Home Blog Page 62

Polres Lumajang dan Pemda Bersihkan Pantai Bambang Wujudkan Lingkungan Asri

LUMAJANG — Dalam upaya mendukung Gerakan Nasional Indonesia Asri, jajaran Polres Lumajang Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan kerja bakti atau kurvei di kawasan Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kamis (2/3/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong pelaksanaan kerja bakti serentak sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Sejak pagi, personel Polres Lumajang Polda Jatim bersama instansi lintas sektor dan masyarakat setempat tampak bahu-membahu membersihkan sampah di sepanjang pesisir pantai.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia Asri, tetapi juga sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di kawasan wisata seperti Pantai Bambang,” ungkap AKBP Alex yang turut hadir pada kegiatan tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dengan Instansi lintas sektor termasuk pemerintah daerah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong seperti ini, kita harapkan lingkungan tetap terjaga dan dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menegaskan bahwa kerja bakti ini menjadi contoh nyata kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan, khususnya kawasan wisata.

“Ini adalah bentuk nyata kita memberikan contoh kepada masyarakat bahwa lingkungan yang bersih, tempat wisata yang bersih, akan menghadirkan kenyamanan dan semangat bagi semua,” ujarnya di lokasi.

Ia menambahkan, pasca libur Lebaran dan tingginya curah hujan menyebabkan banyak sampah terbawa ke area pantai.

Oleh karena itu, sinergi semua pihak dinilai penting untuk mengembalikan kebersihan kawasan tersebut.

“Pantai kita harus bersih agar masyarakat merasa nyaman saat berkunjung. Wisata pantai di Lumajang ini sangat diminati, sehingga kebersihan menjadi faktor utama dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata,” jelasnya.

Menurutnya, lingkungan yang bersih tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik wisata serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi budaya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan, khususnya di kawasan wisata unggulan Kabupaten Lumajang. (*(

Kasat Samapta Polres Ogan Ilir Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla, Perintahkan Cek Peralatan dan Himbau Larangan Pembakaran Lahan

Ogan Ilir, gempurnews.com – Kasat Samapta Polres Ogan Ilir memberikan penekanan dan atensi khusus kepada seluruh jajaran personel Samapta dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi seiring kondisi cuaca panas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis, 02 April 2026, sekira pukul 08.00 WIB, pada saat pelaksanaan apel fungsi di Polres Ogan Ilir.

Dalam arahannya, Kasat Samapta menegaskan agar seluruh personel segera melakukan pengecekan ulang terhadap peralatan khusus penanggulangan karhutla, seperti mesin pompa air, selang, nozzle, serta perlengkapan pendukung lainnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi baik, siap pakai, dan dapat digunakan secara maksimal saat terjadi kebakaran.

Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk melakukan perawatan rutin, memastikan ketersediaan bahan bakar, serta menyiapkan sumber air sebagai langkah antisipasi dini. Kesiapan personel dan sarana prasarana dinilai menjadi faktor utama dalam mempercepat penanganan karhutla di lapangan.

Kasat Samapta juga mengingatkan agar seluruh jajaran meningkatkan patroli serta deteksi dini di wilayah rawan karhutla. Di samping itu, personel diminta untuk membangun komunikasi yang baik dan intens dengan instansi pemerintah terkait di Kabupaten Ogan Ilir guna memperkuat sinergitas dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla secara terpadu.

Tak lupa, jajaran juga dihimbau untuk aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan melakukan pembakaran lahan, baik untuk keperluan perkebunan maupun pertanian. Edukasi ini penting guna menekan potensi kebakaran yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas masyarakat.

Dengan adanya arahan tersebut, diharapkan seluruh personel Samapta Polres Ogan Ilir dapat bertindak cepat, sigap, dan profesional dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla, sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Kapolres Pasuruan Sidak Cek Kehadiran Anggota Pasca Lebaran, Nihil Ketidakhadiran

PASURUAN – Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, memastikan kesiapan seluruh personel pasca libur Hari Raya Idul Fitri melalui pengecekan langsung yang dilaksanakan di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pasuruan, Kamis (2/4/2026).

Pengecekan tersebut dilakukan usai pelaksanaan cuti bersama yang telah dibagi menjadi dua regu secara bergantian selama tiga hari. Hasilnya, seluruh personel dinyatakan hadir dan siap kembali menjalankan tugas.

“Setelah pelaksanaan cuti bersama yang dibagi menjadi dua regu, hari ini kita pastikan seluruh anggota sudah kembali dan siap melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujar Kapolres.

Ia menyebut, tidak ditemukan adanya personel yang mangkir dalam pelaksanaan tugas. Kondisi tersebut menunjukkan kedisiplinan anggota Polres Pasuruan tetap terjaga meski usai menjalani masa libur panjang.

“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan tidak ada anggota yang tidak hadir. Ini menjadi bukti bahwa komitmen dan disiplin personel tetap terjaga,” tambahnya.

Selain melakukan pengecekan, Kapolres juga memberikan arahan kepada seluruh anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme, kewaspadaan, serta integritas dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Ia menekankan pentingnya menjaga sikap, penampilan, dan etika saat bertugas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita harus terus meningkatkan kinerja, menjaga soliditas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga nama baik institusi Polri,” tegasnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan halal bihalal sebagai upaya mempererat silaturahmi antara pimpinan dan seluruh personel pasca Idul Fitri. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan dan keharmonisan di lingkungan kerja.

Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas internal, meningkatkan kedisiplinan, serta memastikan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi tugas-tugas kepolisian ke depan.

“DPRD Kota Probolinggo Soroti Serapan Anggaran PUPR yang Rendah, Perizinan Jadi Fokus Utama”

PROBOLINGGO,
Rapat kerja antara Komisi III DPRD Kota Probolinggo dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengungkap sejumlah catatan penting terkait rendahnya serapan anggaran serta kendala dalam pelayanan perizinan bangunan, khususnya Sertifikat Laik Fungsi (SLF). 01/04.

Anggota Komisi III, Eko Wahyu, secara tegas mempertanyakan rendahnya realisasi anggaran di beberapa sektor. Salah satunya pada bidang tata ruang yang hanya terserap sekitar 39 persen. Ia juga menyoroti pola berulang setiap tahun terhadap kegiatan mediasi yang dinilai tidak optimal dalam penyerapannya.

“Setiap tahun anggaran mediasi ini selalu tidak maksimal terserap. Padahal nilainya cukup besar. Ini perlu evaluasi serius,” tegasnya dalam forum rapat.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR menjelaskan bahwa rendahnya serapan anggaran, khususnya pada Dana Alokasi Khusus (DAK) sanitasi, bukan disebabkan oleh kegagalan pelaksanaan fisik. Justru, seluruh kegiatan telah terealisasi di lapangan.

Menurutnya, selisih anggaran terjadi karena efisiensi pada proses e-purchasing pengadaan tangki septik. Harga penawaran yang lebih rendah dari pagu anggaran menyebabkan sisa dana tidak terserap secara penuh.

“Secara fisik pekerjaan selesai, hanya saja ada efisiensi harga dari proses pengadaan,” jelasnya.

Selain itu, rendahnya realisasi anggaran yang tercatat sekitar 41 persen pada program penyelenggaraan gedung juga dipengaruhi oleh adanya proyek pembangunan yang mengalami putus kontrak. Kondisi ini berdampak langsung pada capaian serapan anggaran, meskipun secara nomenklatur program tetap tercatat dalam kategori pelayanan perizinan seperti IMB dan SLF dalam sistem SIPD.

Di sisi lain, persoalan pelayanan perizinan bangunan juga menjadi sorotan. PUPR mengakui adanya sejumlah kendala yang menyebabkan proses penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan SLF kerap dikeluhkan masyarakat.

Beberapa faktor utama yang menjadi hambatan antara lain:

Lahan yang beririsan dengan Lahan Sawah Dilindungi (LSD), sehingga membutuhkan proses tambahan di tingkat pusat sebelum dapat diproses lebih lanjut.

Penggunaan jasa konsultan oleh pemohon yang tidak responsif dalam melakukan revisi dokumen.

Kelalaian pemohon dalam memantau proses pengajuan melalui sistem.

Kendala teknis pada sistem digital SIMBG yang masih belum sepenuhnya stabil.

PUPR juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi internal, termasuk memberikan teguran kepada pihak-pihak yang tidak menjalankan proses sesuai ketentuan.

Rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk mendorong perbaikan tata kelola anggaran dan pelayanan publik di Kota Probolinggo. DPRD menekankan perlunya peningkatan transparansi, efektivitas program, serta penguatan sistem digital agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan akuntabel.

Dengan adanya evaluasi terbuka ini, diharapkan ke depan tidak hanya serapan anggaran yang meningkat, tetapi juga kualitas pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Lebaran Ketupat: Lokasi Pantai Bambang di Lumajang Dibanjiri Wisatawan

LUMAJANG – 7 hari setelah lebaran ketupat idul Fitri, pantai Bambang Desa Bago Kecamatan Pasirian, benar benar dimanfaatkan untuk berwisata pada Sabtu (28/3/2026).

Tidak hanya pantai Bambang, lokasi destinasi wisata pantai mulai dari pantai Mbah Drazit, Watu Pecak, Pantai Godek dan pantai Bambang, dipenuhi pengunjung, dimana semua mempunyai ciri khas tersendiri sehingga masyarakat bisa memilih yang mana akan dikunjungi karena semua cukup indah dan patut untuk dikunjungi.

Satunar warga desa Candipuro saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa pantai Bambang ini memiliki ciri Khas tersendiri, disamping banyak batu warna warna dalam bentuk ukuran bisa diambil untuk hiasan.

“Katanya ada muara lahar dari gunung semeru dan kalau saya berendam di sekitarnya, Alhamdulillah penyakit gatal gatal saya hilang, tapi semua tergantung sugesti nya masing masing dan tetap berdoa kepada yang kuasa, kita hanya bisa mencoba,” tandasnya.

Masyarakat yang hadir dipantai Bambang di suguhi hiburan dengan artis lokal, serta terlihat tata parkir cukup rapi, sehingga warga yang datang tidak kesulitan, itu semua merupakan pelayanan yang terbaik dari panitia dan semua pihak yang terlibat.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang Wahyudi Ekanata, ST. Bahwa destinasi wisata pantai Bambang merupakan lokasi yang strategis dan kondisi jalan cukup baik, itu bisa memberikan alternatif pilihan masyarakat untuk berkumpul bersama saudara di pantai Bambang yang ombak dan bermacam macam batu hias dalam berbagai ukuran bisa menjadi oleh oleh dari pantai ini.

“Terimakasih kepada semua pihak mulai dari jajaran Polsek,Koramil, perangkat desa dan pihak pihak terkait yang selalu mendukung dan memberikan waktu untuk menciptakan kawasan pantai yang aman,” tindasnya.

Jamil warga sekitar yang sehari hari berjualan bakso mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, panitia dan kepala desa, tahun kemarin saya berjualan disini dan Alhamdulillah tahun ini masih tetap, karena pengunjung cukup banyak sehingga kami merasa terbantukan dengan berjualan di sini.

“Ombak dan pemandangan cukup Indah, rugi kalau tidak kesini, dan besok hari Minggu jelas warga akan datang berbondong-bondong datang, saya tunggu Yach,” tuturnya. (Bambang)

Polres Kediri Berhasil Amankan Tersangka Peracik Mercon Yang Meledak pada Malam Takbir

0

Kediri– Kasus ledakan yang terjadi di pekarangan kebun bambu Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, akhirnya berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Kediri Polda Jatim.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (20/3/2026) tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka berat.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Kasatreskrim Polres Kediri AKP Joshua P. Krisnawan, S.Tr.K., S.I.K., M.Sc. menjelaskan, pengungkapan kasus dilakukan setelah serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi.

“Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan diketahui bahan peledak atau mercon tersebut dibeli dan diracik oleh tersangka,” ujar AKP Joshua.

Ledakan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di pekarangan kebun bambu milik warga. Saksi mendengar ledakan keras disusul beberapa ledakan kecil, lalu menemukan salah satu korban dalam kondisi luka berat sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka bakar serius, termasuk dua korban yang mengalami trauma amputasi pada bagian tangan dan kaki. Ketiganya sempat mendapatkan penanganan medis di RS HVA Tulungrejo Pare.

AKP Joshua menambahkan, setelah kejadian, tersangka sempat membantu membawa korban ke rumah sakit, namun kemudian melarikan diri. Petugas lalu melakukan pelacakan hingga akhirnya mengetahui keberadaan tersangka.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka MNB (22) berhasil diamankan pada Selasa (31/3/2026) dini hari di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” jelas Beliau.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui membeli bahan petasan secara daring dan meraciknya bersama para korban sebelum terjadi ledakan. Saat pengisian bahan ke dalam selongsong, tersangka sempat meninggalkan lokasi, kemudian ledakan terjadi tidak lama setelahnya.

Petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, meliputi mercon aktif, selongsong petasan, sumbu, bubuk mercon, pipa paralon, dan peralatan yang diduga digunakan untuk meracik bahan peledak. Dua unit telepon genggam yang diduga terkait pembelian bahan juga turut diamankan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat atau meracik bahan peledak secara mandiri karena sangat berbahaya dan dapat menimbulkan korban jiwa,” tegas AKP Joshua.

Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan bahwa penggunaan bahan peledak secara ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Soroti Ruang Belajar Di TK Sultan Agung, Wabup Sidoarjo Juga Berikan Sentuhan Kepedulian Kepada Anak Anak.

Sidoarjo | Gempurnews – Gembiranya tawa polos anak-anak menggema di halaman TK Dharma Wanita Persatuan Sultan Agung, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (1/4/2026). Keceriaan itu semakin lengkap saat Wakil Bupati Mimik Idayana hadir langsung menyapa mereka dengan penuh kehangatan.
Dengan senyum ramah, Mimik menyapa satu per satu siswa yang tampak antusias. Tangan-tangan kecil terulur menerima bingkisan sederhana, namun penuh makna. Bagi anak-anak itu, kehadiran seorang pemimpin bukan sekadar kunjungan resmi, melainkan momen bahagia yang akan mereka kenang.
Di tengah suasana hangat tersebut, Mimik juga menyempatkan diri menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada para guru. Ia mengungkapkan rasa hormatnya atas pengabdian para pendidik yang dengan sabar menanamkan nilai dan membentuk karakter generasi penerus sejak usia dini.
Namun, di balik tawa yang menghangatkan hati, terselip keprihatinan yang tak bisa diabaikan. Saat meninjau ruang kelas di TK Sultan Agung, Mimik menemukan kondisi plafon yang mulai rapuh. Sebuah kenyataan yang mengingatkan bahwa di tempat anak-anak belajar dan bermimpi, keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Temuan tersebut menjadi alarm bagi semua pihak. Ruang belajar seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman, bukan menyimpan potensi risiko. Anak-anak yang setiap hari datang dengan semangat, berhak mendapatkan lingkungan yang melindungi mereka sepenuhnya.
Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Dengan jumlah 44 siswa dan tiga tenaga pendidik, mereka terus berupaya memberikan pendidikan terbaik, meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa dimulai dari ruang-ruang kecil seperti taman kanak-kanak. Di sanalah mimpi anak-anak tumbuh, dan di sanalah pula tanggung jawab bersama diuji—untuk memastikan setiap anak belajar dalam rasa aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.(Yl)

Pangdam IV/Diponegoro Resmikan Jembatan Gantung Bantaragung di Pemalang, Perkuat Akses dan Konektivitas Warga

GempurNews | Pemalang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, S.E., M.Han., meresmikan Jembatan Gantung Bantaragung yang menghubungkan Dusun Bantaragung, Desa Sokawati, Kecamatan Ampelgading dengan Dusun Kalilanang, Desa Payung, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026).

Pembangunan jembatan gantung Bantaragung ini merupakan hasil kerja sama antara Kodam IV/Diponegoro dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sebelumnya menghadapi keterbatasan akses penghubung antarwilayah.

Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro di wilayah Kodim 0711/Pemalang, sekaligus wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Setibanya di lokasi kegiatan di Dusun Kalilanang, Desa Payung, Pangdam didampingi Kepala BBPJN Jawa Tengah–DIY Muhammad Ikbal Tamher, S.T., M.T., disambut oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Lukman Hakim, M.Han., Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., serta Bupati Pemalang Anom Widyantoro bersama jajaran Forkopimda, para perwira staf, Danramil, kepala desa, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widyantoro menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pangdam IV/Diponegoro beserta jajaran TNI atas kontribusi nyata dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari TNI, termasuk dukungan material seperti aramco dan jembatan bailey yang sangat membantu penanganan bencana banjir di wilayah Kabupaten Pemalang. Ke depan, kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan TNI terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin Darojat, SE., M. Han., menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari program strategis nasional untuk membuka keterisolasian wilayah.

“Program pembangunan jembatan gantung ini merupakan program dari Presiden Republik Indonesia yang bertujuan memberikan akses bagi masyarakat, khususnya di daerah terisolir, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih mudah, aman, dan lancar,” ungkapnya.

Pangdam juga menambahkan, pembangunan infrastruktur serupa akan terus dilaksanakan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Pemalang, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemudahan akses transportasi.

Rangkaian kegiatan peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Pangdam IV/Diponegoro, dilanjutkan pemotongan tumpeng bersama Danrem 071/Wijayakusuma dan Forkopimda Kabupaten Pemalang. Selanjutnya, Pangdam bersama rombongan meninjau langsung kondisi jembatan gantung yang telah selesai dibangun.

Keberadaan Jembatan Gantung Bantaragung diharapkan menjadi sarana vital yang mampu menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas masyarakat sehari-hari. Jembatan ini sekaligus mempererat konektivitas antarwilayah, khususnya antara Kecamatan Ampelgading dan Kecamatan Bodeh, sehingga membuka peluang baru bagi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Pemalang.

(yn26)

Halal Bi Halal Perumda Tirta Mulia Pemalang : Sarana Memperkuat Kekompakan Antar Pegawai Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat

GempurNews | Pemalang – Momentum halalbihalal dimanfaatkan Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mulia Kabupaten Pemalang untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan sinergi kerja. Kegiatan tersebut digelar di halaman kantor PDAM Tirta Mulia, Rabu (1/4/2026), dan dihadiri Bupati Pemalang beserta jajaran pemerintah daerah.

Direktur Teknik PDAM Tirta Mulia, Djulianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Lebaran, tetapi juga sarana memperkuat kekompakan antarpegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan kerja yang solid dan komunikasi yang baik, baik di lingkungan internal maupun dengan berbagai pihak di luar instansi, sangat penting untuk mendukung peningkatan pelayanan air bersih di Kabupaten Pemalang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi dan kekompakan dalam bekerja serta dalam membangun komunikasi, baik di lingkungan kantor maupun dengan masyarakat dan instansi lainnya. Hal tersebut tentu berdampak pada peningkatan pelayanan air bersih bagi masyarakat Pemalang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang hadir didampingi Ketua TP PKK Noor Faizah Maenofie serta sejumlah pejabat daerah, berharap PDAM Tirta Mulia terus berkembang menjadi perusahaan daerah yang maju dan berdaya saing.

Ia mendorong agar PDAM mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas jangkauan distribusi air bersih bagi masyarakat.
“Harapannya PDAM Tirta Mulia bisa menjadi perusahaan daerah yang semakin kuat, tidak hanya di tingkat Jawa Tengah tetapi juga mampu bersaing secara nasional,” kata Anom.

Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan daerah salah satunya dapat dilihat dari luasnya cakupan pelayanan kepada masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang terlayani dengan baik, maka kinerja perusahaan pun akan semakin optimal.

Ia mengajak seluruh jajaran PDAM Tirta Mulia untuk terus bekerja dengan semangat dan meningkatkan kualitas pelayanan sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pemerintah daerah.

“Jika pelayanan semakin baik, tentu pendapatan perusahaan juga akan meningkat. Itu menjadi indikator keberhasilan sebuah BUMD yang dikelola oleh pemerintah daerah,” pungkasnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah XII : Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Untuk Peningkatan Kualitas SDM

Gempurnews | Pemalang – Sebelumnya muncul isu yang menyatakan bahwa Pemerintah akan menerapkan skema sekolah daring untuk menghemat komsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan pasokan energi global akibat konflik geopolitik di Timu Tengah, dan wacana ini sempat beredar di tengah masyarakat mengenai sistem pembelajaran daring mulai April 2026.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Wilayah XII melalui Kasi SMA / SLB, Lebdo Wiharso memastikan tidak ada pembelajaran secara Daring sebagai dampak kebijakan Pemerintah dalam penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM), Pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa dengan pertimbangan akademik, pernyataan ini disampaikan di ruang kerjanya. Rabu ( 1/4/26).

Kasi SMA / SLB Lebdo Wiharso juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM) khususnya di bidang Pendidikan. Ia juga menyampaikan proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learing loss, oleh karena itu pembelajaran siswa harus tetap di jalankan dengan tatap muka seperti biasa. “tegas Lebdo Wiharso.

Cabang Dinas Pendidikan Jawa Tengah Wilayah XII untuk kebijakan Work From Home ( WFH) atau berkerja dari rumah, untuk para ASN yang rencananya akan di berlakukan setiap hari Jumat dalam rangka menjaga efektivitas kerja sekaligus mendorong efesiensi bahan bakar minyak ( BBM) dan keputusan tersebut masih menunggu surat edaran resmi dari Pemprov Jateng.

WFH bukan berarti libur tetapi seluruh ASN wajib melaksanakan tugas sesuai perannya masing masing untuk melakukan presensi secara komitmen serta melaporkan hasil kinerjanya sebagai bentuk akuntabilitas kerjannya. “tambahnya.

(yn26)