi lebih baik di akhir 3 (tiga) bulan jelang saudara memasuki purna tugas,” tambahnya.

Menurut Kapolres, semua yang didapat bukan secara tiba-tiba, oleh karena itu untuk menjaga itu semua bukan hal yang mudah, dengan dinamika tugas kedepan semakin berat. Maka dari itu butuh niat baik, harus bisa mempertahankan amanah sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2022.(Qomar)

PACU SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK, PEMKOT CIMAHI LUNCURKAN APLIKASI SRIKANDI

0

CIMAHI – Rabu (01/02/2023)
Digitalisasi merupakan kebutuhan di berbagai sektor pemerintahan, termasuk kearsipan. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi salah satu amanat dari Presiden karena dengan digitalisasi sistem arsip dapat meningkatkan efisiensi, efiktivitas, dan kualitas sistem pemerintahan dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat serta mewujudkan good governance. Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi secara resmi meluncurkan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di Aula Gedung Techno Park Kota Cimahi, Jumat (01/02).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriana yang hadir untuk meresmikan penggunaan aplikasi SRIKANDI mengaku bangga karena Pemerintah Daerah Kota Cimahi dapat menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota lain di wilayah Provinsi Jawa Barat dalam penerapan aplikasi Srikandi sebagai sarana dalam aktivitas surat menyurat secara digital.
Ia pun menjelaskan bawa penerapan SPBE di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cimahi telah sesuai dengan amanat Presiden dan merupakan bukti nyata serta komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik dan Satu Data Indonesia merupakan suatu keharusan sebagai pondasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik” tegasnya.
Senada dengan Maria, Desi Pratiwi, Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) juga mengungkapkan bahwa arsip merupakan salah satu hal penting dalam pembangunan, baik dalam pembangunan nasional ataupun daerah. Manfaat kearsipan dalam pembangunan nasional di antaranya dalam hal kebutuhan praktis administrasi dan manajemen, kebutuhan kesinambungan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, serta dalam hal kebutuhan pemajuan kebudayaan.
Pengelolaan arsip daerah dalam rangka manajemen kearsipan (records management) adalah merupakan suatu kontrol yang sistematis terhadap keseluruhan siklus hidup arsip dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan sampai dengan penyusutannya. Hal ini dilakukan untuk menata, melindungi, mengamankan dan menyelamatkan arsip secara terprogram dari kesulitan penemuan kembali karena kekacauan penataan, kemungkinan kerusakan, kehilangan dan kemusnahan. Juga sebagai bukti penyelenggaraan kegiatan satuan kerja yang berfungsi sebagai bukti akuntabilitas, alat bukti hukum dan memori organisasi mendapatkan solusinya secara proporsional dan professional.
Dengan dilakukannya pengelolaan arsip secara digital maka kegiatan pemerintahan termasuk pelayanan publik dapat ditingkatkan, “Peluncuran aplikasi SRIKANDI ini dapat menjadi suatu pedoman pengelolaan kearsipan yang efisien dan efektif dengan berbasis digital,” tutup Maria.
Turut hadir dalam peluncuran aplikasi SRIKANDI Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Hening Widiatmoko, M.A, Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Cimahi Yulianawati, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Cimahi.

Achmad $

Sumber:(Bidang IKPS/Dy)
Editor : dhw_robhin