Home Blog Page 259

Polsek Puspo Gelar Patroli Antisipasi 3C dan Dialogis Tiga Pilar untuk Jaga Kamtibmas

0

PASURUAN – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Puspo Polres Pasuruan melaksanakan Patroli Antisipasi 3C (Curat, Curas, Curanmor) serta kegiatan dialogis bersama tiga pilar di wilayah hukumnya, Senin (6/10/2025) malam.

Kegiatan patroli yang dimulai pukul 22.10 WIB itu menyasar Poskamling Dusun Krajan Wetan, Desa Puspo, Kecamatan Puspo. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap tindak kejahatan.

Kapolsek Puspo, AKP Mastuki, S.H., mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilakukan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami melaksanakan patroli malam untuk mengantisipasi terjadinya tindak pidana 3C serta memberi imbauan kepada warga agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Tujuan kami sederhana: masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar AKP Mastuki.

Dalam patroli tersebut, personel gabungan yang terlibat terdiri dari Aipda Hadi, Aipda Priagung, Sertu Eko, anggota Satpol PP Indra, dan Banser Hamim. Mereka menyambangi poskamling serta berdialog dengan warga yang berjaga malam untuk memberikan pesan-pesan Kamtibmas.

Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, mengapresiasi langkah Polsek Puspo yang terus aktif menjaga keamanan wilayah, “Upaya seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan di tingkat bawah. Sinergi tiga pilar menjadi kunci agar wilayah Pasuruan tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.

Kegiatan patroli berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Puspo dilaporkan dalam kondisi aman terkendali.

Polres Mojokerto Kota Berhasil Ungkap Curanmor Dua Tersangka dan 4 Unit Motor Diamankan

0

KOTA MOJOKERTO – Gerak cepat dalam merespon laporan masyarakat, Kepolisian Resor Mojokerto Kota Polda Jatim akhirnya berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian Kendaraan Bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Gedeg.

Hasil ungkap tersebut, Dua pelaku berinisial MA (32) warga Gresik dan MR (19) warga Lamongan diamankan beserta sejumlah barang bukti.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto mengatakan kasus ini berawal dari laporan pada tanggal 1 Oktober 2025.

“Korban melapor satu unit sepeda motornya yang diparkir di depan warung sekitar pukul 00.00 WIB, hilang,” kata AKBP Herdiawan, Jumat (10/10).

Sepeda motor Honda Beat tahun 2019 warna merah putih Nopol S-2140-SV saat dicuri dari halaman depan warkop dalam keadaan terkunci stang dan tertutup pelindung magnet.

“Pagi harinya, korban mendapati kendaraannya sudah tidak ada dan segera melapor ke Polsek Gedeg,” tambah AKBP Herdiawan

Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, petugas berhasil mengidentifikasi Dua orang pelaku ,kemudian ditangkap oleh Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Kota.

“Dari hasil pengembangan, diketahui total ada 4 unit kendaraan yang dicuri oleh para tersangka di beberapa TKP yakni, Lamongan, Mojokerto,Jombang” ujar AKBP Herdiawan.

Saat ini para tersangka sudah diamankan di Mapolres Mojokerto Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka sudah kami tahan berikut beberapa barang bukti,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang disita Polisi antara lain 1 unit sepeda motor Honda Beat , 1 unit sepeda motor Honda Genio, 1 unit sepeda motor Yamaha Aerox dan 1 unit sepeda motor Yamaha R15.

Selain itu juga turut disita, 2 buah mata kunci T dan 1 gagang kunci T, 1 buah jaket , 1 pasang sarung tangan belang hitam-abu, dan 1 buah topi hitam.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

Kasus ini menjadi perhatian Polres Mojokerto Kota Polda Jatim sebagai upaya menjaga keamanan dan menekan angka tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukumnya.(*)

Polsek Balai Gelar Jumat Berkah Bagikan Sembako.

0

Karimun – Dalam rangka kegiatan Jumat Berkah, Polsek Balai Karimun melaksanakan pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun.

Kegiatan berlangsung pada hari Jumat tanggal 10 Oktober 2025 dengan sasaran masyarakat kurang mampu di dua lokasi, yakni di Jalan Asia Afrika RT 002 RW 002 dan Jalan A. Yani RT 002 RW 002 Kelurahan Sungai Lakam Timur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Panit I Reskrim Polsek Balai Karimun Iptu Rizki Yudianto, S.H, Bhabinkamtibmas Kel. Sungai Lakam Timur Brigpol Noprianto, dan Bhabinkamtibmas Kel. Teluk Air Bripda Endik Fadillah.

Kegiatan pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan serta wujud nyata kehadiran Polsek Balai Karimun di tengah masyarakat. Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan warga.

“Program Jumat Berkah ini kami lakukan secara rutin sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua,” ujar Iptu Rizki Yudianto, S.H, Panit I Reskrim Polsek Balai Karimun.

Sementara itu, Kapolsek Balai Karimun AKP Andri Yusri, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan implementasi dari program Polri yang Presisi dan humanis, di mana kehadiran personel Polsek tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga turut membantu masyarakat secara langsung.

“Kami ingin memastikan Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga berbagi kebahagiaan dan membantu warga yang membutuhkan. Kegiatan seperti ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan,” ungkap AKP Andri Yusri, S.H.

Polsek Sukorejo Datangkan Dua Tangki Air Bersih untuk Warga Kenduruhan

0

PASURUAN — Polsek Sukorejo bergerak cepat menanggapi keluhan warga Dusun Mengeng Selatan, Desa Kenduruhan, Kecamatan Sukorejo, yang mengalami kesulitan air bersih. Dua tangki berisi air bersih didatangkan ke lokasi pada Jumat (10/10/2025).

Kapolsek Sukorejo, AKP Marti, menjelaskan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Polsek, Danramil, dan Kecamatan Sukorejo. Langkah itu dilakukan setelah warga mendatangi Balai Desa Kenduruhan untuk melaporkan matinya aliran air dari Hipam selama beberapa hari terakhir.

“Kami mendatangkan dua tangki air bersih untuk membantu warga Mengeng Selatan, Desa Kenduruhan. Semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar AKP Marti.

Kedatangan air bersih disambut antusias warga yang langsung mengantri dengan membawa jeriken, ember, dan galon di sekitar titik distribusi.

Salah satu warga, Dah, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada Kapolsek Sukorejo yang sudah membantu kami. Air bersih di sini belum mengalir beberapa hari,” ujarnya.

Dua tangki air bersih yang disalurkan tersebut habis dalam beberapa jam setelah didistribusikan kepada warga Dusun Mengeng Selatan.

Dari Semak Jadi Harapan, Satgas TMMD Ke- 126 Kodim 1013/Mtw Ubah Lahan Tidur Jadi Aset Desa 

0

BARITO UTARA- Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, Satuan Tugas (Satgas) Tentara Nasional Indonesia (TNI)  Manunggal Membangun Desa ke- 126 Komando Distrik Militer (Kodim) 1013 Muara Teweh  membuka lahan pertanian baru di desa Jamut, Kecamatan Teweh timur, Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah  (Kalteng) 11/10/2025.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat pedesaan, khususnya dalam bidang pertanian.
Pembukaan lahan tersebut dilakukan bersama masyarakat setempat dengan semangat gotong royong. Lahan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk ditananami komoditas pangan unggulan seperti jagung, dan sayuran, guna mendukung kemandirian pangan warga desa Jamut.

Komandan Kodim Kolonel Inf. Agussalim Tuo,S.H.,M.IP selaku Dansatgas TMMD ke- 126 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari semangat TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Melalui pembukaan lahan ketahanan pangan ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mandiri dan tidak bergantung pada pasokan dari luar desa. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara TNI dan rakyat,” ujar Dansatgas.

Kepala desa Jamut, Pak Adi, menyampaikan apresiasinya terhadap program TMMD yang telah banyak membawa manfaat bagi warganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada TNI yang telah membantu membuka lahan baru ini. Semoga hasilnya nanti bisa meningkatkan ekonomi warga dan memperkuat ketahanan pangan desa kami,” tuturnya.

“Dikatakan Pak. Kades Jamut, selain kegiatan pembukaan lahan, Satgas TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik lainnya, seperti infrastruktur pembangunan jalan, rehab rumah tidak layak huni dan berbagai macam penyuluhan. 

Seluruh kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan pedesaan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, program TMMD di desa Jamut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.   (SS)

Rutan Batam Bersama Aparat Penegak Hukum Gelar Razia Pemberantasan HP dan Narkoba

0

Batam — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau melaksanakan razia gabungan bersama aparat penegak hukum sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung gerakan Zero Halinar Handphone dan Narkoba di lingkungan Pemasyarakatan.

Kegiatan razia dilaksanakan pada Jumat malam (10/10) dengan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR), melibatkan jajaran Polri dan petugas internal Rutan Batam. Pemeriksaan menyasar seluruh blok hunian warga binaan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali.

Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar hunian, barang bawaan pribadi, serta area-area rawan penyimpanan barang terlarang. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan narkoba maupun handphone, namun sejumlah barang yang tidak sesuai dengan ketentuan berhasil diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Rutan Batam dan aparat penegak hukum dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari praktik-praktik penyimpangan.

“Razia ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga marwah Pemasyarakatan agar tetap bersih, aman, dan bebas dari narkoba maupun peredaran handphone ilegal. Kami terus memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk memastikan Rutan Batam tetap dalam koridor yang sehat dan profesional,” ungkapnya.

Kegiatan razia berjalan dengan tertib, humanis, dan penuh kehati-hatian tanpa mengganggu kenyamanan warga binaan. Melalui langkah ini, Rutan Batam menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada 13 area prioritas, salah satunya pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di Lapas/Rutan, serta menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait upaya berkelanjutan dalam pemberantasan handphone dan narkoba di seluruh UPT Pemasyarakatan.

(Gokkon)

Bupati dan Wakil Bupati Barut Terpilih Masa Jabatan 2025- 2030 Resmi Dilantik Gubernur Kalteng

0

BARITO UTARA, Palangka Raya- Bupati Barito Utara  masa jabatan tahun 2025- 2030 Shalahuddin, ST. MT dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md resmi dilantik oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Austiar Sabran, telah dilangsungkan bertempat pada Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur, Juma’at (10/10/2026).

Pada acara pelantikan Bupati Barito Utara Terpilih itu, dihadiri Wkil Gubernur, Forkopimda, Ketua PKK dan Plt. Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Wali Kota, Pimpinan dan anggota DPRD Serta anggota Forkopimda Kabupaten barito Utara, Kepala Perangkat daerah, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Keluarga Inti dan Timses Bupati Barito Utara terpilih.

Penyelenggaraan pelantikan Bupati ini, dipimpin oleh Gubernur Kalteng dengan pengucapan sumpah jabatan, bahwa pelantikan bukan  sekedar upacara akan tetapi pembukaan dari tangung jawab besar untuk mengabdi kepada masyarakat.

Agustiar Sabran, selaku Gubernur Kalteng atas nama Presiden RI resmi melantik Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara terpilih, masa jabatan tahun 2025- 2030 Shalahuddin, ST. MT dan Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, dalam sambutannya menyampaikan ucapkan Selamat dan Sukses kepada Saudara Shalahuddin, ST. MT dan Felix Sonadie Y. Tingan, A. Md yang secara resmi telah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Masa Jabatan Tahun 2025- 2030.

“Dikatakan Gebernur, bahwa proses yang panjang sudah berhasil kita lalui, terutama untuk masyarakat Kabupaten Barito Utara. Emban amanah mulia ini dengan penuh tanggung jawab, kerja keras, dan ketulusan semata- mata untuk melayani masyarakat Barito Utara.

Selanjutnya, saya berpesan beberapa hal penting kepada Bupati Barito Utara dan Wakil Bupati, yaitu: Laksanakan segala tugas dan kewenangan dengan baik, sesuai perundang- undangan yang berlaku.

Meski di tengah efisiensi, tetap fokus pada program Prioritas yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, seperti bidang pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, lapangan kerja, infrastruktur, dan kesejahteraan sosial. Agar pembangunan daerah berjalan lebih cepat, selaraskan kebijakan dengan Program Asta Cita Bapak Presiden (seperti swasembada pangan, MBG, Pencegahan Stunting, Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat) serta Program Huma Betang,” jelas Gubernur Kalteng.

Sementara itu, Bupati Barito Utara Shalahuddin menyampaikan rasa syukur atas pelantikan tersebut. la berharap diberi kekuatan untuk menjalankan amanah rakyat dengan baik. “Kami akan melaksanakan program- program unggulan yang telah dijanjikan. Harapan kami, seluruh stakeholder dapat bersatu padu dan bergandengan tangan membangun Barito Utara yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya.  (SS)

Tim DVI Polda Jatim Telah Berhasil Identifikasi 50 Jenazah Santri Al-Khoziny Sidoarjo

0

SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengumumkan perkembangan hasil identifikasi korban tragedi robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Hingga Jumat malam (10/10/2025), tim DVI Polda Jatim berhasil mengidentifikasi 3 kantong jenazah tambahan yang terdiri dari 2 jenazah utuh dan 1 body part.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast di RS Bhayangkara Surabaya, Jumat (10/10/25).

“Pada malam hari ini kami menyampaikan update penanganan jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo hasil operasi Tim DVI,” ujar Kombes Pol Abast.

Dikesempatan yang sama Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Dr. dr. M. Khusnan Marzuki, selaku Komander DVI menjelaskan bahwa hasil identifikasi terbaru menunjukkan 3 kantong jenazah berhasil dikenali dengan metode medis, gigi, dan DNA.

“Kantong jenazah nomor PM RSB B-031 teridentifikasi melalui data gigi dan medis, cocok dengan nomor AM 051, atas nama Moh. Alfin Mutawakkilalallah (17 tahun), asal Desa Lomaer, Blega, Bangkalan,” terang Kombes Pol Khusnan.

Kantong jenazah nomor PM RSB B-049,lanjut Kombes Pol Khusnan teridentifikasi melalui gigi dan medis, cocok dengan nomor AM 004, atas nama Muhammad Iklil Ibrahim Al Aqil (15 tahun), asal Dusun Tegal Gebang, Sukorejo, Bangsalsari, Jember.

Sedangkan Satu body part nomor PM 056.1 teridentifikasi secara DNA dan medis, cocok dengan nomor PM 030, yang sebelumnya telah teridentifikasi sebagai Mochammad Haikal Ridwan (14 tahun), asal Dusun Barat Leke, Sendang Dajah, Labang, Bangkalan.

“Dengan tambahan ini, tim gabungan hingga malam ini telah berhasil mengidentifikasi total 50 korban dari 67 kantong jenazah yang diterima,” tambah Kombes Pol Khusnan.

Lebih lanjut, Kabid Dokkes Polda Jatim menyampaikan bahwa saat ini masih tersisa 14 kantong jenazah yang sedang dalam proses pemeriksaan.

Dari total 67 kantong yang diterima, 53 kantong sudah berhasil diidentifikasi menjadi 50 korban.

“Untuk jumlah akhir, kita masih menunggu hasil pemeriksaan DNA. Kami mohon kesabaran keluarga karena proses ini memerlukan ketelitian dan waktu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keluarga korban yang telah teridentifikasi, termasuk keluarga Muhammad Haikal Ridwan, sudah dihubungi pihak kepolisian untuk proses penyerahan jenazah sesuai permintaan keluarga.

Sementara itu Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap sisa kantong jenazah saat ini memasuki tahap yang lebih sulit karena kondisi sampel yang kurang baik.

“Semakin sedikit hasil yang dirilis bukan berarti kami berhenti bekerja, tetapi karena sampel DNA yang tersisa kualitasnya tidak sebagus sebelumnya,” tutur Kombes Pol Wahyu.

Menurutnya, proses identifikasi dengan DNA membutuhkan waktu lebih lama bila jumlah DNA yang dapat dideteksi sedikit.

“Sampelnya sudah mulai sulit, sebagian berupa body part. Karena itu kami tidak bisa memastikan jumlah pasti jenazah sebelum pemeriksaan selesai. Kami mohon keluarga bersabar,” ujarnya.

Kombes Pol Wahyu juga menegaskan bahwa dari total 67 kantong jenazah, jumlah korban yang dilaporkan hilang sebenarnya 63 orang.

“Kantong jenazah itu belum tentu sama dengan jumlah korban, karena bisa saja satu korban terdiri dari, lebih dari satu kantong jenazah,”pungkasnya.

Polda Jawa Timur bersama Pusdokkes Polri terus melanjutkan operasi DVI dengan dukungan ahli forensik dan laboratorium DNA untuk memastikan seluruh korban dapat teridentifikasi secara ilmiah. (*)

Polda Jatim Mulai Panggil Saksi Kasus Robohnya Ponpes Al Khoziny

0

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur terus melanjutkan proses hukum terkait peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

Setelah status kasus ini resmi dinaikkan ke tahap penyidikan, tim gabungan penyidik Polda Jatim kini mulai fokus mengumpulkan bukti-bukti yang relevan guna menemukan pihak yang bertanggung jawab.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, peningkatan status ini menandai langkah lanjutan penegakan hukum yang kini diarahkan pada pembuktian unsur pidana.

“Dengan ditingkatkannya status menjadi penyidikan, tim penyidik Polda Jatim akan mengumpulkan bukti-bukti yang relevan dengan peristiwa pidana yang terjadi guna menemukan tersangkanya,” ujar Kombes Pol Abast di RS Bhayangkara Surabaya, Jum’at (10/10/2025).

Menurut Kombes Pol Abast, tim penyidik gabungan dari Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda Jatim saat ini tengah bekerja secara sistematis sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk dapat menemukan siapa tersangkanya, tim penyidik Polda Jatim melakukan sesuai dengan prosedur hukum atau sesuai dengan KUHAP. Itu yang sekarang sedang dilakukan,” jelas Kombes Abast.

Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan mulai pekan depan pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap sejumlah saksi.

Kombes Pol Abast menegaskan, para saksi yang dipanggil adalah mereka yang dinilai memiliki keterkaitan langsung dan relevansi dengan peristiwa robohnya bangunan di Ponpes Al Khoziny tersebut.

“Kami sudah mulai membuat pemanggilan terhadap beberapa saksi yang relevan,” ujar Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim ini juga menegaskan, tidak serta merta 17 saksi yang sudah pernah dimintai keterangan ditahap penyelidikan otomatis akan diperiksa kembali di tahap penyidikan.

“Yang akan kita panggil lagi hanya yang dinilai memiliki relevansi langsung dengan kejadian robohnya bangunan tersebut, jadi semua akan berproses sesuai kebutuhan pembuktian,” tegas Kombes Abast.

Ia menjelaskan bahwa saksi yang telah diperiksa di tahap penyelidikan bisa saja kembali dipanggil di tahap penyidikan, tergantung relevansi keterangannya terhadap pembuktian unsur pidana.

“Saksi yang dimintai keterangan di awal belum tentu akan sama di tahap penyidikan. Begitu juga sebaliknya, bisa muncul saksi baru yang memiliki keterangan penting,” ujar Kombes Pol Abast.

Ditegaskan pula oleh Kombes Pol Abast bahwa proses hukum ini dijalankan secara hati-hati dan proporsional, mengingat sebagian saksi berasal dari keluarga korban yang masih berduka.

“Kami mohon pengertian dari rekan-rekan media dan masyarakat. Proses hukum tetap berjalan, namun kami tentu tidak tergesa-gesa. Kami menghormati keluarga korban yang sedang berduka,” tegas mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini.

Kombes Pol Abast memastikan Polda Jatim akan terus memberikan informasi terbaru kepada publik secara berkala.

“Kami sudah memanggil beberapa saksi, tentunya lebih dari satu. Mudah-mudahan semuanya bisa hadir. Nanti kami akan sampaikan update perkembangan penyidikan secara bertahap,” pungkasnya. (*)

PENANDATANGANAN MoU DAN KERJA SAMA ANTARA STKIP PGRI LUMAJANG DENGAN UNIVERSITAS JEMBER

0

Lumajang, 10 Oktober 2025 – Dalam upaya memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dan meningkatkan mutu tridarma, STKIP PGRI Lumajang resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Jember (UNEJ). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini dilaksanakan di Aula Utama STKIP PGRI Lumajang dan disaksikan oleh jajaran pimpinan kedua institusi, dosen, serta mahasiswa. Kegiatan ini mengusung tema “Deep Learning dalam Pembelajaran Matematika dan Dari Gagasan Menuju Jurnal Internasional Bereputasi”, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kuliah Tamu dan Visiting Profesor yang menghadirkan Guru Besar dari Universitas Jember yaitu Prof. Dr. Didik Sugeng Pambudi, M.S. dan Dr. Frenza Fairuz Firmansyah, M.Pd
Dalam sambutannya, Wakil Ketua I STKIP PGRI Lumajang, Dr. Lukman Jakfar Shodiq, M.Pd., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas lembaga, terutama dalam bidang penelitian. “Kerja sama ini bukan sekadar simbolik, melainkan komitmen nyata dalam memperluas jejaring akademik dan mempercepat transformasi STKIP PGRI Lumajang menuju kampus yang unggul, inovatif, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa Universitas Jember memiliki reputasi yang kuat dalam bidang riset dan pengembangan pendidikan, sehingga kemitraan ini diharapkan dapat menjadi wahana pembelajaran bersama dan sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia di STKIP PGRI Lumajang.
Acara penandatanganan MoU dilakukan secara langsung oleh Fahmi Abdul Halim, M.Pd., selaku KaProdi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Lumajang, dan Prof. Dr. Didik Sugeng Pambudi, M.S., selaku KoorProdi S2 Pend. Matematika FKIP Universitas Jember. Proses penandatanganan berlangsung secara khidmat, disaksikan oleh seluruh jajaran pimpinan, dosen, dan mahasiswa di aula Utama STKIP PGRI Lumajang.
Setelah penandatanganan, dilanjutkan dengan sesi pertukaran dokumen MoU serta penyerahan cinderamata sebagai bentuk simbolis persahabatan akademik dan komitmen bersama untuk membangun sinergi berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, kedua pimpinan menandaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi sebagai langkah konkret dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.
Dengan adanya penandatanganan Mou ini besar harapan, kerja sama ini dapat menghasilkan luaran nyata seperti publikasi ilmiah bersama, kegiatan riset kolaboratif, dan inovasi dalam bidang pendidikan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh civitas akademika dan Masyarakat luas. (fahmi.aha)