Home Blog Page 1228

JAMBESARI DARUS SHOLAH BESHOLAWAT

0

Bondowoso-Pemerintah Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Menggelar Sholawat bersama dengan Masyarakat dalam Rangka, Mudajat kepada ALLAH SWT, dan bersholawat kepada RASULULLAH SAW untuk menuju Jambesari Darus Sholah, aman, damai tentram dan makmur pada rabu ( 15/11/2022) malam.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin,para masyayih , Tokoh Masyarakat setempat, kepala kecamatan Jambesari Darus Sholah beserta staf,kepala desa se jambesari berserta perangkat desa dan masyarakat sekitar.

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensukseskan acara ini.

“Alhamdulillah acara malam ini terlaksana dengan sempurna, berkat kerja keras antara aparat pemerintah kecamatan Jambesari Darus Sholah dengan masyarakat sehingga kegiatan ini dapat berjalan sukses,”katanya

“Semoga kegiatan ini dapat membawa berkah bagi kita semua khususnya di Jambesari Darus Sholah dan Indonesia pada umumnya,dan mudah mudahan menjadi kecamatan yang aman, damai,tetram dan makmur diridhoi oleh Allah SWT dan mudh mudahan kita semua dapat syafaatNYA di dunia dan akhirat,”Imbuhnya.

Dengan bersholawat kita akan mendapatkan pertolongan dari Allah SWT dan syafaat dari nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menjadikan pemerintahan yang di ridhoi oleh Allah SWT.

Dengan bersholawat kesejahteraan dan ketenangan mudah terlaksana dari syafaat, demi mewujudkan program gerakan bersholawat sebagai upaya membangun masyarakat islami dan cinta sholawat.

“Mari kita gemakan sholawat, karena sholawat dapat menjadi penyelamat bagi kita semua, jika kita ingin pemerintahan makmur maka istiqomahkanlah sholawat,”pungknya(ARI).

Kapolda Jatim Tinjau Pelayanan Publik Satpas dan Resmikan Gedung Satlantas Polresta Banyuwangi

0

Banyuwangi : Kapolda Jawa Timur Irjen Toni Harmanto melakukan kunjungan kerja  (Kunker) di Mapolresta Banyuwangi, Selasa (15/11/2022). Kunker Jenderal Polisi Bintang dua itu, cek pengamanan KTT G20 di Pelabuhan ASDP Ketapang dan Satpas di Polresta Banyuwangi.

Kapolda Jatim menyampaikan bahwa kedatangannya guna meninjau langsung bagaimana penerapan pelayanan Polri bagi masyarakat di Polresta Banyuwangi.

“Kami tinjau langsung bagaimana penerapan pelayanan Polri bagi masyarakat di Polresta Banyuwangi. Sangat bagus, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus dimudahkan dan tidak berbelit,” ujar Kapolda Jatim.

Diharapkan, kepada Kapolresta Banyuwangi dan jajarannya dapat terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kemudian kondusifitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Banyuwangi tetap terjaga aman dan kondusif.

Setelah meninjau sejumlah pelayanan publik dan Satpas Polresta Banyuwangi, Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto didampingi Pejabat Utama Polda Jatim melakukan penanaman pohon pole di halaman Kantor Satpas Prototype Polresta Banyuwangi. Dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian gedung Satlantas Polresta Banyuwangi.

Kemudian Kapolda Jatim memberikan pengarahan kepada Kapolresta Banyuwangi, pejabat utama dan Kapolsek jajaran di Rupatama Wira Pratama Polresta Banyuwangi.

Sementarta itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Deddy Foury Millewa usai menerima kunjungan kerja Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto, siap menjalankan segala program dari Kapolri dan Kapolda Jatim, khususnya dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas dan peningkatan pelayanan publik. (Humas Polresta Banyuwangi)

Kapolda Jatim Cek Pelabuhan Ketapang Pastikan Keamanan KTT G20

0

Banyuwangi – Pengamanan hari pertama pelaksanaan KTT G20 di Bali menjadi perhatian Polda Jatim. Tak terkecuali di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto turun langsung memantau kegiatan pengamanan di Selat Bali, penghubung Jawa dan Bali ini. Tak hanya itu, dia juga meninjau gardu listrik untuk memastikan suplai listrik ke Bali aman.

Orang nomor satu dijajaran Polda Jawa Timur ini datang ke Banyuwangi bersama sejumlah pejabat utama Polda Jawa Timur, Selasa (15/11/2022). Di antaranya Kabid Propam Kombes Pol Taufik Herdiansyah Zeinardi dan didampingi Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa.

Di Pelabuhan Ketapang, Kapolda dan rombongan melihat aktivitas bongkar muat penumpang di dermaga penyeberangan. Jenderal bintang dua ini juga sempat mengecek proses muat penumpang dan kendaraan di dalam kapal penyeberangan.

“Sudah menjadi kewajiban bagi Kami untuk memastikan pengamanan di Pelabuhan Ketapang menjelang pelaksanaan hingga selesainya KTT G20 berjalan dengan aman dan lancar. Maka dari itu hari ini saya pastikan tidak ada kesempatan bagi pihak yang akan mengganggu pelaksanaan KTT G20 di Bali,” tegas Irjen Pol Toni.

Kapolda Jatim menegaskan bahwa tentunya wilayah atau area penyeberangan ASDP Ketapang juga menjadi konsentrasi pihaknya dalam memberikan garansi keamanan. Dan hari ini Kapolda beserta pejabat utama Polda Jatim hadir secara langsung guna memastikan kegiatan pelaksanaan pengamanan di Banyuwangi berjalan aman kondusif.

“Meski pengamanan diperketat, kami pastikan tidak akan sampai mengganggu pelayanan penyeberangan kepada masyarakat yang akan menyeberang ke Bali. Hal ini terbukti sesuai keterangan GM Pelabuhan ASDP Ketapang dan pantauan lamgsung di lapangan bahwa jumlah angka penumpang di pelabuhan Ketapang masih dalam batas normal,” ujar Kapolda Jatim.

Lebih lanjut Jenderal Bintang dua ini melanjutkan bahwa hal tersevut berarti aktivitas pengamanan yang dilakukan oleh kepolisian tidak menghambat kegiatan pelayanan yang diberikan pada masyarakat untuk ke Bali. Dan ini akan terus dilaksanakan sampai dengan kegiatan di Bali selesai secara total.

Sebelumnya, Kapolda juga melakukan pengawasan ke gardu listrik di Banyuwangi. Gardu listrik ini juga menyalurkan listrik ke Bali. Orang nomor satu di Polda Jawa Timur tersebut berharap suplai listrik selama kegiatan KTT G20 di Bali aman dan lancar.

“Kita memastikan suplai listrik ke sana (Bali) dan isu-isu yang dihadapi,” jelas Toni.

Laporan yang diterimanya, ada yang berpotensi menjadi penghambat pasokan listrik yakni layang-layang. Menurutnya, potensi penghambat ini sudah diantisipasi dengan melakukan sweeping pada titik-titik yang perlu diawasi.

Kapolda Jatim menyebut, sebenarnya layang-layang ini dampaknya hanya membuat shock aliran listrik saja. Yakni aliran listrik membuat lampu padam sebentar sebentar atau hanya kedip-kedip lalu nyala kembali. Kendati demikian, pihaknya sudah menangani potensi hambatan ini.

“Disampaikan tadi kemungkinan yang memang bisa menjadi penghambat itu masalah layang-layang. Ada beberapa titik tempat yang perlu diawasi dengan kita melakukan sweeping yang bisa berdampak juga ke Bali,” terang Irjen Pol Toni.

Selain pelabuhan Ketapang dan gardu listrik, Kapolda menyatakan, Pelabuhan rakyat juga jadi perhatian pengamanan. Menurutnya, semua tempat yang bisa menjadi akses untuk menyeberang ke Bali itu menjadi pengawasan kita.

“Pengamanan di selat Bali juga kita tingkatkan bersama-sama dengan rekan-rekan instansi yang lain,” pungkasnya. (Humas Polresta Banyuwangi)

Pemkab Bondowoso Delapan Kali Berturut-turut Terima Penghargaan WTP Dari Kemenkeu RI

0

Bondowoso- Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali terima penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Senin (14/11/2022).

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Keuangan RI kepada Kabupaten Bondowoso atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2021 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) delapan kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Bupati Salwa Arifin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bondowoso atas konsistensi dalam pengelolaan keuangan APBD.

“Kami berharap agar capaian ini dipertahankan demi kemajuan tata kelola   keuangan di Kabupaten Bondowoso,” ungkap Salwa Arifin usai menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang berlangsung di Surabaya.

Selain itu, beliau juga mengatakan, penghargaan yang telah diterima dari Kemenkeu RI harus bisa dijadikan motivasi seluruh pimpinan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran perangkat daerah untuk semakin giat bekerja membangun Kabupaten Bondowoso.

“Penghargaan tidak sekedar sebuah prestasi semata bagi pemerintah daerah, namun sejatinya adalah kewajiban untuk menyelenggarakan sistem keuangannya yang terbaik, demi pembangunan Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya. (dar).

Polres Pasuruan Gelar Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial (Content Creator Dan Copy Writing) dan Pelatihan Komunikasi Publik

0

PASURUAN – Dalam Rangka mempelajari lebih dalam terkait Media Sosial, Polres Pasuruan menggelar Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial (Conten Creator dan Copy Writing) dan komunikasi Publik bagi Anggota Polri, kegiatan tersebut diselenggarakan di ruang Rupatama Polres Pasuruan, Selasa (15/11/2022).

Pelatihan tersebut dipimpin oleh Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. dan didampingi Kabag SDM Kompol Mujiati, serta Narasumber Penggiat Media Prasetyo Eko, serta diikuti oleh personil Bhabinkamtibmas Polsek jajaran.

Dalam pelatihan tersebut, Prasetyo Eko menyampaikan terkait kebutuhan pembuatan konten media terhadap jajaran Bhabinkamtibmas Polres Pasuruan.

“Kita berikan konten-konten yang membangun dan meningkatkan kualitas SDM, serta dapat dicerna dengan baik dan mudah oleh masyarakat umum,”kata Prasetyo Eko saat menyampaikan materi di ruang Rupatama Polres Pasuruan

Selain itu, dia menjelaskan, penulisan harus terpenuhi berdasarkan 5W+1H. “Penulisan harus sesuai dengan Aturan 5W1H, yaitu Who, What, When, Where, Which, How”tuturnya.

Dia menyebutkan, penulisan yang dibutuhkan dan mudah dicerna maka sangat mudah diterima oleh masyarakat. Bahkan, hal hal yang perlu diperhatikan dalam konten adalah target, branding, konsep, Kualitas konten, timing, dan jenis media.

“Dalam Penulisan juga harus mematuhi kode Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA), baik dalam hal pemberitaan anak, kekerasan dan seksual,” jelasnya.

” Dalam teknik pengambilan pembuatan video, maka video tersebut harus punya sinopsis yg jelas alurnya, maka video yang diexplore ke medsos isinya bisa menceritakan peristiwa yang terjadi, sehingga masyarakat mudah memahami sebuah konten tersebut,” Ujarnya.

AKBP Bayu mengatakan, Pelaksanaan pelatihan pembuatan Konten Media Sosial tersebut sehubungan dengan program Quick Wins Presisi di bidang pengembangan fungsi SDM unggul dengan harapan agar Personil Polres Pasuruan dapat menambah ilmu sehingga dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas atau pesan lainnya yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas di lapangan melalui Medsos lebih mudah untuk dicerna masyarakat,” ucap Kapolres.(Qomar)

Editor : dhw_robhin

HKTI Lumajang : Desak KP3 proaktif mengurai benang kusut distribusi pupuk subsidi

0

Angka kebutuhan pupuk subsidi yang ini benar benar harus dikawal oleh berbagai pihak, sesuai peraturan menteri perdagangan (permendag) nomer 15 tahun 2013 dibentuk tim komisi pengawas pupuk dan pestisida ( KP3) yang terdiri dari unsur dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH), tim ini fungsi pokoknya adalah melalukan pengawasan dan melakukan hal hal yang dianggap penting untuk mengawal pupuk subsidi agar sesuai dengan aturan yang ada

Angka kebutuhan yang kurang ini benar benar harus dikawal oleh berbagai pihak, sesuai peraturan menteri perdagangan (permendag) nomer 15 tahun 2013 dibentuk tim komisi pengawas pupuk dan pestisida ( KP3) yang terdiri dari unsur dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH), tim ini fungsi pokoknya adalah melalukan pengawasan dan melakukan hal hal yang dianggap penting untuk mengawal pupuk subsidi agar sesuai dengan aturan yang ada

Subsidi pupuk diberikan pemerintah pada petani sebagai keberpihakan, untuk itulah perlu dilakukan pengawasan dan pengawalan agar subsidi bisa diterima oleh yang berhak menerimanya.
Berbagai regulasi diterbitkan untuk menjaga agar pupuk ini tepat pada sasaran. Pemerintah membuat kebijakan petani yang berhak mendapatkan subsidi pupuk adalah petani yang tergabung dalam kelompok tani yang kebutuhannya tertuang dalan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dari situlah pemerintah Kabupaten mengajukan kebutuhan pupuk subsidi ke pemerintah pusat

Dalam proses penyusunan RDKK ini diharapkan petani ikut aktif agar benar benar merupakan pencerminan kebutuhan petani, akan tetap dilapangan petani seolah acuh, sehingga saat membutuhkan pupuk subsidi dan petani tersebut tidak terdaftar disinilah awal masalah kelangkaan pupuk itu berawal.

Faktor lain adalah kemampuan negara untuk mensubsidi pupuk berakibat pada kurang nya kebutuhan pupuk subsidi dari kemampuan pemerintah untuk mensubsidi, dari sinilah muncul oknum-oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan pelanggaran ujungnya adalah memperoleh kekayaan diatas penderitaan petani

Angka kebutuhan yang kurang ini benar benar harus dikawal oleh berbagai pihak, sesuai peraturan menteri perdagangan (permendag) nomer 15 tahun 2013 dibentuk tim komisi pengawas pupuk dan pestisida ( KP3) yang terdiri dari unsur dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH), tim ini fungsi pokoknya adalah melalukan pengawasan dan melakukan hal hal yang dianggap penting untuk mengawal pupuk subsidi agar sesuai dengan aturan yang ada

Kami selaku Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DPC Lumajang menghimbau agar KP3 dalam menjalankan fungsinya agar berperan aktif menyerap keluhan petani dan mengambil langkah-langkah seperti merekomendasikan roling wilayah kerja distributor jika di kecamatan yang dibawahi nya banyak pengaduan petani akan pelanggaran distribusi pupuk, mencabut ijin usaha kios pupuk jika pelanggarannya fatal, beberapa hal tersebut mutlak dan harus dilakukan sebagai fungsi kontroling, disamping itu dinas yang membidangi perdagangan harus proaktif menyerap informasi dilapangan, karena menurut pengamatan saya di jejaring sosial masih marak tentang pengaduan masalah pupuk subsidi, tandas iskhak subagio.
Jangan sampai petani memberikan stigma bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja menertibkan pelanggaran pupuk subsidi ini. Sudah saatnya semua pihak bersinergi untuk mengatasi masalah ini agar benang kusut ini segera terurai. Adapun rekomendasi dari HKTI Lumajang sebagai berikut :

  1. Kembalikan penyusunan angka angka dalam alokasi pupuk bulanan sesuai prosentase RDKK masing masih Kecamatan, persentase ini di dapat dari REKAP RDKK di banding dengan Alokasi SK Gubernur
    Karena saat ini masih menggunakan prosentase angka penyaluran tahun kemarin
  2. Memberi kuasa penuh pada BPP pertanian kecamatan membagi alokasi SK Bupati ketiap pengecer berdasarkan rekap RDKK nya, dan angka angka itu harus di taruh di kios sehingga petani tahu angka subsidi yang di dapat.
  3. Membuka akses tim verval yang ada di kecamatan dan anggota KP3 Kabupaten tentang angka distribusi harian dari distributor ke kios dan kios ke petani, hal ini sangat mudah dilakukan karena pelaporan pupuk sudah berbasis IT hanya tinggal bersurat ke pupuk indonesia
  4. Dinas perdagangan selaku pemegang mandat dari permendag 15 tahun 2013 harus lebih proaktif membuat layanan aduan masyarakat yang mudah di akses, aduan yang ada di tabulasi berkala untuk di tindak lanjuti kebenarannya dan tabulasi tadi di rekap dan di bawa ke rapat KP3 untuk di buatkan rekomendasi kepada pupuk Indonesia sebagai wujud penilaian kinerja distributor dan pengecer
  5. Membebaskan kelompok tani untuk memilih kios yang dikehendaki dalam mitra pelayanan pupuk subsidi,
  6. Mendata kembali petani yang belum masuk dalam data based.
    Dan kami di HKTI juga sudah melakukan rangkaian kegiatan mensosialisasikan pemakaian pupuk organik sebagai solusi nyata kurangnya kebutuhan pupuk petani juga sebuah upaya mengembalikan kesuburan tanah. Intinya dalam distribusi pupuk semua pihak harus benar benar tidak ada dusta.

Poros Pagi Di Depan Sekolah SDN 1 Pasirian, Anggota Polsek Pasirian Bantu Penyeberangan Anak-anak Sekolah

0

Lumajang -Saat masuk sekolah pagi hari, Polsek Pasirian Polres Lumajang menempatkan personelnya di depan sekolah SDN 1 Pasirian untuk menyeberangkan para pelajar yang akan masuk sekolah.

Dalam kegiatan poros pagi, sebagai bentuk Commander wist sesuai arahan pimpinan yaitu Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka D. S.I.K., M.H. anggota Polsek Pasirian mengatur lalu lintas, dan menyebrangkan para siswa siswi yang hendak memasuki sekolah.

Selain itu anggota juga menghampiri anak sekolah untuk membantu menyebrang jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bertujuan untuk mencegah dan meminimalisir terjadinya laka lantas serta kemacetan di jalan raya.

Ps Kasubsipenmas Aipda Eko Budi Laksono mengatakan, bantuan yang diberikan anggota tersebut adalah sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian Kepolisian terhadap masyarakat khususnya keselamatan anak- anak yang akan ke sekolah.

“Kami ingin memastikan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan pada pagi hari dan para pelajar yang sudah mulai masuk sekolah,” jelas Eko.

Seperti yang terlihat pagi ini, jajaran anggota Polsek Pasirian menempatkan personelnya untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas di depan sekolah SDN 1 Pasirian yang berada di pinggir jalan protokol yang yang lalu lintas pada pagi hari sangat padat dan ramai.

“Pengaturan lalu lintas di pagi hari ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh anggota Polsek Pasirian, poros pagi sebagai bentuk Commander wist tersebut dilakukan diseluruh Polsek Jajaran Polres Lumajang guna melayani masyarakat menuju Polri yang presisi,” pungkas Eko Budi.

Kapolresta Sidoarjo Cek Barang Bawaan Penumpang Bus Tujuan Bali

0

Sidoarja Sehari jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, polisi bersama TNI, Dinas Perhubungan dan stake holder terkait perketat pengamanan bus tujuan Bali di Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru, Sidoarjo, Senin (14/11/2022).

Bahkan beberapa hari sebelumnya, para kru bus serta penumpang bus tujuan Bali diperiksa petugas keamanan. Hal ini sebagai antisipasi adanya barang atau benda berbahaya di dalam bus yang dapat mengganggu kondusifitas kamtibmas pelaksanaan KTT G20 di Bali pada 15-16 November 2022.

“Sampai saat ini tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan. Situasi kamtibmas di wilayah kami aman dan kondusif. Bahkan animo masyarakat, dalam hal ini penumpang bus juga antusias menyambut KTT G20,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro di Terminal Purabaya, Senin (14/11/2022) sore.

Ia juga menghimbau kepada kru bus dan penumpang untuk selalu tertib guna mensukseskan KTT G20 dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya dengan mengenakan masker apabila sedang tidak enak badan.

Selain melakukan pengecekan di dalam bus, Kapolresta Sidoarjo mengecek kesiapan personel gabungan pengamanan Ops Puri Agung di Terminal Purabaya sebagai salah satu obyek vital di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Polisi Berhasil Amankan Pelaku Spesialis Curanmor Parkiran Pinggir Sawah di Malang*

0

MALANG – Unit Reserse Kriminal Sektor Lawang Polres Malang berhasil mengamankan 2 terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di areal persawahan.

Ialah pemuda berinisial K (22) dan rekannya S (29), yang keduanya berasal dari Dusun Blendongan Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang itu, tak berkutik saat ditangkap oleh petugas di rumahnya masing-masing pada hari Jumat (11/11/2022) jam 04.00 WIB.

Kedua pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban N (63), seorang kakek yang berprofesi sebagai petani, warga Dusun Krajan Desa Sidoluhur Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Ia mengaku telah kehilangan sepeda motor merk Honda Supra miliknya yang sebelumnya diparkir di pinggir areal persawahan Desa Sidoluhur, saat ditinggal menggarap lahan miliknya pada Selasa (1/11) lalu.

Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan, usai menerima laporan korban, Unit Reskrim Polsek Lawang segera memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan.

“Petugas di lapangan mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan penyelidikan. Kemudian pada Jumat (11/11) menjelang subuh, berhasil mengamankan pelaku di rumahnya masing-masing,” ucap Taufik saat ditemui di Polres Malang, Minggu (13/11) siang.

Dari tangan kedua pelaku, petugas juga menyita 1 unit sepeda motor hasil curian yang belum sempat terjual.

Modus yang digunakan, lanjut Taufik, adalah dengan menyasar kendaraan milik petani yang diparkir di pinggir jalan ketika ditinggal melakukan aktivitas di sawah atau ladang.

“Satu berperan mengambil sepeda motor, sedangkan yang lain memantau situasi sekitar lokasi,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya, kini kedua pelaku harus berurusan dengan penyidik Unit Reskrim Polsek Lawang. Keduanya dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin

Pelaku Pemukulan Mahasiswa yang Viral di Medsos, Berhasil Ditangkap Polrestabes Surabaya

0

Surabaya – Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap tersangka kasus penganiayaan menggunakan tongkat bisbol. Tersangka Willem Frederik, 37, warga Jalan Taman Internasional, Citraland, Surabaya, diamankan Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya di gerbang tol Semarang, Senin (14/11) dini hari. Tersangka yang sempat kabur setelah video penganiayaannya viral ini akhirnya dibawa ke Mapolrestabes Surabaya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana mengungkapkan, tersangka sempat kabur saat polisi mencarinya. Setelah beberapa hari penyelidikan, diketahui tersangka berada di Semarang. Polisi kemudian bergerak dan menjemput tersangka yang berada di gerbang tol Semarang.

“Tersangka kami amankan dengan bantuan Polrestabes Semarang dan PJR Tol Polda Jawa Tengah,” tuturnya.

Mirzal mengungkapkan, kejadian itu disebabkan tersangka mengaku tersinggung saat parkir di minimarket Jalan Mojopahit, Surabaya, saat itu. Tersangka yang tersinggung dan keluar mobil sambil membawa tongkat bisbol. Kemudian, terlibat cekcok dengan korban hingga memukulkan tongkat bisbol ke arah pipi kanan korban.

“Mobil tidak sampai tertabrak namun tersangka keburu emosi,” katanya.

Tersangka ini ditemani oleh pengacara dan teman-temannya ini mengaku menyesali perbuatannya tersebut. Ia siap menghadapi konsekuensi hukum usai melakukan aksinya ini.

“Tersangka menyesali perbuatannya. Kami sita stok bisbol, baju kuning yang dikenakan saat kejadian, dan mobil nomor polisi L 1934 AAG,” terangnya.

Mirzal menegaskan, seperti halnya kasus curanmor, ia akan menindak tegas tersangka yang mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Surabaya.

“Kami tegaskan negara tidak akan kalah dengan aksi premanisme, baik itu pengeroyokan atau penganiayaan. Kami akan tindak tegas pelakunya,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah video penganiayaan berdurasi 34 detik ini viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut korban keluar dari mobilnya. Sementara di luar nampak tersangka mengenakan kemeja kuning dengan raut wajah emosi sambil membawa tongkat bisbol menghampiri korban. Mereka terlibat cekcok, hingga tersangka sempat mengancam korban dengan mengarahkan tongkat ke arah korban. Ternyata sambil berlalu pergi ke mobilnya tersangka mengayunkan tongkatnya itu ke arah wajah korban.

(Humas/red)
Editor : dhw_robhin