BANDUNG BARAT — Sosok owner dan pemilik cemilan Petekres ternyata seorang anak muda yang jeli melihat peluang dari sektor makanan ringan, Rijki Maulana ditemui dikediaman nya Kp.Pasirpanjang RT 03-RW 01 Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat.

Pemilik perusahaan Rijki Prima menceritakan perjuangannya membangun cemilan Petekres yang berbahan dasar ikan pepetek, ikan pepetek awalnya hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak namun ditangan Rijki Maulana ikan ini diolah menjadi cemilan yang bisa meningkatkan nilai ekonomis dan menyerap tenaga kerja di wilayahnya.
Rijki Maulana menuturkan kepada Awak Media, dirinya selaku pelaku UMKM Kabupaten Bandung Barat yang ingin naik kelas khususnya dibidang olahan ikan yakni ikan pepetek yang melimpah didaerahnya.
“Awalnya saya melihat ikan pepetek ini banyak melimpah dari danau saguling dan hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak, saya tertarik dengan bau anyir yang berasal dari ikan tersebut, setelah saya konsultasi dengan salah seorang ahli gizi dan searching di internet ternyata ikan ini banyak mrngandung protein dan kalsiumnya sangat tinggi,mulailah saya termotivasi untuk mengolah ikan ini menjadi cemilan berbasis ikan,komposisi yang terkandung dalam cemilan Perekres adalah rempah-rempah tanpa bahan pengawet,untuk pemasaran awalnya ditawarkan kepada teman-teman melalui WA ternyata sambutannya cukup bagus,akhirnya mulailah saya serius dibidang olahan ikan ini,mulai dari pengemasan sampai kami sudah standarisasi produksi bahkan iklan, Terangnya kepada awak media.
Kemudian Rijki menambahkan, dirinya juga telah memiliki ikon Petekres namanya Ikan Cilin, untuk lebih mendukung kami telah membuat Animasi yang isinya mempromosikan cemilan Petekres dengan maskot ikan Cilin sebagai ikon cemilan Petekres cara ini ternyata cukup membantu dalam bidang pemasaran.
Untuk meningkatkan kompetensi sebagai pelaku UMKM saya sudah mendapatkan sertifikasi E Commers dari Pemerintah Propinsi Jawabarat dan Sertifikat penyuluhan keamanan pangan dari Dinas kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Tambahnya
Awak Media berkesempatan meninjau tempat pengolahan Cemilan Petekres,ternyata peralatan yang digunakan sudah cukup layak untuk olahan cemilan.
“Saya masih melengkapi peralatan agar standar pengolahan Petekres lebih higienis,Saya berharap kepada Pemerintah Kuhususnya dinas terkait Kabupaten Bandung Barat untuk membantu saya sebagai pelaku UMKM dalam sisi perijinan,sehingga Produk kami bisa menembus pasar yang lebih luas lagi,Saya tinggal sertifikasi Halal yang sedang diupayakan untuk segera kami miliki.Kedepan saya ingin mengembangkan Produk-produk lokal yang ada di wilayah saya agar bisa meningkatkan perekonomian bagi masyarakat sekitar khususnya para tetangga dan madyarakat KBB pada umumnya.”Pungkas Rijki Maulana menutup pembicaraan.
(Achmad S)
