PEMALANG – Berdasarkan wawancara yang dilakukan media ini terkait program stunting anak dan tumbuh kembang anak di Kelurahan setempat, Lurah Pelutan Pemalang menyampaikan telah melaksanakan program tersebut sesuai dengan anjuran pemerintah.
“Ya, program stunting itu sudah kami laksanakan pada hari Kamis tanggal 19 September 2024 kemarin, mulai pagi sampai sore hingga selesai di tahap yang ke empat,” kata Lurah Zulwa, Jum’at (20/9/2024) di kantornya.
Ditanya tentang jumlah Kader Pembangunan Manusia (KPM) yang melakukan pemetaan sosial, Zulwa menyampaikan total ada 430 dengan tahapan yang ke empat di tahun 2024. Pada kesempatan itu dirinya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah pusat, provinsi maupun daerah.
“Saya menyampaikan terimakasih kepada pemerintah baik pusat, provinsi dan juga pemerintah kabupaten Pemalang yang sudah membantu kami dalam pelaksanan penurunan stunting,” kata Zulwa.
Zulwa menjelaskan bahwa program stunting menjadi program utama yang diperintahkan oleh Presiden untuk menekan angka stunting di setiap daerah atau kabupaten, ujungnya sampai pada kelurahan Pelutan.
Ia menambahkan, bahwa program stunting ini diakui sangat membantu masyarakat. Namun demikian, ia menginginkan tetap pada sasaran, khususnya untuk membantu para ibu hamil dan mempunyai balita.
Zulwa berharap dengan program ini, dapat memperhatikan tumbuh kembang anak secara normal dan tidak mengalami stunting. Untuk itu Zulwa menghimbau masyarakat, apabila ada anak yang kurang sehat agar segera melapor ke kelurahan.
“Kami menghimbau masyarakat kalau ada beberapa yang dapat kita tangani seperti memberikan makanan makanan berprotein. Ada juga yang paling penting yaitu menjaga pola hidup bersih di lingkungan sekitar, karena itu termasuk kategori untuk tumbuh kembang anak,” imbuhnya.
Untuk diketahui bahwa anak anak adalah generasi penerus yang harus disiapkan. Apalagi nanti pada 2030 Indonesia pada bonus demografi. Oleh karenanya, salah satu upaya untuk itu adalah termasuk pemberian bantuan makanan yang berprotein. (biro)
