Home Blog Page 1264

Pimpin Sujud Masal,Kapolresta Malang Kota Berdoa Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

0

KOTA MALANG – Ada hal yang berbeda dan mengharukan dalam kegiatan apel pagi jajaran Polresta Malang Kota di halaman Mapolresta Malang Kota, Senin (10/10/2022) pagi tadi.

Apel yang dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto tersebut tiba-tiba berubah suasana.

Secara spontan, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto memimpin sujud massal bersama jajarannya. Hal ini untuk mendoakan sekaligus memohon ampunan untuk seluruh korban Tragedi Kanjuruhan dan warga khususnya yang ada di Malang raya.

Kombes Pol Budi Hermanto didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsekta Jajaran Polresta Malang Kota, melaksanakan doa bersama terlebih dahulu. Usai berdoa, dipimpin langsung olehnya seluruh peserta apel bersimpuh dan bersujud.

Hal ini dilakukan untuk memohon ampun kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menghaturkan maaf yang terdalam kepada korban dan keluarganya serta seluruh Aremania dan Aremanita atas tragedi Stadion Kanjuruhan Malang.

“Mari rekan – rekan semua,kita berdoa agar saudara – saudari kita,Aremania dan Aremanita korban tragedi Kanjuruhan bisa diterima di sisi Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kita bersama – sama memohon ampun kepada Alloh SWT agar peristiwa itu tidak terjadi lagi,”seru Kombes Buher.

Suasana hening dan haru pun begitu terasa saat Kombes Buher beserta seluruh jajaran Polresta Malang Kota Bersujud bersama.

Terlepas dari itu, sebagai rasa tanggungjawab atas tragedi Kanjuruhan Malang, jajaran Polresta Malang Kota juga tak henti-hentinya memberikan semangat dan bantuan kepada seluruh korban tragedi Kanjuruhan.

Seperti halnya korban yang ada di Jalan Bareng Raya 2G, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Disitulah ada sosok Alfiansyah (11) yang harus menanggung rasa sedih atas meninggalnya kedua orang tua dari Alfian atas tragedi Kanjuruhan Malang.

Saat Buher menyambangi langsung kediaman Alfian, ia memastikan bahwa Alfian diangkat sebagai anak asuh Polresta Malang Kota.

Mulai dari biaya sekolah, Polresta Malang Kota akan menanggung hingga menata kondisi fisik dan kesehatannya untuk mencapai cita-citanya kelak.

“Kita berempati dan sebagai keluarga besar Arema Police, dengan kedekatan historis yang cukup panjang dan erat. Merasa belasungkawa atas peristiwa tersebut,”ujar Kombes Buher.

Kapolresta Malang Kota ini juga berharap, seraya memanjatkan doa agar situasi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) bisa kembali kondusif dan doa-doanya dikabulkan.

“Kami juga berharap agar situasi kembali kondusif dan persoalan Tragedi Kanjuruhan segera terselesaikan,”pungkas Kapolresta Malang Kota. (humas/red)

Editor : dhw_robhin

Selama pelaksanaan operasi Sikat Semeru 2022, Jajaran Polres Kediri Berhasil Ungkap 16 kasus

0

KEDIRI – Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K menyampaikan operasi Sikat Semeru terhitung mulai tanggal 19 sampai 30 September 2022.

“Selama operasi Sikat Semeru 2022, Polres Kediri berhasil mengungkap 16 kasus,”ucap AKBP Agung S.I.K, Senin (10/10/2022).

Operasi Sikat Semeru pada tahun 2022 ini sangat banyak. Ia menjelaskan secara rinci mengenai ungkap kasus tersebut.

Untuk kasus pencurian dan pemberatan (Curat) berhasil menangkap 8 tersangka dalam 9 kasus. Untuk kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) berhasil mengungkap 1 kasus 1 tersangka. Sementara untuk Curanmor ada 2 kasus dengan 3 tersangka.

Selanjutnya, untuk perkara kasus Sajam berhasil menangkap 4 tersangka dengan 4 kasus. “Dari total 16 kasus secara keseluruhan berhasil menangkap 16 tersangka,”tutur AKBP Agung S.I.K.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres Kediri, dari 16 kasus dan 16 tersangka ini ada yang menjadi target operasi yang sebelumnya dinyatakan DPO.

“Untuk yang menjadi jadi target operasi berhasil menangkap 7 tersangka dengan 7 kasus. Diantaranya itu 5 kasus Curat 5 tersangka, 1 kasus Curanmor 1 tersangka dan 1 kasus Sajam 1 tersangka,”kata Kapolres Kediri.

“Hasil ungkap kasus selama operasi Sikat Semeru 2022, secara keseluruhan ini dari Polsek juga mengungkap kasus,”tambahnya.

AKBP Agung S.I.K, mengimbau kepada masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri agar selalu waspada terhadap para pelaku tindak kejahatan dalam bentuk apapun.

“Imbauannya, kepada masyarakat agar lebih waspada dalam menyimpan barang berharganya. Mari kita bersama-sama mewujudkan wilayah hukum Polres Kediri berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif,”ungkap Kapolres Kediri (Humas/Ageng)

Editor : dhw_robhin

Satlantas Polres Lumajang Gelar “POLICE GOES TO SCHOOL”, Tanamkan Tertib Berlalulintas Sejak Dini

0

LUMAJANG – Untuk menciptakan Kamseltibcarlantas yang kondusif, jajaran Satlantas Polres Lumajang kerap menggelar berbagai kegiatan edukasi dengan sasaran komunitas masyarakat maupun profesi yang berhubungan langsung dengan aktivitas di jalan raya.

Kali ini melalui program Police Goes to School, Satlantas Polres Lumajang mendatangi 12 sekolah di wilayah Kabupaten Lumajang diantaranya, SMPN 1 Sukodono, SMP Katolik Lumajang, SMPN 1 Lumajang, SMPN 1 Tempeh, SMPN 1 Sumbersuko, SMPN 2 Sukodono, SMPN 2 Sumbersuko, SMAN Tempeh, SMKN 1 Tekung, SMKN Tempeh dan SMA Muhammadiyah

Kegiatan untuk memberikan pembelajaran tentang tertib berlalu lintas terhadap para pelajar dilaksanakan saat pelaksanaan upacara bendera.

Kasatlantas Polres Lumajang AKP Radyati Putri Pradini mengatakan, Anggota Sat Lantas Polres Lumajang melaksanakan sosialisasi operasi Zebra Semeru 2022, melalui Police Goes To School edukasi tertib berlalu lintas, upaya meminimalisir Laka Lantas di 12 sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Dalam kegiatan tersebut anggota Satlantas memberikan sosilisasi etika berlalu lintas dan cara aman dan selamat bersekolah serta kepada peserta didik guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan Lalu lintas,” jelas Radyati, Senin (10/10/2022).

Selain itu, dalam kegiatan tersebut memberikan penyuluhan edukasi etika dan tertib budaya berlalu lintas sasaran Ops Zebra Semeru 2022 yang dilaksanakan mulai tanggal 3 Oktober sampai 16 Oktober 2022

“Setiap berkendera wajib menggunakan helm SNI tidak berboncengan 3 jangan melawan arus, juga jangan berkendara bagi anak di bawah umur, Dan saat berkendera tidak menggunakan handphone serta batas kecepatan jangan terlalu tinggi.”jelas Radyati.

Kasatlantas mengajak para pelajar menjadi pelopor tertib berlalu lintas di Jalan.

“Khususnya kepada pelajar agar lebih tertib berlalulintas sehingga Keamanan dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas bisa terwujud,” terangnya.

Radyati menjelaskan, edukasi tentang kelalulintasannya ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang patuh dan taat terhadap peraturan berlalu lintas. Menurutnya, Tertib berlalu lintas adalah cerminan budaya dan peradaban.

“Kami berharap dengan kegiatan seperti ini mampu membentuk para agen perubahan dan pelopor keselamatan berlalu lintas khususnya di kalangan pelajar sehingga Kamseltibcarlantas kondusif dapat terwujud,” jelasnya. (Humas/Bam)

Editor : dhw_robhin

Bupati Hendy hadiri 100 Tahun Hari Lahir PSHT

0

Jember – Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST., IPU., menghadiri acara peringatan 100 Tahun PSHT dan Bersholawat bertempat di Jember Sport Garden. pada Sabtu (08/10/2022).

Hadir pula ketua umum PSHT Raden Murjoko Hadi Wiyono dalam peringatan 100 tahun dan Bersholawat,Ketua PSHT cabang Jember Jono Wasinuddin, Plt Sekretaris Daerah Jember Arief Tyahyono, Kepala OPD terkait, KH. Abdul Malik Sanusi.
Undangan dari 25 Perguruan Pencak Silat se Kabupaten Jember,serta dihadiri 15 ribu Anggota PSHT. 

Dalam sambutan pidatonya Bupati Jember menyatakan “Pemkab Jember akan mendukung semua kegiatan PSHT,bukan cuma PSHT saja semua perguruan silat akan kami bantu,” tutur Bupati Jember. 

Kegiatan yang positif akan selalu disupport oleh Pemkab Jember, oleh karena hal tersebut dapat memacu untuk menjadi pribadi dan meningkatkan kemampuan dalam berbagai hal. 
“Semua kegiatan harus dilakukan dengan hati,jika itu dilaksanakan maka akan menjadi kekuatan yang istimewa dalam jiwa kita,” ujar Bupati Jember.

 
Lanjut Bupati Jember kehidupan sehari-hari akan menjadi tentram dan nyaman bila dilakukan dengan hati,maka dari itu apa saja yang kita kerjakan harus menggunakan hati, Sehingga kita ikhlas dan tulus dalam semua kegiatan yang kita jalani. 

Dalam sesi ceramah KH. Malik Sanusi menuturkan adanya perbedaan Kabupaten Jember tahun lalu dengan sekarang. Yaitu pada infrastruktur jalan. Disemua bagian Jember jalan sudah bagus sehingga bisa menjadi contoh pembangunan Kabupaten lain. (Son)

Editor : dhw_robhin

Ditpolairud Polda Jatim Berhasil Selamatkan Kapal Pemancing yang Terombang – ambing di Perairan Gresik

0

GRESIK – Perahu nelayan yang berisikan lima orang pemancing dan seorang pengemudi perahu yang sempat mogok karena kerusakan mesin dan terombang-ambing di perairan Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Minggu (9/10/2022) petang, berhasil ditemukan.

Perahu tersebut berhasil diselamatkan oleh Ditpolairud Polda Jatim pada Minggu malam sekitar pukul 22.10 WIB.

Iptu Guntur Panit Polairud Polda Jatim mengatakan bahwa perahu tersebut awalnya ditemukan oleh awak kru kapal bantuan milik PGN SAKA (Perusahaan minyak Ujung Pangkah).

“Perahu nelayan yang mogok sudah diamankan dan ditarik kapal sewaan yang disewa Satpolair Gresik. Sekarang sudah menuju ke dermaga Delegan. Mereka ada enam orang, dalam keadaan sehat, karena tadi ada kapal tunda dari pihak swasta yang bantu jaga mereka terlebih dahulu, difasilitasi logistik juga,” ujar Iptu Guntur.

Guntur juga meminta, kedepannya kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika ingin melakukan aktivitas di wilayah perairan, terutama saat posisi gelombang air sedang tinggi.

“Kalau belum punya banyak pengalaman, jangan memancing di wilayah yang terlalu jauh dari daratan, karena ditakutkan belum bisa memprediksi keadaan. Yang mengalami hal serupa (terombang-ambing) di lautan seperti ini, rata-rata pemancing pemula,” ucapnya.

Sebagai informasi, lima orang pemancing dan seorang pengemudi perahu nelayan itu terombang-ambing di perairan Kabupaten Gresik, karena mesin perahu mereka mati saat akan kembali ke darat.

Awalnya, Khoirul Anwar, satu di antara pemancing mengirimkan WA meminta pertolongan bantuan,

“Tolong, kami pemancing kapal kami mesinnya mati,” tulis Khoirul.

Dia mengatakan bahwa mereka berada di sebelah barat Ujung Pangkah. Tepatnya di titik koordinat 6°48’37.2″S 112°32’25.1″E.

Saat itu, tim Suara Surabaya langusng berkoordinasi dengan Command Centre dan Polair Polda Jatim.

“Kami berangkat dari Delegan. Saat perjalanan pulang, sudah setengah perjalanan, sekitar jam satu siang, tiba-tiba (mesin kapal) berhenti,” kata Khoirul yang sempat melapor ke salah satu stasiun Radio di Surabaya untuk meminta pertolongan.

Menurut Khoirul, tidak ada kerusakan di badan kapal. Pengemudi kapal sudah berusaha memperbaiki mesin kapalnya, tapi tak kunjung membuahkan hasil.

“Kami sudah berusaha menghubungi rekan yang di daratan. Sekitar setengah jam yang lalu sudah berangkat, tapi belum sampai. Mungkin karena badai. Ombaknya sangat tinggi,” ujarnya pada Minggu petang.

Upaya penyelamatan tersebut sempat mengalami kendala cuaca buruk. Kurang lebih tiga jam bantuan datang, baik dari kapal swasta maupun tim pemancing yang bergerak dari delegan.

Mereka mengirimkan bantuan logistik, sebab Khoirul dan teman teman lainnya sempat kehabisan bahan makanan, baterai handphone dan mulai kedinginan.

“Terimaksih kepada bapak – bapak Polisi dan rekan – rekan nelayan yang sudah menyelamatkan kami,”ucap Khoirul.

Saat ditemukan, kondisi semua penumpang kapal dalam keadaan sehat.

Tanggap Bencana, Polres Trenggalek Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir

0

TRENGGALEK – Dampak bencana banjir akibat cuaca ekstrem di Trenggalek meluas hingga ke 6 kecamatan.

Kondisi terparah terjadi di Kecamatan Trenggalek. Bahkan, sebuah jembatan putus akibat banjir pada Sabtu (8/10/2022) yang lalu.

Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino dengan sigap segera menyiagakan anggotanya untuk turun ke lapangan membantu evakuasi warga yang terdampak banjir.

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek didapati keterangan bahwa enam kecamatan yang terdampak banjir adalah Kecamatan Trenggalek, Pogalan, Gandusari, Karangan, Panggul dan Kecamatan Kampak. Banjir itu mengakibatkan sebuah jembatan roboh dan terputus.

“Untuk yang parah terendam banjir di Trenggalek, yaitu Tamanan, karena selain merendam perkampungan atau pemukiman warga, banjir juga memutuskan salah satu jembatan”. Ujar Kasat Samapta AKP Supadi yang turun di lokasi kejadian.

Ia juga mengatakan ketinggian banjir di wilayah tersebut bervariasi. Antara 50 cm hingga lebih dari 1 meter.

Polres Trenggalek bersama beberapa instansi terkait segera mendirikan dapur umum guna membantu kebutuhan warga yang mengalami musibah akibat banjir, dapur umum didirikan di kantor kecamatan kota.

“Kami siapkan dapur umum untuk warga terdampak,”ujar AKP Supadi.

Tampak beberapa Polwan membantu mulai proses memasak hingga pengemasan dalam kotak.

Sementara itu Kasat Lantas Trenggalek AKP Meita juga mendatangi pemukiman warga yang terendam banjir sembari membagikan nasi kotak.

“Tetap semangat, jangan menyerah mari bersama mengambil hikmah dari musibah yang sedang terjadi saat ini, in Sha Allah, Allah bersama dengan orang orang yang sabar” ucap AKP Meita. (Humas/red)

Editor : dhw_robhin

Ombak Pasang, Polsek Pasirian Himbau Pengunjung Tak Mandi Di Laut

0

LUMAJANG – Personil Polsek Pasirian lakukan patroli antisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di area wisata Watu Pecak, Desa Selok Awar Awar dan sepanjang Jalan Lintas Selatan (JLS), Kecamatan Pasirian.

Patroli dilaksanakan pada hari Minggu (9/10), mulai pukul 15.00 WIB. hingga selesai, dengan mendatangi gerombolan muda mudi sambil memberikan himbauan kepada wisatawan.

Kapolsek Pasirian, AKP Agus Sugiharto, SH, menyampaikan, sasaran dari patroli tersebut diantaranya mencegah terjadinya aksi kriminalitas dan kenakalan remaja, seperti balap liar, tawuran antar pemuda dan pesta minuman keras.

Kegiatan patroli juga dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu, mulai dari tempat wisata Watu Pecak, kemudian dilanjutkan dengan menyisir jalan JLS hingga perbatasan Desa Jarit, Kecamatan Candipuro.

“Patroli kita tingkatkan setiap akhir pekan, untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Utamanya bagi pengunjung wisata,” ungkap Agus kepada media.

Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mandi di laut, mengingat cuaca sangat tidak bersahabat. Apalagi ombak saat ini sedang pasang.

“Pemuda yang bergerombol kita dekati secara persuasif agar tidak terlibat dalam tawuran atau pun balap liar, termasuk minum minuman keras. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan kondusif,” pungkasnya.

Pihaknya juga menyampaikan himbauan tersebut melalui media sosial, agar diketahui khalayak luas. Sehingga masyarakat bisa merasakan kehadiran petugas dan merasa nyaman menghabiskan libur akhir pekan. (Humas/Bam)

Editor : dhw_robhin

Hari ke 2 Personil Polres Lumajang Diterjunkan Bantu Pembersihan Kawasan Terdampak Bencana di Desa Ranupane

0

Lumajang – Anggota Kepolisian Resor Lumajang Jawa Timur, diterjunkan dalam proses pembersihan jalan perkampungan dan rumah – rumah warga Desa Ranupane Kecamatan Senduro yang terdampak banjir dan tanah longsor, Minggu (9/10/2022).

Dalam pelaksanaan, personil Polres Lumajang bersinergi dengan anggota TNI Kodim 0821, Batalyon 527/By, Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Lumajang, Kompi Brimob Malang dan sejumlah relawan.

Pasca apel kesiapan di lokasi kejadian, masing – masing personil berpencar ke titik lokasi pembersih yang direncanakan.

Wakapolres Lumajang Kompol Andi Febrianto Ali, S.E yang saat itu juga hadir bersama jajaran Forkopimda Lumajang mengatakan, dari hasil asesmen sebelumnya, diperoleh data sebanyak 12 tempat tinggal warga alami kerusakan. Kerusakan sebagian besar terdapat pada sisi bagian dapur dan tembok.

“Sinergi ini menitik beratkan pada kegiatan titik terdampak. Semoga proses pelaksanaan pembersihan akan berjalan cepat, dan tanpa kendala. Asesmen dan pencatatan yang tentu di kolaborasikan dengan pihak – pihak terkait sebagai dasar upaya tindak lanjut pasca kejadian, sudah kami lakukan dan kegiatan ini merupakan salah satu dari implementasi hal tersebut,” ungkapnya.

Selang berlangsungnya tahapan pembersihan, Wakapolres bersama Forkopimda Lumajang melanjutkan peninjauan menggunakan roda dua, mengitari jalur terdampak.

Hingga bertemu langsung dengan warga di kediaman terdampak, untuk mendengarkan langsung perihal dengan peristiwa yang sudah terjadi.

“Kami bersama jajaran Forkopimda, menyampaikan kaitannya dengan peristiwa ini.

Untuk longsor, selanjutnya warga diimbau menerapkan pola terasering bagi kawasan perkebunan yang letak geografisnya ada di kemiringan,” imbuh Wakapolres.

Herwanto warga setempat menceritakan, kejadian berawal pada Sabtu sejak sore hujan dan malamnya kemarin sekira jam 21.00 waktu setempat. Intensitas hujan yang tinggi menjadi pemicu longsor disertai luapan air yang mengakibatkan tanggul jebol hingga air bercampur lumpur meluber ke pemukiman warga,
Namun Tidak ada korban tapi dapur rumah saya jebol kena longsoran,” terang Herwanto.

Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor Ranupani, Bupati Inginkan Perubahan Konsep Pertanian Menjadi Terasering

0

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berharap masyarakat Ranupani mengubah konsep pertaniannya menjadi terasering. Menurutnya hal itu perlu dilakukan mengingat potensi longsor yang diakibatkan kemiringan tanah pertanian yang cukup curam.

“Kami follow up sosialisasikan pertanian terasering harus dilakukan untuk persawahan dengan kemiringan yang sangat terjal karena kalau tidak ini membahayakan pemukiman padat,” ujarnya saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Ranupani, Senduro, Minggu (09/10/2022).

Hujan deras yang terjadi pada Jum’at malam hingga Sabtu kemarin membawa material lumpur dari lereng bukit pertanian masyarakat Ranupani yang mengakibatkan banjir bandang dan sejumlah titik terjadi longsor.

Bupati menilai konsep pertanian yang digunakan oleh masyarakat Ranupani saat ini masih rawan longsor. Dengan dibuatkan lereng-lereng gunung terasering atau sengkedan, mencegah terjadinya longsor pada lereng sehingga lereng pegunungan menjadi lebih stabil

Sementara, terkait penanganan bencana banjir bandang, bupati menjelaskan bahwa saat ini prioritas utama adalah pembersihan akses jalan yang tertutup oleh material lumpur. Pemerintah melalui BPBD Kab. Lumajang dan Dinas Sosial juga telah mendirikan dapur umum untuk mencukupi kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“Beberapa rumah harus diperbaiki, tahapan saat ini prioritas tentang jalur atau jalan tertimbun lumpur dibersihkan selanjutnya masyarakat yang rumahnya terdampak. Kami juga sudah siapkan beberapa kebutuhan dasar seperti selimut, alas tidur kasur bahan makanan pokok dapur umum sudah dibangun, kebutuhan dasar sudah ada di sini, prinsipnya sekarang masyarakat yang terdampak kami tangani, pembersihan lokasi juga ditangani,” jelas bupati. (Kominfo-lmj/Ydc)

Dinas PU CKPP Kabupaten Banyuwangi Percepat Peralihan PSU Perumahan dan Pemukiman ke Pemerintah Daerah

0

Gempurnews.com, Banyuwangi – Guna menjamin terwujudnya perumahan dan permukiman yang layak huni dengan penataan lingkungan yang baik, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman berupayah penuh dalam percepatan proses peralihan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) perumahan dan pemukiman ke pemerintah daerah.

Hal ini disampaikan langsung Pelaksana Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Banyuwangi, Danang Hartanto, S.T. kepada awak media, Kamis (6/10/2022).

“Kita saat ini tengan berupaya penuh, mengerjakan proses peralihan PSU, tujuannya tak lain untuk memberikan keleluasaan pemerintah daerah sekaligus kepastian hukum dalam melakukan penataan perumahan maupun pemukiman, penataan yang seperti apa, yang jelas terkait kelengkapan dasar fisik lingkungan hunian yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan bertempat tinggal yang layak, sehat, aman dan nyaman, selain itu prasarana, sarana dan utilitas dalam lingkungan yang mendukung penyelenggaraan dan pengembangan kehidupan sosial, budaya dan ekonomi, intinya agar kedepan tidak ada lagi perumahan yang kumuh.” Terangnya.

Adapun proses dan tahapan peralihan Danang memaparkan, kini pihaknya telah menerjunkan tim percepatan guna melakukan inventarisasi prasarana, sarana dan utilitas di wilayah kerjanya secara berkala.

“Terkait prosesnya kita sudah menerjunkan tim dilapangan guna melakukan inventarisasi PSU secara berkala, prosesnya kan kita mengacu pada Perda Nomor 7 Tahun 2013 tentang pedoman penyerahan PSU, ya semua sudah tertuang disana, tinggal kita mengerjakan sesuai yang ada didalamnya. Kalau sampai dimana saat ini prosesnya, terakhir kita telah melakukan pendataan dan pengukuran sekitar lebih dari 70 lokasi dari 174 lokasi perumahan se-kabupaten Banyuwangi.” Pungkasnya.

Kepada awak media Danang juga menambahkan, jika mengacu pada Perda Nomor 7 Tahun 2013 Pasal 14, Pengembang wajib menyerahkan prasarana, sarana dan utilitas perumahan yang telah selesai dibangun kepada Pemerintah Daerah paling lambat 1 (satu) tahun sejak masa pemeliharaan.

“Sebenarnya kalau mengacu pada pasala 14, dalam kurun waktu satu tahun sejak masa peliharaan pengembang mempunyai kewajiban menyerahkan PSU nya kepemerintahan daerah, namun karena banyaknya pengembang belum mengajukan peralihan mungkin karena PSU-nya belum memadai atau mungkin belum sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah daerah, namun untuk saat ini kami sendiri yang turun langsung dan siap membantu bila pengembang ingin pengajuan PSU-nya dipercepat.” Imbuhnya. (*/Sgt)