Putus Mata Rantai Corona, Gugus Tugas Barut Gelar Ratas

488 0

Barito Utara, gempurnews.com – Pemutusan mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Barito Utara, Pemda kembali meminta masyarakat untuk melakukan sosial distancing, hal ini tetap menjadi pilihan pertama demi mencegah penyebaran wabah tersebut.
Dengan melakukan berbagai koordinasi unsur lintas sektoral,dalam pencegahan penyebaran infeksi COVID-19, secara luas di tiap daerah Kabupaten dan kota. Hal ini disampaikan Bupati Barito Utara,sekaligus  pengarah tim gugus tugas, percepatan penanganan Virus Corona di Kabupaten Barito Utara. Dalam rapat terbatas yang dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah dan kepala Perangkat Daerah yang masuk dalam tim yang dimaksud.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara, sangat serius dalam memutuskan mata rantai dan penyebaran Covid-19 di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
Selain sosial distancing,langkah yang diambil Pemerintah yakni melaksanakan penyemprotan disinfektan dirumah-rumah penduduk, kantor-kantor Pemerintah, Puskesmas, Gedung-gedung Sekolah, sarana, fasilitas umum dan seluruh kendaraan bermotor yang masuk maupun keluar dari Barito Utara, di 2 titik pos penjagaan yakni di Bundaran Kandui dan Pelabuhan Dishub di Water Front City Muara Teweh. 
“Posko pencegahan Covid-19 darat, sungai dan udara dinyatakan efektif pada hari ini,Kamis 26 Maret 2020 jam 13.00 WIB,” jelas H. Nadalsyah. 
Dalam rapat terbatas (Ratas) di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, H. Nadalsyah mengungkapkan untuk Posko darat bertempat,di Puskesmas Kandui Kecamatan 
Gunung Timang. Posko sungai bertempat di Pelabuhan Daerah depan Hotel Pasifik serta Pos Udara berada di Bandara Beringin, yang dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Lanjas sesuai kedatangan penerbangan.
Pemerintah juga akan menyurati perusahaan-perusahaan dan jasa travel yang beroperasi di Kabupaten Barito Utara,agar segera membuat Gugus tugas dan melaksanakan protokol pencegahan corona. Seperti penyemprotan kendaraan travel.
Bupati kembali menghimbau, agar masyarakat selalu menyaring terlebih dahulu informasi-informasi, dari media sosial supaya informasi yang diterima adalah benar adanya serta jangan berspekulasi dan membuat pernyataan yang dapat membuat kepanikan warga.
“Hendaknya masyarakat saling menjaga dan mengingatkan dengan cara yang baik,” pinta Bupati. 
Menyikapi kelangkaan masker dan hand sanitizer dimana-mana,Pemerintah Kabupaten Barito Utara tetap selalu berusaha mengkoordinasikannya dengan pihak-pihak terkait. “Mudahan kedepannya, masker sudah dapat ditemui dipasaran,” harapnya.
Pemerintah akan memberlakukan pelabuhan satu pintu, untuk mempermudah tim melakukan pengawasan zona lalu lintas sungai dan penyeberangan.
H. Nadalsyah menegaskan untuk mengantisipasi, penyebaran Covid-19 ke Kabupaten Barito Utara. Salah satunya dengan memperketat pengawasan, di jalur masuk ke”Bumi Iya Mulik Bengkang Turan Barito Utara. (SS)

Related Post