Home Blog Page 124

Ranperda Lembaga Adat Melayu Dibahas di DPRD, Pemko Batam Tegaskan Pentingnya Pelestarian Budaya

0

Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan nilai adat serta budaya Melayu sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan melalui Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, yang menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Batam dengan agenda penyampaian Pendapat Wali Kota Batam terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu Kota Batam.

Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Kota Batam, Rabu (14/1/2026), dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Dalam rapat tersebut, Firmansyah mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam menyampaikan pandangan resmi pemerintah daerah mengenai urgensi Ranperda Lembaga Adat Melayu sebagai payung hukum yang mengatur kedudukan, peran, dan fungsi lembaga adat dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Batam.

Disampaikan bahwa penyusunan Ranperda ini dilandasi kesadaran bersama akan pentingnya menjaga nilai-nilai adat dan budaya Melayu sebagai kearifan lokal, terutama di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri dan perdagangan bebas, serta tingginya mobilitas dan kemajemukan penduduk di Kota Batam.

Keberadaan Lembaga Adat Melayu dinilai strategis sebagai penjaga nilai budaya, etika sosial, dan harmoni kehidupan bermasyarakat. Dengan pengaturan yang jelas dan terstruktur, lembaga adat diharapkan mampu berperan aktif dalam pemajuan kebudayaan, pembinaan masyarakat, serta menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berakar pada nilai lokal.

“Pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang menjaga identitas, merawat nilai, dan memastikan kemajuan tetap berpijak pada jati diri daerah,” ujar Firmansyah.

Dalam pandangan tersebut juga ditegaskan bahwa Ranperda Lembaga Adat Melayu bertujuan memberikan kepastian hukum terhadap kedudukan, kewenangan, dan struktur kelembagaan adat, sehingga lembaga adat dapat menjalankan fungsinya secara optimal di tengah masyarakat yang heterogen.

Ranperda ini diharapkan menjadi instrumen penguatan identitas budaya Melayu agar tetap hidup, tumbuh, dan relevan seiring perkembangan zaman serta dinamika sosial yang terus berubah.

Rapat paripurna ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam membentuk regulasi daerah yang tidak hanya responsif terhadap kebutuhan pembangunan, tetapi juga sensitif terhadap nilai budaya dan kearifan lokal.

“Batam akan terus bergerak maju tanpa melupakan akar budayanya. Regulasi ini merupakan ikhtiar bersama agar kemajuan dan nilai adat berjalan seiring, saling menguatkan, dan memberi arah bagi generasi mendatang,” tutup Firmansyah.

Pemerintah Kota Batam berpandangan bahwa Ranperda Lembaga Adat Melayu Kota Batam layak dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(Gokkon)

Honda Hadirkan Experience Seru Dua Hari di Panbil Mall, Sambut Kehadiran New Honda Vario 125

0

Batam – Honda kembali menghadirkan ruang interaksi dan hiburan bagi masyarakat Batam melalui rangkaian kegiatan bertajuk Regional Public Launching yang akan digelar selama dua hari, 17–18 Januari, bertempat di Atrium Panbil Mall. Kegiatan ini menjadi momen spesial bagi Honda untuk memperkenalkan kehadiran produk terbarunya, New Honda Vario 125, dengan tagline “Time to Step Up.”

Mengusung konsep lifestyle dan entertainment, acara ini dirancang sebagai ajang yang memadukan dunia otomotif dengan kreativitas generasi muda. Beragam aktivitas menarik disiapkan untuk menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus dekat dengan berbagai komunitas dan pengunjung pusat perbelanjaan.

Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai kompetisi dan hiburan seperti KPOP & Modern Dance Competition, Mobile Legends Competition, Cosplay Performance, hingga Band Performance yang akan memeriahkan suasana atrium. Tidak hanya itu, beragam fun games juga dihadirkan untuk menambah keseruan acara.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Honda turut menyediakan area test ride bagi pengunjung yang ingin merasakan langsung pengalaman berkendara bersama New Honda Vario 125. Kehadiran produk terbaru ini menjadi simbol semangat Honda dalam terus menghadirkan pilihan kendaraan yang relevan dengan gaya hidup masyarakat urban.

Duri Yanto, Sales Manager wilayah Kepulauan Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah kebersamaan sekaligus ajang perkenalan produk secara lebih dekat dan menyenangkan.

“Melalui acara ini, kami ingin mengajak masyarakat Batam untuk menikmati pengalaman berbeda bersama Honda, sekaligus menyambut kehadiran New Honda Vario 125 dengan semangat “Time to Step Up” yang merepresentasikan langkah baru bagi pengendara,” ujarnya.

Selain hiburan dan aktivitas komunitas, Honda juga menghadirkan program khusus pembelian yang hanya berlaku selama kegiatan berlangsung di Panbil Mall. Program ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada konsumen yang ingin memiliki sepeda motor Honda dengan berbagai keuntungan menarik pada momen peluncuran produk terbaru.

Tidak hanya untuk konsumen, Honda turut melibatkan komunitas melalui rangkaian kegiatan seperti Vario Night Ride, Rolling City (Night Ride), Visit Launching New Honda Vario 125, Photo Contest, hingga Gathering Komunitas Honda. Aktivitas ini dirancang untuk mempererat kebersamaan antar anggota komunitas sekaligus merayakan kehadiran New Honda Vario 125 secara lebih emosional dan berkesan.

Melalui keterlibatan komunitas dan masyarakat umum, Honda berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah ekspresi positif bagi para pecinta sepeda motor Honda di Batam.

Honda mengajak seluruh masyarakat Batam dan sekitarnya untuk hadir dan merasakan langsung keseruan Honda Exhibition pada 17–18 Januari di Atrium Panbil Mall, sekaligus menjadi bagian dari momen spesial menyambut kehadiran New Honda Vario 125 dengan semangat Time to Step Up. (Gokkon)

Polres Kediri Tambah Armada Operasional, Pelayanan Publik Makin Siap

0

KEDIRI— Polres Kediri Polda Jawa Timur menggelar doa bersama sebagai tanda dimulainya penggunaan tiga unit kendaraan baru R4 operasional, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan berlangsung di depan Pendopo Kebersamaan Mapolres Kediri, dihadiri langsung Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., dan diikuti sejumlah Pejabat Utama (PJU), personel SPKT, serta anggota Satsamapta Polres Kediri.

Tiga unit kendaraan yang mulai dioperasionalkan terdiri dari satu unit BYD M6 Superior Captain Seat untuk mendukung pelayanan di SPKT, serta dua unit kendaraan taktis berupa Toyota Hilux tipe G 4×4 dan Isuzu D-Max untuk menunjang tugas Satsamapta di lapangan.

Unit BYD M6 secara simbolis diterima oleh Kepala SPKT Polres Kediri Ipda Aswan, S.Sos., sementara dua unit kendaraan operasional Satsamapta, yakni Toyota Hilux dan Isuzu D-Max, diserahkan langsung kepada Kasat Samapta Polres Kediri AKP I Nyoman Sugita, S.E., M.Si.

Kapolres Kediri menyampaikan bahwa kehadiran kendaraan baru ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas.

“Dengan dukungan sarana yang lebih baik, kami berharap pelayanan kepada masyarakat bisa semakin cepat, aman, dan profesional. Kendaraan ini akan sangat membantu mobilitas personel, baik dalam pelayanan di SPKT maupun dalam kegiatan patroli dan pengamanan,” ujar Beliau.

Lebih lanjut, ditegaskan pentingnya rasa tanggung jawab dalam penggunaan fasilitas negara tersebut.

“Kendaraan ini adalah amanah. Gunakan dan rawat dengan sebaik-baiknya agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung tugas-tugas kepolisian,” tambah AKBP Bramastyo.

Do’a bersama yang digelar menjadi simbol harapan agar seluruh kendaraan operasional tersebut dapat digunakan dengan lancar, aman, dan membawa keberkahan dalam mendukung pengabdian Polres Kediri kepada masyarakat.

Gelar Pelatihan Calon Wali Desa Program Portal XIII Bung Karno. Ayu Gembirowati Fransisca Putri Proklamator : Kobarkan Semangat Untuk Indonesia Tumbuh dan Tangguh

0


LampungTimur – Melanjutkan Dialog Kebangsaan pada tanggal 11 Januari 2025 yang mengambil tema ” Implementasi Program XIII Portal Bung Karno Menuju Era Tinggal Landas Indonesia Mercusuar Dunia ” , Gedung Garuda Galeri Bung Karno/GBK menyelenggarakan Pelatihan Calon Wali Desa Program Portal XIII Bung Karno yang diikuti puluhan peserta dengan pemberian materi yang komprehensif oleh para narasumber kompeten, dimana hasil dari pelatihan dapat diterapkan oleh para peserta pelatihan sesuai dengan tujuan penyelenggaraan pelatihan yang mempunyai tujuan mengelola potensi sumber alam dan manusia dan menjalankan program padat karya desa tertinggal di 83.329 desa di NKRI, yang diselenggarakan selama empat hari. 


Dalam kesempatan wawancara kepada awak media terkait digelarnya pelatihan ini adalah melanjutkan kegiatan Dialog Kebangsaan, Ayu Gembirowati Fransisca menjelaskan bahwa ” Dialog Kebangsaan ini kami gagas untuk memperkuat rasa Nasionalisme dan integritas bangsa dalam membangun Indonesia yang bersih dan berdaulat,” jelasnya. 


Harapannya agar kegiatan ini menjadi simbol persatuan dan kebangkitan moral bangsa dan menjadi ajang penguatan semangat Nasional dan integritas bangsa untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045 serta Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam bidang pencegahan korupsi dan pelestarian sumber daya alam. 


” Kami ingin membangkitkan kembali semangat gotong – royong dan cinta tanah air untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni Indonesia yang menjadi mercusuar dunia. Kegiatan yang merupakan bentuk aktualisasi nilai – nilai ajaran Bung Karno dalam menghadapi tantangan jaman. Kami juga ingin generasi penerus tidak hanya mengenang tapi juga mengimplemetasikan ajaran Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan itu diwujudkan salah satunya dengan menggelar pelatihan yang kami selenggarakan seperti saat ini,” tambahnya. ( Nng/Red )

Peringatan Isra’ Mi’raj, Polres Kediri Ajak Personel Seimbangkan Iman dan Tugas

0

KEDIRI— Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M menjadi momentum refleksi spiritual bagi keluarga besar Polres Kediri Polda Jawa Timur. Kegiatan digelar di Masjid Al Amaan Mapolres Kediri, Rabu (14/1/2026).

Peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri langsung Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri, Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, S.H., M.H., beserta Wakil Ketua Bhayangkari Ranting, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, perwakilan pengurus Bhayangkari Cabang Kediri, serta diikuti seluruh personel Polres Kediri.

Kegiatan diawali dengan lantunan hadrah yang dibawakan oleh personel Polres Kediri, dilanjutkan dengan pengajian dan doa bersama. Suasana masjid terasa khidmat saat seluruh jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan.

Tausiyah disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Kediri KH. Abdurrahman Al Kautsar atau yang akrab disapa Gus Ab.

Dalam ceramahnya, Gus Ab mengupas peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, hingga menerima perintah salat sebagai fondasi utama kehidupan umat Islam.

Sementara Kapolres Kediri menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj menjadi pengingat penting bagi seluruh personel Polri untuk terus menjaga keseimbangan antara profesionalitas dan spiritualitas.

“Nilai-nilai Isra’ Mi’raj mengajarkan kita tentang keimanan, keikhlasan, dan tanggung jawab. Ini menjadi bekal penting bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas dengan integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Bramastyo.

Harapannya, kegiatan keagamaan seperti ini dapat memperkuat mental dan spiritual personel Polres Kediri, sehingga mampu menjalankan tugas kepolisian secara humanis, penuh dedikasi, dan berorientasi pada pengabdian.

Polres Kediri Kota Amankan 2 Tersangka Curanmor yang Beraksi di Sejumlah TKP

0

KEDIRI KOTA – Satreskrim Polres Kediri Kota Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor).

Dari pengungkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan 2 orang tersangka berinisial berinisial WN (29) warga Prambon Kabupaten Nganjuk dan SN (33) warga Kabupaten Sidoarjo.

Selain Dua tersangka, Polisi juga mengamankan 4 unit motor yang diduga hasil kejahatan dan 1 unit motor yang dipakai untuk melakukan aksinya.

Hal itu disampaikan langsung Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. saat konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Rabu (14/1).

“Kami berhasil mengamankan barang bukti 4 unit sepeda motor dan 1 unit motor yang digunakan sebagai sarana dalam melakukan aksi curanmor,” ujar AKP Cipto.

Ia mengatakan, aksi pencurian itu bermula ketika pelapor yang merupakan warga Desa/Kecamatan Tarokan berangkat dari rumah untuk memupuk tanaman jagung di persawahan. Kemudian, sepeda motor tersebut diparkir di pinggir sawah.

“Setelah selesai beraktivitas di sawah, sepeda motornya Honda Supra X 125 ternyata sudah raib,” jelasnya.

Setelah korban melapor, Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota dan Unit Reskrim Polsek Tarokan melakukan pengecekkan tempat kejadian perkara (TKP) dengan melaksanakan penyisiran yang tercover CCTV.

Petugas kemudian mendapatkan petunjuk dan arah dimana tersangka pergi dan melakukan penangkapan.

“Hasil pemeriksaan, tersangka diketahui sudah melakukan aksinya lebih dari satu kali,” kata AKP Cipto.

Saat ini petugas masih melakukan pendalaman terindikasi ada beberapa TKP yang dilakukan tersangka.

“Mohon doanya agar bisa dilakukan pengungkapan lebih lanjut,” ungkapnya. (*)

Muhtar Efendi,S.H. Kuasa Hukum Karyawan PT.Riki Putra Globalindo Menyangkan Sikap Perusahaan Yang Terkesan Lari dari Tanggung Jawab

0

Bandung,Rabu(14/01/2026)
Kembali terjadi kasus hak karyawan yang belum dibayarkan haknya oleh sebuah perusahaan,PT.Riki Putra Globalindo.Sebanyak 57 orang karyawan yang sudah selesai masa kerjanya,namun pihak perusahaan belum membayarkaan haknya dan terkesan berbelit-belit sehingga jelas menyengsarakan karyawan yang telah mengabdi atau bekerja di perusahaan PT.Riki Putra Globalindo.
Kuasa para karyawan PT.Riki Putra Globalindo l,Muhtar Efendi,S.H. yang juga merupakan pengacara pada (Kasus Pegi Cirebon) mengungkapkan kekesalannya terkait tidak ada itikad baik pihak perusahaan PR.Riki Putra Globalindo,
” Jadi ada 57 orang karyawan yang sydah tidak aktif di perusahaan itu atau sudah pensiun kurang lebih 3 tahun yang lalu,Dari 57 orang ini mereka menuntut yang pertama adalah susa gaji dari perusahaan,kemudian pesangon da uang koperasi.Beberapa waktu yang lalu,untuk ang koperasi telah saya laporkan ke Pihak Polda Jabar,Karena jika kita bicara uag koperasi maka kita bicara ranah pidana,karena uang koperasi bukan uang perusahaan.Uang yang ada dikoperasi meupakan uang para anggotanya melalui simpanan yang diatur dalam aturan perkoperasian,Seharusnya saat mereka sudah tidak bekerja,berarti sudah tidak lagi menjadi anggota koperasi dan berhak mengambil tabungan yang dikelola oleh koperasi tanpa potongan apapun,namun kenyataannya hak para karyawan yang sudah keluar dari keanggotaan koperasi tidak diberikan haknya maka saya laporkan ke Polda Jabar.Namun sangat disayangkan waktu itu yang terdata ada 28 orang,setelah dilakukan pengecekan ternyata ada 14 orang tertinggal.Waktu itu pihak perusahaan yang diwakili oleh Saudara Iwan mengajak Damai untuk menyelesaikannya,maka perusahaan menyerahkan hak uang koperasi karyawan sebanyak 28 orang fan sisanya akan dibayarkan beberapa waktu atau sebulan kedepa,Namun sangat disayangkan sampai setahun belum terjadi penyelesaian untukyang 14 ini,padahal hal ini merupakan saran dan arahan dari penyidik,”Ungkap Muhtar Efendi,S.H. kepada Awak media.

Kemudian Muhtar melanjutkan terkait upaya yang dilakukan untuk menuntut hak karyawan yang belum dibayar oleh PT.Riki Putra Globalindo,
“Untuk uang gaji dan pesangon malah lebih parah lagi,pihak perusahaan yang diwakili oleh saudara Iwan terkesan tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajibannya kepada mantan karyawan.Beberapa kali saya layangkan somasi,namun tidak menanggapi serius,hanya herbalas surat saja seperti orang pacaran.Langkah selanjutnya kami berkoordinasi dengan Disnaker,Pihak Disnaker mengarahkan untuk melakukan Bipartit sebagai tahapan.Dalam proses permohonan Bipartit kami sudah meminta sebanyak 2 kali namun terkesan mengulur-ngulur waktu,hingga kemarn tanggal 08 januari 2026 baru dapat dilaksanakan,dengan hasil yang tidak tidak ada dan Pihak Perusahaan menyarankan untuk Tripartit sebagai tahapan lanjutan dari Bipartit,Tentu saja hal ini membuat kami kecewa karena pada intinya adalah solusi perusahaan untuk melakukan pembayaran kepada para karyawannya.Tadinya saya berharap pihak perusahaan melakukan kewajiban untuk membayarkan hak para karyawan yang meminta haknya.Saya katakan jika bicara aturan bukan Bipartit atau Tripartit,karena sudah jelas dalam Undang-undang Ketenaga kerjaan no.13 tahun 2003,No.11 tahun 2020 dan UU No.6 tahun 2023 sudah jelas bahwa mengamanatkan bahwa gaji dan hak karyawan harus dibayarkan,walaupun pihak perusahaan dalam keadaan memiliki masalah keuangan,bahkan jika perusahaan dalak keadaan pailit maka gaji wartawan harus diutamakan.Sementara Bipartit atau Tripartit hanya merupakan tahapan atau alternatif penyelesaian,namun yang terpenting adalah solusinya,” imbuh Muhtar.

Terakhir Muhtar Efendi,S.H. menandaskan bahwa pihaknya akan menempuh Tahapan selanjutnya yakni Tripartid dan berpesan kepada semua pihak untuk bekerja sesuai aturan yang digariskan Undang-undang.
“Kami akan mengikuti tahapan sesuai undang-undang ketenaga kerjaan,namun sayangnya kami perhatikan Pihak Disnaker Kabupaten Badung terkesan tutup mata dan tutup telinga terhadap masalah yang tengah dihadapi Kliennya,Kasus ini sebenarnya kasus yang sudah lama dan ada dari salah satu karyawan yang mengadukan kepada Disnaker Kabupaten Bandung,namun tidak ada langkah nyata.ada hal menarik dalam kasus ini,katanya dulu ada perjanjian kerjasama antara SPN,Perusahaan dan Disnaker,Pihak SPN diwakili oleh yang katanya ketua SPN bernama Mujiono menurut versi perusahaan yang diwakili Iwan,namun saat saya tanyakan kepada mujiono,katanya bukan lagi ketua SPN.Saya menilai ketua SPN yang seharusnya membela huruh atau karyawan malah terkesan beriphak kepada perusahaan,karena kalau dia sebagai ketua SPN idealnya membela kepentingan karyawan,karena para karyawan tiap bulannya dipotong iuran untuk membiayai SPN.Namun sangat disayangkan pihak SPN cenderung berpihak pada perusahaan.Padahal didalam perjanjian bersama sudah jelas dituangkan bahwa gaji dan pesangon akan diselesaikan paling lambat Juli 2024 namun sampai 2026 hal ini tidak terbukti,hal ini membktikan bahwa pihak perusahaan melakukan wan prestasi yang keras dan tidak ada itikad baik untuk penyelesaian masalah ini,kalu boleh saya bilang ini perbuatan Dzolim terhadap karyawan yang telah mengabdikan dirinya kepada perusahaan.”Pungkas Muhtar Efendi,S.H. kepada awak media.

Achmad Syafei

Kapolres Jember Kunjungi Lapas Kelas IIA Perkuat Sinergi Pengamanan dan Pembinaan

0

JEMBER – Polres Jember Polda Jawa Timur terus berupaya memperkuat koordinasi lintas lembaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) termasuk warga binaan di lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Hal itu seperti dikatakan oleh Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Condroputra saat melaksanakan kunjungan dan silaturahmi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Selasa (13/1/26).

Kedatangan Kapolres Jember dan rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, A.Md.IP.,SH.,MH., beserta jajaran struktural Lapas.

Kapolres Jember menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan sinergi pengamanan antara Polres dan Lapas berjalan optimal.

“Kami ingin memastikan situasi keamanan di dalam Lapas tetap kondusif dan terjaga dengan baik,” ujar AKBP Bobby.

Menurutnya, koordinasi antara Polri dengan jajaran Lapas sangat penting untuk mencegah potensi gangguan, sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan, ujarnya.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIA Jember RM. Kristyo Nugroho, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kunjungan Kapolres Jember.

Ia menegaskan bahwa dukungan kepolisian sangat membantu pihak Lapas dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan manusiawi.

“Kerja sama ini sangat berarti bagi kami,” kata Kristyo

Ia menambahkan, dengan sinergi yang kuat bersama Polres Jember, pihaknya dapat memastikan pembinaan berjalan lancar dan keamanan tetap terjaga.

Kunjungan ini juga menjadi ruang diskusi mengenai penguatan pengamanan, pemantauan aktivitas warga binaan, serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi kerawanan, termasuk penyelundupan barang terlarang dan isu gangguan ketertiban.

Polres Jember Polda Jatim dan Lapas Kelas IIA Jember berkomitmen meningkatkan integrasi dan komunikasi berkelanjutan demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman, produktif, dan humanis.

Hal ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara aparat penegak hukum dan lembaga pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas di wilayah Kabupaten Jember. (*)

Polri Bangun Puluhan Sumur Bor, Warga Padang Pariaman Mulai Nikmati Air Bersih Pascabencana

0

PADANG PARIAMAN — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Program ini bertujuan untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami masyarakat akibat rusaknya sarana air bersih pascabencana hidrometeorologi.

Dalam pelaksanaannya, Polri menargetkan pembangunan sebanyak 38 titik sumur bor yang dilengkapi dengan pemasangan toren air, serta pendistribusian enam unit toren tambahan. Hingga saat ini, sebagian titik telah rampung dan sudah dapat dimanfaatkan oleh warga, sementara sejumlah titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Adapun lokasi pembuatan sumur bor yang dikerjakan pada hari ini meliputi enam titik, yakni Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Utara, Nagari Kasang, Nagari Kapalo Koto, dan Nagari Kurai Taji.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan, pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat pascabencana.

“Polri berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan akses air bersih. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan kehidupan sehari-hari,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

Ia menambahkan, Polri akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar seluruh target pembangunan sumur bor dapat diselesaikan tepat waktu dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan kondusif, dengan dukungan serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat.

Survei Nasional Rumah Politik Indonesia: Optimisme Publik terhadap Transformasi Polri Diprediksi Meningkat di 2026

0

JAKARTA — Rilis survei nasional Rumah Politik Indonesia menunjukkan optimisme publik terhadap transformasi budaya di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menguat. Hasil survei tersebut memperlihatkan masih besarnya harapan masyarakat terhadap upaya pembenahan dan perbaikan yang dilakukan institusi Polri.

Survei ini berbeda dengan sejumlah survei sebelumnya, termasuk survei yang dilakukan oleh KPS, baik dari sisi metodologi maupun cakupan wilayah. Rumah Politik Indonesia melakukan survei di 30 provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia pada periode 2 hingga 9 Januari 2026. Sejumlah daerah tidak disertakan karena terdampak bencana alam sehingga tidak memungkinkan dilakukannya pengumpulan data.

Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara langsung serta pengisian kuesioner secara daring menggunakan Google Form. Total responden dalam survei ini berjumlah 1.200 orang, berusia 17 tahun ke atas, dengan margin of error sebesar 2,8 persen.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengatakan hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri diprediksi mengalami peningkatan pada tahun 2026.

“Hasil survei kami menunjukkan mayoritas masyarakat masih memiliki optimisme terhadap transformasi yang dilakukan Polri. Ini menjadi sinyal positif bahwa upaya pembenahan institusi masih mendapat kepercayaan publik,” ujar Fernando Emas, Senin (12/1).

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 29 persen responden menyatakan cukup optimis, 24 persen optimis, dan 21 persen sangat optimis terhadap transformasi Polri ke depan.

Sementara itu, responden yang menyatakan tidak optimis tercatat sebesar 6,9 persen, sedangkan 10,4 persen responden memilih tidak memberikan jawaban.
Fernando menilai angka tersebut menunjukkan bahwa ruang perbaikan masih terbuka lebar, sekaligus menegaskan adanya harapan besar dari masyarakat.

“Artinya masih ada harapan. Masyarakat masih optimis terhadap transformasi yang dilakukan Polri. Karena itu, mari kita sama-sama mendukung langkah-langkah pembenahan, baik yang dilakukan oleh institusi Polri maupun pihak-pihak terkait,” katanya.

Ia menambahkan, dukungan publik perlu diiringi dengan konsistensi reformasi internal dan peningkatan kinerja pelayanan kepolisian agar kepercayaan masyarakat benar-benar terjaga.

“Kami berharap pada 2026 ini terjadi perbaikan nyata sesuai dengan hasil survei yang baru saja dirilis. Optimisme publik ini harus dijaga dengan reformasi yang konsisten dan peningkatan kinerja Polri secara berkelanjutan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Fernando.

Rumah Politik Indonesia menilai, dengan dukungan publik yang masih cukup kuat tercatat sebesar 12,9 persen berada pada spektrum harapan lanjutan Polri memiliki modal sosial penting untuk terus melanjutkan transformasi institusional demi mewujudkan pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan humanis.