BARITO UTARA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) melangsungkan acara rapat koordinasi (Rakor) kesiapan logistik dan pertanggungjawaban laporan keuangan Badan Adhoc pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2024 tindak lanjut putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 313/PHPU.BUP- XXIII/2025 dilaksanakan bertempat pada Aula kantor Bappedarida, (29/7/2025).
Hadir pada Rakor ini, yakni ketua KPU Provinsi Kalimantan Tengah Satriadi dan Sekretaris KPU Kalteng M. Hasyim setra PPK segenap dari sembilan Kecamatan se- Barito Utara.
Pada awal pelaksanaan acara Rakor yang dilangsungkan ini, Ketua KPU Kabupaten Barito Utara, Siska Dewi Lestari, SH dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyamakan persepsi dan mematangkan rencana distribusi logistik dalam waktu yang sangat terbatas.
“Waktu pelaksanaan PSU ini hanya 90 hari, sama dengan pilkada normal. Maka dari itu, segala sesuatunya harus dipersiapkan secara matang, termasuk kesiapan logistik dan tata kelola pertanggungjawaban keuangan. Rakor ini menjadi bekal bagi kami untuk koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan stakeholder,” ujarnya.
la juga menyampaikan bahwa pada Rabu 30 Juli besok, seluruh PPK akan melakukan pengecekan terakhir surat suara di gudang logistik KPU sebagai bagian dari kesiapan final.
“Besok kita semua akan bersama- sama mengecek kesiapan surat suara di gudang. Ini penting agar tidak ada kekurangan logistik saat hari H. Kami juga minta PPK segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan keamanan setempat,” imbuhnya.
Kegiatan ini dapat memberi manfaat besar bagi semua peserta dan pelaksanaan PSU dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku,” harap ketua KPU Barito Utara.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah, Sastriadi, menekankan pentingnya kesiapan logistik dan pertanggungjawaban keuangan (SPJ) dalam penyelenggaraan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Barito Utara.
Satriadi, sebagai Ketua KPU Kalteng, dirinya mengatakan, meskipun tak hadir secara fisik di Barito Utara setiap saat, tetapi secara terus terang menyebut bahwa kesuksesan PSU sangat bergantung pada peran Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“PSU Ini menjadi perhatian nasional, bukan hanya Kalimantan Tengah. Kami mengandalkan PPK untuk memastikan PSU berjalan lancar,” tambah dia.
Satriadi Ketua KPU Kalteng ini, mengapresiasi pelaksanaan bimbingan teknis (Bimtek) dan pelatihan yang telah dilakukan berkali- kali untuk memastikan pemahaman menyeluruh tentang tahapan pemungutan suara.
Ia juga mengingatkan pemahaman logistik sama krusialnya dengan teknis pemilihan serta memahami persiapan pernikahan. Jika ada yang kurang, tak ada yang protes tetapi di Pilkada jika logistik kurang, kita bisa dilaporkan,”kata Setriadi.
Setiap barang logistik, mulai dari plastik, karet gelang, hingga amplop suara, harus dipastikan kehadirannya di TPS karena semua memiliki fungsi vital.
Selain itu, Ketua KPU Kalteng juga mengingatkan pentingnya penyelesaian SPJ dengan tepat waktu dan akurat. (SS)






