Home Blog Page 61

Pelayanan Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar, Kecelakaan Lalu Lintas Menurun

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan lancar. Hal ini ditandai dengan kelancaran arus lalu lintas, penurunan angka kecelakaan, serta meningkatnya pergerakan penumpang di berbagai moda transportasi.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev), jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 mengalami penurunan sebesar 6,31 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Korban meninggal dunia juga turun signifikan sebesar 31,19 persen, sementara korban luka berat turun 13,8 persen. Namun demikian, korban luka ringan tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,38 persen.

Volume kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 3.255.002 unit atau meningkat 18,43 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, kendaraan yang masuk Jakarta tercatat sebanyak 2.989.931 unit atau naik 10,79 persen. Dari total proyeksi, sekitar 7,7 persen kendaraan belum keluar Jakarta dan 11,9 persen belum kembali masuk ke ibu kota.

Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Polri juga telah melakukan berbagai rekayasa lalu lintas, antara lain pengalihan arus sebanyak 205 kali, contra flow 39 kali, one way lokal 39 kali, serta one way nasional sebanyak dua kali.

Selain itu, pergerakan penumpang angkutan umum juga mengalami peningkatan di seluruh moda transportasi, yakni terminal naik 11,41 persen, stasiun 8,06 persen, bandara 6,99 persen, dan pelabuhan 15,51 persen.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik.

“Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan mudik Lebaran 2026 secara umum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya mobilitas masyarakat yang dapat terlayani dengan aman dan lancar,” ujarnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol dan transportasi publik, penambahan armada, program mudik gratis, kebijakan work from anywhere (WFA), serta pengaturan lalu lintas melalui Surat Keputusan Bersama (SKB).

Pengamanan mudik tahun ini melibatkan 161.243 personel gabungan yang terdiri dari 89.928 personel Polri, 13.788 personel TNI, dan 58.327 personel dari instansi lainnya. Mereka berhasil mengamankan 185.608 objek pengamanan di seluruh Indonesia.

Polri juga memaksimalkan penggunaan teknologi berbasis data real-time melalui command center, didukung oleh ETLE Drone Patrol Presisi, Traffic Accident Analysis (TAA), serta Road Accident Rescue (RAR) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan dan pelayanan.

Berbagai inovasi pelayanan publik turut dihadirkan, seperti program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 yang diikuti oleh 29.009 pemudik dengan dukungan 646 bus, 9 kapal, serta armada lainnya. Selain itu, terdapat layanan seperti tim urai, public address, Motor Senyum di Polda Jabar, valet ride dan SI Polan di Polda Jateng, serta aplikasi Siger di Polda Lampung.

Sentimen masyarakat terhadap pelayanan mudik tahun ini juga didominasi respons positif, baik di media online maupun media sosial. Petugas di lapangan dinilai aktif mengurai kepadatan di titik-titik krusial serta mengedepankan pendekatan humanis dalam membantu para pemudik.

Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.

“Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat. Ke depan, Polri akan terus berkomitmen meningkatkan pelayanan yang lebih optimal, humanis, dan berbasis teknologi,” tutupnya.

Polres Ngawi Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat Untuk Harkamtibmas Melalui SULING

0

NGAWI – Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., memaksimalkan kegiatan Subuh Keliling (Suling) dengan melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat.

Kegiatan itu dilaksanakan untuk memperkuat tali silaturahmi dengan warga dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Bersama dengan Bupati Ngawi H Ony Anwar Harsono dan para pejabat utama Polres Ngawi, AKBP Prayoga mendatangi Masjid pada waktu subuh.

“Ini sebagai bentuk kebersamaan serta upaya mendekatkan diri antara Polri dengan masyarakat, yang outputnya untuk Harkamtibmas,” ujar AKBP Prayoga usai Shalat Subuh di Masjid Al Hidayah Desa Ngale Kec. Paron, Kamis (2/4/26).

Dalam suasana yang khusyuk dan penuh kebersamaan, Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan Subuh berjamaah ini juga merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik serta mempererat silaturahmi dengan warga.

Selain melaksanakan ibadah, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan langsung masukan dari masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah Kecamatan Paron.

“Kegiatan ini juga salah satu cara Polres Ngawi, dalam menyerap aspirasi masyarakat dan mendengarkan keluhan, usul saran dari masyarakat demi meningkatkan kinerja Polri dalam hal ini Polres Ngawi,” terang AKBP Prayoga.

Dengan adanya kegiatan Subuh Keliling berjamaah ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. (*)

Polres Ogan Ilir Gelar Patroli Perintis Presisi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Malam Hari

Ogan Ilir, gempurnews.com – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Sat Samapta Polres Ogan Ilir melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Kamis malam, 2 April 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

Kegiatan patroli dipimpin oleh Kanit Patroli Aipda Beni Harmoko bersama personel tim patroli menggunakan kendaraan roda empat (R4), yakni Bripka Dede Trisno, Brigadir Hidayatullah, Bripda Gilang, dan Bripda Deri Aditya.

Patroli menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya kawasan Polres Ogan Ilir, Bank BNI, gerai Alfamart, serta area kos-kosan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi gangguan keamanan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan upaya pencegahan terhadap tindak kriminalitas 3C (curat, curas, curanmor), balap liar, pungutan liar (pungli), premanisme, serta gangguan kamtibmas lainnya.

Kasat Samapta Polres Ogan Ilir, AKP Sutopo, menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Patroli Perintis Presisi ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami berupaya mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti 3C, balap liar, hingga premanisme, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujar AKP Sutopo.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan juga bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta meningkatkan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Polres Ogan Ilir.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Ogan Ilir tetap terjaga aman, tertib, dan kondusif.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Jamin Kenyamanan Umat, Polres Pasuruan Siagakan Personel saat Misa Kamis Putih

PASURUAN – Polres Pasuruan menyiagakan personel untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Misa Kamis Putih di Gereja Katolik Santa Theresia, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Pengamanan dilakukan guna memastikan umat Kristiani dapat beribadah dengan aman dan nyaman, Kamis (2/4/2026) malam.

Ibadah yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 21.00 WIB tersebut merupakan misa sesi kedua dan diikuti sekitar 200 jemaat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif.

Kapolsek Pandaan Slamet Prayitno menjelaskan, sebelum ibadah dimulai, petugas telah melakukan sterilisasi area gereja serta pemeriksaan barang bawaan jemaat dengan berkoordinasi bersama pihak keamanan internal.

“Pengamanan kami lakukan secara terbuka dan tertutup. Sebelum kegiatan, dilakukan sterilisasi dan pemeriksaan barang bersama security gereja untuk memastikan situasi tetap aman,” ujarnya.

Pengamanan melibatkan lima personel Polsek Pandaan yang dipimpin langsung Kapolsek selaku perwira pengendali wilayah, serta didukung petugas keamanan gereja.

Kapolres Pasuruan Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keamanan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan, khususnya selama perayaan Paskah.

“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pengamanan ini adalah bentuk pelayanan Polri agar umat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat,” tegasnya.

Polres Pasuruan memastikan pengamanan akan terus dilakukan selama rangkaian ibadah Paskah guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Polres Pasuruan Optimalkan Call Center 110 untuk Respons Cepat Kamtibmas

PASURUAN – Polres Pasuruan meningkatkan respons layanan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui optimalisasi Call Center 110. Layanan ini disosialisasikan sebagai sarana pelaporan cepat bagi masyarakat dalam kondisi darurat.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, menegaskan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk berbagai kejadian yang membutuhkan penanganan segera.

“Call Center 110 ini kami siapkan agar masyarakat bisa melapor dengan cepat. Setiap laporan yang masuk akan langsung kami tindak lanjuti secara responsif oleh petugas di lapangan,” ujarnya di Mapolres Pasuruan, Kamis (2/4/26).

Layanan 110 merupakan fasilitas dari Kepolisian Republik Indonesia yang terintegrasi dengan sistem di Mabes Polri. Setiap laporan yang masuk dapat dipantau secara menyeluruh, termasuk proses penanganannya.

Menurut Harto, sistem ini juga menjadi bentuk transparansi dan pengawasan terhadap kinerja anggota di lapangan.

“Semua laporan terpantau di sistem pusat, sehingga penanganannya bisa diawasi dan dievaluasi. Ini juga untuk memastikan pelayanan kami berjalan maksimal,” katanya.

Berbagai laporan yang bisa disampaikan melalui layanan ini meliputi tindak kejahatan, kecelakaan lalu lintas, aksi geng motor, hingga bencana alam. Selain itu, masyarakat juga dapat melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum anggota kepolisian.

“Kami pastikan masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor. Identitas pelapor akan kami jaga, dan setiap aduan akan kami tindak lanjuti secara profesional,” tegasnya.

Dengan optimalisasi Call Center 110, Polres Pasuruan berharap pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Polda Jatim dan Pramuka Perkuat Sinergi Cetak Generasi Muda Produktif Dukung Ketahanan Pangan

SURABAYA – Polda Jawa Timur bersama Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur memperkuat sinergi strategis dalam pembinaan generasi muda, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan dan energi nasional.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto dengan jajaran Kwarda Jatim di Selasar Patuh Mapolda Jatim, Kamis (2/4/2026).

Audiensi ini turut dihadiri Pejabat Utama Polda Jatim serta Ketua Kwarda Jatim H. M. Arum Sabil bersama jajaran pengurus.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penentu masa depan bangsa, sehingga perlu dipersiapkan secara serius dan berkelanjutan.

“Kita memiliki tanggung jawab menyiapkan generasi muda agar lebih unggul dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Polda Jatim dan Pramuka dalam mendukung program pemerintah, terutama di sektor ketahanan pangan.

Salah satu bentuk konkret sinergi tersebut diwujudkan melalui program tanam jagung yang dinilai mampu membangun kemandirian serta karakter produktif generasi muda.

“Sinergi ini harus selaras dengan program swasembada pangan dan energi, salah satunya melalui gerakan tanam jagung,” tambahnya.

Selain itu, Kapolda Jatim menyampaikan bahwa berbagai fasilitas dan sumber daya di lingkungan Polda Jatim dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan pengembangan kapasitas anggota Pramuka.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif Pramuka dalam Operasi Ketupat Semeru 2026, yang dinilai menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter disiplin dan kepedulian sosial generasi muda.

Sementara itu, Ketua Kwarda Jatim H. M. Arum Sabil menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi langkah penguatan koordinasi dengan Kapolda Jatim selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah.

Ia mengungkapkan, jumlah anggota aktif Pramuka di Jawa Timur saat ini mencapai sekitar 3,3 juta orang yang tersebar di 38 kabupaten/kota.

Dengan potensi tersebut, pihaknya terus mendorong pengembangan program “Pramuka Produktif”, termasuk di sektor pertanian dan energi terbarukan.

“Kami melihat sinergi ini memberikan dampak positif dan akan terus kami kembangkan melalui program Pramuka Produktif,” ujarnya.

Ke depan, Pramuka Kwarda Jatim juga mengusulkan sejumlah inovasi, di antaranya pemanfaatan energi surya di sektor pertanian serta pembentukan “Brigade Pangan Nusantara” berbasis teknologi.

Sinergi ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berkarakter, tetapi juga produktif dan berdaya saing dalam mendukung pembangunan nasional. (*)

Polres Madiun Kota Pastikan Stok BBM di SPBU Aman dan Belum Ada Kenaikan Harga

0

KOTA MADIUN – Kepolisian Resor Madiun Kota Polda Jatim melakukan monitoring sejumlah SPBU di wilayah Kota Madiun.

Kegiatan itu untuk mengantisipasi meningkatnya antrian menyusul beredarnya isu kenaikan harga BBM.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto, SIK menegaskan masyarakat tidak perlu panik menyikapi isu kenaikan harga BBM.

Dari hasil pendataan, ketersediaan BBM jenis Pertalite, Pertamax, Solar hingga Dex masih aman dengan volume stok yang dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Hasil pemantauan hingga Kamis (2/4/26) menunjukkan stok BBM di seluruh SPBU masih mencukupi dan belum ada kenaikan harga,” ujar AKBP Wiwin, Kamis (2/4/26).

Ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan serta bijak menyikapi informasi yang belum tentu benar.

“Kepolisian akan terus melakukan patroli dan pengawasan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Polres Madiun Kota Polda Jatim juga mengingatkan masyarakat untuk memperoleh informasi dari sumber resmi serta tidak menyebarkan kabar yang belum tentu kebenarannya.

“Kami harap masyarakat lebih bijak dalam menanggapi informasi dan tidak menyebarkan kabar yang belum tentu benar,” tutur AKBP Wiwin.

Hingga saat ini, kondisi di seluruh SPBU wilayah Kecamatan Manguharjo terpantau aman, lancar, dan terkendali.(*).

Apel Pagi Pertama Pemkot Cimahi Dilanjutkan Acara Halal Bihalal

Cimahi,Kamis(03/04/2026)
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi melaksanakan kegiatan Apel Pagi yang di rangkai acara halal bihalal pasca Hari Raya IdulFitri dengan suasana sederhana namun penuh makna, Senin (30/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh pimpinan daerah bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bentuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan setelah menjalani ibadah puasa.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana dalam keterangannya menyampaikan bahwa halalbihalal ini menjadi momentum penting untuk membangun kembali semangat kebersamaan antara pimpinan dan seluruh ASN.

“Yang terpenting adalah makna dari kegiatan ini, yakni saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idulfitri,”ungkapnya.

Walikota Cimahi juga mengungkapkan rasa syukur atas tingkat kehadiran ASN yang sangat tinggi. Setelah masa libur dan cuti bersama, hampir seluruh ASN telah kembali aktif bekerja.

“Alhamdulillah, tingkat kehadiran mencapai sekitar 99 persen. Ini menunjukkan bahwa ASN Kota Cimahi tetap disiplin dan siap kembali memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terangnya.

Menurut Ngatiyana,kedisiplinan tersebut menjadi cerminan komitmen bersama dalam menjaga kualitas pelayanan publik.

Ia menegaskan bahwa semangat baru pasca Lebaran harus menjadi energi positif untuk meningkatkan kinerja di semua sektor.

Selain itu, seluruh perangkat daerah juga telah diperintahkan untuk kembali turun ke lapangan guna memantau berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kondisi pasar dan perkembangan lingkungan.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.

Memasuki triwulan kedua tahun 2026, Pemerintah Kota Cimahi juga mulai menggenjot pelaksanaan berbagai program kerja.

Sejumlah agenda penting seperti penyelesaian laporan tahunan, termasuk LPPD, hingga percepatan pekerjaan lapangan menjadi fokus utama.

Tak hanya itu, pemerintah juga akan segera meluncurkan program strategis daerah, salah satunya Program PPM yang masuk dalam daftar prioritas.

Program ini akan diawasi secara ketat, termasuk melibatkan aparat penegak hukum, guna mencegah potensi penyimpangan.

Terkait kebijakan Work From Anywhere (WFA), pemerintah daerah memastikan akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat. Namun, penerapannya akan disesuaikan dengan kondisi daerah.

“Kami memilih hari Rabu sebagai jadwal WFA agar tidak menimbulkan efek hari kejepit atau potensi perpanjangan libur,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Cimahi optimistis kinerja ASN tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.

Momentum Idulfitri pun diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Achmad Syafei

Sidang Paripurna LKPJ 2025 Dibuka, DPRD Cimahi Bahas Pertanggungjawaban Anggaran Eksekutif

Cimahi,Kamis(03/04/2026)
Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widiatmoko, resmi membuka Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Cimahi, Sabtu (28/3/2026).
Rapat penting tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudistira, unsur Forkopimda, jajaran OPD, camat, serta lurah se-Kota Cimahi. Dari total 45 anggota DPRD, sebanyak 33 anggota tercatat hadir, sehingga kuorum dinyatakan terpenuhi.

Dalam sambutannya, Wahyu Widiatmoko menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh undangan dan menekankan pentingnya rapat paripurna sebagai bagian dari mekanisme konstitusional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Berdasarkan catatan Sekretariat DPRD, kehadiran anggota telah memenuhi kuorum. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, rapat paripurna hari ini resmi kami buka,” ungkapnya.

Ia juga mengawali sambutan dengan ucapan syukur serta menyampaikan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh peserta rapat.

“Mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita diterima dan kita dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa pimpinan DPRD telah menerima surat resmi dari Wali Kota Cimahi terkait LKPJ Tahun Anggaran 2025 beserta dokumen pendukungnya.

Penyampaian LKPJ ini mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019.

“Pada rapat paripurna hari ini, Wali Kota yang diwakili Wakil Wali Kota Cimahi akan menyampaikan penjelasan LKPJ Tahun Anggaran 2025,”imbuhnya.

Usai rapat, Wahyu kepada awak media mengungkapkan bahwa DPRD akan segera menindaklanjuti dokumen LKPJ melalui pembahasan di tingkat komisi bersama kepala perangkat daerah.

“Kami sudah menerima surat beserta lampirannya. Selanjutnya akan dibahas oleh komisi bersama dinas terkait, lalu dibentuk panitia khusus (pansus),” katanya.

Ia menambahkan, DPRD belum dapat memberikan penilaian secara rinci terhadap isi LKPJ karena masih dalam tahap awal kajian.

“Belum bisa kami sampaikan secara detail, karena dokumennya masih akan dipelajari lebih lanjut,”tandasnya.

Achmad Syafei

Pemkot Cimahi Umumkan WFH ASN Kota Cimahi

Cimahi,Kamis(03/05/2026)
Pemerintah Kota Cimahi resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Kebijakan ini mulai diberlakukan sebagai bagian dari transformasi budaya kerja di lingkungan pemerintahan daerah yang lebih adaptif, efisien, dan berbasis teknologi.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa penerapan WFH bukan sekadar perubahan lokasi kerja, melainkan langkah strategis dalam memperkuat sistem kerja pemerintahan yang berorientasi pada hasil. “Transformasi ini bertujuan mendorong pola kerja berbasis output, meningkatkan efisiensi sumber daya, serta mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik,” ujarnya.
Kebijakan ini juga sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait penyesuaian sistem kerja ASN yang lebih fleksibel tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tanggal 30 Maret 2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara di Instansi Pemerintah dalam rangka mendukung percepatan Transformasi Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan, dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ tanggal 31 Maret 2026 tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Daerah. Dalam implementasinya, Pemkot Cimahi menetapkan proporsi maksimal 75 % pegawai menjalankan WFH dan 25 % tetap bekerja dari kantor (WFO) setiap hari Jumat. Pengaturan tersebut disesuaikan oleh masing-masing perangkat daerah dengan mempertimbangkan kebutuhan layanan.
kebijakan WFH tidak berlaku bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Jabatan Administrator (Eselon III), mereka tetap diwajibkan hadir di kantor guna memastikan fungsi koordinasi dan pengambilan keputusan berjalan optimal. Hal yang sama juga berlaku bagi para camat dan lurah sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan di wilayah.
Untuk unit layanan publik langsung seperti rumah sakit daerah (RSUD), puskesmas, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) khususnya layanan kebersihan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) termasuk Mal Pelayanan Publik (MPP), Badan Pendapatan Daerah (Bappenda), Dinas Perhubungan, hingga satuan pendidikan tetap menjalankan pelayanan secara langsung. Kendati demikian, pengaturan teknis pelaksanaan WFH pada unit layanan publik tetap dimungkinkan secara terbatas, sepanjang tidak mengganggu kualitas dan kontinuitas pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota menegaskan bahwa penerapan WFH tidak boleh mengganggu jalannya pelayanan publik. “Pelayanan publik harus tetap berjalan optimal. WFH tidak boleh menurunkan kualitas layanan,” tegasnya.
Selain aspek pelayanan, kebijakan ini juga diarahkan untuk mendukung efisiensi energi dan pengurangan polusi. Pemerintah kota mendorong pembatasan penggunaan kendaraan dinas berbahan bakar fosil serta mengajak ASN beralih ke transportasi umum, kendaraan listrik, sepeda, atau berjalan kaki jika memungkinkan. Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan emisi serta penghematan anggaran operasional.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Cimahi menerapkan sistem pengawasan yang ketat melalui presensi digital. ASN yang menjalankan WFH wajib melakukan absensi dari lokasi domisili yang telah terdaftar dalam sistem. Jam kerja tetap mengacu pada ketentuan nasional, dan pelanggaran terhadap kewajiban presensi akan dikenakan sanksi disiplin sesuai peraturan yang berlaku.Pemkot Cimahi akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap kebijakan ini. Laporan pelaksanaan dari masing-masing perangkat daerah akan menjadi dasar penilaian efektivitas WFH, baik dari sisi penghematan anggaran, efisiensi energi, maupun kualitas pelayanan publik.
“Evaluasi akan dilakukan setiap dua bulan. Kami ingin memastikan kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat, tidak hanya bagi ASN, tetapi juga bagi masyarakat secara luas,” tutup Ngatiyana.
Dengan penerapan WFH ini, Pemerintah Kota Cimahi berharap dapat menciptakan budaya kerja yang lebih modern, fleksibel, dan responsif terhadap perkembangan zaman, tanpa mengabaikan tanggung jawab utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Achmad Syafei