BARITO UTARA — Hubungan antara warga masyarakat Desa Muara Mea dengan PT.Indexim Utama Corporation (PT.IUC) kini semakin erat dan benar-benar rukun serta damai itu indah, yang sebelumnya sempat ada permasalahan mengenai Gunung Peyuyan yang dianggap sakral, dengan fakta kebenaran bahwa kedua belah pihak itu sudah rukun dan berdamai.
Ini pula tergambar didalam foto-foto kegiatan pelaksanaan ritual adat atau yang disebut selamatan, di Rumah Adat Betang Olo Lio yang terlihat penuh keakraban.Pelaksanaan ritual atau selamatan dilakukan oleh warga desa Muara Mea bersama-sama para pihak,hari Sabtu (26/9/20).
Wakil Meneger PT.Indexim Utama, Supri Muyono mengatakan kepada Media ini(29/9/20, bahwa pihaknya sangat menyambut baik perdamaian, yang ditandai dengan dilaksanakannya ritual adat selamatan. Sebelum dilakukan pelepasan hinting pali, dari kain kuning yang dipasang di jalan blok RKT tahun 2020.Kegiatan pelepasan hinting pali kain kuning ini, dihadiri Panih selaku Ketua Adat beserta Rinum, Napoleon, Ungar dan Hariadi selaku Mantir adat Desa Muara Mea.
Juga perwakilan dari pihak PT.Indexim Utama yang menghadiri dalam pelepasan hinting pali tersebut adalah, Ir.Agus Setyo Satmoko selaku Manager Produksi dan Fuat Tahjudin yang juga Mandor Blok.
“Ini tanda dimulainya hubungan baik antara Investor yang ikut membangun desa dan daerah dengan masyarakat Desa Muara Mea,”ujar Supri.
Menurutnya, dengan dilaksanakannya acara ritual adat ini,juga merupakan tanda PT. Indexim Utama bisa kembali melaksanakan kegiatan Skiding blok, secara normal di lokasi blok RKT tahun 2020, sesuai perijinan dan aturan pemerintah yang mengacu kepada BAP Tim KPHP Barito Tengah Kabupaten Barito Utara.
Harapannya, hubungan baik ini dapat terus terjalin baik dengan masyarakat Desa Muara Mea,Kecamatan Gunung Purei.
“Permasalahan yang sudah clear dan disepakati, menjadi hubungan baik sesuai dengan ketentuan kesepakatan perdamaian di Polres Barito Utara,” pungkasnya. (SS).

