Cimahi,Kamis(28/03/2024)
Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Lembaga Dewan Kebudayaan Kota Cimahi(DKKC) dengan mengusung Tema “Dengan Mengoptimalkan Kolaborasi dan Kreatifitas untuk Mewujudkan Potensi Karya Unggulan Lokal”,Kegiatan tersebut bertempat di Aula Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi yang dibuka oleh Sekda Kota Cimahi,Dik dik S.Nugrahawan,S.Si.,M.M.
Dalam kegiatan tersebut di hadiri puka oleh Kadisbudparpora Kota Cimahi,Drs.Achmad Nuryana,Ketua DKKC,Camat Cimahi Tengah,Lurah Cimahi serta undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan Tiga Narasumber dari kalangan Akademisi,Teh Rizqi Ghissani,S.I.Kom.,M.I.Kom.,Fajar Budhi Wibowo,S.Sos.,M.Si. dan Mang Hermanta HMT,S.Sn.
Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cimahi(DKKC),Siti Yanti Abintini,S.H.,M.M. Saat diKonfirmasi Menyatakan,
“Dengan dilaksanakannya Peningkatan Kapasitas Tata Kelola Lembaga Dewan Kebudayaan Kota Cimahi, diharapkan para pelaku budaya yang duduk di kelembagaan memahami tugas dan fungsi sebagai pengurus. Terutama bagaimana kita bisa lebih fokus di bidang kebudayaan untuk menyampaikan aspirasi kebudayaan dari berbagai komunitas/sanggar/paguron kebudayaan yang ada di Kota Cimahi.
Yang kedepannya ini bisa dijadikan aset bagi Kota, dimana karya-karya unggulan lokal yang bisa terangkat dan harapan semua ini bisa menjadikan suatu target untuk bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kebudayaan lokal.
Tentunya itu akan tercapai dengan kerjasama diantara semua lembaga pengurus kebudayaan, terutama lembaga DKKC yang para pengurusnya merupakan para delegasi yang di rekomendasi oleh masing-masing Komunitas/Sanggar/Paguron harus bisa menyampaikan usulan dari masing-masing lembaga nya. Dengan potensi-potensi yang dimiliki dari 10 Objek Pemajuan Kebudayaan(OPK).
Tinggal bagaimana kita secara bersama2, tidak hanya dengan Pemerintah Kota tapi dengan berbagai elemen komunitas dsn pihak ke tiga, dunia usaha dan lainnya bisa berkolaborasi dakam berbagai event atau program kegiatan sehingga kekuatan ini akan menambah energi untuk bisa membina, mengembangkan, melestarikan dan memberdayakan kebudayaan dan khususnya para pelaku budaya. Akan muncul kreatifitas karya karya unggulan yang bisa dijadikan aset kebudayaan kota dan para pelaku budaya kota Cimahi bisa terangkat kesejahteraannya.
Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga,Drs.Achmad Nuryana menjelaskan,
“Dasar dilaksanakannya kegiatan ini adalah,bahwa Kota Cimahi adalah sebuah Kota kecil yang memiliki banyak potensi kebudayaan lokal hal ini tentu sangat membutuhkan kreatifitas dan inovasi untuk meningkatkan daya saing dengan Kabupaten,Kota lain.Kegiatan ini merupakan bagian pembinaan bagi para pengelola kebudayaan di daerah khususnya Kota Cimahi agar para pengelola lembaga kebudayaan terus meningkatkan kapasitasnya dan berkreasi dan berkreatifitas dalam dalam pengelolaan kebudayaan,selanjutnya adakah untuk meningkatkan kemampuan tata kelola individu maupun kelompok dalam suatu kelembagaan,”jelasnya.
Dalam sambutannya Sekda Kota Cimahi,Dik-dik S.Nugrahawan menyampaikan,
“Berkenaan dengan kegiatan ini satu hal penting yang ingin saya sampaikan terimakasih serta apresiasi krpada Dewan Kebudayaan Kota Cimahi(DKKC) yang selama ini sering membantu pemerintah Kota Cimahi,Sejauh ini kita melihat budayawan Kota Cimahi ini sangat antusias Namin disisi lain kita belum memiliki sarana dan prasarana kebudayaan yang memadai dan hal ini menjadi hal yang harus kita Cairkan Solusinya,padahal ada keinginan dari Pemkot Cimahi,dengan mempertimbangkan potensi yang kita miliki yang serba terbatas.
Saya berharap kepada seniman dan budayawan Kota Cimahi ini harus dapat membangun pemikiran yang inovatif dan kreatif,Kami sedang berupaya melakukan konsolidasi agar Kota Cimahi memiliki Imah seni,semoga saja mendapatkan jalan yang terbaik agar kita segera memiliki Imah Seni ini.Kegiatam ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas dalam tata kelola kelembagaan khususnya seni dan budaya yang merupakan warisan kearifan lokal bagi generasi muda sehingga budaya kita dapat difahami,sehingga dapat terus diwariskan dari generasi ke generasi,Semakin generasi muda mencintai dan memahami budaya leluhurnya sendiri maka tidak akan mudah terkontaminasi oleh kebudayaan luar.” pungkas Sekda.Kota Cimahi,Dik dik S.Nugrahawan.
Achmad $
