HomeJawa TengahPenguatan Silaturahim dan Ketaqwaan Melalui Kegiatan Rutinan Jam'iyyah Raudhatul Hidayah di Desa...

Penguatan Silaturahim dan Ketaqwaan Melalui Kegiatan Rutinan Jam’iyyah Raudhatul Hidayah di Desa Bangunrejo

Kendal, 13 Agustus 2024 – Mahasiswa KKN MIT 18 Posko 134 UIN Walisongo Semarang kembali mengikuti kegiatan rutinan Jam’iyyah Raudhatul Hidayah yang telah menjadi tradisi di Desa Bangunrejo. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan sosial dan spiritual di antara warga. Mahasiswa KKN merasa sangat beruntung dapat turut serta dalam kegiatan ini, karena selain menambah wawasan keagamaan, mereka juga dapat merasakan langsung nilai-nilai kebersamaan dan persatuan yang terjalin erat dalam majelis ini.

Kegiatan rutinan Raudhatul Hidayah, yang diselenggarakan setiap bulan , selalu menjadi agenda yang dinanti oleh warga Desa Bangunrejo. Majelis ini bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya warga untuk memperbanyak amal ibadah, tetapi juga menjadi sarana untuk menyemai nilai-nilai keagamaan yang luhur. Setiap kali acara ini digelar, suasana khidmat dan penuh syukur terasa begitu kental, memperlihatkan betapa besar kecintaan warga terhadap kegiatan ini.

Pada kesempatan kali ini, kegiatan dimulai tepat pukul 18.30 WIB di Majelis Raudhatul Hidayah yang berlokasi di RT. 04 RW. 02 Desa Bangunrejo. Seperti biasa, acara diawali dengan pembacaan Maulid Simtudduror . Lantunan bait-bait sholawat yang mengalun indah menambah suasana semakin syahdu, membawa setiap peserta tenggelam dalam rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Setiap kata yang diucapkan seolah mengalirkan kesejukan ke dalam hati, menghadirkan kedamaian dan ketenangan batin yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Advertisement

Di tengah-tengah acara, hadir sosok yang sangat dinanti-nantikan oleh para jamaah, yaitu Al-Maghfurlah Habib Novel. Kedatangan beliau menambah kemuliaan dan keberkahan acara tersebut. Dalam tausiyahnya, Habib Novel menyampaikan pesan yang mendalam mengenai pentingnya memperbanyak sholawat. Menurut beliau, “Perbanyaklah sholawat. Karena dengan memperbanyak sholawat bisa menghindari maksiat,” ujar Habib Novel dengan penuh keyakinan. Pesan ini disambut hangat oleh para jamaah yang hadir, yang semakin memperkuat niat mereka untuk terus mendekatkan diri kepada Allah dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan.

Acara malam itu semakin khidmat ketika memasuki sesi Mahalul Qiyam, di mana semua jamaah berdiri bersama untuk melantunkan sholawat dengan penuh semangat dan rasa hormat. Doa yang dipimpin oleh Habib Novel menutup rangkaian acara dengan begitu indah, membawa harapan agar setiap peserta mendapatkan berkah dan hidayah dari Allah SWT. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana yang efektif untuk memperkuat tali silaturahim antar warga, serta semakin menumbuhkan rasa cinta dan rindu kepada Rasulullah SAW.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan ketaqwaan yang telah tertanam dalam diri setiap warga dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Mahasiswa KKN MIT 18 Posko 134 UIN Walisongo Semarang merasa bersyukur dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang penuh makna ini, dan berharap bahwa pengalaman berharga ini dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan religius di kemudian hari.

RELATED ARTICLES

Most Popular