Home Blog Page 6

Fraksi PKS Amin Ak: Kerangka APBN 2027 Realistis dan Berbasis Penguatan Ekonomi Rakyat

Jakarta — Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKS, Amin Ak, menilai arah kebijakan fiskal dan kerangka ekonomi makro tahun 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas APBN tetap sehat, kredibel, dan berkelanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Amin, upaya pemerintah menjaga defisit pada kisaran 1,8–2,4 persen terhadap PDB merupakan sinyal positif bagi pelaku pasar dan pelaku usaha bahwa disiplin fiskal tetap menjadi perhatian utama pemerintah.

“Di tengah tekanan global, suku bunga internasional yang masih tinggi, serta volatilitas geopolitik dunia, menjaga kredibilitas fiskal menjadi sangat penting untuk mempertahankan kepercayaan pelaku pasar, stabilitas rupiah, dan daya tahan ekonomi nasional,” ujarnya.
Namun demikian, Ia mengingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi 5,8–6,5 persen pada 2027 harus dibarengi dengan langkah-langkah struktural yang konkret dan realistis. Rabu (20/05/2026).

“Target pertumbuhan tersebut cukup ambisius. Bukan tidak mungkin dicapai, tetapi membutuhkan reformasi yang serius, terutama dalam peningkatan investasi produktif, industrialisasi, hilirisasi yang bernilai tambah, penciptaan lapangan kerja formal, serta penguatan daya beli masyarakat,” katanya.

Amin menilai tantangan terbesar APBN 2027 justru berada pada sisi penerimaan negara. Target pendapatan negara sebesar 11,82–12,40 persen terhadap PDB memerlukan terobosan yang tidak semata-mata bertumpu pada kenaikan beban pajak masyarakat dan dunia usaha.
“Pemerintah harus fokus memperluas basis ekonomi produktif dan meningkatkan kepatuhan pajak secara adil, bukan sekadar menaikkan tekanan fiskal terhadap sektor riil yang saat ini juga sedang menghadapi tekanan global,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kualitas belanja negara. Menurutnya, APBN 2027 harus memastikan setiap rupiah belanja pemerintah benar-benar produktif, efisien, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat.

“Belanja negara harus diarahkan untuk memperkuat sektor pangan, energi, UMKM, pendidikan, kesehatan, serta penciptaan lapangan kerja. Jangan sampai APBN hanya besar secara angka, tetapi lemah dalam kualitas dampaknya,” ujar Amin.

Terkait asumsi nilai tukar rupiah pada kisaran Rp16.800–17.500 per dolar AS, Amin menilai pemerintah relatif realistis dalam membaca tekanan eksternal, terutama akibat tingginya suku bunga Amerika Serikat dan kuatnya dolar global.
“Yang penting bukan hanya asumsi kursnya, tetapi bagaimana pemerintah dan Bank Indonesia mampu menjaga stabilitas makroekonomi agar tekanan terhadap inflasi dan daya beli masyarakat tetap terkendali,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amin juga mendorong pemerintah mulai serius mengoptimalkan potensi penerimaan negara dari windfall commodity revenue atau keuntungan luar biasa akibat lonjakan harga komoditas global.
Menurutnya, Indonesia sebagai negara eksportir besar sumber daya alam memiliki peluang besar memperkuat APBN tanpa harus terlalu membebani rakyat melalui pajak tambahan.

“Kita perlu mulai memikirkan skema windfall tax atau mekanisme penangkapan surplus keuntungan komoditas secara adil dan terukur, terutama pada sektor batu bara, nikel, sawit, mineral, termasuk komoditas pertanian dan perikanan ketika harga global melonjak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus dirancang hati-hati agar tidak merusak iklim investasi dan daya saing ekspor nasional.

“Prinsipnya, ketika terjadi keuntungan luar biasa akibat booming harga global, negara harus hadir memastikan sebagian manfaatnya kembali kepada rakyat melalui penguatan subsidi produktif, ketahanan pangan, kesejahteraan petani dan nelayan, serta pembangunan ekonomi nasional,” katanya.

Amin juga mengingatkan agar pemerintah mewaspadai risiko fiskal tersembunyi di luar APBN, termasuk pembiayaan melalui BUMN maupun skema-skema quasi fiscal lainnya.

“Jangan sampai defisit APBN terlihat rendah, tetapi tekanan fiskal sesungguhnya dipindahkan ke BUMN atau lembaga pembiayaan negara. Transparansi dan akuntabilitas tetap harus dijaga,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Amin menekankan bahwa keberhasilan APBN 2027 tidak hanya ditentukan oleh optimisme angka-angka makro, tetapi terutama oleh kualitas eksekusi kebijakan pemerintah.
“Pada akhirnya, yang dibutuhkan rakyat bukan sekadar target pertumbuhan tinggi di atas kertas, tetapi pertumbuhan yang benar-benar menciptakan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat kelas menengah, dan menghadirkan keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya. (Efendi)

Riyono: Tuntaskan Penyaluran Bantuan Beras Dan Minyak Kita dalam 14 Hari Kerja

Jakarta – Raker dan RDP antara komisi IV dan Bapanas serta Bulog berjalan dinamis, laporan capaian kinerja anggaran 2025 dan perjalanan anggaran 2026 menjadi catatan penting bagi semua anggota komisi IV.

Salah satu fokusnya adalah kemampuan Bapanas dan Bulog untuk mempercepat penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak kita yang masih jauh dari harapan.

“Laporan capaian penyaluran cadangan pangan pemerintah (CPP) berupa beras dan minyak kita di amanatkan bulan Februari – Maret sebanyak 33 juta rakyat penerima dengan tujuan menjaga daya beli dan persiapan Lebaran 2026, tetapi faktualnya baru 3.9% terserap” papar Riyono Caping Aleg Komisi IV F-PKS.

Menurut paparan Badan Pangan Nasional disebutkan bahwa penugasan penyaluran sudah diberikan kepada Bulog sejak awal tahun 2026 dengan harapan Maret akhir bisa di selesaikan semua. Tetapi kendala kenaikan harga plastik membuat penyaluran menjadi terhambat.

“Saya cek langsung ke gudang dan melihat barangnya ada atau tidak? Di Ponorogo dan Pacitan di gudang Bulog beras dan minyak kita ada, tetapi belum sepenuhnya cukup” tambah Riyono Caping.

Hasil pengecekan mempercepat penyaluran bantuan pangan, tanggal 7 Mei 2026 Bulog Ngawi mulai menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat sebanyak 166.903 ribu penerima manfaat berupa beras sebanyak 3.338.060 dan minyak kita sejumlah 667.612 liter.

“Kendala kemasan plastik untuk beras membuat penyaluran terlambat, Riyono caping dan komisi IV meminta secepatnya kendala diatasi dan bisa menyalurkan serta menyelesaikan bantuan pangan dalam 14 Hari kerja, Bulog dan Bapanas harus kerja ekstra keras” papar Riyono Caping. (Efendi)

F-PKS Riyono: Ekonomi Kerakyatan Petani Nelayan Tulang Punggungnya, APBN harusnya 10 – 15 Persen

Jakarta – Pidato Presiden Prabowo dalam KEM (Kerangka Ekonomi Makro) dalam APBN 2027 di hadapan DPR menyebut berulang kali sistem ekonomi nasional Indonesia yang berdasar UUD 1945 pasal 33 ayat 1 – 5 bahwa Ekonomi Pancasila berasaskan kekeluargaan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kata kunci kekeluargaan dan rakyat menjadi perhatian serius Presiden Prabowo.

“Ekonomi nasional adalah ekonomi Pancasila berbasis kekeluargaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kekeluargaan itu artinya kebersamaan dan gotong royong, bukan kapitalis atau neoliberal yang bertentangan dengan ekonomi nasional kita” papar Riyono Caping Aleg Komisi IV DPR RI. Rabu (20/05/2026).

Petani dan nelayan sebagai tulang punggung perekonomian nasional harus sejahtera, itulah kunci asta cita dengan pemerataan ekonomi dari desa sampai kota, dari hulu sampai hilir. Tidak ada kesejahteraan bangsa tanpa kesejahteraan rakyat, khususnya petani dan nelayan.

“Saat Covid dan negara krisis yang menjadi tulang punggung ekonomi adalah rakyat kecil, petani dan nelayan serta pelaku usaha kecil yang berjumlah jutaan di seluruh Indonesia. Jadi petani nelayalah tulang punggung saat ini” tambah Riyono Aleg Dapil 7 Jawa Timur.

Petani sampai 2026 telah berhasil mencatat prestasi mampu memproduksi 54 juta ton GKP, stok pangan beras mencapai 5,3 juta ton beras. Nelayan saat masih butuh perhatian lebih, harga BBM subsidi aman, tetapi harga non masih tinggi di angka 27.000 ke atas.

“Pidato Presiden Prabowo memiliki perhatian besar kepada petani dan nelayan, basis kinerja dan cita – cita nasional untuk mensejahterkan nelayan. Tidak ada kata lain kecuali dengan politik anggaran sebesar 10 – 15 % dari APBN” usul Riyono. (Efendi)

Kadis Kominfo Dinas Luar, Peringati Harkitnas Tak Jelas Jluntrungnya

PASURUAN, Gelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang di adakan oleh berbagai wilayah di Indonesia dilakukan, namun tidak di kabupaten pasuruan, peringatan Harkitnas hanyalah pemasangan benner.

Benner yang terpajang di depan kantor bupati dengan ukuran layar tancap itu rupanya hanyalah selogan saja untuk menggugurkan kewajiban saja. Tidak adanya peringatan Harkitnas di pemkab itu menjadi pertanyaan kinerja dinas kominfo kabupaten pasuruan ini seperti apa? Bisa jadi kepala dinas tak mampu kerja? Atau memang sudah tahu dan hanya dianggap bau mulut saja?.

Peringatan hari kebangkitan nasional ke 118 tahun 2026 yang di laksanakan setiap tahun dan pada tahun ini dilaksanakan pada hari Rabu (20/5/2026). Berdasarkan hasil informasi yang dihimpun wartawan ini, bahwa edaran surat kemetrian Republik Indonesia nomor B-418/M.KOMDIGI/HM.04.01.05/2026 telah diterima oleh dinas kominfo untuk menggelar peringatan harkitnas, dan tentunya moment ini sangat penting dalam meningkatkan sinergitas pembangunan kabupaten pasuruan.

Kepala Dinas kominfo kabupaten pasuruan tidak ada di lokasi kantor, “Bapak kepala Dinas lagi dinas luar mas, lagi ke Jakarta,” ujar penerima tamu di lobi kominfo.
Nnamun melalui kabid kominfo Yoni Waskito saat dikonfirmasi terkesan mencla-mencle sehingga perkataan menjadi ambigu terkait pelaksanaan upacara harkitnas itu.

Maka klarifikasi terkait kegiatan upacara itu dilakukan oleh beberapa media, akan tetapi tidak ada jawaban yang jelas terkait perintah surat dari kementrian tersebut, “Kegiatan itu ada tetapi gak di sini,” ujar Yoni saat dikonfirmasi oleh awak media.

Namun ketika kabid kominfo ini ditayai detail lokasi tempat kegiatan upacara harkitnas itu, kabid kominfo ini tidak memberikan kejelasan dan kepastian lokasi, tempat dan waktu kegiatan tersebut.

Tata Kelola Arsip Pemkab Sidoarjo Raih Penghargaan Dengan Predikatt AA

Sidoarjo | Gempurnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menorehkan lagi prestasi nasional dengan meraih penghargaan kategori AA dengan nilai 90,84 (Sangat Memuaskan) dalam pengawasan kearsipan tahun 2025 dari Arsip Nasional Republik
Indonesia (ANRI). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Dr. Meigo Pinandito kepada Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi hadir didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusib) Kabupaten Sidoarjo Rudi Setiawan.
Penyerahan penghargaan berlangsung saat Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan dan Anugerah Kearsipan Tahun 2026 dalam rangka Hari Kearsipan ke-55 yang digelar di Gedung ANRI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Capaian predikat AA ini menempatkan Sidoarjo sebagai salah satu daerah dengan kinerja pengelolaan arsip terbaik di tingkat nasional.
Bupati Subandi menyampaikan penilaian terbaik nasional tersebut menunjukkan Pemkab Sidoarjo telah menjalankan tata kelola administrasi pemerintahan secara tertib, terstandar, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, capaian ini lahir dari kerja bersama seluruh perangkat daerah hingga tingkat kecamatan, desa, dan satuan pendidikan.

“Alhamdulillah, seluruh OPD, camat, pemerintah desa, hingga sekolah dari TK, SD, sampai SMP negeri maupun swasta telah menerapkan pengelolaan kearsipan sesuai ketentuan,” ujar Bupati Subandi.

Selanjutnya, Bupati Subandi juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusib) Kabupaten Sidoarjo Rudi Setiawan yang terus mendorong tertib arsip di daerah.

“Terima kasih kepada Pak Kadis. Alhamdulillah, pengawasan dan penerapan Kearsipan di Sidoarjo berjalan baik. Mudah-mudahan ini menjadi semangat untuk terus berkembang dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Sidoarjo,” ucap Bupati
Subandi.

Selain itu, Bupati Subandi menegaskan bahwa capaian bagus ini harus menjadi standar minimum penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurut dia, pengelolaan arsip yang baik menjadi fondasi penting dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Sidoarjo Rudi Setiawan menyebut predikat AA tidak hanya merupakan capaian administratif, tetapi juga mencerminkan konsistensi budaya tertib arsip di lingkungan pemerintah daerah.

Rudi menambahkan, Disperpusip Sidoarjo terus memperkuat transformasi kearsipan berbasis digital serta meningkatkan penerapan dan pengawasan di seluruh perangkat daerah.

“Kami tidak ingin berhenti di predikat AA. Fokus kami menjaga konsistensi, memperluas digitalisasi, dan memastikan seluruh unit kerja benar-benar tertib arsip,” tambahnya.

Di sisi lain, Bupati Subandi menjelaskan bahwa penghargaan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Kearsipan. Menurut Bupati Subandi, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menilai dan
memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah yang mampu memenuhi standar pengelolaan arsip secara tertib, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dengan capaian tersebut, Bupati Subandi menegaskan Pemkab Sidoarjo terus memperkuat reformasi birokrasi melalui sistem kearsipan yang modern, disiplin, dan berstandar nasional.

“Ini bukan akhir, melainkan awal untuk semakin memperkuat tata kelola pemerintahan
yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui kearsipan yang tertib di semua lini,”
pungkasnya.(Yl)

Suasana Sakral Pelepasan 303 Siswa Siswi MAN Pemalang Angkatan 45 Tahun 2026

GempurNews | Pemalang – Suasana haru bercampur bahagia mewarnai Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pemalang, dalam acara pelepasan siswa siswi kelas XII sebagai bentuk apresiasi kepada para siswa yang telah menuntaskan masa pendidikan selama tiga tahun.

Acara ini berlangsung khidmat penuh bahagia pada hari Rabu (20/5/26) di Gedung RGP Jalan Anggur Bojongbata Kabupaten Pemalang. Pelepasan tersebut selain dihadiri oleh civitas akademika MAN Pemalang juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pemalang, Kepala Seksi Pendidikan Kemenag Pemalang, Pengawas Madrasah, Ketua dan Pengurus Komite Madrasah, Orangtua siswa kelas XII, seluruh siswa siswi kelas XII juga tamu undangan dari beberapa Kepala MTs dan Kepala SMP di Kabupaten Pemalang.

Acara dibuka dengan sambutan hangat oleh Kepala MAN Pemalang yang menyampaikan rasa bangga atas pencapaian prestasi para siswa siswi.

Kepala MAN Pemalang, H. Amaludin, S.Ag.,M.Pd.I saat memberikan keterangan pers mengatakan Alhamdulilah 303 siswa telah lulus semua dan ada 21 siswa yang telah di terima di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur SNBP, ada 43 siswa melalui jalur SPAN PTKIN, ada juga yang sudah mendaftar anggota TNI/Polri tinggal menunggu pengumuman, bahkan ada satu siswi yang bernama Catur Candra Wijaya yang mendapatkan bea siswa kuliah di luar negeri yakni di Cina dengan prodi pertambangan.

Amaludin menambahkan yang menjadi harapan atau cita-cita dari anak didik akan kami dukung penuh teriring doa agar dapat tercapai cita-cita masa depan yang cemerlang.

Ada 3 pesan yang disampaikan Amaludin kepada anak didiknya agar terus melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi lagi, pesan kedua agar mendapatkan kesuksesan maka harus selalu berbakti kepada orangtua dan hormat pada para guru serta pesan ketiga agar jangan pernah meninggalkan sholat karena sholat adalah hubungan seorang hamba dengan Tuhan nya, jika ingin hidupnya baik maka harus selalu menjalin hubungan baik dengan Allah SWT melalui sholat. “pesannya.

Acara dilanjutkan dengan tarian Seni budaya, pemberian piagam prestasi kepada para siswa peraih peringkat paralel pada peminatan sains, sosial, agama juga pemberian piagam prestasi bagi para siswa penghafal Al-Qur’an.

Dengan diadakannya pelepasan ini diharapkan agar setiap lulusan menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, beretika, memiliki intergritas dan nilai keagamaan yang kuat. Semoga apa yang telah di pelajari selama di MAN Pemalang menjadi bekal berharga dalam menapaki kehidupan selanjutnya.

(yn26)

Hari Kebangkitan Nasional, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen Lewat Program “MeiLaju Lebih Terang”

Bandung,Rabu(20/05/2026)
Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, PT PLN (Persero) menghadirkan program promo tambah daya bertajuk “MeiLaju Lebih Terang” dengan memberikan diskon biaya tambah daya sebesar 50 persen bagi pelanggan rumah tangga satu fasa seluruh golongan tarif.

Program ini berlaku mulai 20 Mei hingga 2 Juni 2026 dan dapat diakses secara eksklusif melalui aplikasi PLN Mobile. Kehadiran promo ini menjadi bagian dari upaya PLN mendukung kenyamanan dan produktivitas masyarakat yang semakin mengandalkan listrik dalam aktivitas sehari-hari.

Mulai dari memasak menggunakan kompor listrik, memanfaatkan water heater, mengisi daya kendaraan listrik, hingga bekerja menggunakan laptop dan perangkat elektronik lainnya kini menjadi bagian dari gaya hidup modern berbasis listrik atau electrifying lifestyle.

General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi saat yang tepat untuk mendorong masyarakat semakin produktif melalui pemanfaatan listrik yang nyaman, praktis, dan efisien.

“Melalui program MeiLaju Lebih Terang, PLN ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Listrik yang andal bukan hanya mendukung kenyamanan di rumah, tetapi juga menjadi penggerak produktivitas, aktivitas usaha, hingga gaya hidup modern berbasis energi bersih,” ujar Sugeng.

Ia menambahkan, kebutuhan listrik masyarakat terus meningkat seiring bertambahnya penggunaan berbagai peralatan elektronik rumah tangga dan kendaraan listrik. Karena itu, kemudahan tambah daya dengan diskon 50 persen diharapkan dapat membantu pelanggan menikmati listrik yang lebih optimal tanpa khawatir listrik turun saat banyak peralatan digunakan bersamaan.

“PLN ingin hadir mendukung aktivitas masyarakat sejak pagi hingga malam hari. Dari menyiapkan sarapan dengan peralatan listrik, bekerja dari rumah, hingga pengisian kendaraan listrik, semuanya membutuhkan pasokan listrik yang cukup dan andal,” tambahnya.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan cukup melakukan transaksi pembelian token atau pembayaran tagihan listrik melalui aplikasi PLN Mobile. Setelah transaksi berhasil, pelanggan dapat menekan banner event “MeiLaju Lebih Terang” dan mengklaim e-voucher tambah daya pada menu reward.

Selanjutnya, pelanggan dapat mengajukan perubahan daya melalui fitur “Ubah Daya & Migrasi” di PLN Mobile dengan memasukkan kode voucher agar otomatis memperoleh potongan biaya sebesar 50 persen. Setelah pembayaran selesai, petugas PLN akan melakukan proses penyambungan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui program ini, PLN mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Kebangkitan Nasional untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan listrik di rumah sekaligus mendukung transformasi gaya hidup yang lebih modern, praktis, dan ramah lingkungan.

Program MeiLaju Lebih Terang juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah diakses, terjangkau, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital dan transisi energi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Gelar Upacara Bendera Peringatan Harkitnas ke 118 Tahun

Sidoarjo | Gempurnews – Upacara Bendera Peringatan Hari Kebangkitan Nasional/Harkitnas ke 118 Tahun 2026 di gelar di Alun-alun Sidoarjo, Rabu (20/5). Upacara yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana diikuti oleh TNI, Polri, PNS serta organisasi masyarakat, mahasiswa dan para pelajar.

Membacakan sambutan Menteri Komdigi RI, Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengajak bersama untuk kembali merefleksikan momentum fundamental berdirinya organisasi Boedi Oetomo di tahun 1908. Dikatakannya bahwa sejarah mencatat peristiwa tersebut adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik.

“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ucapnya.

Wabup juga menyampaikan tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi. Seluruh elemen bangsa dapat bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa.
“Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat,” ujarnya.

Masih disampaikan Wabup bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Hal tersebut dapat dilihat
dari Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan.

“Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM,” bebernya.

la juga mengatakan bahwa di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan juga sedang dibangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh.

“Upaya kesejahteraan rakyat juga diperkuat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa. Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat layanan ekonomi dasar, sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri,” ungkapnya.

Di samping itu, lanjut Wabup Hj. Mimik Idayana, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital yaitu pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Per 28 Maret 2026 kemarin, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun
ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya.

“Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita dapat mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” ujarnya.

Dalam momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini Wabup Hj. Mimik Idayana juga mengajak untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita sebagai delapan misi besar yang harus dicapai bersama. Seluruhnya harus mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan untuk kembali menyalakan api “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan. Mari kita jadikan
momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama. Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118! Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara !,” pungkasnya. (Yl)

Orang Tua Murid Menolak Merger SD Baros Mandiri 7 Dengan SD Baros Mandiri 3

Cimahi,Rabu(20/05/2026)
Rencana penggabungan SDN Baros Mandiri 7 ke SDN Baros Mandiri 3 oleh Dinas Pendidikan Kota Cimahi menuai penolakan keras dari para orang tua murid.

Penolakan tersebut mencuat dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di lingkungan SDN Baros Mandiri 7 dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan serta Kepala Bidang Sekolah Dasar,beberapa waktu tang lalu.

Kebijakan penggabungan sekolah itu disebut berkaitan dengan rencana Dinas Pendidikan untuk mengalihfungsikan gedung SDN Baros Mandiri 7 menjadi ruang kelas baru bagi SMPN 6 Cimahi.

Suasana sosialisasi sempat memanas ketika sejumlah orang tua murid menyampaikan keberatan mereka secara langsung kepada pihak Dinas Pendidikan. Bahkan aksi unjuk rasa kecil terjadi di lokasi kegiatan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana tersebut.

Salah seorang orang tua murid mengaku tidak setuju dengan penggabungan sekolah karena dinilai akan memberatkan anak-anak, terutama terkait jarak tempuh menuju sekolah baru.

“Kalau dipindahkan ke SDN Baros Mandiri 3 jaraknya lebih jauh dari rumah. Kami khawatir anak-anak kesulitan berangkat sekolah,” ujarnya di sela aksi.

Dalam aksi tersebut, sejumlah orang tua juga membentangkan spanduk berisi permohonan bantuan kepada Gubernur Jawa Barat dan pimpinan daerah Kota Cimahi agar kebijakan tersebut ditinjau ulang.

Tulisan pada spanduk itu berbunyi:

“Buat Bapa KDM Bapa Dedi Mulyadi, buat Bapa Wali Kota Cimahi Bapa Ngatiyana dan Bapa Wakil Wali Kota Cimahi Bapa Aditya, tolong bantuannya supaya sekolah anak kami Baros Mandiri 7 Cimahi tidak dibubarkan dan tidak dipindahkan.”

Para orang tua berharap Pemerintah Kota Cimahi dapat mencari solusi lain tanpa harus menghapus keberadaan SDN Baros Mandiri 7 yang selama ini menjadi tempat belajar anak-anak di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan Kota Cimahi belum memberikan keputusan lanjutan terkait aspirasi penolakan dari para orang tua murid.

AA Studio Foto Lumajang Hadirkan Layanan Lengkap, Mulai Cetak Foto hingga Pigura dengan Harga Terjangkau

LUMAJANG, Gempur News – AA Studio Foto kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu studio foto terlengkap di Lumajang. Selain melayani pemotretan profesional, studio ini juga menyediakan berbagai layanan cetak dan merchandise untuk memenuhi kebutuhan dokumentasi dan kenangan pelanggan.

Berlokasi di Jl. Veteran, Ruko Taman Toga, depan SDLB Lumajang, AA Studio Foto menawarkan layanan mulai dari pemotretan wisuda, prewedding, wedding, keluarga, hingga foto produk. Hasil jepretan didukung peralatan modern dan fotografer berpengalaman sehingga menghasilkan foto tajam, artistik, dan berkelas.

Untuk layanan cetak, AA Studio Foto menyediakan paket harga yang kompetitif. Cetak foto ukuran 2×3, 3×4, dan 4×6 dibanderol Rp7.000 untuk 4 lembar. Sementara ukuran 3R/4R mulai Rp4.000, 5R Rp8.000, 6R Rp10.000, 10R Rp15.000, dan 10RS Rp17.000.

Bagi pelanggan yang ingin mencetak foto berukuran besar, tersedia layanan cetak pembesaran dengan laminasi. Harga mulai dari Rp60.000 untuk ukuran 12R, hingga Rp230.000 untuk ukuran 24RS.

Tidak hanya cetak foto, AA Studio Foto juga melayani pembuatan pigura. Harga pigura mulai dari Rp14.000 untuk ukuran 4R, Rp15.000 untuk 5R, hingga Rp160.000 untuk 24RS. Tersedia juga paket pigura susun 2 seharga Rp22.000 dan susun 3 seharga Rp25.000.

Menjelang akhir tahun, AA Studio Foto menghadirkan produk kalender 2025 dengan harga Rp25.000 untuk 4 lembar dan Rp35.000 untuk 6 lembar. Semua pemesanan kalender sudah termasuk layanan desain gratis.

“Setiap momen berharga dan layak dikenang. Karena itu kami menyediakan layanan lengkap dengan harga terjangkau agar semua orang bisa mengabadikan kenangan dengan kualitas terbaik,” ujar tim AA Studio Foto.

Selain kualitas hasil, studio ini juga dikenal dengan pelayanan ramah dan profesional. Produk merchandise lain seperti pin, mug, payung, ID card, kipas genggam, dan gantungan kunci juga tersedia dengan desain gratis.

Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi AA Studio Foto melalui WhatsApp di 087757985253 atau 082190030010. Update katalog dan hasil kerja juga bisa dilihat di Instagram dan TikTok @aaphotostudio.lmj serta Facebook aaphoto_lumajang.

Dengan layanan lengkap dan harga bersahabat, AA Studio Foto menjadi pilihan tepat bagi masyarakat Lumajang yang ingin mengabadikan momen spesial dengan cara yang istimewa.

(Jo)