Loading Tes Jembatan Kelurahan Melayu Menuju Jingah Muara Teweh

0
11

BARITO UTARA –Loading Tes atau uji coba merupakan proses rangkaian akhir yang dilakukan dalam pekerjaan  pembangunan jembatan. Dimulai dari pelaksanaan perencanaan awal, pengerjaan fisik sampai loading tes atau uji coba jembatan merupakan pekerjaan akhir.

“Dalam loading tes uji coba jembatan ini sekaligus menepis tanggapan bahwa, jembatan ini yang dulunya pedestrian (untuk pejalan kaki) namun sewaktu-waktu bisa digunakan dengan beban berat.Jadi beban rencana sebetulnya adalah 110 ton,”kata Kabid Bina Marga Rody,Sabtu (24/10/20).

Dikatakannya, jembatan ini akan kita lakukan uji coba dengan menggunakan dum truk 13 unit dengan kapasitas muatan 8,5 ton satu unit dum truk, Kegiatan uji coba jembatan ini sudah dilakukan pada hari Rabu 21/10/2020) kemarin dan mudah-mudah hari ini bisa selesai.

Sementara Konsultan PT. Pratama Data Citra Mandiri, Agus Pandawa, menjelaskan bahwa pengujian bertujuan untuk memastikan bahwa, kontruksi jembatan Muara Teweh-Jingah ini apakah sesuai dengan design. Hasil pengujian menjadi benchmark untuk modal dalam maintenance. 

“Loading test dibagi dalam 3(tiga)uji coba,yakni Uji Dinamis pertama dimana nantinya 1 dump truck dinaikkan ke atas balok 20 cm, kemudian dijatuhkan dari balok kayu tersebut. Ini untuk menguji kekuatan jembatan,”jelas Agus. 

Selanjutnya yakni Uji Statis dimana 13 unit dump truck seberat total(110 ton) akan melintasi jembatan, Ini untuk menguji bentang tengah jembatan.Terakhir yakni Uji Dinamis merupakan Akhir dari 6(enam) dump truck yang melintas dan menguji site plan bentang sisi.

“Uji Dinamis akhir untuk memastikan bahwa jembatan tidak rusak selama pengujian,” pungkasnya.

Dalam uji coba jembatan dihadiri Bupati Barito Utara, H.Nadalsyah didampingi Sekretaris Daerah,Ir.H. Jainal Abidin,Kadis PU Provinsi H.Shalahudin, Kabid Bina Marga PUPR Barut,Kadis PUPR Barito Utara,Dinas Perhubungan,ustadz H Rusmadi Darsani LC menyaksikan secara langsung pelaksanaan loading test. (SS).