Home Blog Page 117

Lapas Batam Bagikan Paket Perlengkapan Mandi kepada Seluruh Warga Binaan

0

Batam – Lapas Batam melaksanakan kegiatan pembagian perlengkapan mandi kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), tanpa terkecuali, Selasa(20/1). Sebanyak 1.108 paket perlengkapan mandi dibagikan secara merata sebagai bentuk pemenuhan hak dasar dan perhatian terhadap kebersihan serta kesehatan Warga Binaan.

Paket perlengkapan mandi yang dibagikan meliputi kebutuhan dasar seperti sabun mandi, sampo, sikat gigi, dan pasta gigi. Kegiatan ini dilaksanakan secara tertib dan terkoordinasi oleh jajaran petugas Lapas Batam, dengan tetap mengedepankan prinsip keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa pembagian perlengkapan mandi ini merupakan komitmen Lapas Batam dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berkeadilan kepada seluruh Warga Binaan.

“Pembagian perlengkapan mandi ini merupakan hak Warga Binaan yang harus dipenuhi oleh negara. Kami memastikan bahwa seluruh Warga Binaan, tanpa terkecuali, mendapatkan paket yang sama. Ini juga bagian dari upaya kami menjaga kebersihan, kesehatan, dan kualitas hidup Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan,” ujar Yosafat Rizanto.

Lebih lanjut, Kalapas Batam menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan prinsip pemasyarakatan yang menempatkan Warga Binaan sebagai manusia yang tetap memiliki hak-hak dasar, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang bersih dan sehat.

Para Warga Binaan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh pihak Lapas Batam. Dengan adanya pembagian perlengkapan mandi ini, diharapkan kebersihan diri dan lingkungan hunian dapat terus terjaga, sehingga mendukung proses pembinaan yang lebih optimal.

Lapas Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.(G.sinurat)

Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan

0

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) di 11 Polda serta 22 pada tingkat Polres.

Sigit memastikan bahwa, peresmian di tingkat Polda dan Polres ini untuk optimalisasi dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik untuk seluruh perempuan dan anak atau kelompok rentan yang menjadi korban kekerasan.

“Sehingga permasalahan korban dari kelompok rentan yang selama ini banyak terjadi di lapangan namun tidak dilaporkan. Alhamdulillah dengan pembentukan Direktorat PPA-PPO semua ini korban bisa terlayani dengan baik,” kata Sigit di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

Sigit menyebut, selama dibentuknya Dit PPA-PPO di tingkat Mabes Polri, jajarannya terus melakukan sosialisasi untuk membangkitkan keberanian korban untuk melapor ke polisi.

“Kita smapaikan selama satu tahun dilaksanakan kegiatan sosialisasi untuk membangkitkan keberanian dari masyarakat yang menjadi korban untuk betul-betul meyakini pada saat melapor mereka terlindungi. Karena memang di satu sisi memang menimbulkan traumatik apabila tidak bisa kita berikan pelayanan dan perlindungan dengan baik, dan psikologis yang baik,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit mengungkapkan bahwa, Dit PPA-PPO ini juga bakal melakukan kolaborasi dan kerja sama dengan kementerian, lembaga dan seluruh stakeholder terkait lainnya. Termasuk dengan pihak luar negeri.

“Untuk betul-betul memberikan pelayanan terbaik. Karena di satu sisi ada korban perempuan dan anak yang alami kekerasan di dalam negeri. Namun di satu sisi banyak terjadi peristiwa People Smuggling yang korbannya warga negara kita yang tertipu mendapatkan janji pekerjaan, namun jadi korban di luar negeri karena gunakan jalur tidak resmi. Di sini kita bekerja supaya itu bisa dihindari,” papar Sigit.

Menurut Sigit, Dit PPA-PPO Polri akan hadir untuk mencegah terjadinya masyarakat yang menjadi korban TPPO. Serta memberikan jaminan perlindungan dan mendapatkan haknya apabila bekerja di luar negeri.

Di sisi lain, Sigit berharap, launching Direktorat PPA-PPO ini menjadi momentum untuk terus memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya kelompok rentan.

“Sekali lagi ini adalah momentum yang harus kita dorong sehinggga memberikan perlindungan baik terhadap perempuan dan anak terhadap korban People Smuggling ke depan betul-betul kita bisa maksimalkan, kita terus tingkatkan personel kita untuk bisa profesional dan ini juga membuka kesetaraan gender,” tutur Sigit.

Adapun 11 Polda dan 22 Polres yang dilaunching Direktorat PPA-PPO, yakni;

  1. Polda Metro Jaya
  • Polres Metro Jakarta Barat
  • Polres Metro Jakarta Timur
  • Polres Metro Jakarta Utara
  • Polres Metro Jakarta Pusat
  • Polres Metro Bekasi Kota
  1. Polda Jawa Timur
  • Polrestabes Surabaya
  • Polresta Sidoarjo
  • Polres Malang
  • Polres Probolinggo Kota
  • Polres Batu
  1. Polda Sumatera Selatan
  • Polres Lahat
  • Polres Ogan Komering Ulu
  • Polres Musi Rawas Utara
  • Polres Ogan Ilir
  1. Polda Jawa Barat
  • Polres Karawang
  • Polres Bogor
  1. Polda Jawa Tengah
  • Polrestabes Semarang
  • Polresta Banyumas
  • Polresta Surakarta
  • Polresta Cilacap
  • Polres Magelang Kota
  1. Polda Sumatera Utara
  • Polres Tanah Karo
  1. Polda Sulawesi Selatan
  2. Polda Kalimantan Barat
  3. Polda NTB
  4. Polda NTT
  5. Polda Sulawesi Utara.

Tanggap Bencana Polres Pasuruan Dan BPBD Tangani Banjir di Winongan

0

PASURUAN – Polres Pasuruan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan dalam menangani banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Winongan, Selasa (20/1/2026) sore.

Banjir di area Winongan terjadi akibat hujan deras di wilayah hulu yang menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman warga.

Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, S.H., menjelaskan banjir terjadi sekitar pukul 17.15 WIB akibat curah hujan tinggi dari wilayah Kecamatan Lumbang, Puspo, Tosari, Paserpan, dan Winongan.

“Telah terjadi banjir di beberapa desa di Kecamatan Winongan akibat hujan deras dari wilayah hulu sehingga menyebabkan air sungai meluap ke pemukiman warga,” kata AKP Nanang Abidin.

Banjir tersebut berdampak pada tiga desa, yakni Desa Prodo, Desa Bandaran, dan Desa Sruwi. Di Desa Prodo, genangan air setinggi 20 hingga 60 sentimeter merendam Dusun Jetis dan Dusun Margo Utomo dengan jumlah warga terdampak sekitar 130 kepala keluarga (KK).

Sementara di Desa Bandaran, banjir menggenangi Dusun Mayangbang dan Dusun Gambiran dengan ketinggian air 20 hingga 80 sentimeter, berdampak pada sekitar 180 KK. Adapun di Desa Sruwi, genangan air setinggi 20 hingga 50 sentimeter terjadi di Dusun Satah dan berdampak pada sekitar 67 KK.

AKP Nanang menegaskan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.

“Untuk korban personel baik meninggal dunia maupun luka nihil, demikian juga kerugian materiil nihil,” tegasnya.

Sebagai langkah penanganan, jajaran Polsek Winongan bersama Polres Pasuruan telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan, mengevakuasi warga terdampak ke rumah kerabat yang lebih aman, serta melakukan pemantauan perkembangan situasi bersama Satgas Kencana Winongan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Polres Pasuruan bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan penanganan guna memastikan keselamatan warga,” ujar AKBP Harto.

Hingga Selasa malam, banjir di wilayah Winongan dilaporkan belum sepenuhnya surut dan masih berpotensi meluas ke desa lain apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi serta dipengaruhi kondisi air laut pasang.

DPRD Kota Probolinggo Tunggu Laporan Satpol PP untuk Sanksi Penginapan Hadis

PROBOLINGGO,
DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait operasional Home Stay/Penginapan Hadi’s yang beralamat di Jl. Raya Bromo, RT 02/RW 02, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur.

RDP ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang menyoroti dugaan aktivitas penginapan yang tidak sesuai peruntukan. Dalam forum tersebut, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo menyampaikan perkembangan langkah koordinasi yang telah dilakukan bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Perwakilan Dispopar menjelaskan bahwa pada 14 Januari 2026 pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan Satpol PP, Bagian Hukum, serta DPMPTSP. Rapat tersebut difokuskan pada pendalaman hasil razia Satpol PP, yang dalam laporannya menemukan pasangan bukan suami istri di Penginapan Hadi’s.

“Untuk saat ini kami masih menunggu tindak lanjut dan laporan lengkap dari Satpol PP, termasuk pendalaman terhadap pihak-pihak yang terjaring razia, guna memastikan apakah penginapan tersebut terbukti memfasilitasi penggunaan yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” disampaikan perwakilan Dispopar di hadapan pimpinan dan anggota dewan.

Dispopar menegaskan, hingga kini pihaknya belum merumuskan bentuk sanksi yang akan diberikan. Penentuan sanksi baru akan dilakukan setelah laporan resmi Satpol PP diterima dan dibahas bersama, termasuk memperhatikan hasil RDP.

“Apabila nantinya telah ada kejelasan dari Satpol PP, kami akan memberikan rekomendasi kepada DPMPTSP untuk penjatuhan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

RDP ini menunjukkan bahwa DPRD Kota Probolinggo bersama OPD terkait memilih jalur penanganan yang terukur dan berbasis data, bukan spekulasi. Proses tersebut diharapkan menjadi langkah penting dalam menjaga ketertiban usaha penginapan serta memastikan sektor pariwisata berjalan seiring dengan norma, hukum, dan kepentingan masyarakat.

Brilian-news akan terus memantau perkembangan penanganan kasus Penginapan Hadi’s sebagai bagian dari komitmen menghadirkan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.(ali)

Peringati Hari Jadi ke-451, Dandim Pemalang Bersama Forkopimda Tanam Pohon Serentak

Gempurnews | Pemalang – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451, Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pemalang melaksanakan kegiatan penanaman pohon secara serentak, Rabu (21/1/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kabupaten Pemalang dan dipusatkan di area PT Long Well Indonesia ini diikuti peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, serta pihak swasta.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anom Widiyantoro, SE. M.Si., (Bupati Pemalang), Nurkholis, SH., (Wakil Bupati Pemalang), Rina Idawani SH ( Kejari Pemalang), Kompol Amin Mezi ( Kabag Ops Polres Pemalang), Muslim Setiawan ( Ketua pengadilan negeri Pemalang), Seluruh OPD Kab. Pemalang, Mayor Kav Agus Solihin (Kasdim 0711/Pemalang), James ( Direktur PT Long Well Indonesia), Letda lek Yudi Gunadi ( Kasi Komstradar 413 Tegal), Lettu P Hariyono ( Danpos AL Pemalang) dan Staf dan karyawan PT. Long Well Indonesia.

Penanaman pohon dan dilanjutkan dengan pernyataan komitmen bersama sebagai simbol kepedulian dan tanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan hidup.

Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Forkopimda dalam mendukung program pelestarian lingkungan sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-451.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar, serta mencerminkan soliditas dan kebersamaan Forkopimda Kabupaten Pemalang dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan

(yn26)

RW 09 Kelurahan Cibeber Raih Penghargaan ProKlim Madya 2025

0

CIMAHI,Selasa(06/01/2026)
RW 09 Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, resmi dinobatkan sebagai penerima Penghargaan ProKlim Madya Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup. Pencapaian bergengsi ini menjadi bukti nyata atas dedikasi warga dalam melakukan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara konsisten di tingkat lokal.

Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi administratif, melainkan simbol keberhasilan kolaborasi antara pengurus RW, kader lingkungan, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga ekosistem wilayah yang lebih lestari.

Keberhasilan RW 09 ini didasari oleh langkah-langkah nyata yang dilakukan secara rutin, salah satunya melalui gerakan pemilahan sampah dari sumbernya atau rumah tangga.

Melalui unggahan resminya, pihak Kelurahan Cibeber menekankan,”Bahwa menjaga lingkungan bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan tentang siapa yang mau terus bergerak melakukan perubahan kecil namun berdampak besar,Semangat gotong royong inilah yang menjadi kunci utama sehingga RW 09 mampu memenuhi kriteria ketat yang ditetapkan oleh kementerian,”Ungkapnya.

Pemerintah Kelurahan Cibeber berharap penghargaan ProKlim Madya ini menjadi pemantik semangat bagi wilayah lain di Kota Cimahi untuk terus memperkuat kolaborasi lingkungan. Fokus ke depannya bukan hanya mempertahankan gelar, tetapi menjadikan budaya ramah lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Dengan pencapaian ini, RW 09 membuktikan bahwa perubahan besar bagi bumi selalu bisa dimulai dari unit masyarakat terkecil, yakni lingkungan rumah tangga dan tetangga sekitar.

Achmad Syafei

Warga Cibeber Berhasil Kurangi 496 Ton Sampah ke TPA Sarimukti

0

Cimahi,Senin(05/01/2026)
Kesadaran warga Kelurahan Cibeber dalam mengelola sampah rumah tangga membuahkan hasil yang signifikan. Melalui optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Cibeber, tercatat sebanyak kurang lebih 496 ton sampah berhasil dikurangi pengirimannya ke TPA Sarimukti selama periode 2024–2025.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa perubahan pola pikir masyarakat dari sekadar membuang menjadi mengelola sampah dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan.

Pemerintah Kelurahan Cibeber menekankan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras warga yang mulai disiplin memilah dan mengurai sampah dari rumah.

Sampah yang dikelola dengan baik kini tidak lagi menjadi masalah di luar rumah, melainkan diolah sedemikian rupa hingga memiliki nilai ekonomi atau menjadi “cuan”. Langkah ini diharapkan dapat memutus ketergantungan masyarakat pada pengangkutan sampah konvensional yang sering kali membebani kapasitas TPA.

Melalui kampanye “Jangan Kendor”, pihak kelurahan terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk konsisten menjadi generasi yang bertanggung jawab terhadap limbah yang dihasilkan. Dengan semangat kolaborasi antara warga dan petugas di TPS 3R, Cibeber berkomitmen untuk terus menekan angka pembuangan sampah ke pusat pemrosesan akhir.

Salah seorang warga Masyarakat Cibeber yang enggan ditulis namanya mengungkapkan,
“Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mewujudkan tata kelola sampah mandiri yang berkelanjutan.” tandasnya

Achmad Syafeii

Syandi Syaidina Raih Penghargaan Karya Dharma Mahawana 2025 Lewat Inovasi Biokonversi Sampah

0

Cimahi,Selasa(06/01/2026)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi memberikan penghargaan Karya Dharma Mahawana Awards 2025 kepada sejumlah pejuang lingkungan. Salah satu penerima apresiasi bergengsi ini adalah Syandi Syaidina, seorang pemuda asal Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi.

Syandi berhasil meraih Juara 3 dalam kategori Generasi Muda Pelopor Lingkungan berkat dedikasinya dalam menciptakan solusi nyata bagi permasalahan limbah di wilayahnya.

Inovasi yang membawa Syandi meraih penghargaan ini bertajuk “Biokonversi Sampah Menjadi Telur”. Program tersebut fokus pada pengolahan sampah organik yang dikonversi menjadi pakan ternak produktif, sehingga menciptakan siklus ekonomi sirkular yang bermanfaat bagi ketahanan pangan sekaligus kebersihan lingkungan.

Disela-sela penyerahan Anugerah tersebut,Syandi Syaidina menjelaskan bahwa dirinya bersyukur atas keberhadilan yang telah dicapainya,
“Alhamdulillah,semoga dapat lebih ditingkatkan apa tanvtelahbsaya capai,” jawabnya singkat.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja nyata para individu yang menjadi teladan dalam mendorong aksi berkelanjutan demi Jawa Barat yang lebih lestari.

Keberhasilan Syandi diharapkan dapat memicu semangat kolaborasi dan gotong royong di tengah masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap pelestarian alam.

Melalui program ini, Kelurahan Cibeber membuktikan bahwa pengelolaan sampah yang tepat guna mampu memberikan dampak positif secara ekonomi dan ekologis. Prestasi ini menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang menuju masa depan lingkungan hidup yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Achmad Syafei

Ditsamapta Polda Kepri Respon Cepat Tangani Kebakaran Angkringan di Mega Legenda

0

Batam – Respons cepat dan sigap kembali ditunjukkan jajaran Ditsamapta Polda Kepri dalam menangani peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan Angkringan Mega Legenda, Kecamatan Batam Kota, Selasa (20/1/2026)

Kebakaran diketahui pertama kali sekitar pukul 18.00 WIB oleh petugas keamanan setempat, Bapak Benediktus Labi, yang melihat api telah membesar dan membakar beberapa warung makan, gudang berisi kayu palet, serta sejumlah tempat jualan lainnya.

Menyikapi laporan adanya kebakaran, Sebanyak 21 personel Ditsamapta Polda Kepri dikerahkan untuk membantu proses pemadaman, pengamanan lokasi, serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar area kebakaran.

Sekira pukul 18.45 WIB, kendaraan Rantis Karhutla dan Rantis AWC Ditsamapta Polda Kepri beserta Tim Pammat tiba di lokasi dan langsung bergabung membantu proses pemadaman bersama petugas damkar.

Sekira pukul 20.00 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Arus lalu lintas di sekitar lokasi kembali normal, dan tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Selama kegiatan berlangsung, situasi secara umum aman dan terkendali.

Dirsamapta Polda Kepri, Kombes Pol. Joko Adi Nugroho, S.I.K., M.T., Melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran cepat personel di lapangan merupakan wujud kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.(G.sinurat)

Hadiri Musrenbang Kelurahan Buliang, Sekda Batam Tegaskan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

0

Batam – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun daerah berbasis aspirasi masyarakat saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, Selasa (20/1/2026). Kehadiran Sekda Batam sekaligus mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra.

Musrenbang Kelurahan Buliang menjadi wadah strategis bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan gagasan serta aspirasi pembangunan. Forum ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan DPRD Kota Batam, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Camat Batu Aji, Lurah Buliang, perwakilan perangkat daerah terkait, tokoh masyarakat, RT/RW, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Firmansyah menyampaikan pesan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bahwa pemerintah hadir sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu, Musrenbang menjadi momentum penting untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar berangkat dari aspirasi warga.

“Pemerintah tidak berdiri di atas masyarakat, tetapi berjalan bersama dan melayani. Setiap masukan yang disampaikan hari ini akan menjadi pijakan dalam merumuskan pembangunan Kota Batam yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Firmansyah.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan usulan yang terarah, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Pemerintah Kota Batam, lanjutnya, berkomitmen menindaklanjuti setiap aspirasi secara transparan dan bertanggung jawab, dengan tetap memperhatikan prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah.

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan disampaikan warga, mulai dari peningkatan infrastruktur lingkungan, penyediaan fasilitas umum, penguatan pelayanan dasar, hingga pengembangan program pemberdayaan masyarakat. Seluruh usulan akan dihimpun dan dikaji untuk diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan Kota Batam.

Melalui Musrenbang Kelurahan Buliang, Pemerintah Kota Batam berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (G.sinurat)