Home Blog Page 1265

Pantau Lokasi Bencana Alam Di Desa Argosari, Dandim Dan Kapolres Lumajang Turun Ke TKP

0

LUMAJANG – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Desa Argosari, kecamatan Senduro mengakibatkan banjir bandang dan longsor pada Jumat (7/10/2022).

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan dan Dandim 0821 Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y.T., S.T., M.M mendapat laporan bencana langsung merespon dan tanggap bersama jajaran Polres dan Kodim 0821 Lumajang turun ke lokasi bencana untuk meninjau dan memantau kondisi terkini.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, S.I.K., M.H mengatakan, ada sebanyak 13 titik longsor di Desa Argosari saat ini masih dibersihkan oleh personil TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang bersama masyarakat sekitar.

“Saat ini sedang berlangsung pembersihan material longsor dilakukan oleh TNI-Polri dan BPBD bersama masyarakat sekitar,” ujarnya.

AKBP Dewa menyampaikan, di Desa Argosari ini memiliki sudut kemiringan yang tinggi, lahan di desa tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai lahan untuk menanam sayuran, dan tidak disertai dengan menanam tanaman yang dapat menyerap dan menahan air hujan.

“Harapan kami kedepan akan bekerjasama dengan TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) serta masyarakat, untuk menanam tanaman yang dapat menyerap dan menahan air, sehingga apabila curah hujan tinggi dapat meminimalisir dampak terjadinya tanah longsor,” tuturnya.

Sementara itu, Dandim 0821 Lumajang Letkol Czi Gunawan Indra Y.T., S.T., M.M menyampaikan, pihaknya bersama dengan Kapolres Lumajang telah meninjau beberapa lokasi bencana, mulai dai wilayah Kecamatan Candipuro hingga Desa Argosari Kecamatan Senduro.

“Hari ini kita telah meninjau beberapa lokasi bencana salah satunya di Desa Argosari. Curah hujan tinggi beberapa hari terakhir yang mengguyur wilayah Desa Argosari mengakibatkan longsor dan menutup jalan, sehingga memutus akses jalan masyarakat yang akan menuju ke arah kota, maupun sebaliknya,” ujarnya. (Bam)

Editor : dhw_robhin

Dibawah Terik Matahari, Polantas Polres Lumajang Berjibaku Evakuasi Kendaraan Mogok

0

Lumajang – Terik matahari tidak menjadikan anggota Satlantas Polres Lumajang Jawa Timur, surut dalam mengimplementasikan pengabdiannya pada masyarakat salahsatunya penggunaan jalan.

Terpotret kamera, empat anggota Satlantas Polres Lumajang dipimpin Kasatgas Preventif KBO Lantas Iptu Teguh Imanto, berjuang menepikan kendaraan angkutan umum ( bus ) yang mogok di badan jalan raya Ranuyoso Lumajang.

Sempat menjadi perhatian, salah satu anggota dari ke empat dari mereka masuk ke kolong bagian depan bus, untuk memasang tali derek.

Iptu Teguh Imanto berkata, disegerakan dengan tujuan agar tidak tejadi gangguan arus lalu lintas di jalan poros utama penghubung antar Kabupaten Probolinggo dengan Kabupaten Lumajang itu.

“Di lokasi, kami bagi tim. Salah satunya melaksanakan evakuasi dengan menarik bus menuju ke bahu jalan. Kemudian yang lain mengatur lalu lintas selama upaya evakuasi dengan pemberlakuan buka tutup,” ucapnya, Minggu (9/10/2022).

Disampaikan oleh Iptu Teguh Imanto, kendaraan bus angkutan umum tersebut alami mogok lantaran trouble kampas rem. “Alhamdulillah, semuanya lancar kami berhasil tepikan secepatnya, anggota dibantu pihak pengemudi saling bahu membahu dan alur kembali dua jalur berfungsi seperti sedianya,” imbuhnya.

Disisi lain, selain bentuk pengabdian pada masyarakat, kegiatan sebut Iptu Teguh Imanto merupakan rangkaian dari giat patroli preventif dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2022.

“Juga sampaikan pada pengemudi, agar tetap hati – hati dan waspada dalam berkendara, juga agar seyogyanya cek rutin kondisi kendaraan, mengingat posisi kendaraan merupakan angkutan umum,” pungkasnya.

Keluarga Mantan Arema Footbal Academy, Korban Tragedi Kanjuruhan Mengaku Ikhlas Dan Dukung Polri Usut Tuntas

0

KOTA MALANG – Suasana duka masih menyelimuti rumah duka Alm Angger Aditya Permana, Mahasiswa Prodi Kehutanan UMM angkatan 2021, warga Jl Bareng Raya, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Mulai keluarga, sahabat dan masyarakat sekitar masih berdatangan mengucapkan belasungkawa di rumah duka .

Angger adalah salah satu dari ratusan korban tragedi Stadion Kanjuruhan yang terjadi usai pertandingan Arema vs Persebaya, Sabtu (01/10/2022) malam.

Hari Sunarko (55), orang tua Angger, menceritakan bahwa dari kecil anak keduanya tersebut sudah suka dengan permainan sepak bola. Saking cintanya dengan hobby sepak bola, Angger pun sempat tiga tahun masuk Arema Footbal Academy.

“Anak saya ikut akademi Arema saat Kelas 1 SMP hingga menjelang lulus. Ini anak saya, berposisi sebagai kiper. Ini fotonya saat di Akademi Arema tour ke Lamongan 20 November 2016,” ujarnya seraya menunjukkan foto kenangan,kemarin Jumat (7/10/22).

Namun, dirinya mengaku sudah mengikhlaskan kepergian anaknya sebagai sebuah takdir dan tidak menyalahkan pihak manapun.

“Mungkin ini sudah takdir yang harus kita terima,jadi kami mohon doanya agar almarhum anak kami husnul khotimah,”tutur Hari Sunarko.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat agar kejadian di Stadio Kanjuruhan yang mengakibatkan ratusan korban ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu hanya untuk menambah keruh dibalik kedukaaan keluarga korban.

“Kami minta dan berharap suasana duka kami jangan ditunggangi dengan berbagai kepentingan yang hanya menambah duka kami. Karena kami sudah percayakan aparat hukum menyelesaikan, dan kami sudah ikhlas, sabar dalam menerima Takdir Allah,”ujar Hari Sunarko.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Kepolisian khususnya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto yang suda datang bertakziah kerumahnya.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pak Kapolresta yang sudah berkenan rawuh ( datang) ke rumah kami, memberi support kami dan turut mendoakan almarhum anak kami. Semoga apa yang diberikan oleh beliau mendapat balasan dari Alloh dan bisa cepat menyelesaikan perkara Kanjuruhan ini,” pungkas Hari.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolresta Malang Kota menyampaikan duka cita dan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban tragedy Kanjuruhan termasuk Alm. Angger Aditya Permana.

“Kami keluarga besar Polresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada para korban , serta saudara saudari kita Aremania dan Aremanita yang menjadi korban dalam kejadian di Kanjuruhan” ungkap Kombes Budi

Tentu nya Polri, lanjut Kombes Budi Hermanto akan berkomitmen penuh untuk mengusut tuntas seperti apa yang telah di sampaikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

” Kami berempati kepada seluruh korban, semoga tidak ada lagi kejadian seperti ini kedepannya, dengan adanya musibah ini menjadikan silaturahmi kita semakin erat, mari sama-sama bergandengan tangan kembali membangun Kota Malang” pungkas Kombes Budi (Humas/red)

Editor : dhw_robhin

TPIGF Terus Melakukan Investigasi Terkait Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang

0

MALANG – Tim Gabungan Independen Pencari Fakta ( TPIGF) terus bergerak mencari fakta – fakta tragedi Stadion Kanjuruhan Malang usai pertandingan Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10/22).

Meski Polri sudah menetapkan enam orang tersangka, namun komitmen pihak kepolisian dan TPIGF menuntaskan kasus tragedi Kanjuruhan terus dilakukan.

Seperti yang dilakukannya di Malang kemarin, Jumat (7/10/22) TPIGF juga melakukan pengecekan kendaraan dinas Polri maupun kendaraan milik pribadi yang rusak akibat kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang.

Dalam kegiatan ini TPIGF yang hadir adalah Dr. Nur Rochmad (Sekretaris TGIPF), Mayjen (Purn) Suwarno dan Irjen Pol. (Purn) Sri Handayani (Anggota TGIPF), serta Mayjen TNI Heri Wiranto (Deputi Bidkoor Pertahanan Negara Kemenko Polhukam) dan Kol. Pontjo (Kabid pada Kemenko Polhukam).

TPIGF juga didampingi oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta beserta Pejabat Utama Polda Jatim.

Kepada awak media Kapolda Jatim Irjen Pol Nico menyampaikan akan menyiapkan semua data yang dibutuhkan oleh Tim Gabungan Independen Pencari Fakta.

“Tim sudah memeriksa 13 unit kendaraan yang rusak akibat kejadian tersebut, 10 unit di antaranya mobil dinas Polisi dan 3 unit mobil pribadi,” kata Kapolda Jatim.

Sebanyak 10 mobil dinas Polri tersebut lanjut Irjen Nico terdiri dari mobil Brimob, Sat Lantas dan mobil unit K-9.

HANTARU BPN JABAR MENGADAKAN GEBYAR BAZAR DAN FASHION SHOW

BANDUNG – Dalam Rangka HANTARU Kanwil BPN Jabar mengadakan Gebyar Bazar & Fashion show Di Halaman Kanwil BPN Jabar.

Kota Bandung, Dalam Rangka HUT HANTARU Kanwil BPN Jabar mengadakan Gebyar Bazar dan Fashion yang diselenggarakan oleh IKAWATI ( Ikatan Keluarga Karyawan/Karyawati ) Kantor Wilayah BPN Jabar yang Ketua nya Ibu Erna istri Kakanwil BPN Jabar, Jum’at, 7/10/2022 Oktober

Kegiatan Gebyar Bazar dan Fashion show ini Dibuka Langsung oleh Bapak Dalu Agung Darmawan Kakanwil BPN Jabar sebagai sarana mempromosikan dan memasarkan produk – pruduk usaha kecil menengah dan UMKM Se- Jawa Barat

Kegiatan Dalam Rangka HUT HANTARU Kanwil BPN Jabar ini Dihadiri Oleh 27 Kepala Kantor BPN Kabupaten/Kota dan masing-masing Kantah Kabupaten/ kota menampilkan Produk unggul UMKM yang ada di Daerahnya

Pada acara Kegiatan tersebut ada Lomba Fashion show yang di ikuti oleh Para Anggota IKAWATI BPN Kanwil Jabar serta Diberikan Hadiah kepada Para Juara nya , acara tersebut sangat meriah dan para peserta sangat antusias dan terhibur dengan kegiatan ini .

(Andri)
Editor : dhw_robhin

Polri Pastikan Tindak Tegas Pelaku Anarkis Di Luar Stadion Kanjuruhan

0

Jakarta – Polri memastikan menindak tegas seluruh pelaku anarkis yang menyebabkan kerusuhan di luar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, dalam proses penyidikan tragedi di Kanjuruhan, terdapat dua peristiwa yang akan didalami oleh tim investigasi. Yakni, yang terjadi di dalam dan luar lapangan Kanjuruhan.

Untuk di luar lapangan, kata Dedi, pihak kepolisian juga akan mengusut kepada seluruh pihak yang diduga melakukan pengrusakan, aksi anarkis, pembakaran dan penyerangan terhadap pemain serta ofisial klub sepak bola.

“Minggu depan tim investigasi akan melakukan penegakkan hukum kepada siapapun yang teridentifikasi melakukan pengrusakan dan pembakaran di luar stadion,” kata Dedi kepada wartawan, Sabtu (8/10).

Menurut Dedi, terkait dengan peristiwa di luar Stadion Kanjuruhan, penyidik mulai mengusut pelaku kerusuhan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP.

Disisi lain, Dedi menyebut bahwa, dari hasil investigasi kepolisian, ditemukan juga sebanyak 46 botol minuman keras (miras) oplosan ukuran 550 ml di Stadion Kanjuruhan.

“Sisa botol miras oplosan yang telah diminum di tribun itu telah dilakukan pengambilan dan pemeriksaan oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor),” ucap Dedi.

Oleh sebab itu, Dedi mengimbau kepada seluruh pihak untuk bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya kepada aparat kepolisian.

“Disarankan sebaiknya para pihak yang melakukan pengerusakan, pembakaran, penyerangan, dan lainnya untuk menyerahkan diri kepada yang berwajib,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, kepolisian dalam hal ini terbuka dengan seluruh informasi, masukan dan saran terkait dengan peristiwa yang terjadi di Kanjuruhan tersebut. Polisi juga akan bekerja secara objektif dan sesuai dengan fakta-fakta yang telah ditemukan oleh penyidik.

Sementara itu, kata Dedi, pihak Kepolisian tetap akan melakukan pemeriksaan dan pendalaman secara menyeluruh terkait dengan seluruh rangkaian peristiwa tersebut. (Div Humas Polri)

Dinas PU CKPP Rehabilitasi Kembali Pasar Galekan Bajulmati Paska Kebakaran

0

Gempurnews.com, Banyuwangi – Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman (DPU CKPP) Merehabilitasi kembali Pasar Galean Bajulmati yang terbakar dipertengahan Januari lalu.

Pasar yang merupakan aset Desa Bajulmati ini mendapatkan rehab yang bersifat ibah dari Pemkab Banyuwangi.

Hal ini disampaikan langsung Pelaksana Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Pemukiman Banyuwangi, Danang Hartanto, S.T. melalui Kepala Bidang Cipta Karya, Djadmiko Tri Wurjanto, S.T., M.T.

“Pasar Galekan Bajulmati ini memang sebenarnya merupakan aset desa yang saat ini mendapatkan renovasi yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyuwangi dan dilaksanakan Dinas PU CKPP. Nantinya, setelah pembangunan selasai pemerintah daerah yang akan menyerahkan langsung kepada pemerintah desa sebagai ibah.” Terang Djatmiko kepada awak media, Jumat (7/10/2022).

Jatmiko juga memaparkan, kegiatan akan berlangsung dalam 90 hari kerja, ada 7 unit los yang akan dikerjakan, diantaranya 4 unit pasar los bangunan baru dan 3 unit pasar los eksisting berupa rehap.

“Pengejaan dipastikan selesai dalam 90 hari kerja, ada 7 unit yang kita kerjakan, diantaranya 3 unit los pasar eksisting, yang kita kerjakan penggantian atap dan finishingnya, masing-masing berukuran 6 x 24 meter, selanjutnya ada 4 unit pengerjaan los pasar baru atau bangunan baru, 3 unit diantaranya berukuran 4 x 24 meter dan 1 unit berukuran 3 x 18 meter.” Paparnya.

Dalam kesempatan itu Djatmiko juga menambahkan, Rehabilitasi pasar diharapkan dapat memulihkan kembali kegiatan perdagangan paska kebakaran.

“Rehabilitasi pasar ini ya tujuannya agar pedagang mendapatkan tempat kembali paska kebakaran, dengan lapak yang lebih baik dan layak, sehingga pembelipun bisa merasa nyaman dan aman berbelanja didalam area pasar, selain itu pasar galekan ini juga merupakan pasar yang berada diarea strategis diantara dua kabupaten, jadi pasar ini dikenal sebagai pasar yang mengakomodir wilayah-wilayah disekitar Bajulmati, bahkan sampai kewilayah Kabupaten Situbondo.” Imbuhnya. (Sgt/Pnd)

Pasca Tanah Longsor Dan Banjir Bandang Di Desa Ranu Pani, Team Gabungan Diturunkan Untuk Membersihkan Jalur

0

LUMAJANG – Pemberangkatan personil TNI Polri dan BPBD untuk membersihkan jalur yang tertimbun Tanah longsor dan banjir bandang di wilayah desa ranu pani kec senduro kab lumajang 8/10/2022

Pasca hujan lebat di wilayah desa ranupani mengakibatkan adanya tanah longsor dan banjir bandang yang mengakibatkan akses jalan lumajang – malang terputus

Waka Polres Lumajang Kompol Andi Febrianto Ali. S.E. memimpin anggota dalam kegiatan pembersihan jalur agar lalulintas bisa lancar.

Kompol andi mengatakan Polres lumajang menurunkan 1 pleton anggota dan kodim 0821 lumajang menurunkan 25 personil bersama BPBD sebanyak 9 personil dengan 2 operator alat berat,

Titik pertama dalam pembersihan jalur adalah km 20 di ranupani dengan menggunakan peralatan seadanya krn alat berat masih perjalanan. Tuturnya

Akses jalur lumajang malang sempat lumpuh semalam akibat tanah longsor yang mengakibatkan beberapa kendaraan tidak bisa melintas dan bermalam di pinggir jalan diantara longsoran tanah yang menutup jalan. Imbuhnya

Hendrik warga lumajang yang mau kemalang saat ini terjebak diantara longsoran mengatakan ia terjebak mulai tadi malam sekira pukul 11.00 wib sampai dengan berita ini diturunkan belum bisa keluar. Ia tidak sendiri ada beberapa kendaraan lainya jg terjebak disana, semoga proses pembersihan jalur dapat segera selesai sehingga kami semua dapat melanjutkan perjalanan menuju malang, imbuhnya (HMS/Bam)

Editor : dhw_robhin

Ikhlas Terima Takdir,Keluarga Korban di Pasuruan Dukung Polisi Tuntaskan Tragedi Kanjuruhan

0

KOTA PASURUAN – Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/22) menyebabkan 2 orang warga Kecamatan Rejoso Kabupaten Pasuruan ikut menjadi korban.

Kedua warga yang meninggal atas kejadian tersebut adalah Alm.Muhammad Nizamudin warga Desa Karangpandan dan Alm Hadi Nata warga Dusun Mboto Desa Segoropuro Kec. Rejoso kab.Pasuruan.

Polres Pasuruan Kota melalui Kasat Binmas Iptu Hajir Sujalmo didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Rejoso turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut. Dengan mengunjungi keluarga korban, anggota Polres Pasuruan Kota ini menyampaikan tali asih dari Kapolres Pasuruan Kota,AKBP Raden Muhammad Jauhari S.H S.I.K, M.Si.

“Kami atas nama Polres Pasuruan Kota mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang” ucap Iptu Hajir.

Sementara itu keluarga korban yang merasa terpukul atas kejadian tersebut mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan tali asih yang diberikan Polres Pasuruan Kota.

Pak Nizam sebutan akrab Ayah dari Alm. Muhammad Nizamudin pun mengaku telah mengikhlaskan kepergian putranya dalam tragedy Kanjuruhan. Ia menganggap peristiwa ini sebagai takdir Tuhan bagi putranya.

“Semoga kejadian ini tidak terulang lagi, dan kami keluarga berharap dan percaya kepada aparat hukum untuk segera menyelesaikan masalah ini. Dan yang penting, kami mohon doanya agar almarhum anak kami mendapat tempat yang layak di sisi Nya,”ucap Pak Nizam.

Keluarga sederhana ini juga meminta kepada masyarakat agar peristiwa Kanjuruhan ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu hanya untuk menambah keruh dibalik kedukaaan keluarga korban.

“Kami minta dan berharap suasana duka kami jangan ditunggangi dengan berbagai kepentingan yang dapat menambah keruh suasana,kami percayakan aparat hukum menyelesaikan, dan kami sudah ikhlas, sabar dalam menerima Takdir Allah,”pungkas Pak Nizam

Di tempat terpisah Kapolres Pasuruan Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari membenarkan bahwa telah menugaskan Kasat Binmas mengunjungi keluarga korban mewakili Polres Pasuruan Kota.

“Bersamaan dengan kami mempersiapkan kegiatan doa bersama dengan suporter Arema dan Bonek Pasuruan,untuk Korban Peristiwa Stadion Kanjuruhan,”ujar AKBP Jauhari di Masjid At Taqwa Polres Pasuruan Kota,Jumat (7/10/22).(Topa)

Polres Batu Beri Pendampingan Psikologi Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

0

KOTA BATU – Polres Batu lakukan kegiatan pendampingan psikologi trauma healing bagi Keluarga Korban meninggal dari Desa Sumberejo, Kota Batu dan Korban yang masih dirawat di Rumah Sakit Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Jumat (7/10/2022)

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin melalui Kabag SDM Polres Batu Kompol Idayu Parameswari menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk pendampingan psikologi bagi keluarga korban dan juga korban yang masih dalam perawatan.

Kabag SDM Polres Batu Kompol Idayu Parameswari menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan psikologi ini sebagai upaya memulihkan mereka yang mengalami trauma.

“Kami telah melakukan pendampingan trauma healing kepada para korban serta keluarga korban dengan menerjunkan tenaga kesehatan serta psikolog dan psikiater untuk mendampingi mereka,” kata Kompol Idayu.

Menurut Kompol Idayu, Perlu sebuah tindakan trauma healing, untuk memperbaiki kondisi psikologis para korban maupun keluarga korban pasca insiden Tragedi Kanjuruhan Malang.

“Karena ini merupakan upaya kami untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat. Kami harus memahami situasi yang terjadi pasca kejadian,” pungkasnya. (red)

Editor : dhw_robhin