Home Blog Page 245

DPRD Barito Utara Gelar RDP Bersama PT. NPR, Terkait Tali Asih Lahan Warga

0

 
BARITO UTARA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PT. Nusa Persada Resources (NPR) di bertempat ruang rapat Paripurna DPRD Barito Utara, Selasa (21/10/2025). 

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II DPRD Hj. Henny Rosgiaty Rusli, S.P., M.M., dan dihadiri oleh 13 anggota DPRD, Staf Ahli Bupati bidang Hukum Kabid Dinas LH, Kapolres Barito Utara, Kades Muara Pari, warga pemilik Lahan serta tiga orang pihak perwakilan management perusahaan PT. NPR.

Dalam RDP tersebut, para pihak membahas penyelesaian persoalan antara perusahaan dan pihak terkait. Setelah melalui pembahasan dan tukar pendapat yang berlangsung secara terbuka, rapat menyepakati bahwa penyelesaian akan dilakukan melalui musyawarah mufakat.

Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Hj. Henny Rosgiaty Rusli menegaskan bahwa lembaga legislatif berperan sebagai fasilitator agar permasalahan dapat diselesaikan secara adil dan mengedepankan kepentingan bersama.

“Kita berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan semangat kebersamaan. DPRD mendorong agar semua pihak menghormati hasil musyawarah dan berkomitmen menjalankan kesepakatan yang sudah ditetapkan,” ujar Hj. Henny Rosgiaty Rusli.

Dalam kesimpulan rapat, disepakati bahwa pihak perusahaan akan memberikan Surat Pernyataan (SP) kepada Pimpinan DPRD Kabupaten Barito Utara paling lambat pada tanggal 28 Oktober 2025 sebagai tindak lanjut dari hasil RDP tersebut.

Dengan adanya kesepakatan ini, DPRD Barito Utara berharap persoalan yang terjadi dapat diselesaikan secara tuntas dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.  (SS)

Menjelang Hari Listrik Nasional ke-80, PLN UP3 Cimahi Giat Lakukan Pemeliharaan Demi Keandalan Pasokan Listrik

0

Cimahi,Senin(20/10/2025)
Menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PLN UP3 Cimahi semakin menunjukkan semangat transformasi dan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Dengan tema besar HLN tahun ini, “Listrik Untuk Kehidupan yang Lebih Baik”, seluruh insan PLN terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menikmati energi yang aman, stabil, dan berkualitas.

Sebagai wujud nyata dari semangat tersebut, pada Senin, 20 Oktober 2025, PLN UP3 Cimahi melaksanakan serangkaian kegiatan pemeliharaan jaringan kelistrikan di berbagai titik wilayah kerja. Beberapa pekerjaan yang dilakukan antara lain:

Potong sambung jumper dalam rangka sisip tiang P.TKYO di wilayah Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Penggantian Arrester jebol di Gedung FLS P.KBPI, Penggantian Arrester Jaring di P.LWGJ, Perbaikan tali Isolator Tumpu di P.LWGJ, serta Pemasangan CLD di P.TKYO.

Kegiatan pemeliharaan ini dilakukan secara terencana dan hati-hati oleh tim teknik PLN, dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja serta mengupayakan agar pasokan listrik ke pelanggan tetap terjaga selama proses berlangsung. “Menjelang Hari Listrik Nasional ke-80, kami ingin memastikan seluruh sistem distribusi listrik di wilayah Cimahi dalam kondisi prima. Pemeliharaan ini bukan hanya rutinitas, tapi juga bentuk tanggung jawab kami agar pelanggan senantiasa merasakan layanan terbaik dari PLN,”
ujar Aryta Wulandari, Manager PLN UP3 Cimahi.

Semangat yang sama juga disampaikan oleh Sugeng Widodo, General Manager PLN UID Jawa Barat, yang mengapresiasi langkah UP3 Cimahi dalam menjaga keandalan jaringan listrik.
“Keandalan pasokan listrik adalah kunci utama dalam mendukung aktivitas masyarakat dan roda perekonomian. Menjelang HLN ke-80 ini, PLN di seluruh penjuru negeri terus bergerak memastikan jaringan dalam kondisi andal. Inilah bentuk komitmen PLN untuk terus hadir menerangi negeri,”
tutur Sugeng Widodo, GM PLN UID Jawa Barat.

Dengan semangat Hari Listrik Nasional ke-80, PLN terus mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keandalan listrik dengan menggunakan energi secara bijak dan aman. PLN juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai solusi digital dalam memperoleh layanan kelistrikan kapan pun dan di mana pun.

Melalui langkah nyata seperti pemeliharaan ini, PLN UP3 Cimahi membuktikan komitmennya dalam mendukung terciptanya sistem kelistrikan yang andalan, aman, dan berkelanjutan, demi terwujudnya kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Achmad Syafei

“Bupati Pakpak Bharat Salurkan Bantuan Sosial dan Bantuan Pertanian untuk Masyarakat”

0

Bupati Pakpak Bharat, Franc Benrhard Tumanggor membagikan menyerahkan Bantuan Sosial Melalui Prohram Rehabilitasi Sosial Tahun 2025 di Kantor Camat Sitellu Tali Urang Jehe. Franc Bernhard Tumanggor menjelaskan bahwa bantuan sosial berupa sembako dan kebutuhan sandang ini diperuntukkan bagi para lansia dan penyandang disabilitas.

Dikesempatan ini Franc Bernhard Tumanggor juga menyerahkan bantuan bibit jagung dan padi gogo bagi kelompok tani se kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe. Penyerahan paket bantuan ini sendiri akan dilaksanakan diseluruh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutannya mengatakan, bantuan sosial ini diselenggarakan untuk membantu para lansia dan penyandang disabilitas di seluruh wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Selain itu program ketahanan pangan nasional yang sedang digelorakan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dipandang sangat sejalan dengan program kemandirian pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.

Mudah-mudahan bisa membantu meringankan sedikit beban bapak dan ibu sekalian, walaupun hanya sedikit, tapi inilah salah satu bentuk kehadiran kami Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat ditengah-tengah masyarakat, bahwa kami berkomitmen untuk selalu hadir dalam situasi apapun. Disamping itu program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan bapak Presiden, bapak Prabowo Subianto kami pandang selaras dengan upaya kemandirian pangan yang kita sedang upayakan di Kabupaten Pakpak Bharat dan untuk tujuan itu kami membagikan benih jagung dan padi gogo ini untuk para kelompok tani, dengan harapan bisa berkembang, dengan harapan Pakpak Bharat bisa mengurangi ketergantungan pangan dengan daerah lain, ucap Bupati dalam sambutannya.
20/10/2025).Tumangger

Revitalisasi Pelayanan Regident, Kakorlantas: Masyarakat Dapat Akses dengan Mudah

0

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan komitmen Korlantas untuk mempercepat digitalisasi pelayanan publik. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Revitalisasi Inovasi Pelayanan Publik Ditregident Korlantas Polri di Jakarta.

“Berkaitan dengan revitalisasi pelayanan publik di bidang Regident, bagaimana kita mengedepankan digitalisasi dan revitalisasi baik dari sistem pelayanan, Signal, pembayaran pajak dengan sistem digital, bagaimana kita mempermudah masyarakat untuk bisa membayar pajak,” ujar Irjen Pol Agus, Senin (20/10/2025).

Ia menjelaskan, transformasi digital akan menyasar layanan utama Korlantas seperti Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), hingga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Inovasi berbasis teknologi ini diharapkan membuat masyarakat lebih mudah, cepat, dan efisien dalam mengakses layanan kepolisian.

“Sinar juga demikian, pembuatan SIM harus mudah, tetapi tidak bisa meninggalkan aspek teori dan aspek praktik. Jadi memang harus ada kompetensi, termasuk juga digital di bidang BPKB, ada ERI, termasuk juga E-BPKB, ini menunjukkan bahwa Korlantas Polri dengan lompatan revitalisasi digital ini mengedepankan digitalisasi,” jelasnya.

Menurutnya, sistem digitalisasi yang telah resmi diluncurkan Kapolri akan menjadi acuan bagi Korlantas untuk bergerak cepat mengoptimalkan layanan publik.

“Sistem digitalisasi ini sudah di-launching oleh Bapak Kapolri, sehingga Korlantas Polri bergerak cepat untuk bisa mengoptimalkan revitalisasi daripada pelayanan publik, khususnya baik itu SIM, STNK, termasuk juga pelayanan BPKB, termasuk pelayanan-pelayanan yang lain,” lanjutnya.

Kakorlantas menekankan bahwa digitalisasi menjadi prioritas utama agar pelayanan publik di bidang lalu lintas benar-benar dirasakan masyarakat.

“Jadi yang sifatnya revitalisasi digital, ini akan menjadi prioritas, sehingga pelayanan publik di bidang lalu lintas ini bisa dirasakan oleh masyarakat, mudah diakses oleh masyarakat, dan bisa melayani masyarakat dengan cepat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Agus juga mengajak media untuk turut serta menyosialisasikan layanan digital Korlantas, seperti pembayaran pajak melalui aplikasi SIGNAL dan pembuatan SIM melalui aplikasi SINAR.

“Tentunya kami mengharapkan dengan media untuk bisa membayar pajak menggunakan sistem digital dengan SIGNAL, termasuk pembuatan SIM dengan SINAR,” pungkasnya.

Polres Probolinggo Bantu Warga Terdampak Angin Puting Beliung

PROBOLINGGO – Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bersama Ketua Bhayangkari Cabang Probolinggo Ny.Ika Latif melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada warga terdampak bencana angin puting beliung di Dusun Kalicilik 1, Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, pada Senin (20/10/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati Polri bersama Bhayangkari terhadap masyarakat yang mengalami musibah.

Dalam kegiatan itu, Kapolres Probolinggo menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, kepada sejumlah warga yang rumahnya rusak akibat terjangan angin puting beliung pada Minggu (19/10/2025) siang.

Sebanyak 28 rumah warga di Dusun Kalicilik 1 mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap yang terbuat dari seng dan asbes.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai antara Rp5 juta hingga Rp10 juta per rumah.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Latif menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang dialami warga serta mengajak seluruh pihak untuk saling membantu.

“Kami hadir di sini untuk memberikan semangat dan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga dan menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem,” kata AKBP Latif.

Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Probolinggo bersama rombongan juga meninjau langsung beberapa rumah warga yang rusak serta berdialog dengan warga setempat.

Kehadiran Kapolres Probolinggo dan Bhayangkari disambut hangat oleh masyarakat dan perangkat desa yang turut berterima kasih atas perhatian dari jajaran Polres Probolinggo, Polda Jatim.

Kepala Desa Sumber, Erika Yusnita, menyampaikan terima kasib atas respon cepat dan kepedulian Polres Probolinggo.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu Bhayangkari yang sudah datang langsung dan membantu warga kami. Ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ucap Erika.(*)

Kapolres Jember Serahkan 2 Unit Traktor Dukung Ketahanan Pangan

0

JEMBER – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Swasembada Pangan Nasional 2025, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyerahkan Dua unit alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor kepada Dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Jember.

Bantuan tersebut diberikan kepada Gapoktan Sumber Hasil dari Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, dan Gapoktan Tani Makmur dari Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger.

Masing-masing kelompok tani menerima satu unit traktor yang diserahkan langsung oleh Kapolres Jember di sela-sela apel pagi di halaman Mako Polres Jember, Senin (20/10/2025).

Penyerahan dilakukan secara langsung kepada Ketua Gapoktan, Sholeh dari Sumber Hasil dan Hendra dari Gapoktan Tani Makmur.

Keduanya tampak antusias menerima bantuan tersebut yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan produktivitas pertanian di wilayahnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh Gapoktan di Kabupaten Jember yang selama ini aktif mendukung program ketahanan pangan, khususnya dalam komoditas jagung.

“Terima kasih kepada semua Gapoktan yang sudah ikut berperan dalam mendukung program Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden RI Prabowo Subianto,” ungkap AKBP Bobby.

Gapoktan Sumber Hasil dan Tani Makmur mendapatkan bantuan alsintan karena kontribusi dan dedikasinya luar biasa dalam mewujudkan program ketahanan pangan.

AKBP Bobby juga berharap bantuan dua unit traktor ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan hasil panen, dan mendukung kesejahteraan para petani di Jember.

“Semoga alat ini bisa digunakan sebaik mungkin untuk mendukung produktivitas pertanian, terutama jagung, agar Jember semakin mandiri dan berdaulat pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Sholeh dan Hendra, perwakilan penerima bantuan, mengucapkan terima kasih kepada Polres Jember atas perhatian dan dukungannya terhadap petani.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk meningkatkan hasil pertanian dan efisiensi kerja di lapangan,” ujar mereka kompak.

Melalui langkah ini, Polres Jember Polda Jatim menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga ikut aktif mendukung pembangunan nasional, terutama di sektor ketahanan pangan yang menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita jaga keamanan, kita dukung pangan, dan kita bangun masa depan bersama — karena petani kuat, negara juga hebat,” tutup Kapolres Jember penuh semangat. (*)

Usai Tikam Istri, Gandhi Termangu di Teras, Lalu Kirim Chat ke Polisi untuk Menyerahkan Diri

0

Banyuwangi | Gempurnews.com – Seorang pria yang sehari-harinya bekerja sebagai kepala di salah satu BUMN di Banyuwangi gelap mata, Senin (20/10).

Pria tersebut tega menghabisi nyawa istrinya dengan sebilah pisau dapur pukul 08.30 Sang istri yang tercatat sebagai karyawan BCA ditikam menggunakan pakai pisau di rumahnya Kelurahan Panderejo, Banyuwangi hingga tewas.

Usai menghabisi nyawa istrinya, pria bernama Gandhi Dibya Frandana, 41, itu langsung menghubungi polisi lewat chat WhatsApp.

”Maaf Pak, saya mau menyerahkan diri. Saya sudah membunuh istri saya. Saya di rumah Jalan Serayu 54. Saya sangat mencintai istri saya. Saya gak mau istri saya menderita karena saya. Jadi saya gelap mata. Saya gak kuat lihat istri saya menderita karena saya,’’ begitu pesan Gandhi ke nomor WA seorang polisi bernama Hendri yang dinas di Unit Laka Polresta Banyuwangi.

Sontak kejadian Senin pagi itu langsung bikin gempar warga Jalan Serayu, Kelurahan Panderejo.

Tak seberapa lama aparat kepolisian berdatangan untuk memastikan kabar lewat WA tersebut.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra bersama Kasatreskrim Kompol Komang Yogi Arya Wiguna, dan Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Cristianto ikut mendatangi TKP pembunuhan.

Ternyata benar, ketika polisi memasuki rumah, di dalamnya sudah membujur kaku seorang perempuan bernama Budi Wiyantise.

Perempuan berusia 52 tahun yang disebut-sebut sebagai Kepala Bagian BCA Banyuwangi sudah bersimbah darah.

Sementara, Gandhi merupakan pegawai kepala salah satu BUMN di Kecamatan Songgon langsung pasrah kepada polisi yang datang. Saat polisi datang, Gandhi duduk termangu di teras rumahnya.

“Kasus ini berawal saat pelaku menyerahkan diri, dimana pelaku menghubungi anggota Polresta untuk menyerahkan diri. Pelaku kita jemput di rumahnya yang saat itu sedang duduk di depan teras rumahnya,” ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Rama Samtama Putra.

Rama mengatakan, dari laporan tersebut anggota langsung mengamankan pelaku. Sedangkan korban saat itu ditemukan terkapar di ruang keluarga.

“Korban ditemukan dalam posisi terlentang bersimbah darah dan terdapat luka tusukan di bagian dada,” katanya.

Saat itu juga Unit Inafis Polresta Banyuwangi langsung melakukan identifikasi lebih lanjut. Di dalam rumah, petugas juga mengamankan alat yang digunakan oleh pelaku.

“Pelaku menggunakan pisau dapur yang saat ini sudah kita amankan,” terangnya.

Sejauh ini, Tim Reskrim tengah mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hal itu dilakukan untuk mengetahui motif dari aksi dugaan pembunuhan tersebut. “Motifnya masih terus kita dalami,” tegasnya.

Rama menegaskan, proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk menemukan titik terang terjadinya kasus tersebut.

“Kita masih terus lakukan identifikasi lebih lanjut,” pungkasnya.

Informasi yang diperoleh awak media menyebutkan, usia pasangan suami istri tersebut terpaut cukup jauh.

Saat ini pelaku berusia 41 tahun, sedangkan korban 52 tahun. Keduanya menikah dikaruniai satu putra yang saat ini berusia 13 tahun.

Sedangakn dari suami sebelumnya, korban dikaruniai dua putra yang masing-masing berusia 21 tahun dan 18 tahun.

Kepergian Budi Wiyantise tidak diduga oleh warga Kelurahan Panderejo.

Sebab, pada Minggu malam (19/10) korban yang baru pulang dinas dari Bali sempat mengikuti kegiatan arisan PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di lingkungannya.

Tidak hanya itu, korban juga sempat berbincang-bincang dengan warga sekitar, bahkan berpamitan jika dirinya akan pensiun beberapa tahun lagi.

“Sempat ikut arisan sepulang dari Bali, bahkan sempat bilang akan pensiun dan fokus ke arisan PKK,” ujar salah satu tetangga korban, Rosi. (*/SC.RB)

Karyawan Pegadaian Tikam Pegawai BCA di Banyuwangi hingga Tewas, Ternyata Masih Pasangan Suami-Istri

0

Gempurnews.com | Banyuwangi – Warga Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Senin (20/10/2025) pagi.

Seorang wanita berinisial BW (52) ditemukan tewas di rumahnya di Jl. Serayu No. 54, diduga ditikam oleh suaminya sendiri GDF (41).

Peristiwa memilukan ini membuat lingkungan sekitar geger. Pasalnya, pasangan tersebut dikenal sebagai keluarga harmonis dan terpandang di kawasan itu.

Korban diketahui bekerja di Bank BCA, sementara suaminya merupakan pegawai Pegadaian Srono Banyuwangi.

Rumah korban tampak dipenuhi warga dan petugas kepolisian. Garis polisi kuning membentang di depan rumah bercat hijau dengan pagar tinggi itu. Di halaman, tampak satu unit mobil citycar terparkir.

Kapolsek Banyuwangi Kota AKP Hendry Cristianto membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi kasus pembunuhan di wilayah Panderejo. Saat ini kami masih melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut informasi awal, korban diduga ditusuk oleh suaminya hingga tewas di tempat. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk dilakukan autopsi.

Lurah Panderejo Moch. Safii mengatakan, dirinya mendapat laporan dari warga sekitar pukul 09.30 WIB. Saat tiba di lokasi, petugas Polresta Banyuwangi sudah berada di rumah korban.

“Saya sedang rapat di kecamatan, tiba-tiba dapat kabar ada pembunuhan. Saat ke lokasi, jenazah sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Blambangan,” jelasnya. Wisata Banyuwangi

Safii menuturkan, selama ini pasangan suami istri itu dikenal baik dan tak pernah terdengar memiliki masalah rumah tangga.

“Mereka keluarga yang harmonis. Secara ekonomi juga cukup. Yang perempuan kerja di BCA, suaminya di Pegadaian,” tambahnya. (*)

REFLEKSI SATU TAHUN PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN: DPC GMNI KOTA CIMAHI MEMINTA PEMERINTAHAN PRABOWO GIBRAN EVALUASI TERHADAP SELURUH PROGRAM YANG SUDAH DIJALANKAN

0

Cimahi,Senin(20/10/2025)
1 Tahun Prabowo Gibran

Pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025 dari pasca dilantik. Selama satu tahun periode tersebut, ada sejumlah capaian telah diraih oleh pemerintah, akan tetapi masih dihadapkan pada berbagai tantangan, baik di bidang ekonomi, sosial, keamanan , pertahanan maupun politik.

Dewan Pimpinan Cabang GMNI Kota Cimahi melihat momentum satu tahun pemerintahan periode Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus menjadi ajang evaluasi menyeluruh kepada Menteri dan Kepala Badan terhadap seluruh program yang sudah dijalankan tetapi belum berjalan secara optimal seperti, Makan Bergizi Gratis masih banyak Terjadi Keracunan dan Sekolah Rakyat yang belum merata Di Seluruh Wilayah Indonesia serta Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai terlalu bersifat instruksi dari pusat “by instruction”, yang bertentangan dengan prinsip otonomi desa pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang memberikan kewenangan otonomi kepada desa untuk mengatur dan mengelola urusan pemerintahan, pembangunan, dan masyarakatnya.

Tantangan dalam pertahanan meliputi ancaman dari berbagai bidang (terorisme, separatisme, kejahatan siber, konflik internasional, hingga isu lingkungan), tantangan industri pertahanan yang belum mandiri. Serta reformasi kepolisian untuk memastikan bahwa kepolisian menjadi lebih efektif, lebih bertanggung jawab, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dalam kerangka tata kelola sektor keamanan yang demokratis dan menjalankan sesuai Standar Operasional Prosedur di Kepolisian.

Dewan Pimpinan Cabang GMNI Kota Cimahi menilai bahwa langkah evaluasi ini penting untuk dilakukan pada sisa masa jabatan pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, seluruh agenda prioritas bisa dijalankan dengan lebih cepat dan efektif.

Dalam hal lain Dewan Pimpinan Cabang GMNI Kota Cimahi menekankan pentingnya konsistensi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam menuntaskan janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat saat kampanye di Pemilihan Umum tahun 2024.

Berdasasarkan hasil kajian DPC GMNI KOTA CIMAHI, pandangan terhadap apa yang pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka akan lakukan selama lima tahun ke depan bisa menentukan kemajuan Indonesia untuk lima puluh tahun ke depan. Selain itu DPC GMNI Kota Cimahi meminta pemerintah mampu menentukan dan memprioritaskan sektor-sektor yang menjadi fokus utama dan seberapa besar dampaknya bagi pendidikan, kesehatan, sosial, serta pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

DPC GMNI Kota Cimahi hadir sebagai wadah mahasiswa ideologis dengan membekali diri sebagai pejuang-pemikir, yaitu intelektual yang mengabdikan ilmu dan semangat juangnya untuk rakyat, berdasarkan Marhaenisme agar kebijakan pemerintah dapat benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat dengan membuat terobosan-terobosan sesuai dengan prioritasnya di kondisi saat ini terkait efesiensi anggaran, agar target peningkatan ekonomi nasional terealisasi dengan selalu memperhatikan pendidikan, kesehatan dan sosial dari Masyarakat Indonesia. Peran serta masyarakat juga sangat penting dalam gotong royong untuk mewujudkan Indonesia maju dan lebih sejahtera.

Penulis : DERY FADILLAH

JPKP mendatangi Kredit Plus Blitar, Kekecewaan Nasabah Memuncak Setelah Kantor Cabang Tiba-Tiba tutup

0

Gempur News Blitar – tanggal 20 oktober 2025. klarifikasi terkait dugaan kerugian yang dialami seorang nasabah atas tagihan tak terduga dari Kantor Pusat Kredit Plus harus berujung kekecewaan. Pasalnya, saat didatangi oleh perwakilan Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) pada hari ini, kantor cabang Kredit Plus di Blitar didapati telah tutup.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kantor tersebut hanya menyisakan sebuah pengumuman yang menyatakan bahwa operasional kantor cabang Blitar telah ditutup terhitung sejak tanggal 18 Oktober 2025.

Kunjungan JPKP ini dilakukan untuk mendampingi nasabah berinisial S, yang merasa dirugikan dan bingung atas munculnya tagihan dari kantor pusat Kredit Plus. Nasabah S diketahui telah melunasi seluruh kewajibannya di Kredit Plus pada tahun 2013.

“Kami datang hari ini untuk meminta klarifikasi resmi, tetapi yang kami temukan hanya pintu tertutup dan pemberitahuan. Tentu ini sangat mengecewakan,” ujar perwakilan JPKP di Blitar.
​Tagihan “Hantu” Rp 52 Juta Setelah 12 Tahun Lunas
​Kekesalan nasabah S memuncak setelah menerima surat tagihan dari Kantor Pusat Kredit Plus belakangan ini. Dalam surat tersebut, Nasabah S disebutkan masih memiliki sisa tunggakan yang disertai denda, dengan total mencapai Rp 52 juta.
​”Kredit saya sudah lunas sejak 2013, itu artinya sudah 12 tahun yang lalu. Kenapa tiba-tiba sekarang ada tagihan sisa dengan denda sampai 52 juta? Ini tidak masuk akal,” keluh Nasabah S.

Nasabah S merasa keberatan atas tagihan mendadak ini dan berinisiatif meminta klarifikasi dengan mendatangi langsung kantor cabang Blitar, tempat ia selama ini mengurus kreditnya. Namun, penutupan mendadak kantor cabang tersebut seolah menutup akses bagi nasabah untuk menyelesaikan masalah ini secara langsung.

JPKP menyatakan akan segera mengambil langkah lanjutan. Pihaknya berencana melayangkan surat resmi kepada Kantor Pusat Kredit Plus guna mendesak klarifikasi dan penyelesaian masalah tunggakan yang dianggap tidak valid tersebut. JPKP juga akan mempertimbangkan pelaporan masalah ini ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pihak pengawas lembaga pembiayaan, demi melindungi hak-hak konsumen.(fd/sdr)