Home Blog Page 1130

PACU SISTEM PEMERINTAHAN BERBASIS ELEKTRONIK, PEMKOT CIMAHI LUNCURKAN APLIKASI SRIKANDI

0

CIMAHI,Rabu(01/02/2023)
Digitalisasi merupakan kebutuhan di berbagai sektor pemerintahan, termasuk kearsipan. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi salah satu amanat dari Presiden karena dengan digitalisasi sistem arsip dapat meningkatkan efisiensi, efiktivitas, dan kualitas sistem pemerintahan dalam meningkatkan pelayanan pada masyarakat serta mewujudkan good governance. Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Arsip Daerah (Disarda) Kota Cimahi secara resmi meluncurkan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) di Aula Gedung Techno Park Kota Cimahi, Jumat (01/02).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriana yang hadir untuk meresmikan penggunaan aplikasi SRIKANDI mengaku bangga karena Pemerintah Daerah Kota Cimahi dapat menjadi contoh bagi Kabupaten/Kota lain di wilayah Provinsi Jawa Barat dalam penerapan aplikasi Srikandi sebagai sarana dalam aktivitas surat menyurat secara digital.
Ia pun menjelaskan bawa penerapan SPBE di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cimahi telah sesuai dengan amanat Presiden dan merupakan bukti nyata serta komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.
“Penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik dan Satu Data Indonesia merupakan suatu keharusan sebagai pondasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik” tegasnya.
Senada dengan Maria, Desi Pratiwi, Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) juga mengungkapkan bahwa arsip merupakan salah satu hal penting dalam pembangunan, baik dalam pembangunan nasional ataupun daerah. Manfaat kearsipan dalam pembangunan nasional di antaranya dalam hal kebutuhan praktis administrasi dan manajemen, kebutuhan kesinambungan untuk pengembangan ilmu pengetahuan, serta dalam hal kebutuhan pemajuan kebudayaan.
Pengelolaan arsip daerah dalam rangka manajemen kearsipan (records management) adalah merupakan suatu kontrol yang sistematis terhadap keseluruhan siklus hidup arsip dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan sampai dengan penyusutannya. Hal ini dilakukan untuk menata, melindungi, mengamankan dan menyelamatkan arsip secara terprogram dari kesulitan penemuan kembali karena kekacauan penataan, kemungkinan kerusakan, kehilangan dan kemusnahan. Juga sebagai bukti penyelenggaraan kegiatan satuan kerja yang berfungsi sebagai bukti akuntabilitas, alat bukti hukum dan memori organisasi mendapatkan solusinya secara proporsional dan professional.
Dengan dilakukannya pengelolaan arsip secara digital maka kegiatan pemerintahan termasuk pelayanan publik dapat ditingkatkan, “Peluncuran aplikasi SRIKANDI ini dapat menjadi suatu pedoman pengelolaan kearsipan yang efisien dan efektif dengan berbasis digital,” tutup Maria.
Turut hadir dalam peluncuran aplikasi SRIKANDI Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat Dr. Hening Widiatmoko, M.A, Ketua DPRD Kota Cimahi Achmad Zulkarnain, Anggota Komisi 1 DPRD Kota Cimahi Yulianawati, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Cimahi.

Achmad $

Sumber:(Bidang IKPS/Dy)

Polres Tulungagung Terjunkan Bhabinkamtibmas ke Sekolah, Tangkal Kabar Hoax Terkait Penculikan Anak

0

TULUNGAGUNG – Masyarakat di Kabupaten Tulungagung belakangan ini kembali diresahkan dengan kabar penculikan anak.

Keresahan ini makin memuncak karena isu ini disebar di berbagai media sosial dan diikuti langsung oleh para orang tua Murid.

Menanggapi hal ini, Polres Tulungagung menegaskan jika kabar yang beredar tidak betul alias hoax.

“Itu tidak betul (hoax),” kata Kapolres AKBP Eko Hartanto SIK, MH melalui Kasi Humas Polres Tulungagung IPTU Moh Anshori, Rabu (01/02/2023).

Untuk memastikan jika kabar ini tidak benar, Kepolisian dalam hal ini Polres Tulungagung mengeluarkan himbauan dan klarifikasi berupa poster yang juga di share di berbagai lini media sosial.

Tidak hanya membuat himbauan lewat media Sosial Polres Tulungagung hari ini Rabu tanggal 1 Februari 2023 juga menugaskan seluruh Bhabinkamtibmas untuk memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada anak anak sekolah dan guru, guna menangkal berita hoax kasus penculikan

“Hingga saat ini, kami (polres Tulungagung) belum dan tidak pernah mendapatkan aduan terkait kasus penculikan anak,” terangnya.

Dalam imbauan yang disampaikan, Polres Tulungagung meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik terkait isu yang saat ini berkembang.

“Masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik dan tidak terprovokasi bila mendapat informasi terkait penculikan anak,” bunyi poin pertama imbauan yang dimaksudkan.

Kemudian, terkait informasi yang telah menyebar di WhatsApp dan media sosial lain agar dilaporkan jika telah meresahkan.

“Bila mendapat WA, video atau gambar berupa penculikan anak agar masyarakat segera melapor ke Polres Tulungagung atau Polsek terdekat,” lanjutnya.

Selain itu, peran orang tua juga diharapkan akan memberi pemahaman pada anak anak agar tidak mudah terpengaruh pada orang yang baru dikenal.

“Bagikan pemahaman pada anak agar waspada dan tidak terpengaruh orang lain yang tidak dikenal,”

Jika keluar rumah, anak-anak diharapkan tidak memakai barang yang memancing orang lain untuk berniat berbuat jahat.

“Mengawasi anak di luar rumah dan tidak menggunakan barang mewah dan mencolok,” terangnya.

Diharapkan dengan langkah Polres Tulungagung turun ke sekolah sekolah dan menyebarkan famlet himbauan melalui lini media sosial isu kasus penculikan anak tidak menyebar dan tidak membuat resah masyarakat.

“Kroscek kebenaran berita dan tidak mengeser berita yang belum tentu kebenaranya adalah langkah yang paling tepat”

Pesan terakhir yang di sampaikan, apabila melihat orang mencurigakan agar lapor ke petugas dengan menghubungi nomor aduan 081390512002 atau call center 110.

(Humas)
Editor : dhw_robhin

Di Polresta Malang Kota, Suporter Singo Edan Berikan Doa dan Dukungan Penegakan Hukum

0

Kota Malang – Sejumlah orang yang tergabung dalam suporter singo edan Arema FC mendatangi Mapolresta Malang Kota pada Selasa Sore, (31/1/2023 )

Sekitar 50 orang suporter yang datang tersebut menggunakannya atribut khas berwarna biru yang identik dengan kelompok suporter Arema FC di terima langsung oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto bersama jajaran di lobby Polresta Malang Kota

Maksud kedatangan kelompok suporter ini adalah untuk memberikan dukungan dan doa kepada Polresta Malang Kota dalam menangani permasalahan hukum perusakan dan penganiayaan di kantor Arema FC pada Minggu lalu, ( 29/1/2023 )

“Insiden Kanjuruhan adalah Tragedi kita semua, mari sama-sama introspeksi dan tetap bersatu dalam mengawal pengusutan tuntas Insiden Kanjuruhan” tutur Romo Suroso, salah satu tokoh yang turut hadir

Ia juga menyampaikan terimakasih dan mendukung Polresta Malang Kota atas penegakan hukum kepada pelaku kericuhan di Kantor Arema FC

Salah satu tokoh lain yang hadir yaitu Sam Udin juga turut memberikan dukungan dan doa kepada Polresta Malang Kota.

“Usut Tuntas tetap berjalan, namun kami meminta pelaku anarkis jangan di lepas ” pinta Sam Udin

Kapolresta Malang Kota yang menemui langsung perwakilan suporter yang hadir memberi ucapan Terimakasih atas dukungan dan doa untuk Polresta Malang Kota

“Terkait kejadian kemarin ( kericuhan di Kantor Arema FC ), kami siang tadi telah melaksanakan Press Release dan telah menetapkan 7 orang tersangka dimana proses hukum sesuai dengan perbuatan masing-masing pelaku” ujar Kombes Budi Hermanto

Kapolresta Malang Kota juga mengimbau kepada seluruh elemen suporter untuk sama-sama berkonstribusi dalam menjaga kondusifitas Kota Malang yang kita cintai ini. (Humas)

Editor : dhw_robhin

Polda Jatim Berhasil Ungkap Komestik Palsu, Dua Tersangka Penjual Diamankan

0

SURABAYA – Subdit I Indagsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim berhasil mengamankan dua orang laki-laki berinisial SS (31 tahun) dan RGS (32 tahun), keduanya merupakan pemalsu kosmetik dari merk IMPLORA, atau merk milik PT. Implora Sukses Abadi.

Berdasarkan laporan dari masyarakat yang telah membeli kosmetik dengan merek IMPLORA dari akun Shoope atas nama POMELLO OFFICIAL, mencurigai bahwa kosmetik yang dijualnya adalah palsu.

AKBP Oki Ahardian menjelaskan, dari laporan tersebut penyidik melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa kosmetik merek ternama itu telah diproduksi oleh para pelaku di Jl. Cluster Opal Selatan II No. 8 Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang, Banten dan diperdagangkan secara online di aplikasi Shoppe dengan nama akun POMELLO OFFICIAL.

Gerak cepat Ditreskrimsus Polda Jatim pada tanggal 24 November 2022 bersama Penyidik Unit III Subdit I Indagsi melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti di rumah yang telah disewa oleh pelaku SS dan RGS di Jl. Cluster Opal Selatan II No. 8 Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Gading Serpong, Tangerang, Banten.

“Kedua pelaku sejak bulan Februari 2022 sampai dengan bulan November 2022 telah memproduksi kosmetik merek IMPLORA yang diduga hasil tindak pidana merek tanpa seizin pemegang merek, yaitu PT. Implora Sukses Abadi dan dengan menggunakan izin edar milik PT. Implora Sukses Abadi,” tambahnya.

Kosmetik palsu itu oleh pelaku dibandrol dengan harga 20 ribu rupiah per piece (pcs), sedangkan kosmetik yang asli harganya 35 ribu rupiah per pcs.

Akibat perbuatannya para pelaku melanggar Tindak Pidana merek dan Tindak Pidana Kesehatan, Pasal yang disangkakan. Pasal 100 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis, Pasal 102 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang merek dan indikasi geografis, dan Pasal 197 Jo Pasal 106 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 kesehatan. (Humas)

Editor : dhw_robhin

Jelang Harlah 1 Abad NU, Kapolres Lumajang Sampaikan Delapan Penekanan untuk Fasilitasi Keberangkatan Jemaah Asal Lumajang

0

Lumajang – Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. memastikan jajaran Polres Lumajang akan mengerahkan upaya terbaik mengamankan keberangkatan jemaah asal Kab. Lumajang ke acara Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Delta Sidoarjo pada 7 Februari 2023. AKBP Boy Jeckson menyebut pihaknya menargetkan keberangkatan dan kepulangan jemaah berlangsung tanpa kendala.

Hal itu disampaikan AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. dalam rapat koordinasi jelang Harlah 1 Abad NU di kantor Kementerian Agama Lumajang, Rabu (1/2/2023).

“Polres Lumajang akan mengerahkan sumber daya dan upaya terbaik untuk mengamankan jemaah yang akan berangkat. Targetnya adalah zero accident, dalam artian tidak asa kendala besar dalam perjalanan berangkat maupun kembalinya nanti,” ucap AKBP Boy Jeckson.

“Kami berharap nanti tidak ada yang berangkat sendirian karena kemungkinan besar tidak akan bisa masuk. Mungkin bisa diatur titik kumpulnya di mana sehingga bisa diatur teknis pemberangkatan. Kami sudah siapkan tenaga kesehatan dan akan menempatkan petugas di tiap bus demi menciptakan rasa aman bagi jamaah,” ucapnya.

Sebagaimana data yang diterima AKBP Boy Jeckson, setidaknya tercatat 4.200-an warga NU asal Lumajang yang akan berangkat ke Stadion Delta Sidoarjo. Mantan Kapolres Nganjuk ini juga menyampaikan bahwa jadwal kedatangan jemaah asal Lumajang sudah ditentukan.

“Untuk Lumajang, kita diberikan alokasi kedatangan pada 6 Februari pukul 18.00-19.30 WIB agar tidak terjadi sumbatan di Sidoarjo. Juga sudah diatur jalur yang dilalui, zona penurunan jamaah, hingga parkir,” ucapnya.

“Itu pula mengapa saya meminta tidak ada warga Lumajang yang berangkat sendirian karena kemungkinan besar tidak akan bisa masuk ke lokasi bila tidak sesuai dengan zona waktu maupun tempat,” ucap AKBP Boy Jeckson.

Dalam rapat tersebut, AKBP Boy Jeckson menyampaikan delapan penekanan khusus terkait rencana keberangkatan.

“Datakan ketua rombongan untuk memudahkan jalur komunikasi. Begitu pun data kendaraan dan serta pengemudi. Kita juga mesti memastikan betul pada pukul berapa semua bus ini siap di titik kumpul sebelum jadwal keberangkatan,” katanya.

“Sebelum perjalanan, lakukan pemeriksaan kesehatan pada pengemudi dan berikan pengarahan terkait keselamatan berkendara. Selain itu, mulai darinsekarang disiapkan buku panduan perjalanan, bangun jalur komunikasi antara panitia dengan petugas keamanan, serta siapkan alat komunikasi untuk membantu selama perjalanan,” ucap AKBP Boy Jeckson.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Muhammad Muslim menyebut antusiasme warga NU, termasuk dari Kota Pisang, menghadiri acara ini bisa dimaklumi.

“Dari Jawa Tengah sekitar dua ribu bus akan masuk ke Jawa Timur, belum lagi yang dari Jawa Barat dan luar pulau Jawa. Sementara dari Jawa Timur saja terdaftar 2 juta orang akan masuk ke Sidoarjo. Khusus dari Lumajang akan berangkat sekitar 1.153 orang,” ucapnya.

“Harlah ini adalah peristiwa bersejarah karena tentu kita tidak akan hidup 100 tahun lagi untuk menyaksikan harlah 2 abad NU nantinya. Hanya, ini bukan semata soal NU dan perayaan 1 abad, tetapi juga mengenai negara mengingat NU adalah benteng tebal yang menjaga NKRI. Banyaknya jemaah yang akan berangkat ke Sidoarjo sekaligus memperlihatkan bahwa sebanyak itulah orang yang siap menjaga NKRI,” ucap Muslim.

Aspirasi Tanah Lapangan Desa Gumukmas Sudah Di Bawa Ke Bupati

0

JEMBER – Pro dan kontra Lapangan Desa Gumukmas Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, telah menemukan TITIK TERANG. Pasalnya pihak yang mengklaim tanah lapangan desa tersebut sudah memberikan ijin kepada PEMDES atau MUSPIKA untuk di Pakai SARANA dan PRASARANA Kegiatan Masyarakat.
Namun dengan syarat pihak pemerintah memberikan solusi yang tidak MERUGIKAN Kepada kami.

Hal tersebut telah di ungkapkan IRFAN saat di wawancarai oleh pihak media di halaman kantor kecamatan gumukmas senin kemarin setelah keluar dari pertemuan yang berlangsung di Aula Kecamatan,Antara MUSPIKA dan PEMDES GUMUKMAS dan pihak yang MENGKLAIM sebagai pemilik tanah lapangan tersebut.

Di saat yang bersamaan Camat Gumukmas NINO EKA PUTRA juga KEPALA DESA RUDIYANTO menyampaikan kepada awak media bahwa ASPIRASI ini akan kami bawa ke BUPATI Jember yang Nantinya akan di teruskan ke pihak pihak Pemerintah kabupaten Karena ASPIRASI pihak yang MENGKLAIM tanah lapangan tersebut sudah saya laporkan ke PEMERINTAH JEMBER.

Apapun hasilnya dari pihak kabupaten nantinya akan kita sampaikan kepada semua masyarakat Desa Gumukmas Kabupaten Jember.Material batu dan pasir yang ada di lapangan itu akan kita bersihkan bersama sama nantinya dan pohon pisang sudah tercabut.(jen)

Editor : dhw_robhin

Hadapi Tahun Politik, Polres Mojokerto Perkuat Sinergi Dengan Awak Media

0

Mojokerto – Menghadapi tahun Politik, Polres Mojokerto terus melakukan langkah antisipasi adanya gangguan kamtibmas di wilayah kabupaten Mojokerto.

Salah satunya dengan menjalin silaturahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk memperkuat sinergitas dengan media.

Sebagai bentuk penguatan sinergi dengan Awak Media Kabupaten Mojokerto, Polres Mojokerto menggelar kegiatan ‘Ngopi Bareng Media (Piramida)’, Selasa (31/01).

Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama Polres Mojokerto, saling berbagi ide bersama Awak Media baik dari media cetak maupun media elektronik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pelayanan serta kamtibmas.

“Piramida ini, kami gelar bertujuan untuk tukar pikiran, terkait dengan situasi kondisi terkini, baik tentang kamtibmas, tentang masalah sosial, masalah hukum, dan perkembangan dinamika yang ada di masyarakat,” kata AKBP Wahyudi.

Dalam acara yang berlangsung santai, Kapolres Mojokerto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Awak Media karena sampai saat ini dapat mendukung harkamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Kami sangat menggapresiasi dengan adanya dukungan dari Awak Media untuk Polri, dapat bersama menciptakan situasi kamtibmas di Kabupaten Mojokerto yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Wahyudi.

Lebih lanjut, Kapolres Mojokerto siap menerima masukan-masukan untuk jajaran Kepolisian dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, dan di dalam pelaksanaan tugas pokoknya melayani masyarakat.

“Polri dalam hal ini Polres Mojokerto, siap menerima memasukkan dari masyarakat, untuk memperbaiki dan meningkatkan bahkan memperbaiki tugas-tugas pokok dalam pelayan masyarakat,” ungkap AKBP Wahyudi.

Kapolres Mojokerto juga berharap, melalui kegiatan Piramida tersebut sinergi antara Polres Mojokerto dan Awak Media Kabupaten Mojokerto akan terjalin dengan baik dan kedepannya akan semakin meningkat. (Humas)

Polisi Berbagi Ikan Cupang untuk Warga di Ponorogo, Cegah Demam Berdarah

0

PONOROGO – Polres Ponorogo Polda Jatim melalui Polsek Pulung membagikan ratusan ekor ikan cupang (Betta sp) kepada masyarakat bertempat di Pasar Pulung, Ponorogo, Selasa (31/01/2023).

Kapolsek AKP Hariadi, S.H., M.H. mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan demam berdarah.

“Saat musim hujan seperti saat ini kita harus mewaspadai serangan nyamuk Aedes aegypti. Pencegahan terhadap suatu penyakit jauh lebih baik daripada harus mengobatinya,” katanya

Menurut dia, pembagian ikan cupang dilakukan karena ikan yang warnanya indah tersebut diyakini ampuh dalam memberantas jentik atau larva nyamuk Aedes aegypti.

Oleh karena itu, pihaknya membagikan ratusan ikan cupang kepada masyarakat umum di pasar Pulung.

Mantan KBO Reskrim Polres Ponorogo itu juga mengharapkan kegiatan pembagikan ikan cupang tersebut dapat diteruskan kepada masyarakat.

“Sekali lagi ini sebagai bentuk pencegahan penyebaran penyakit demam berdarah,” pungkasnya

(Humas)

Polisi Berhasil Menangkap Komplotan Curanmor 26 TKP di Surabaya

0

Surabaya – Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Polda Jatim, berhasil mengamankan dua dari empat kawanan pencuri yang beraksi di 26 tempat kejadian perkara (TKP) di Kota Surabaya Jawa Timur.

Diketahui, kedua pelaku yang berhasil diamankan berinisial PR (28) warga Jalan Randu Bulak Banteng Baru Surabaya dan SW (28) warga Jalan Bulak Banteng Surabaya.

Kemudian dua kawannya FJ dan SL, berhasil melarikan diri, sampai saat ini masih dalam pengejaran petugas kepolisian (DPO).

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Rizky Wicaksana seizin Kapolres AKBP Herlina menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku setelah pihaknya melakukan penyelidikan terkait dengan laporan masuk dari beberapa TKP yang menjadi korban pencurian.

Dalam laporan tersebut, kata Arief sapaan akrabnya, pada Selasa (31/01/2023), awalnya korban yang memarkir kendaraan di wilayah Rusun Lama Tambak Wedi Surabaya, motornya telah hilang yang diduga dicuri oleh komplotan tersebut.

“Dari hasil penyelidikan anggota Sat Reskrim mendapatkan informasi bahwa 4 pelaku pencuri motor honda beat, yang menyasar di wilayah rumah susun tersebut,” kata Arief, pada Selasa (31/01/2023).

Ia mengatakan, setelah mendapati keberadaan pelaku, kemudian anggota langsung menyergap kedua pelaku. Setelah interogasi, pelaku mengaku melakukan aksi pencurian bersama dua temannya yakni FJ dan SL (DPO).

Bahkan dari pengakuan kedua pelaku, mereka sudah melakukan aksi pencurian di 26 TKP yang berbeda yakni, parkiran Rusun lama Tambak Wedi, Jalan Bulak Banteng Kidul, rumah kos Jalan Tambak Mayor Utara, parkiran Kos Bulak Banteng, Kedungdoro yang berhasil memetik honda Beat, Jl. Wonorejo hasil Vario, Keputih berhasil honda Beat, Sidotopo berhasil Scoopy dan Vario.

Kemudian di wilayah Gembong berhasil honda Beat, Boto Putih hasil honda Beat, Bulak Banteng hasil honda Vario, Tegalsari hasil honda Vario, Tegalsari hasil honda Beat, Tambak mayor hasil honda Vario dan Scoopy, Boto Putih hasil honda Vario, Tambak Wedi hasil honda Beat.

Untuk wilayah lain, Tegalsari mereka berhasil mencuri honda Vario, dan honda Beat, Medokan semampir berhasil honda Beat, Nginden berhasil Scoopy, Perak berhasil honda Beat, Bulak banteng dengan hasil honda Vario, Bulak Banteng berhasil honda Vario, dan 3 melakukan aksi pada pertengahan November 2022, di Jalan Tambak Wedi dengan berhasil honda beat.

“Mereka ini sudah meresahkan dan sudah banyak laporan. yang kami terima sekitar empat laporan kami kembangkan dan berhasil mengamankan dua orang pelaku, dan dua pelaku masih terus kami kejar,” ujar Arief, kepada wartawan.

Dalam melakukan aksinya pelaku, jelas Arief menyatakan, dari masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda, ada yang bagian eksekutor satu orang dan satunya lagi menunggu di luar dan mengawasi situasi.

“Pelaku ini melakukan aksinya pada malam hari secara mobile untuk mencari sasaran motor yang terparkir tanpa pengawasan pemilik (lenggah.red), pada saat melakukan aksi pelaku menggunakan kunci T,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan Polisi dari dua pelaku adalah, satu kaos warna merah, satu jaket, uang Rp 600, satu Celana Jeans, satu mata kunci T, satu kunci pas ukuran 8.

“Atas perbuatannya kedua pelaku disangkakan dengan Pasal 363 ayat 2 tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkasnya. (Humas)

Polisi Lumajang Amankan Pelaku Pengeroyokan di Desa Pasirian

0

Lumajang – Petugas dari Unit Reskrim Polsek Pasirian Polres Lumajang mengamankan satu orang terduga pelaku pengeroyokan berinisial WAF (21 tahun), Minggu (29/1/2023). WAF ditangkap atas dugaan pengeroyokan terhadap seorang pemuda di Dusun Gaplek, Desa Pasirian.

Adapun WAF (21) diamankan di rumahnya tanpa melakukan5 perlawanan. Satu pelaku lainnya berisial LAV (26) masih dalam pengejaran polisi.

“Untuk terduga pelaku sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Lumajang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Pasirian AKP Agus Sugiharto.

Agus mengungkapkan kasus pengeroyokan berawal korban Agus Syahril Amrizal melihat temannya sedang cekcok mulut dengan terduga pelaku. Namun saat akan melerai, pelaku marah.

Selanjutnya, LAV yang msrupakan kakak dari pelaku WAF memukul korban dari arah belakang. Pukulan itu mengenai kepala samping kanan dan kepala samping kiri.

“Korban mendapatkan pukulan dari pelaku langsung dilerai oleh warga. Dia kemudian melaporkan ke Polsek Pasirian,” ujar AKP Agus.

Akibatnya, korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri atas, kepala bagian kanan atas, pada bibir sebelah kiri, pipi kiri, dan lutut sebelah kanan serta kiri lecet.

“Korban langsung dibawa oleh warga ke Puskesmas Pasirian untuk mendapatkan perawatan,” ucap AKP Agus.

Sementara WAF saat diinterogasi petugas mengakui, sebelum melakukan pengeroyokan sedang pesta miras bersama teman-temannya

“Pengeroyokan ini dikarenakan salah paham dan akibat dari terpengaruh minuman keras,” kata AKP Agus.