Home Blog Page 84

Cegah LPG Langka, Wabup Banyuwangi Sidak Agen – Pangkalan

Gempurnews.com | Banyuwangi – Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono melakukan sidak ke sejumlah agen dan pangkalan gas elpiji subsidi untuk mengecek ketersediaannya menjelang Idul Fitri. Sidak dilakukan bersama PT. Pertamina (Persero), tim TPID, dan BPS.

“Tim ini turun untuk memastikan tidak ada kelangkaan Elpiji, khususnya yang subsidi, menjelang Idul Fitri,” kata Mujiono saat meninjau agen di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi Kamis (12/3/2026).

Peninjauan dimulai dari agen elpiji PT Pelangi Migas Abadi, di Desa Lemahbang Dewo, Rogojampi. Selanjutnya, tim juga meninjau pangkalan elpiji di sejumlah tempat.

Dari hasil pemantauan, stok elpiji 3 kilogram (tabung melon) di Banyuwangi dinyatakan aman dan mengimbau masyarakat tidak panik.

“Dari Pertamina dan agen menyampaikan stok aman. Sudah dialokasikan sesuai kebutuhan, bahkan Pertamina siap menambah kuota untuk Banyuwangi 250 persen. Jadi masyarakat jangan panik,” kata Mujiono.

Sales Branch Manager Malang VI Gas Pertamina Patra Niaga, M. Salman al Farisi menjelaskan Pertamina akan menambah kuota elpiji subsidi hingga 250 persen. Pengiriman ke agen akan dilakukan setiap hari.

“Untuk hari biasa kuota Banyuwangi sebesar 63.500 tabung/hari. Mulai hari Minggu besok kuota akan kami tambah, 250 persen, dan pengiriman siap dilakukan tiap hari,” kata Salman.

Harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram di Banyuwangi sebesar Rp18.000 per tabung.

Salman memperkirakan konsumsi masyarakat meningkat signifikan pada akhir pekan ini seiring dengan arus mudik.

“Sudah mulai ada peningkatan konsumsi untuk elpiji subsidi mauoun non subsidi, trennya mulai naik. Untuk itu kami tambah kuota,” kata Salman.

Sementara itu, Direktur PT Pelangi Migas Abadi, Johan Sucipto menjelaskan bahwa pihaknya siap melakukan distribusi setiap hari untuk mengantisipasi kelangkaan di tingkat pangkalan.

“Setiap hari kami menyalurkan 2.800 tabung menggunakan lima truk. Mulai pekan depan akan ada tambahan kuota dari Pertamina. Hari Minggu kami tetap kirim,” jelas Johan. (*)

Pastikan Mudik Aman dan Lancar, Polres Kediri Kota Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026

Kediri Kota – Polres Kediri Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Semeru 2026” sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/3/2026) pagi di halaman Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat Nomor 15 Kota Kediri.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., serta Komandan Kodim 0809 Kediri yang diwakili Mayor Infanteri Ngatari selaku Perwira Penghubung Kodim 0809/Kediri.

Selain itu, turut hadir Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri yang diwakili Kasi Pidum Dody Novalita, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Kota Kediri Khairul, S.H., M.H., Komandan Brigif Mekanis 16/Wira Yudha Kediri Inf Mohamad Sujoko, M.Han., Komandan Yonif Mekanis 521/Dharma Yudha Kediri Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., serta sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Wali Kota Kediri yang didampingi Kapolres Kediri Kota dan perwakilan Kodim 0809 Kediri. Sementara itu, Komandan Apel dijabat oleh Iptu Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K., dengan Perwira Apel Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan perwira apel kepada pimpinan apel, dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Polri, pemeriksaan pasukan, serta penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Semeru 2026 kepada perwakilan personel.

Dalam amanatnya, pimpinan apel menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.

Operasi Ketupat Semeru 2026 akan berlangsung selama 14 hari dengan fokus pada pengamanan arus lalu lintas, pelayanan masyarakat, serta pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Idul Fitri.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pengamanan.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel dan sarana pendukung benar-benar siap di lapangan sehingga pelaksanaan pengamanan Lebaran dapat berjalan optimal,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama masa mudik.

Selain itu, operasi juga akan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat, sosialisasi keselamatan berlalu lintas, serta pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum.

Sementara itu, pendekatan represif juga tetap dilakukan secara humanis terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti kendaraan over dimension over loading (ODOL), penggunaan knalpot brong, hingga pelanggaran melawan arus.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh ratusan personel dari berbagai unsur, di antaranya personel Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri, Brigif Mekanis 16/WY, Yonif Mekanis 521/DY, Brimob Polda Jatim, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, Senkom Mitra Polri, RAPI Kota Kediri, hingga Saka Bhayangkara.

Selain personel, sejumlah kendaraan operasional juga turut disiagakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya kendaraan patroli Polri, kendaraan operasional TNI, sepeda motor patroli, ambulans dari Dinas Kesehatan dan Dokkes Polri, hingga kendaraan operasional dari BPBD dan instansi terkait lainnya.

Setelah pelaksanaan apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan serta kendaraan operasional oleh unsur Forkopimda sebagai bentuk pengecekan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi apel terpantau berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah Kota Kediri bersama Polres Kediri Kota berharap melalui operasi terpadu ini, masyarakat dapat menjalankan mudik Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar.

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026 untuk Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Ogan Ilir Sumsel, gempurnews.com – Polres Ogan Ilir melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026) sore di Lapangan Apel Mapolres Ogan Ilir.

Kegiatan apel dipimpin oleh Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani, S.H., M.H., bersama Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., M.H., dengan Komandan Apel IPDA Gandhi Prianata, S.H. Apel tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan TNI, Kejaksaan, Dishub, Satpol PP, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Jasa Raharja, FKUB, serta para pejabat utama Polres Ogan Ilir dan Kapolsek jajaran.

Apel Gelar Pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 guna memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Ogan Ilir menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai wujud kesiapan seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran tahun 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, sinergi antara Polri, TNI serta instansi terkait sangat penting dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik maupun arus balik.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder lainnya. Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti tempat ibadah, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, serta jalur-jalur utama arus mudik.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo menyampaikan bahwa Polres Ogan Ilir bersama seluruh unsur terkait siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

“Kami mengajak seluruh personel yang terlibat untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Senkom, serta unsur lainnya. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta berakhir pada pukul 16.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif.

Dengan dilaksanakannya apel ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Kabupaten Ogan Ilir dapat berjalan optimal sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Humas Polres Ogan Ilir

MOH.SANGKUT

Sinergi Sibat dan Pemdes Kepanjen, dan Komunitas Macan Tutul Bagikan Ratusan Takjil

Jember, GempurNews – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh kolaborasi lintas elemen di Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember. Pada Kamis (12/3/2026), Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Desa Kepanjen bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Kepanjen dan grup senam Macan Tutul menggelar aksi sosial pembagian ratusan paket takjil bagi warga.

Sebanyak 350 bingkisan takjil dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan pengendara yang melintas di depan Kantor Desa Kepanjen. Kegiatan ini bertujuan untuk menebar kebaikan dan mempererat persaudaraan di bulan yang penuh berkah.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sejak acara dimulai. Meski sempat menyebabkan arus lalu lintas sedikit tersendat, suasana tetap berjalan tertib. “Alhamdulillah, antusiasme warga luar biasa. Kondisi di lapangan tetap kondusif meskipun jalanan sempat cukup padat oleh warga yang mengantre,” ujar Dimas Mahendra, salah satu anggota Sibat Kepanjen di lokasi kegiatan.

Ketua Sibat Desa Kepanjen, Haji Muklas, menjelaskan bahwa momen setahun sekali ini bukan sekadar rutinitas berbagi makanan buka puasa, melainkan upaya memperkuat kohesi sosial. “Harapannya, melalui momen ini kita bisa merajut tali silaturahmi antar elemen masyarakat agar terus bersinergi. Apalagi di tengah isu konflik global saat ini, kita harus memulai dari langkah kecil seperti ini di tingkat lokal. Jika tidak dimulai sekarang, tidak akan ada perubahan besar di masa depan,” tegas Haji Muklas.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolektif ini. Menurutnya, keterlibatan Sibat bersama pemerintah desa dan komunitas lokal seperti grup senam Macan Tutul menunjukkan kemandirian dan soliditas masyarakat Kepanjen dalam menjaga kerukunan warga.

Kegiatan yang berlangsung tertib ini diakhiri menjelang waktu berbuka puasa, meninggalkan kesan mendalam bagi warga yang melintas akan pentingnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. (Son)

Wujud Kepedulian, One Heart Community Kepri Gelar Aksi Sosial di Bulan Ramadan

Batam – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi berbagai komunitas motor Honda yang tergabung dalam One Heart Community Kepri untuk menebar kebaikan. Melalui inisiatif mandiri, sejumlah klub motor melaksanakan serangkaian kegiatan sosial guna membantu sesama dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat di Kota Batam.

Aksi kepedulian ini dilakukan oleh berbagai chapter komunitas dengan konsep yang beragam. Komunitas CB150X Adventure Indonesia Chapter Kepri dan Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Batam secara khusus mengunjungi panti asuhan untuk menyalurkan bantuan paket sembako dan santunan. Di sisi lain, Honda ADV Indonesia (HAI) Chapter Batam turun langsung ke jalanan untuk membagikan paket takjil kepada para pengendara dan masyarakat sekitar.

Ketua CB150X Adventure Indonesia Chapter Kepri, Muhammad Syaf, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari keinginan tulus para anggota untuk berbagi kebahagiaan.
“Di bulan suci Ramadan ini, kami mengunjungi sekaligus bertemu dengan adik-adik di panti asuhan untuk memberikan sedikit bantuan berupa paket sembako. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat bagi mereka,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua HPCI Chapter Batam, Hidayat, menyampaikan harapannya agar aksi sosial ini dapat membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
“Di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan bersama adik-adik di panti asuhan. Semoga apa yang kami berikan dapat menjadi berkah dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HAI Chapter Batam, Cahya, menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bukti nyata kepedulian komunitas terhadap lingkungan sosial mereka.
“Kegiatan berbagi ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas Honda tidak hanya sekadar hobi motor, tetapi juga memiliki kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” jelasnya.

Melihat semangat solidaritas yang ditunjukkan oleh klub yang beranggotakan para pengguna setia Honda tersebut, PT Capella Dinamik Nusantara selaku Main Dealer Sepeda Motor Honda Kepulauan Riau memberikan apresiasi tinggi atas kemandirian dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh komunitas.

Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara Kepri, Duri Yanto, menyatakan rasa bangganya terhadap konsistensi komunitas dalam menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari rekan-rekan One Heart Community Kepri. Kami berharap semangat kepedulian ini terus tumbuh sehingga komunitas mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri yang dijunjung tinggi oleh Honda.

“Komunitas bukan hanya sekadar tempat berkumpul dan hobi motor, tetapi telah bertransformasi menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat di Kepulauan Riau. Kami bangga dan akan terus mendukung semangat positif seperti ini agar terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak orang,” tutupnya.(Gokkon)

“Otoritas Ramadhan Berbagi 2026: Media Otoritas Bagikan Santunan ke 40 Anak Yatim”

0

Jakarta – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, Media Otoritas (otoritas.co.id) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Otoritas Ramadhan Berbagi 2026” dengan memberikan santunan dan bingkisan kepada 40 anak yatim serta mengadakan buka puasa bersama. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di Jalan Pondasi No.55, Kelurahan Kayu Putih, Jakarta Timur.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan media, tokoh masyarakat, organisasi, serta para tamu undangan yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial tersebut.

Ketua Panitia, Heri Soelaiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus momentum untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim sekaligus memperkuat kebersamaan antara insan media, masyarakat, serta para mitra yang selama ini mendukung kegiatan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Perusahaan Media Otoritas, Herlina Butarbutar, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadhan berbagi ini merupakan bagian dari komitmen media untuk tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Apresiasi juga disampaikan oleh Pimpinan Redaksi Bhayangkarapos.com, Effendi Nursalim, yang berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga mendapatkan dukungan dari berbagai organisasi. Ketua Umum APIKI, Anto Suroto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan santunan kepada anak yatim merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang perlu terus didorong, khususnya di bulan suci Ramadhan.

Hal senada juga disampaikan oleh Dewan Pembina IPJI, Nasir, yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai langkah positif dalam memperkuat solidaritas antar insan media, organisasi, dan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ahmad Nur Wahid, dilanjutkan dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Sobirin yang mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan dan bingkisan kepada 40 anak yatim, yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama serta buka puasa bersama seluruh tamu undangan.

Melalui kegiatan “Otoritas Ramadhan Berbagi 2026”, diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di momentum bulan suci Ramadhan. ( Rls/Fen )

Operasi Ketupat Semeru 2026 Polda Jatim Siagakan 16.326 Personel

SURABAYA – Polda Jawa Timur (Jatim) resmi melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2026 pascaapel gelar pasukan di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Kamis (12/3/26).

Ditegaskan sebelumnya oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto bahwa operasi ini bukan sekedar mengatur kelancaran lalu lintas arus mudik, melainkan sebuah gelar pelayanan publik,spiritual,sosial dan pemeliharaan kamtibmas yang sifatnya fundamental di tengah masyarakat.

Oleh karenanya Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Semeru 2026 yang akan digelar selama 13 hari (13 – 25 Maret 2026) oleh Polda Jawa Timur beserta satuan wilayah jajarannya tersebut, juga melibatkan TNI dan Instansi terkait serta Mitra Kamtibmas.

Operasi Ketupat Semeru 2026 yang merupakan operasi kemanusiaan ini fokus demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan hingga mudik pada libur lebaran.

“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya usai memimpin Apel Gelar Pasukan di Mapolda Jatim.

Untuk mendukung operasi Ketupat Semeru 2026 ini, Polda Jatim melibatkan 16.326 personel yang terdiri dari 1.190 personel Polda Jatim, 8.419 personel Polres/tabes/ta jajaran,1.313 personel TNI dan 5.404 personel dari instansi terkait beserta Mitra Kamtibmas (Pam Swakarsa).

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.

Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri, sehingga Mudik Aman Keluarga Bahagia bisa terwujud. (*)

Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat Semeru 2026

SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolda Jatim pada Kamis (12/3/2026).

Apel yang digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri dan arus mudik lebaran tersebut akan berlangsung selama 13 hari mulai Jum’at, 13 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026.

Apel dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin diikuti oleh unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang didahului dengan berbagai tahapan perencanaan dan evaluasi dari operasi sebelumnya.

“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan lebih disempurnakan,” kata Irjen Nanang.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan operasi tersebut, Polda Jatim juga telah melaksanakan kegiatan Operasi Pekat Semeru untuk menekan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Kapolda Jatim menuturkan bahwa rangkaian pengamanan tidak hanya fokus pada arus mudik, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran, seperti takbiran, salat Idulfitri, kegiatan halal bihalal, hingga rekreasi keluarga.

“Kita ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya.

Dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim mengerahkan total 16.326 personel gabungan.

Jumlah tersebut terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.

Selain itu, sebanyak 238 pos pengamanan telah disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi, yang terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu guna mengamankan 20.097 titik pengamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.

Selain itu gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi atensi dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penggelaran pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di seluruh Polres jajaran di Jawa Timur, sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dan tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan agar keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap aktivitas selama mudik maupun libur Lebaran,” pungkasnya. (*)

Ditlantas Polda Jatim Gelar Ramadhan Road Safety Wujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia

SIDOARJO – Upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) terutama pada mudik dan balik lebaran, Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim menggelar Ramadhan Road Safety.

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa wilayah selama bulan Ramadhan, yang diisi dengan sosialisasi Kamseltibcar Lantas menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kali ini kegiatan dilaksanakan di Perumahan Kemiri Kabupaten Sidoarjo yang menghadirkan ibu – ibu kelompok PKK setempat.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi melalui Kasubdit Kamsel, AKBP Edith Yuswo Widodo mengatakan Ramadhan Road Safety merupakan bagian dari kegiatan Polantas Menyapa.

AKBP Edith menerangkan tujuan kegiatan tersebut untuk mengajak dan menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

“Melalui pendekatan kepada masyarakat, Ditlantas Polda Jatim ingin mengajak warga untuk membudayakan tertib berlalu lintas,” kata AKBP Edith, Rabu (11/3/26).

Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pula tentang tata tertib dan tata krama bagi setiap pengguna jalan baik yang berkendara maupun berjalan kaki di jalan raya.

“Terlebih ini menjelang mudik, jadi kami ingin mewujudkan Mudik Aman Keluarga Bahagia,”kata AKBP Edith.

Pada kegiatan tersebut Ditlantas Polda Jatim juga memberikan helm dan jas hujan gratis kepada peserta yang hadir. (*)

Siap Amankan Mudik Lebaran, Kapolres Mojokerto Kota Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2026

Kota Mojokerto – Polres Mojokerto Kota mewujudkan komitmennya dalam memberikan keamanan dan kenyamanan pada mudik lebaran 2026 dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2026 di Lapangan Patih Gajah Mada pada Kamis (12/03).

Dipimpin langsung oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H. , dengan memasangkan pita tanda merah operasi menjadi tanda dimulainya Ops Ketupat 2026 yang akan dilaksanakan terhitung pada Jumat (13/03) pukul 00.00 nanti.

Apel ini diikuti personel gabungan TNI Polri dari Denpom V/2 Mojokerto, Kodim 0815 Mojokerto serta Polres Mojokerto Kota. Tak hanya itu, personel dinas terkait, orari, serta PMI Kota Mojokerto juga turut andil sebagai peserta apel.

Dengan menyampaikan arahan dari Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, AKBP Herdiawan menuturkan Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib dan lancar.

Ops Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari hingga Selasa (25/03), Polri telah mempersiapkan beberapa langkah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yaitu dengan pembatasan operasional angkutan barang, penerapan sistem one way, contra flow dan ganjil-genap, penundaan proyek konstruksi, pengaturan penyeberangan laut, serta pengalihfungsian sementara penimbangan kendaraan sebagai tempat istirahat bagi pengguna jalan. Selanjutnya, guna menjaga kelancaran pada jalur penyeberangan, akan diterapkan delaying system, buffer zone dan sistem first come first in.

Selain itu dengan menanggapi situasi global yang berpotensi menjadi kerawanan dalam bidang ekonomi, Polri juga memberikan pengawalan pada stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM. Dengan mapping kerawanan juga akan dilakukan pencegahan tindak kriminalitas kejahatan konvesional, premanisme, balap liar, perkelahian antar kelompok dengan dilakukan patroli rutin yang melibatkan pam swakarsa pada jam rawan.

Polres Mojokerto Kota sendiri mempersiapkan 4 Pos yang terdiri dari 1 Pos Terpadu di Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto, 1 Pos Pelayanan di Simpang Sekarputih Kota Mojokerto, 2 Pos Pengamanan di Exit Tol Gedeg serta Jembatan Utara. Dengan menyediakan personel gabungan yang siap memberikan pelayanan selama 24 jam.

Pada akhir arahannya, AKBP Herdiawan berharap dengan sinergitas yang terjalin mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan liburan maupun mudik lebaran. “keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. tingkatkan soliditas dan sinergisitas bersama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,”. (*)